p-Index From 2021 - 2026
10.31
P-Index
This Author published in this journals
All Journal El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam AL-TA´LIM Jurnal Pelangi EDUKASIA Al Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Jurnal Educative: Journal of Educational Studies JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Global Conference Index Al-Ta'lim Jurnal Pendidikan dan Konseling El Banar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Sakinah : Journal of Islamic and Social Studies Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Orien: Cakrawala Ilmiah Mahasiswa Education Achievement: Journal of Science and Research Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah Penamas AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora KOLONI Indonesian Research Journal on Education Educativo: Jurnal Pendidikan Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Asian Journal of Islamic Studies and Da'wah Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam Jurnal Global Ilmiah ECCE: Jurnal Pendidikan Pastoral Kateketik Journal of Innovative and Creativity Jurnal Faidatuna
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pembelajaran Luar Kelas (Outdoor Learning) pada Pembelajaran PAI di SD Islam Berbasis Pondok Syafa’ah-Salafiyah Ula IV Angkek Biaro Kabupaten Agam Iswandi Iswandi; Zulfani Sesmiarni; Junaidi Junaidi; Muhiddinur Kamal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.5041

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena dari hasil observasi penulis tentang melakukan kegiatan pembelajaran yang sangat bervariasi, kadang dilakukan di kelas kadang juga dilakukan di luar kelas (Outdoor Learning), sehingga peserta didik tidak jenuh dan bosan dalam belajar khususnya pada mata pelajaran pendidikan agama Islam yang sering dilakukan di luar kelas seperti di taman sekolah sesuai dengan tema yang akan dipelajari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penulisan ini penulis memperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penulisan ini menggunakan yakni informan kunci guru Pendidikan Agama Islam, dan informan pendukung adalah kepala sekolah dan siswa. Teknik analisis data yang penulis lakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Kemudian teknik keabsahan data menggunakan Triagulasi Sumber. Berdasarkan hasil penelitian dapat dipahami bahwa Perencanaan Outdoor Learning Sekolah Islam Berbasis Pondok Syafa’ah-Salafiyah Ula meliputi penetapan tujuan, penetapan strategi, penentuan sumber daya sehingga dapat merancang kegiatan pembelajaran luar kelas (outdoor learning) yang sesuai. Pelaksanaan Outdoor Learning Sekolah Islam Berbasis Pondok Syafa’ah-Salafiyah Ula meliputi tiga hal yaitu ; perencanaan kegiatan, pelaksanaan, serta kegiatan tindak lanjut yang menunjuk kepada bahan ajar (RPP). Dan Evaluasi Outdoor Learning Sekolah Islam Berbasis Pondok Syafa’ah-Salafiyah Ula meliputi penialain kognitif berupa pertanyaan-pertanyaan, dan penilaian afektif berupa keantusiasan siswa dalam mengikuti serta menjawab pertanyaan. Serta penilaian psikomotorik berupa penerapan materi yang dibahas dalam kehidupan nyata
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dalam Menigkatkan Kreativitas Remaja di Nagari Talang Maur Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota Uswatul Hasanah; Muhiddinur Kamal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.5096

Abstract

Penelitian ini beranjak dari fenomena kreativitas yang dimiliki oleh remaja tergolong masih rendah dan sedang, hal ini ditandai dengan remaja merasa kesulitan dalam mengembangkan pengetahuan yang diperoleh, remaja masih kurang berani dalam mengungkapkan ide, gagasan ataupun pendapatnya, saat diskusi hanya di dominasi oleh beberapa orang saja sementara remaja yang lain sibuk dengan aktivitas yang tidak relevan dengan topik diskusi, remaja masih belum mampu untuk menghasilkan karyanya sendiri mereka masih meniru karya orang lain. Peneliti mencoba memberikan layanan bimbingan kelompok kepada remaja untuk meningkatkan kreativitas, tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan dari kreativitas remaja sebelum dan sesudah diberi layanan bimbingan kelompok, serta efektif atau tidaknya layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kreativitas remaja di Nagari Talang Maur Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini tergolong penelitian pre-eksperimental model one group pretest posttest design. Populasi adalah seluruh remaja setingkat SMA di Nagari Talang Maur yang berjumlah 120 orang, sedangkan sampel adalah remaja yang terindikasi memiliki tingkat kreativitas yang tergolong rendah dan sedang, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 12 orang, pengambilan sampel berdasarkan teknik non random sampling. Instrument yang digunakan berupa angket skala linkert, teknik analisis menggunakan uji Wilcoxon, sedangkan prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dengan hipotesis menggunakan SPSS versi 17. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan terdapat perbedaan antara nilai pretest dengan nilai posttest, dari hasil test statistic diketahui bahwa nilai z hitung besarnya adalah -3.062, itu berarti z hitung lebih besar dari z tabel dan nilai sig (2 tailed) sebesar 0,02 < 0,05 apabila nilai sig (2 tailed) < 0,05 maka diterima dan ditolak, artinya ada perbedaan antara kreativitas remaja sebelum dan setelah diberi perlakuan atau treatment berupa layanan bimbingan kelompok, sehingga dapat disimpulkan kreativitas remaja meningkat setelah diberi layanan bimbingan kelompok, dan layanan bimbingan kelompok efektif untuk meningkatkan kreativitas remaja.
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL “MANJALO” SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN KETERAMPILAN Muhiddinur Kamal
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 1, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.291 KB) | DOI: 10.30983/educative.v1i1.125

Abstract

Penelitian ini beranjak dari masalah yang fundamental dalam kegiatan pembelajaran pada anak usia dini khususnya pada Taman Kanak-Kanak/Raudhatul Athfal. Terindikasi beberapa kekeliruan yang dilakukan dalam pembelajaran pada TK/RA, misalnya pembelajaran yang mengedapankan pembelajaran Baca-Tulis-Berhitung (Calistung) kepada anak usia dini, padahal tidak semua anak memiliki kesiapan untuk pembelajaran yang berorientasi akademik tersebut.Pada sisis lain, para orang tua juga memiliki kekeliruan dalam memahami pembelajaran di TK/RA. Para orang tua memandang bahwa keberhasilan anaknya dalam belajar di TK/RA adalah ketika anaknya memiliki kemampuan Calistung. Tuntutan para orang tua di atas menjadikan para guru di TK/RA sehingga kebanyakan guru di TK/RA berorientasi pada pembelajaran yang bersifat akademik seperti Calistung dan mengabaikan pembelajaran yang mengembangkan nilai-nilai karakter pada anak khususnya pada keterampilan sosial seperti bekerjasama, aktivitas sosial, percaya diri dan sebagainya. Pengabaian terhadap pengembangan keterampilan sosial anak sejak dini bisa berakibat fatal pada perkembangan anak selanjutnya dikehidupannya kelak. Berdasarkan berbagai permasalahan di atas maka penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan sosial anak melalui penerapan permainan tradisional “Manjalo” sebagai upaya menumbuhkan Keterampilan sosial anak sejak dini. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk penelitian kuasi eksperimen dengan kelas kontrol dan kelas eksperimen untuk mengungkap pengaruh penerapan permainan tradisional Manjalo terhadap peningkatan keterampilan sosial anak usia dini. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sosial anak dengan penerapan permainan tradisional “Manjalo” lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang tidak menerapkan permainan dalam proses pembelajaran.
Perilaku Sosial Remaja Awal Korban Broken Home di Jorong Patangahan Kec. Tilatang Kamang Kab. Agam Silvia Angraini Fauzi; Muhiddinur Kamal
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6710

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini ditemukan bahwa Broken home atau peristiwa perceraian dalam keluarga senantiasa membawa dampak yang mendalam. Kasus ini menimbulkan stres, tekanan dan menimbulkan perubahan fisik dan mental yang dapat dialami oleh semua anggota keluarga, ayah, ibu dan anak. Masalah yang dapat timbul oleh keadaan ini salah satunya adalah perilaku agresif yang ditunjukan oleh anak serta perubahan pada perilaku sosial lainya. Di jorong patangahan di temukan masalah bahwasanya anak yang broken home ini banyak yang memiliki masalah setelah kedua orang tuanya berpisah, karna hal itu memicu anak remaja memiliki perilaku sosial yang sedikit bemasalah, baik itu perilaku nya di masyarakat, sekolah, maupun di dalam lingkungan keluarga sekalipun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku sosial remaja awal korban Broken Home di jorong patangahan Kec. Tilatang Kamang, Kab.Agam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat Deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan kejadian-kejadian yang terjadi di lapangan atau penelitian yang menggambarkan, menuturkan dan menafsirkan suatu fenomena yang berkembang pada masa sekarang. Di mana penelitian ini memberikan suatu gambaran tentang perilaku sosial Remaja awal korban Broken Home di jorong Patangahan, Kec. Tilatang Kamang, Kab. Agam. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci yaitu Remaja awal yang menjadi korban broken home, bapak jorong, masyarakat dan orang tua remaja korban broken home. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat dikemukakan bahwa perilaku sosial remaja korban broken home di Jorong Patangahan, Kec. Tilatang Kamang, Kab. Agam. Seperti menjadi anak yang suka melawan dari sebelumnya serta suka berkelahi dari yang sebelumnya, suka bereselisih dan bertengkar, suka menggoda, Serta menimbulkan perilaku yang agresif seperti meenjadi anak yang keras kepala suka berkelahi dan membangkang kepada orang tua. Memiliki tingkah laku berkuasa, serta suka mentingkan diri sendiri dari yang sebelumnya.
Peranan Guru Bimbingan dan Konseling dalam Membina Interaksi Sosial Siswa di SMPN 1 Simpati Kabupaten Pasaman Siti Nurfatirah; Muhiddinur Kamal; Afrinaldi Afrinaldi; Dodi Pasila Putra
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6959

Abstract

Penelitian ini memfokuskan kepada Peranan Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Membina Interaksi Sosial Siswa Di Smp N 1 Simpati Kabupaten Pasaman. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peranan Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Membina Interaksi Sosial Siswa Di Smp N 1 Simpati Kabupaten Pasaman. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metodologi penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif yaitu dengan menggambarkan kejadian yang terjadi dilapangan. Teknik yang peneliti pilih adalah snowball sampling yaitu informan diambil secara acak. Satu informan dapat memberikan informasi-informasi yang akan dikembangkan. Informan kunci adalah dua guru bimbingan dan konseling dan informan pendukung adalah lima orang siswa SMP N 1 Simpati. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang penulis gunakan adalah reduksi data, display data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa peran yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling memperbaiki interaksi sosial siswa yaitu dengan menyusun program bimbingan dan konseling, melaksanakan program bimbingan dan konseling dalam mengatasi intetraksi sosial siswa dengan memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Evaluasi layanan bimbingan dan konseling dilakukan dengan memberikan layanan segera, hasil analisis dan tindak lanjut dilakukan dengan memberikan layanan konseling perorangan kepada siswa. Pembinaan guru bimbingan dan konseling ini telah terlaksana dengan baik.
Persepsi Masyarakat Kampung Baru terhadap Etika dalam Berpakaian Siswa/I Tsanawiyah Kampung Baru Jorong VII Nagari Taruang-Taruang Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman Jahroida Jahroida; Iswantir M; Arifmiboy Arifmiboy; Muhiddinur Kamal
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7764

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena adanya fenomena di lingkungan masyarakat Kampung Baru bahwa siswa Tsanawiyah terindikasi memakai pakaian yang tidak sesuai dengan syari’at Islam. Memakai baju ketat,memakai baju tidur yang transparan, memakai celana jeans atau levis, celana boxer bagi yang kaum laki-laki dan celana yang sengaja di bolong-bolongkan. Memakai jilbab/hijab pendek ketika keluar dari rumah maupun dari lingkungan masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi masyarakat Kampung Baru terhadap etika dalam berpakaian siswa/i Tsanawiyah Kampung Baru Jorong VII Nagari Taruang-Taruang Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman tahun 2020/2021. Penelitian ini adalah merupakan penelitian lapangan (field research) atau jenis penelitian survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini masyarakat Kampung Baru Jorong VII yang berjumlah 500 0rang. Hasil penelitian persepsi masyarakat Kampung Baru terhadap etika dalam berpakaian siswa/i Tsanawiyah Kampung Baru Jorong VII Nagari Taruang-Taruang Kecamaran Rao tahun 2020/2021 dapat dilihat dari hasil olahan angket penelitian yang telah disebarkan kepada masyarakat Kampung Baru Jorong VII. Menutup aurat bahwa dari 75 orang menjawab angket yang disebarkan secara acak 49% (26%-49%) sebagaian kecil siswa/i Tsanawiyah yang memakai pakaian yang sesuai dengan syariat islam. Dan 69% (51%-75%) sebagian besar siswa/i Tsanawiyah belum memiliki kepantasan dalam memakainya (pakaian), dan dari segi kesederhanaan 75% (51%-75%) sebagian besar belum memakainnya dalam bentuk yang sesederhananya. Dan dari tidak menyalahi ketentuan adat dan syariat, 57% (51%-75%) (sebagian besar belum memakai sesuai yang ditentukan oleh syariat islam.
PERSEKUSI VESUS EGALITER LOKALITAS MASYARAKAT SUMATERA BARAT Hilma Pami Putri; Nofri Andy N; Silfia Hanani; Muhiddinur Kamal
Penamas Vol 34 No 1 (2021): Volume 34, Nomor 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v34i1.389

Abstract

Filosofi Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang dipegang teguh oleh masyarakat Sumatera Barat terciderai dengan terjadinya persekusi yang dilakukan sekelompok orang. Runtuhnya adat sebagai basis kultural orang Minang disebabkan menguatnya politik identitas dan pemahaman yang minim masyarakat terhadap peran media. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap dan menganalis fenomena menguatnya politik identitas pasca aksi 212 serta pengaruhnya terhadap pembungkaman kebebasan berpendapat dalam media sosial di Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui pengumpulan data dengan metode wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian adalah: (1) hilangnya tradisi musyawarah dalam memutuskan suatu kesepakatan di Sumatera Barat disebabkan opini yang keliru di media (2) politik identitas menguat di Minangkabau juga disebabkan oleh cara pandang masyarakat yang lebih kepada akar geografis serta adat yang dikolaborasikan dengan nilai-nilai agama (3) semangat paderi juga menginspirasi masyarakat dalam konstruksi pemikiran masyarakat Sumatera Barat.
Pelaksanaan Konseling Lintas Budaya Oleh Guru Bimbingan Dan Konseling Melalui Bimbingan Kelompok Di SMKN 1 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Yelnita Putri; Dodi Pasila Putra; Muhiddinur Kamal; Darul Ilmi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11430

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil wawancara penulis dengan guru Bimbingan dan Konseling sebagai informan kunci dan guru wali kelas sebagai informan pendukung serta 2 orang siswa yang memiliki kebudayaan yang berbeda. Kebudayaan yang dimiliki siswa (A) kebudayaan Jawa dan kebudayaan yang dimiliki oleh siswa (M) kebudayaan Minang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendekatan konseling lintas budaya oleh guru bimbingan dan konseling di smkn 1 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang merupakan penelitian yang didasarkan pada pengumpulan, analisis, dan interpretasi data berbentuk narasi serta visual (bukan angka) untuk memperoleh pemahaman mendalam dari fenomena tertentu yang diamati. Jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, yaitu dengan mengambarkan kejadian yang terjadi dilapangan. Sesuai dengan informasi yang diperoleh atau penelitian yang berusaha untuk mengumpulkan data-data menyajikan data dan menganalisis data, mengambarkan pemecahan masalah yang ada. Data didapatkan dari observasi , wawancara yang dilakukan di sekolah smkn 1 Pulau Punjung. Adapun informan dari penelitian ini adalah informan kunci guru bimbingan dan konseling, wali kelas dan informan pendukung yaitu siswa kelas X AKL inisial (A) dan inisial (M). Hasil dari penelitian ini adalah pendekatan konseling lintas budaya oleh guru bimbingan dan konseling melalui bimbingan kelompok di smkn 1 Pulau Punjung yaitu pendekatan yang berfokus pada universalitas dari sebuah budaya sehingga sebuah budaya dapat diterima oleh semua kalangan. Siswa berbaur dengan kelompok yang memiliki kebudayaan yang sama dengannya. Pendekatan emik yaitu pendekatan yang diperhatikan ciri khas dari budaya yang ada dan menyesuaikan dengan kebutuhan saat proses bimbingan dan konseling. Siswa lebih nyaman untuk menceritakan permasalahannya kepada teman yang memiliki kebudayaan yang sama dari pada ke guru bimbingan dan konseling. Pendekatan inklusif yaitu pendekatan yang menekankan keterlibatan konselor dalam proses bimbingan dan konseling yang sedang berlangsung.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENYELENGGARAAN SHALAT JENAZAH DI DUSUN HARAPAN MAJU JORONG AMPANG GADANG KECAMATAN PANTI KABUPATEN PASAMAN Kartina; Muhiddinur Kamal; Wedra Aprison; Charles
KOLONI Vol. 1 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.528 KB) | DOI: 10.31004/koloni.v1i1.15

Abstract

The background of the problems found, the community just stood outside the mosque without participating in praying the corpse, and some of them thought that the funeral prayer was not too important because they saw from the law that the funeral prayer was fardu kifayah. In addition, people often ask for help from religious leaders to become prayer priests because the deceased's family cannot perform the funeral prayer, because according to them the reading of the funeral prayer is difficult to memorize. This study aims to see how the forms of community participation and the inhibiting factors of community participation in organizing the funeral prayer. The approach used in this study is a qualitative approach, meaning that researchers will see phenomena that occur in society. In this study using a form of qualitative descriptive research. Based on the findings of data analysis, several conclusions can be drawn, namely the form of community participation in the implementation of the funeral prayer is still low, caused by work, laziness and lack of knowledge about reading the funeral prayer. Although religious leaders have provided motivation in the form of recitations every Sunday. The inhibiting factors for community participation in the implementation of the funeral prayer are the feeling of laziness caused by being tired of working, considering the funeral prayer to be unimportant, and not being too close to the person who died. Keywords: Society participation, funeral prayer
HUBUNGAN SELF-CONTROL DENGAN HASIL BELAJAR SISWA DI MAN 2 PADANG PANJANG MASA PANDEMI Lili Sri Diana Rkt; Muhiddinur Kamal; Afrinaldi; Budi Santosa
KOLONI Vol. 1 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.967 KB) | DOI: 10.31004/koloni.v1i1.19

Abstract

This research departs from the phenomenon where it is seen that most of the students at school in self-control are very weak for the learning process. Students who cannot control themselves in learning become lazy to take part in learning such as not participating in the online learning process, just busy with other sites, lazy to do the assignments given by the subject teacher and students assume that online learning is trivial. So many student learning outcomes decreased drastically because they could not control themselves. This research is classified as a correlational quantitative research. The population is all students of MAN 2 Padang Panjang class X IPS, XI IPS, XII IPS. However, the researcher only took the population from class XI IPS 1 with a sample of 30 students. Here the researcher uses a questionnaire because this research is a quantitative research. The data analysis technique uses simple statistics, and in correlating research variables using Statiscal Product and Service Solution (SPSS) 2024. Based on the calculation results, it can be seen that rcount 0.436 <rtable 0.361, it can be concluded that there is a correlation between variable X and Variable Y, namely between self- control of student learning outcomes. Meanwhile, Fcount is 4.226 while Ftable is equal to, meaning 4.226 > 3.64. Based on the calculation of the criteria above, it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that there is the effect of self-control on student learning outcomes at MAN 2 Padang Panjang. The coefficient of determination shows that the contribution of self-control to student learning outcomes is 19% and 81% is influenced by other factors that are not included in the author's research variables. Based on the research findings, there is a relationship between self-control and learning outcomes where both have a positive and significant relationship. Thus, the better self-control in students, the better student learning outcomes, on the contrary, the less self-control in students, the lower student learning outcomes. Keywords:Self-Control, Learning Outcomes
Co-Authors Adilman, Adilman Afrinaldi Afrinaldi Afrinaldi Aisyah Syafitri Aldila Rani Alfi Rahmi Alfi Rahmi, Alfi Alfionamora, Cindy Alif Rila Alimir, Alimir Amelia Amelia Amelia, Suci Riska Ananda, Arifan Andria, Nia Rahminata Andy Riski Pratama Arifmiboy, Arifmiboy Arman Husni Arriafdi, Muhammad Zainuddin bin Asrina Mulyati Ayani, Misda Ayu Putri Ningsih Aziza, Nur Budi Santosa Budi Santosa Budi Santosa C, Charles Charles Charles Charles Charles Charles Charles Dafirsam, Dafirsam Darfius Darul Ilmi Darul Ilmi Desi Syafriani Dewita Purnama Sari Dinovia Fannil Kher Dodi Pasila Putra Dodi Pasila Putra Erfina, Sariaji Lina Fadhilla Yusri Fatmawati, Fatmawati Firman Firman Firman Firman Fitri Yatul Janah Fuadi, Hannah Gazali Gazali Gina Yuliani Haida Fitri Halomoan Ritonga, Cipto Hasan, Rahmat Hidayat Hawla, Nur Afni Hayati, Kasih Hayati, Mirna Hendrizal Hendrizal Hermaiza, Lisa Hilma Pami Putri Insany, M Habil Iswandi Iswandi Iswantir M Jahroida Jahroida Januar, Januar Jasmienti, Jasmienti Juliandari, Raisa Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Kartina Kartina Kartina Khairah, Tahnia Mafatihul Khairina, Jamila Latifa, Maysa Lidia Putri Lili Sri Diana Rkt M. Imamuddin Maryani, Eka Mitri Safrianti Muaddyl Akhyar Muhammad Ridho Muhammad Zainuddin bin Arriafdi Muhammad Zainuddin bin Arrifaldi Muhammad Zubir Muharani, Aulia Muharani, Riri musnaini musnaini Nelmaya Nelmaya Nita Ervita Nofita, Elsa Nofri Andy Nofri Andy N Nova Yanti Novel, Ismail Nur Annisa Nuraisyah Nuraisyah Nurul Fajri Oktavia, Titin Pendi Hasibuan Penmardianto Pratiwi, Desi Dwi Putri, Etiya Putri, Yesi Eka Qori Maulida, Gusti Rahayu, Kiki Silvia Rahayu, Nuraini Putri Rahma Dona, Rahma Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Ramadani, Hani Ramadani, Rezki Rasyidah, Hani Refina Oktavianda Rezi, Muhamad Ririta, Ririta Rizal, Eka Rizki, Arif Aulia Rkt, Lili Sri Diana Rohdi, Nur Ulfa Salmi Wati Salmi Wati Salmiwati , Salmiwati Salmiwati Salmiwati Salmiwati, Salmiwati Sandi, Ahmad Egil Saputri, Silvia Sari, Dewita Purnama Sari, Monica Didola Sari, Novia Eka Sarwo Derta Septianto, Dio Shafra Shafra Silfia Hanani Silvia Angraini Fauzi Siregar, Nurmawarni Siti Nurfatirah Sulong, Abdul Ramae Supratman Supratman Supratman, Supratman Syafitri, Aisyah Syafrin, Yulia Syafrio Roni Wirdayat Syafrudin Syafrudin Syafwan Rozi Taufik, Muhammad Taufina Taufik Ulandari, Yesi Uswatul Hasanah Vina Hermawati Wati, Salmi Wati, Sri Nadia Wedra Aprison Winanda, Tri Windha WINDHA WINDHA Yanti, Rahma Yarni, Linda Yelnita Putri Z. Mawardi Effendi Zakir, Supratman Zulfani Sesmiarni