Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Aktivitas Antiinflamasi Akut Ekstrak Etanol dan Ekstrak Air Daun Telang (Clitoria ternatea L.) dengan Induksi Karagenan Putri, Ferawati Salempang; Arief, Maryam Jamila; Rusli, Rolan
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Special Issue for 18th Mulawarman Pharmaceu
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v10i1.467

Abstract

Inflamasi akut merupakan respons biologis tubuh terhadap adanya kerusakan jaringan, cedera,  infeksi ataupun paparan senyawa iritan sehingga diperlukan alternatif antiinflamasi dari bahan alam yaitu daun telang.Tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan golongan metabolit sekunder ekstrak etanol dan ekstrak air daun telang, mengetahui aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol dan ekstrak air daun telang pada kaki tikus putih jantan yang diinduksi karagenan. Penelitian ini menggunakan metode paw edema dengan melakukan pengukuran volume radang, kemudian dihitung persen inflamasi dan persen inhibisi radang. Hasil penentuan metabolit sekunder menunjukkan golongan metabolit sekunder yang teridentifikasi pada ekstrak etanol dan air ialah alkaloid, flavonoid, tanin dan steroid. Sedangkan saponin hanya teridentifikasi pada ekstrak air. Efek antiinflamasi yang menunjukkan persen inhibisi terbesar adalah pada jam ketujuh untuk semua kelompok uji, yaitu 42,49% untuk ekstrak etanol kelompok 400 mg/KgBB dan 57,44% untuk kelompok 600 mg/KgBB, serta 44,63% untuk ekstrak air kelompok 0,8% dan 39,74% untuk kelompok 1,2%. Hasil analisis uji One Way Anova persen inhibisi radang menyatakan data signifikan sebesar 0,020 (p<0,05). Uji LSD persen inhibisi radang menunjukkan kelompok ekstrak etanol 600 mg/KgBB dibandingkan dengan kelompok kontrol positif (p>0,05) tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan nilai signifikan sebesar 0,690 sehingga kedua kelompok tersebut memberikan efek antiinflamasi yang sebanding.
Karakteristik dan Pola Pengobatan Analgesik pada Pasien Post Sectio Caesarea di Rumah Sakit X Samarinda Mulahaera M. H, Andi; Rusli, Rolan; Sobah, Nurus
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Special Issue for 18th Mulawarman Pharmaceu
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v10i1.532

Abstract

Metode bedah yang dikenal sebagai operasi caesar digunakan untuk membantu wanita yang tidak dapat melahirkan secara alami. Salah satu efek dari operasi ini ialah timbulnya rasa sakit, yang diobati dengan analgesik. Tujuan dari penulisan ini ialah untuk mengetahui gambaran dan tren terapi analgesik pada pasien di RSIA X Samarinda yang menjalani operasi caesar. Jumlah sampel sebanyak 72 pasien diperoleh dengan melakukan penulisan secara retrospektif menggunakan strategi purposive sampling berdasarkan data medis. Temuan penulisan mengungkapkan bahwa 44,4% pasien termasuk dalam kelompok kehamilan risiko tinggi, usia kehamilan maksimal antara 36 dan 41 minggu, 52,7% pasien bekerja, dan 43,05% pasien tidak bekerja. Ketorolac 30mg ialah analgesik yang paling banyak digunakan (28%). Suntikan intravena ialah metode pemberian yang paling sering digunakan (38,3%). Penurunan skor nyeri terbesar, yang terjadi pada 36% pasien, ialah 1.
Aspek Ekonomi dan Budaya pada Kebijakan Publikasi Jurnal Internasional dalam Dunia Pendidikan Tinggi di Indonesia Rusli, Rolan; Prasetyani, Reyni
Jurnal Riseta Soshum Vol. 1 No. 1 (2024): J Riseta Soshum
Publisher : B-CRETA Publisher (CV. Borneo Citra Kreatama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/57gagn72

Abstract

Publikasi Internasional merupakan kewajiban bagi mahasiswa S3 dan dosen yang akan mengusulkan kenaikan jabatan akademik ke jenjang Professor. Pada publikasi internasional ini ternyata berdampak dalam aspek ekonomi dan budaya bagi suatu bangsa. Kajian pada jurnal ini dilakukan secara deskriptif berdasarkan sumber-sumber yang ada. Hasil kajian yang diperoleh bahwa publikasi internasional sangat berdampak secara ekonomi dengan nilai sekitar Rp. 75 M pertahun. Dengan demikian publikasi internasional sangat berdampak bagi bangsa Indonesia. 
Synthesis and Toxicity Tests of N-Carbothioamide-3-(2,4- Dichlorophenyl)-5-(4-Hydroxy-3-Methoxyphenyl)Pyrazoline Irfan, Muhammad; Meylina, Lisna; Ramadhani, Agung; Rusli, Rolan
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol. 8 No. 1 (2024): J. Trop. Pharm. Chem.
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117, Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus UNMUL Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jtpc.v8i1.612

Abstract

Pyrazoline is an alkaloid compound which has various biological activities such as antibacterial, antifungal, antitumor and anticancer. The compound N-carbotioamide-3-(2,4-dichlorophenyl)-5-(4-hydroxy-3-methoxyphenyl)pyrazoline was successfully synthesized from the basic ingredients 2',4'-dichloro-4-hydroxy-3-methoxychalcone and thiosemicarbazide with sodium hydroxide catalyst at 80°C for 7 hours. The synthesized compound was characterized using 1H-NMR, 13C-NMR, and mass spectroscopy and had a yield of 28.03%. Based on the results of toxicity tests using the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method, this compound has an LC50 value of 44.6 ppm and has the potential to be an antimicrobial compound.
Optimasi Sintesis Nanopartikel ZnO dengan Metode Hidrotermal: Optimization of ZnO Nanoparticle Synthesis using the Hydrothermal Method Rusli, Rolan; Firmansyah, Ganjar; Rosniar, Rosniar; Damayanti, Restu Harisma
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v6i1.1529

Abstract

ZnO is an inorganic material that has many benefits, one of which is in the pharmaceutical field. So far, the synthesis of inorganic materials has been carried out using high temperatures. Research was carried out to synthesize ZnO using hydrothermal at 180°C for 24 hours then burned at temperatures of 300, 600, and 900°C for 6 hours. The compound resulting from synthesis at 180°C was obtained by the compound [Zn(urea)3](NO3)2 which decomposed into ZnO nanoparticle compounds at 300°C to 900°C. ZnO synthesized at temperatures of 300, 600, and 900°C has a hexagonal structure, space group P63/m with lattice parameters a=b= 3.25 Å and c= 5.21 Å and ? = ? = 90° and ? = 120°. The synthesized ZnO has a nanoparticle size in the range of 172-455 nm. Keywords:          ZnO, hydrothermal, synthesis, nanoparticle, hexagonal structure   Abstrak ZnO merupakan material anorganik yang memiliki banyak manfaat, salah satunya dalam bidang farmasi. Selama ini sintesis material anorganik dilakukan menggunakan suhu yang tinggi. Penelitian dilakukan untuk mensintesis material ZnO pada suhu rendah. Metode sintesis material ZnO dilakukan dengan menggunakan hidrotermal pada suhu 180°C selama 24 jam kemudian dibakar pada suhu 300, 600, dan 900°C selama 6 jam. Senyawa hasil sintesis pada 180°C diperoleh senyawa [Zn(urea)3](NO3)2 yang terurai menjadi senyawa nanopartikel ZnO pada 300°C hingga 900°C. ZnO hasil sintesis pada suhu 300, 600, dan 900°C memiliki struktur heksagonal, grup ruang P63/m dengan parameter kisi a=b= 3,25 Å dan c= 5,21 Å serta memiliki sudut ? = ? = 90° dan ? = 120°. ZnO hasil sintesis memiliki ukuran nanopartikel dengan rentang 172-455 nm. Kata Kunci:         ZnO, hidrotermal, sintesis, nanopartikel, struktur heksagonal
Formulasi Sediaan Semisolid Kosmetika Dekoratif Bibir dengan Ekstrak Daun Miana (Plectranthus scutellarioides) sebagai Pewarna Alami Menggunakan Basis Salep Emulsi: Semi Solid Formulation Lips Decorative Cosmetics with Miana Leaf Extract (Plectranthus scutellarioides) as Natural Dye Using the Emulsion Ointment Base Mappapa, Fritlyanti; Rahim, Abdul; Ardana, Mirhansyah; Rusli, Rolan
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v6i2.1765

Abstract

Miana leaves (Plectranthus scutellarioides) are one of the plants that have high levels of anthocyanin pigments, so miana leaves have the potential to be used as a natural dye. Lip color is a cosmetic preparation that is used to color the lips with an artistic touch so that it can improve the aesthetics of facial make-up. This research aims to determine the formula for lip color preparations based on emulsion ointment in various concentrations and to determine the physical characteristics of miana leaf extract lip color preparations. This research method was carried out using an extraction process, making lip color preparations using an emulsion ointment base with concentrations of (F1) 5%, (F2) 10%, and (F3) 15%. Apart from that, physical testing of the preparation (organoleptic test, homogeneity, pH, viscosity, spreadability and stickiness), physical stability test of the preparation (freezethaw method) for 24 days, and testing of the acceptability of the preparation (hedonic test method). The results of miana leaf extract lip color preparations produce successive colors of pink, red and dark red. The physical characteristics are that the three preparations produce a semi-solid consistency, have a distinctive rose aroma, are homogeneous, and show pH, viscosity, spreadability and stickiness that meet the range of values ??required pharmaceutically. Apart from that, stability has been met. The acceptability test results showed that the preparation was acceptable for panelists aged 17-23 years.   Keywords:          Miana leaves (Plectranthus scutellarioides), lip coloring, natural dyes   Abstrak Daun miana (Plectranthus scutellarioides) merupakan salah satu tanaman yang memiliki kadar pigmen antosianin yang tinggi sehingga daun miana dapat berpotensi sebagai bahan pewarna alami. Pewarna bibir merupakan sediaan kosmetika yang digunakan untuk mewarnai bibir dengan sentuhan artistic sehingga dapat meningkatkan estetika dalam tata rias wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula sediaan pewarna bibir dengan basis salep emulsi dalam berbagai konsentrasi serta mengetahui karakteristik fisik sediaan pewarna bibir ekstrak daun miana. Metode penelitian ini dilakukan dengan proses ekstraksi, pembuatan sediaan pewarna bibir menggunakan basis salep emulsi dengan konsentrasi (F1) 5%, (F2) 10%, dan (F3) 15%. Selain itu, pengujian fisik sediaan (uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat), uji stabilitas fisik sediaan (metode freezethaw) selama 24 hari, dan pengujian aseptabilitas sediaan (metode uji hedonik). Hasil sediaan pewarna bibir ekstrak daun miana menghasilkan warna berturut-turut merah muda, merah, dan merah tua. Karakteristik fisik yaitu ketiga sediaan menghasilkan konsistensi semipadat, beraroma khas mawar, homogen, serta menunjukkan pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat yang memenuhi rentang nilai yang dipersyaratkan secara farmasetika. Selain itu, kestabilan telah memenuhi. Hasil uji aseptabilitas menunjukkan sediaan dapat diterima oleh panelis usia 17-23 tahun.   Kata Kunci:         Daun miana (Plectranthus scutellarioides), pewarna bibir, pewarna alami
Analisis kualitas madu lebah (Heterotrigona itama) di Desa Bhuana Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutaikertanegara Novan, Fikri; Zamruddin, Nur Masyithah; Rusli, Rolan
Jurnal Riseta Naturafarm Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Riseta Naturafarm
Publisher : B-Creta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jyjfeh14

Abstract

Masyarakat Indonesia menggunakan madu sebagai campuran pada jamu tradisional untuk meningkatkan khasiat penyembuhan penyakit seperti infeksi pada saluran cerna dan pernafasan, serta meningkatkan kebugaran tubuh. Dalam pemanfaatan madu sebagai bahan herbal tradisional maka madu harus memiliki kualitas baik yang memenuhi standar acuan yang diterapkan pemerintah yaitu (SNI) 8664:2018. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas madu lebah (Heterotrigona itama) di desa bhuana jaya kecamatan tenggarong seberang kabupaten kutaikartanegara. Kualitas madu dapat dilihat dari kadar -5-hydroxymethyl-furfuraldehyde (HMF), kadar air, gula pereduksi (dihitung sebagai glukosa), sukrosa, keasaman, padatan tak larut air, kadar Abu, cemaran logam : timbal (Pb); cadmium (Cd); merkuri (Hg), cemaran arsen (As), dan kadar batas kloramfenikol. Hasil penelitian menunjukan sampel madu lokal memenuhi persyaratan parameter SNI, kecuali uji kadar gula pereduksi, dan keasaman. Sampel madu lokal memenuhi 10 dari 12 persyaratan parameter mutu (SNI) 8664:2018.
Alkaloid Profiling of Kadamba (Mitragyna speciosa Korth. Havil.) Leaves through Chromatographic Separation and UV-Vis Spectrophotometery Analysis Arifuddin, M.; Azmi, Fatur Rahman; Iswahyudi, Iswahyudi; Bone, Mahfuzun; Farrah, Harra Ismi; Arifian, Hanggara; Almeida, Maria; Rusman, Arman; Samsul, Erwin; Riki, Riki; Rija'i, Hifdzur Rashif; Hikmawan, Baso Didik; Junaidin, Junaidin; Febrina, Lizma; Rusli, Rolan; Ibrahim, Arsyik; Ahmad, Islamudin; Herman, Herman
Journal of Pharmaceuticals and Natural Sciences Vol. 2 No. 3 (2025): J. Pharm. Nat. Sci.
Publisher : B-CRETA Publisher (CV. Borneo Citra Kreatama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jpns.v2i3.44

Abstract

Mitragyna speciosa Korth. berasal dari famili Rubiaceae yang banyak tumbuh di daratan negara-negara Asia Tenggara. Tumbuhan ini selain disebut Kratom, khususnya di daerah Kalimantan Timur dikenal juga dengan nama "Kadamba". Mitragyna speciosa Korth. belongs to the Rubiaceae family and is widely found in the mainland of Southeast Asian countries. This plant, known as Kratom, is also referred to as "Kadamba" in East Kalimantan. Kadamba has been used for generations as a traditional medicine and contains predominantly alkaloid compounds, which generally function as analgesics, antitussives, antidiarrheals, adrenergic agents, antimalarials, antibacterials, and antinociceptives. The aim of this research is to determine the isolation and identification methods for alkaloid compounds in Kadamba leaves. In this study, extraction was performed using methanol solvent, followed by fractionation using Vacuum Liquid Chromatography (VLC) and Column Chromatography (CC) with gradient eluents: 100% hexane, n-hexane : Ethyl Acetate (5:1, 1:1, 1:5), 100% Ethyl Acetate, Ethyl Acetate : Methanol (1:1, 1:5), and 100% Methanol. The compounds were then identified using Thin Layer Chromatography (TLC). The isolation process used preparative Thin Layer Chromatography (PTLC) with eluent n-hexane: ethyl acetate: 25% ammonia (6.5:3:0.5 v/v/v), and the spots were observed under UV light at 245 nm and 366 nm. The visible spots were sprayed with Dragendorff's reagent to identify the alkaloid compounds. The results showed that the UV-Vis spectrophotometric characterization of isolate B6-b had two peaks at wavelengths of 288 nm and 294 nm.
NMR-Based Metabolic Profiling and Anticancer Activity of Nephelium ramboutan-ake and Nephelium lappaceum Flesh Febrina, Lizma; Rusli, Rolan; Samsul, Erwin; Rijai, Laode; Ahmad, Islamudin; Rusman, Arman; Hikmawan, Baso Didik; Rija'i, Hifdzur Rashif; Almeida, Maria
Indonesian Journal of Chemistry Vol 26, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.104162

Abstract

In this research, 1H-NMR-based metabolomics assessed the metabolite profiles of two Nephelium species flesh, specifically Nephelium ramboutan-ake and Nephelium lappaceum. Our research findings indicate that the metabolite profile of N. ramboutan-ake is qualitatively identical, although numerically distinct from that of N. lappaceum. The PLSDA data indicate that N. ramboutan-ake possesses elevated concentrations of acetic acid, malic acid, GABA, and succinic acid compared to N. lappaceum. In N. lappaceum, alanine and glucose serve as the distinguishing metabolites. Additionally, the anticancer efficacy of two Nephelium samples was assessed. As a result, the anticancer properties of N. ramboutan-ake were superior to those of N. lappaceum. PLS analysis indicated that GABA exhibited the most positive connection with the anticancer activity of Nephelium samples. These results indicate that the higher GABA concentrations of N. ramboutan-ake have a beneficial effect on its anticancer activity.
Co-Authors Abdul Malik Abdul Rahim Abdul Rahim Absharina Qisthi Azhari Adam M. Ramadhan Ade Purnama Septiani Aditya Fridayanti Afif Ruchaemi Agata Tika Sari Agus Setiawaty Almeida, Maria Alviera Rifka Mahmudyah Alya Ramadhani Amanuddin Amanuddin Anak Agung Gede Prawira Yuda Anasda Amal Fathullah Anggara Joko Pratama Annida Rifaya Annisa Nismaul Husna Ardana, Mirhansyah Arief, Maryam Jamila Arifian, Hanggara Arifuddin, M Arifuddin, Muhammad Arsyik Ibrahim Arwin Widi Astutik Aryanti Aryanti ASNI Atria Kent Ayu Kusumah Dewi Ayu Lestari Ayu Nursidah Azka Rafia Azmi, Fatur Rahman Bambang Prijamboedi Basir, Nindya Yolanda Baso Didik Hikmawan Basri Hasan Bayu Heris Apriyanto Bela Apriliana Ningsih Bone, Mahfuzun Bravo Prisukarno Brigita Olivia Intan Kinam Cahayani, Mega Citra Deliana Dewi Sundari Costansia Clara Dedy Rani Saputra Desta Winanda Desten Prima Desy Apriati Ningsih Deva Ayudhia Septiani Dewi Mayasari Dewi Noorjannah Utami Dewi Rahmawati DEWI RAHMAWATI Deya Apriliana Dian Dwi Cahyadi Diana Ntowe Didi Fadilla Dwi Agustina Dwi Elfira Kurniati Dwi Sri Handayani Ekwan Prasetyo Azlin Elisa Elisa Elsa Edita Elsha Wiguna Sumanti Ema Via Mawadah Erwin Samsul Fairul Muflihah Faisal Ramdani Faisal Riyanda Fajar Prasetya Fajar Prasetya Farah, Harra Ismi Farrah, Harra Ismi Fathiah Olpah Siara Fatimah Az-Zhahra Fika Aryati Firmansyah Firmansyah Firmansyah, Ganjar Fitri Eka Giuliana Fridya Maulitha Fritlyanti Mappapa Gama, Sabaniah Indjar Ganjar Firmansyah Gayuk Kalih Prasesti Gusti Alamsyah Abdil Almajid Hadi Kuncoro Haeruddin Haeruddin Hajrah Hajrah Halimatu Sadiyah Hanggara Arifian Hawa Ode Liya Wati Hendy Kesuma Pribady Henny Hidayah Herlina Argantari Basuki Herlina Ekapratama Dewi Herman Herman Hidayat, G.A Hidayat, G.A Husnul Khatimah Ibrahim, Arsyik Ihdina Aulia Ika Wardani Ilimu, Edi Indah Puspitasari Ingwe Violenneofita Cheiya Islamudin Ahmad Islamudin Ahmad Ismah Nuri Ismunandar Ismunandar ISWAHYUDI ISWAHYUDI Jaka Fadraersada Jannah, Raodhatul Jeryanti Tandi Datu Jessie Elviasari Josanti Pitri Sagala Junaidin, Junaidin Jusmiati Jusmiati Khoirunnisa Khoirunnisa Khoirunnisa Wal Hazimah Kiki Vera Yasmina Laksono Trisnantoro Laode Rijai Laode Rijai Laras Indah Wulandari Lisna Meylina Lithiflika, Ghinaa Fairuuz Liza Kartika Lizma Febrina M Arifuddin M. Arifuddin M. Arifuddin M. Arifuddin, M. M. Rizky Zakaria B.A. Mahdyya Afiana Ramadani Mahfuzun Bone Mahmudah, Febrina Maileh Toding Mappapa, Fritlyanti Maulida, Faizatun Media Yutika Mega Cahayani Mega Rizky Novitasari Miftachul Ainin Chambali Mirhansyah Ardana Mi’atu Khabbah Monang P.S Marpaung Mufti Shofia Amrillah MUHAMMAD AMIR MASRUHIM Muhammad Faisal Muhammad Irfan Mukti Priastomo Mukti Priastomo Mukti Priastomo Mulahaera M. H, Andi Mulia Indah Kusuma Dewi Myra Puspha Hardina Ni Made Sesari Aswinda Niken Indriyanti Nilam Cahaya Nisa Naspiah Nor Yasin Al Amin Norhalimah Norhalimah Novan, Fikri Novianty Indjar Gama Nur Anggreani Nur Mita Nur Rifka Rahmadini Nur Riska Safitri Nur Rohmah Noviati Budiarto Nur Zakiyah Darajat Abdurrahman Nurlansi Nurlansi Nurul Annisa Nurul Fatirah Nurul Fitriani Nurul Handayani Olvira Esa Nurtiwi Onny Ziasti Fricillia Prasetyani, Reyni Putri, Ferawati Salempang Ragil Dwi Atmojo Rahmadani, Agung Rahmat Nur Hidayat Ramadhani, Agung Restu Harisma Damayanti Rija'i, Hifdzur Rashif Rijai, Hifdzur Rashif Rija’i, Hifdzur Rashif Riki RIKI RIKI, RIKI Rimba Hamid RISKA OKTAVIANI Risna Agustina Rizka Amelia Saleh Rizki Duratul Hikma Sambiri Rizki Khairunnisa Rosniah Rosniah Rosniar Rosniar Rusman, Arman Setyowati, Widiastuti Agustina Eko Sheny Clarin Ananta Shinta Christiani Sinta Octaviana Siti Julaicha Sobah, Nurus Sukartiningsih Sukartiningsih Sulistiarini, Riski Sulton Ulfadha Supriatno Supriatno Salam Syamsidar Syamsidar Tirza Jeli Ping Uswatun Hasanah Utari Sugipratiwi VICTORIA YULITA FITRIANI Vidia Prajna Lakhsita Vina Maulidya Vita Olivia Siregar Wahyu Widayat Welinda Dyah Ayu Whenny Whenny Winiaksa Tri Asdini Wisnu Cahyo Prabowo Yelfiani Li&#039;lak Todingan Yolanda Pratiska Yosefin Ida Saptana Yulistian Rindiani Yunaedi Yunaedi Yuni Dwi Anjarwati Yuniar Firsty Oktavia Lantika Yuriska Yudistia Ningrum Zamruddin, Nur Masyithah