p-Index From 2021 - 2026
7.656
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Teknik Sipil Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika AL-TA´LIM Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Medika Tadulako Aksara Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Astonjadro Al-Ta'lim Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Journal of Teaching dan Learning Research JEKPEND Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami PRODU-Prokurasi Edukasi (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam) JiTEKH (Jurnal Ilmiah Teknologi Harapan) JENTRE Journal La Lifesci Action Research Literate (ARL) Indo-MathEdu Intellectuals Journal Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Perwira Journal of Science and Engineering (PJSE) JENTRE: Journal of Education, Administration, Training and Religion Jurnal Konsepsi Journal of Indonesian Islamic Studies Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) International Journal of Architecture and Urbanism ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Eduvest - Journal of Universal Studies UNESA Journal of Chemical Education Innovative: Journal Of Social Science Research International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Journal of Islamic Education Students Pedagogi : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran JURNAL PEMERINTAHAN POLITIK ANGGARAN DAN ADMINISTRASI PUBLIK Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Journal of Social and Scientific Education Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Teknik Sipil Jurnal Pendidikan Refleksi Edutech: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Socratika Sempugi: Journal of Community Service and Empowerment Journal of Sustainable Community Practices
Claim Missing Document
Check
Articles

Concept and Implementation of Fiqh Education in Schools: Perspective Analysis Maslahah Mursalah Ahmad, Nurasiah; Nafsiyati, Hilma; Fitriani, Saparia; Nursyamsi, Nursyamsi; Yusuf, M.
International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education Vol 9 No 1 (2026): (January) Theme Education, Religion Studies, Social Sciences, STEM and Economic D
Publisher : Islamic Studies and Development Center in Collaboration With Students' Research Center Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijmurhica.v9i1.470

Abstract

The integration of fiqh education into schools has increasingly been realized through the practice of qurban as experiential learning, where teachers, staff, and students participate to instill religious values and social responsibility. However, questions arise regarding the legal validity of qurban performed by students who have not reached maturity (baligh) and whose financial obligations are often borne by parents, potentially creating burdens for families with limited economic capacity. This study aims to analyze Islamic legal perspectives on school-based qurban programs through the lens of maslahah mursalah (public benefit). Using a qualitative library research approach and content analysis of normative Islamic legal sources, the findings indicate that such practices are valid and beneficial when they meet the established conditions of qurban and align with maqasid al-shari‘ah, offering educational value in sacrifice, empathy, and communal solidarity. Conversely, if conducted under compulsion, imposing undue burdens, or resulting in greater harm than benefit, these practices may be deemed impermissible (haram). The implications highlight the importance of designing qurban education in schools that balance pedagogical goals with legal and ethical considerations to ensure voluntary participation and genuine benefit.
Study on the Impact of Water Quality from the Mebidang SPAM on Customer Satisfaction Surbakti, Paschalia Retnoningtyas; Anas, M. Ridwan; Hasibuan, Gina Cynthia Raphita; Mardianta, Anthoni Veery; Nursyamsi, Nursyamsi
Journal La Lifesci Vol. 6 No. 6 (2025): Journal La Lifesci
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallalifesci.v6i6.2775

Abstract

In 2021, the service coverage of PDAM Tirtanadi’s water supply system reached 73.3%. To further improve the service capacity, a new raw water source was developed through the construction of the Mebidang Regional Water Supply System (SPAM), which draws water from the Bingei River in Binjai City. The PDAM Tirtanadi branches directly affected by this change in raw water source include the Sei Agul and Diski branches. This study aims to evaluate customer satisfaction levels with the water product quality and service performance of the Mebidang SPAM at PDAM Tirtanadi. The methods employed include the Customer Satisfaction Index (CSI) and Importance and Performance Analysis (IPA). Data were collected through questionnaires distributed to both existing customers and new service connections at the Diski and Sei Agul branches of PDAM Tirtanadi. The results showed that customer satisfaction levels were as follows: long-term customers at the Diski branch scored 83.56%, new connections at Diski 83.57%, long-term customers at Sei Agul 82.78%, and new connections at Sei Agul 92.26%. These results indicate that both long-term and new customers at the Diski and Sei Agul branches are generally satisfied with the overall service quality. Based on the IPA results, the main priority for improvement at the Diski branch concerns the imbalance between the cost paid by customers and the volume of water received. Meanwhile, for the Sei Agul branch, variables categorized as low performance and low importance but still of lower priority include PDAM’s responsiveness to customer requests, such as for new connections or meter repairs.
Kajian Studi Eksperimental Kompratif Beton HSC (High Strengt Concrate) Dengan Penambahan Serat Baja dan Abu Cangkang Sawit (ACS) dan Beton Normal Sutiyo, Heri; Nursyamsi, Nursyamsi; Tarigan, Johannes; Bakara, Ricky; Nasution, Soraya Muthma Innah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.9039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan abu cangkang sawit (ACS) sebagai bahan pengganti 15% semen dan penambahan serat baja 2% terhadap sifat mekanis beton mutu tinggi (High Strength Concrete/HSC). Pengujian meliputi uji beton segar (slump flow, T50 time, V-funnel, L-box) dan beton keras (kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur). Hasil menunjukkan seluruh parameter beton segar memenuhi standar EFNARC untuk Self-Compacting Concrete (SCC). Kuat tekan meningkat signifikan dari 30,89 MPa (beton normal) menjadi 90,25 MPa (HSC)—peningkatan 192% atau 65,7% lebih tinggi dari target mutu. Kuat tarik belah meningkat dari 2,95 MPa menjadi 5,63 MPa (90,8%), sedangkan kuat lentur meningkat dari 6,27 MPa menjadi 16,69 MPa (166%) pada balok komposit dengan lapisan HSC 5 cm. Peningkatan ini disebabkan oleh reaksi pozzolanik abu cangkang sawit yang menghasilkan kalsium silikat hidrat (C-S-H) tambahan dan kontribusi serat baja dalam menahan propagasi retak serta meningkatkan daktilitas. Analisis displacement menunjukkan peningkatan ketebalan lapisan HSC meningkatkan kekakuan lentur dan menurunkan lendutan maksimum. Kombinasi ACS 15% dan serat baja 2% terbukti efektif meningkatkan performa mekanis dan struktural beton hingga tiga kali lipat dibanding beton normal, sekaligus mendukung material ramah lingkungan dalam teknologi beton modern dengan memanfaatkan limbah industri kelapa sawit.
Studi Eksperimental Sinergi Beton HSC dan Beton Normal Dengan Penambahan Pozzolan Abu Sekam Padi dan Serat Bambu Terhadap Perkuatan Lentur Balok Astomo, Priaji Yudha; Nursyamsi, Nursyamsi; Tarigan, Johannes; Bakara, Ricky; Fischer, Indra Jhon
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.9063

Abstract

Penelitian ini menganalisis sinergi beton berkekuatan tinggi (High Strength Concrete/HSC) dan beton normal dengan penambahan abu sekam padi (ASP) sebagai pozzolan dan serat bambu sebagai penguat terhadap peningkatan kuat lentur balok komposit. Abu sekam padi dengan kandungan silika tinggi (90–95%) menggantikan sebagian semen untuk meningkatkan kekuatan dan durabilitas, sedangkan serat bambu meningkatkan ketangguhan dan ketahanan retak. Metode eksperimental dilakukan di Laboratorium Rekayasa dan Bahan Beton, Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara dengan variasi lapisan HSC setebal 1 cm, 3 cm, dan 5 cm pada bagian atas balok beton normal. Pengujian dilakukan terhadap beton segar (slump flow, T50, V-funnel, L-box) dan beton keras pada umur 28 hari (kuat tekan, kuat tarik, kuat lentur). Hasil menunjukkan penambahan 10% abu sekam padi dan 1% serat bambu meningkatkan kuat tekan dan lentur secara signifikan. Kuat lentur tertinggi diperoleh pada balok dengan lapisan HSC 3 cm, menunjukkan peningkatan kapasitas beban dan penurunan lendutan. Analisis metode momen-area dan SAP 2000 memperkuat hasil laboratorium dengan selisih lendutan dalam batas toleransi. Kombinasi HSC, abu sekam padi, dan serat bambu memberikan efek sinergis terhadap peningkatan performa mekanis beton dan mendukung pengembangan material konstruksi berkelanjutan.
Perkuatan Lentur Balok Komposit Beton Normal dan HSC dengan Serat Polypropilene dan Fly Ash Situmorang, Ruben; Nursyamsi, Nursyamsi; Tarigan, Johannes; Bakara, Ricky; Indriani, Juni
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.9067

Abstract

Penelitian ini mengkaji perkuatan lentur balok komposit dengan membandingkan beton normal (BN) dan High Strength Concrete (HSC) yang diperkuat dengan serat polypropilene dan fly ash. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh penambahan fly ash dan serat polypropilene terhadap kuat tekan, kuat tarik, dan kuat lentur beton, serta membandingkan perilaku balok komposit BN dan HSC. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan enam variasi campuran: BN1, BN2, BN3, HSC1, HSC2, dan HSC3, dengan variasi fly ash 0%, 5%, 10% dan serat polypropilene 0%, 0.5%, 1%. Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan optimum dicapai pada HSC2 (87.63 MPa) dengan peningkatan 166.68% dari beton normal, kuat tarik optimum pada HSC2 (4.99 MPa) dengan peningkatan 62.54%, dan kuat lentur optimum pada balok komposit HSC 2 cm (4.02 MPa) dengan peningkatan 44.6%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa substitusi semen dengan 10% fly ash dan 1% serat polypropilene menghasilkan performa terbaik dalam meningkatkan sifat mekanis beton. Implikasinya, kombinasi ini dapat direkomendasikan untuk aplikasi struktural yang memprioritaskan kekuatan dan ekonomi biaya.
The Role of Islamic Religious Education Teachers in Addressing Students’ Moral Crisis Yusuf, M.; Pabelan, Dedek; Tifani, Naila; Alfenita, Siska; Yanti, Novia; Nursyamsi, Nursyamsi
Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 3 (2025): December
Publisher : STIT Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/jie.v4i3.562

Abstract

The purpose of this study is to examine the role of Islamic religious education teachers in addressing the moral crisis faced by junior high school students in Indonesia. This type of research employs a qualitative approach with a case study design. The results of this problem are the role of Islamic religious education teachers in addressing students' moral crisis by being good role models, spreading Islamic values ​​through interesting ways such as storytelling and setting an example, and providing ongoing moral direction and guidance. This task includes building positive character through daily interactions, helping students overcome their moral problems, and ensuring that Islamic religious education lessons are directly related to their lives. The factors that cause the moral crisis at the junior high school level include the impact of the family (minimal character education, poor parenting, and family economic conditions), the social environment (peer influence, wrong associations, and community conditions that do not support education), and technology (the negative impact of gadgets and social media). In addition, internal aspects such as a lack of understanding of moral and ethical values ​​and a lack of positive role models from teachers and parents also contribute. The moral crisis among adolescents is one of the main challenges faced by modern society today. Amidst technological advances, the influence of globalization, and changes in social values, adolescent morality is increasingly exposed to negative external influences. Rapid lifestyle changes, particularly due to widespread access to social media and global culture, have given rise to various moral issues.
KAJIAN EKSPERIMENTAL PENAMBAHAN SERAT BAMBU DAN ROTAN TERHADAP KUAT LENTUR BIO FIBER-ECC BERBASIS FLY ASH DAN ABU CANGKANG SAWIT Harahap, Syahirah Dalila; Nursyamsi, Nursyamsi; Aswin, Muhammad
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.11932

Abstract

Engineered Cementitious Composite (ECC) merupakan material komposit inovatif yang terdiri dari semen, pasir, air, bahan aditif, dan material cementitious tambahan tanpa agregat kasar. Keunggulan utama ECC terletak pada kemampuannya menahan beban lentur dan retak mikro melalui penambahan serat. Dalam penelitian ini, digunakan serat bambu dan rotan sebagai bio fiber alami yang bersumber dari material lokal. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi pengaruh variasi kadar (1%, 1,5%, dan 2%) serta panjang serat (0,5 cm dan 1 cm) terhadap kekuatan lentur mortar ECC. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan serat alami secara umum meningkatkan kekuatan lentur. Performa terbaik dicapai pada kadar 1,5% dan panjang 0,5 cm, khususnya pada serat rotan yang mencapai 6,909 MPa pada umur 3 hari, meningkat 120% dari kontrol. Serat bambu memberikan peningkatan tertinggi pada variasi yang sama yaitu hingga 3,565 Mpa meningkat 113% pada umur 3 hari, meski performanya sedikit lebih rendah dari rotan. Penurunan kinerja pada kadar 2% diduga akibat distribusi serat yang tidak merata. Secara keseluruhan, serat bambu dan rotan berpotensi sebagai bahan penguat berkelanjutan untuk meningkatkan performa ECC.
Pentingnya Penimbangan Berat Badan Pada Anak Sekolah Dasar Tiga Bulan Sekali Di Posyandu Desa Pattallassang Kec. Tompobulu Kab. Bantaeng: The Importance of Weighing Elementary School Children Every Three Months at the Integrated Health Post (Posyandu) in Pattallassang Village, Tompobulu District, Bantaeng Regency Silwanah, Andi Sani; Resel, Keisya; Nursyamsi, Nursyamsi
Journal of Sustainable Community Practices Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : CV. Global Health Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65280/jscp.v2i2.35

Abstract

Abstrak Pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah dasar merupakan fase penting yang membutuhkan pemantauan gizi secara berkala. Berat badan merupakan indikator sensitif untuk mendeteksi masalah gizi seperti underweight, stunting, maupun obesitas. Di Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, pelaksanaan penimbangan berat badan setiap tiga bulan di posyandu menjadi langkah preventif untuk mengawasi status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, sikap, dan keterlibatan orang tua terhadap kebiasaan menimbang berat badan anak usia sekolah dasar secara triwulanan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah seluruh orang tua/wali murid anak sekolah dasar di Desa Pattallassang  berjumlah sampel 21 responden.  Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur, observasi, dan intervensi edukasi melalui tiga tahap kegiatan pengapdian masyarakat, termasuk penyuluhan, pemutaran video pencegahan stunting, dan pemberian edukasi gizi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kerutinan orang tua membawa anak untuk penimbangan, dari 5,6% pada tahap awal (sebelum intervensi) menjadi 85,71% pada tahap akhir (setelah intervensi). Pengetahuan orang tua meningkat dari 8% sebelum intervensi menjadi 100% setelah intervensi, dan sikap positif meningkat dari 46% menjadi 100%. Edukasi kesehatan dan pendampingan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, serta keterlibatan orang tua terhadap penimbangan berat badan anak sekolah dasar secara berkala. Abstract Growth and development of elementary school-aged children represent a crucial phase that requires regular nutritional monitoring. Body weight serves as a sensitive indicator to detect nutritional problems such as underweight, stunting, and obesity. In Pattallassang Village, Tompobulu District, Bantaeng Regency, quarterly weighing activities at the posyandu (community health post) are conducted as a preventive measure to monitor the nutritional status of children. This study aimed to determine the relationship between parents’ knowledge level, attitudes, and involvement and the habit of weighing their children’s body weight on a quarterly basis. The research employed a quantitative descriptive design using a survey approach. The study population consisted of all parents or guardians of elementary school students in Pattallassang Village, with a total sample of 21 respondents. Data were collected using structured questionnaires, observations, and educational interventions through three stages of community service activities, including health education sessions, video screenings on stunting prevention, and nutritional education. The results showed a significant increase in parents’ regularity in bringing their children for weighing from 5.6% at the initial stage (before intervention) to 85.71% at the final stage (after intervention). Parents’ knowledge improved from 8% before the intervention to 100% after, and positive attitudes increased from 46% to 100%. Health education and mentoring proved effective in enhancing parents’ knowledge, attitudes, and involvement in regular body weight monitoring of elementary school children.
Penyuluhan 5 Si Jari Merah: Generasi Remaja Putri Merdeka dari Kurang Darah (Anemia) dan Pembagian Tablet Fe: 5 Red Fingers Counseling: A Generation of Young Women Free from Anemia and Distribution of Iron Tablets Silwanah, Andi Sani; Nurfajriani, Nurfajriani; Nurfadilah, Nurfadilah; Putri, Nur Agustin Rahayu; Mariana, Mariana; Sabrina, Sabrina; Nursyamsi, Nursyamsi; Resel, Keysa; Syaifuddin, Syaifuddin
Journal of Sustainable Community Practices Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : CV. Global Health Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65280/jscp.v2i1.36

Abstract

Abstrak Anemia merupakan penyebab kecacatan tertinggi kedua di dunia. Hal ini disebabkan oleh karena anemia dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi antara lain penurunan daya tahan tubuh, gangguan kognitif, pertumbuhan terhambat, aktivitas menurun, dan perubahan tingkah laku. Kegiatan Pengabdian Ini Bertujuan Untuk Memberikan Pengetahuan Kepada Remaja Putri Tentang Anemia Dan Pentingnya Mengkomsumsi Tablet Fe. Metode Yang Digunakan Adalah Metode Penyuluhan Berupa Pemberian Materi anemia & tablet fe, Pembagian Tablet Fe dan bubur kacang ijo. Jumlah Peserta Sebanyak 21 Orang Peserta Remaja Putri Siswi MTS Ma’arif Puro’ro. Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Sebelum Dilakukan Penyuluhan Kategori Cukup Sebanyak 5 Orang (25%) Sedangkan Remaja Putri Yang Memiliki Pengetahuan Kategori Kurang Sebanyak 15 Orang (75%). Setelah Dilakukan Penyuluhan Tentang Anemia Pada Remaja Putri, Dilakukan Post Test Dan Didapatkan Hasil Pengetahuan Remaja Putri Kategori Cukup Sebanyak 17 Orang (85%) Dan Sebanyak 3 Orang (15%) Yang Memiliki Pengetahuan Kurang. Ada Peningkatan Pengetahuan Yang Didapatkan Oleh Remaja Putri Setelah Dilakukan Edukasi Dengan Metode Penyuluhan Melalui Program Penyuluhan “5 Si Jari Merah: Generasi Remaja Putri Merdeka Dari Kurang Darah (Anemia) Dan Pembagian Tablet Fe. Abstract Anaemia is the second leading cause of disability worldwide. This is because anaemia can cause various complications, including decreased immunity, cognitive impairment, stunted growth, decreased activity, and behavioural changes. This community service activity aims to provide adolescent girls with knowledge about anaemia and the importance of consuming iron tablets. The method used is an educational method in the form of providing information about anaemia and iron tablets, distributing iron tablets and green bean porridge. There were 21 participants, all of whom were female adolescents studying at MTS Ma'arif Puro'ro. Before the education session, 5 participants (25%) had sufficient knowledge about anaemia, while 15 participants (75%) had insufficient knowledge. After the counselling session on anaemia in adolescent girls, a post-test was conducted, and the results showed that 17 participants (85%) had sufficient knowledge and 3 participants (15%) had insufficient knowledge. There was an increase in knowledge among adolescent girls after education was provided using the counselling method through the “5 Red Fingers: A Generation of Adolescent Girls Free from Anaemia” counselling program and the distribution of iron tablets
Literasi Digital dan Kewaspadaan Siber: Analisis Tingkat Kesadaran Privasi Pengguna Terhadap Ancaman Doxing Azizah, Nur; Mudjiyanto, Bambang; Yanuar, Fit; Nursyamsi, Nursyamsi; Launa, Launa
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB Vol. 11 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Doxing—the forced disclosure of personal data in the digital realm—is currently aserious threat to social media users, especially young people who lack a clear understanding ofdigital security risks. This qualitative study, using a descriptive-interpretive approach, revealsthat privacy awareness and digital literacy among users remain low, while state protectionefforts are less than optimal. The study’s findings indicate that preventing doxing requires strongpolitical will, proactive public policies, and multi-stakeholder collaboration. Digital literacy isnot merely a technical necessity, but a fundamental right of citizens in a safe, ethical, andinclusive digital ecosystem. Strengthening literacy and privacy protection are essentialfoundations for a responsible digital society to support the growth of a sustainable digitalecosystem.Keywords: Doxing, cybercrime, privacy awareness, digital literacy, social media.
Co-Authors Abd. Qudus T, Abd. Abdul Hamid Abdul Kadir Adriana Adriana Adriantoni, Adriantoni Ahmad Fudhail  Majid Ahmad, Nurasiah Al Hamdany, M. Zuljalal Alexander Kurniawan Sariyanto Putera Alfenita, Siska Alinurdin, M Alinurdin, M. Alting, Halisa Amaliah, Nur Anas, M. Ridwan Andika, Putri Rahmadani Anthoni Veery Mardianta Aprianti Ode, Canggi Araliya Ardimen Astomo, Priaji Yudha Bakar, Badarol Hisham Abu Bambang Mudjiyanto Bugawati, Bungawati Cetrisnawati, Cetrisnawati Chairuman, Zaki Chairunnisa, Siti Dasril Dasril Dian Utari Dian Wahyuni Efendi, Erwatul Elli Yane Bangkele Fachry Abda El Rahman Fahreza, Devi Fakhrunnisaa, Nur Faradibah, Amaliah Faulina, Irviani Firman Firman Fitriani, Saparia Fitriani, Wina Destria Hadija Hadija Hamdany, M. Zuljalal Al Hani, Sheila Harahap, Syahirah Dalila Harun, Despita Hasan, Muh. Hasanah, Andi Uswatun Hasibuan, Gina Cynthia Raphita Haslinda Haslinda, Haslinda Hasriadi, Hasriadi Hidaya, Nurul Hidayat, Mutmainna Ika Puji Hastuty, Ika Puji Indra Jhon Fischer Ivan Indrawan, Ivan Jabal Nur, Muhammad Jayanti, Nayunda Dwi Johanes Tarigan Juminah, Juminah Juni Indriani Jusniar Jusniar, Jusniar Khaeril, Khaeril Kholisa, Kholisa Kirana, Sashi Zahra Launa, Launa Lilis Suryani Lubis, Syarbaini Lutfi, Alim M. Yusuf Ma'tang, Hariani Manurung, Dicky Prima A Marfiyanti, Marfiyanti Mariana Mariana Mg, Taufiqurrahman Mirda, Mirda Muhammad Aswin Munawir, Ahmad Munir, Nilam Permatasari Nafsiyati, Hilma Naman, Nasra Nessa, Happy Novriansyah, Zulfikri Khalil Nur Azizah Nurfadilah Nurfadilah Nurfajriani, Nurfajriani Ode, Canggi Araliya Aprianti Pabelan, Dedek Prema Hapsari Putri Rahmadani, Putri Putri, Nur Agustin Rahayu Qadriah, Nurul nurulqadriah13@gmail.com Rachmawati, Nita Ramadhan, Muh. Dwi Cahyo Ramadhani, Sulistriawati Rasuna, T Yuan Raupu, Sumardin Reni Reni, Reni Resel, Keisya Resel, Keysa Reza, Ali Ricky Bakara RINI RINI Roni Faslah Ruben Situmorang Sabrina Sabrina Sahrani, Nurul Difa Salmilah Salmilah, Salmilah Sari, Chika Utia Sermal Sermal Siahaan, Ruth Navratilova Silvia Greis, Silvia Silwanah, Andi Sani Soraya Muthma Innah Nasution Sri Irmandha K St. Marwiyah, St. Sudirman, Suryanti Suhartati Suhartati Sukmawaty Sukmawaty, Sukmawaty Suranto, Jaka Surbakti, Paschalia Retnoningtyas Sutiyo, Heri Syaifuddin Syaifuddin Tarigan , Johannes TARIGAN, Johannes Tassa, Raisha Telaumbanua, Irmansyah Putra Tenripada, A. Ulfah Tifani, Naila Tri Setyawati Wiratman, Arwan Yanti, Novia Yanuar, Fit Zulfahman Siregar