This Author published in this journals
All Journal QIJIS (Qudus International Journal Of Islamic Studies) TARBIYA : Journal Education in Muslim Society EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan At-Turats Al-Albab Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Basicedu Journal on Education Jurnal Literasiologi EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Jurnal Mantik Jurnal Pendidikan dan Konseling JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) jurnal syntax admiration An-Nawa : Jurnal Studi Islam Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Contemporary Islamic Education Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an Ta’limDiniyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies). Jurnal Pendidikan "EDUKASIA MULTIKULTURA" el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Jurnal Basicedu International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Islam Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam Cendikia Pendidikan Indonesian Journal for Islamic Studies Indonesian Journal of Pedagogy and Teacher Education Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Pengawasan Dalam Meningkatkan Monitoring Kompetensi Guru PAI di SMP Negeri 2 Kota Lubuklinggau Aulia, Fairus; Hamengkubuwono; Daheri, Mirzon; Harahap, Emmi Kholilah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i8.2807

Abstract

Kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi faktor krusial dalam mencapai tujuan pembelajaran yang berkualitas, namun masih ditemukan permasalahan terkait rendahnya efektivitas sistem pengawasan dan monitoring kompetensi guru PAI di SMP Negeri 2 Kota Lubuklinggau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengawasan dalam meningkatkan monitoring kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 2 Kota Lubuklinggau serta mengidentifikasi strategi optimalisasi sistem pengawasan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi dari guru PAI, operator, serta siswa kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan yang efektif memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kompetensi guru PAI. Pengawasan tidak hanya berfungsi sebagai kontrol administratif, tetapi juga sebagai pembinaan dan pengembangan kompetensi profesional guru. Monitoring yang dilakukan secara berkesinambungan dan sistematis dapat memberikan umpan balik yang konstruktif untuk perbaikan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menyarankan agar pengawasan dilaksanakan dengan pendekatan yang lebih terarah, berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan, dan didukung oleh sistem monitoring yang lebih optimal. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan model pengawasan yang komprehensif dan rekomendasi strategis bagi peningkatan sistem monitoring kompetensi guru PAI di sekolah menengah pertama.
Kontra Radikalisme: Pemahaman Teks Agama Calon Guru Daheri, Mirzon; Wanto, Deri; Sugiatno, Sugiatno
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 4(2), 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.612 KB) | DOI: 10.21093/el-buhuth.v0i0.4147

Abstract

Tindakan radikal masih sering dikaitkan dengan agama, terutama pada pemahaman teks agama. Untuk itu, peran guru dalam memahami teks agama menjadi sangat penting. Sebagai salah satu tindakan kontra radikalisme, perlu ditelisik pemahaman teks agama hingga pada calon guru agama itu sendiri. Maka, peneliti menelisik pemahaman teks agama pada mahasiswa pendidikan agama Islam sebagai calon guru. Peneliti menjalani penelitian deskriptif kualitatif dengan menyebarkan angket dan melakukan focus group discussion. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa PAI sebagai calon guru memiliki pemahaman teks agama yang tidak literalistik. Selain itu radikalisme menjadi konsep yang sepenuhnya tertolak.
Pembentukan Karakter Religius Santri dalam Kegiatan Mujahadah Badriyan, Mokhamat Khadik; Hidayat, Nur; Daheri, Mirzon
Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Sosial Rumah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/njpi.2024.v4i1-6

Abstract

Purpose - The formation of religious character is vital for individual growth as it significantly influences attitudes, words, and actions. The religious character embodies moral values in daily actions, with its pinnacle being steadfastness in adhering to religious teachings. One impactful religious activity contributing to character development is mujahadah, oriented to draw closer to Allah SWT and foster steadfastness in obeying religious commands. This research delves into mujahadah activities, extending beyond a focus on religious rituals and serving as a comprehensive learning process for students to cultivate their religious character. Methods - Utilizing the library research method, the study explores literature related to the research topic for data collection, employing a qualitative approach where data consists of written words. The process includes data collection from library sources, reading, note-taking, and material processing. Findings - The findings underscore the significant role of mujahadah activities in shaping students' religious character and positively influencing attitudes and personalities. The research concludes that mujahadah is not just a daily routine; rather, it emerges as a highly effective method for character development in the pesantren environment. This holistic process involves spiritual, social, and psychological aspects synergistically, shaping individuals to exhibit steadfastness in their religious beliefs while being independent and responsible. Research Implications - The implication is that Pondok Pesantren can optimize mujahadah activities to shape the religious character of students, implementing education strategies rooted in Islamic values for improved character formation in the pesantren environment.
Pemberian Hukuman terhadap Kedisiplinan Siswa Kelas IX SMP Selviani, Ade; Daheri, Mirzon; Botifar, Maria
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.232

Abstract

Punishment in school environment is one of the crucial factors in realizing students‟ disipline. Good punishment can change students to be disipline. This reseach was motivated by the low of students‟ disipline that can be seen from the students always come late,come late to the class, do not well dressed, and make a noise during learning process. One of the efforts to improve students‟ disipline was by giving educated punishment. The formulation of the problem of this research was “is there any significant influence of giving punishment toward students‟ disipline of Nineth Year Students at SMPN 4 Siak Hulu Pandau Jaya Village Siak Hulu District Kampar Regency. The objective of this reseach was to find out the influence of giving punishment towards students‟ disipline. This reseach was correlation quantitative and using simple regression analysis. Intrument that used in order to obtain the data were questionnaire and documentation. The population of this reseach were all of the students‟ of Nineth Year Students at SMPN 4 Siak Hulu that consist of 328 students and the total participants in this reseach were 77 students. After analyzing data by using SPSS 16, it obtained the probability sig was 0.000. Because of the significant was less than 0.1, 0,000<0.1, so, it can be conculded that there was low influence of giving punishment toward students‟ disipline of Nineth Year Students at SMPN 4 Siak Hulu Pandau Jaya Village Siak Hulu District Kampar Regency. This statement was proved from the coeficient determination (R Square) was 16.7% by giving punishment while 83.3% was influenced by other factors.
Implementasi Asesmen Formatif dalam Pembelajaran PAI untuk Meningkatkan Keterlibatan Belajar Siswa di SDN 91 Rejang Lebong Dewanti, Asri Hajar; Irama, Debi; Marinda, Aflia Bela; Daheri, Mirzon; Taqiyuddin, Muhammad
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i2.1028

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi asesmen formatif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam serta dampaknya terhadap keterlibatan belajar siswa di SDN 91 Rejang Lebong. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran melalui penilaian yang tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga mendukung perkembangan siswa secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan guru dan siswa, observasi langsung di kelas, serta dokumentasi perangkat pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan asesmen formatif melalui teknik tanya jawab, kuis sederhana, dan pengamatan perilaku siswa. Pelaksanaan asesmen formatif berdampak positif terhadap keterlibatan belajar siswa yang terlihat dari meningkatnya partisipasi, keberanian bertanya, serta antusiasme mengikuti kegiatan pembelajaran. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, belum adanya instrumen baku, dan variasi tingkat keaktifan siswa. Penelitian menyimpulkan bahwa asesmen formatif berperan penting dalam menciptakan pembelajaran PAI yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa. Disarankan agar guru memperkuat perencanaan asesmen dan sekolah memberikan pelatihan untuk mendukung penerapannya secara optimal.
IMPLEMENTASI PENILAIAN SIKAP DAN KETERAMPILAN DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SEKOLAH DASAR Nisa, khoirun; Tiara, Meza; Andika, Joko; Daheri, Mirzon; Taqiyuddin, Muhammad
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i2.1029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penilaian sikap dan keterampilan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 91 Rejang Lebong serta mengidentifikasi kendala dan strategi guru dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru PAI dan peserta didik kelas IV–VI. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan penilaian sikap spiritual dan sosial melalui observasi perilaku sehari-hari siswa dengan menggunakan jurnal dan lembar observasi, serta penilaian keterampilan melalui praktik ibadah seperti wudu, salat, dan tilawah Al-Qur’an menggunakan rubrik penilaian kinerja. Meskipun demikian, pelaksanaan belum optimal karena keterbatasan waktu, beban administrasi, dan kurangnya pelatihan teknis mengenai penilaian. Guru mengatasi hambatan tersebut dengan mengintegrasikan penilaian ke dalam kegiatan belajar dan bekerja sama dengan guru kelas. Secara keseluruhan, implementasi penilaian sikap dan keterampilan di SDN 91 Rejang Lebong telah mencerminkan prinsip penilaian autentik dalam Kurikulum Merdeka, namun masih membutuhkan peningkatan dalam konsistensi, dokumentasi, dan kompetensi guru agar hasil penilaian lebih objektif dan berkelanjutan.
Peran Guru PAI dalam Menanamkan Nilai Kejujuran pada Peserta didik dalam Pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Wiranata, Erik; Setiawan, Jamil; Aulia, Fairus; Daheri, Mirzon; Taqiyuddin, Muhammad
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai kejujuran pada peserta didik selama pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) di SMA Negeri 2 Rejang Lebong, serta mengidentifikasi strategi, metode, faktor pendukung, dan faktor penghambat dalam proses internalisasi nilai tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru PAI, peserta didik, serta kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sentral sebagai teladan, motivator, dan pembimbing spiritual dalam menanamkan nilai kejujuran pada peserta didik. Nilai kejujuran ditanamkan melalui pembiasaan, nasihat keagamaan, refleksi nilai Islam, serta pemberian keteladanan langsung selama proses penilaian berlangsung. Strategi yang digunakan guru PAI antara lain pendekatan keteladanan, pembiasaan, serta penanaman nilai religius melalui pembelajaran dan evaluasi berbasis karakter. Faktor pendukung keberhasilan antara lain budaya sekolah yang religius, dukungan kepala sekolah, dan kerjasama antar guru; sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya kesadaran peserta didik, pengaruh lingkungan sosial, dan keterbatasan waktu pelaksanaan asesmen.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MEMBINA KECERDASAN SPIRITUAL SISWA DI SMP NEGERI 4 REJANG LEBONG Hanila, Sasi; Marhama, Revan; Hidayatullah, Hafidz; Daheri, Mirzon; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1066

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina kecerdasan spiritual siswa di SMP Negeri 4 Rejang Lebong. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menelusuri bagaimana guru menerapkan pembinaan spiritual di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran sentral sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan dalam membimbing siswa menginternalisasi nilai-nilai Islam. Kecerdasan spiritual dikembangkan melalui keteladanan guru, pelaksanaan kegiatan keagamaan rutin seperti salat dhuha dan tadarus Al-Qur’an, serta pengintegrasian nilai-nilai spiritual dalam proses pembelajaran di kelas.Penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu pembelajaran, motivasi siswa yang rendah, serta pengaruh negatif media sosial. Secara keseluruhan, guru PAI memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk karakter spiritual siswa, meskipun diperlukan kerja sama yang lebih kuat antara sekolah, keluarga, dan lingkungan pendidikan yang lebih luas untuk mengoptimalkan upaya tersebut.Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pembinaan yang holistik, konsisten, dan kontekstual dalam menumbuhkan kecerdasan spiritual pada remaja.
Co-Authors Abdiyantoro, Restu ADELIA, PUTRI Aflia Bela Marinda Ahmad Dibul Amda Ahmad Dibul Amda Ahmad Dibul Amda Ahmad Zain Sarnoto Ahzim, Rezani Aida Rahmi Nasution, Aida Rahmi Aldina, Fauzi Alfauzan Amin Amda, Ahmad Dibul Anbia, Rejabil Andika, Joko Anisa Aspira Aniza Apri Ana Desi Ari Nandi Kuncoro Arisman Arisman Astuti Cendrawati Ramli Atika, Yova Aulia, Fairus Badriyan, Mokhamat Khadik Bagus Kuncoro Bambang Ismaya Botifar, Maria Cakranegara, Pandu Adi Candra Cica Dwi Julianti Dasep Supriatna Deriwanto Deriwanto Deriwanto, Deriwanto Desi, Apri Ana Desiska, Desiska Dewanti, Asri Hajar Edi Nurhidin Elok Nawangsih Emmi Kholilah Harahap, Emmi Kholilah Erik Wiranata Eviliani Eviliani Fairus Aulia Fajri Mediansyah Fauzi Aldina Femalia Valentine Fitri, Mega Fransiska, Jenny Gamar Al Haddar Hadi Prayitno Hamengkubuwono Hamengkubuwono Hamengkubuwono Hanila, Sasi Harahap, Emmi Kholillah Harmi, Hendra Hartini Hartini Hasmirati Hasmirati Hemengkubuwono, Hemengkubuwono Hendra Harmi Hidayatullah, Hafidz Idi Warsah Idi Warsah Idi Warsah Ilham Syah Imron Imron Imron, Imron Iqbal, Moch Irama, Debi Irama, Debi Irama Jenuri Joko Andika Juliana Juliana Juliana Juliana Jumira Warlizasusi Khoirun Nisa Kusen Kusen Lailatul Uzlifah Marhama, Revan Marinda, Aflia Bela Mas'ud Muhammadiah Much Deiniatur Muhammad Resky Muhammad Taqiyuddin Muhammadong Muslim Nana Meily Nurdiansyah Nanda Saputra Novita Sari Nur Agus Salim, Nur Agus Nur Hidayat Nur Kholis Nurhadi Nurlailah Petrus Jacob Pattiasina Pitrawana, Pitrawana Pratiwi, Ayu Indah Rahmaniar, Yessy Ratnawati Ratnawati Rinovian Rais Risa Agus Teguh Wibowo Rohimin Rohimin RR. Ella Evrita Hestiandari Rukmini, Reni Dianti Ruly Morganna Ruly Morganna, Ruly Sabarudin Saputa , Sepriboy Selviani, Ade Setiawan, Jamil Singgih Prastawa Sirajuddin Sirajuddin Slamet Riyadi Slamet Sudarsono Sri Hartati St Rahmah Sugiatno Sugiatno SUHIRMAN SUHIRMAN Sumarto Sumarto Suriyanti Tiara, Meza Utami , Pingki Wahid Hasim Wahyudi Wahyudi Wajnah Wajnah Wakhudin Wakhudin Wanto, Deri Wiranata, Erik Yusron Masduki, Yusron