Claim Missing Document
Check
Articles

Penatalaksanaan Holistik pada Anak Usia 4 Tahun dengan Hordeolum melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Siregar, Wanda Feranti; Zuraida, Reni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6187

Abstract

Hordeolum adalah kondisi yang umum terjadi, ditandai dengan adanya benjolan nyeri dan kemerahan di sekitar tepi kelopak mata. Infeksi bakteri akut 90% hingga 95% kasus dikarenakan Staphylococcus aureus, sementara Staphylococcus epidermidis berada pada peringkat kedua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penatalaksanaan holistik pada anak usia 4 tahun dengan hordeolum melalui pendekatan kedokteran keluarga, yang mencakup aspek medis, edukasi keluarga, serta pencegahan kekambuhan melalui perubahan perilaku dan lingkungan. Penelitian berupa laporan kasus yang menggunakan data yang didapat dari anamnesis, pemeriksaan fisik. Data sekunder diperoleh dari rekam medis pasien. Penilaian dilakukan secara holistik, mencakup aspek diagnosis sejak awal hingga akhir studi dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pasien An. B datang dengan keluhan benjolan serta pembengkakan pada kelopak mata kiri selama tiga hari terakhir. Keluhan disertai nyeri saat disentuh, keluarnya air mata berlebihan, serta sekret pada mata yang disertai kemerahan. Pasien juga memiliki riwayat kejadian serupa enam bulan sebelumnya. Dalam kasus ini, diagnosis dan tata laksana dilakukan sesuai dengan teori serta literatur ilmiah yang relevan. Setelah intervensi, terjadi perbaikan gejala klinis serta peningkatan pemahaman pasien dan keluarga mengenai kondisi tersebut. Pendekatan holistik dalam penatalaksanaan terbukti mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku pasien serta keluarganya dalam menjaga kesehatan.
Pendekatan Holistik pada Wanita Usia 63 Tahun dengan Hipertensi dan Obesitas Derajat III melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Mellisa, Stefani; Zuraida, Reni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6192

Abstract

Hipertensi sebagai salah satu penyakit sillent killer merupakan faktor risiko terhadap kerusakan organ penting seperti jantung, otak, ginjal dan pembuluh darah. Obese merupakan salah satu faktor risiko terjadinya hipertensi. Jumlah individu dengan obesitas terus meningkat sebagai akibat kurangnya kesadaran dalam kontrol berat badan, pola makan berlebih dan kurangnya aktivitas fisik. Mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berdasarkan kerangka penyelesaian masalah dengan pendekatan patient centered, family focused, dan community oriented. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kualitiatif dan kuantitatif. Ny. R 63 tahun mengeluhkan nyeri pada pinggang sejak satu minggu terakhir. Pasien memiliki riwayat hipertensi dan peningkatan berat badan >40 kg sejak 15 tahun lalu. Faktor risiko internal pasien adalah kurangnya motivasi untuk konsisten menurunkan berat badan, pola makan berlebih, dan kurangnya aktivitas fisik. Faktor risiko ekstenal yaitu dukungan pasangan dan keluarga untuk pasien menurunkan berat badan kurang. Setelah dilakukan tatalaksana secara holistik dan komprehensif dengan pendekatan dokter keluarga, terjadi peningkatan pengetahuan (pasien sebesar 40 poin dan keluarga pasien sebesar 40 poin), tekanan darah pasien terkontrol, terdapat perubahan pola makan menjadi cukup dan tidak berlebihan, terdapat peningkatan aktivitas fisik, penurunan berat badan sebanyak 1,1 kg, dan perubahan persepsi bahwa penurunan berat badan dapat tercapai dengan konsistensi dan perubahan pola hidup.
Edukasi dan pelatihan pembuatan snack risol lele jantung pisang bergizi pada kader sebagai alternatif menu PMT pangan lokal bagi ibu hamil Febriani, Wiwi; Komala, Ramadhana; Zuraida, Reni; Angraini, Dian Isti; Happy, Terza Aflika; Wijaya, Sofyan Musyabiq; Rahmadhani, Eka Putri; Rahmanisa, Soraya; Yunianto, Andi Eka
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29508

Abstract

AbstrakZat gizi memegang peranan penting selama kehamilan, di mana kekurangan energi dan protein kronis dapat menyebabkan dampak buruk pada ibu dan janin. Salah satu strategi untuk mengatasi kebutuhan gizi ibu hamil adalah melalui program pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam menciptakan kudapan bergizi bagi ibu hamil dengan memanfaatkan pangan lokal, seperti ikan lele dan jantung pisang. Kegiatan pengabdian ini berupa kegiatan edukasi dan demonstrasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada 28 Agustus 2024 pukul 13.00 di Balai Desa Cipadang, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Sebanyak 30 kader berpartisipasi dalam sesi edukasi dan pelatihan yang mencakup pembuatan kudapan risol lele jantung pisang (RILPIZ). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai pengetahuan kader sebelum dilakukan penyuluhan dan pelatihan sebesar 79.67 ± 9.64 poin. Setelah melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan, nilai post-test meningkat menjadi 88.67 ± 10.08 poin, dengan kenaikan rata-rata pengetahuan sebesar 9.00 ± 10.94 poin. Temuan ini menegaskan bahwa kegiatan penyuluhan yang disertai dengan pelatihan dapat memberdayakan kader untuk menciptakan solusi inovatif berbasis pangan lokal dalam upaya meningkatkan gizi ibu hamil dan berpotensi sebagai pendekatan berkelanjutan untuk mengatasi tantangan gizi pada ibu hamil. Kata kunci: ibu hamil; jantung pisang; kudapan; pangan local; pemberian makanan tambahan AbstractNutrition plays a crucial role during pregnancy, where chronic deficiencies in energy and protein can adversely affect both the mother and fetus. One strategy to address the nutritional needs of pregnant women is through supplementary feeding programs based on local food sources. This community service initiative aimed to enhance the knowledge and skills of health workers in creating nutritious snacks for pregnant women using local food ingredients, such as catfish and banana flower. This community service is in the form of educational and demonstration activities. This activity was carried out on August 28, 2024 at 13.00 at the Cipadang Village Hall, Pesawaran Regency, Lampung. A total of 30 health workers participated in education and training sessions, which included the preparation of the nutritious snack rissole filled with catfish and banana flower. The results of the activity showed that the knowledge value of the cadres before the counseling and training was 79.67 ± 9.64 points. After going through the counseling and training activities, the post-test value increased to 88.67 ± 10.08 points, with an average increase in knowledge of 9.00 ± 10.94 points. These findings confirm that counseling combined with practical training can empower health workers to develop innovative local food-based solutions for improving maternal nutrition, with the potential to serve as a sustainable approach to addressing maternal nutrition challenges. Keywords: pregnant women; banana flower; snacks; local food; supplementary feeding
Penatalaksanaan Holistik Pasien Anak Laki-Laki Usia 4 Tahun dengan Tuberkulosis Paru dan Gizi Buruk melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Firmansyah, Jaya; Zuraida, Reni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6202

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi penyebab utama kematian akibat infeksi secara global. Di Indonesia, per Januari 2024 tercatat 110.881 kasus TB pada anak. Masalah gizi buruk juga menjadi tantangan besar, dengan sekitar 4,5 juta anak terdampak pada tahun 2022. Gizi buruk merupakan salah satu faktor risiko utama TB pada anak. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor risiko, menganalisis masalah klinis, dan menyusun strategi tatalaksana holistik melalui pendekatan kedokteran keluarga. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan data primer dari alloanamnesis, pemeriksaan fisik, dan kunjungan rumah, serta data sekunder dari rekam medis. Evaluasi dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Pada kasus An. MSF ditemukan faktor risiko internal seperti gizi buruk, kebiasaan tidak mencuci tangan, dan riwayat berat badan lahir rendah. Faktor eksternal mencakup kurangnya pengetahuan keluarga tentang TB, rendahnya penerapan PHBS, dan lingkungan yang tidak mendukung kesehatan. Setelah intervensi, terjadi peningkatan skor pengetahuan ibu sebesar 40 poin, perbaikan kepatuhan berobat dan perilaku PHBS seperti mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjemur kasur. Asupan gizi juga membaik berdasarkan hasil food recall pasca intervensi.
Chronic energy deficiency prevention model for adolescent girls Budiarti, Khusnul Rohmah; Zuraida, Reni; Sayekti, Wuryaningsih Dwi
Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ) Vol. 5 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : KHD-Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/nhsj.v5i1.491

Abstract

Adolescence is a critical developmental phase marked by rapid physical growth, requiring adequate nutrition to support reproductive health. However, many adolescents fail to meet their nutritional needs, contributing to a high prevalence of Chronic Energy Deficiency (CED), particularly in developing countries like Indonesia. In Lampung, the prevalence of CED among women of reproductive age is 11.28%, with Islamic boarding schools (pesantren) reporting even higher rates, reaching 30%. This study examines the prevalence of CED at Darul 'Ulum Islamic Boarding School, Central Lampung, identifies contributing factors, and develops a prevention model. A total of 87 randomly selected female students across education levels participated. Data collection involved questionnaires assessing knowledge, attitudes, peer support, fasting habits, length of stay, food recall forms, and mid-upper arm circumference (MUAC) measurements. The findings indicate a 52% prevalence of CED, with significant correlations between CED and knowledge, attitudes, nutritional intake, education, physical activity, fasting habits, and peer support. Multivariate analysis highlights attitudes, fat intake, and length of stay as key factors. The study proposes a prevention model emphasizing behavior change, improved nutrition, and enhanced environmental management to reduce CED prevalence in Islamic boarding schools.
Penatalaksanaan Holistik pada Lansia dengan Neuropati Diabetes dan Hipertensi Derajat II melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Rahmawati, Ona; Zuraida, Reni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6205

Abstract

Individu lanjut usia lebih rentan terhadap penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus dan hipertensi. Neuropati diabetes merupakan salah satu komplikasi kronis yang paling sering terjadi. Penelitian ini mengidentifikasi faktor risiko dan masalah klinis pasien serta menerapkan pelayanan kedokteran keluarga secara holistik berbasis evidence-based medicine, dengan pendekatan patient-centered care dan pendekatan kedokteran keluarga. Data primer diperoleh secara autoanamnesis dan alloanamnesis kepada keluarga pasien, pemeriksaan fisik, kunjungan ke rumah, untuk melengkapi data keluarga, data psikososial dan lingkungan. Data sekunder didapatkan dari rekam medis pasien. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kualitatif. Pasien Ny. D (63 tahun) mengeluhkan kesemutan dan baal di kaki, dengan riwayat DM dan hipertensi yang tidak terkontrol akibat ketidakpatuhan minum obat, pola makan tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, dan minimnya pengawasan keluarga. Pendekatan holistik kedokteran keluarga membantu meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga, memperbaiki gaya hidup, serta mendorong kepatuhan pengobatan. Pasien mulai rutin minum obat, yang berdampak pada penurunan kadar gula darah dan tekanan darah.
Hubungan Tingkat Pendidikan Akhir Ibu terhadap Status Gizi Balita (BB/TB) Fayola, Diva; Zuraida, Reni; Jausal, Anisa Nuraisa; Darwis, Iswandi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6467

Abstract

Status gizi balita merupakan hasil dari berbagai faktor yang saling berkaitan, salah satunya adalah pola konsumsi makanan sehari-hari yang sangat dipengaruhi oleh kemampuan orang tua, terutama ibu, dalam memahami kebutuhan gizi anak. Tingkat pendidikan ibu diyakini memengaruhi pengetahuan dan perilaku dalam memenuhi asupan makanan yang seimbang. Ibu dengan pendidikan lebih tinggi cenderung lebih terbuka terhadap informasi kesehatan dan lebih memahami pentingnya pola makan yang baik bagi pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan terakhir ibu dan status gizi balita berdasarkan perbandingan berat badan terhadap tinggi badan (BB/TB). Penelitian dilakukan di sembilan Posyandu di Desa Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan. Jumlah sampel sebanyak 53 ibu dan balitanya ditentukan menggunakan rumus Lemeshow, dengan teknik proportionate stratified random sampling yang dilanjutkan dengan simple random sampling. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji chi-square, sebagian besar ibu memiliki latar belakang pendidikan SMA (60,4%) dan mayoritas balita menunjukkan status gizi normal (77,7%). Hasil uji menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu dengan status gizi balita (p = 0,002). Hal ini mengindikasikan bahwa pendidikan ibu berperan penting dalam mendukung status gizi anak.
Penatalaksanaan Holistik Perempuan 52 Tahun Dengan HIV dan DM Tipe 2 melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Achfisti, Sayidina Umar; Zuraida, Reni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6559

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan salah satu masalah kesehatan utama di dunia. Penggunaan antiretroviral (ARV) mengakibatkan resistensi insulin sehingga membuat penderita HIV berisiko menderita diabetes melitus (DM). Menerapkan pelayanan dokter keluarga secara holistik dan komprehensif berbasis Evidence Based Medicine dengan pendekatan patient centered dan family approach. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, dan kunjungan rumah. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien Ny. JS, 52 tahun, memiliki aspek risiko internal berupa pengetahuan kurang terkait penyakit HIV dan DM, kebiasaan merokok dan mengkonsumsi alkohol, asupan gizi kurang, tidak mengetahui aktivitas fisik yang sesuai, riwayat GDS tidak terkendali dan status gizi obesitas derajat 1. Aspek risiko eksternal pasien yaitu keluarga pasien memiliki pengetahuan kurang terkait penyakit HIV dan DM serta pola makan yang sesuai dan kepatuhan minum obat masih kurang. Setelah dilakukan intervensi, kadar gula darah yang terkendali dan keluhan pasien yang berkurang, peningkatan pengetahuan pasien mengenai penyakit HIV dan DM, perbaikan pola diet, perbaikan kebiasaan merokok dan alkohol dan perbaikan kebiasaan olahraga atau aktivitas fisik.
Penatalaksanaan Holistik Kasus Hipertensi dan Hiperurisemia pada Pria 60 Tahun Menggunakan Pendekatan Kedokteran Keluarga Rahmadani, Letifa; Zuraida, Reni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6569

Abstract

Pasien lanjut usia sering kali dikaitkan dengan penyakit kronis seperti hipertensi serta hiperurisemia. Keadaan ini disebabkan oleh berbagai faktor terkait gaya hidup dan lingkungan pasien. Studi ini ditujukan untuk mencari faktor risiko, masalah medis, dan tata laksana holistik sesuai pendekatan kedokterteran keluarga. Data diambil melalui alloanamnesis, pemeriksaan fisik pasien, dan visitasi rumah. Keadaan pasien dinilai dari hasil diagnosis holistik awal dan akhir. Faktor-faktor risiko internal dan eksternal yang teridentifikasi pada pasien kemudian dilakukan intervensi yang sesuai oleh peneliti. Setelah intervensi dilakukan, terdapat perbaikan nilai kadar asam urat dan tekanan darah, peningkatan nilai pengetahuan pasien sebanyak 3 poin dan keluarga pasien sebanyak 5 poin, perbaikan asupan gizi dan menu makan, perbaikan aktivitas fisik serta meningkatnya kepatuhan pasien dalam minum obat dan kontrol.
Systematic Review: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sectio Caesarea Putri, Tiara Triwansa; Sari, Ratna Dewi Puspita; Ratna, Maya Ganda; Zuraida, Reni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6673

Abstract

Tingkat persalinan melalui section caesarea (SC) menunjukkan peningkatan yang signifikan secara global, termasuk di Indonesia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018, prevalensi persalinan dengan SC di Indonesia mencapai 17,6%. Angka ini meningkat 9,8% dibandingkan dengan tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pelaksanaan SC pada ibu bersalin. Penelitian ini penting untuk tenaga kesehatan dalam melakukan analisis faktor tersebut dalam mendukung suatu persalinan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic review dengan pencarian artikel melalui Google Scholar, GARUDA, Pubmed, dan Scopus dengan rentang tahun 2020-2025. Hasil penelitian menunjukkan dari 2.751 artikel yang diidentifikasi, sebanyak 1.021 artikel pada rentang tahun 2020-2025. Sebanyak 520 artikel dikecualikan karena tidak memenuhi kriteria inklusi yang sudah ditetapkan. Setelah dilakukan analisis, didapatkan 6 artikel yang diteliti dan didapatkan hasil bahwa usia ibu, obesitas, jarak kehamilan, jumlah persalinan, kelainan posisi janin, persalinan yang lama, pecah ketuban dini, plasenta previa, kehamilan berisiko, riwayat operasi atau persalinan, dan kondisi gawat darurat yang dapat mengharuskan pasien menjalani tindakan sectio caesarea. Kesimpulannya adalah faktor-faktor yang mempengaruhi sectio cesarea terdapat dari faktor ibu, janin, dan persalinan itu sendiri.
Co-Authors - Sulyaprilawati Achfisti, Sayidina Umar Achmad, Bilal Ajeng Defriyanti Pusparini Alfhad, Haekal Ali Khomsan Alkautsar, Ahmad Ananda Christie Angelin Andana, Luthfi Shiba Angraini, Dian I Anis Permanasari Anthia Vradinatika Anwari, Riski Handiani Aprilliana, Ety Ari Wahyuni Astiti, Feni ASY SYADZALI ATIKA RAHMAWATI Audiani, Syafira Alifia Ayu Aprilia Ayu Paramita, Nadhea Balqis, Fatimah El Bawono, Aloysius Krishartadi Damar Bayu Anggileo Pramesona Berawi, Khairunisa Betta Kurniawan, Betta Budiarti, Khusnul Rohmah Catur Ariwibowo Catur Ariwibowo Dadang Sukandar Dani Kartika Sari Daulay, Suryani Agustina Desmayanti Eka Saputri Desmayanti Eka Saputri Desta Stallaza Alifka Dewi Nur Fiana Dian I Angraini Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Dieni Septiawati Dyah Wulan Sumekar Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Ebti Rizki Utami Efrida Warganegara Efriyan Imantika Eka Putri Rahmadhani Emantis Rosa Endah Setyaningrum, Endah Ety Apriliana Eveline Margo, Eveline Fadilah, Arifah Afkar Faridah Alatas Fauziah Lubis Fayola, Diva Firmansyah, Jaya Fitria Saftarina Fitria, Aghniya Rizqy Fitria, Saftarina Gantarialdha, Nadya Gemayangsura, Gemayangsura Giok Pemula Gustiar, Husaini Hadi Riyadi Hamidah, Hasna Hanna Mutiara, Hanna Happy, Terza Aflika Hardianto, Devina Hasanah, Sabila Huwaidy, Alwan Hibban Al Ilmyasri, Siti Amalya Indah Anita Dewi, Indri Windarti Intanri Kurniati Irawati, Nur Ayu Virginia Iswandi Darwis Ivantirta, Ian Izzah, Asiah Nurul Jausal, Anisa Nuraisa Jessica Putri Anumpitan Jhons Fatriyadi Suwandi Kartika, Juspeni Keumala Hayati Khairun Nisa Khairun Nisa Kurniawaty, Evi Lantani Nafisah Heviana Larasati, Ratri Mauluti Listiani, Farida Lucky Indar Wigati Luthfi Aulia Oktofani M. Agung Prasetya Adnyana Yoga M.Rizki Fathurrohim Maharani, Jihan Azita Manik, Ipan Jeremia Marga, Muhammad Panji Marzon, Mafalda Meiyanti Mellisa, Stefani Monica Dwi Hartanti, Monica Dwi Mubina, Jundi Fathan Muhammad Abdul Ghoni Sutardi Muhammad Ricky Ramadhian Muhammad Yusha Akbar Mukhlis Imanto Mukti, Bagas Nadia, Elisabet Alva Nailul Azizah Nasyafa, Syabila Febrilia Nisa Arifah Novi Nurhayati, Novi Novianty, Detty Nurlis Mahmud Nurtandhee, Mutiara Oktadoni Saputra Oktadoni Saputra, Oktadoni Oktafany, Oktafany Oktarlina, Razmi Zakiah Oktavia, Rizwiki Pambelo, Adli Sutan Pemula, Giok Prambudi Rukmono Pramudyawati, Yustika Puspita, Anjar Junia Putri, Cindy Aisyah Putri, Nedhea Mutiara Putri, Sisy Rizkia Putri, Tiara Triwansa Putu Arya Indira Prameswari Qonita, Adzrok Qurotulnguyun, Lutfia Radinal Mauludi Rahmadani, Letifa Rahmawati, Ona Rahmayani, Fidha Ramadhana Komala Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna Dewi Puspita Sari Ratna, Maya Ganda Reni Agustin Revika Gina Luthfiya Rika Lisiswanti Rizki Arisandi Rudiyanto, Waluyo Salsabila, Dea Muthia Samsul Bakri Samsul Bakri Samsul Bakri Saputra, Dicky Ardian Setiorini, Anggi Shinta Nareswari, Shinta Shoafa Marwah Sihombing, Dewi Patresia Siregar, Wanda Feranti Siti mutmainnah Sofyan Musyabiq Wijaya Soraya Rahmanisa Suharmanto Surriandari, Latifah Dwi Susianti Susianti Susianti Susianti Susianti, Susianti Susmalini, Susmalini Sutanto Sutanto Sutarto Sutarto Sutyarso Sutyarso Syafni, Alma Nazelia Syahrul Hamidi Nasution TA Larasati Tasya Putri Atma Utami Raka Tondi Rosalinda Mandalahi Tri Umiana Soleha Tsanya, Nayla Priyanka Dara Tutik Ernawati Ukhron Novansyah Vermitia Veronica Debora W, Dyah Wulan Sumekar R. W., Dyah Wulan Sumekar R. Wido Gamani Wiwi Febriani Wuryaningsih Dwi Sayekti Yahmal, Putri Yaktiworo Indriani Yaktoworo Indriani Yoga, M. Agung Prasetya Adnyana Yohana Yulia Puspita Sari Yunianto, Andi Eka Zahran, Muhammad Alif Zakiah Zakiah Zamahsjari Sahli Zefanya Angie