Claim Missing Document
Check
Articles

Flow State: Menaklukan Hal Mustahil? M. Haeru Anwar; Masduki Asbari
Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 01 (2023): Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1111/literaksi.v1i01.51

Abstract

The purpose of this research is to find out Haeru Anwar's perspective from the 1 Hari Success Youtube channel entitled "Flowstate conquers what is impossible". In this study, the researcher used a descriptive qualitative method by taking notes because the source of the data was obtained by listening to oral narratives. The results of this study explain what they feel when trying to conquer a challenge with feelings of joy and curiosity until they reach their goal. This article is defined as a person's ability to do a job or activity by balancing the difficulties they have to overcome so that they always become the best or optimal version of themselves.
Bisnis Online: Saving The Future Mohamad Saiful Muarifin; Riris Dwi Anjani; Masduki Asbari; Adhik Ryan Niko Putratama
Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 01 (2023): Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1111/literaksi.v1i01.52

Abstract

The purpose of this research is to find out Jeff Budiman's perspective from the TEDxTalks youtube channel entitled "Saving The Future". in this study the researcher used a descriptive qualitative method by observing the note method because the data source was obtained by listening to oral narratives. The results of this study explain about saving the future or also called Saving The Future. This study also mentions that saving the future by setting up a business by marketing product materials through social media, because we all know that maybe Indonesia has more productive age vectors, so Indonesia will be predicted to have a golden next generation in 2045, we are predicted and many countries also claim that we will become a stopwatch, and will be recognized by the world
Solusi Interaksi di Era Informasi: Mengendalikan Obsesi dan Mengelola Emosi Nela Melani; Siti Hanifah; Masduki Asbari
Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 01 (2023): Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1111/literaksi.v1i01.58

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa itu obsesi dan cara mengendalikannya. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan mencatat karena sumber materi diperoleh dengan mendengarkan cerita lisan dari video youtube channel Greatmind mengenai perspektif Pirrou Shopie terhadap obsesi. Hasil penelitian ini memperjelas bahwa obsesi adalah perasaan atau ide yang sangat merasuki pikiran seseorang. Menurut Perpetua Neo, obsesi berawal saat kita merasa rentan. Obsesi berkembang ketika orang yang mencoba untuk “live in their heads” daripada “living their life”.
Delayed Gratification: Menahan Sedikit Kesenangan untuk Kebahagiaan Besar Jangka Panjang Sri Rahayu; Masduki Asbari; Wakhida Nurhayati
Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2023): Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1111/literaksi.v1i02.64

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perspektif Sri Rahayu dari channel youtube 1 Hari Sukses yang berjudul “Delayed Gratification Seberapa Lama Kamu Bisa Menahannya?”. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mencatat karena sumber data diperoleh dengan mendengarkan narasi lisan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa orang yang memiliki kesabaran dapat memperoleh apapun yang dia inginkan. Studi ini juga menyebutkan bahwa delayed gratification melibatkan kemampuan untuk menahan diri dari kepuasan instan demi mendapatkan manfaat yang lebih besar di masa depan. Artikel ini menggambarkan bagaimana penundaan kepuasan dapat mempengaruhi pengelolaan keuangan, pendidikan, dan berbagai aspek kehidupan lainnya. Penelitian dimulai dengan pertanyaan seberapa lama kamu bisa menahannya. Ketika Anda mampu menilai diri sendiri tanpa harus melihat nilai orang lain lebih tinggi dari Anda, tentunya Anda akan fokus untuk bisa memperbaiki diri sendiri sehingga Anda akan melakukan lebih lagi dalam berkorban untuk sebuah pencapaian.
Unity in Diversoto: Filosofi Kuliner Soto Nusantara Putri Rizky Apriani; Diana Septyawati; Masduki Asbari
Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2023): Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1111/literaksi.v1i02.68

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menyajikan mengenai ragam kuliner di Indonesia dan menyajikan sebuah penelitian yang dapat menginformasikan mengenai ragam dan kuliner soto Nusantara di setiap daerahnya seperti yang disampaikan oleh Fadly Rahman dalam channel Youtube TEDxJakarta yang berjudul ‘’Unity in Diversoto’’. Pada penelitian ini peneliti memakai metode kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan cara menyimak catat karena sumber yang didapatkan dengan mendengarkan dan menyimak pada narasi lisan. Hasil penelitian ini menyajikan fakta keberagaman kuliner di Indonesia, khususnya Soto. Penelitian ini juga menuturkan mengenai perkembangan soto dari zaman kuno hingga sekarang yang masih tetap bertahan bahkan semakin banyak muncul berbagai soto di setiap daerah. Penelitian dilakukan berasal dari banyaknya keberagaman Indonesia dalam bidang kuliner. Seperti Semboyan Kebangsaan Negara Indonesia yaitu Bhineka Tunggal Ika yang memiliki makna ‘’Berbeda –beda Tetapi Satu Juga’’.
Heroic: Fanatik pada Tujuan, tapi Fleksibel dalam Cara? Ika Setyani; Masduki Asbari; Eka Sandra Amelia Sari
Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2023): Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1111/literaksi.v1i02.71

Abstract

Abstrak – Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dan meneladani arti dari makna “Tujuan harus “Fanatik”,cara bisa “Fleksibel” yang disampaikan oleh Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto pada akun channel Youtube Diskusi Bersama Sabrang MDP. Dalam penulisan studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan penelitian deskriptif dengan cara simak catat, sebab sumber dari data penelitian yang telah didapat dengan cara yaitu menyimak narasi secara lisan. Penelitian ini menerangkan mengenai setiap manusia memiliki tujuan, tetapi dengan memiliki tujuan tersebut pasti ada halangan atau rintangan yang akan dihadapi, tidak semulus yang dibayangkan atau rencanakan. Dari masalah tersebut perlu ada beberapa kesadaran – kesadaran, yaitu manusia tidak mungkin disaat belajar tanpa melalui kesalahan. Kesalahan itu proses belajar karena semua kebenaran itu datang dari keputusan yang tepat, keputusan yang tepat datang dari pengalaman, lalu pengalaman itu datang dari keputusan yang salah. Jadi kegagalan itu wajib untuk menuju keberhasilan, dan 1000 kegagalan itu akan terhapus dengan 1 keberhasilan. Dari sini perlu di garis bawahi jika memiliki tujuan yang “Fanatik” caranya jangan “Fanatik”,cara harus “Fleksibel” karena keadaan tidak bisa dikontrol, seperti halnya sakit pasti rencana yang sudah diatur akan berantakan, tapi kalau rencana nya sama bisa membuat rencana baru, seperti kalimat “semua rencana itu hancur ketika ketemu pelanggan pertama”.
Jangan Terjebak pada Indecisiveness: Perspektif Seorang Cak Nun Jamrud Prayoga Prasadana; Masduki Asbari
Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2023): Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1111/literaksi.v1i02.72

Abstract

Abstrak – Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memahami inti pemikiran antara pembicaraan Mbah Nun dan Sabrang terkait keraguan berlebih dalam mengambil keputusan dalam channel youtube CakNun.com yang berjudul “Jangan Terjebak pada Indecisiveness”. Penulisan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan simak catat karena sumber data yang diperoleh dengan menyimak narasi lisan. Hasil kajian ini menjelaskan terkait konsep kebenaran, serta fungsi mencari kebenaran agar tidak terjebak pada indecisive untuk mengambil suatu keputusan. Penulisan ini didasari kutipan kalimat yang sangat menarik bagi penulis yakni “Jangan ada keputusan yang tidak waspada, dan jangan juga berlebihan dalam mewaspasdai suatu hal lalu tidak mampu mengambil keputusan”. Keyword – Bahasa Indonesia, keputusan dalam kebimbangan, keraguan riset, teori kebenaran. Abstract – The purpose of this writing is to understand the core thoughts between Mbah Nun and Sabrang's talk on CakNun.com youtube channel entitled "Don't Get Stuck on Indecisiveness". In this writing, using descriptive qualitative methods by taking notes because the source of the data obtained by listening to oral narratives. The results of this writing explain the concept of truth, as well as the function of seeking truth so as not to be trapped in indecisive to make a decision. This writing is based on a quote that is very interesting for the writer, namely "there should be no decision that is not vigilant, and do not also be excessive in worrying about something and then unable to make a decision. Keywords – Decisions in anxiety, indonesian, indecisive, research, theory of truth.
Social Selling: Interaksi Budaya di Era Media Sosial Daniel Prasetyo; Andrean Renaldi; Masduki Asbari
Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2023): Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1111/literaksi.v1i02.74

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui budaya social selling dari Channel Youtube Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. yang berjudul “Social Selling, Sisi Lain Kekuatan Sosial Media. Alat untuk memperkuat dan membuat netizen ngiler”. Pada studi ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan simak catat karena sumber data yang diperoleh dengan menyimak narasi lisan. Hasil penelitian memperjelas bahwa dalam konteks budaya dan media sosial yang berbeda. Namun, mereka memberikan wawasan tentang bagaimana budaya dan media sosial saling mempengaruhi dan berdampak pada masyarakat.
Minimalisme: Sedikit Barang, Sedikit Masalah? Ronny Firmansyah Erwianto; Masduki Asbari
Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2023): Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1111/literaksi.v1i02.78

Abstract

minimalis diartikan sebagai gaya hidup yang berfokus pada meminimalkan gangguan atau distraksi yang dapat membuatmu untuk melakukan hal yang benar-benar penting saja.Sedangkan Joshua Becker, penulis Becoming Minimalist, mendefinisikan minimalis adalah tentang mendapatkan apa yang membuatmu bahagia dan menghilangkan apa yang tidak membuatmu bahagia. Praktis dan sederhana. Dalam upaya mencari kebahagiaan, manusia seringkali mengkonsumsi begitu banyak barang. Alih-alih sebagai apa yang dibutuhkan, barang yang di beli akhirnya menumpuk dan memakan banyak tempat. Masa kini, Globalisasi dan akses yang mudah ikut mendorong adanya sikap konsumtif yang terjadi di Masyarakat. Kemudian lahirlah gaya hidup baru, yakni Minimalisme sebagai upaya untuk bisa hidup dengan sedikit barang namun tetap bahagia. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana gaya hidup Minimalisme hadir di kota Makassar dengan kultur yang berbeda. Peneliti akan mengekspolarasi tentang bentuk-bentuk dari minimalisme, apa yang melatarbelakangi gaya hidup ini dipilih dan perubahan apa saja yang terjadi saat seseorang menjalani gaya hidup ini.
Kecerdasan Emosional: Standar Kedewasaan? Yuniar Fitriani; Masduki Asbari; Nadia Mutiara
Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2023): Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1111/literaksi.v1i02.79

Abstract

Abstrak – Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pengaruh kecerdasan emosional terhadap kedewasaan seseorang menurut perspektif Dea Rizkita dari channel youtube TEDx Talks yang berjudul “Have You Fully Become an Adult”. Pada studi ini penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan simak catat karena sumber data yang diperoleh dengan menyimak narasi lisan. Hasil dari studi penelitian ini adalah kita perlu memahami bahwa berkembang membutuhkan kedewasaan diri untuk mendukung proses tersebut karena setiap tantangan yang kita hadapi membutuhkan respon yang berbeda-beda tergantung pada situasi dan kondisi yang terjadi. Menjadi dewasa biasanya juga akan dipengaruhi dengan suatu kecerdasan yaitu kecerdasan emosional. kecerdasan emosional dapat mempengaruhi orang untuk menjadi dewasa yang matang secara emosional, dan adapun juga orang yang sukses dalam meraih sesuatu biasanya akan dikaitkan dengan kecerdasan intelektual. Penelitian ini berawal dari munculnya pernyataan bahwa semakin dewasa, maka kita akan menghadapi lebih banyak tantangan dalam hidup.Kata Kunci : Dewasa, kegagalan, kesuksesan, kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosionalAbstract – The purpose of this study was to find out about the influence of emotional intelligence on a person's maturity according to the perspective of Dea Rizkita from the TEDx Talks youtube channel entitled "Have You Fully Become an Adult". In this study, research used descriptive qualitative methods by observing notes because the source of the data was obtained by listening to oral narratives. The result of this research study is that we need to understand that developing requires self-maturity to support this process because every challenge we face requires a different response depending on the situation and conditions that occur. Becoming an adult will usually also be influenced by intelligence, namely emotional intelligence. Emotional intelligence can influence people to become emotionally mature adults, and people who are successful in achieving something will usually be associated with intellectual intelligence. This research originated from the emergence of the statement that the more mature, then we will face more challenges in life.Keywords : Adult, failure, success, intellectual intelligence and emotional intelligence
Co-Authors Abad Robbani Naharussurur Abdee Wahyu Hertaliando Abdul Kabir Abdul Wahid Imam Shobihi Abu Ubay Dillah Achmad Ardiansyah Ade Kurniawan Ade Kurniawan Kurniawan Adelia Hartika Adhik Ryan Niko Putratama Adhinta Darusancia Anggaini Putri Adi Lukman Nurhakim Adi Widodo Adiyanto Adiyanto Afi Agus Purwanto Agus Purwanto Ahlul Bae'atun Nisa Ahmad Fauji Ahmad Firdaus Suryo Saputro Ahmad Hadidtia Haekal Faidz Ahmad Rohman Ahmad Sholikin Ahmad Sidik Ahmad Yani Aina Winda Mareta Ajeng Casika Ajeng Casika Akfika Rizky Salsabila Alen Lidia Alfiana Supriyanti Alya Ulfah Ardissa Aminul Fitri Andini Nurul Agniya Andira Fajrin Andira Fajrin Andrean Renaldi Andrean Syahbana Andreans Virliony Ademika Anggun Apriyani Anisa Agustiana Annisa Ika Annisa Ika Deswanti Anshar Rahman Anwar Sanusi Aprilia Rahmawati Arbiyansyah Gusti Pratama Ardi Ardiansah Ardini Pratiwi Arfan Arfan Aria Pratama Arif Rhamadan Arinta Kintan Larasati Aris Fuadi Arita Marini Arnas Nur Rohimah Astri Azzahra Atikah Nurmala Aulia Rizka Aulia Rizka Avi Meidyanto Putra Nugroho Ayu Miranda Limbong Ayu Safitri Ayulianih Azzahra Aura Sabilla Bezisokhi Laia Bonar Bangun Jeppri Napitupulu Bonar Bangun Jeppri Napitupulu Budi haryanto Carolina Anggel Cesilia Margaretta Chintya Ayu Nurwidya Crisvin Danendra Putra Hermawan Dani Setiawan Dani Setiawan Daniel Happy Putra Daniel Prasetyo Danish Akbar Firdausy Asbari Danish Akbar Firdausy Asbari Danish Akbar Firdausy Asbari Daton Ardiyanto Deftia Eka Pratiwi Denisse Pratiwi Dermawan Manalu Desi Susanti Desi Susanti Destiana Hidayati Desya Nathasya Ramadiana Devi Aprilianti Devi Damayanti Devina Evifa Nugroho Devita Wahyu Azhari Devy Debora Dewiana Noivitasari Dewiana Novitasari Dewiana Novitasari Dewiana Novitasari Dhaniel Hutagalung Diah Lestari Dian Ayunita Dian Ayunita Diana Septyawati Diana Septyawati Diana Yusup Didi Sutardi Dila Febrianty Dilla Haryuanah Dimas Rezza Dina Afifah Dina Amelinda Dina Rosdiana Dina Septiana Sari Dinda Agil Noviyana Dinda Agil Noviyana Dini Salvida Dita Putri Agustiyarini Dwi Ferdiyatmoko Cahya Kumoro Dwi Lisya Aryanti Dwi Monica Sarah Dwi Purwaningrum Dwi Shintia Dwiki Ramadani Dyadra Tsaafiek Pindho Resi Eddy Irsan Siregar Eiffeline Melati Octhaviani Eka Bella Anindia Eka Erma Yani Eka Sandra Amelia Sari Eko Riwayadi Elsy. C. M Pasaribu Erfani Fankhiyatun Munawaroh Erisha Nurfatimah Erni Taruli Pebrina Erni Tarulita Pebrina Ervana Chyrinne Esra Silalahi Eva Agistiawati Fadhila Khairunisa Faisal Akhyar Fani Putri Amaliya Fani Putri Amaliya Fani Putri Amaliya Fathir Muhammad Fatimah Azzahra Fatrilia Rasyi Radita Fazri Diolizuardi Feni Adriani Ferdinal Lafendry Fernando Manalu Fikriyah Fikriyah Firdaus Putra FITRI FATMAWATI Fitria Eriyanti Putri Freddy Nurwanto Gazali . Gazali Gazali Ghozi Fachri Ramadhan Gilang Maulana Jamaludin Gunawan Santoso Gunawan Santoso Gusli Chidir Hadisah Hajar Hamidah Hana Imtinan Salsabila Hanif Fadli Yanuar Hatoli Waruwu Helda Mita Iwari Hendra Situmorang Heni Rusmanto Hesti Lestari Hilwan Azhar Sukma hilyah sholihah Hona Emylisa Hona Emylisa Hotma Enzelina Saragih Hwang Andre Ica Alfiatun Fadilah Ihya Ulumudin Iik Jihan Iin Nuraeny Ika Ainun Khasanah Ika Nur Aisya Setyana Ika Setyani Ima Nazmia Imam Asrofi Imam Muhtadin Inayatul Rizqiana Inayatul Rizqiana Indah Febriyani Indah Meilita Meilita Indah Solekhah Candra Intan Defi Anggini Ipang Sasono Ira Qurrotul Ain Istibsarotul Amalia Ivana Destya Treeocta Fernandez Iza Aulia Rahmawati Jacelyn Valencia Chiam Jainuri Jamrud Prayoga Prasadana Janet Fransisca Maria Maria Jelita Ayu Melani Jelita Ayu Melani Jessy Osca Said Jodi Wahyudi Joni Iskandar Juanda Tiolopan Hutahaean Karnawi Kamar Kartika Fadilah Wijaya Khusnul Aulia Kiki Vibrianasari Kintan Larasati Kuswantoro Lala Hucadinota Ainul Amri Lelono Surya Timur Lensi Lia Fitriani Lorence Manalu Lorence Manalu Lusiana Sari M. Haeru Anwar Mamun Murod Margha Rizky Ristanto Maria Jenah Maria Novita Olin Maria Vianny Meze Maudy Suci Damayanti Maulana Laksana Putra Maya Monoarfa Mayada Latifatu Zakiyah Melvinda Dewi Kirana Mepa Kurniasih Miftah Fadhillah Miko Trenggono Hidayatullah Miyv Fayzhall Moch Jemy Maulana Mohamad Biazt Ramadhan Mohamad Saiful Muarifin Muhamad Damiati Muhamad Harun Nursalim Muhammad Afiqurrohman Muhammad Arif Kurniawan Muhammad Bayu Hermawan Muhammad Faris Muhammad Ilham Nurhakim Muhammad Iqbal Ibrahim Muhammad Johan Muhammad Sayup Saputra Multi Nadeak Multi Nadeak Multi Nadeak Musa’Adah Musa’Adah Mustar Aman Mutiara Fitridiani Nadia Mutiara Nailah Cahaya Putri Nandita Putri Priambudi Nazhifah Cahya Dewi Nela Melani Nelson Silitonga Nia Mintari Nia Mintari Nidar Yusuf Nidia Astuti Niki Auliya Ningsih Manalu Nofiyanti Nofiyanti - Nofiyanti Nofiyanti Nofiyanti Nofiyanti Nofiyanti Nofiyanti Noir Primadona Purba Novi Ramayanti Novi Tri Romadhona Novi Tri Romadhona Novia Anisawati Novia Sumarni Novita Rahmadani Nur Kasyfillah Hardjo Nurasikin Junaedi Nurbaeti Nurhidayah Nurhidayah Nuri Wiyono Nurizzati Nursita Aulia Nurul Azizah Nurul Dwi Tsoraya Nurul Fajriyah Nurul Inayah Nurul Mulyaningsih Octaviani Dwi Shera Okki Yansah Otisia Arinindyah Paolinus Hulu Pipit Nurhayati Prasetya, Agus Putra Darmawan Putri Amalya Rizkianti Putri Febriyanti Putri Hafizhah Pinandita Putri Ramadhani Rozikin Putri Rizky Apriani Putri Rizky Apriani Putri Tsania Azzahra Rachma Nadhila Sudiyono Radya Adhi Pratama Rahmadina Endah Kusuma Wardani Raihan Arsyad Firdausy Asbari Raihan Qodri Rara Rahmadani Ratnasari Gultom Razan Isad muzaki Reggy Maulansyah Renawati Resinta karimah Resti Ramdayani Reza Adi Firmansyah Ria Hartati Rifqi Dhika Saputra Rifqi Rintis Mardika Sunarto Riris Dwi Anjani Risa Agustini Risda Anjelina Marpaung Risha Putri Laksana Riska Amalia Riska Febriani Riska Sri Rahmawati Risma Rusdita Riswanto Riyanto Riyanto Riza Rahmawati Rizal Mahendra Rizki Heri Prasetyo Rizky Adelina Rizky Adi Nugroho Rizky Febrisa Putra Robiatul Adawiyah Ronny Firmansyah Erwianto Rony Setiawan Rosiana Caroline Rosita Roy Cahya Wijaya Rudi Agus Setiawan Rukdhatul Akmal Rusmala Siringoringo Safna Deviputry Suwandy Salma Adzka Khuzaima Khanza Salsa Putri Pratama Salsabila Amelia Putri Salsabila Ihda Alfaeni Salsabilla Agusna Santa Lusiana Santa Lusianna Sitorus Saputra Sarah Zeva Sarla Nabila Satria Bagas Wiratama Saufitri Komalasari Saufitri Komalasari Saufitri Komalasari Sefthian Sefthian Seindah Imani Daeli Seindah Imani Daeli Selly Selviana Selvi Safitri Selvi Utami Selvy Alhani Juni Asri Septia Naelufar Septiana Permata Noor Setyo Budi Santoso Silvia Damayanti Sinthia Devi Siska Damayanti Siswo Wardoyo Siswo Wardoyo Siti Habibah Siti Habibah khumalia Siti Hanifah Siti Indah Nurcahyani Siti Maesaroh Siti Mariyanah Siti Mila Jamilah Siti Naviah Pohan Siti Nurhafifah Siti Nurhayati Siti Perawati Siti Perawati Siti Reni Siti Reni Siti Rohanah Siva Aprilyanti Sofiana Saidah Sofiana Saidah Sri Rahayu Sri Utami Sri Wahyuni Sri Wahyuni Asnaini Sriyanti Rahmatunisa Sukriyah Suriyani Suriyani Suroso Suroso Suroso Susi Susilawati Susi Susilawati Susilahati Syarif Hidayatullah Syarif Hidayatullah Taufiq Kimas Taufiq Kimas Teresia Eka Maulinda Thamara Safitri Tias Pramono Tyas Nur Aulia Umi Farida Umul Musfiroh Vahira Febri Herina Putri Vina Dwi Sartika Vina Panduwinata Vinni Anggitia Vira Rizki Amalia Vita Alawiyah Vyka Nur Amalia W Winanti Wahyudi Wakhida Nurhayati Wakhida Nurhayati Warlina Febrita Putri Willian Apredo Winanti Winanti Windi Rahmawati Yati Yeni Alfina Yosua Novembrianto Simorangkir Yoyok Cahyono Yulis Nuryanti Yulis Nuryanti Yunianto Agung Nugroho Yunianto Agung Nugroho Yuniar Fitriani Yuniar Rahman Yuniar Rahman Yunita Yunita Indonesia Yunita Rahmawati Yunita Waryani Yunnita Rohmalia Yusriel Arief Ferdiyanto Zawirrahmi Zawirrahmi Zulela MS Zulfikar Muhammad