p-Index From 2021 - 2026
8.761
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Archive of Community Health Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Kesehatan JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) JPSriwijaya JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Jurnal Gizi Klinik Indonesia SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Seminar Nasional Lahan Suboptimal Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal EnviScience (Environment Science) Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Berdaya Mandiri Science Midwifery Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine JOURNAL LA MEDIHEALTICO Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Social Research SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Majority Science Journal Environmental Science Journal (esjo) ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Diseases Studies Journal of Multidisciplinary Academic and Practice Studies Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pajanan Timbal dengan Gangguan Tidur Insomnia pada Petugas Retribusi Terminal Indralaya Ogan Ilir Tahun 2014 Sthevani Eka Purnama; A.Fickry Faisya; Elvi Sunarsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Salah satu polutan udara adalah Pb yang berasal dari emisi kendaraan bermotor. Pb dalam bentukTetra Ethyl Lead (TEL) dan Tetra Methyl Lead (TML) yang ditambahkan ke dalam bahan bakar kendaraan bermotor untuk meningkatkan nilai oktan. Tingginya lalu lintas kendaraan bermotor juga meningkatkan kadar timbal di udara dan dalam tubuh manusia yang terpajan Pb terus-menerus sehingga perlu dilakukan ambient monitoring dan personal moniotring. Salah satu profesi yang berisiko adalah terpajan Pb setiap hari adalah petugas retribusi di Terminal Indralaya Ogan Ilir. Terminal Indralaya berbagai jenis kendaraan bermotor dengan jumlah minimal 2300 unit per hari. Salah satu gejala dari efek toksisitas Pb adalah insomnia. Berdasarkan hasil survei pendahuluan dengan jumlah sampel 6 responden dari 40 orang, didapatkan bahwa 66.7% petugas retribusi mengalami insomnia. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis terhadap kejadian insomnia tersebut.Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari 38 orang responden dan dua titik lokasi kerja yakni Pos Timur dan Pos Barat Terminal Indralaya Ogan Ilir. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Informasi dikumpulkan melalui wawancara, pengukuran kadar Pb udara dan analisa laboratorium kadar Pb rambut responden.Hasil Penelitian: Terdapat hubungan antara kadar Pb dalam rambut (p-value 0.01), konsumsi kopi (p-value 0.04) dan konsumsi minuman berenergi (p-value 0.04) dengan kejadian insomnia.Kesimpulan: Ada hubungan antara pajanan logam berat Pb dan insomnia. Sehingga disarankan untuk memperbaiki pola kerja dan pola hidup individu agar mendapatkan kualitas tidur yang baik.Kata Kunci: Pajanan Pb, insomnia, Terminal Indralaya Ogan Ilir
Hubungan Sanitasi Perumahan dengan Keberadaan Jentik Aedes sp. di Wilayah Kerja Puskesmas Kutaraya Kayu Agung Dhita Herlyana; Elvi Sunarsih; Yustini Ardillah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan sanitasi tidak terlepas dari lingkungan perumahan yang menjadi tempat atau sumber permasalahan sanitasi. Masalah sanitasi tersebut seperti kepadatan jentik yang berada di lingkungan sekitar perumahan. Tujuan dari penelitian ini menganalisis hubungan sanitasi perumahan dengan keberadaan jentik Aedes sp. di wilayah Puskesamas Kutaraya Kayu Agung.Metode: Penelitian ini menggunakan desain studycross-sectional, populasi adalah seluruh rumah atau bangunan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kutaraya dan sampel sebanyak 101 rumah dan bangunan yang sudah diperhitungkan menggunakan rumus uji hipotesis dua proporsi. Pengambilan sampel dengan teknik Cluster Random Sampling. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner dan checkilst kemudian analisis data yang dilakukan adalah univariat, bivariat menggunakan chi square test danFisher Exact.Hasil Penelitian: Berdasarkan analisis bivariat terdapat hubungan antara keberadaan barang bekas dengan kepadatan jentik Aedes sp. ρ-value (0,001), keberadaan tempat penampungan air/ kontainer dengan kepadatan jentik dengan ρ-value (0,000) dan terdapat hubungan antara keberadaan pakaian menggantung dengan kepadatan jentik Aedes sp. dengan ρ-value (0,002). Nilai DF pada tingkat 6 dan 7, HI sebesar 43% dan BI 72%.Kesimpulan: Variabel yang berhubungan dengan kepadatan jentik Aedes sp. yaitu keberadaan barang bekas, keberadaan tempat penampungan air/kontainer dan keberadaan pakaian tergantung. Saran dari hasil penelitian ini antara lain menjaga dan memperhatikan kondisi sanitasi lingkungan agar terhindar dari tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD sehingga dapat menurunkan jumlah populasi dari nyamuk tersebut.Kata kunci: Sanitasi, jentik Aedes sp.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Timbulnya Keluhan Gangguan Pernapasan pada Pekerja Mebel Jati Berkah Kota Jambi Poppy Fujianti; Hamzah Hasyim; Elvi Sunarsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Industri pengolahan kayu merupakan industri yang perkembangannya pesat dan menyerap banyak tenaga kerja. Industri jenis ini memiliki kerugian yaitu dapat menghasilkan polusi berupa debu kayu. Debu kayu merupakan bahan partikulat yang apabila masuk ke dalam sistem pernapasan manusia dapat menimbulkan gangguan pernapasan pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi keluhan gangguan pernafasan pada pekerja mebel Jati Berkah.Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan desain cross sectional yang dilakukan pada 33 orang pekerja mebel Jati Berkah sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah total sampling dengan ketentuan dipenuhinya syarat inklusi dan eksklusi. Data yang diperoleh dalam penelitian diolah dengan menggunakan program SPSS serta dilakukan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square dan Fisher’s Exact.Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat penelitian, menyatakan bahwa: ada hubungan antara kadar debu(p=0,016, OR=14,29), umur (p=0,016, OR= 8,4) masa kerja (p=0,003, OR=17,875), lama paparan (p=0,009, OR=14,667) dan penggunaan alat pelindung diri (APD) (p=0,027, OR=6,4) dengan timbulnya gejala gangguan pernapasan pada pekerja. Tidak ada hubungan antara status gizi (p=1,000, OR=1,818) dan status merokok (p=0,630, OR=2,588) dengan timbulnya gejala gangguan pernapasan pada pekerja.Kesimpulan: Timbulnya gejala gangguan pernapasan pada pekerja mebel Jati Berkah dipengaruhi olehfaktor-faktor kadar debu, umur, masa kerja, lama paparan dan penggunaan APD. Saran dari penelitian ini adalah agar pemilik usaha mebel jati Berkah memperbaiki luas dan tata ruang kerja, memasang local exhaust di ruang kerja berkadar debu tinggi serta mendistribusikan APD kepada pekerja dengan lebih merata dan teratur.Kata Kunci: Debu kayu, industri rumah tangga mebel, gangguan pernapasan
Analisis Adar Timbal (pb) dalam Rambut dan Hipertensi pada Pekerja PT Bukit Asam Unit Dermaga Kertapati Dini Arista Putri; Amrina Rosyada; Elvi Sunarsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2018.9.1.21-27

Abstract

Latar Belakang: PT. Bukit Asam Unit Dermaga Kertapati melakukan proses pembongkaran batubara dari kereta ke kapal tongkang. Kemudian dari kapal tongkang batubara yang didistribusikan untuk digunakan sebagai pembangkit Listrik. Timbal dalam Batubara yang masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya hipertensi karena langsung mempengaruhi sistem peredaran darah, sehingga penelitian inibertujuan untuk menganalisis adanya kandungan Timbal di batubara yang terakumulasi pada rambut pekerja PT. Bukit Asam Unit Dermaga Kertapati yang dihubungkan dengan penyakit hipertensi.Metode: Penelitian ini dilakukan di PT. Bukit Asam Unit Dermaga Kertapati menggunakan desain crosssectional dengan jumlah sampel sebesar 38 orang dengan analisis multivariat, dimana pengumpulan data sampel rambut dianalisis menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) dan kuesioner yang dibagikan kepada responden.Hasil Penelitian: Hasil analisis statistik menunjukkan setiap kenaikan 1 tahun usia risiko meningkat 1,15 kali untuk menderita hipertensi, IMT kategori over weight berisiko 5,87 kali untuk menderita hipertensi dibandingkan IMT normal. Kebiasaan minum kopi berisiko 1,4 kali untuk menderita hipertensi, setiap kenaikan 1 tahun masa kerja risiko meningkat 1 kali untuk menderita hipertensi.Kesimpulan: Kadar timbal di rambut dengan hipertensi, setiap kenaikan 1 satuan kadar timbal risiko hipertensi menurun sebesar 0,975 dengan faktor perancu yaitu usia. Sehingga perlunya penggunaan masker pada pekerja sekitar area produksi batubara untuk mengurangi paparan timbal.
Analisis Faktor Risiko Kualitas Bakteriologis Air Minum Isi Ulang di Kabupaten Ogan Ilir Inoy Trisnaini; Elvi Sunarsih; Dwi Septiawati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2018.9.1.28-40

Abstract

Latar Belakang: Kontaminasi bakteri dan virus pada air minum menjadi permasalahan utamapencemaran air di negara sedang berkembang sampai dengan saat ini. Penelitian oleh InstitutePertanian Bogor dan Badan Pengawas Obat dan Makanan menyatakan bahwa sebagian besarproduk air minum dihasilkan oleh DAMIU dinilai belum memenuhi standar industri air minumdalam kemasan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk memperoleh faktor-faktor apa saja yangmempengaruhi adanya kandungan bakteri coliform pada air minum isi ulang yang berasal daridepot air minum isi ulang.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan metodecross sectional. Sampel pada penelitian ini ialah 40 DAMIU yang ada di Kabupaten Ogan Ilir. Datadianalisis secara univariat dan bivariat, serta dilakukan uji laboratorium kandungan bakteri coliformpada sampel air.Hasil penelitian: Berdasarkan pemeriksaan laboratorium ditemukan 13DAMIU (32,5%) yangsampel airnya positif mengandung bakteri koliform. Hasil analisis bivariat diperoleh bahwavariabel izin operasi, alat sterilisasi, sumber air baku, ruang pengisian, kebersihan DAMIU, tempatsampah, pemeriksaan bakteriologis, pakaian kerja, pelatihan penajmah makanan, pengawasanberkala, higiene personal, kebersihan diri dan fasilitas cuci tangan tidak memiliki hubungan yangbermakna dengan kualitas bakteriologis air.Kesimpulan: Higiene dan sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Kabupaten Ogan Ilirmasih tergolong ke dalam kategori buruk. Sehingga peningkatan pengetahuan dan kesadarankaryawan DAMIU mengenai hygiene sanitasi serta pengawasan dari dinas kesehatan danmemfasilitas pemeriksaan bakteriologis air perlu dilakukan.
Analisis Determinan Perilaku Petugas dalam Pengelolaan Limbah Cair Sistem PET di PT Pusri Palembang Okky Assetya Pratiwi; Hamzah Hasyim; Elvi Sunarsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Kandungan ammonia dan urea dalam limbah cair PT. PUSRI yang cukup tinggi membuat berbagai pihak khawatir akan dampaknya pada kesehatan lingkungan maupun kesehatan masyarakat, jika limbah cair tersebut tidak dikelola dengan baik. Petugas seringkali berangggapan bahwa pengelolaan limbah cairnya telah didesain dengan baik. Keadaan ini seringkali terlupakan oleh petugas yang mengelola limbah cair pada sistem Pusri Effluent Treatment dikarenakan petugas beranggapan bahwa sistem pengelolaan limbah cair PT. PUSRI telah didesain dengan baik.Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh petugas dengan status kepegawaian tetap yang terlibat dalam pengelolaan limbah cair sistem PET berjumlah 40 orang. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square.Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik variabel yang berhubungan secara signifikan terhadap perilaku petugas pengelolaan limbah cair yaitu variabel pendidikan (ρvalue = 0,027), pengetahuan (ρvalue = 0,025), sikap (ρvalue = 0,004), tindakan (ρvalue = 0,010), peraturan (ρvalue = 0,013), dan pengawasan (ρvalue = 0,018), sedangkan yang tidak berhubungan yaitu variabel umur (ρvalue = 0,527), masa kerja (ρvalue = 0,507), ketersediaan sarana (ρvalue = 0,744), dan ketersediaan prasarana (ρvalue = 0,490).Kesimpulan : Kesimpulan bahwa proporsi perilaku petugas dalam pengelolaan limbah cair pada sistem PET antara berperilaku baik dan tidak baik adalah sama, sebesar 50%. Pada penelitian ini, terdapat hubungan bermakna antara pendidikan, pengetahuan, sikap, tindakan, peraturan, dan pengawasan dengan perilaku petugas. Saran dalam penelitian ini adalah meningkatkan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku petugas seperti memberikan pelatihan dan pembinaan rutin, meningkatkan pengawasan, monitoring atau pemantauan berkala dan evaluasi kegiatan terkait pengelolaan limbah cair pada sistem PET.Kata Kunci : Perilaku Petugas, Pengelolaan Limbah Cair, Pusri Effluent Treatment
Koordinasi Pencatatan dan Pelaporan Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Padang Yossi Melya Fitri; Iwan Stia Budi; Elvi Sunarsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pencatatan dan pelaporan kesehatan ibu dan anak bertujuan untuk mencatat dan melaporkan semua hasil kegiatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di puskesmas guna menunjang pengelolaan upaya kesehatan masyarakat. Lambatnya pengiriman data kesehatan ke dinas kesehatan mengakibatkan pengambil keputusan/pemangku kepentingan mengambil keputusan dan kebijakan kesehatan tidak berdasarkan data yang akurat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis koordinasi dalam pencatatan dan pelaporan kesehatan ibu dan anak di puskesmas wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Padang.Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode kuantitatif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah puskesmas wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Padang sedangkan yang menjadi sampelnya terdiri dari 6 puskesmas dengan responden koordinator SP2TP, koordinator KIA, petugas puskesmas pembantu, dan petugas pos kesehatan kelurahan dari masing-masing puskesmas yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel puskesmas dan unit kerja adalah purposive sampling.Hasil Penelitian : Menunjukkan bahwa 66,7% puskesmas dengan pengetahuan petugas baik. Aspek kelengkapan sarana dari 6 puskesmas belum memiliki sarana yang lengkap. Aspek pembagian tugas dari 6 puskesmas masih terdapat petugas yang tidak memiliki kesesuaian antara implementasi tugas dengan uraian tugas standar masing-masing unit kerja. Selain itu juga diketahui bahwa 66,7% puskesmas dengan pengawasan kurang baik, 66,7% puskesmas dengan komunikasi baik, sedangkan 66,7% puskesmas dengan supervisi tidak baik. Aspek standarisasi mayoritas tidak ada standarisasi proses kerja dan jenis koordinasi adalah reciprocal interdependence dan sequential interdependence. Kesimpulan : Meningkatkan pemahaman petugas tentang koordinasi dan peningkatan pelaksanaan mekanisme koordinasi pencatatan dan pelaporan kesehatan ibu dan anak.Kata Kunci : Koordinasi, Pencatatan dan Pelaporan, Puskesmas
Hubungan Karakteristik Pejamu, Lingkungan Fisik dan Pelayanan Kesehatan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Talang Ubi Pendopo Tahun 2012 Rizza Umaya; Ahmad Fickry Faisya; Elvi Sunarsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : DBD di Indonesia masuk kategori “A” dalam stratifikasi WHO yang mengindikasikan tingginya angka perawatan dan kematian akibat DBD. Dari survei awal di wilayah kerja Puskesmas kasus DBD tergolong tinggi, yaitu sebanyak 51 kasus selama 2011. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik pejamu, lingkungan fisik, dan pelayanan kesehatan terhadap kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Talang Ubi tahun 2012.Metode : Menggunakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi menggunakan kuisioner dan lembar observasi. Data dianalisis dengan metode univariat dan bivariat dengan uji analisa chi-square. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 85 KK di wilayah kerja Puskesmas Talang Ubi Pendopo dengan teknik sampel yang digunakan adalah Teknik Simple Random Sampling.Hasil Penelitian : Dari 6 variabel terdapat 3 variabel yang memiliki hubungan terhadap kejadian DBD, yaitu umur (p-value=0.002, PR=4.383), lingkungan fisik (p-value=0.001, PR=4.750), dan pelayanan kesehatan (p- value=0.022, PR=2.936), sedangkan jenis kelamin (p-value=0.996, PR=1.002), pendidikan (p-value=0.093, PR=2.182), dan pekerjaan (p-value=0.216, PR=1.766) tidak memiliki hubungan terhadap kejadian DBD.Kesimpulan : Puskesmas Talang Ubi perlu meningkatkan pelayanan kesehatan melalui promotif dan preventif guna menanggulangi penularan maupun kasus DBD, meningkatkan dukungan petugas kesehatan agar melaksanakan program-program DBD dengan baik dan masyarakat harus ikut mendukung dengan memperbaiki lingkungan di sekitar rumah agar tidak menjadi tempat bersarangnya nyamuk Aedes dan melaksanakan kegiatan PSN-Aedes aegypti dengan baik.Kata Kunci : Karakteristik Pejamu, Lingkungan Fisik, Pelayanan Kesehatan, DBD
Health Risks of Nitrogen Dioxide Exposure Among Primary School Children in Ogan Ilir, South Sumatra, Indonesia: Effect on Lung Function Elvi Sunarsih; Harun Alrasid; Imelda Gernauli Purba; Inoy Trisnaini
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 01 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553//jikm.2020.11.1.31-42

Abstract

Nitrogen dioxide (NO2) is one of the most dangerous air pollutants as regards human health. Increased traffic volumes on the east-lane roadside of South Sumatra have led to increased NO2 concentrations. In terms of age and NO2, children are the greatest risk group. The aim of this research was to estimate health risks of NO2 and analyze the correlation between exposure and lung capacity. This was an analytical study, with a cross-sectional design and risk analysis. The study group consisted of 100 children of primary school age. The results showed that the noncancer hazard index (HI)for NO2 exposure based on real-time data was 1.138. In the study population, as shown by the noncancer HI, 22% of students in OganIlir were classified as not at risk (HI < 1), whereas 78% were classified as at risk (HI ≥ 1). According to the results of simple linear regression, FEV1 (Pearson’s test: 0.0001) and FVC (Pearson’s test: 0.0001) showed a significant correlation with noncancer NO2 risk. The results of simulations suggested that a value of 0.176 mg/m3 can be used as a quality standard recommendation (health advisory) for NO2 exposure in roadside schools, especially schools abutting inter-provincial roads in South Sumatra
Co-Authors A. Fickry Faisya A. Fickry Faisya A.Fickry Faisya Abelia Anggraini Achmad Fickry Faisya, Achmad Fickry Adelina Irmayani Lubis Adji Semiardji Ahmad Fickry Faisya Aidil Fitriansyah Alexander Alexander, Alexander Ambari, Ambari Ambarsari, Ambarsari Amri Anwar Sanusi Amrina Rosyada Amrina Rosyada Amrina Rosyada Anggun Budiastuti Anggun Budiastuti Anggun Budiastuti Anggun Wafiq Nurhaliza Ani Nidia Listianti Ani Nidia Listianti, Ani Nidia Anita Camelia Anita Camelia Anita Camelia Anita Rahmiwati Anita Rahmiwati Anita, Anita Riantina Apriana, Aisyah Ardila, Yustini Arindi Dinda Hanifah Arista Putri, Dini Arista, Dini Arisusanto, Wahyu Puput Arum Setiawan AS Clarissa Putri Aulia Asmaripa Ainy Asri Maharani Astuti, Syurmi Ayu Tri Darmawati Ayu Tri Darmawati, Ayu Tri Aziatri, Suci Wulanda Azzarah, Nurahma Dania Budiastusti, Anggun Cerah Puspinarti Chairil Anwar Chairil Anwar Daniel, Risyad Aldian Desheil Andarini Desheila Andarini, Desheila Desri Maulina Sari Dessy Widiyaristi Desy Indah Permatasari Desy Indah Permatasari, Desy Indah Dhita Herlyana DIAH NAVIANTI Diana Dewi Sartika Dina Aprilia Dini Arista Putri Dwi Fitriani Dwi Septiawati Dwi Septiawati Dwi Septiawati Dwi Septiawati, Dwi Egit, Khaifagita Fitriand Erman, Ery Esti Sri Ananingsih Fadilah, Nani Ummi Faiza Yuniati Fakhriyatiningrum, Fakhriyatiningrum Faradiba, Selly Fatmalina Febry Feny Etrawati Ferenadia Apriliani Fickry Faisya, Fickry Firdaus, Qonita Rizqina Garmini, Rahmi Gita Arista Gita Arista, Gita H, Swara Mega H. A Fickry Faisya H.A Fickry Faisya H.A. Fickry Faisya Hade Septiad Haerul Latif Hamzah Hasyim Handayani, Adelia Rizki Hanifah, Arindi Dinda Harun Alrasid Hasanah, Swara Mega Herlyana, Dhita Dhita Hervilanti, Putri Hisar M Manalu Iche Andriyani Liberty, Iche Andriyani Imelda Gernauli Purba, Imelda Gernauli Indah Yuliana Inoy Trisnaini Inoy Trisnaini Inoy Trisnaini Inoy Trisnaini intan permata sari Intan Permatasari Irawan, Cynthia Maharani Iwan Stia Budi Januarsi, Riska Jhon Wesly Sitanggang Junisa Anggraini Kartika, Tarisa Putri Kiki Sulaningsi Kirana, Tharisya Ayu Ladyka Viola Aulia Armawan Lara Sat Lara Sati, Lara Latif, Haerul Laura Dwi Pratiwi Legiran Legiran Lestari Permata Putri, Rizki Lestari, Peggy Ayu Levi Lewinsc, Maurend Yayank Lewinsca, Maurend Yayank Lidyasari Sitindaon, Silvy Dwi Lionita, Widya Liveona, Nise Maksuk Marennu, Luthfi Nauval Isthi Maya Sopianti Melanie Boursnell Minarti Minarti MINARTI, MISNA Misnaniarti Misnaniarti Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mufazoh Muntaha, Amar MUSTIKA FATIMAH Nabilla, Intan Najmah, Najmah Nani Ummi Fadilah Naqida, Naqida Rahma Fery Novita Eva Santi Novitrie, Ayu Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Nugraha Juliyanda Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nurhayati Nurhayati Nurjazuli Nurjazuli Nurmalia Ermi Nurul Fitriani Okky Assetya Pratiwi Okky Assetya Pratiwi, Okky Assetya Oktari, Vivi Oktariani, Dhea Tri Oktivaningrum, Rafika P, Widya Ayu Poppy Fujianti Poppy Fujianti, Poppy Priyadi Priyadi Purba, Seri Ulina Putri, Dini Arista Putri, Dini Arista Putri, Nurhaliza Luthfia Putri, Refanisa R, Inas Tri Rahayona, Detrilice Rahayu Hasti Komaria Rahayu Hasti Komaria, Rahayu Hasti Rahma Sari, Indah Rahmadina, Frisca Rahmah, Silvi Aulia Rahman Tri Cahyono Rahmat Izwan Heroza Rahmatillah Razak Rahmatillah Razak, Rahmatillah Rahmi Garmini Ramadhanti, Inas Tri Ramadhini, Delfi Ramadhona, Syifa Aulia Razak, Rahmatiilah Restuani Budiarti Retno Sundari Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rini Mutahar Rizka Eka Putri Rizki Utami Rizza Umaya Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rosyada, Amrina S, Yoerdy Agusmal Salsabila, Vania Manda Zahrani Saputra, Yoerdy Agusmal Sari, Rini Maya Sari, Siti Nabila Seni Pusyani Sinta Octaviana Sitanggang, Jhon Wesly Sonlimar mangunsong Sri Aisyah Nabila Sri Utari Sri, Dwi Irma Mayang Sthevani Eka Purnama Sthevani Eka Purnama, Sthevani Eka Sugiharti, Tri Suheryanto Suheryanto Suheyanto Suheryanto Syafhira, Adinda Syafitri, Novida Syafran Arrazy Taufik Kurrohman Tri Sugiharti Veni Selviyati Veni Selviyati, Veni Vera Utami Vera Utami, Vera Vradonal, Herzi Widia Eka Susanti Widia Eka Susanti, Widia Eka Yossi Melya Fitri Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuli Hartati Yuliarti Yuliarti Yundari, Yundari Yunindyawati Yunindyawati Yustini Ardillah Yustini Ardillah Yustini Ardillah, Yustini Zein, Rahma Mulya Zulkarnain, Mohammad