Articles
Analisis kebutuhan pengembangan buku suplemen sistem pernapasan manusia berbasis teknologi augmented reality sebagai bahan ajar siswa SMP kelas VIII
Aan Setya Nugroho;
Munzil Munzil;
Erti Hamimi
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (711.389 KB)
|
DOI: 10.17977/um067v1i2p88-92
Pengembangan buku suplemen sistem pernapasan manusia berbasis teknologi augmented reality bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk bahan ajar IPA SMP kelas VIII yang dapat menarik minat belajar peserta didik dalam menambah pengetahuan yang sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013 yaitu memfasilitasi kegiatan proses pembelajaran siswa pada materi sistem pernapasan manusia. Buku suplemen yang dikembangkan menyediakan sumber belajar berbasis teknologi representatif dengan memanfaatkan peran dari teknologi augmented reality. Peran teknologi tersebut dalam bahan ajar ini yaitu dapat mentransformasikan sebuah objek dalam buku suplemen menjadi lebih nyata dalam bentuk tiga dimensi secara real time. Dengan penggunaan teknologi tersebut memungkinkan dapat membantu siswa dalam memahami konsep-konsep abstrak dalam materi sistem pernapasan manusia menjadi konkrit dan proses pembelajaran berlangsung tidak terbatas ruang dan waktu. Dengan adanya produk ini diharapkan dapat mamfasilitasi peserta didik dalam mengkonstruk pengetahuannya dan menyatupadukannya menjadi sebuah konsep yang utuh dan terpadu. Penelitian dan pengembangan ini bersifat diskriprif dan menggunakan metode penelitian studi lapangan di sekolah terkait pembelajaran IPA mengenai sistem pernapasan manusia.
Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif materi sistem organisasi kehidupan berbasis game edukasi
Miftakhul Huda;
Munzil Munzil;
Metri Dian Insani
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1070.425 KB)
|
DOI: 10.17977/um067v1i3p173-179
The aim of this research was to develop interactive learning multimedia in living organization system material on educational game. The validation test included media validation and material validation. The media validation was carried out by media expert, included of one physics lecturer and one natural science teacher, whereas the material validation was carried out by material expert, included of one biology lecturer. The legibility test in small group was carried out to 15 students grade VIII who had learned living organization system material. Based on the evaluation result, the developed interactive learning multimedia has proven valid and fulfilled very worthy criteria to be used. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif pada materi sistem organisasi kehidupan berbasis game edukasi. Uji kelayakan dilakukan melalui validasi media, materi, dan uji keterbacaan. Validasi media oleh satu dosen Fisika dan satu guru IPA SMP, validasi materi oleh satu dosen biologi, dan uji keterbacaan pada 15 siswa kelas VIII SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia yang dikembangkan sangat valid dan sangat layak untuk digunakan.
Pengembangan bahan ajar digital pada materi sistem ekskresi manusia untuk siswa SMP kelas VIII
Arini Roichatul Jannah;
Munzil Munzil;
Novida Pratiwi
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1050.158 KB)
|
DOI: 10.17977/um067v1i3p206-215
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar digital pada materi sistem ekskresi manusia untuk siswa SMP kelas VIII yang valid dan layak. Model penelitian dan pengembangan yang dikembangkan diadopsi dari model pengembangan 4D (Four-D model) dari S. Thiagarajan, dkk (1974) tanpa menggunakan tahap disseminate. Kelayakan produk hasil pengembangan diperoleh dari uji validasi produk oleh ahli dan uji keterbacaan pada siswa. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif didapatkan dari angket yang berisi tanggapan dan saran, sedangkan data kuantitatif didapatkan berdasarkan nilai rata-rata yang diperoleh dari skor angket validasi dengan menggunakan skala likert (skala bertingkat). Hasil uji validasi oleh ahli, menunjukkan bahwa produk sangat layak dengan persentase 97,3 persen untuk kelayakan materi dan 92 persen untuk kelayakan media. Berdasarkan uji keterbacaan pada siswa diperoleh persentase kelayakan bahan ajar digital sebesar 91,8 persen dan dapat dinyatakan bahwa bahan ajar digital yang dikembangkan sangat valid dan sangat layak. Dengan demikian bahan ajar digital pada materi sistem ekskresi manusia untuk siswa SMP Kelas VIII dinyatakan valid dan layak.
Pengembangan media pembelajaran berbasis android pada materi cahaya dan alat optik
F. N. Rahmawati;
Munzil Munzil;
A. M. Setiawan
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (896.593 KB)
|
DOI: 10.17977/um067v1i3p226-230
Pembelajaran dengan menggunakan media dapat menunjang siswa dalam penguasaan konsep, menambah stimulus belajar khususnya rasa ingin tahu. Dari hasil observasi diperoleh bahwa Siswa kurang mengerti konsep pada materi cahaya serta alat optik dikarenakan siswa kurang tertarik dalam pembelajaran. Penelitian ini ditujukan agar dapat menghasilkan media pembelajaran mobile learning berbasis android pada materi cahaya serta alat optik yang diperuntukkan siswa SMP kelas VIII yang valid juga layak digunakan. Model penelitian yang dipakai dalam penelitian serta pengembangan ini adalah dari Alessi & Trollip. Hasil validasi media mendapatkan 89,1 persen , validasi materi mendapatkan 100 persen, Hasil uji keterbacaan siswa mendapatkan 88,8 persen, oleh karena itu media dinyatakan sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran
Kajian literasi pengembangan multimedia pembelajaran interaktif berbasis game edukasi materi sistem tata surya kelas VII SMP
Rohmatul Ifani;
Munzil Munzil;
A. M. Setiawan
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (805.754 KB)
|
DOI: 10.17977/um067v1i4p278-281
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur pengembangan multimedia pembelajaran interaktif berbasis game edukasi metari sistem tata surya kelas VII SMP. Pengembangan bahan ajar dilakukan dengan menggunakan metode Alessi dan Trollip yang dikembangkan oleh M. Alessi dan Stanley R. Trollip. Metode pengembangan Alessi dan Trollip memiliki tiga tahapan yaitu: 1) Perencanaan (planning); 2) Desain (design); dan 3) Pengembangan (development) (Alessi&Trollip, 2001). Metode pengembangan ini dikembangkan dengan mencakup aspek penting dari perencanaan proyek instruksional (Alessi & Trollip, 2001). Metode pengembangan Alessi dan Trollip didesain untuk mengembangkan multimedia pembelajaran yang didalamnya menjelaskan tentang komponen-komponen multimedia seperti teks, gambar, animasi, dan video (multimedia).
Pengembangan game edukasi ipa kuartet sebagai media pembelajaran ipa
Nadia Nurmalita;
Munzil Munzil;
Novida Pratiwi
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (901.41 KB)
|
DOI: 10.17977/um067v1i4p290-296
Kurikulum 2013 dalam pembelajaran IPA menuntut proses belajar secara interaktif dan menarik, memberikan ruang yang cukup untuk kemandirian siswa sesuai perkembangan fisik dan psikologis. Pada pelaksanaannya, beberapa siswa kurang tertarik pada mata pelajaran IPA karena sulit memahami materi yang bersifat mikroskopik atau tidak dapat ditangkap oleh indera, bersifat makroskopik atau abstrak, dan sulit termotivasi untuk belajar materi yang bersifat majemuk atau satu materi mencakup banyak sub materi lainnya. Materi yang bersifat majemuk dapat diajarkan dengan metode yang menyenangkan atau metode game edukasi dengan menggunakan media IPA Kuartet. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media game edukasi IPA Kuartet yang valid dan layak sehingga dapat digunakan untuk belajar secara mandiri dan bernuansa menyenangkan. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari Plomp yang terdiri dari tiga fase yakni, fase penelitian preliminer, fase pembuatan prototipe, dan fase asessmen. Produk di cetak dalam bentuk kumpulan kartu yang berisi 30 kartu dalam satu set permainan. Produk hasil pengembangan divalidasi oleh ahli media, ahli materi serta guru IPA. Jenis data yang diperoleh bersifat kuantitatif dan kualitatif yaitu berupa angket yang disertai saran dan komentar. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif Berdasarkan validasi media oleh validator diperoleh skor rata-rata 4.66 dengan kriteria sangat layak. Berdasarkan validasi materi oleh validator diperoleh persentase 87 persen sesuai dengan konsep. Validasi kesesuaian pembelajaran dengan kurikulum 2013 oleh validator memperoleh skor rata-rata 4.44 dengan kriteria sangat sesuai
Identifikasi miskonsepsi materi getaran dan gelombang pada siswa SMP kelas VIII menggunakan three-tier test
Merry Christiani;
Munzil Munzil;
Erni Yulianti
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1940.85 KB)
|
DOI: 10.17977/um067v1i4p304-321
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan pengetahuan yang sistematis mengenai gejala-gejala alam yang ada berdasarkan hasil observasi, eksperimen, penyimpulan, dan penyusunan suatu teori. Miskonsepsi merupakan pemahaman oleh siswa tentang suatu konsep yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah yang diterima oleh para ahli yang dapat mengakibatkan permasalahan pada siswa. Tes diagnostik digunakan untuk menentukan elemen-elemen pada suatu mata pelajaran yang memungkinkan adanya miskonsepsi, salah satunya menggunakan instrumen tes diagnostik three-tier pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan tujuan mengidentifikasi miskonsepsi konsep getaran dan gelombang pada siswa SMP kelas VIII menggunakan tes diagnostik three-tier. Berdasarkan hasil tes menggunakan three-tier diagnostic test dapat diketahui bahwa persentase tertinggi miskonsepsi siswa materi getaran dan gelombang sebanyak 54,94 persen yakni pada konsep gerak gelombang.
SETS AS A VISION AND APPROACH TO LEARNING THROUGH FIELD STUDY AND SKYPE
Dian Nugraheni;
Novida Pratiwi;
Munzil Munzil;
Muhardjito Muhardjito
Jurnal Pembelajaran Sains Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um033v7i1p1-3
The goal of Learning Basic Chemistry 1 is to help students comprehend the notion of chemistry and how it relates to circumstances, daily life, and technology. It adopts the vision and methodology of SETS. With this effort, students gain literacy in science, environment, technology, and society needed in the present and the future. In blended learning, time and location restrictions during field lectures are removed for both students and lecturers by using Skype. The development research is produced in the form of YouTube channels and vlogs, which are the current features of digital learning. Increasing students' comprehension of chemistry in SETS by exposing them to it as a science and allowing them to engage with it directly is another significant benefit of SETS learning.
Effects of Remap-TPS Using Wizer.Me Website and Mindmap Application on Students’ Cognitive Learning Results
Muhammad Ilham A’raafi;
Siti Zubaidah;
Munzil Munzil;
Azizul Ghofur Candra Wicaksono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/jptpp.v8i2.22855
This study aims to determine the Remap-TPS learning model assisted by the Wizer.me website and the MindMup application on students’ cognitive learning outcomes. This quasi-experimental study used a non-equivalent pretest-posttest control group design. The population of this research is was all students of class XI SMA Negeri 8 Malang. The research sample was class XI MIPA 3 as the experimental class and class MIPA 4 as the control class. Cognitive learning outcomes data were obtained from the results of multiple-choice tests and essays. Data were analyzed using the one-way Anacova test. Based on the results of the study, it was shown that Remap-TPS learning assisted by the Wizer.me website and the MindMup application affected students’ cognitive learning outcomes.
The Use of Integrated Learning Media of TikTok and Instagram Social Media on Student Learning Motivation on Cation Qualitative Analysis Materials Groups I and II
Hayuni Retno Widarti;
Munzil Munzil;
Neena Zakia;
Deni Ainur Rokhim;
Afis Baghiz Syafruddin;
Zalfa Adhya Rachmanita
JCER (Journal of Chemistry Education Research) Vol. 7 No. 1 (2023): Volume 7. No 1. June 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jcer.v7n1.p169-177
This study was conducted to determine the effect of using integrated learning media TikTok and Instagram in increasing students' learning motivation in qualitative analysis materials for groups I and II. The research method used is descriptive qualitative research method using a distributed questionnaire to determine the increase in students' learning motivation. This research was conducted in one of the State Vocational High Schools in Malang City which involved 29 students of class XII Analytical Chemistry 1. Data analysis was in the form of a qualitative test on students' learning motivation. The results of the study indicate that the use of TikTok and Instagram learning media can increase students' motivation to study qualitative analysis materials for groups I and II. The existence of integrated learning media for TikTok and Instagram social media, allows students to learn material anytime and anywhere.