p-Index From 2021 - 2026
10.535
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EDUSAINS Journal of Education and Learning (EduLearn) Ta´dib Psikis : Jurnal Psikologi Islami Al Ilmi Pedagogia: Jurnal Pendidikan Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Sawwa: Jurnal Studi Gender Bio Ilmi: Jurnal Pendidikan Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Al Ishlah Jurnal Pendidikan PAEDAGOGIA Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Muaddib : Studi Kependidikan dan Keislaman al-Afkar, Journal For Islamic Studies Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Jurnal Pendidikan dan Konseling SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL INCARE Muaddib: Islamic Education Journal Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Didaktika: Jurnal Kependidikan Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) BUANA GENDER : Jurnal Studi Gender dan Anak Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan Limas Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al'Ulum Jurnal Pendidikan Islam Innovative: Journal Of Social Science Research QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Guruku: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Konseling Pendidikan Islam Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Jurnal Cendekia Ilmiah Ulil Albab Eduprof Edumaspul: Jurnal Pendidikan Sustainable
Claim Missing Document
Check
Articles

Innovation Strategies of Private Madrasah Aliyah Principals in Realizing Sustainable Education Marliat, Marliat; Harto, Kasinyo; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah; Hamidah, Hamidah; Wigati, Indah
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 8 No. 1 (2026): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v8i1.8891

Abstract

This study aims to analyze the innovation strategies of private Madrasah Aliyah principals in realizing sustainable education. The study uses a qualitative approach with a phenomenological method to understand the experiences and leadership practices of madrasah principals in designing and implementing educational innovations. The research was conducted at three private Islamic high schools, namely MAS Nurul Huda Sukaraja, MAS Al-Ikhlas Pametung Basuki, and MAS YPI Sumberharjo in Ogan Komering Ulu Timur Regency, South Sumatra Province, which were selected purposively based on the sustainability of innovation programs and the active involvement of madrasah principals in policy-making. The research data consisted of the innovation strategies of private Madrasah Aliyah principals in realizing sustainable education, which included academic innovation, religious innovation, and vocational innovation, as well as the leadership experiences of madrasah principals in designing and implementing these strategies. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, observations, and documentation studies, and then analyzed thematically through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that the madrasah principals' innovation strategies were developed through three main orientations, namely academic innovation, religious innovation, and vocational innovation. Academic innovation focuses on improving the quality of learning and the continuity of graduates' studies to higher education, religious innovation is directed at strengthening Islamic values and the social role of alumni, while vocational innovation emphasizes the development of life skills to increase the independence and competitiveness of graduates in the world of work. These three strategies are implemented contextually in accordance with the characteristics of the madrasah and the needs of the environment. This study concludes that the innovation strategies of private Madrasah Aliyah principals contribute significantly to the realization of sustainable education, thus emphasizing the importance of innovative leadership in the development of Islamic education that is adaptive and relevant to the demands of the times.
Implementasi Program Integrasi Pendidikan Pra-Nikah, Multikultural, dan Kesehatan oleh Penghulu di Kantor Urusan Agama Ahmad Zarkasyi Mujahid; Yuniar; Afriantoni; Saipul Annur; Indah Wigati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2150

Abstract

Pernikahan merupakan institusi yang memiliki dimensi sosial, budaya, dan kesehatan yang kompleks. Dalam menghadapi tantangan pernikahan di era modern, bimbingan pra-nikah menjadi instrumen penting dalam mempersiapkan calon pengantin agar memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai hak dan kewajiban dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program integrasi bimbingan pra-nikah di KUA Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, khususnya dalam penyampaian materi pendidikan pra-nikah, pendidikan multikultural, dan pendidikan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan penghulu, penyuluh agama, serta calon pengantin, observasi langsung dalam sesi bimbingan, dan analisis dokumen yang relevan. Analisis dilakukan melalui teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan pendekatan triangulasi untuk memastikan validitas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyampaian materi pendidikan pra-nikah masih didominasi oleh metode ceramah satu arah, yang menyebabkan rendahnya partisipasi aktif peserta. Keterbatasan durasi bimbingan juga menjadi kendala utama, sehingga materi yang disampaikan tidak dapat dieksplorasi secara mendalam. Sementara itu, pendidikan multikultural belum mendapatkan porsi yang cukup dalam bimbingan pra-nikah, meskipun perbedaan budaya menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap keharmonisan rumah tangga. Penyampaian materi kesehatan juga masih terbatas, terutama karena kurangnya keterlibatan tenaga medis dalam memberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga. Penelitian ini merekomendasikan perpanjangan durasi bimbingan, penerapan metode pembelajaran yang lebih interaktif, serta peningkatan kerja sama dengan tenaga ahli di bidang kesehatan dan multikulturalisme. Selain itu, program bimbingan pasca-nikah juga disarankan sebagai langkah lanjutan untuk mendukung keberlangsungan rumah tangga yang harmonis. Dengan perbaikan dalam penyampaian materi dan pendekatan yang lebih komprehensif, program bimbingan pra-nikah di KUA Talang Ubi diharapkan dapat menjadi model bagi peningkatan kualitas bimbingan perkawinan di Indonesia.
The Role of Virtual Social Interaction in Driving Adolescent Cognitive Development Based on Piaget's Theory Mahadi, Rahmad; Zahra, Latifatuz; Mananna, M. Albab; Wigati, Indah; Yanti, Fitri Ovi
Al'ulum Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6, No. 1 March 2026
Publisher : Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54090/alulum.936

Abstract

The purpose of the current research is to examine the extent to which social media and online games support Piaget’s notion of adolescents’ ability to think abstractly, reason in a structured way, and develop metacognition. The study relies on a qualitative descriptive method based on the most recent literature from the last five years. The study concluded that social interaction in virtual environments is a space where higher-order thinking, self-reflective thinking, and the ability to think hypothetically and deductively are developed. The ability to think formally and to reason is enhanced through social media and online games, where players must collaborate and engage in discussions. Consequently, what Piaget viewed as the symbiotic relationships between social interaction and knowledge construction should now include the emergence of new digital socialization technologies. Educational practitioners and parents are encouraged to guide the purposeful use of virtual socializations to foster adolescents’ cognitive development.
Peran Perpustakaan Digital dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Gen Z Uswatun Hasanah, Sri; Rahmawati; Hasanah Noor, Farah; Wigati, Indah; Karolina, Asri
HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2025): Agustus
Publisher : HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan informasi teknologi telah mengubah perpustakaan sekolah dari konvensional ke digital, memudahkan akses sumber belajar. Perpustakaan digital meningkatkan minat baca siswa dengan konten variatif seperti e-book dan video pembelajaran. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan peran perpustakaan digital dalam meningkatkan minat baca siswa Gen Z, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pemanfaatannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan pendekatan studi kepustakaan dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan digital berperan penting dalam meningkatkan akses informasi dan motivasi membaca siswa, terutama melalui penyajian konten yang menarik dan mudah dijangkau. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur, literasi digital yang rendah, serta minimnya integrasi perpustakaan digital dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi perpustakaan digital membutuhkan strategi holistik yang mencakup pengembangan koleksi, pelatihan literasi digital, integrasi pedagogis, serta perluasan akses teknologi. Dengan strategi pemilihan konten yang menarik, penambahan koleksi, integrasi dengan pembelajaran, peningkatan kompetensi literasi digital warga sekolah, dan penyediaan akses inklusif, perpustakaan digital dapat menjadi instrumen efektif untuk meningkatkan literasi siswa secara berkelanjutan.
ABRAHAM MASLOW’S HUMANISTIC THEORY IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING IN SCHOOLS Fitri Sania; Indah Wigati; Yuniar; Amilda; Mardeli; Fitri Oviyati
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 1 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i1.7587

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Abraham Maslow’s humanistic theory in Islamic Religious Education (PAI) learning and its implications for the self-actualization of eleventh grade students at SMA Negeri 1 Madang Suku II OKU Timur. The background of this research is based on the predominance of cognitively oriented and teacher-centered PAI learning, which tends to overlook students’ psychological and humanistic needs. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research subjects consisted of PAI teachers and eleventh grade students. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The data analysis technique used the interactive model of Miles and Huberman, which includes three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The data validity technique referred to the concept proposed by Moleong, including credibility testing through source triangulation and technique triangulation, as well as prolonged engagement and reference adequacy. The results indicate that Abraham Maslow’s humanistic theory was implemented contextually through the fulfillment of students’ physiological needs, safety needs, love and belongingness needs, esteem needs, and self-actualization needs within the PAI learning process. The teacher acted as a facilitator who created a safe, comfortable, democratic, and respectful learning environment. The implementation of this theory contributed to increased learning motivation, self-confidence, courage to express opinions, and the development of students’ potential and self-actualization. This study confirms that Abraham Maslow’s humanistic theory is relevant and effective in supporting humanistic, participatory, and meaningful Islamic Religious Education learning.
Internationalization of Education: Quality Improvement or Commercialization? Tajuddin Hamzah; Fajri Ismail; Indah Wigati; Yuniar
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/ejp.v10i1.53

Abstract

Internasionalisasi pendidikan tinggi telah menjadi fenomena global yang signifikan dalam dua dekade terakhir. Namun, konsep ini menimbulkan dualisme persepsi di kalangan akademisi dan pembuat kebijakan. Di satu sisi, internasionalisasi dipandang sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan melalui pertukaran pengetahuan, kolaborasi penelitian internasional, dan pengembangan kompetensi global mahasiswa. Di sisi lain, fenomena ini dikritik sebagai bentuk komersialisasi pendidikan yang mengutamakan keuntungan ekonomi daripada tujuan pendidikan substantif. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur konseptual dan analisis kebijakan untuk mengkaji secara kritis dinamika internasionalisasi pendidikan tinggi. Data dikumpulkan dari jurnal akademik, buku ilmiah, dan dokumen kebijakan internasional yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internasionalisasi pendidikan memberikan dampak positif berupa peningkatan standar akademik, pengembangan kurikulum berbasis global, peningkatan kompetensi lintas budaya, dan penguatan kualitas penelitian melalui kolaborasi internasional. Namun, implementasinya juga menimbulkan tantangan serius termasuk komersialisasi pendidikan, ketimpangan akses bagi mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu, fenomena brain drain, dominasi kurikulum Barat, dan ketergantungan institusional terhadap negara maju. Negara berkembang seperti Indonesia menghadapi kendala struktural berupa keterbatasan sumber daya, kemampuan bahasa asing yang rendah, dan kesenjangan kualitas antarperguruan tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa internasionalisasi pendidikan harus dikelola melalui kerangka kebijakan yang seimbang yang memprioritaskan peningkatan mutu akademik, keadilan akses, pelestarian nilai lokal, dan kemandirian institusional, bukan semata-mata orientasi keuntungan ekonomi.
Dynamics of International Standard Schools in Indonesia: Between Improving Quality and Access Inequality Fiksi Juita; Fajri Ismail; Indah Wigati; Yuniar
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/ejp.v10i1.54

Abstract

This article critically examines the policy dynamics and implementation of International Standard Schools (SBI) and their subsequent transformation into Partnership Education Units (SPK) in Indonesia, with a specific focus on the tension between educational quality enhancement and access inequality. Employing a qualitative research design, this study utilizes comprehensive policy document analysis alongside a systematic literature review of peer-reviewed academic publications from 2020 to 2026. The findings reveal that integrating international curricula, advancing pedagogical teacher competencies, and adopting English as a medium of instruction significantly improve instructional quality and students’ global readiness. Conversely, the implementation faces substantial criticism due to prohibitively high operational costs, urban-centric institutional distribution, and selective admission mechanisms, which collectively risk exacerbating socioeconomic stratification within the national education system. The analysis indicates that the regulatory transition from SBI to SPK reflects a deliberate governmental recalibration aimed at balancing global educational benchmarks with constitutional mandates for equity. This study concludes that optimizing international standard education necessitates inclusive policy interventions, including means-tested financial assistance, targeted infrastructure and teacher development in underserved regions, and rigorous financial transparency mechanisms. Ultimately, implementing these strategic measures can position international standards as effective catalysts for a more inclusive, high-quality, and sustainable national education transformation.
Evaluating the Implementation of an IMTAQ-Based School Program Through the Pancasila Student Profile Strengthening Project at a Public Senior High School in Palembang Sugiyono, Sugiyono; Ismail, Fajri; Karoma, Karoma; Hamidah, Hamidah; Wigati, Indah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 2 (2026): In Progress June 2026
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v18i2.9735

Abstract

This study evaluates the implementation of an IMTAQ-based school program integrated with the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) at SMA Negeri 6 Palembang. The program is intended to strengthen students’ religious character, discipline, responsibility, and social awareness through school culture and project-based learning.This study used a qualitative evaluative case study design based on the CIPP model, covering context, input, process, and product evaluation. Data were collected from 28 informants, including school leaders, teachers, students, school committee representatives, education staff, and supporting personnel. Data collection involved semi-structured interviews, observations, focus group discussions, and document analysis. The data were analyzed through data condensation, coding, data display, conclusion drawing, and verification. Trustworthiness was ensured through source triangulation, method triangulation, member checking, prolonged observation, and audit trail.The context evaluation showed strong alignment between the school’s vision, religious culture, P5 policy, and IMTAQ values. The input evaluation indicated adequate teacher readiness, facilities, planning documents, funding, and stakeholder support, although teacher capacity in integrating IMTAQ values varied. The process evaluation revealed structured implementation through religious habituation, project activities, teacher coordination, and supervision, but classroom-level integration and parental involvement were not fully consistent. The product evaluation showed positive changes in students’ religious behavior, discipline, politeness, social awareness, and creative project outputs, while community impact and sustainability planning still required strengthening.The IMTAQ-based P5 program has strong potential as a contextual model of character education, but future improvement should focus on teacher mentoring, operational assessment rubrics, student reflection, broader community involvement, and systematic follow-up evaluation.
Islamic Education Model in Premarital Counseling: A Study at Religious Affairs Offices in Palembang Sudharmono, Sudharmono; Zuhdiyah, Zuhdiyah; Yuniar, Yuniar; Torik, Muhammad; Wigati, Indah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 2 (2026): In Progress June 2026
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v18i2.9695

Abstract

Premarital counseling at Religious Affairs Offices has often been implemented as an administrative and normative program rather than as a structured educational process. This study aims to construct an Islamic education model for premarital counseling at Religious Affairs Offices in Palembang, Indonesia.The study employed an embedded mixed-methods design, with qualitative inquiry as the primary approach and quantitative data as supportive evidence. Data were collected at three Religious Affairs Offices through interviews, participant observation, document analysis, questionnaires, and pretest–posttest measures involving prospective couples and program facilitators. Qualitative data were analyzed through reduction, categorization, triangulation, and thematic interpretation, while quantitative data were examined using descriptive statistics and paired comparison tests.The findings show that Islamic education in premarital counseling is constructed through three interconnected dimensions. The input dimension includes participant characteristics, facilitator competence, curriculum content, and learning facilities. The process dimension involves value-based instruction, dialogic interaction, case-based learning, experiential activities, and contextual use of learning media. The output dimension is reflected in improved participants’ understanding of Islamic marriage principles, stronger attitudes toward responsibility and mutual respect, and practical readiness in communication, conflict management, family finance, reproductive health, and religious commitment.Premarital counseling can function as a strategic site of non-formal Islamic education when it integrates theological values, adult learning principles, and practical family-life competencies. However, its effectiveness requires curriculum renewal, longer instructional duration, systematic post-counseling support, and continuous facilitator capacity-building. The proposed model offers a framework for strengthening Islamic premarital education and improving family resilience programs in Indonesia.
Transformasi Pedagogis: Landasan Filosofis Dan Teoritis Dalam Pengembangan Model Pembelajaran Modern Meli Puspita; Leny Misdiyanti; Indah Wigati; Suhadi Suhadi
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2211

Abstract

Transformasi pendidikan modern mencerminkan pergeseran paradigma dari transmisi pengetahuan ke konstruksi makna yang dinamis, kontekstual, dan berorientasi masa depan. Studi ini bertujuan untuk meneliti landasan filosofis dan teoretis dalam pengembangan model pembelajaran modern dan implikasinya terhadap praktik pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka, menganalisis 20 sumber akademis yang relevan, termasuk jurnal nasional dan internasional, buku-buku ilmiah, dan karya ilmiah lainnya. Analisis data dilakukan melalui analisis isi yang melibatkan reduksi data, pengkodean, kategorisasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa landasan filosofis pembelajaran modern berakar pada integrasi progresivisme, konstruktivisme, idealisme, realisme, dan pragmatisme, yang menekankan pengalaman, nilai, dan realitas sebagai inti pembelajaran. Sementara itu, landasan teoretis didukung oleh teori behaviorisme, kognitivisme, dan pembelajaran sosial yang menyoroti aktivitas mental, interaksi, dan penguatan perilaku. Secara pedagogis, pembelajaran modern diimplementasikan melalui pendekatan inovatif seperti pembelajaran berbasis proyek, berbasis masalah, dan pembelajaran penemuan, yang mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi. Integrasi teknologi melalui pembelajaran digital dan blended learning meningkatkan fleksibilitas dan adaptabilitas dalam proses pembelajaran. Secara keseluruhan, model pembelajaran modern mewakili sistem holistik, inovatif, dan relevan yang secara efektif mendukung pengembangan potensi peserta didik secara komprehensif.
Co-Authors Abdul Aziz, Siti Fardaniah Abdullah Idi Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah Achmad Fadil Adhelmi, Adhelmi Afriansyah, Dini Afriantoni Ahmad Sibron Ahmad Zarkasyi Mujahid Aldiana Mabrukah Ali Murtopo Amil Salim Amilda Amilda Andika Yulia Astuti Ari Koswara Asiana Asiana Asnilawati Asnilawati Asri Karolina Asri Karolina, Asri Astuti, Resti Tri Ayu Puji Astuti Baharudin Baharudin Baharudin Bastomi Bastomi Bastomi, Bastomi Bella Ramadanti Churairoh, Churairoh Cukup Islamiarso Darmanto Destri Deprianti Dewi, Kurnia Diah Putri Anggun Dinda Rizki Andini Duwi Neli Astuti Dwi Novriyansah, M. Anasrul Dwi Sartika, Indah Dzakia Fifi Mahardini Eka Saputra, Darwin Else Meina Elvira Destiansari Elvy At Taroh Enok Rohayati Eprianto Eprianto Erie Agusta, Erie Erna Dwi Yanti Etrie Jayanti Faisal Fatiqin, Awalul Fauza Yanuarti Pertiwi Fiksi Juita Firiyanto Fitri Ovi Yanti Fitri Oviyanti Fitri Oviyati Fitri Sania Fitriyanti Fitriyanti Gita Aulia Cahyani Hafizul Husni Halimatussa’diyah Halimatussa’diyah Hamidah . Hartan, Win Hasanah Noor, Farah Hasanah, Sri Uswatun Hendri Purnama Sari Hesti Winingsih Holijah Holijah Ida Fitri Ikas Kasenda Ilahiah, Nur Imas Masripah Imas Masripah, Imas Imron Rosyadi Indah Dwi Sartika Irham Falahudin ismail Sukardi Ismail Sukardi, Ismail Ismarani Junia Putri Jumiati Jumiati Karoma Karoma Karoma, Karoma Kartadikarya . Kasenda, Ikas Kasinyo Harto Kurnia Dewi Kurratul aini Kurratul Aini, Kurratul Leny Misdiyanti M. Kharis Fadillah M. Soinun Amrillah Mahadi, Rahmad Mahardini, Dzakia Fifi Mananna, M. Albab Mardeli Maria Febria Orkha Marliat, Marliat Marselina, Novita Maryamah Masnu’ah, Syafira Maya Ferdi Rahayu Meli Puspita Mia Audina, Mia Miftahul Jannah Moh. Ismail Sholeh Moh. Ismail Sholeh Muhamad Solihin Muhammad Ali Murtadho Muhammad Irsyad Saifullah Muhammad Isnaini Muhammad Torik Muhtarom Mukjizat, Lailatul Munir Munir, Munir Mutiara Juliana Putri Nina Nuraini Mabubah Noor, Farah Hasanah Novita, Nursyahbani Chusnul Nur Ilahiah Nurlaela Nurlaela Nyayu Khodijah Nyimas Atika oktamarina, lidia Pandu Jati Laksono Pandu Jati Laksono Patmawati Patmawati Permata, Ending Pipta Juliani Poppy Ersanti Pramadya Valentina Putri, Roza Sartika Putri, Yecha Febrieanitha Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Ramadhani, Sandrina Ratih Novianti Ravensky Yurianty Pratiwi Ravensky Yurianty Pratiwi Ridho Dwi Putra Riswanda, Jhon Robi Yanto Robi yanto Rosalia Rosalia Ruslaini Safutra, Novrian Eka Saipul Annur Salim, Amil Salindry, Agesta Eka Saputri, Erlinda Novriani Selly Anggraini Septi Ardianty Sibron, Ahmad Sofya, Ayu Sudharmono Sudharmono, Sudharmono Sugiyono Sugiyono Suhadi Suhadi, Suhadi Sulton Nawawi Tajuddin Hamzah Takrim, Donna Teguh Kusuma Titi Oktarina Sambadha Torik, Muhammad Ummi Hiras Habisukan Uswatun Hasanah, Sri Weni Lestari Weni Lestari, Weni wildan miftahussurur Wildan Miftahussurur Yanti, Fitri Ovi Yulekah, Siti Yuniar Yuniar Yuniar Yuniar Yuniar Yuniar Yuniar Yuyun Yuniar Zahra, Latifatuz Zainal Berlian Zhafirah Syarafina Zuhdiyah Zuhdiyah Zuhdiyah Zuhdiyah, Zuhdiyah Zulmi Ramdani