Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH AKTIVITAS MOONLIGHTING DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP DAYA INOVASI GURU DALAM PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI KABUPATEN DEMAK Retno Ayu Murwani Puspitasari; Nurkolis; Ngasbun Egar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.880

Abstract

Retno Ayu Murwani Puspitasari (NPM. 20510038). Pengaruh Aktivitas Moonlighting dan Kepuasan Kerja terhadap Daya Inovasi Guru Dalam Pembelajaran di SMA Negeri Kabupaten Demak. Tesis, Program Pascasarjana, Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang, Pembimbing I Dr. Nurkolis, M.M., Pembimbing II Dr. Ngasbun Egar, M.Pd. Rumusan masalah ini yang pertama adakah pengaruh aktivitas moonlighting terhadap daya inovasi guru dalam mengajar di SMA Negeri Kabupaten Demak. Kemudian adakah pengaruh kepuasan kerja terhadap daya inovasi guru dalam mengajar di SMA Negeri Kabupaten Demak. Yang terakhir adakah pengaruh secara bersama sama antara aktivitas moonlighting dan kepuasan kerja terhadap daya inovasi guru dalam pembelajaran di SMA Negeri Kabupaten Demak. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey kausalitas dengan pendekatan kuantitatif korelasi. Sampel penelitian ini adalah 108 guru di SMA Negeri Kabupaten Demak. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan angket/kuesioner. Analisis meliputi uji validitas, uji reabilitas, uji asumsi/persyaratan, dan uji hipotesis. Hasil penelitian 1) ada pengaruh positif dan signifikan aktivitas moonlighting terhadap daya inovasi guru di SMA Negeri Kabupaten Demak dengan perolehan nilai Fhitung 658,153 > Ftabel 3,90 dan nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05. 2) Ada pengaruh positif dan signifikan kepuasan kerja terhadap daya inovasi guru dalam mengajar di SMA Negeri Kabupaten Demak dengan perolehan nilai F-hitung 601,136 > Ftabel 3,90 dan nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05. 3) Ada pengaruh positif dan signifikan secara bersama sama antara aktivitas moonlighting dan kepuasan kerja terhadap daya inovasi guru dalam pembelajaran di SMA Negeri Kabupaten Demak dengan perolehan nilai F-hitung 407,620 > Ftabel 3 dan nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas moonlighting dan kepuasan kerja berpengaruh secara partial maupun simultan terhadap daya inovasi guru di SMA Negeri Kabupaten Demak. Disarankan kepada kepala sekolah maupun dinas pendidikan terkait untuk mendorong terwujudnya kepuasan kerja dan memperbolehkan guru dalam memiliki pekerjaan sampingan bagi yang bisa mengelola pembagian tugasnya. Saran: perlu adanya regulasi yang mengatur tentang aktivitas moonlighting guru dari rentang waktu, jenis serta mekanisme lainnya sehingga tidak menganggu waktu tugas mengajar. Regulasi ini dibuat dan diberlakukan untuk semua guru sebagai PNS maupun non PNS. sehingga tidak terjadi kecemburuan kebijakan. Kata Kunci : Aktivitas Moonlighting, Kepuasan Kerja, Daya Inovasi Guru.
PENGARUH PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MOTIVATOR, MOTIVASI KERJA GURU, DAN MAGANG GURU TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PRODUKTIF SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI DI KABUPATEN GROBOGAN Endarto; Ngasbun Egar; Nurkolis
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.906

Abstract

Endarto, NPM: 20510078. Pengaruh Peran Kepala Sekolah Sebagai Motivator, Motivasi Kerja Guru dan Magang Guru Terhadap Kompetensi Profesional Guru Produktif Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kabupaten Grobogan. Tesis, Pembimbing I Dr. Ngasbun Egar, M.Pd., Pembimbing II Dr. Nurkolis, M.M. Rumusan masalah ini adalah: 1) adakah pengaruh peran kepala sekolah sebagai motivator terhadap kompetensi profesional guru produktif, 2) adakah pengaruh motivasi kerja guru terhadap kompetensi profesional guru produktif, 3) adakah pengaruh magang guru terhadap kompetensi profesional guru produktif, 4) adakah pengaruh peran kepala sekolah sebagai motivator, motivasi kerja guru, dan magang guru secara bersama-sama terhadap kompetensi profesional guru produktif SMK Negeri di Kabupaten Grobogan. Jenis penelitian adalah explanatory research. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri Kabupaten Grobogan. Populasi adalah guru produktif berjumlah 111 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 111 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian 1) terdapat pengaruh peran kepala sekolah sebagai motivator terhadap kompetensi profesional guru produktif sebesar 55,1 %, hipotesis pertama terbukti. 2) terdapat pengaruh motivasi kerja guru terhadap kompetensi profesional guru produktif sebesar 16,7 %, hipotesis kedua terbukti. 3) terdapat pengaruh magang guru terhadap kompetensi profesional guru produktif sebesar 21,9 %, hipotesis ketiga terbukti. 4) terdapat pengaruh peran kepala sekolah sebagai motivator, motivasi kerja guru, dan magang guru secara bersama-sama terhadap kompetensi profesional guru produktif SMK Negeri di Kabupaten Grobogan sebesar 60,7 %, hipotesis keempat terbukti. Kesimpulan: 1) peran kepala sekolah sebagai motivator berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional guru produktif di SMK Negeri Kabupaten Grobogan sehingga Ha diterima, 2) motivasi kerja guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional guru produktif di SMK Negeri Kabupaten Grobogan sehingga Ha diterima, 3) magang guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional guru produktif di SMK Negeri Kabupaten Grobogan sehingga Ha diterima, 4) peran kepala sekolah sebagai motivator, motivasi kerja guru, dan magang guru secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional guru produktif SMK Negeri di Kabupaten Grobogan sehingga Ha diterima. Saran dari peneliti: 1) meningkatkan peran kepala sekolah sebagai motivor terutama pada dimensi pengaturan lingkungan fisik, 2) meningkatkan motivasi kerja guru pada dimensi motivasi ekstrinsik, 3) meningkatkan magang guru pada dimensi sikap kerja, 4) meningkatkan kompetensi profesional guru pada dimensi memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri.
PENGARUH KINERJA GURU DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP MUTU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN SWASTA DI KABUPATEN KUDUS Arif Syaifudin; Ngasbun Egar; Nurkolis
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1007

Abstract

Arif Syaifudin. NPM: 20510051. Pengaruh Kinerja Guru dan Budaya Sekolah Terhadap Mutu Sekolah Menengah Kejuruan Swasta di Kabupaten Kudus. Program Pascasarjana, Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang, Pembimbing I Dr. H. Ngasbun Egar, S.Pd.,M.Pd. Pembimbing II Dr. Nurkolis, M.M. Rumusan masalah ini adalah 1) adakah pengaruh Kinerja Guru Terhadap Mutu Sekolah di SMK Swasta Kabupaten Kudus; 2) adakah pengaruh Budaya Sekolah Terhadap Mutu Sekolah di SMK Swasta Kabupaten Kudus; 3) adakah pengaruh Kinerja Guru dan Budaya Sekolah Terhadap Mutu Sekolah di SMK Swasta Kabupaten Kudus. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto atau penelitian kausal komparatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMK Swasta di Kabupaten Kudus yang terdiri dari 26 SMK. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru SMK Swasta yang berjumlah 704 dan sampelnya 233 guru. Instrumen dalam penelitian ini berupa angket (kuesioner). Uji instrument meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji prasarat meliputi uji linieritas, uji heteroksidasitas, uji normalitas. Kemudian juga ada uji dimensi. Teknik analisis data dalam penelitian dengan menggunakan Analisis Regresi dan Korelasi. Hasil penelitian 1) nilai Fhitung dari kinerja guru 553,064 Ftabel 3,90 (553,064 > 3,90) dengan nilai Sig 0,000 < 0,05 yang berarti. Hasil ini berarti kinerja guru memiliki kontribusi pengaruh sebesar 70,5% terhadap mutu sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta di Kabupaten Kudus. 2) nilai Fhitung dari budaya sekolah 485,192 sedangkan Ftabel 3,90 (485,192 > 3,90) dengan nilai Sig 0,000 < 0,05 yang berarti budaya sekolah memiliki kontribusi pengaruh sebesar 67,7% terhadap mutu sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta di Kabupaten Kudus. 3) kinerja guru dan budaya sekolah secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhahadap mutu sekolah. Hal ini dapat dilihat dari nilai Fhitung dari kinerja guru dan budaya sekolah secara bersama-sama sebesar 363,884 sedangkan Ftabel sebesar 3,90 (363,884 > 3,90) dengan nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Nilai R-square sebesar 0,760. Hasil ini berarti kinerja guru dan budaya sekolah secara bersama-sama memiliki kontribusi pengaruh sebesar 76% terhadap mutu sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta di Kabupaten Kudus. Kesimpulan: ada pengaruh kinerja guru dan budaya sekolah terhadap mutu sekolah Menengah Kejuruan Swasta di Kabupaten Kudus. Saran: Guru harus memahami betul konsep dari kurikulum yang digunakan, sehingga guru dapat mengembangkan perangkat pembelajaran dengan baik dan melaksanakan proses pembelajaran dengan baik, serta guru perlu meningkatkan kompetensinya dalam mengembangkan perencanaan pembelajaran.
Kontribusi Motivasi Kerja dan Peran Kepala Sekolah Terhadap Profesionalisme Guru SMA Nurkolis Siri Kastawi; Agus Nugroho; Noor Miyono
Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.jk.2021.v8.i1.p77-93

Abstract

This study aims to determine the contribution of teacher work motivation to teacher professionalism, the principal's contribution to teacher professionalism, and the contribution of work motivation and the role of school principals to teacher professionalism. The population of the study was all civil servant teachers in SMA Negeri Salatiga with number of population 209 people and the sample are 131 people. The samples were chosen by using proportional random sampling technique. Data collection was done by distributing questionnaire and hypothesis testing with regression. The results showed, (1) there was a positive and significant contribution t of work motivation on teacher professionalism of 92.2%, (2)there was a positive and significant contribution of the role of the principal on the teacher professionalism of 90.2%, and (3) there was a positive and significant contribution of work motivation and the role of the principal on professionalism teachers at 93.1%. It is hoped that further research will find out other factors that contribute ot teacher professionalism.
Pengaruh Motivasi Kerja Guru dan Budaya Sekolah terhadap Mutu Sekolah pada SMP Negeri di Wilayah Sukorejo Kabupaten Kendal Fandholi, Fandholi; Egar, Ngasbun; Nurkolis, Nurkolis
Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah
Publisher : Persatuan Guru Republik Indonesia Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51874/jips.v4i2.122

Abstract

Mutu sekolah adalah tingkat keunggulan suatu sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan dengan melibatkan penilaian terhadap komponen utama yaitu masukan, proses, keluaran dan hasil pendidikan. Motivasi kerja guru dan budaya sekolah merupakan faktor yang mempengaruhi mutu sekolah. Motivasi kerja guru adalah dorongan semangat guru untuk merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi kegiatan pembelajaran, dan pembimbingan siswa di sekolah. Budaya sekolah adalah sekumpulan nilai, norma, tradisi dan kebiasaan yang dipraktikkan dalam perjalanan panjang suatu sekolah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja guru terhadap mutu sekolah? (2) apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan budaya sekolah terhadap mutu sekolah? (3) apakah ada pengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama antara motivasi kerja guru dan budaya sekolah terhadap mutu sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) menganalisis pengaruh motivasi kerja guru terhadap mutu sekolah, (2) menganalisis pengaruh budaya sekolah terhadap mutu sekolah, (3) menganalisis pengaruh motivasi kerja guru dan budaya sekolah secara bersama-sama terhadap mutu sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru dari 12 (dua belas) SMP Negeri di Wilayah Sukorejo Kabupaten Kendal yang berjumlah 224 guru dan sampel dengan menggunakan teknik proportional random sampling sebanyak 144 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) motivasi kerja guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu sekolah sebesar 33,5% dengan persamaan regresinya Ŷ = 59,613 + 0,459 X1., (2) budaya sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu sekolah sebesar 22,6% dengan persamaan regresinya Ŷ = 51,209 + 0,481 X2., (3) motivasi kerja guru dan budaya sekolah secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap budaya sekolah sebesar 36,6% dengan persamaan regresi ganda Ŷ = 42,220 + 0,362 X1+ 0,217 X2 sisanya 63,4% mutu sekolah dipengaruhi oleh selain kedua variabel tersebut. Saran dari hasil penelitian pada (1) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk memberikan motivasi dan pendampingan kepada guru agar memiliki semangat yang tinggi dalam kegiatan belajar mengajar, dan memberikan penguatan terhadap guru akan pentingnya motivasi tinggi dalam memberikan layanan pendidikan; (2) Kepala sekolah untuk meningkatkan budaya positif sekolah, dan memastikan siswa merasa nyaman di sekolah sebagai bentuk kepuasan terhadap mutu sekolah; dan (3) Guru untuk meningkatkan motivasi diri, meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, dan mendukung upaya pengembangan budaya sekolah.
Pengaruh Supervisi Akademik Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Terhadap Profesionalisme Guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung Untoro, Joko; Nurkolis, Nurkolis; Sudana, I Made
Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah
Publisher : Persatuan Guru Republik Indonesia Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51874/jips.v4i2.170

Abstract

Teacher professionalism can be seen from the way the teacher manages the learning process from the planning, implementation and evaluation stages of learning. The aim of this research is to: 1) determine the magnitude of the influence of academic supervision on teacher professionalism, 2) determine the magnitude of the influence of teacher work motivation on teacher professionalism, and 3) determine the magnitude of the influence of academic supervision and teacher work motivation together on teacher professionalism. The research approach used is quantitative. This type of research uses associative research. The population of this study was 230 teachers and the research sample was 146 teachers. Data collection was carried out using a questionnaire. The data analysis technique used in this research is descriptive data analysis, prerequisite tests which include normality tests, multicollinearity tests, heteroscedasticity tests, linearity tests and hypothesis tests including simple and multiple linear regression. The research results show that: (1) the correlation between academic supervision and teacher professionalism is 0.876. The influence of academic supervision on teacher professionalism is 76.8%, (2) The correlation between teacher work motivation and teacher professionalism is 0.956. The influence of teacher work motivation on teacher professionalism is 92.1%, (3) The correlation between academic supervision and teacher work motivation on teacher professionalism is 0.960. The influence of academic supervision and teacher work motivation on teacher professionalism is 0.921 or 92.1%. The conclusions of this research are 1) the influence of academic supervision on teacher professionalism is 76.8%. 2) the influence of teacher work motivation on teacher professionalism is 92.1%. 3) the influence of academic supervision and teacher work motivation on teacher professionalism is 92.1%. The author suggests that school principals provide guidance and direction to teachers, especially so that they can improve and develop learning, then teachers can also take part in training and seminars in order to increase competence, which in turn can increase teacher professionalism.
Implementasi Kebijakan Program Sekolah Penggerak dalam Kerangka Merdeka Belajar di SMP Negeri 1 Tlogomulyo Temanggung Harningsih, Lilis Sri; Nurkolis, Nurkolis; Sudana, I Made
Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah
Publisher : Persatuan Guru Republik Indonesia Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51874/jips.v4i2.171

Abstract

Based on government policy regarding the driving school program, only 5 schools have implemented the program in Temanggung district. This prompted this research to be carried out at SMP Negeri 1 Tlogomulyo as one of the implementers of the 1st generation driving school program. The unique advantage of SMP Negeri 1 Tlogomulyo Temanggung is the enthusiasm of all school members in implementing every new policy, even though the school is in a sub-district area. With good communication by the school principal, he is able to convince the school community to take part in becoming agents of change in achieving educational goals. The aim of this research is to describe communication, resources, disposition and bureaucratic structure in the implementation of driving school policies. Data collection through observation, interviews and documentation studies as supporting data. The data analysis process goes through three stages, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions/verification. To check the validity of the data, researchers used the triangulation method. The results of the research show that SMP Negeri 1 Tlogomulyo has actually implemented the policy and how to implement the policy of the driving school program within the independent learning framework which has been running for 3 years at SMP Negeri 1 Tlogomulyo Temanggung through five interventions: (a) Consultative and asymmetric assistance (b) Strengthening human resources (c) Learning with a new paradigm (d) Based planning, (e) Digitalization of schools.
Korelasi Supervisi Akademik terhadap Kompetensi Pedagoik Guru Taman Kanak-Kanak Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang Maslihah, Nur Isna; Wuryandini, Endang; Nurkolis, Nurkolis
Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah
Publisher : PGRI Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51874/jips.v5i1.200

Abstract

Pedagogical competency problems that are often encountered are teachers who are considered unable to manage learning optimally, design and implement learning, evaluate learning outcomes, and develop students' potential as well as difficulties in using learning technology. The aim of this research is to determine the correlation between academic supervision and teacher pedagogical competence. The research approach used is quantitative research and uses descriptive analysis methods The sample for this research was 89 teachers selected by proportional random sampling at each school. Validity, reliability and regression requirements tests, single regression and multiple regression tests using the SPSS for Windows version 23 program. The results of the anova test of academic supervision on pedagogical competence obtained a significance value of 0.000 which is smaller than the significance level of 0.05 or 0.000 < 0.05. Meanwhile, the Fcount value of 95.297 is greater than the Ftable value at a confidence level of 0.05, namely a value of 3.95 or 95.297 > 3.95. Based on these results, the hypothesis which states that there is a correlation between academic supervision and the pedagogical competence of kindergarten teachers in Bergas District, Semarang Regency is accepted. . The findings from research on academic supervision have a positive correlation and have a significant effect on teacher pedagogical competence, amounting to 52.3%, the remainder is influenced by other variables.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Pemanfaatan PMM Terhadap Kompetensi Pedagogik Guru SMA Supartiningsih, Supartiningsih; Abdullah, Ghufron; Nurkolis, Nurkolis
Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah
Publisher : PGRI Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51874/jips.v5i1.202

Abstract

The background to this research problem is related to the pedagogical competence of teachers at SMA Negeri Sub Rayon Barat Batang Regency who are not good at understanding students in depth, designing learning, implementing learning, designing and carrying out learning evaluations, developing students' potential. The transformational leadership of school principals and the use of the independent teaching platform (PMM) have not been able to optimally improve teachers' pedagogic competence. Based on the explanation above, research was carried out on the influence of the principal's transformational leadership and the use of PMM on the pedagogic competence of teachers at the West Batang Sub Rayon State High School, Batang Regency.This research aims to determine: (1) the influence of the principal's transformational leadership on teachers' pedagogical competence, (2) the influence of the use of PMM on teachers' pedagogical competence, (3) the simultaneous influence of the principal's transformational leadership and the use of PMM on teachers' pedagogic competence.Population of 196 people, sample of 130 people. The instrument test used is the validity and reliability test. Test the classical assumptions/prerequisites using the normality test, homogeneity test, linearity test, and heteroscedasticity test. Data analysis uses regression test, F test and t test.Based on the research results, it can be concluded as follows: (1) the principal's transformational leadership has a positive and significant effect on the pedagogic competence of teachers at Batang Sub Rayon State High School as proven by a Sig value of 0.000 < 0.05 and tcount 10.828 > ttable 1.979. The magnitude of the influence is 66.7%; (2) the use of the independent teaching platform (PMM) has a positive and significant effect on the pedagogic competence of teachers at West Batang Sub Rayon State High School as proven by the Sig value of 0.005 < 0.05 and tcount 7.738 > ttable 1.979. The magnitude of the influence is 51.9%; (3) the principal's transformational leadership and the use of PMM simultaneously have a positive and significant effect on teacher pedagogic competence as proven by the Fcount value of 47.033 > Ftable 3.070 with a significance level of 0.000 < 0.05. The magnitude of the influence is 62.6%.The suggestions put forward by researchers are: (1) for school principals, be able to continue to improve their transformational leadership, especially the inspirational motivation dimension and encourage teachers to utilize PMM; (2) for teachers, they are able to increase their competence, especially developing the potential of students, one of which is by optimizing the use of PMM.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru Terhadap Digitalisasi Pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri Sulastri, Sulastri; Nurkolis, Nurkolis; Kusumaningsih, Widya
Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah
Publisher : PGRI Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51874/jips.v5i1.230

Abstract

Permasalahan utama penelitian ini adalah (1) adakah pengaruh positif gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap Digitalisasi Pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Paguyangan?, (2) adakah pengaruh positif motivasi kerja guru terhadap Digitalisasi Pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Paguyangan?, (3) adakah pengaruh positif gaya kepemimpinan kepala sekolah, dan motivasi kerja guru terhadap Digitalisasi Pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Paguyangan?. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja guru secara parsial maupun bersama- sama (simultan) terhadap Digitalisasi Pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Paguyangan?. Populasi penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan seluruh guru Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Paguyangan sebanyak 403 orang dan sampel penelitian sebanyak 200 orang dengan menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode kuesioner. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Uji instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data meliputi analisis uji normalitas, uji linieritas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas. Uji hipotesis meliputi analisis regresi tunggal, regresi linier berganda yang terdiri uji t, Uji F(ANOVA). Hasil penelitian dan olah data dapat dijabarkan sebagai berikut: (1) Korelasi gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap digitalisasi pembelajaran di sekolah sebesar 0,974 pada kategori kuat dengan nilai R square 94,8% dengan persamaan regresinya Y = -2.506 + 1.269X1. (2) Korelasi Motivasi kerja guru terhadap digitalisasi pembelajaran di sekolah sebesar 0,339 termasuk kategori rendah dengan nilai R square sebesar 11,5 % dengan persamaan regresinya Ŷ = 61.604 + 0,310 X2. (3) Pengaruh simultan terhadap digitalisasi pembelajaran di sekolah sebesar 0,948 pada kategori sangat kuat dengan nilai R square 94,8% dengan persamaan regresinya Ŷ = -0.561 + 1.275X1 – 0.013X2. Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi Kerja, Digitalisasi Pembelajaran di Sekolah
Co-Authors Adam, Kun Muhandis Afiah, Dian Nur Agus Nugroho Agus Triyono Akmal Akmal Alafiyah, Cici Evianti Anamila Anamila ANGGRENI, LISA Apriliya, Nurul Arbain Arbain, Arbain Ardianing, Nur Puji Arif Syaifudin Arifin, Ahmad Zaenal Arifin, Suryat Andik Artika Wina Fitriani Aryanto, Lilik Asiati, Diah Isnaini Astuti, Cahyo Puji Astuti, Ima Puji Astuti, Kundi Astutiningtyas, Dewi Nur Laksmi AT Soegito Baldemor, Milagros Racacho Br. Ginting, Rosalina Budi Chandra Wicaksono Cahyani, Ni Made Choiriyah Choiriyah Darojah, Darojah Daryati, Daryati Dianti, Wahyu Rahma Eko Pujianto Eko Sulistyono Endang Wuryandini, Endang Endarto Fandholi, Fandholi Farikhin, Nur Fatah Hidayat Ghufron Abdullah Ginting, Rosalina Br. Hadi, Isman Hadiyanto, Pujo Hardiman, Sofandy Harjito - Harni, Harni Harningsih, Lilis Sri Hartanto, Kurniawan Widhi HERAWATI, LILIK HERFIYANTI, NASYROHAH Hettyarsih, Asmi HIDAYAH, EMI Huda, Daimul I Made Sudana Inayah Inayah Indriati Indriati Istikomah Istikomah Jeng, Ismaila Ousman Joko Sulianto . . Kundiastuti, Kundiastuti Kurnia, Anora Wanodiya Kurniawati, Annisa Kusumaningsih, Rita Lasdi lasdi Lestari, Hendang Zeta Lestyarini, Hestian Lilik Ariyanto Lilik Septiyani Lisnanto, Suko Lutfia, Emi Makarim F, Ummil Maria Ulfah Maryanto - Masanah Masanah Maslihah, Nur Isna Maulidah, Hikmah Meka Yulianto Milagros Racacho Baldemor Mohamad Zamroni Mubariyin, Mubariyin Muflikah, Muflikah Mugiem, Mugiem Muhdi Muhdi Muhtarom MUNIROCH, MUNIROCH Mursalina, Siti Ari Murthofiah, Murthofiah Mustofa Mustofa Mu’awinah, Ajnihatin Ngabdi, Ngabdi Ngasbun Egar Ngasbun Egar Ngasbun Egar Ngasbun Egar Ngatijah, Ngatijah Ngurah Ayu Nyoman Murniati Noor Miyono Noor Miyono Novianto, Heru Nur Khoiri NUR KHOLIFAH Nuraeni, Devi Nurkhasanah Nurohman, Cahyo Oetari, Veronica Pujiningsih, Ari Purnomo, Amal Purnomo, Yulianto Hery Purtiningsih, Okta Purwati Purwati Raden Mohamad Herdian Bhakti Rasiman Rasiman Retno Ayu Murwani Puspitasari Retnowati, Nunung Kurnia Rizki Fauzan, Rizki Rowaji, Muhamad Rulianah, Nita Rumaeni Rumaeni Sakdun Sakdun Setiorini, Triani SETIYANTI, WITA Setyaningrum, Any Inti Wahyu SETYOWATI, SUSDARYANTI EKO Siti Fatimah Siti Khanifah, Siti Siti Nurul Khalimah Slamet Sugianto Soedjono Soedjono Soegito Soegito SOFIYANTI, ERLIN Solekha, Siti Sri Purwati, Sri Subekti, Yelli Ari Sudari, Sudari Sudharto Sudharto Sugiharti Sugiharti Sugiyanto - Sugiyarto Sugiyarto Sulastri Sulastri Sulastri Sulastri Sule, Sani Abdullahi Sumarno . Sunandar Sunandar Supartiningsih - - Sya’ni, Athi Aliyatus Teguh Panatagama TEJAWATI, SARI Titik Haryati Trihandayani, Ifa Triyastuti, Novitasari Tualeka, Mohammad Ali Hasan Tumeko, Dwi Satrio Bagus Tumiyati, Tumiyati Untoro, Joko Wardani, Danik Eka Warihadi, Gutomo Widihastuti, Fithriyah Widya Kusumaningsih Widya Kusumaningsih Wihartuti Wihartuti Wijayanti, Dwi Rahayu Wiwik Sumarmi Wiwik Sumarmi Wuryandoko, Santoso Yovitha Juliejantiningsih Yovitha Yuliejantiningsih Yovitha Yuliejantiningsih, Yovitha Yuli Anggraeni Yunita Kumala Dewi Zulfah Zulfah