p-Index From 2021 - 2026
16.452
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

ANTIOXIDANT ACTIVITY OF HYDROALCOHOLIC EXTRACT OF GREEN GEDI LEAVES (Abelmoschus manihot L.) USING CUPRAC (CUPRIC ION REDUCING ANTIOXIDANT CAPACITY) METHOD Kaban, Vera Estefania; Nasri, Nasri; Suci, Nurul; Lubis, Muhammad Fauzan; Rani, Zulmai; Nasution, Haris Munandar
Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research Vol. 8 No. 02 (2025): Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/idjpcr.v8i02.20644

Abstract

Free radicals induce oxidative stress, which plays a pivotal role in the pathogenesis of various degenerative diseases. Abelmoschus manihot L., locally known as green gedi, is recognized for its rich secondary metabolite content with potential antioxidant properties. This study aimed to evaluate the antioxidant activity of the hydroalcoholic extract of green gedi leaves using the Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity (CUPRAC) method. Extraction was conducted via maceration using a 90% hydroalcoholic solvent, followed by comprehensive phytochemical screening and simplicia characterization. The antioxidant capacity was quantified by determining the IC50 value through linear regression analysis of inhibition percentage versus concentration. Phytochemical analysis confirmed the presence of alkaloids, flavonoids, glycosides, saponins, tannins, and triterpenoids/steroids. The hydroalcoholic extract exhibited "very strong" antioxidant activity, yielding an IC50 value of 41.65 ± 0.30 µg/mL. Although this potency was slightly lower than the pure quercetin standard, it demonstrates a significant capacity for free radical neutralization. These findings underscore the potential of Abelmoschus manihot L. as a robust natural antioxidant source, supporting its further development into phytopharmaceuticals or functional health supplements for the prevention of oxidative stress-related conditions.
KARAKTERISASI SIMPLISIA, SKRINING FITOKIMIA, DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) Lubis, Asira; Rani, Zulmai; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Lubis, Minda Sari
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2026): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v5i2.6272

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera L.) merupakan salah satu tanaman yang dikenal mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder dengan potensi sebagai antioksidan. Antioksidan berperan penting dalam menetralisir radikal bebas yang dapat memicu stres oksidatif serta berbagai penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun kelor. Sampel daun kelor diperoleh dari Binjai, Sumatera Utara, kemudian diolah menjadi simplisia kering, diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, dan dilakukan skrining fitokimia serta uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH pada panjang gelombang 516 nm dengan spektrofotometer visible. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kelor positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, serta steroid yang berperan sebagai antioksidan. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 122,6791 µg/mL, sedangkan vitamin C sebagai pembanding memiliki nilai IC₅₀ sebesar 4,8253 µg/mL. Berdasarkan nilai IC₅₀, aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun kelor termasuk dalam kategori sedang. Kesimpulannya, daun kelor mengandung metabolit sekunder dengan kemampuan antioksidan yang dapat berpotensi digunakan sebagai sumber alami penangka radikal bebas.
EFEKTIVITAS JUS JAMBU BIJI MERAH DAN JUS APEL DALAM MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH Hutagalung, Victor H; Lubis, Minda Sari; Yuniarti, Rafita; Rani, Zulmai
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2026): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v5i2.6341

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi terus meningkat, termasuk di Indonesia. Upaya pengendalian kadar glukosa darah tidak hanya melalui terapi medis tetapi juga melalui intervensi nutrisi berbasis pangan lokal yang kaya antioksidan. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas pemberian jus jambu biji merah (Psidium guajava L.) dan jus apel (Malus domestica) dalam menurunkan kadar glukosa darah pada pasien rawat jalan di praktik dokter. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimental non-randomized pre–post test dengan dua kelompok perlakuan, masing-masing 30 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kedua kelompok mendapatkan perlakuan konsumsi jus buah masing-masing, dan kadar glukosa darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat Easy Touch GCU dan metode enzimatik GOD-PAP. Analisis data dilakukan dengan uji univariat dan bivariat untuk menilai perbedaan kadar glukosa sebelum dan sesudah pemberian jus. Hasil menunjukkan bahwa konsumsi jus jambu biji merah dan jus apel secara signifikan menurunkan kadar glukosa darah (p<0,05). Penurunan rata-rata kadar glukosa darah lebih besar pada kelompok jus apel (163,83 mg/dL) dibanding kelompok jus jambu biji merah (198,20 mg/dL). Temuan ini menegaskan bahwa kedua jus berpotensi sebagai intervensi nutrisi alami dalam membantu pengelolaan kadar glukosa darah, dengan jus apel menunjukkan efektivitas lebih tinggi. Kesimpulannya, konsumsi jus jambu biji merah dan jus apel dapat menjadi alternatif non-farmakologis yang bermanfaat untuk membantu menurunkan kadar glukosa darah pasien diabetes melitus tipe 2.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN MARBOSI-BOSI (Tarenna polycarpa (miq.) koord. & Valeton) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Nasution, Wardah; Nasution, Haris Munandar; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Zulmai Rani
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2026): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v5i2.6351

Abstract

Daun marbosi-bosi (Tarenna polycarpa (Miq.) Koord. & Valeton) memiliki banyak kegunaan, termasuk sebagai bahan minuman herbal, dan obat tradisional. Buah ini mengandung antioksidan dan nutrisi yang berpotensi sebagai agen antibakteri, terutama terhadap Staphylococcus aureus . Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk menilai kemampuan antibakteri dari ekstrak etanol daun Marbosi-bosi (Tarenna polycarpa (Miq.) Koord. & Valeton) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Tanaman Marbosi-bosi mengandung beragam metabolit sekunder, antara lain flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid, yang dikenal memiliki aktivitas sebagai agen antibakteri alami. Keberadaan senyawa-senyawa tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan ekstrak sebagai pilihan terapi jerawat berbasis bahan herbal. Tahapan penelitian diawali dengan pembuatan ekstrak dari simplisia daun Marbosi-bosi melalui teknik maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Selanjutnya, pengujian daya hambat antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram terhadap bakteri penyebab jerawat dan infeksi kulit, yaitu Staphylococcus aureus. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ekstrak dengan konsentrasi 45% menghasilkan diameter zona hambat paling besar, yaitu sebesar 16,23 mm terhadap Staphylococcus aureus, yang tergolong ke dalam kategori aktivitas antibakteri kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Marbosi-bosi memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai komponen aktif alami dalam formulasi sediaan farmasi.
OLASI DAN KARAKTERISASI KITOSAN DARI CANGKANG KERANG KIJING (Pilsbryoconcha exilis) Afriati, Nelsi; Ridwanto; Yuniarti, Rafita; Rani, Zulmai
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2026): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v5i2.6363

Abstract

Limbah laut yang melimpah di Indonesia bisa dipergunakan menjadi sumber kitin. Limbah dari hewan bersisik keras atau kerang-kerangan mengandung senyawa kitin. Kerang kijing (Pilsbryoconcha exilis) adalah jenis kerang yang tinggal menempel atau berada pada dasar sungai. Salah satu strategi pengelolaan limbah cangkang kerang kijing adalah dengan mengolahnya menjadi bahan baku kitosan. Kitosan sendiri ialah polimer linear yang didapat melalui kitin melalui proses deasetilasi. Untuk menentukan gugus fungsi dan sifat kitosan, digunakan analisis Fourier Transform Infrared (FTIR). Prosedur isolasi yang diterapkan meliputi deproteinasi, demineralisasi, depigmentasi, dan deasetilasi. Hasil penelitian menunjukkan derajat deasetilasi sebesar 75,53%, menghasilkan serbuk halus dengan warna putih kekuningan dan tidak berbau. Dari uji kelarutan, kitosan larut dalam asam asetat. Kadar air yang didapat adalah 2,66% dan kadar abu 0,32%. Dengan demikian, limbah cangkang kerang kijing berhasil terisolasi secara baik dan mencapai pemenuhan standar SNI, dengan derajat deasetilasi ≥75%.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN TABLET HISAP BUNGA LAWANG (Illicium verum Hook.f.) SEBAGAI ANTIBAKTERI PADA RONGGA MULUT Dama Yanti, Fradilla; Sari Lubis, Minda; Yuniarti, Rafita; Rani, Zulmai
JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2026): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v5i2.6365

Abstract

Karies gigi adalah salah satu isu kesehatan yang berkaitan dengan gigi dan mulut, yang diakibatkan oleh infeksi bakteri, khususnya Streptococcus mutans. Bunga lawang (Illicium verum Hook. f.) dikenal memiliki senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, dan saponin yang dapat berfungsi sebagai antibakteri alami. Penggunaan tanaman herbal ini dalam bentuk tablet hisap diharapkan dapat menjadi pilihan terapi alternatif untuk mempertahankan kebersihan serta kesehatan rongga mulut. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi tablet hisap dari simplisia bunga lawang dan menguji efek antibakterinya terhadap Streptococcus mutans. Penelitian ini dilakukan dengan cara membuat simplisia bunga lawang, diikuti dengan pengujian karakterisasi fisik dan fitokimia. Formula yang menggunakan bahan tambahan untuk penghancur dicampurkan secara proporsional yaitu 10%:10% melalui metode granulasi basah. Evaluasi dilakukan terhadap karakter fisik granul (sudut diam, laju alir, indeks tap) dan tablet (keseragaman bobot, kekerasan, waktu hancur, kerapuhan), serta pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram terhadap Streptococcus mutans. Temuan penelitian menunjukkan bahwa formula tablet hisap memenuhi standar fisik yang ditentukan oleh Farmakope Indonesia, kecuali untuk kekerasan tablet yang sedikit di bawah batas minimal. Pengujian aktivitas antibakteri mengindikasikan bahwa simplisia bunga lawang mampu menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans dan menunjukkan efek antibakteri yang baik.
Cytotoxicity Test of Black Garlic (Allium Sativum L.) Ethanol Extract Using BSLT Method (Brine Shrimp Lethality Test) Falah Rambe, Raudhotul; Ridwanto; H., Fathur Rahman; Daulay, Anny Sartika; Zulmairani
PCJN: Pharmaceutical and Clinical Journal of Nusantara Vol. 4 No. 01 (2025): PCJN: Pharmaceutical and Clinical Journal of Nusantara
Publisher : CV. Nusantara Scientific Medical

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58549/pcjn.v3i03.118

Abstract

Cancer is an abnormal condition of cells or a group of cells experiencing uncontrolled growth. In the last decade, the use of medicinal plants has tended to increase in line with the development of the herbal or traditional medicine, pharmaceutical, cosmetic, and food and beverages. There are various kinds of plants that can be used as anti-cancer treatments, one of which is black garlic. Black garlic is an ingredient made from garlic at a certain temperature and humidity. The objective of this research was to determine the phytochemical content of black garlic and to evaluate its toxicity level (LC50) using the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method, by calculating the number of deaths of Artemia salina Leach larvae with Lethal Concentration 50 (LC50) as the parameter. Black garlic extract variation, chemical content, characterization, and cytotoxicity tests were variables in the research. Black garlic contains several secondary metabolite compounds namely alkaloids, flavonoids, glycosides, and steroids. The regression equation obtained was y = 1.5939x + 0.919, with an LC50 value of 363.2453 μg/mL. These results concluded that black garlic ethanol extract had a toxic effect on Artemia salina larvae.
AKTIVITAS ANTIJAMUR TERHADAP KOMBINASI EKSTRAK LENGKUAS (Alpinia galanga (L.) Willd.) DAN SEREH DAPUR (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf) Puspita, Dinda Dila; Lubis, Minda Sari; Yuniarti, Rafita; Rani, Zulmai
Jurnal Farmanesia Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Farmanesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jf.v12i2.6917

Abstract

Antijamur merupakan senyawa yang dihasilkan oleh mikroorganisme, khususnya dari golongan fungi (jamur), yang dapat menghambat atau memusnahkan mikroba lainnya, serta memiliki kemampuan membunuh atau menegah pertumbuhan kuman, dengan tingkat toksisitas yang relatif rendah bagi manusia. Di antara tanaman yang mampu menghambat pertumbuhan jamur candida albicans adalah Lengkuas (Alpinia galanga (L.) Willd. ) dan Sereh Dapur (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf). Metode penelitian ini menggunakan eksperimental, yang mencakup pengumpulan bahan tanaman, pengolahan sampel, pembuatan ekstrak, analisis karakteristik simplisia, skrining fitokimia, serta uji aktivitas terhadap jamur candida albicans. Hasil penelitian terhadap jamur Candida albicans menunjukkan konsentrasi 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, dan pengujian aktivitas antijamur ekstrak sereh dapur pada konsentrasi 50%, 25%, 12,5%, dan 6,25%, dengan kontrol positif berupa flukonazol yang menunjukkan daya hambat sebesar 12,8 dan kontrol negatif menggunakan dmso yang tidak menunjukkan daya hambat.
Formulasi, Evaluasi Dan Penentuan Nilai SPF Sediaan Body Lotion Ekstrak Etanol Kopi Arabika Jenis Longberry Fanny Anggreany Santosa; Rafita Yuniarti; Minda Sari Lubis; Zulmai Rani
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v9i1.1503

Abstract

Background: Exposure to ultraviolet (UV) radiation can cause skin damage such as erythema, premature aging, and skin cancer. Although sunscreens are widely used, synthetic UV filters may cause side effects. Therefore, alternative natural ingredients with antioxidant activity are needed, such as Arabica coffee beans (Coffea arabica), which are rich in polyphenols, particularly chlorogenic acid, as potential sunscreen agents. Objective: This study aims to formulate a body lotion containing ethanol extract of longberry-type Arabica coffee beans, evaluate its physical properties, and determine its Sun Protection Factor (SPF) value in vitro. Methods: This experimental study included phytochemical screening, extraction using 96% ethanol, and SPF determination using a UV-Vis spectrophotometer with the Mansur method. The body lotion was formulated with varying extract concentrations of 0–3% and evaluated for organoleptic properties, homogeneity, pH, viscosity, spreadability, adhesiveness, emulsion type, stability, and irritation test. Results: The extract contained alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, steroids, and glycosides. The highest SPF value of the extract was 36.727 at a concentration of 1000 ppm (ultra protection category). The best formulation was found at a 3% concentration with an SPF value of 10.554 (maximum protection category). All formulations met physical quality requirements and showed no irritation. Conclusion: The ethanol extract of longberry-type Arabica coffee beans has potential as a natural sunscreen active ingredient. Increasing the extract concentration is directly proportional to the increase in SPF value, with the 3% formulation showing the best performance.
Isolation of Hemicellulose from Oil Palm Empty Fruit Bunches (Elaeis guineensis Jacq.) and Its Application as a Gelling Agent in Topical Gel Formulations Sitompul, Maysaro; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Rani, Zulmai; Miswanda, Dikki
Indonesian Journal of Science and Pharmacy Vol. 3 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Science and Pharmacy
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/ijsp.v3i2.128

Abstract

This study aimed to isolate hemicellulose from oil palm empty fruit bunches (OPEFB) (Elaeis guineensis Jacq.) and evaluate its potential as a gelling agent in topical gel formulations. Hemicellulose was extracted using alkaline treatment with varying NaOH concentrations (0.05–0.5 N). The highest yield of 12.84% was obtained at 0.5 N NaOH. The isolated hemicellulose was then formulated into five gel preparations using hemicellulose alone, Carbopol 940 alone (2%), and their combinations at different ratios. All formulations were evaluated for organoleptic properties, homogeneity, spreadability, adhesiveness, pH, and viscosity over 14 days. The results showed that all gels were homogeneous with acceptable physicochemical properties. Spreadability ranged from 5.3–6.7 cm, adhesiveness from 2.02–2.66 seconds, and viscosity from 2,470–32,800 cPs. Most formulations maintained pH values within the ideal skin range (4.5–6.5). Combination formulations exhibited better gel characteristics than hemicellulose alone, indicating a synergistic effect with Carbopol 940. This research demonstrates that hemicellulose derived from OPEFB can serve as a promising natural gelling agent in pharmaceutical gels. The utilization of this agricultural waste offers a sustainable and environmentally friendly alternative to synthetic excipients while adding economic value to oil palm biomass.
Co-Authors A'dilah, Nur Abadi, Hafizhatul Adjelie, Tiara Adli Nuzula Rahmah Adyani Maulinda Afriati, Nelsi Ahmad Rasyid Ridho Ainil Fithri Pulungan Alviana, Liya Alvin Pratama Amelia Kudadiri Andhika Dharma Putra Andi Syahputra, Ricky Andjelie, Tiara Ani Sutiani Ani Sutiani Anjarlit Romiyuliana Br Parapat Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Apriana Ulan Dari MS Aprilia, Hijjatun Arifin, Khairil Fikri Arifna Luthfianida Arrosty, Muflizah Asep Trizaldi Athaillah, Athaillah Audry Pratiwi Aulia Fitri Aulia Fitri, Aulia Auza , Maharani Azhar, Gustika Bambang Hermanto Bambang Hermanto Beby Noplya Wulandari BJ Sutrisna Chandra, Putra Dama Yanti, Fradilla Daulay, Anny S. Dea Anggreini Denny Satria Dewi, Sri Harti Dikki Miswanda Dikki Miswanda Dinda Dila Puspita Dinda Sari Utami Dwi Jati, Fatma Elmi Sariani Hasibuan Eni Surabini Tarigan Erma Susanti Evi Depiana Gultom Evi Depiana Gultom Fadhlah Al-Uyun Nasution Fahmi Fahmi Fajri, Fajrilda Aqilah Falah Rambe, Raudhotul Fanny Anggreany Santosa fatimah Fauziah Erna Witular Panggabean Fithri Pulungan, Ainil Fitri, Nurul Fitri, Raissa Gabena Indrayani Dalimunte Gabena Indrayani Dalimunthe Ginting, Grace Anastasia br Ginting, Ovalina Sylvia Br Ginting, Ovalina Sylvia Br. Gultom, Evi Depiana H., Fathur Rahman Hanafis Sastra Winata Haris Munandar Nasution Haris Munandar Nasution Haris Munandar Nasution Hariyadi Dharmawan Syahputra Hariyadi Dharmawan Syahputra Hariyadi Dharmawan Syahputra Hasibuan , Fika Miah Sasmitha Hasibuan , Nabila Hasim Hasibuan, Zulfiana Ramadhani Hindri Syahputri Humaira, Annisa Husna, Miftahul Hutagalung, Victor H Indrayani, Gabena Inna Myesha Julia Reveny Karo Sekali, Elva Swandi Kasta Gurning Khairunnisa , Ardina Kiki Rawitri Latifah Hanum Lestari, Amanda Putri Lestari, Kurnia Dwi Lilik Septiana Linda, Rosa Lubis, Asira Lubis, Minda Sari lubis, muhammad fauzan Lubis, Nurazizah Lusi Grasia Situmorang M. Alfaruqi Maghfirah, Dini Mainal Furqan Malahayati Malahayati Maryanti Yuza Matondang , Fikriyah Hafni Maulana Putri, Yasinta Minda Sari Minda Sari Lubis Mira Febrina, Mira Misbah Siregar Misna Rosalinda Hutabarat Monica Suryani Moondra Zubir Muhammad Agus Muljanto Muhammad Amin Nasution Muhammad Fauzan Lubis Muhammad Yunus Muhammad Yunus Mukti, Ridho Munandar, Verissa Nadila Indra Sepvina Najwa Nadzira Nasri Nasri Nasri Nasri Nasri Nasri Nasri Nasri, Nasri Nasution, Wardah Nazuhra, Oca Nia Novranda Pertiwi Nindya Indah Damayanti Ningtias, Anggita Ningtias, Anggitha Nomi Noviani Novia Herma Savitri Nur Ain Thomas Nur, Hijrotun Nurdalilah Nurdalilah Nurhayati Nurhayati Nurmazela, Virda Nursyafira, Arini Nurul Arafah Nurul Hasanah Nurul Ilmi Afridah Oneayu One Ovalina Sylvia Br. Ginting Ovalina Sylvia Br. Ginting Ovalina Sylvia Br. Ginting Paramitha, Ratih Pasar Maulim Silitonga Pertiwi, Rahma Pitaloka, Syifa Amilia Puspita, Dinda Dila Puteri, Cut Intan Annisa Putri Khairani Rafita Yuniarti Rafita Yuniarti Rafita Yuniarti Rahmadani Rahmadani Raissa Fitri Rambe, Robiatun Reza Irma Ricky Andi Syahputra Ricky Andi Syahputra Ridho, Ahmad Rasyid Ridwanto Ridwanto Ridwanto Rinda Sari, Sylvi Ritonga , Nur Sakina Rizki, Dewi Rizki, Vitri Dea Robiatun Rambe Robiatun, Robiatun Rambe Ronapadua Musyirna Rahmah Nasution Sahara dan Emma Susanti Rukmana, Siti Sagala, Hasel Untung Bersinar Sahrani Nazwa Khan Samran, Samran Sari Lubis, Winda Sari, Farida Sari, Syilvi Rinda Sari, Sylvi Rinda Sartika Daulay, Anny silalahi, zahra salsabila Sindi, Sindi Sipahutar, Rizki Anjani Siti Anisa Siti Rahmah Siti Rahmi Ningrum Sitompul, Maysaro Sony , Suyefri Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suci, Nurul Sulaiman Sulaiman Sulwiyatul K Sani Sumiyarni Harahap Supiyani, Supiyani SURBAKTI, CHRISTICA ILSANNA Syafa Nadira Ashiilah Syahputra, Ricky Andi Syarifah Nadia Syilfia Hasti Syofyan Syofyan Urip Harahap Uswatun Nisa, Uswatun Vera Estefania Kaban Vera Estefania Kaban Wanda Elvia Putri warhamni anatasya sirait Widya, Rizka Yayuk Putri Rahayu Yayuk Putri Rahayu Yufri Aldi Yuli Haryani Yuliatil Adawiyah Harahap Yuliawati Yuniarti , Rafita Yuniarti, Rafita Zahira Ahmad, Madani Ziza Putri Aisyia Fauzi Zola Efa Harnis Zulfikri Zulfikri Zulhij, Fizrya