p-Index From 2021 - 2026
7.882
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Teknik Sipil Jurnal RAP Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika AL-TA´LIM Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Medika Tadulako Aksara Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Astonjadro Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Journal of Teaching dan Learning Research Bulletin of Counseling and Psychotherapy JEKPEND Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami PRODU-Prokurasi Edukasi (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam) JENTRE Journal La Lifesci Action Research Literate (ARL) Indo-MathEdu Intellectuals Journal Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Perwira Journal of Science and Engineering (PJSE) JENTRE: Journal of Education, Administration, Training and Religion Jurnal Konsepsi Journal of Indonesian Islamic Studies Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) International Journal of Architecture and Urbanism ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Eduvest - Journal of Universal Studies UNESA Journal of Chemical Education Innovative: Journal Of Social Science Research International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Journal of Islamic Education Students Pedagogi : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran JURNAL PEMERINTAHAN POLITIK ANGGARAN DAN ADMINISTRASI PUBLIK Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Journal of Social and Scientific Education Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Teknik Sipil Jurnal Pendidikan Refleksi Edutech: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Socratika Sempugi: Journal of Community Service and Empowerment Journal of Sustainable Community Practices
Claim Missing Document
Check
Articles

Developing an Emotional Wellness Counseling Program for Improving the Mental Health of Students in Islamic Boarding Schools Anidar, Jum; Nursyamsi, Nursyamsi; Aznita, Maiza; Fajri, Suryadi; Putri, Aulia Rahmi
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 8 No. 1 (2026): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026081676000

Abstract

Mental health is an important aspect in the development of santri who live in a pesantren environment that is full of academic, social, and emotional pressures. This study aims to develop and test the effectiveness of the Emotional Wellness Counseling (EWC) based Counseling Guidance Program as an effort to improve the emotional well-being of students in West Sumatra pesantren. The method used is Research and Development (R&D) with the Mantap (Steady, Precise, Accurate, Productive) model which includes needs analysis, product development, expert validation, practicality test, effectiveness test, and dissemination. A total of 78 students from three pesantren were selected using simple random sampling technique. Data were collected through questionnaires, interviews, observations, and documentation, then analyzed using descriptive statistics f, feasibility validation, and pretest-posttest comparison. The results of expert validation showed that the EWC module was in the very feasible category (87-91%), while the practicality test by students and ustadz/ustadzah was in the very practical category (86-94%). The effectiveness test shows a significant increase in the ability of emotion regulation and emotional well-being of santri with an average N-Gain value of 0.64 (medium-high category) and an effect size of 0.81 which shows a large effect compared to the control class (N-Gain 0.32). The integration of Islamic values and Minangkabau cultural wisdom in the module strengthens the relevance and acceptance of the program in the pesantren environment. These findings confirm that EWC is effective and feasible to implement as an innovation in counseling services to strengthen the mental health of santri holistically.
KAJIAN EKSPERIMENTAL PENAMBAHAN SERAT BAMBU DAN ROTAN TERHADAP KUAT LENTUR BIO FIBER-ECC BERBASIS FLY ASH DAN ABU CANGKANG SAWIT Harahap, Syahirah Dalila; Nursyamsi, Nursyamsi; Aswin, Muhammad
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.11932

Abstract

Engineered Cementitious Composite (ECC) merupakan material komposit inovatif yang terdiri dari semen, pasir, air, bahan aditif, dan material cementitious tambahan tanpa agregat kasar. Keunggulan utama ECC terletak pada kemampuannya menahan beban lentur dan retak mikro melalui penambahan serat. Dalam penelitian ini, digunakan serat bambu dan rotan sebagai bio fiber alami yang bersumber dari material lokal. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi pengaruh variasi kadar (1%, 1,5%, dan 2%) serta panjang serat (0,5 cm dan 1 cm) terhadap kekuatan lentur mortar ECC. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan serat alami secara umum meningkatkan kekuatan lentur. Performa terbaik dicapai pada kadar 1,5% dan panjang 0,5 cm, khususnya pada serat rotan yang mencapai 6,909 MPa pada umur 3 hari, meningkat 120% dari kontrol. Serat bambu memberikan peningkatan tertinggi pada variasi yang sama yaitu hingga 3,565 Mpa meningkat 113% pada umur 3 hari, meski performanya sedikit lebih rendah dari rotan. Penurunan kinerja pada kadar 2% diduga akibat distribusi serat yang tidak merata. Secara keseluruhan, serat bambu dan rotan berpotensi sebagai bahan penguat berkelanjutan untuk meningkatkan performa ECC.
Pentingnya Penimbangan Berat Badan Pada Anak Sekolah Dasar Tiga Bulan Sekali Di Posyandu Desa Pattallassang Kec. Tompobulu Kab. Bantaeng: The Importance of Weighing Elementary School Children Every Three Months at the Integrated Health Post (Posyandu) in Pattallassang Village, Tompobulu District, Bantaeng Regency Silwanah, Andi Sani; Resel, Keisya; Nursyamsi, Nursyamsi
Journal of Sustainable Community Practices Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : CV. Global Health Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65280/jscp.v2i2.35

Abstract

Abstrak Pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah dasar merupakan fase penting yang membutuhkan pemantauan gizi secara berkala. Berat badan merupakan indikator sensitif untuk mendeteksi masalah gizi seperti underweight, stunting, maupun obesitas. Di Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, pelaksanaan penimbangan berat badan setiap tiga bulan di posyandu menjadi langkah preventif untuk mengawasi status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, sikap, dan keterlibatan orang tua terhadap kebiasaan menimbang berat badan anak usia sekolah dasar secara triwulanan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah seluruh orang tua/wali murid anak sekolah dasar di Desa Pattallassang  berjumlah sampel 21 responden.  Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur, observasi, dan intervensi edukasi melalui tiga tahap kegiatan pengapdian masyarakat, termasuk penyuluhan, pemutaran video pencegahan stunting, dan pemberian edukasi gizi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kerutinan orang tua membawa anak untuk penimbangan, dari 5,6% pada tahap awal (sebelum intervensi) menjadi 85,71% pada tahap akhir (setelah intervensi). Pengetahuan orang tua meningkat dari 8% sebelum intervensi menjadi 100% setelah intervensi, dan sikap positif meningkat dari 46% menjadi 100%. Edukasi kesehatan dan pendampingan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, serta keterlibatan orang tua terhadap penimbangan berat badan anak sekolah dasar secara berkala. Abstract Growth and development of elementary school-aged children represent a crucial phase that requires regular nutritional monitoring. Body weight serves as a sensitive indicator to detect nutritional problems such as underweight, stunting, and obesity. In Pattallassang Village, Tompobulu District, Bantaeng Regency, quarterly weighing activities at the posyandu (community health post) are conducted as a preventive measure to monitor the nutritional status of children. This study aimed to determine the relationship between parents’ knowledge level, attitudes, and involvement and the habit of weighing their children’s body weight on a quarterly basis. The research employed a quantitative descriptive design using a survey approach. The study population consisted of all parents or guardians of elementary school students in Pattallassang Village, with a total sample of 21 respondents. Data were collected using structured questionnaires, observations, and educational interventions through three stages of community service activities, including health education sessions, video screenings on stunting prevention, and nutritional education. The results showed a significant increase in parents’ regularity in bringing their children for weighing from 5.6% at the initial stage (before intervention) to 85.71% at the final stage (after intervention). Parents’ knowledge improved from 8% before the intervention to 100% after, and positive attitudes increased from 46% to 100%. Health education and mentoring proved effective in enhancing parents’ knowledge, attitudes, and involvement in regular body weight monitoring of elementary school children.
Penyuluhan 5 Si Jari Merah: Generasi Remaja Putri Merdeka dari Kurang Darah (Anemia) dan Pembagian Tablet Fe: 5 Red Fingers Counseling: A Generation of Young Women Free from Anemia and Distribution of Iron Tablets Silwanah, Andi Sani; Nurfajriani, Nurfajriani; Nurfadilah, Nurfadilah; Putri, Nur Agustin Rahayu; Mariana, Mariana; Sabrina, Sabrina; Nursyamsi, Nursyamsi; Resel, Keysa; Syaifuddin, Syaifuddin
Journal of Sustainable Community Practices Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : CV. Global Health Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65280/jscp.v2i1.36

Abstract

Abstrak Anemia merupakan penyebab kecacatan tertinggi kedua di dunia. Hal ini disebabkan oleh karena anemia dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi antara lain penurunan daya tahan tubuh, gangguan kognitif, pertumbuhan terhambat, aktivitas menurun, dan perubahan tingkah laku. Kegiatan Pengabdian Ini Bertujuan Untuk Memberikan Pengetahuan Kepada Remaja Putri Tentang Anemia Dan Pentingnya Mengkomsumsi Tablet Fe. Metode Yang Digunakan Adalah Metode Penyuluhan Berupa Pemberian Materi anemia & tablet fe, Pembagian Tablet Fe dan bubur kacang ijo. Jumlah Peserta Sebanyak 21 Orang Peserta Remaja Putri Siswi MTS Ma’arif Puro’ro. Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Sebelum Dilakukan Penyuluhan Kategori Cukup Sebanyak 5 Orang (25%) Sedangkan Remaja Putri Yang Memiliki Pengetahuan Kategori Kurang Sebanyak 15 Orang (75%). Setelah Dilakukan Penyuluhan Tentang Anemia Pada Remaja Putri, Dilakukan Post Test Dan Didapatkan Hasil Pengetahuan Remaja Putri Kategori Cukup Sebanyak 17 Orang (85%) Dan Sebanyak 3 Orang (15%) Yang Memiliki Pengetahuan Kurang. Ada Peningkatan Pengetahuan Yang Didapatkan Oleh Remaja Putri Setelah Dilakukan Edukasi Dengan Metode Penyuluhan Melalui Program Penyuluhan “5 Si Jari Merah: Generasi Remaja Putri Merdeka Dari Kurang Darah (Anemia) Dan Pembagian Tablet Fe. Abstract Anaemia is the second leading cause of disability worldwide. This is because anaemia can cause various complications, including decreased immunity, cognitive impairment, stunted growth, decreased activity, and behavioural changes. This community service activity aims to provide adolescent girls with knowledge about anaemia and the importance of consuming iron tablets. The method used is an educational method in the form of providing information about anaemia and iron tablets, distributing iron tablets and green bean porridge. There were 21 participants, all of whom were female adolescents studying at MTS Ma'arif Puro'ro. Before the education session, 5 participants (25%) had sufficient knowledge about anaemia, while 15 participants (75%) had insufficient knowledge. After the counselling session on anaemia in adolescent girls, a post-test was conducted, and the results showed that 17 participants (85%) had sufficient knowledge and 3 participants (15%) had insufficient knowledge. There was an increase in knowledge among adolescent girls after education was provided using the counselling method through the “5 Red Fingers: A Generation of Adolescent Girls Free from Anaemia” counselling program and the distribution of iron tablets
Co-Authors Abd. Qudus T, Abd. Abdul Hamid Abdul Kadir Adriana Adriana Adriantoni, Adriantoni Ahmad Fudhail  Majid Ahmad, Nurasiah Al Hamdany, M. Zuljalal Alexander Kurniawan Sariyanto Putera Alfenita, Siska Alinurdin, M Alinurdin, M. Alting, Halisa Amaliah, Nur Anas, M. Ridwan Andika, Putri Rahmadani Anisyah, Anisyah Anthoni Veery Mardianta Aprianti Ode, Canggi Araliya Ardimen Astomo, Priaji Yudha Aznita, Maiza Bakar, Badarol Hisham Abu Bugawati, Bungawati Cetrisnawati, Cetrisnawati Chairuman, Zaki Chairunnisa, Siti Clinton Purba, Yosia Dasril Dasril Dian Wahyuni Efendi, Erwatul Elli Yane Bangkele Fachry Abda El Rahman Fahreza, Devi Fajri*, Suryadi Fajri, Suryadi Fakhrunnisaa, Nur Faradibah, Amaliah Faulina, Irviani Firman Firman Fitriani, Saparia Fitriani, Wina Destria Hadija Hadija Hamdany, M. Zuljalal Al Harahap, Syahirah Dalila Harun, Despita Hasan, Muh. Hasanah, Andi Uswatun Hasibuan, Gina Cynthia Raphita Haslinda Haslinda, Haslinda Hasriadi, Hasriadi Hidaya, Nurul Hidayat, Mutmainna Ika Puji Hastuty, Ika Puji Indra Jhon Fischer Ivan Indrawan, Ivan Jabal Nur, Muhammad Jayanti, Nayunda Dwi Johanes Tarigan Jum Anidar Juminah, Juminah Juni Indriani Jusniar Jusniar, Jusniar Khaeril, Khaeril Kholisa, Kholisa Kirana, Sashi Zahra Lilis Suryani Lubis, Syarbaini Lutfi, Alim M. Yusuf Ma'tang, Hariani Manurung, Dicky Prima A Marfiyanti, Marfiyanti Mariana Mariana Mg, Taufiqurrahman Mirda, Mirda Muhammad Aswin Muhammad Ihsan Munawir, Ahmad Munir, Nilam Permatasari Nafsiyati, Hilma Naman, Nasra Nessa, Happy Novriansyah, Zulfikri Khalil Nurfadilah Nurfadilah Nurfajriani, Nurfajriani Ode, Canggi Araliya Aprianti Pabelan, Dedek Prema Hapsari Putri Rahmadani, Putri Putri, Aulia Rahmi Putri, Nur Agustin Rahayu Qadriah, Nurul nurulqadriah13@gmail.com Rachmawati, Nita Ramadhan, Muh. Dwi Cahyo Ramadhani, Sulistriawati Rasuna, T Yuan Raupu, Sumardin Reni Reni, Reni Resel, Keisya Resel, Keysa Reza, Ali Ricky Bakara Roni Faslah Ruben Situmorang Sabrina Sabrina Sahrani, Nurul Difa Salmilah Salmilah, Salmilah Sari, Chika Utia Sermal Sermal Siahaan, Ruth Navratilova Silvia Greis, Silvia Silwanah, Andi Sani Simangunsong, Agustinus Soraya Muthma Innah Nasution Sri Irmandha K St. Marwiyah, St. Sudirman, Suryanti Suhartati Suhartati Sukmawaty Sukmawaty, Sukmawaty Suranto, Jaka Surbakti, Paschalia Retnoningtyas Sutiyo, Heri Syaifuddin Syaifuddin Tarigan , Johannes TARIGAN, Johannes Tassa, Raisha Telaumbanua, Irmansyah Putra Tenripada, A. Ulfah Tifani, Naila Tri Setyawati Ulaini, Nisa Utari, Dian Wiratman, Arwan Yanti, Novia Zulfahman Siregar