p-Index From 2021 - 2026
13.566
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies STUDIA ISLAMIKA Ulul Albab: Jurnal Studi Islam Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Intizar Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Musawa : Jurnal Studi Gender dan Islam Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Syifa al-Qulub : Jurnal Studi Psikoterapi Sufistik AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Peuradeun Teosofia: Indonesian Journal of Islamic Mysticism Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Langkawi: Journal of The Association for Arabic and English DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir JENTERA: Jurnal Kajian Sastra TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Jurnal Bimas Islam Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam IJOIS: Indonesian Journal of Islamic Studies Jurnal Penelitian Agama Hindu Al-Adyan: Journal of Religious Studies Waraqat : Jurnal Ilmu_Ilmu Keislaman An-Nawa : Jurnal Studi Islam Jurnal Peternakan Mahaputra Jurnal Interaktif: Warta Pengabdian Pendidikan (JIWPP) Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan SIGn Journal of Social Science Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Penamas Gunung Djati Conference Series Subhasita: Journal of Buddhist and Religious Studies Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan Journal of Contemporary Rituals and Traditions Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Barista : Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata Masyarakat Pariwisata: Journal of Community Services in Tourism al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi AL QUWWAH : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Society and Development Malacca: Journal of Management and Business Development Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan Journal of Takhrij Al-Hadith Madania: Jurnal Kajian Keislaman Jurnal Agama dan Sosial Humaniora Studia Islamika Reflektika Sawerigading Khazanah Hukum Khazanah Sosial Khazanah Multidisiplin Khazanah Theologia
Claim Missing Document
Check
Articles

Representasi Gambar Hijrah Milenial di Media Online: Analisis Wacana Kritis Multimodal dan Gender: The Representation of Millenial Hijrah Image in Online Media: Gender and Multimodal Critical Discourse Analysis Gina Giftia Azmiana Delilah; Diena Rauda Ramdania; Busro Busro
Jurnal Bimas Islam Vol. 14 No. 1 (2021): Jurnal Bimas Islam 2021
Publisher : Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37302/jbi.v14i1.374

Abstract

This study aims to see how millennial hijrah is represented in images and how men and women are represented in hijrah images. Feminist methodology is used with multimodal and gender as a tool of analysis. This is based on the assumption that a text in the study of critical discourse analysis is not to be value-free and has a specific ideological purpose. Data collection techniques by searching on google images with the keyword 'gambar hijrah'. The results showed that the majority of hijrah in the google image was represented by women. There are indications of the dominance of patriarchal ideology in millennial hijrah and gender inequality in women. In addition to patriarchal ideology, the struggle for the hegemony of signs and gender hegemony in the millennial hijrah cannot be separated from the textual reading of the al-Qur'an and al-Hadith.
Pendidikan Islam dalam Publikasi Internasional: Analisis Bibliometrik pada Database Scopus Busro Busro; Agus Mailana; Agus Sarifudin
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i02.1591

Abstract

Berbagai penelitian terkait Pendidikan Islam terus dikembangkan dan dipublikasikan dalam berbagai wacana ilmiah. Penelitian ini berupaya memetakan tren penelitian terkait Pendidikan Islam dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel pada periode 1928 sampai dengan 2020.  Penelitian ini merupakan penelitian Bibliometrik pada database Scopus, untuk mempelajari struktur dan dinamika bidang keilmuan Pendidikan Islam. Terdapat lima tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu penentuan kata kunci, pencarian data, pemilihan artikel, validasi data, dan analisis data. Penelitian ini menggunakan VosViewer untuk menganalisis hubungan publikasi dengan historis dan kelembagaan; penulis dan hubungan kelembagaan dan penyebaran pengetahuan Pendidikan Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kajian Pendidikan Islam telah menarik perhatian komunitas global. Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat dan Inggris Raya adalah di antara negara-negara terkemuka yang berkontribusi pada penyebaran pengetahuan terkait Pendidikan Islam. Sumber publikasi terkemuka adalah Religions, International Journal of Innovation Creativity and Change, International Journal of Educational Development dan British Journal of Religious Education. Struktur intelektual domain dan taksonomi penelitian Pendidikan Islam yang disajikan dalam penelitian ini dapat digunakan kembali oleh dosen, guru, administrator, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung lingkungan belajar mengajar di lembaga pendidikan.
Konsep Nazhir Wakaf Profesional dan Implementasinya di Lembaga Wakaf NU dan Muhammadiyah Ali Khosim; Busro Busro
Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam Vol 11 No 1 (2018): Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam
Publisher : Badan Wakaf Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1685.592 KB) | DOI: 10.47411/al-awqaf.v11i1.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep nazhir wakaf menurut undang-undang nomor 41 tahun 2004 dan implementasinya di lembaga wakaf ormas Islam NU dan Muhammadiyah Kota Bandung, serta mencari model nazhir wakaf profesional di Indonesia. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep nazhir wakaf telah diatur dalam Undang-undang No. 41 Tahun 2004 tentang wakaf dengan sangat rinci, mulai dari pengertian, jenis nazhir, hak dan kewajiban nazhir, mekanisme pemberhentian dan pergantian nazhir serta pembinaan nazhir. Dalam upaya mengimplementasikan konsep nazhir wakaf profesional yang mengacu pada Undang-undang perwakafan di Indonesia, NU sebagai organisasi masyarakat Islam terbesar membentuk lembaga yang menangani khusus tentang perwakafan dan pertanahan yaitu Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP NU). Adapun Aset-aset wakaf yang dimiliki oleh NU kota Bandung tersebar dalam bentuk yaitu: (1) Pondok pesantren, (2) Lembaga pendidikan, (3), Masjid, (4) Panti asuhan. Sedangkan Muhammadiyah dalam mengimplementasikan konsep nazhir wakaf profesional membentuk Majelis Wakaf dan Kehartabendaan (MWK). Adapun Aset-aset wakaf yang dimiliki oleh Muhammadiyah kota Bandung tersebar dalam bentuk sekolah, mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi, serta rumah sakit yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebagian kecil lainnya adalah pondok pesantren, masjid dan panti asuhan. Adapun model nazhir wakaf profesional yaitu meliputi persyaratan moral, amanah, menguasai ilmu manjemen administrasi dan keuangan serta memiliki skill leadership dan enterpreneurship. Kata kunci : Wakaf Muhammadiyah dan NU.
HIBRIDITAS POSTKOLONIALISME HOMI K. BHABHA Dalam Novel Midnight’s And Children Salman Rushdie Syihabul Furqon; NFN Busro
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 9, No 1 (2020): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v9i1.494

Abstract

Postcolonialism is a branch of the cultural studies that focuses on socio-cultural analysis, including signs and languages. Colonialism had clear implications in the actions of postcolonial society. Homi K. Bhabha found identification that in postcolonialism there emerged what he called as hybridity. Hybridity is a cross-culture (both intrinsic and extrinsic) that appears in society in many forms, one of which is language and attitude. This research will review Salman Rushdie's Midnight’s Children novel to reveal which aspects are hybridities. As a methodological tool, the authors use descriptive analysis (intrinsic-extrinsic). In this study, the authors found a large number of hybridity identifications in the novel Midnight’s Children. Especially in the aspects of identity (especially the formation of the subject), language, and inner struggle of characters in the novel. AbstrakPoskolonialisme merupakan cabang kajian studi budaya yang berfokus pada analisis sosiokultural, termasuk tanda-tanda dan bahasa. Kolonialisme memunculkan implikasi yang terbaca jelas dalam tindakan masyarakat poskolonial. Homi K. Bhabha menemukan identifikasi bahwa dalam poskolonialisme muncul apa yang disebutnya sebagai hibriditas. Hibriditas adalah silang budaya, baik intrinsik maupun ekstrinsik, yang muncul di masyarakat dalam banyak bentuk, seperti bahasa dan sikap. Dalam penelitian ini akan ditinjau novel Midnight’s Children karya Salman Rushdie untuk mengungkapkan aspek mana saja yang merupakan hibriditas. Sebagai alat metodologi, penulis menggunakan analisis deskriptif (intrinsik-ekstrinsik). Dalam penelitian ini penulis menemukan sejumlah identifikasi hibriditas dalam novel Midnight’s Children, terutama dalam aspek identitas (pembentukan subjek), bahasa, serta pergulatan batin tokoh..
Efikasi Misa Online sebagai Sakramen Keselamatan pada Masa Pandemi Covid-19: Kritik Naratif Markus 5:25-34 R.F. Bhanu Viktorahadi; Busro Busro
DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 6, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30648/dun.v6i1.581

Abstract

Abstract. The emergency situation due to the Covid-19 pandemic has forced Catholics to worship by attending online mass. Although it is seen as a quick and responsive solution for the Church, many have questioned the efficacy or usefulness of online mass as a means and sign of God's salvation for His people. This paper provides an explanation of the efficacy of online mass as a sacrament of salvation by using the text Mark 5:25-34 about a haemorrhaging woman suffering who received miracles of healing after touching the garment of Jesus. This study was conducted by Narrative Criticism with the Exegetical Symbol Analysis approach. The analogy of the miracle of healing obtained by touching the robe of Jesus provides an understanding that the efficacy of online mass as a sacrament of salvation continues to work even though it is not experienced directly or in distance.Abstrak. Kondisi darurat akibat pandemi Covid-19 memaksa umat Katolik beribadah dengan mengikuti misa secara online. Walaupun dipandang sebagai solusi cepat dan tanggap Gereja, banyak yang mempertanyakan efikasi atau daya guna misa online sebagai sarana dan tanda keselamatan Tuhan bagi umat-Nya. Tulisan ini memberi penjelasan tentang efikasi misa online sebagai sakramen keselamatan dengan menggunakan teks Markus 5:25-34 tentang perempuan penderita pendarahan yang memeroleh mukjizat penyembuhan setelah menyentuh jubah Yesus. Metode yang digunakan adalah Kritik Naratif dengan pendekatan Eksegese Analisis Simbol. Analogi mukjizat penyembuhan yang diperoleh hanya dengan menjamah jubah Yesus memberikan pemahaman bahwa efikasi misa online sebagai sakramen keselamatan tetap bekerja walaupun tidak dialami secara langsung alias berjarak.
THEOLOGICAL DIMENSIONS IN MEMITU RITUALS IN CIREBON B Busro; Ai Yeni Yuliyanti; Abdul Syukur; Rifki Rosyad
Patanjala: Journal of Historical and Cultural Research Vol 12, No 2 (2020): PATANJALA VOL. 12 NO. 2 Oktober 2020
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30959/patanjala.v12i2.636

Abstract

Indonesia is very famous for its rich culture. Cirebon as one of the districts in West Java is also very thick with its culture. This article discusses one of the cultures in Kedungsana Village Cirebon, the phenomenon of ritual slametan Memitu. The purpose of this study is to examine the practice of ritual slametan Memitu carried out by Kedungsana community together with its theological dimensions. The research subjects were the community of Kedungsana Village, Plumbon District, Cirebon Regency. The process of collecting data through direct observation and to get deep information in interviews, we use a purposive sampling technique. The results of the study found that the purpose of carrying out the ritual slametan Memitu was as a manifestation of gratitude for all the favors that had been given from the "Invisible Power" and also the hope of the smooth birth process. Express gratitude and the request is addressed to those considered to have the power to determine the smooth process of birth. In ritual slametan Memitu, there are theological dimensions that can be identified as belief in Invisible Substance and values for living in harmony together among residents of Kedungsana Village community. The theological dimensions in the earth alms ritual have been developed in such a way as to be in line with the development of social reality.Indonesia sangat terkenal dengan kekayan kebudayannya. Cirebon sebagai salah satu kabupaten di Jawa Barat juga sangat kental dengan budayanya. Artikel ini membahas salah satu budaya di Desa Kedungsana Cirebon yaitu fenomena tradisi ritual slametan Memitu.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti praktek ritual Memitu yang dilakukan oleh masyarakat Kedungsana bersama dengan dimensi-dimensi teologisnya. Subjek penelitian adalah komunitas masyarakat Desa Kedungsana Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon. Proses pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, untuk pendalaman dilakukan wawancara dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ditemukan bahwa tujuan dilaksanakannya ritual slametan Memitu adalah sebagai manifestasi syukur atas segala nikmat yang telah diberikan dari “Kekuatan Tak Terlihat” dan juga pengharapan kelancaran proses kelahiran. Ungkapan rasa syukur dan permohonan tersebut ditujukan kepada yang diyakini memiliki kekuatan untuk menentukan kelancaran proses kelahiran. Dalam ritual slametan Memitu terdapat dimensi-dimensi teologi yang dapat diidentifikasi sebagai kepercayaan terhadap Zat Yang Gaib dan nilai-nilai untuk hidup rukun berdampingan antar-warga masyarakat Kelurahan Kedungsana.  Dimensi-dimensi teologis dalam ritual sedekah bumi ini telah dikembangkan sedemikian rupa agar sejalan dengan perkembangan realitas sosial.
AKSELERASI PUBLIKASI ILMIAH MAHASISWA: Studi Kasus WPAJ HMJ IAT UIN Sunan Gunung Djati Bandung Wahyudin Darmalaksana; Busro Busro
IJoIS: Indonesian Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2021): IJOIS: Indonesian Journal of Islamic Studies
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas akselerasi publikasi ilmiah mahasiswa melalui workshop. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif melalui studi lapangan dengan metode partisipatoris dan analisis keberhasilan. Hasil dan pembahasan penelitian menunjukkan bahwa hingga hari ke-7 telah menghasilkan artikel ilmiah sebanyak 7 artikel. Selebihnya, 3 Orang sampai pada tahap 10, 5 Orang tahap 9, 7 Orang tahap 8, 11 Orang tahap 7, dan selebihnya sedang proses tahap 6, tahap 5, tahap 4, tahap 2, dan tahap 1. Bahkan satu orang peserta pada hari ke-4 telah berhasil melakukan akselerasi publikasi di jurnal ilmiah. Penelitian ini menyimpulkan bawah workshop penulisan artikel jurnal mengalami efektifitas bagi peningkatan keterampilan mahasiswa dalam penulisan artikel jurnal dan akselerasi publikasi ilmiah, meskipun dijumpai berbagai kendala, seperti mahasiswa tengah sibuk menghadapi ujian akhir semester, ganguan jaringan internet, tidak tersedia fasilitas laptop, dan lain sebagainya. Penelitian ini merekomendasikan kepada panitia untuk menentukan pilihan di antara strategi konferensi dan strategi pengiriman naskah artikel ke jurnal ilmiah reguler dalam memastikan akselerasi publikasi ilmiah.
CHALLENGES OF SCIENTIFIC PUBLICATION FOR THEOLOGICAL ACADEMICS IN INDONESIA Wahyudin Darmalaksana; Busro Busro
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i01.1228

Abstract

Penelitian ini berangkat dari suatu kegelisahan akademik mengapa publikasi ilmiah bidang teologi Islam mengalami ketertinggalan yang sangat jauh dari bidang sains dan teknologi yang akseleratif. Sehingga melalui penelitian kualitatif berusaha ditelusuri sebab-sebabnya untuk ditemukan solusinya melalu pelaksanaan focus group discussion. Hasil pembahasan menunjukan bahwa teologi Islam berbasis pada materi dasar Islam, sedangkan sains dan teknologi mengembangkan materi terapan yang menjadi arah kebijakan dunia internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa belum ada titik temu secara signifikan antara teologi Islam dan sains. Karenanya dikekomendasikan perlu adanya teori yang terhubung dengan realitas dalam konstruksi teori abstrak teologis Islam, teori pertengahan hasil formulasi pemikiran, dan teori aplikatif yang bersifat terapan, sedangkan pengembangan konstruksi ini dimungkinkan melalui kolaborasi antara akademisi teologi Islam dan akademisi sains. Direkomendasikan pula agar pengampu kebijakan memberikan perhatian bagi pengembangan teologi Islam muti-disipliner dan trans-disipliner. Berdasarkan hal ini diprediksi teologi Islam dan sains menjadi seiring dan sejalan dalam akselerasi publikasi di jurnal ilmiah.
Mengelola Penelitian Mini Mahasiswa Menjadi Penerbitan Prosiding wahyudin darmalaksana; Busro Busro; Ali Rahman
Indonesia Vol 3 No 1 (2021): An-Nawa: Jurnal Studi Islam
Publisher : Rumah Jurnal Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37758/annawa.v3i2.234

Abstract

Students often ask how to publish paper assignments. This study aims to discuss the management of mini-research into proceedings publishing. This research is a qualitative type through literature study and field studies by applying a content analysis approach. The results and discussion show opportunities to write mini-research papers according to standard guidelines, conduct presentation of papers at conference scientific forums, and publish a collection of papers in the form of proceedings. This study concludes that a collection of mini-research papers has the potential to become a proceeding publication if it is managed optimally by academics. This study recommends optimizing the management of student mini research papers for the opportunity to publish proceedings.
PRINSIP LIBERALISME DALAM METODOLOGI TAFSIR FEMINIS: PEMBACAAN PADA KARYA KARYA HUSEIN MUHAMMAD Eni Zulaiha; Busro Busro
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v18i1.3527

Abstract

This study examines the use of liberal principles in Husein Muhammad's works on Quranic interpretation which are found when uses new concepts of the Sciences of the Qur’an.  This new concept is used as an ontological view when he interprets Qur'anic verses regarding human rights and gender relations. The liberal principles that Husein Muhammad uses have clear parameters and do not neglect the basic rules of interpretation itself. Through a qualitative approach with descriptive method, research on literature and interviews, this study confirms that the liberal principles used by Husein Muhammad, in addition to using gender justice analysis, are also produced among others through a re-understanding of the rules of interpretation such as asbuz nuzul, nāsikh mansūkh, ta`wīl, muhkam-mutasyābih, makkiyah madāniyyah. The redefinition of the rules of interpretation is then used as the basis when he makes the interpretation of the Qur'an so that the results of the interpretation are different when compared to interpretations that have been developed among Muslims. As a result, his interpretation is not only laden with religious messages, but also becomes part of the expression of feminist kiyai identity in the development of interpretations in Indonesia.
Co-Authors Abdul Syukur Abdul Syukur Abdul Wasik Abdullah, Muhammad Luthfi Aden Rosadi Adeng Muchtar Ghazali Adinda Faizah Rahmani Adjie Fatya Mukti Aeni, Dinie Afghoni, Afghoni Afghoni, Afghoni Agnes Widiana Agus Mailana Agus Sarifudin Agus Zaenal Abidin Agustina, Dena Ahmad Fawaid Ai Yeni Yuliyanti Aisyah Safitri Akhmad Anwar Dani Al-Bustomi, Ahmad Gibson Aldy Rialdy Atmadja Ali Rahman Alvani Rizaki, Nazwa Amira Meina Zahro Andryanie Gangghy Anggini Anggita Yuliandra Anhar Syafiq Rusdianto Anida Farroh Anjali Sabna Annisa Anggraeni Annissa Rachma Gustiyanti Arif Maulana Arif Zainudin Arifah Nur Istiqomah Arip Budiman, Arip Asep Erlan Maulana Asep Muhyidin Azalia Ratri Choerunisa Baiq Nurlaela Hardiana Baiq Rufaida Agustina Cahaya Rizki Charitsatun Najah Cucu Setiawan, Cucu Darojatun, Rina Darsono, Dono Darsono, Dono Deden Effendi Dedi Rahman Nur Dena Agustina Deni Miharja Destia Anjani Diana Artika Diena Rauda Ramdania Dinie Aeni Dody S. Truna Dwi Wahyuni Dwi Wahyuni Eko Pramudya Laksana Elsa Nabila Eni Zulaiha Epa Paujiah, Epa Erada, Rindi Ananda Zulfikar Erusmiati Erusmiati Erwin Mahrus Erwin Mahrus Eva Mulyati Faishal Dhia Pratama Fajri Zulia Ramdhani Ferdiansyah, Mudi Fikra, Hidayatul Fuad Hilmi Fuad Hilmi Fuad Mustafid Fuad Mustafid, Fuad Furqon, Syihabul Furqon, Syihabul Galbani Fadilah Gateri, Ni Wayan Ghina Mutmainnah Ghoni, Muhamad Ilman Maulana Nata Abdul Gian Nitya Putri Gina Giftia Azmiana Delilah Hakim, Rizal Halim, Ilim Abdul Hasni Hasni Herdiansyah, Gymnastiar Hernawan, Wawan Hidayat, Muhammad Taufiq Hilda Anjarsari Hilmi, Fuad Holilur Rahman Husnul Qodim, Husnul Ikhwan Arief Indah Haspari Ingka Safitri Irfan Fadlilah Iu Rusliana Jajang A Rohmana Jihan Zaki Karen Karista Karista, Karen Khoirunnisa Khoirunnisa Khosim, Ali Kurnia Kurnia Lucky Zamzami M. Yusuf Wibisono, M. Yusuf Mahendra, Diana Mardhiana, Radin Maryana, Ina Masri, Muhammed Sahrin bin Haji Maulani Maulani Mawardi Mawardi Milah, Asep Irfan Saeful Mimbar, Asep Saeful Moch. Fakhruroji Mochammad Tanzil Multazam Mohamad Jaenudin Much. Fuad Saifuddin Mudhofar Muffid Muh. Firyal Akbar, Muh. Firyal Muhamad Ratodi Muhammad Fauzinudin Faiz Muhammad Fauzinudin Faiz Muhammad Fuad Muhammad Lutfi Hakim Muhammad Nur Sahrul Ramdani Muhammed Sahrin bin Haji Masri Mukarom, Ahmad Soheh Muliadi Mumtaz, Zauhar Labib Muzakkir, Abd. Kahar Naan, Naan Nabil Fasha Inaya Nila Praja, Handayani Nurlina Nurlina Oktariana, Dina Ponia Mega Septiana Pratama, Faishal Dhia Qomaruzzaman, Bambang Rahmat Hidayat Ramdhani, Fajri Zulia Rasyid, Ari Farizal Reza Fauzi Ridwan Rustandi Rifki Rosyad Rindi Ananda Zulfikar Erada Riri Raudhotul Jannah Riyani, Irma Rohman, Abd. Rohman, Hizqil Fadl Rohmat Mulyana Sapdi Rubiyanti Rubiyanti S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sabna, Anjali Safira Apriyulianti Saifudin Nur Sakinah, Wafa Salsabila Salsabila, Eka Hanifah Sumertha, I Wayan Supriyadi, Yogi Susanti Vera Syihabul Furqon Syihabul Furqon Syihabul Furqon Tauhida, Dini Tina Dewi Rosahdi, Tina Dewi Titania Sari Utama Alan Deta Viktorahadi, Bhanu Wafa Salsabila Sakinah Wahyudin Darmalaksana Wasik, Abdul Wawan Hernawan Wawan Hernawan Yendraliza - Yeni Huriani Yonathan Natanel Yunita Mardila Yusro, Andista Candra Zaenuddin Hudi Prasojo Zaenuddin Hudi Prasojo Zaenuddin Hudi Prasojo Zulaiha, Eni Zulmi Ramdani