Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENCEGAHAN STUNTING 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN (HPK) MELALUI PENGABDIAN MAHASISWA KKN DI DESA JORING NATOBANG Mulyani Pohan, Heni; Suryani Harahap, Fatma; Elisa, Elisa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.%p

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi fase kritis dalam pencegahan stunting, sehingga diperlukan peningkatan pengetahuan ibu sebagai pengasuh utama. Tujuan pengabdian ini untuk menganalisis efektivitas program pengabdian mahasiswa KKN dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting pada 1000 HPK di Desa Joring Natobang. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Sasaran pengabdian ini adalah seluruh masyarakat di Desa Joring Natobang. Peserta   yang   terlibat   dalam   kegiatan penyuluhan  ini  sebanyak  20  orang.  Semua  peserta  yang  hadir  berasal  dari  warga lingkungan I sampai IV di Desa Joring Natobang. Hasil pengabdian berhasil meningkatkan pengetahuan ibu-ibu di Desa Joring Natobang tentang pentingnya 1000 HPK dalam pencegahan stunting. Peningkatan pengetahuan ini mencakup pemahaman tentang gizi seimbang selama kehamilan, pentingnya ASI eksklusif, pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat, serta pemantauan pertumbuhan anak secara berkala di posyandu.
HAMBATAN DAN STRATEGI OPTIMALISASI PERAN MAHASISWA KULIAH KERJA NYATA (KKN) DALAM PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA JORING NATOBANG Mulyani Pohan, Heni; Suryani Harahap, Fatma; Elisa, Elisa
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4597-4605

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat prioritas di Indonesia dengan prevalensi 21,6% pada tahun 2022. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) memiliki potensi strategis dalam mendukung percepatan penurunan stunting melalui peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tingkat komunitas. Namun, pelaksanaan program KKN seringkali menghadapi berbagai hambatan yang mengurangi efektivitas kontribusinya. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hambatan-hambatan spesifik yang dihadapi mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan dan merumuskan strategi optimalisasi peran mereka dalam program pencegahan stunting di Desa Joring Natobang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Sampel penelitian dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari mahasiswa KKN (20 orang), Dosen Pembimbing Lapangan (1 orang), pemerintah desa (kepala desa), tenaga kesehatan dan kader Posyandu (2 orang), ibu balita (15 orang). Durasi waktu penelitian selama 4 bulan ( September sampai Januari) Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD).  Hasil penelitian mengidentifikasi hambatan multidimensional yang meliputi hambatan internal dan eksternal. Hambatan internal mencakup keterbatasan pengetahuan aplikatif mahasiswa tentang intervensi keterampilan komunikasi yang belum memadai, pembekalan pra-KKN yang terlalu teoritis. Hambatan eksternal meliputi rendahnya partisipasi masyarakat, resistensi kuat terhadap perubahan praktik tradisional, kesenjangan komunikasi akibat dialek lokal, keterbatasan sarana prasarana dan anggaran, serta koordinasi yang kurang terstruktur dengan stakeholder lokal. Optimalisasi peran mahasiswa KKN sebagai agen perubahan dalam pencegahan stunting memerlukan pendekatan sistemik yang tidak hanya meningkatkan kapasitas individual mahasiswa tetapi juga memperbaiki sistem pelaksanaan KKN, menguatkan kolaborasi multi-stakeholder, dan menyesuaikan strategi intervensi dengan konteks lokal. Keberhasilan program tidak diukur dari penurunan angka stunting dalam waktu singkat, tetapi dari peningkatan awareness masyarakat, penguatan kapasitas lokal, dan terbentuknya fondasi untuk perubahan perilaku jangka panjang yang berkelanjutan pasca-KKN.
PENYULUHAN JAJANAN SEHAT “DETEKSI KANDUNGAN FORMALIN DAN BORAKS” Harahap, Fatma Suryani; Atifah, Yusni; Batubara, Melvariani Syari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v1i1.12-15

Abstract

The role of food additives (BTP), especially preservatives, is becoming increasingly important in line with technological advances in the production of synthetic food additives. Preservatives are used to preserve food that is easily damaged. Lately with many found food products such as tofu, meatballs, noodles and snacks of school children containing harmful chemicals that cause people to be careful in consuming these types of foods. The food is often sold in the school environment by food vendors and sold freely in the community. The majority of school food snacks (PJAS) throughout 2010 still contain hazardous chemicals. As a result of almost every year still found some schoolchildren, especially at the elementary level, experiencing food poisoning. The number of PJAS containing hazardous materials is reflected from the supervision of the Food and Drug Supervisory Agency (BPOM). In this case, devotees have provided direction and counselling about healthy snacks and simple test of snack test containing formalin and borax conducted in workshop activity. The target of this activity is the teachers and elementary school children at SDN 200201 Padangsidimpuan. The number of extension participants is 90 people consisting of teachers and students. The place of execution of activities carried out in SDN 200101 Padangsidimpuan. The implementation method used an experimental method and mentoring. With this activity is expected to provide information and hazard knowledge of chemical content in foods, especially formalin and borax to create a healthy and quality generation.Keywords: Healthy snacks, formalin, borax
PENYULUHAN PENGGUNAAN PESTISIDA ALAMI BAGI KELOMPOK TANI DI DESA HUTANAMALE KEC. PUNCAK SORIK MARAPI MANDAILING NATAL Harahap, Fatma Suryani; Atifah, Yusni; Hasibuan, Iskandar Safri; Abubakar, Abubakar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v1i3.142-148

Abstract

Desa Hutanamale, Kabupaten Mandailing Natal selama ini mengembangkan berbagai tanaman hortilkura. Salah satu tanaman itu adalah kubis yang tumbuh subur di desa yang berada kaki Gunung Sorik Marapi. Seperti beberapa jenis sayuran lainnya, kubis memiliki sifat mudah rusak, berpola produksi musiman dan tidak tahan disimpan lama. Kondisi seperti ini tentu saja merugikan petani sebagai produsen kubis. Insektisida atau pestisida kimia pembasmi serangga hama yang berasal dari bahan kimia sintetis, selama ini telah dianggap juru selamat karena telah memberikan sumbangan yang nyata terhadap program peningkatan produksi pertanian yang sekaligus meningkatkan pendapatan petani. Penggunaan pestisida kimia yang berkelanjutan dapat memberikan dampak buruk bagi lingkungan. Pestisida dari bahan alami memiliki kelebihan antara lain ramah lingkungan, murah dan mudah didapat, tidak meracuni tanaman, tidak menimbulkan resistensi hama, mengandung unsur hara yang diperlukan tanaman, kompatibel digabung dengan pengendalian lain dan menghasilkan produk pertanian yang bebas residu pestisida. Target kegiatan ini adalah kelompok Tani Hortikultura dan Kelompok Tani Karet yang berada di Desa Hutanamale Kecamatan Puncak Sorik Marapi Mandailing Natal. Jumlah peserta penyuluhan sebanyak 25 orang. Tempat pelaksaan kegiatan dilaksanakan di Desa Hutanamle Kabupaten Mandailing Natal. Metode Pelaksanaan yang digunakan adalah metode eksperimental dan pendampingan. Dengan adanya kegiatan ini mitra memahami dampak positif dari penggunaan pestisida alami serta memahami dampak negatif atau buruk yang ditimbulkan oleh penggunaan pestisida kimia secara terus-menerus, mitra sudah mampu membuat dan menghasilkan pestisida alami sendiri yang aman dan ramah lingkungan, mitra mampu mengurangi biaya produksi pertanian dengan memanfaatkan limbah air cucian beras sebagai alternative pengganti pestisida kimia dan pestisida alami terbukti efektif pada sayur kubis.Kata Kunci : Pestisida kimia, pestisida alami, kubis
Effectiveness of the Index Card Match (ICM) Method in Improving Science Learning Outcomes of Student at Ban Eyoh School Thailand Heni Mulyani Pohan; Fatma Suryani Harahap; Hotrina Sitompul; Jalilah Azizah Lubis; Nur Sahara
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 12 (2025): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i12.13493

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of applying the Index Card Match (ICM) method in improving science learning outcomes of students at Ban Eyoh School in Thailand. This study uses a quantitative experimental research design with a Quasi-Experimental Design approach. Data were collected through pretest and posttest administered before and after the implementation of the ICM method. Statistical analysis showed a significant difference between the experimental and control classes, with a sig. value of 0.001 (< 0.05). The average posttest score of the experimental (80.61) was 10.31 points higher than that of the control (70.30). This effectiveness was reinforced by the N-Gain Score of “quite effective” (56%) for ICM, while the control class was “ineffective” (39%). The effectiveness of the ICM learning model is also demonstrated by: 1) A statistically significant difference between the learning outcomes of the experimental group (ICM) and the control group (conventional), 2) A higher posttest average score for the experimental group compared to the control group, and 3) The learning effectiveness level (N-Gain Score) in the experimental class was categorized as “quite effective”, while the control class was “ineffective”. Therefore, ICM can be recommended as an alternative innovative learning model, especially in the context of science learning in a challenging
PERUBAHAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN WARGA BINAAN SETELAH PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK KAYU BEKAS DI LAPAS KELAS IIB PADANGSIDIMPUAN Harahap, Fatma Suryani; Syaputra, Adi; Nasution, Putri Auliani; Sartika, Lidiya; Sipahutar, Andi Jaka; Putri Siregar, Anggina Tiara
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 11, No 1 (2026): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v11i1.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan perubahan pengetahuan dan keterampilan warga binaan setelah mengikuti pelatihan pembuatan produk dari kayu bekas di Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan mendokumentasikan pelaksanaan pelatihan dalam rangka program KKN Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung selama kegiatan, pencatatan proses oleh tim pelaksana, dokumentasi hasil produk, serta tanya jawab singkat dengan peserta dan petugas pendamping. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan merangkum temuan dan mengelompokkan informasi ke dalam tema pemahaman dasar pembuatan produk, kemandirian saat praktik, ketelitian kerja, dan kemampuan menyelesaikan produk. Hasil menunjukkan pelatihan berjalan sebagai praktik berbasis produk dengan tahapan kerja memilih bahan, membersihkan, mengeringkan, mengolah (memotong–merakit), dan finishing. Perubahan pengetahuan tampak dari meningkatnya pemahaman peserta mengenai pemilahan kayu bekas yang layak serta urutan kerja, sedangkan perubahan keterampilan terlihat dari meningkatnya kemandirian, kerapian mengikuti tahapan kerja, dan kemampuan menyelesaikan produk sampai tahap akhir.
Strategi Pengembangan Usahatani Kopi untuk Meningkatkan Produktivitas di Desa Panobasan Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan Siregar, Irmalia Fitri Siregar; Ginting, Nurmaini; Harahap, Fatma Suryani; Lubis, Rafiqah Amanda; Yanty, Dini Puspita; Sargawi, Mansyur
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang memengaruhi usahatani kopi, merumuskan strategi pengembangan, serta menentukan prioritas strategi yang tepat untuk meningkatkan produktivitas kopi di Desa Panobasan, Kecmatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan Analytic Hierarchy Process (AHP). Informan kunci dalam penelitian ini berjumlah 7 orang yang dipilih secara sengaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kekuatan utama usahatani kopi adalah kondisi topografi yang sesuai, cita rasa kopi yang khas, kepemilikan lahan sendiri, serta masa produksi yang panjang. Kelemahan yang dominan antara lain keterbatasan modal, penggunaan teknologi budidaya yang masih konvensional, dan kurangnya penyuluhan pertanian. Dari sisi eksternal, peluang terbesar adalah tingginya permintaan pasar kopi, adanya bantuan bibit dari pemerintah, serta dukungan fasilitas pembiayaan UMKM, sedangkan ancaman yang dihadapi meliputi harga pupuk yang tinggi, fluktuasi harga kopi, dan iklim yang tidak menentu. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi prioritas yang dapat diterapkan adalah meminimalkan kelemahan dengan memanfaatkan peluang (strategi WO). Sedangkan hasil analisis AHP menetapkan bahwa strategi utama yang perlu dilakukan adalah mengembangkan teknologi pasca panen, seperti pengeringan mekanis, agar mutu biji kopi tetap terjaga meskipun cuaca tidak mendukung, memanfaatkan teknologi informasi, media sosial, dan platform e-commerce untuk pemasaran kopi secara lebih luas, dan pendampingan kelembagaan dari Pemda serta dinas-dinas terkait dianggap sebagai strategi yang penting karena berperan sebagai akses dan kontrol terhadap sumber daya.
AAS-Based Multi-Media Diagnostic Approach for Evaluating Heavy Metal Contamination in the Batang Ayumi River Within the Batu Bola Landfill Influence Zone Harahap, Fatma Suryani; Ginting, Nurmaini; Pohan, Heni Mulyani; Samosir, Benny Sofyan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026): In Progress
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.14017

Abstract

This study applies an integrated multi-media approach (river water–sediment–shallow groundwater) to assess heavy metal contamination (Pb, Cu, Cd, Fe, and Hg) along the Batang Ayumi River within the influence zone of the active Batu Bola landfill, a setting rarely evaluated in an integrated manner. Samples were collected from four stations (upstream control to downstream) and analyzed using atomic absorption spectrophotometry (AAS). Fe and Pb emerged as the most responsive indicators of landfill influence: Fe increased downstream and was reflected by accumulation in sediments, while Pb showed greater mobility in river water and nearby wells, suggesting transfer from surface transport to shallow groundwater. Cu peaked upstream, whereas Cd and Hg were relatively stable but detectable across media. Although concentrations remained below applicable standards, the spatial patterns indicate persistent environmental pressure that could intensify without improved controls. By integrating evidence across water, sediment, and groundwater, this study clarifies plausible heavy-metal migration pathways from landfill leachate—surface-water transport, sediment retention, and infiltration toward shallow aquifers—supporting targeted leachate management and long-term multi-media monitoring.
PEMBERDAYAAN WARGA BINAAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN FURNITUR SEDERHANA BERBAHAN KAYU BEKAS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS II B PADANGSIDIMPUAN Suryani Harahap, Fatma; Ali Pratama Bayur Siregar, Rizdy; Cristian Tambunan, Michael; Azhari, Kautsar; Dhini Harahap, Rahma; Rambe, Daud
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.513-520

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan melalui pelatihan pembuatan furnitur sederhana berbahan kayu bekas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan koordinasi, observasi lapangan, penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung. Bahan utama yang digunakan adalah kayu bekas yang diolah menjadi produk furnitur sederhana yang fungsional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari peserta. Secara umum, warga binaan menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pemilahan bahan, tahapan pengerjaan furnitur, penggunaan alat sederhana, serta penyelesaian produk secara bertahap. Selain memberikan keterampilan praktis, kegiatan ini juga memperkuat nilai kemandirian, kerja sama, dan pemanfaatan limbah kayu menjadi produk bernilai guna. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan keterampilan berbasis praktik dapat menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang relevan di lingkungan lembaga pemasyarakatan. 
PERAN PELATIHAN PEMBUATAN MEBEL KAYU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB PADANGSIDIMPUAN Elisa, Elisa; Ginting, Nurmaini; Fuady Dharma Harahap, Andes; Suryani Harahap, Fatma
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 2 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i2.2026.699-709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pelatihan pembuatan mebel kayu dalam meningkatkan keterampilan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan. Pelatihan keterampilan merupakan salah satu bentuk pembinaan yang diberikan kepada warga binaan agar mereka memiliki kemampuan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Salah satu keterampilan yang diberikan adalah pelatihan pembuatan mebel kayu yang memiliki nilai ekonomi serta peluang usaha yang cukup besar.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah warga binaan yang mengikuti pelatihan pembuatan mebel kayu di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan dengan jumlah responden sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase untuk menggambarkan pelaksanaan pelatihan dan tingkat keterampilan warga binaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan mebel kayu telah dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan warga binaan. Sebagian besar responden menyatakan bahwa mereka mampu menggunakan alat pertukangan dengan lebih baik serta mampu membuat produk mebel sederhana setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan ketelitian, kerapian, serta kepercayaan diri warga binaan dalam menghasilkan produk mebel.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan mebel kayu memiliki peran penting dalam meningkatkan keterampilan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk bekerja atau berwirausaha setelah mereka kembali ke masyarakat
Co-Authors Abubakar Abubakar Abubakar Abubakar Abubakar Abubakar Abubakar Abubakar Ade Isma Hasibuan Adelina, Putri Adi Syaputra Adi Syaputra Adriany, Devi Adriany, Devi Agustina Lubis, Fitri Alfiansyah Halomoan Siregar Ali Pratama Bayur Siregar, Rizdy Amanda, Dea Andes Fuady Dharma Harahap Anto Hutagalung, Uli Arfah, Laila Asmaryadi Asmaryadi Asmaryadi Asmaryadi Asmaryadi, Asmaryadi Atifah, Yusni Ayunda Sabrina Sormin, Ayunda Sabrina Azhari, Kautsar Azizah Lubis, Jalilah Baiduri Baiduri Benny Sofyan Samosir Cristian Tambunan, Michael Damayanti, Dina Dea Amanda Dewi Purnamasari, Editha Dhini Harahap, Rahma Dinda Yunita Djoko Widodo Dongoran, Awaluddin Elisa Elisa Elisa Elisa Elisa Elisa Eny Maya Sari Fitri Agustina Lubis Fitriani Fitriani Fuady Dharma Harahap, Andes Hafni Junita Harahap Hamid Marpaung, Paisal Harahap, Mita Lestari Harahap, Safran Efendi Harlem Marpaung Hasibuan, Emdra Syapudra Hasibuan, Iskandar Safri Hasibuan, Jeni Yanti Hasibuan, Nikmah Sari Heni Mulyani Pohan Heni Mulyani Pohan Hotrina Sitompul Hrp, Hafnita Imelda Sari Harahap Irman Puansah Iskandar Safri Hasibuan Jalilah Azizah Jalilah Azizah Lubis Junita, Hafni LAILA TUSSIFAH LUBIS Laila Tussifah Lubis Laila Tussifah Lubis Lubis, Nur Afifah Mabrouk, Anouar Ben Mariska, Revi Martina Martina Martina Martina Masdelima Azizah Sormin Matondang, Anas Munandar Maya Sari, Eny Melvariani Syari Batubara Muhammad Rusdi Mukti Simamora Mulyani Pohan, Heni Nasirsah, Nasirsah Nasution, Fauzan Habibie Nasution, Fauzan Habibie Nasution, Putri Auliani Nur Latifah, Nur Nur Sahara Nur Sahara Nurhalimah, Msy Nurhalimah, Msy. Nurhasana, Nurhasana Nurkholidah Siregar Nurmaini Ginting Nurmaini Ginting Nurmi, Aisyah Paisal Hamid Marpaung Pardede, Janna Khairani Pohan, Ade Rahmi Dani Purba, Happy Sri Rezeki Putri Siregar, Anggina Tiara Rabiyatul Adawiyah Siregar Rabiyatul Adawiyah Siregar Rafiqah Amanda Lubis, Rafiqah Amanda Rambe, Aslamiyah Rambe, Daud Riski Baroroh Ritonga, Eka Nurwani Ritonga, Siti Nurzainab Rizky Ariaji, Rizky Rr. Eko Susetyarini Safran Efendi Pasaribu Sahlan Tuah Samsinar Samsinar Samsinar Samsinar Sargawi, Mansyur Sari, Eny Maya Sartika, Lidiya Silitonga, Yusnita Wahyuni Simamora, Mukti Sipahutar, Andi Jaka Siregar, Indra Praja Siregar, Irmalia Fitri Siregar, Irmalia Fitri Siregar Siregar, Nurkholidah Siregar, Rabiatul Adawiyah Siti Aminah Sofyan Samosir, Benny Sormin, Masdelima Azizah Sukatno Sukatno, Sukatno Sukriah Siregar, Yani Syah Pulungan, Darman Syahruddin Aritonang Syaputra, Adi Tambunan, Muhammad Iqbal H. Tambunan, Muhammad Syarif Tobroni Tobroni Uli Anto hutagalung Wilda Sari Manurung, Patima Yanty, Dini Puspita Youmita, Hotna Yuli Zuhkrina Yunita, Dinda Zuairiah, Patma Zuhkrina, Yuli