p-Index From 2021 - 2026
7.703
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Archive of Community Health Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Kesehatan JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) JPSriwijaya JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Jurnal Gizi Klinik Indonesia SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Seminar Nasional Lahan Suboptimal Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal EnviScience (Environment Science) Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Berdaya Mandiri Science Midwifery Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine JOURNAL LA MEDIHEALTICO Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Social Research Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat JURNAL SANITASI LINGKUNGAN JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Majority Science Journal Environmental Science Journal (esjo) Journal of Multidisciplinary Academic and Practice Studies Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Konsekuensi Kebakaran dan Ledakan Pada Tangki LPG (Liquefied Petroleum Gas) di PT Surya Esa Perkasa Tbk Palembang Desy Indah Permatasari; Elvi Sunarsih; H.A. Fickry Faisya
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.367 KB)

Abstract

Latar Belakang: Kilang LPG memiliki bahaya kebakaran dan ledakan yang dapat terjadi akibat kegagalan pada saat pengolahan, penyimpanan, atau pendistribusian. PT Surya Esa Perkasa Tbk merupakan kilang LPG di Indonesia yang berisiko tinggi terjadinya kebakaran dan ledakan akibat kebocoran LPG pada tangki bermuatan 150 ton. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis konsekuensi kebakaran dan ledakan pada tangki LPG di PT Surya Esa Perkasa Tbk Palembang.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Analisis konsekuensi dilakukan dengan membuat pemodelan kebakaran jet fire, fireball/BLEVE, flammable area/flash fire, dan pemodelan ledakan VCE menggunakan software ALOHA versi 5.4.4. Threat zone terjauh dari beberapa pemodelan tersebut akan dianalisis jumlah populasi pekerja berisiko dan analisis emergency response plan (prosedur, tim, sarana dan prasarana) yang telah diterapkan.Hasil Penelitian: Threat zone pemodelan jet fire mencapai jarak 150 meter, pemodelan BLEVE mencapai jarak 1,3 kilometer, pemodelan flammable area mencapai jarak 911 meter, dan pemodelan VCE mencapai jarak 398 meter. Jumlah populasi pekerja berisiko sebanyak 81 orang. Penerapan Emergency Response Plan (ERP) dilihat dari aspek prosedur, tim, serta sarana dan prasarana tanggap darurat untuk pekerja sudah baik tetapi belum terdapat ERP yang ditujukan untuk masyarakat sekitar.Kesimpulan: Pemodelan BLEVE memiliki konsekuensi terjauh mencapai 1,3 kilometer dengan jumlah populasi pekerja berisiko sebanyak 81 orang, dan ERP yang telah diterapkan oleh PT Surya Esa Perkasa Tbk untuk pekerja sudah baik tetapi belum memiliki ERP untuk masyarakat sekitar.
Analisis Determinan Lingkungan Fisik dan Perilaku Preventif Terhadap Kasus Filariasis di Kecamatan Talang Kelapa dan Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin Rahayu Hasti Komaria; H.A Fickry Faisya; Elvi Sunarsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.136 KB)

Abstract

Latar Belakang: Filariasis merupakan infeksi yang disebabkan oleh cacing filaria melalui perantara nyamuk yang bersifat menahun jika tidak diobati akan menimbulkan cacat permanen pada kaki, lengan, payudara dan alat kelamin. Secara tidak langsung keberadaan lingkungan rumah yang tidak memenuhi syarat dan perilaku yang memicu adanya kontak dengan nyamuk dapat menjadi faktor penyebab terjadinya filariasis. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan menyebutkan bahwa Kabupaten Banyuasin merupakan daerah dengan kasus filariasis tertinggi di Sumatera Selatan dengan mikrofilaria rate sebesar 1,5%. Terdapat sebanyak 142 kasus kronis yang ada di Kabupaten ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor lingkungan fisik dan perilaku preventif terhadap kasus filariasis di Kecamatan Talang Kelapa dan Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin.Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian case control study. Jumlah sampel sebanyak 87 terdiri dari 29 kasus dan 58 kontrol dengan metode total sampling (dengan nilai ⍺=0,05 dan β=20%). Analisa data dilakukan secara bivariat dan multivariat dengan menggunakan uji chi-square. Kemudian data disajikan dalam bentuk tabel dan narasi untuk menginterpretasikan data tersebut.Hasil Penelitian: Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara celah pada dinding, penutup pada flavon, tempat perkembangbiakan vektor, perilaku menghindari gigitan nyamuk dan perilaku keluar rumah pada malam hari dengan kejadian filariasis. Tidak ada hubungan untuk pemasangan kasa pada ventilasi dan perilaku minum obat dengan kejadian filariasis. Hasil analisis multivariat didapatkan  bahwa faktor yang dominan berhubungan dengan kasus filariasis adalah keberadaan celah pada dinding dan adanya genangan air sebagai tepat perindukan potensial nyamuk.Kesimpulan: Faktor determinan lingkungan fisik dan perilaku preventif yang berhubungan dengan kejadian filariasis di Kecamatan Talang Kelapa dan Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin adalah keberadaan celah pada dinding dan adanya genangan air sebagai tempat perindukan potensial nyamuk.
Analisis Determinan Kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) Pada Petani Penyadap Pohon Karet di Desa Karang Manik Kecamatan Belitang II Kabupaten OKU Timur Veni Selviyati; Anita Camelia; Elvi Sunarsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.377 KB) | DOI: 10.26553/jikm.2016.7.3.198-208

Abstract

Latar Belakang: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan suatu kelainan akibat penekanan saraf medianus pada terowongan karpal di pergelangan tangan dengan gejala utama berupa kesemutan dan rasa nyeri yang menjalar ke jari serta tangan yang dipersarafi oleh saraf medianus, disertai rasa kebas, kelemahan otot, kekakuan dan kemungkinan atrofi otot. Penelitian yang dilakukan di Purbalingga menunjukkan 47,2% dari responden mengalami dua sampai lima keluhan kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Tujuan penelitian ini menganalisis determinan kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada petani penyadap pohon karet di Desa Karang Manik.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif analitik dengan menggunakan desain studicross sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 101 petani penyadap pohon karet. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Proportional Stratified Random Sampling yang memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh dengan cara wawancara menggunakan kuesioner dan observasi lapangan. Penelitian dilakukan di Desa Karang Manik Kabupaten OKU Timur.Hasil Penelitian: Ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin (p=0,011), masa kerja (p=0,020), lama kerja (p=0,013), postur tangan (p=0,017), dan gerakan berulang (p=0,036) dengan kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Sedangkan usia (p=0,057) tidak mempunyai hubungan yang bermakna dengan kejadian CTS.Kesimpulan: Responden yang mengalami keluhan CTS pada petani penyadap pohon karet menunjukkan 68 (67,3 %) responden, untuk menghindari keluhan kejadian CTS, disarankan petani melakukan istirahat teratur, melakukan olahraga tangan dengan peregangan pada pergelangan tangan.
Analisis Risiko Kesehatan Paparan Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) pada Pedagang Kaki Lima di Terminal Ampera Palembang Tahun 2015 Gita Arista; Elvi Sunarsih; Rini Mutahar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.086 KB)

Abstract

Latar Belakang: Terminal merupakan suatu lokasi yang menghasilkan polusi udara akibat dari kegiatan transportasi yang dilakukan. Penggunaan transportasi kendaraan bermotor akan menghasilkan berbagai macam gas diantaranya NO2 dan SO2. Pada konsentrasi tertentu NO2 dan SO2 dapat memberikan efek terhadap gangguan kesehatan misalnya gangguan pernafasan, iritasi tenggorokan dan iritasi mata.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode analisis risiko kesehatan lingkungan. pedagang yang menjadi sampel dalam penelitian ini ada sebanyak 84 orang. Teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Variabel yang digunakan adalah konsentrasi NO2, konsentrasi SO2, inhalation rate (R), waktu pajanan, frekuensi pajanan, durasi pajanan, berat badan, periode waktu rata-rata, RfC, tingkat risiko. Teknik analisa data secara univariat. Data disajikan dalam bentuk tabel serta narasi untuk menginterpretasikan data tersebut.Hasil Penelitian: Pedagang kaki lima di Terminal Ampera Palembang memiliki berat badan kurang dari 65,57 kg sebesar 54,8%, waktu pajanan ≤8 jam/hari sebesar 54,8%, frekuensi pajanan ≤362 hari/tahun sebesar 98,8%, durasi pajanan ≤10 tahun sebesar 57,1%, intake NO2≤0,00132 mg/kg/hari sebesar 50%, intake SO2 0,00677 mg/kg/hari sebesar 50%, RQ NO2>1 sebesar 0%, RQ SO2>1 sebesar 11,9%, RQ SO2>1 berjenis kelamin laki-laki sebesar 80%, dan RQ SO2>1 berasal dari titik pengukuran ke empat sebesar 40%.Kesimpulan: Paparan Nitrogen Dioksida (NO2) pada pedagang kaki lima di Terminal Ampera Palembang tidak memberikan risiko, sedangkan paparan Sulfur Dioksida (SO2) memberikan risiko terhadap 10 orang pedang kaki lima di Terminal Ampera Palembang.Kata Kunci: Analisis risiko kesehatan lingkungan, Nitrogen Dioksida (NO2), Sulfur Dioksida (SO2), pedagang kaki lima, terminal
Hubungan Kualitas Udara dalam Ruangan Asrama Santriwati dengan Kejadian Ispa di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum dan Al-Ittifaqiah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2015 Lara Sat; Elvi Sunarsih; A. Fickry Faisya
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.894 KB)

Abstract

Latar Belakang: ISPA adalah penyakit saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh agen infeksius yang ditularkan dari manusia ke manusia. Tingginya kasus ISPA ditemukan di dua Pondok Pesantren yaitu pada Pondok Pesantren Raudhatul Ulum sebanyak 178 kasus dan Al-Ittifaqiah sebanyak 231 kasus.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Lokasi penelitian di asrama santriwati Pondok Pesantren Raudhatul Ulum dan Al-Ittifaqiah. Populasi penelitian ini adalah seluruh santriwati di kedua pondok pesantren tersebut dengan total sampel 72 santriwati. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian ISPA pada santriwati, variabel independen dalam penelitian ini adalah Kualitas fisik udara (suhu, pencahayaan, kelembaban, laju ventilasi), kualitas biologi udara (angka kuman udara), kepadatan hunian, prilaku membersihkan ruangan, dan prilaku membuka jendela.Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling dengan metode Stratified sampling. Analisa data dilakukan dengan uji chi-square.Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat diperoleh adanya hubungan yang signifikan pada suhu p= 0,013, kepadatan hunian p= 0,003, perilaku membersihkan ruangan p= 0,001, dan perilaku membuka jendela p= 0,012 terhadap kejadian ISPA. Tidak ada hubungan yang signifikan pada pencahayaan p= 0,401, kelembaban p = 0,170, laju ventilasi p = 0,489, dan angka kuman udara p = 0,170 dengan kejadian ISPA.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara suhu, kepadatan hunian, perilaku santriwati membersihkan ruangan, dan perilaku membuka jendela dengan kejadian ISPA.Kata Kunci: ISPA, lingkungan fisik, angka kuman udara.
Analisis Perilaku Sopir Bus Kota terhadap Uji Emisi Kendaraan sebagai Pencegahan Pencemaran Udara di Palembang Yustini Ardillah; Elvi Sunarsih; Imelda Purba
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.933 KB)

Abstract

Latar Belakang : Pencemaran udara semakin memburuk dewasa ini. Pencemaran udara berasal dari industri, transportasi dan aktivitas rumah tangga. Transportasi berkontribusi 70% terjadinya pencemaran udara dan emisi kendaraan sendiri dipengaruhi beberapa faktor dan salah satunya adalah perilaku pengemudi dalam mengemudi dan merawat kendaraan.Metode : Desain penelitian ini adalah cross sectional study. Sampel penelitian adalah 80 sopir bus kota di sekitar Kota Palembang yang pernah mendapatkan informasi tentang uji emisi. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui wawancara dan pengambilan sample secara accidental. Analisis data menggunakan analisis univariat dan chi-square untuk bivariat. Penelitian ini menganalisis perilaku pengemudi terhadap uji emisi kendaraan yang dipengaruhi oleh variabel independen yaitu sikap, pengetahuan, usia, pendapatan, tingkat pendidikan, sumber informasi.Hasil Penelitian : Hampir separuh responden memiliki perilaku buruk terhadap uji emisi kendaraan. Sisanya yang lain telah melakukan uji emisi untuk memenuhi prosedur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada signifikansi hubungan antara perilaku dengan umur (p=0,000), masa kerja (p=0,000), pendapatan (p=0,000), pengetahuan (p=0,000) dan sikap (p=0,009) dan tidak ada signifikansi hubungan antara perilaku dengan pendidikan (p=0,085) dan sumber informasi (p=0,06).Kesimpulan : Perilaku uji emisi pada sopir bus kota lebih banyak yang berperilaku baik tetapi uji emisi yang mereka lakukan hanya sebatas prosedur dari uji kelayakan kendaraan bukan pada tahap kenapa uji emisi penting untuk dilakukan, sehingga peneliti menyarankan agar pemerintah Kota Palembang memaksimalkan promosi dan penegakan hukum mengenai uji emisi kendaraan bermotor.Kata kunci : Pencemaran udara, uji emisi kendaraan bermotor, perilaku.
Hubungan Pajanan Timbal dengan Gangguan Tidur Insomnia pada Petugas Retribusi Terminal Indralaya Ogan Ilir Tahun 2014 Sthevani Eka Purnama; A.Fickry Faisya; Elvi Sunarsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.94 KB)

Abstract

Latar Belakang: Salah satu polutan udara adalah Pb yang berasal dari emisi kendaraan bermotor. Pb dalam bentukTetra Ethyl Lead (TEL) dan Tetra Methyl Lead (TML) yang ditambahkan ke dalam bahan bakar kendaraan bermotor untuk meningkatkan nilai oktan. Tingginya lalu lintas kendaraan bermotor juga meningkatkan kadar timbal di udara dan dalam tubuh manusia yang terpajan Pb terus-menerus sehingga perlu dilakukan ambient monitoring dan personal moniotring. Salah satu profesi yang berisiko adalah terpajan Pb setiap hari adalah petugas retribusi di Terminal Indralaya Ogan Ilir. Terminal Indralaya berbagai jenis kendaraan bermotor dengan jumlah minimal 2300 unit per hari. Salah satu gejala dari efek toksisitas Pb adalah insomnia. Berdasarkan hasil survei pendahuluan dengan jumlah sampel 6 responden dari 40 orang, didapatkan bahwa 66.7% petugas retribusi mengalami insomnia. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis terhadap kejadian insomnia tersebut.Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari 38 orang responden dan dua titik lokasi kerja yakni Pos Timur dan Pos Barat Terminal Indralaya Ogan Ilir. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Informasi dikumpulkan melalui wawancara, pengukuran kadar Pb udara dan analisa laboratorium kadar Pb rambut responden.Hasil Penelitian: Terdapat hubungan antara kadar Pb dalam rambut (p-value 0.01), konsumsi kopi (p-value 0.04) dan konsumsi minuman berenergi (p-value 0.04) dengan kejadian insomnia.Kesimpulan: Ada hubungan antara pajanan logam berat Pb dan insomnia. Sehingga disarankan untuk memperbaiki pola kerja dan pola hidup individu agar mendapatkan kualitas tidur yang baik.Kata Kunci: Pajanan Pb, insomnia, Terminal Indralaya Ogan Ilir
Hubungan Sanitasi Perumahan dengan Keberadaan Jentik Aedes sp. di Wilayah Kerja Puskesmas Kutaraya Kayu Agung Dhita Herlyana; Elvi Sunarsih; Yustini Ardillah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.659 KB)

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan sanitasi tidak terlepas dari lingkungan perumahan yang menjadi tempat atau sumber permasalahan sanitasi. Masalah sanitasi tersebut seperti kepadatan jentik yang berada di lingkungan sekitar perumahan. Tujuan dari penelitian ini menganalisis hubungan sanitasi perumahan dengan keberadaan jentik Aedes sp. di wilayah Puskesamas Kutaraya Kayu Agung.Metode: Penelitian ini menggunakan desain studycross-sectional, populasi adalah seluruh rumah atau bangunan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kutaraya dan sampel sebanyak 101 rumah dan bangunan yang sudah diperhitungkan menggunakan rumus uji hipotesis dua proporsi. Pengambilan sampel dengan teknik Cluster Random Sampling. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner dan checkilst kemudian analisis data yang dilakukan adalah univariat, bivariat menggunakan chi square test danFisher Exact.Hasil Penelitian: Berdasarkan analisis bivariat terdapat hubungan antara keberadaan barang bekas dengan kepadatan jentik Aedes sp. ρ-value (0,001), keberadaan tempat penampungan air/ kontainer dengan kepadatan jentik dengan ρ-value (0,000) dan terdapat hubungan antara keberadaan pakaian menggantung dengan kepadatan jentik Aedes sp. dengan ρ-value (0,002). Nilai DF pada tingkat 6 dan 7, HI sebesar 43% dan BI 72%.Kesimpulan: Variabel yang berhubungan dengan kepadatan jentik Aedes sp. yaitu keberadaan barang bekas, keberadaan tempat penampungan air/kontainer dan keberadaan pakaian tergantung. Saran dari hasil penelitian ini antara lain menjaga dan memperhatikan kondisi sanitasi lingkungan agar terhindar dari tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD sehingga dapat menurunkan jumlah populasi dari nyamuk tersebut.Kata kunci: Sanitasi, jentik Aedes sp.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Timbulnya Keluhan Gangguan Pernapasan pada Pekerja Mebel Jati Berkah Kota Jambi Poppy Fujianti; Hamzah Hasyim; Elvi Sunarsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.038 KB)

Abstract

Latar Belakang: Industri pengolahan kayu merupakan industri yang perkembangannya pesat dan menyerap banyak tenaga kerja. Industri jenis ini memiliki kerugian yaitu dapat menghasilkan polusi berupa debu kayu. Debu kayu merupakan bahan partikulat yang apabila masuk ke dalam sistem pernapasan manusia dapat menimbulkan gangguan pernapasan pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi keluhan gangguan pernafasan pada pekerja mebel Jati Berkah.Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan desain cross sectional yang dilakukan pada 33 orang pekerja mebel Jati Berkah sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah total sampling dengan ketentuan dipenuhinya syarat inklusi dan eksklusi. Data yang diperoleh dalam penelitian diolah dengan menggunakan program SPSS serta dilakukan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square dan Fisher’s Exact.Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat penelitian, menyatakan bahwa: ada hubungan antara kadar debu(p=0,016, OR=14,29), umur (p=0,016, OR= 8,4) masa kerja (p=0,003, OR=17,875), lama paparan (p=0,009, OR=14,667) dan penggunaan alat pelindung diri (APD) (p=0,027, OR=6,4) dengan timbulnya gejala gangguan pernapasan pada pekerja. Tidak ada hubungan antara status gizi (p=1,000, OR=1,818) dan status merokok (p=0,630, OR=2,588) dengan timbulnya gejala gangguan pernapasan pada pekerja.Kesimpulan: Timbulnya gejala gangguan pernapasan pada pekerja mebel Jati Berkah dipengaruhi olehfaktor-faktor kadar debu, umur, masa kerja, lama paparan dan penggunaan APD. Saran dari penelitian ini adalah agar pemilik usaha mebel jati Berkah memperbaiki luas dan tata ruang kerja, memasang local exhaust di ruang kerja berkadar debu tinggi serta mendistribusikan APD kepada pekerja dengan lebih merata dan teratur.Kata Kunci: Debu kayu, industri rumah tangga mebel, gangguan pernapasan
Analisis Adar Timbal (pb) dalam Rambut dan Hipertensi pada Pekerja PT Bukit Asam Unit Dermaga Kertapati Dini Arista Putri; Amrina Rosyada; Elvi Sunarsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.686 KB) | DOI: 10.26553/jikm.2018.9.1.21-27

Abstract

Latar Belakang: PT. Bukit Asam Unit Dermaga Kertapati melakukan proses pembongkaran batubara dari kereta ke kapal tongkang. Kemudian dari kapal tongkang batubara yang didistribusikan untuk digunakan sebagai pembangkit Listrik. Timbal dalam Batubara yang masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya hipertensi karena langsung mempengaruhi sistem peredaran darah, sehingga penelitian inibertujuan untuk menganalisis adanya kandungan Timbal di batubara yang terakumulasi pada rambut pekerja PT. Bukit Asam Unit Dermaga Kertapati yang dihubungkan dengan penyakit hipertensi.Metode: Penelitian ini dilakukan di PT. Bukit Asam Unit Dermaga Kertapati menggunakan desain crosssectional dengan jumlah sampel sebesar 38 orang dengan analisis multivariat, dimana pengumpulan data sampel rambut dianalisis menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) dan kuesioner yang dibagikan kepada responden.Hasil Penelitian: Hasil analisis statistik menunjukkan setiap kenaikan 1 tahun usia risiko meningkat 1,15 kali untuk menderita hipertensi, IMT kategori over weight berisiko 5,87 kali untuk menderita hipertensi dibandingkan IMT normal. Kebiasaan minum kopi berisiko 1,4 kali untuk menderita hipertensi, setiap kenaikan 1 tahun masa kerja risiko meningkat 1 kali untuk menderita hipertensi.Kesimpulan: Kadar timbal di rambut dengan hipertensi, setiap kenaikan 1 satuan kadar timbal risiko hipertensi menurun sebesar 0,975 dengan faktor perancu yaitu usia. Sehingga perlunya penggunaan masker pada pekerja sekitar area produksi batubara untuk mengurangi paparan timbal.
Co-Authors A. Fickry Faisya A. Fickry Faisya A.Fickry Faisya Abelia Anggraini Achmad Fickry Faisya, Achmad Fickry adelina irmayani lubis Ahmad Fickry Faisya Alam Fajar, Nur Alexander Alexander, Alexander Ambari, Ambari Ambarsari, Ambarsari Amri Anwar Sanusi Amrina Rosyada Amrina Rosyada Amrina Rosyada Ananingsih, Esti Sri Anggun Budiastuti Anggun Budiastuti Anggun Wafiq Nurhaliza Ani Nidia Listianti Ani Nidia Listianti, Ani Nidia Anita Camelia Anita Camelia Anita Camelia Anita Rahmiwati Anita, Anita Riantina Apriliani, Ferenadia Ardila, Yustini Arista Putri, Dini Arista, Dini Arisusanto, Wahyu Puput Arum Setiawan AS Clarissa Putri Aulia Asmaripa Ainy Astuti, Syurmi Ayu Tri Darmawati Ayu Tri Darmawati, Ayu Tri Aziatri, Suci Wulanda Azzarah, Nurahma Dania Budiastusti, Anggun Cahyono, Rahman Tri Cerah Puspinarti Chairil Anwar Chairil Anwar Daniel, Risyad Aldian Desheil Andarini Desheila Andarini, Desheila Desri Maulina Sari Dessy Widiyaristi Desy Indah Permatasari Desy Indah Permatasari, Desy Indah Dhita Herlyana Dini Arista Putri Dwi Fitriani Dwi Septiawati Dwi Septiawati Dwi Septiawati Dwi Septiawati, Dwi Egit, Khaifagita Fitriand Erman, Ery Etrawati, Feny Fadilah, Nani Ummi Fakhriyatiningrum, Fakhriyatiningrum Fatmalina Febry Fickry Faisya, Fickry Firdaus, Qonita Rizqina Fitriansyah, Aidil Garmini, Rahmi Gita Arista Gita Arista, Gita H, Swara Mega H. A Fickry Faisya H.A Fickry Faisya H.A. Fickry Faisya Hade Septiad Haerul Latif Hamzah Hasyim Hanifah, Arindi Dinda Harun Alrasid Hasanah, Swara Mega Herlyana, Dhita Dhita Hervilanti, Putri Hisar M Manalu Iche Andriyani Liberty, Iche Andriyani Imelda Gernauli Purba, Imelda Gernauli Indah Yuliana Inoy Trisnaini Inoy Trisnaini Inoy Trisnaini Inoy Trisnaini intan permata sari Intan Permatasari Iwan Stia Budi Januarsi, Riska Jhon Wesly Sitanggang Junisa Anggraini Kartika, Tarisa Putri Kiki Sulaningsi Kirana, Tharisya Ayu Ladyka Viola Aulia Armawan Lara Sat Lara Sati, Lara Laura Dwi Pratiwi Legiran Legiran Lestari Permata Putri, Rizki Lestari, Peggy Ayu Lewinsc, Maurend Yayank Lewinsca, Maurend Yayank Lidyasari Sitindaon, Silvy Dwi Lionita, Widya Liveona, Nise Melanie Boursnell Minarti Minarti MINARTI, MISNA Misnaniarti Misnaniarti Mohammad Zulkarnain Mufazoh Muntaha, Amar MUSTIKA FATIMAH Nabila, Sri Aisyah Nabilla, Intan Najmah, Najmah Nani Ummi Fadilah Naqida, Naqida Rahma Fery Navianti, Diah Novita Eva Santi Novitrie, Ayu Novrikasari Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nurhayati Nurhayati Nurjazuli Nurjazuli Nurmalia Ermi Nurul Fitriani Octaviana, Sinta Okky Assetya Pratiwi Okky Assetya Pratiwi, Okky Assetya Oktari, Vivi Oktariani, Dhea Tri Oktivaningrum, Rafika P, Widya Ayu Poppy Fujianti Poppy Fujianti, Poppy Priyadi Priyadi Putri, Dini Arista Putri, Dini Arista Putri, Refanisa R, Inas Tri Rahayona, Detrilice Rahayu Hasti Komaria Rahayu Hasti Komaria, Rahayu Hasti Rahma Sari, Indah Rahmadina, Frisca Rahmah, Silvi Aulia Rahmat Izwan Heroza Rahmatillah Razak, Rahmatillah Rahmi Garmini Ramadhanti, Inas Tri Ramadhona, Syifa Aulia Ranti Ekasari, Ranti Razak, Rahmatiilah Retno Sundari Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rini Mutahar Rizka Eka Putri Rizza Umaya Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rosyada, Amrina S, Yoerdy Agusmal Saputra, Yoerdy Agusmal Sari, Rini Maya Sari, Siti Nabila Seni Pusyani Serly Santiyah, Serly Santiyah Sitanggang, Jhon Wesly Sonlimar mangunsong Sopianti, Maya Sri, Dwi Irma Mayang Sthevani Eka Purnama Sthevani Eka Purnama, Sthevani Eka Sugiharti, Tri Suheryanto Suheryanto Suheyanto Suheryanto Syafhira, Adinda Syafitri, Novida Syafran Arrazy Taufik Kurrohman Tri Sugiharti Veni Selviyati Veni Selviyati, Veni Vera Utami Vera Utami, Vera Vradonal, Herzi Widia Eka Susanti Widia Eka Susanti, Widia Eka Wulandari, Wiwiet Yossi Melya Fitri Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuliarti Yuliarti Yundari, Yundari Yunindyawati Yunindyawati Yustini Ardillah Yustini Ardillah Yustini Ardillah, Yustini Zein, Rahma Mulya Zulkarnain, Mohammad