p-Index From 2021 - 2026
12.278
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Jurnal Pendidikan UNIGA Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal of Creative Student Research El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education Jurnal Pendidikan Agama Islam IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam SURAU : Journal of Islamic Education Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Intelek Insan Cendikia AL-ABSHOR : Jurnal Pendidikan Agama Islam Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Reflection: Islamic Education Journal Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam ROBBAYANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam QAZI : Journal of Islamic Studies QOUBA : Jurnal Pendidikan AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Azkia : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Hidayah : Cendekia Pendidikan Islam dan Hukum Syariah Aslim: Journal of Education and Islamic Studies Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Profesionalisme Guru PAI: Pendekatan Berbasis Kompetensi dan Inovasi Pembelajaran Muhammad Irfan Rizaldi; Herlini Puspika Sari; Oktadilla Fauzana
Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2025): Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/symfonia.v5i1.143

Abstract

Dalam studi ini, meningkatkan profesionalisme di antara para guru dalam pendidikan agama Islam (PAI) dibahas melalui pendekatan berbasis kompetensi dan inovasi pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas guru PAI menggunakan metode penelitian sastra dan penelitian empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis kompetensi dan inovasi pembelajaran dapat meningkatkan budaya keterampilan mengajar, koordinasi teknologi dan kolaborasi di antara para guru. Temuan baru dalam penelitian ini adalah pentingnya sebagai peran nilai -nilai Islam dan budaya madrasa dalam mempromosikan inovasi belajar, dan lebih efektif daripada pelatihan eksternal untuk meningkatkan keterampilan guru. Studi ini merekomendasikan langkah-langkah praktis dalam bentuk kerja sama institusional rujukan, integrasi teknologi berbasis nilai Islam, dan transmisi nilai-nilai Islam dalam pedagogi. Langkah -langkah ini diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan profesionalisme guru PAI untuk memenuhi persyaratan pendidikan di era digital, sementara pada saat yang sama mempertahankan relevansi nilai -nilai Islam.
Peran Pendidikan Islam dalam Membentuk Karakter, Multikultural dan Sosial yang Harmonis Nurlita Ekasari; Rahmi Alya; Herlini Puspika Sari
IHSANIKA : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/ihsanika.v3i2.2549

Abstract

This study aims to examine the role of Islamic education in shaping multicultural character and social harmony in a diverse society. The background of the research is based on current social realities that show a decline in values such as tolerance, politeness, and social awareness, especially among youth. This research employs a qualitative method using a literature review approach, analyzing various scholarly sources and relevant journal articles. The findings indicate that Islamic education has a significant potential in developing individuals with tolerant attitudes, appreciation for diversity, and the ability to coexist peacefully. Core values such as ukhuwah (brotherhood), justice, humanity, and wasathiyyah (moderation) serve as the foundation in nurturing multicultural character. The implications suggest the importance of integrating multicultural Islamic education into the curriculum and the need for support from the government and educational institutions to build an inclusive, peaceful, and harmonious society.
Pendidikan Islam Sebagai Pilar Penguatan Etika Dan Moral Dalam Mencapai Sustainable Development Goals (SDGS) Yuli Angraeni; Herlini Puspika Sari; Nur Sa'adah; Putri Wulandari
IHSANIKA : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/ihsanika.v3i2.2556

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peranan strategis dalam memperkuat nilai-nilai etika dan moral yang mendukung terwujudnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Artikel ini mengkaji bagaimana prinsip-prinsip etika Islam, seperti tauhid (keyakinan akan keesaan Tuhan), keadilan (adl), kebaikan (ihsan), dan tanggung jawab (amanah), dapat diintegrasikan dalam sistem pendidikan untuk merespons tantangan global. Studi ini mengungkap adanya celah dalam kurikulum pendidikan Islam saat ini yang belum sepenuhnya mengantisipasi isu-isu global seperti ketimpangan gender, kemiskinan ekologis, dan keadilan sosial. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menawarkan model pengembangan kurikulum berbasis nilai Islam yang bertujuan tidak hanya mendukung agenda SDGs, tetapi juga membentuk karakter dan integritas moral peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Islam dalam proses pendidikan mampu membangun sistem pembelajaran yang menyeluruh dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan secara global.
Problematika Lembaga Pendidikan Islam di Era Digital: Tantangan dan Solusi Ibrah Safirah; Herlini Puspika Sari; Muhammad Hisyam; Nazifah Fitri Annisa
Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/moral.v2i2.983

Abstract

Islamic educational institutions play a crucial role in shaping students’ character based on Islamic values. However, the rapid development of the digital era presents both opportunities and challenges. This article aims to analyze the problems faced by Islamic educational institutions in adapting to the digital age and to offer practical solutions. The research identifies key issues such as outdated curricula, lack of professional human resources, limited digital infrastructure, and financial constraints. The findings suggest that to remain relevant, these institutions must integrate technology into the learning process, reform curriculum design, improve teachers' digital competencies, and ensure sustainable funding. This study emphasizes the importance of collaborative efforts between schools, families, governments, and society in ensuring the advancement of Islamic education in a digitalized world.
STRATEGI MEMPERKUAT EKSISTENSI PENDIDIKAN ISLAM DI ERA INDUSTRI 4.0 DAN SOCIETY 5.0 Ikhwan Maulana; Rizky Ananda Putra; Herlini Puspika Sari
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam di era industri 4.0 society 5.0 menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan eksistensinya. Perkembangan teknologi yang cepat dan perubahan sosial yang signifikan memerlukan strategi yang tepat untuk memperkuat eksistensi pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang efektif dalam memperkuat eksistensi pendidikan Islam di era industri 4.0 society 5.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif dalam memperkuat eksistensi pendidikan Islam di era industri 4.0 society 5.0 adalah dengan mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran, meningkatkan kualitas guru dan tenaga kependidikan, serta memperkuat kurikulum pendidikan Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa pendidikan Islam harus beradaptasi dengan perubahan sosial dan teknologi yang cepat, serta harus mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, pendidikan Islam dapat mempertahankan eksistensinya dan tetap relevan di era industri 4.0 society 5.0
FILSAFAT PENDIDIKAN MUHAMMAD IQBAL DAN TANTANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA GLOBALISASI Ahmad Zidan Alfaruqi; Doni Afrialdi; Herlini Puspika Sari
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 19 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas pemikiran filsafat pendidikan Muhammad Iqbal dan relevansinya terhadap tantangan pendidikan agama Islam di era globalisasi. Iqbal, sebagai seorang pemikir dan sastrawan terkemuka, menekankan pentingnya pengembangan diri dan pemikiran kritis dalam pendidikan. Dalam konteks globalisasi, pendidikan agama Islam menghadapi berbagai tantangan, termasuk penurunan nilai-nilai spiritual, pengaruh budaya asing, dan kebutuhan untuk menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan zaman. Melalui analisis mendalam terhadap konsep pendidikan Iqbal, artikel ini mengidentifikasi pendekatan-pendekatan yang dapat diterapkan untuk menghadapi tantangan tersebut, seperti integrasi ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai Islam, penguatan identitas keagamaan, dan pengembangan karakter siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi pendidikan yang relevan dan efektif dalam menghadapi dinamika globalisasi sambil tetap mempertahankan esensi ajaran Islam. Muhammad Iqbal berasumsi bahwa dunia yang ia tinggali tidak pernah berhenti bergerak menuju ke arah kesempurnaan. Pandangan dunia yang kreatif dan dinamis yang mengacu pada metafisik, etis dan refleksi epistemologis dapat diwujudkan melalui pendidikan. Dengan mengacu pada refleksi metafisik, pemikiran filosofis pendidikan mencapai puncak tujuannya yaitu menjadikan peserta didik menjadi manusia yang bertaqwa, yaitu kesatuan raga dan ruh, atau dengan istilah mukmin yang sejati. Orang beriman sejati membuat sifat-sifat Tuhan melekat pada dirinya. Dengan demikian dia mampu menjadi khalifah di muka bumi.
PERAN REKONSTRUKSIONISME DALAM MENANGGAPI TANTANGAN SOSIAL MELALUI PENDIDIKAN ISLAM Alvia Zackia Syabrina; Isratul Husna; Nur Afni; Herlini Puspika Sari
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 19 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana rekonstruksionisme dapat diimplementasikan dalam pendidikan Islam sebagai respons terhadap tantangan sosial yang ada. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research) yang menggunakan buku-buku dan literatur lainnya sebagai objek yang utama. Aliran rekonstruksionisme merupakan suatu arus pemikiran yang berupaya untuk mengubah struktur yang sudah ada dan membangun pola hidup kebudayaan yang dapat memberikan solusi terhadap permasalahan-permasalahan dalam dunia modern. Dalam prinsipnya, rekonstruksionisme sejalan dengan perenialisme, yang bertujuan untuk melewati krisis kebudayaan modern. Aliran rekonstruksionisme bercita-cita untuk mewujudkan suatu dunia dimana kedaulatan nasional berada dalam pengayoman dari kedaulatan dan otoritas internasia bekonal.
PENGARUH AJARAN FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER MASYARAKAT Lely Amelia Aryani; Ririanti; Yenny Siregar; Herlini Puspika Sari
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 19 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat pendidikan Islam mengkaji tentang cara berfikir mendalam menurut tata tertib (logika) sehingga sampai ke dasar-dasar persoalannya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis ajaran Filsafat Pendidikan Islam, menggali nilai-nilai dan prinsip dasar dalam ajaran filsafat pendidikan Islam yang berkontribusi terhadap pembentukan karakter. Menilai dampak Pendidikan terhadap karakter, mengukur pengaruh pendidikan berbasis ajaran filsafat Islam terhadap perkembangan karakter individu dan masyarakat. Mengkaji metode pendidikan, meneliti metode pendidikan yang digunakan dalam konteks Islam dan efektivitasnya dalam membangun karakter yang positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pentingnya nilai-nilai Islam dalam pendidikan karakter. Ajaran filsafat pendidikan Islam menekankan pada pembentukan karakter yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, seperti akhlak mulia, kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan ketaqwaan kepada Allah.
Pendidikan Karakter di Era Digital: Tantangan dan Strategi dalam Membentuk Generasi Berakhlak Mulia Salsa Nurhabibah; Herlini Puspika Sari; Siti Fatimah
Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jmpai.v3i3.1099

Abstract

The digital era has brought major changes to various aspects of life, including in the world of education. One of the main challenges that has emerged is how to shape the character of the younger generation amidst the flow of information that is so fast, free, and uncontrolled. The negative influence of social media, the decline in direct social interaction, and weak control over digital content consumed by students are serious obstacles in the implementation of character education. This article discusses these challenges while offering strategies that can be implemented by educators, parents, and educational institutions. The strategies outlined include the wise integration of technology in character learning, strengthening the role of the family as the first and foremost educational environment, and the importance of role models and consistency of moral values in everyday life. Through an adaptive, collaborative, and sustainable approach, character education can remain the foundation in forming a generation that is not only intellectually intelligent, but also has integrity, responsibility, and noble character in the digital era.
Implementasi Pendidikan Inklusif dalam Lembaga Pendidikan Islam : Tantangan dan Solusi Aldi Zainal; Fitria Azura; Amelia Sofia Putri; Herlini Puspika Sari
Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Vol. 3 No. 3 (2025): Juni: Jurnal Budi Pekerti Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbpai.v3i3.1097

Abstract

This study aims to explore the implementation of inclusive education in Islamic educational institutions, as well as to identify the challenges and potential solutions in its practice. Using a qualitative approach through in-depth interviews and direct observation, the findings reveal significant obstacles such as limited teacher understanding, inadequate supporting facilities, and persistent social stigma toward students with special needs. However, continuous professional development for educators, the provision of inclusive-friendly infrastructure, and increased public awareness have proven effective in gradually addressing these challenges. The study emphasizes the importance of collaboration among government, educational institutions, and the wider community in establishing an equitable and quality Islamic education system that is inclusive for all. These findings also contribute to the development of inclusive education policies grounded in Islamic values.
Co-Authors ABDUL HAMID Adelia Putri Adrian Saputra Ahmad Afandi Hasan Ahmad Fauzi Hasibuan Ahmad Ridwan Fauzi Ahmad Taufiq Ahmad Zidan Alfaruqi Ainur Rafiq Aldi Zainal Alfaza Rizky Alfaza Rizky Alif Akmal Al Irsyad Alima, Chayara Alvia Zackia Syabrina Alya Nur Affifah Alya Rizanda Amelia Sofia Putri Ana Susiana Anggie Ardilla Tari Anggrayni Annisaul Fitri Apriani Putri Fajtriansyah Ardina Rasiani Ari Supriadi ARIF HIDAYAT Aryuna Amalia Harahap Atom Suhendra Attiqa Nazira Aulia Herawati Aulia Herawati Aulia Putri Azkiyah, Naila Azzura Arum Ningtias Azzura Arum Ningtias Cici Wulandari Daniel Happy Putra Darma Sari Lubis Dela Andriani Delingga Nugraha Dera Adila Putri Desi Gustiara Dinda Pratiwi Doni Afrialdi Dori Omas Hasibuan Eka Alzahra Erna Wilis Fadhli Alfayyadh Fadillah Julya Putri Fadly Hady Lingga Fatimah Azzahra Salim b Fauzan, Khizna Kholiq Femas Dwi Andhika Fhina Ardini Fika Heriyati Finna Rahmatia Fiqi Refianada Putra Firza Alkhoiri Fitri Handayani Fitri Handayani Fitria Azura Gema Adhari Gema Adhari Sutrisno Gilang Irhamsyah Gladicya Amanda Br. Purba Hadi Kurniawan Hilwa Nurul Fikriyah Ibrah Safirah Igo Fadhli Sa’bani Ikhwan Maulana Indra Mulhim Hidayat Nasution Indra Wandi Ritonga Indriayu Ramadhani Intan Probowati Intan Rosetya Viera P Irhamullah Irma Nur Rahmawati Irusmaini Isratul Husna Jefri Jefri Kamilatul Hayati Khairil Hidayat Khairunnisa Tazkia Khairunnisa, Wenny Khoirul Umam Lubis KHOIRUNNISA Khoirunnisa Khoirunnisa Kurniawan Laila Sari Rambe Lely Amelia Aryani Lilis Gusliyah Linda Astria Liza Ananda Putri M. Rafi Alfazri M. Sahrial Efendi Lubis M. Thoriq Syahdan M. Wahyu Fahrizal Mahatri Awalia Mahfidzul Amal Maisy Afriliany Manda Apta Firanti Mardatul Hasanah Mariza Zurma Audina AR Maulana Ismail Maysi Adriani Mhd Khairi Azhar MIFTAHUL JANNAH Miftha Hulladuni Riandi Muhammad Bukhari Tambunan Muhammad Fajar Muhammad Farhan Muhammad Hisyam Muhammad Idris Muhammad Iqbal Muhammad Irfan Rizaldi Muhammad Raihan Ramadhan Muhammad Rizki MUHAMMAD SYAFIQ Muhammad Syari Arip Mukharomah Mulia Sopiandi Harahap Musthafa Rahman Nanda Mulyani Pratiwi Nandika Dwi Pratama Nazifah Fitri Annisa Nia Ramadhani Niesa Amalia Noval Khairul Ihsan Novelia Angely Novita Dyah Islamiyyah Nur Aini Nur Annisa Nur Ikhsaniyah Lubis Nur Khairani Nur Rahmadani Fitri Nur Sa'adah Nurhasanah Chan Nurlita Ekasari Nurshafitri Nurshafitri Nurul Azwa NURUL HIKMAH Nuryana Purwasi Oktadilla Fauzana Panigoran Rangkuti Paras Rindwianto Putri Dewi Sinta Putri Nabilah Putri Nurhidayah PUTRI WULANDARI Rahma Alya Rahmi Alya Rahnia Mutari Anli Rani Jutia Anggraini Ridwan Saleh Rika Lestari Rika Lestari Hasibuan Rini Andriani Riri Novia Sari Hasibuan Ririanti Riska Nabela Risma Indriana Riu Anugerah Neoldi Poetra Rizky Ananda Putra Rizky Azzahra Robiatul Adawiyah Romadon Ronal Ramadhan Rosnita Siregar Safira Laila Wulandari Salsa Bila Ivanda Salsa Nurhabibah Salsabila Afifah Riswana SALSABILA, ANNISA Samarotul Silmi Sari Primayeni Sari Primayeni Satria Parwira Sendi Sendi Siti Arimbi Riyandi Putri SITI FATIMAH Siti Khoriah Fitriani Siti Najla P Siti Nurhidayatul Marati Siti Sri Wahyuni Sitti Hawa Sri Hafizatul Wahyuni Zain Sri Widyahati Suci Rahmi Syarifah Aini Syarifah Alfiah Nabilah Syarkani Syuhadatul Husna Tiana Atika Tyeva Agil Nadiansyah Ulfa Faizah Ulil Devia Ningrum Ulil Devia Ningrum Umi Kalsum Urai Setiawarni Varisha Qurratul Syaraini Varisha Qurratul Syar’aini Viona Putri Ramadhan Wahyu Hidayat Wenny Khairunnisa Widya Lestari Yenny Siregar Yesha Arista Sulistiawati Yesha Arista Sulistiawati Yogi Arrohman Yuli Angraeni Yusriyah Zahra Khairunnisa Zikri Dwi Marpendra