Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional sebagai Upaya Peningkatan Daya Tahan Tubuh Kiki Rawitri; Wahyuni, Sri; Rani, Zulmai; Ginting, Ovalina Sylvia Br.
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jbn.v1i3.46

Abstract

Musim pancaroba menyebabkan terjadinya perubahan suhu dan tekanan udara yang berakibat pada penurunan imunitas tubuh secara drastis. Imunitas tubuh yang lemah menyebabkan beberapa penyakit mudah masuk kedalam tubuh. Penyakit yang muncul dapat dieliminasi dengan mengkonsumsi obat herbal tradisonal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan edukasi terkait manfaat obat tradisional di sekitar lingkungan masyarakat yang dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Pemberian edukasi dan penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab kepada masyarakat sekitar Apotek Farmasi UMN Al-Washliyah. Beberapa jenis tanaman yang disosialisasikan adalah jahe, kunyit, sereh, lengkuas, meniran, dan daun kelor, karena tanaman ini mempunyai kandungan kimia yang memiliki aktivitas farmakologi sebagai imunostimulan. Penilaian tingkat pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner yang berisi materi sebelum dan sesudah edukasi (pre dan post test). Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai jenis tanaman obat yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh.
Utilization Of Corn Starch Amylopectin (Zea mays L.) For Coating Acetylsalicylic Acid Tablets Dalimunthe, Gabena Indrayani; Rani, Zulmai; Fauzi, Ziza Aisyia Putri; Samran, Samran; Nindya Indah Damayanti; Siti Anisa
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 8 No 2 (April 2025)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.v8i2.1380

Abstract

Aspirin or acetylsalicylic acid is a class of NSAIDs stable in dry air, in humid air aspirin will over time hydrolyze or decompose into salicylic acid and acetic acid, with the decomposition of aspirin levels that contained in the preparation will experience degradation. Acetylsalicylic acid needs to be made in the form of thin-coated or film-coated tablets. In this research, the method used was tablet coating, followed by evaluation tests of core tablets and coated tablets. The results of this study indicate that amiloCorn starch pectin can be used as a thin layer and enteric coating. The coated tablet formulation from corn starch amylopectin has evaluation test results, namely the formula 1 tablet hardness test is 4.28 kg, formula 2 is 4.94 kg, formula 3 is 4.63 kg, size uniformity test is the diameter and thickness of formula 1 is 10.93 and 3.67 mm, formula 2 is 11.33 and 3.98 mm, formula 3 was 10.95 and 3.70 mm, average weight uniformity test for formula 1 was 389.5 mg, formula 2 was 399.5 mg, formula 3 was 393 mg, disintegration time test for formula 1 in stomach medium was 13, 31 minutes, formula 2 in the stomach medium 20.25 minutes, formula 3 in the intestinal medium 2.44 minutes, dissolution test for formula 1 in 120 minutes the solubility of the active substance reached 84%, formula 2 was 82%, formula 3 was 3% and intestinal dimedium within 210 minutes. The best formula, namely formula 3, meets the requirements for coated film.
Toxicity and Antioxidant Activity of Teabags of Mangrove Lenggadai (Bruguiera parviflora) and Stevia (Stevia rbaudiana Bertoni) Leaves Andjelie, Tiara; Lubis, Minda Sari; Nasution, Haris Munandar; Rani, Zulmai
Ad-Dawaa: Journal of Pharmaceutical Sciences Vol. 8 No.1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/djps.v8i1.52548

Abstract

Introduction: Mangrove plants are known to have a lot of potential as medicine. One of the most commonly found mangroves is the lenggadai mangrove (Bruguiera parviflora).  Utilization of herbal drinks is made to prevent the onset of various diseases. The mixed teabag of mangrove lenggadai leaves and stevia leaves (Stevia rbaudiana bertoni) is named Mangrove Lenggadai Stevia (MLS) teabag. Aims: the purpose of this study is to see which MLS teabag formulation has good antioxidant activity and toxicity activity. Methods: The research conducted was experimental in nature. The data collected are quantitative and qualitative data which are taken from the results of sample collection, physical characteristics of MLS teabag quality, phytochemical screening of simplisia, antioxidant activity test using DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl) method, toxicity test using Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method on Artemia salina Leach shrimp larvae, stability and hedonic level Result: MLS teabags have characteristics according to the quality requirements of SNI 4324:2014. The results of determining the antioxidant activity of MLS teabags obtained an IC50 value of 13.38 µg/mL. The results of the toxicity test of MLS teabags obtained an LC50 value of 8.74 µg/mL. Conclusion: MLS tea bags have physical quality characteristics that meet the requirements of SNI 4324: 2014 and have the potential as antioxidants and toxicity activity against Artemia salina Leach.
Antibacterial Activity of Formulated Guava Leaf Extract (Psidium Guajava L.) Hand Wash Soap on Staphylococcus Aureus Puteri, Cut Intan Annisa; Rani, Zulmai; Fauzi, Ziza Putri Aisyia; Ningtias, Anggitha; Dalimunthe, Gabena Indrayani
Journal of Pharmaceutical and Health Research Vol 6 No 2 (2025): June 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jharma.v6i2.5709

Abstract

During the Covid-19 pandemic, the use of hand-washing soap increased. Hand-washing soap using natural ingredients as active ingredients is still not widely developed. One plant that has been proven to inhibit the growth of bacteria is guava leaves. This research aimed to formulate and test the antiseptic activity of liquid hand-washing soap from guava leaf extract. The research method used was laboratory experimental, with stages including; preparation of guava leaf extract, liquid soap formulation with a preparation concentration of FI 5%, FII 6%, FIII 7%, FIV 8%, then the physical properties of the soap will be tested to determine its quality and quality. Apart from the physical test, an antibacterial activity test was also carried out to determine the antibacterial effectiveness of the liquid hand wash soap formulation using the disc diffusion method to determine the diameter of inhibition or area of the inhibition zone. The preparation formula of 7% to 8% concentration of the preparation can inhibit growthStaphylococcus aureus. The diameter of the inhibition zone formed is included in the strong category. Based on research, it can be concluded that guava leaves have the potential to inhibit bacteria S. aureus, and evaluation of the preparations of all formulas shows stability and good characteristics. Each concentration has a good antibacterial effect, where the higher the extract concentration, the greater the diameter of the bacterial growth inhibition zones. aureusresulting from.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI ESKTRAK ETANOLDAUN TERONG BELANDA (Solanum betaceum Cav.) DALAM KEBOCORAN DNA dan PROTEIN BAKTERI Staphylococcus aureus Nazuhra, Oca; Ningtias, Anggitha; Nasution, Haris Munandar; Rani, Zulmai
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2025): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v5i1.4995

Abstract

Daun terong belanda (Solanum betaceum Cav.) pada umumnya banyak masyarakat koonsumsi karena mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, glikosida, dan saponin, serta senyawa antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan apakah bakteri Staphylococcus aureus, yang menyebabkan penyakit umum di Indonesia, dapat dihambat atau dibunuh oleh ekstrak etanol daun terong belanda. Ekstrak etanol daun terong belanda berperan sebagai variabel bebas dalam penelitian eksperimental ini. Variabel terikat dalam penelitian ini meliputi skrining fitokimia, analisis spektroskopi inframerah transformasi Fourier, penentuan kadar flavonoid, uji konsentrasi hambat minimum dan konsentrasi bunuh minimum, uji kebocoran DNA dan protein, karakterisasi simplisia, serta uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun terong belanda. Pengujian antibakteri dilakukan pada ekstrak etanol dengan konsentrasi 3,125%, 6,25%, 12,5%, dan 25% menggunakan metode difusi agar dengan kertas cakram. Kontrol positif adalah kloramfenikol, sedangkan kontrol negatif adalah DMSO. Hasil uji KHM menunjukkan yang lebih baik pada konsentrasi 3,125% dan total kandungan flavonoid sebesar 44,9624 mg QE/gram ekstrak. Pada uji KBM, perkembangan koloni tidak diamati pada konsentrasi 12,5% dan 25%. Menurut penelitian ini, sel yang mengalami stres oksidatif menunjukkan kebocoran DNA dan protein, yang dapat menyebabkan 12,5% dan 25% sel mengalami apoptosis. Ekstrak etanol daun terong belanda pada konsentrasi 12,5% dan 25%, menunjukkan daya penghambatan terbesar terhadap Staphylococcus aureus, berukuran 12,5% (9,01 mm) dan 25% (16,13 mm).
PERSEPSI TENAGA KESEHATAN TERHADAP INTERPROFESSIONAL COLLABORATION (IPC) DIRUMAH SAKIT GRANMED LUBUK PAKAM Darmirani, Yosi
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2025): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v5i1.5050

Abstract

Kolaborasi antar profesi (Interprofessional Collaboration/IPC) merupakan sebuah kemitraan antara tenaga kesehatan yang memiliki latar belakang profesi yang berbeda, yang bekerja bersama untuk mengatasi masalah kesehatan, memberikan pelayanan yang optimal, dan mencapai tujuan bersama. Kolaborasi ini terjadi ketika berbagai profesional medis bekerja sama dengan pasien, keluarga, dan komunitas untuk memberikan perawatan yang menyeluruh dan berkualitas. Tujuan penelitian adalah persepsi tenaga kesehatan interprofessional collaboration dirumah sakit grandmed lubuk pakam. Pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode kuantitatif, data dikumpulkan dengan : Penyebaran quesioner secara online melalui google form,Responden diberikan waktu untuk mengisi quesioner dalam waktu kurang lebih 20 menit kemudian diolah data menggunakan spps dengan uji univariat. Persepsi tenaga kesehatan terhadap ipc dirumah sakit grandmed dilubuk pakam masih belum sepenuhnya dijalankan dengan baik setelah diuji. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis, maka penulis menarik kesimpulan:Persepsi interprofessional Collaboration ( ipc ) terhadap kemitraan yaitu dalam kategori selalu ( 76,7%) di Rs Granmed lubuk pakam, Persepsi Interprofessional Collaboration ( ipc ) terhadap kerja sama yaitu dalam kategori sering (66,6%) di Rs Granmed lubuk pakam .Persepsi Interprofessional Collaboration ( ipc ) terhadap koordinasi yaitu dalam kategori selalu (73,3%) di Rs Granmed lubuk pakam.
POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN ASMA RAWAT JALAN RUMAH SAKIT X KOTA PEKANBARU TAHUN 2022 Hasti, Syilfia; Febrina, Mira; Lestari, Kurnia Dwi; Rani, Zulmai; Fitri, Aulia
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2025): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v5i1.5076

Abstract

Asma merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan penyempitan dan peradangan saluran pernafasan. Penderita asma mempunyai peluang besar untuk mengalami komplikasi yang akan menambah kompleksitas pengobatan pada pasien, komplikasi yang terjadi pada pasien asma menyebabkan penderita menerima terapi beberapa obat sekaligus (polifarmasi) sehingga memiliki risiko terjadinya interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat potensi kejadian interaksi obat pada pasien asma rawat jalan selama periode Januari-Desember 2022. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan melihat rekam medis pasien asma. Hasil yang didapat dianalisis secara deksiptif dengan penapisan secara media online menggunakan situs Drugs.com dan Medscape.com serta penapisan dengan buku teks DIH dan Stockley’s Drug Interaction. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi interaksi obat sebanyak 412 kasus. Jenis interaksi farmakokinetik sebesar 19,3%, farmakodinamik sebesar 58,9% dan unknown sebesar 21,8%. Berdasarkan severity terdapat interaksi major sebesar 2,4%, moderate sebesar 61,4% dan minor sebesar 36,2%.
FORMULASI DAN EVALUASI MASKER GEL PEEL-OFF NANOEKSTRAK BONGGOL NANAS (Ananas comosus (L.) Merr) SEBAGAI ANTI-AGING Husna, Miftahul; Lubis, Minda Sari; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Zulmai Rani
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2025): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v5i1.5080

Abstract

Bonggol nanas mempunyai kandungan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan, sehingga dapat melindungi kulit dari penuaan dini. Masker gel peel-off mampu meningkatkan kelembapan kulit dan mudah digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variasi pengolahan ekstrak dan nanoekstrak bonggol nanas dapat diolah menjadi masker gel peel-off serta untuk mengevaluasi aktivitas anti-aging dari produk tersebut. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental. Dalam studi ini, bonggol nanas diekstraksi menggunakan metode maserasi dan diubah menjadi nanoekstrak, kemudian beberapa pengujian dilakukan, termasuk karakterisasi simplisia, skrining fitokimia pada ekstrak dan nanoekstrak bonggol nanas, pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, serta evaluasi masker gel peel-off yang meliputi uji homogenitas, pH, waktu pengeringan, daya sebar, dan daya lekat. Efektivitas anti-aging diuji menggunakan alat skin analyzer dengan parameter kadar air, elastisitas, dan warna kulit. Hasil dari karakterisasi simplisia bonggol nanas menunjukkan bahwa ia memenuhi kriteria simplisia yang baik. Ekstrak dan nanoekstrak dari bonggol nanas mengandung senyawa metabolit sekunder. Nilai IC50 pada ekstrak bonggol nanas tercatat sebesar 5. 804,72 µg/mL, sedangkan masker gel peel-off dari ekstrak bonggol nanas memiliki warna coklat muda hingga coklat pucat, aroma khas, homogen, pH stabil, dengan waktu pengeringan 15-30 menit dan daya sebar 5-6 cm. Hasil uji aktivitas antioksidan dari sediaan menunjukkan nilai IC50 masing-masing yaitu (F0) 171,4434 µg/mL, (F1) 137,7746 µg/mL, (F2) 155,1636 µg/mL, dan (F3) 146,9484 µg/mL, dengan hasil terbaik diperoleh dari F3. Pengujian statistik dengan One Way Anova menunjukkan hasil yang signifikan.
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEUMONIA DENGAN METODE GYSSENS DI INSTALASI RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT HAJI MEDAN TAHUN 2024 Septiana, Lilik; Rani, Zulmai
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2025): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v5i1.5086

Abstract

Pneumonia adalah suatu peradangan paru yang disebabkan oleh bakteri sehingga salah satu terapi yang diberikan yaitu antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional menyebabkan pengobatan kurang efektif. Pemilihan dan penggunaan terapi antibiotik yang bijak pada pasien pneumonia akan menentukan keberhasilan pengobatan dan menghindari terjadinya resistensi bakteri. Metode Gyssens adalah standar untuk evaluasi kualitatif dalam meresepkan antibiotik dengan kelebihan terperinci/jelas dan dapat mengevaluasi penggunaan antibiotik secara kualitatif lebih tepat sehingga akan mencegah terjadinya antibiotik resisten. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia menggunakan metode gyssens di rumah sakit haji Medan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan sampel secara purposive sampling, yaitu pemilihan sampel berdasarkan ciri-ciri yang sesuai kriteria inklusi. Sampel yang digunakan yaitu data rekam medik pasien yang terdiagnosa pneumonia dan mendapatkan pengobatan antibiotik, kemudian data dianalisis menggunakan alur diagram Gyssens. Penelitian ini dilakukan pada 89 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia dengan menggunakan metode gyssens di rumah sakit haji Medan tahun 2024 terdapat sebanyak 61,8% penggunaan antibiotik yang rasional.
KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM (KHM) DAN KONSENTRASI BUNUH MINIMUM (KBM) EKSTRAK DAUN KEDONDONG HUTAN (Spondias pinnata (L.f) Kurz.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Pertiwi, Rahma; Haris Munandar Nasution; Rafita Yuniarti; Zulmai Rani
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2025): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v5i1.5147

Abstract

Daun kedondong hutan diketahui memiliki kandungan metabolit sekunder salah satunya yaitu flavonoid. Senyawa flavonoid memiliki aktivitas sebagai antibakteri dengan mekanisme menghambat sintesis asam nukleat dan fungsi membran sel. Escherichia coli merupakan bakteri yang sering menyebabkan penyakit infeksi pada saluran pencernaan. Penelitian ini bertujuan menguji kadar hambat minimum dan kadar bunuh minimum ekstrak etanol daun kedondong hutan terhadap bakteri Escherichia coli. Kadar hambat minimum ditentukan menggunakan metode dilusi dilanjutkan dengan uji spektrofotometri UV-Vis dan kadar bunuh minimun ditentukan menggunakan metode dilusi yang disebar merata diatas media MHA dengan konsentrasi ekstrak bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan pada konsentrasi 5% dan 7,5% merupakan kadar minimum ekstrak etanol daun kedondong hutan dalam menghambat aktivitas pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Penelitian ini menunjukkan ekstrak etanol daun kedondong hutan dapat digunakan sebagai alternatif antibakteri dan dapat dikembangkan lebih lanjut pada bidang kesehatan.
Co-Authors A'dilah, Nur Abadi, Hafizhatul Adjelie, Tiara Adli Nuzula Rahmah Adyani Maulinda Afridah, Nurul Ilmi Ahmad Rasyid Ridho Alviana, Liya Amelia Kudadiri Andjelie, Tiara Ani Sutiani Ani Sutiani Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Aprilia, Hijjatun Arifin, Khairil Fikri Arrosty, Muflizah Asep Trizaldi Athaillah, Athaillah Audry Pratiwi Aulia Fitri Aulia Fitri, Aulia Auza , Maharani Azhar, Gustika Bambang Hermanto Bambang Hermanto Beby Noplya Wulandari BJ Sutrisna Chandra, Putra Christica Ilsanna Surbakti Daulay, Anny S. Dea Anggreini Denny Satria Dewi, Sri Harti Dikki Miswanda Dinda Sari Utami Emma Susanti Erma Susanti Evi Depiana Gultom Evi Depiana Gultom Evi Depiana Gultom Fadhlah Al-Uyun Nasution Fajri, Fajrilda Aqilah Fatma Dwi Jati Fauziah Erna Witular Panggabean Ferendina, Imelda Fithri Pulungan, Ainil Fitri, Nurul Fitri, Raissa Gabena Indrayani Dalimunthe Ginting, Grace Anastasia br Ginting, Ovalina Sylvia Br Ginting, Ovalina Sylvia Br. Hanafis Sastra Winata Harahap, Sumiyarni Haris Munandar Nasution Hariyadi Dharmawan Syahputra Hariyadi Dharmawan Syahputra Hariyadi Dharmawan Syahputra Hasibuan , Fika Miah Sasmitha Hasibuan , Nabila Hasim Hasibuan, Zulfiana Ramadhani Hindri Syahputri Humaira, Annisa Husna, Miftahul Indrayani, Gabena Inna Myesha Julia Reveny Karo Sekali, Elva Swandi Kasta Gurning Khairunnisa , Ardina Khan, Sahrani Nazwa Kiki Rawitri Kiki Rawitri Lestari, Amanda Putri Lestari, Kurnia Dwi Lilik Septiana Lilik Septiana Linda, Rosa Lubis, Minda Sari Lubis, Nurazizah M. Alfaruqi Maghfirah, Dini Mainal Furqan Maryanti Yuza Matondang , Fikriyah Hafni Maulana Putri, Yasinta Mira Febrina, Mira Monica Suryani Moondra Zubir Muhammad Agus Muljanto Muhammad Amin Nasution Muhammad Fauzan Lubis Muhammad Yunus Muhammad Yunus Mukti, Ridho Munandar, Verissa Nadila Indra Sepvina Nasri Nasri Nasri Nasri Nasri Nasri, Nasri Nazuhra, Oca Nia Novranda Pertiwi Nindya Indah Damayanti Ningtias, Anggita Ningtias, Anggitha Nomi Noviani Nur Ain Thomas Nur, Hijrotun Nurdalilah, Nurdalilah Nurhayati Nurhayati Ovalina Sylvia Br. Ginting Ovalina Sylvia Br. Ginting Ovalina Sylvia Br. Ginting Pasar Maulim Silitonga Pertiwi, Rahma Pitaloka, Syifa Amilia Puteri, Cut Intan Annisa Putra, Andhika Dharma Putri Khairani Rafita Yuniarti Rahma Dona Raissa Fitri Rambe, Robiatun Ratih Paramitha Rawitri, Kiki Reza Irma Ricky Andi Syahputra Ricky Andi Syahputra Ridho, Ahmad Rasyid Ridwanto Ridwanto Rinda Sari, Sylvi Ritonga , Nur Sakina Rizki, Dewi Rizki, Vitri Dea Robiatun Rambe Rukmana, Siti Sagala, Hasel Untung Bersinar Samran, Samran Sari Lubis, Winda Sari, Farida Sari, Syilvi Rinda Sari, Sylvi Rinda Sartika Daulay, Anny Savitri, Novia Herma Septiana, Lilik silalahi, zahra salsabila Sindi, Sindi Sipahutar, Rizki Anjani Siregar , Misbah Siti Anisa Siti Rahmah Siti Rahmi Ningrum Sony , Suyefri Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suci, Nurul Sulwiyatul K Sani Supiyani, Supiyani Syafa Nadira Ashiilah Syahputra, Ricky Andi Syarifah Nadia Syilfia Hasti Tania, Chyntia Glori Tarigan, Eni Surabini Urip Harahap Uswatun Nisa, Uswatun Vera Estefania Kaban Virda Nurmazela Widya, Rizka Yayuk Putri Rahayu Yayuk Putri Rahayu Yuli Haryani Yuliatil Adawiyah Harahap Yuniarti , Rafita Yuniarti, Rafita Zahira Ahmad, Madani Ziza Putri Aisyia Fauzi Zulfikri Zulfikri Zulhij, Fizrya