p-Index From 2021 - 2026
12.365
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Parole: Journal of Linguistics and Education Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia BASASTRA Harmonia: Journal of Research and Education Lembaran Ilmu Kependidikan Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra Ar-Raniry, International Journal of Islamic Studies Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia KEMBARA Jurnal Penelitian Humaniora The Journal of Educational Development Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Diglosia Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Basicedu Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Journal of Primary Education Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Sastra Indonesia SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia English Focus: Journal of English Language Education INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Britain International for Linguistics, Arts and Education Journal (BIoLAE Journal) COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Startupreneur Business Digital (SABDA Journal) Jurnal Basicedu UNNES International Conference on ELTLT Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Aksara Harmonia: Journal of Arts Research and Education Jurnal Punyimbang Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Anthology: Journal of Language, Literature, and Learning Indonesian Language Education and Literature Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Proceeding International Symposium on Global Education, Psychology, and Cultural Synergy
Claim Missing Document
Check
Articles

Forms of Women's Resistance in the Novel “Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam” and the Novel “Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut” by Dian Purnomo Liya Yuliyani; Agus Nuryatin; U’um Qomariyah
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In recent years, women in Indonesia have experienced various forms of discrimination and harassment. This not only happens in real life but also happens in literary works. So, it is necessary to look further or examine the efforts made by women or women's resistance to overcome these problems. This research aims to reveal forms of women's resistance in the novel "Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam" and the novel "Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut" by Dian Purnomo. The method used in this research is descriptive qualitative using feminist literary criticism theory. Data sources were obtained from the entire contents or chapters of the two novels. Data collection techniques use reading and note-taking techniques. The technique for validating this research data is triangulation. The results of the analysis show two forms of women's resistance. Namely resistance in the form of thoughts and resistance in the form of actions. The results of the study are expected to provide knowledge to readers regarding women's resistance in literary works with feminist studies, as well as Indonesian language learning, especially literary teaching materials, and in the field of education.
MASALAH SOSIAL DALAM NOVEL HARI PELARIAN KARYA YULIA SUJARWO: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Choirina, Risma Choirina; Nugroho, Yusro Edy; Nuryatin, Agus
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 13 No. 2 (2024): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v13i2.54960

Abstract

Kajian sosiologi sastra muncul sebagai suatu pendekatan studi sastra yang berfokus pada hubungan antara karya sastra dan masyarakat. Karya sastra dapat menjadi cerminan dari kehidupan masyarakat, karena sastra ditulis oleh seorang pengarang dan pengarang hidup dalam suatu masyarakat tertentu. Hubungan antara sastra dan masyarakat erat kaitannya karena setiap orang pasti melakukan interaksi sosial antar perseorangan maupun kelompok. Dari proses interaksi sosial akan muncul suatu masalah-masalah sosial yang dapat dikaji atau dikritik melalui kritik sosiologi sastra. Salah satu novel yang menarik untuk dikritik dengan pendekatan sosiologi sastra ialah novel berjudul Hari Pelarian karya Yulia Sujarwo, karena novel ini mengandung banyak permasalahan yang muncul dari adanya perjodohan yang akan dilakukan kepada tokoh utama dan masalah sosial yang muncul akibat dari perjodohan tersebut. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra Soekanto Soerjono yang memfokuskan pada bentuk-bentuk masalah sosial dalam karya sastra. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan berbagai masalah sosial yang terdapat di dalam novel Hari Pelarian karya Yulia Sujarwo dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Sumber data yang digunakan untuk penelitian adalah dialog dan narasi yang muncul pada novel Hari Pelarian karya Yulia Sujarwo. Dalam penelitian ini, ada beberapa teknik pengambilan serta pengumpulan data yang digunakan, yaitu teknik baca, simak, dan catat. Hasil dari penelitian ini ditemukan sebanyak 27 data yang terdiri dari 7 masalah sosial berupa; kemiskinan 7 data, kejahatan 3 data, disorganisasi keluarga 5 data, masalah generasi muda dengan masyarakat modern 1 data, peperangan 2 data, pelanggaran terhadap norma masyarakat 7 data, dan 2 data masalah lingkungan hidup. 
Perjuangan Seorang Ibu dalam Puisi Kukusan Karya Emi Suy dan Puisi Bunda Airmata Karya MH Ainun Najib: Kajian Sastra Bandingan Maulida Laily Kusuma Wati; Teguh Supriyanto; Agus Nuryatin
SULUK : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/suluk.2024.6.1.39-54

Abstract

This research aims to determine the relationship between the poem Kukusan by Emi Suy and the poem Bunda Airmata by MH Ainun Najib. The theory used in this research uses comparative literary theory which discusses metaphor, symbols and relevance in the two poems. The data collection technique uses first level semiotic reading, namely heuristics. The data analysis technique uses the second level of semiotic reading, namely hermeneutics. The results of the analysis of the poem "Bunda Airmata" by M.H. Ainun Najib and "Kukusan" by Emi Suy are that they both raise the theme of a mother's struggle, although through different writing styles, context and symbolism. In "Our Lady of Tears," the mother is described as a figure who has a deep spiritual dimension, guides her children in religious values, and is able to convey emotional strength through her tears. On the other hand, "Steamed" depicts the mother as a figure who faces struggles like the bamboo steaming process, reflecting resilience and strength in facing the pressures and difficulties of life.
Collaborative Innovation Ecosystems Strengthening Sustainable Startup Growth in the Digital Economy Armariena, Dian Nuzulia; Nuryatin, Agus; Supriyanto, Teguh; Setyaningsih, Nas Haryati; Nasib, Nasib; Zi Xuan, Alvin Teo
Startupreneur Business Digital (SABDA Journal) Vol. 4 No. 2 (2025): Startupreneur Business Digital (SABDA)
Publisher : Pandawan Sejahtera Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/sabda.v4i2.913

Abstract

The digital era has significantly transformed the entrepreneurial landscape by enabling startups to not only leverage collaboration and technology but also to access new opportunities for building long-term and sustainable growth. In this changing environment, collaborative innovation ecosystems play an increasingly crucial role in integrating diverse stakeholders, such as universities, corporations, governments, financial institutions, and community organizations, in order to foster environmentally friendly and socially responsible entrepreneurship. These ecosystems encourage continuous interaction, shared learning, and the cocreation of solutions that benefit multiple sectors simultaneously. This study explores a wide range of strategic opportunities that startups can utilize to strengthen sustainable growth through collaboration within rapidly evolving digital ecosystems, while also identifying and analyzing the barriers that continue to hinder this process. The research findings reveal that digital technologies such as Artificial Intelligence (AI), the Internet of Things (IoT), big data analytics, and platform-based collaboration systems significantly improve knowledge sharing, increase resource efficiency, expand market access, and enhance innovation capabilities across industries. However, challenges remain, including unequal access to funding opportunities, weak and inconsistent regulatory support from governments, limited sustainability literacy among entrepreneurs, and the digital divide that restricts participation for smaller or rural startups. The study ultimately concludes that collaborative innovation ecosystems have strong potential to empower startups to become real agents of sustainable transformation, provided that they consistently integrate environmental and social values into their business models, strengthen partnerships with stakeholders, and effectively utilize digital infrastructure in a strategic and responsible manner.
Hibriditas, Mimikri, dan Ambivalensi dalam Novel Gadis Kretek Karya Ratih Kumala Leni Salindri; Yusro Edi Nugroho; Agus Nuryatin
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 12 No. 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v12i2.1281

Abstract

Dampak penjajahan bagi bangsa terjajah tidak hanya dirasakan dari sisi fisik, tetapi juga dari sisi mental. Begitu juga dengan bangsa Indonesia yang dijajah oleh Belanda selama kurang lebih tiga setengah abad. Meski telah lepas dari penjajah, pengaruh kolonialisme masih terlihat dalam kehidupan masyarakat. Sedemikian besar pengaruh penjajahan sehingga mempengaruhi pola pikir, pola penghayatan hidup, serta pola perilaku masyarakat. Sastra dapat menjadi salah satu gambaran kehidupan masyarakat. Melalui kajian postcolonial mengkaji bagaimana kolonial masuk ke dalam sendi kehidupan. Karya sastra yang biasanya menjadi kajian postcolonial identic dengan karya sastra yang ditulis oleh pengarang terkenal di masa lalu atau satrawan angkatan 45. Penelitian ini mengkaji novel karya sastrawan wanita generasi baru. Novel ini berjudul Gadis Kretek karya Ratih Kumala. Gadis kretek bukan hanya bercerita tentang pergerakan pabrik kretek pada masa awal berdirinya di Indonesia, melainkan juga menceritakan masa penjajahan. Gadis Kretek masuk dalam sepuluh besar penerima penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa tahun 2012. Gadis Kretek lebih banyak menggunakan narasi dibandingkan dengan dialog dan mengangkat budaya Jawa. Tujuan peneliatian ini mengkaji bentuk kolonialisme yang berupa hibriditas, mimikri, dan ambivalensi dalam novel. Manfaat penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam bahan ajar bahasa Indonesia di sekolah. Pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah postkolonialisme. Jenis penelitian ini termasuk deskripstif kualitatif. Metode ini mendeskripsikan hibriditas, mimikri, dan ambivalensi dalam novel. Data penelitian bersumber pada fakta cerita dalam novel berupa tokoh, alur, dan latar. Pengumpulan data dengan teknik membaca, mencatat dengan kartu data. Teknik analisis data dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik simpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ditemukan unsur hibriditas, mimikri, dan ambivalnesi. Hibriditas pada gaya hidup (tingwe), makanan, busana pernikahan, dan pola pikir yang meliputi mata pencaharian, status sosial, pendidikan, dan kepercayaan. Mimikri yang terdapat dalam novel berupa peniruan perlengkapan hidup berupa radio dan mesin produksi, alat transportasi, bangunan, pola pikir yang meliputi diktator, mata pencaharian, pernikahan, dan peran laki-laki, dan gaya hidup yaitu merokok, permainan gaple dan pesta bujang. Ambivalensi berupa pemaksaan.Dampak penjajahan bagi bangsa terjajah tidak hanya dirasakan dari sisi fisik, tetapi juga dari sisi mental. Begitu juga dengan bangsa Indonesia yang dijajah oleh Belanda selama kurang lebih tiga setengah abad. Meski telah lepas dari penjajah, pengaruh kolonialisme masih terlihat dalam kehidupan masyarakat. Sedemikian besar pengaruh penjajahan sehingga mempengaruhi pola pikir, pola penghayatan hidup, serta pola perilaku masyarakat. Sastra dapat menjadi salah satu gambaran kehidupan masyarakat. Melalui kajian postcolonial mengkaji bagaimana kolonial masuk ke dalam sendi kehidupan. Karya sastra yang biasanya menjadi kajian postcolonial identic dengan karya sastra yang ditulis oleh pengarang terkenal di masa lalu atau satrawan angkatan 45. Penelitian ini mengkaji novel karya sastrawan wanita generasi baru. Novel ini berjudul Gadis Kretek karya Ratih Kumala. Gadis kretek bukan hanya bercerita tentang pergerakan pabrik kretek pada masa awal berdirinya di Indonesia, melainkan juga menceritakan masa penjajahan. Gadis Kretek masuk dalam sepuluh besar penerima penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa tahun 2012. Gadis Kretek lebih banyak menggunakan narasi dibandingkan dengan dialog dan mengangkat budaya Jawa. Tujuan peneliatian ini mengkaji bentuk kolonialisme yang berupa hibriditas, mimikri, dan ambivalensi dalam novel. Manfaat penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam bahan ajar bahasa Indonesia di sekolah. Pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah postkolonialisme. Jenis penelitian ini termasuk deskripstif kualitatif. Metode ini mendeskripsikan hibriditas, mimikri, dan ambivalensi dalam novel. Data penelitian bersumber pada fakta cerita dalam novel berupa tokoh, alur, dan latar. Pengumpulan data dengan teknik membaca, mencatat dengan kartu data. Teknik analisis data dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik simpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ditemukan unsur hibriditas, mimikri, dan ambivalnesi. Hibriditas pada gaya hidup (tingwe), makanan, busana pernikahan, dan pola pikir yang meliputi mata pencaharian, status sosial, pendidikan, dan kepercayaan. Mimikri yang terdapat dalam novel berupa peniruan perlengkapan hidup berupa radio dan mesin produksi, alat transportasi, bangunan, pola pikir yang meliputi diktator, mata pencaharian, pernikahan, dan peran laki-laki, dan gaya hidup yaitu merokok, permainan gaple dan pesta bujang. Ambivalensi berupa pemaksaan.
PENGEMBANGAN MEDIA BLOG PADA MATERI MENULIS PANTUN KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Cahyo, Ahmad Nur; -, Haryadi; Nuryatin, Agus
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.59-67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengembangkan media pembelajaran dengan media blog pada maeteri menulis pantun dengan menggungakan metode penelitian pengembangan RnD serta  mengetahui kelayakan media blog sebagai media ajar pada pembahasan menulis pantun di kelas VII pelajaran Bahasa Indonesia pokok di Sekolah Menengah Atas. Metode pengembangan yang digunakan yaitu metode RnD dari Borg and Gall. Tahapan pengembangan model ini  meliputi potensi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, perbaikan desain,uji coba produk. Pengembangan divalidasi oleh tiga validator yakni ahli materi dengan penilaian mencapai 81% masuk dalam kategori  layak, validasi ahli media dengan penilaian mencapai 85% masuk kategori cukup layak, validasi guru pelajaran mencapai angka 96% kategori layak, Dari keseluruhan penilaian oleh validator kelayakan media blog yang sudah dipaparkan, media blog pada materi menulis pantun kelas VII ini memiliki kualitas layak dan dapat diterima sebagai salah satu media pembelajaran dengan kategori  layak (valid).
Social and Moral Values in Kompas 2022 Selected Short Stories and Its Feasibility as Literature Teaching Materials in High School: Nilai Sosial dan Nilai Moral dalam Cerpen Pilihan Kompas 2022 Serta Kelayakannya Sebagai Bahan Ajar Sastra Di SMA Adennia Thaffana; Agus Nuryatin
Anthology: Journal of Language, Literature, and Learning Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/anthology.v1i1.27113

Abstract

The massive influence of science and technology has gradually shifted a person's social and moral values. Without good self-control, the younger generation will fall into detrimental things. Such as the emergence of social deviations due to moral degradation. Instilling social and moral values ​​can help students avoid such behavior in the school environment. Therefore, in integrating the instillation of social and moral values ​​as an effort to deal with social deviations and moral degradation, one of the steps that can be taken is through literary works such as short stories in literature learning. The purpose of this study was to (1) describe the social and moral values ​​contained in the 2022 Kompas Selected Short Stories and (2) see its suitability as literature teaching materials at the high school level. The method used is qualitative descriptive research with a sociology of literature approach. The data collection techniques used are note-taking and documentation techniques. This study focuses on words, phrases, sentences, paragraphs, and dialogues contained in the 2022 Kompas Selected Short Stories that contain social and moral values ​​and are relevant as literature teaching materials in high school. The results of the study show that from the seven short stories analyzed in the 2022 Kompas Selected Short Stories, social values ​​were found in the form of (1) personality, (2) material, (3) biological, (4) legal compliance, (5) knowledge, (6) religion, (7) beauty. Then, the moral values ​​found were the relationship between humans and God, the relationship between humans and themselves, and the relationship between humans and their social environment. In terms of its relevance viewed from the aspects of language, psychology, and cultural background, the Selected Short Stories of Kompas 2022 are appropriate and relevant to be used as alternative teaching materials for literature appreciation in high school at the learning achievement phase F, where students are able to evaluate ideas and perspectives based on logical thinking principles from reading various types of texts (nonfiction and fiction) in print and electronic media. Students are able to appreciate fictional and nonfictional texts. Pengaruh ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu masif telah menggeser nilai-nilai sosial dan moral seseorang secara perlahan. Tanpa adanya pengendalian diri yang baik, generasi muda akan terjerumus pada hal-hal yang merugikan. Seperti munculnya penyimpangan sosial akibat degradasi moral. Penanaman nilai-nilai sosial dan moral dapat membantu siswa terhindar dari perilaku tersebut di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, dalam mengintegrasikan penanaman nilai-nilai sosial dan moral sebagai upaya penanganan penyimpangan sosial dan degradasi moral, salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah melalui karya sastra seperti cerpen dalam pembelajaran sastra. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan nilai-nilai sosial dan moral yang terkandung dalam Cerpen Pilihan Kompas 2022 dan (2) melihat kesesuaiannya sebagai bahan ajar sastra di jenjang SMA. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik catat dan dokumentasi. Penelitian ini berfokus pada kata, frasa, kalimat, paragraf, dan dialog yang terdapat dalam Cerpen Pilihan Kompas 2022 yang mengandung nilai-nilai sosial dan moral serta relevan sebagai bahan ajar sastra di SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketujuh cerpen yang dianalisis dalam Cerpen Pilihan Kompas 2022, ditemukan nilai-nilai sosial berupa (1) kepribadian, (2) kebendaan, (3) biologis, (4) kepatuhan hukum, (5) pengetahuan, (6) agama, (7) keindahan. Kemudian, nilai-nilai moral yang ditemukan berupa hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dan hubungan manusia dengan lingkungan sosialnya. Ditinjau dari relevansinya ditinjau dari aspek bahasa, psikologi, dan latar belakang budaya, Cerpen Pilihan Kompas 2022 layak dan relevan untuk dijadikan bahan ajar alternatif apresiasi sastra di SMA pada fase capaian pembelajaran F, di mana siswa mampu mengevaluasi gagasan dan perspektif berdasarkan kaidah berpikir logis dari membaca berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) di media cetak dan elektronik. Siswa mampu mengapresiasi teks fiksi dan nonfiksi.
Poetry Musicalization as an Integrative Learning Model: Linguistic, Musical, and Character Collaboration in Secondary Education Burhanudin, Muhamad; Zustiyantoro, Dhoni; Nur Rokhim, Mukhammad; Kurniasih, Yacinta; Nuryatin, Agus; Supriyanto, Teguh
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol. 25 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v25i2.8302

Abstract

Poetry musicalization represents a creative synthesis of literary and musical arts that can enrich language and arts learning in secondary schools. This study analyzes the creative process of poetry musicalization as an intermedial adaptation and examines its pedagogical value for developing students’ linguistic, musical, and character competencies. Using a qualitative phenomenological approach, data were collected through in-depth interviews with ten Indonesian and Javanese language teachers at SMA and SMK in Central Java, supported by document analysis and observations of musicalized versions of Sapardi Djoko Damono’s Hujan Bulan Juni and Goenawan Mohamad’s Z on YouTube. The findings reveal that the musicalization process involves poem selection, semantic interpretation, melodic and rhythmic composition, arrangement, and audio-visual realization. Classroom implementation requires active collaboration between teachers and students and contributes to improved language proficiency, artistic appreciation, creativity, and self-confidence. In conclusion, poetry musicalization has strong potential as an integrative learning method that balances cognitive and affective domains, promotes contextual and meaningful learning, and supports interdisciplinary classroom practices. 
Ecofeminism Interpretations of Women’s Transformation in Indonesian Folktales Lestari, Citra Rizky; Nuryatin, Agus; Doyin, Mukh; Nugroho, Yusro Edy
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 8, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v8i1.8786

Abstract

This study examines how Indonesian folktales present female characters transforming in response to social or cultural expectations. From an ecofeminist perspective, these narratives reflect deeper critiques of the intertwined marginalization of women and nature. Specifically, the study examines recurring motifs of female transformation into natural elements in three folktales: Nini dan Puteri Ikan, Asal Usul Kota Banyuwangi, and Legenda Ikan Patin. These stories portray women who, due to betrayal, grief, or societal pressure, undergo symbolic metamorphosis, particularly through transformations into fish or through symbolic fusion with water. The research employs a descriptive qualitative approach, applying thematic analysis with NVivo-style coding to identify patterns across texts. The analysis highlights three key themes: bodily transformation as a form of resistance or consequence, the weight of patriarchal expectations that restrict female agency, and spiritual or mystical symbolism that elevates the transformation beyond mere punishment. The findings suggest that these transformations function as both acts of protest and modes of renewal, expressing loss, liberation, and transcendence. Through this lens, the tales reveal cultural perspectives on women, morality, and human-nature relationships. Ultimately, the study contributes to gender and folklore scholarship by showing how narratives of female transformation encode socio-cultural anxieties and aspirations, offering alternative understandings of identity, power, and ecological interconnectedness.
Bound by Stereotype, Freed by Independence: Represented in Larung and Cantik itu Luka: Critical Discourse Analysis Suharyo, Suharyo; Nuryatin, Agus; Subyantoro, Subyantoro; Doyin, Mukh
PAROLE: Journal of Linguistics and Education Vol 15, No 1 (2025): Volume 15 Number 1 April 2025
Publisher : Master Program in Linguistics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/parole.v15i1.15-26

Abstract

Gender equality has been an issue in many societies. It becomes a highlighted issue, and novels Larung and Cantik itu Luka offer the reader insight into the issue. This research compared two novels that talk about gender issues, especially how women are represented. The research found that inequality occurs in a society because of factors of Power and Resistance from the superior and inferior groups. Using Fairclough’s Critical Discourse Analysis Framework, the researcher uncovers how the novel’s writer shares their thought about the gender issue. The analysis also integrates Halliday's Transitivity theory to parse clauses and Mills' theory of sexism to deconstruct discourse practices. The result is the gender issue that happens when there is inequality in the Proportion of chance and the dynamic role of gender in a society. This research reveals how both novels address the issue with a different approach to introduce a society that focuses on women’s perspectives of gender inequality and domination.
Co-Authors A’am Khunaefi, A’am Adennia Thaffana Adianto, Irham Husna Afriyanti, Rinna Agus Pujianto Agustina, Lusiana Ahmad Mubarok Mubarok Ahmad Sunardi Ahmad Sunardi Ahmad Syaifudin Aini, Irmayanti Nur Alda Marsya Ayudia Alfi Khoiru An Nisa Ali Azizi, Fakhri Alifiya Habiba, Sri Penny Alimatussa’diyah, Alimatussa’diyah Amalia Fajriyyatin Najichah Amir Mahmud Andi Sulfana Masri Andri Yulianto Andriani, Eva Kristian Anwar Sutoyo Arifiyanto, Fajar Arini, Dessy Rizqi Ariyanto, Dodi Arumda, Larasaji Narindri Bambang Indiatmoko Bambang Widiatmoko Bambang Widiatmoko Burhanudin, Muhamad Cahyo, Ahmad Nur Choirina, Risma Choirina Christiani, Resistia Friska Citra Rizky Lestari Deby Luriawati Dede Indra Wahyu Nugroho Desi Novita Sari Dhoni Zustiyantoro Dian Nuzulia Armariena, Dian Nuzulia Dwi Desi Fajarsari Dwi Desi Fajarsari Dwi Wahyu Candra Dewi Ekasari, Anisa Diyah Ella, Seylla Arifeni Endah Dyah Wardani Evi Chamalah Evi Chamalah Fadli, Bagus Muhamad Farah Failasufa Faridah Eriyaningsih Faridhatun Nikmah Faridhatun Nikmah Fathur Rohman Fathur Rokhman Fitriana, Henika Hari Bakti Mardikantoro Hariyadi Hariyadi Haryadi - Haryadi Haryadi Hasan Bastomi Hasan Busro, Ahmad Hasyim, Suhaedah Hehanussa, St Naisa HERAWATI, LILIK Herman J. Waluyo Hidayah, Isnaini Rahmah Hikmah, Mamluatul Husniyatul Adibah Alwaliyah Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ilman Elfikri, Zidnie Inayati, Tatik Indra Putra Pahlewi, Indra Putra irmaningsih, karni dwi Ismuwardani, Zakiyah Istiqomah, Elly Astika Khunaefi, A’am Kurniasih, Yacinta Kurniawati, Nike Esti Kusumawati, Dita Ayu Leli Nisfi Setiana Leli Nisfi Setiana Leni Salindri Lestari, Arum Yulia lilik Herawati Liya Yuliyani Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Main Sufanti Maria Ulfa, Titin Marwan, Rafli Masfufah, Elisa Raudlatul Maulida Laily Kusuma Wati Mega Fatimah Rosana Mei Fita Asri Untari Meina Febriani Meina Febriani Mimi Mulyani Muayah, Bindarin Mubarok, Ahmad Mubarok MUCHAMMAD FAIZIN Muh Doyin Muhamad Haryanto Muhamad Yahya Mauliddin Mukh Doyin Mukh Doyin Mukh Doyin Mukh. Doyin Mukh. Doyin Mukh. Doyin Muliawan, Pondra Mulyaningsih, Indrya Mulyono Mulyono . Mulyono Mulyono Mulyono Mulyono Mulyono Mulyono Muttaqin, Nufi Azam Naryatmojo, Deby Luriawati Nas Haryati Setyaningsih Nas Haryati Setyaningsih Nas Haryati Setyaningsih Nasib Nur Rokhim, Mukhammad Nur, Wahyu Azam Nurdian Susilowati Nurhannah Widianti Nurhannah Widianti Nurul Lailatul Aini Oktafiyani, Ayu Oktafiyani, Ayu Pebri Dwi Lesmono Nugroho Prabaningrum, Dyah Prasetyo Utomo, S. Prasetyo Utomo, S. Pratama, Galih Suci Pristiwati , Rahayu Purbiyanti, Elis Dwi Putri Indah Wahyuningsih Qurrota Ayu Neina R M Teguh Supriyanto Rahayu Pristiwati RM Teguh Supriyanto Rustono - Rustono, Mr Sahidun, Achmat Sahidun, Achmat Seylla Arifeni Seylla Arifeni Ella Sonya Trikandi Sri Kartini SUAIDAH SUAIDAH, SUAIDAH Subyantoro Sugiyanti Pratiwi Sari Sugiyo Sugiyo Suharyo Suharyo Sumartini Sumartini Suminto A. Sayuti Supratman, Suparmin Dandan Suryadi, Riza Suseno Suseno Suseno Suseno Suseno Suseno Suwito, Wagiran Suyitno Suyitno Syarifa, Lu’ul Lailatis Syavica, Cindy Gea Tato Nuryanto, Tato Teguh Supriyanto Titi Wuryani Tommi Yuniawan Tri Jayanti, Tri Tri Joko Raharjo Tri Mulyono Turahmat Turahmat, Turahmat Utomo, Tirto Aji U’um Qomariyah Vio Amandini Afriliana Vio Amandini Afriliana Wagiran Wagiran Wahyu Azam Nur Wahyuni, Janetri Suti Wahyuningsih, Putri Indah Waluyo, Herman J. Wasino Wasino Widianti, Nurhannah Widianti, Nurhannah Widiyastuti, Tri Wuryani, Titi Yuliannurunnisa, Wahyutia Yuliarti Yuliarti Yuniarti Yuniarti Yusro Edi Nugroho Yusro Edy Nugroho Zi Xuan, Alvin Teo Zuhra Sl. Datu Zulfa Fahmy Zuliyanti, Zuliyanti Zustiyantoro, Dhoni