p-Index From 2021 - 2026
9.767
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Citra Pendidikan Journal Transformation of Mandalika Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Jurnal Citra Pendidikan Anak Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Journal Of Informatics And Busisnes JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam HUMANITIS : Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis JEBD Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Cendikia Pendidikan Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Jurnal Media Akademik (JMA) La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Nusantara Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi Terapan Journal Educational Research and Development Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Journal of Religion and Social Community JIS: Journal ISLAMIC STUDIES QAZI : Journal of Islamic Studies QOUBA : Jurnal Pendidikan Jurnal Profesi Guru Indonesia Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin International Journal of Multidisciplinary Reseach Jurnal Citra Pendidikan Journal of Literature Review Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Educational Journal Journal of Education and Social Culture
Claim Missing Document
Check
Articles

LEADERSHIP PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF AL - QUR'AN Widya Alfa Rizky; Gusmaneli
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v12i3.11718

Abstract

tikel ini membahas tentang kepemimpinan pendidikan islam yang dilihat dari presepktif Al-Qur‟an. Dalam suatu organisasi, pemimpin memiliki tanggung jawab yang besar dalam kesuksesan suatu organisasi agar dapat mencapai tujuan yang telah direncanakan berdasarkan Al-Quran dan Hadist. Dalam menjalankan tugasnya pemimpin memiliki banyak wewenang dalam mengatur organisasi ini. Antara lain seperti mengatur, menggerakkan, mengawasi dan mengorganisir anggotanya. Pemimpin merupakan wajah suatu organisasi, jika pemimpinnya baik maka organisasi itu akan baik pula.Maka penting sekali seorang pemimpin dalam memahami tentang konsep, unsur, karakteristik kepemipinan pendidikan islam dalam pandanagan Al-Qur‟an. Maka dari itu artikel ini bertujuan untuk menguraikan lebih jelas tentang pengertian, konsep, teori, unsur, karakteristik dan penerapan sikap pemimpin dalam prespektif Al-Qur‟an. Artikel ini mengadopsi penelitian kepustakaan (Library Research) dan studi literatur. Disebut penelitian perpustakaan karena data-data atau bahan-bahan yang diperlukan dalam penyelesaian artikel ini berasal dari perpustakaan baik buku, jurnal dan lain sebagainya.
Realities and Opportunities for Islamic Education Development in Viet Nam Cham Is Na Uy; Gusmaneli
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v2i1.256

Abstract

Islamic education in Vietnam exists in an informal and community-based system, primarily sustained by the Cham Muslim minority. Despite the absence of a formal educational infrastructure, this system plays a vital role in preserving religious identity and transmitting moral values. This study aims to analyze the current condition of Islamic education in Vietnam, identify existing challenges, and explore development opportunities that support sustainability and cultural relevance. A descriptive qualitative approach was employed, using literature reviews and document analysis to explore educational practices, institutional gaps, and policy dynamics that shape the Islamic education landscape in Vietnam. The findings show that Islamic education in Vietnam is adaptive and resilient but suffers from limitations in curriculum standardization, educator training, and formal recognition. However, digital technology, international partnerships, and emerging government support provide promising opportunities for its development. A multi-stakeholder and culturally grounded approach is needed to strengthen Islamic education in minority contexts. This study provides practical insights for policymakers and educators in designing inclusive and sustainable educational strategies for Muslim communities in non-Muslim-majority countries
Implikasi Dasar dan Landasan Pendidikan Islam terhadap Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Ovi Mardatillah; Qonita Wardah; Gusmaneli
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan | E-ISSN : 3062-7788 Vol. 2 No. 1 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic education is a comprehensive development process that integrates spiritual and intellectual aspects based on the teachings of the Qur'an and Sunnah. The curriculum is designed as an effort to form individuals who are faithful, have noble morals, and are able to face the development of the times wisely. The role of teachers is not only limited to conveying knowledge, but also being role models in instilling Islamic values. The learning approach is designed comprehensively and contextually to support the development of student character. The integration between the curriculum, learning strategies, and the role of educators is the key to producing a generation of Muslims who excel in morals and knowledge.
Urgensi Pendidikan Islam Berbasis Keluarga dalam Pembentukan Karakter Anak Lina Indriani; Gusmaneli
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI (Edisi Spesial)
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/gtkfxt19

Abstract

Krisis moral generasi muda di era globalisasi, yang ditandai oleh individualisme dan materialisme, menjadikan pendidikan karakter sebagai isu sentral dalam pendidikan nasional. Keluarga memiliki peran krusial sebagai fondasi awal pembentukan karakter anak sesuai syariat Islam, dengan penanaman nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis, serta penerapan pendidikan profetik di era digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan urgensi peran pendidikan Islam berbasis keluarga dalam membentuk karakter anak serta mengidentifikasi strategi implementasinya di kehidupan modern. Studi kualitatif dengan pendekatan studi pustaka ini mengandalkan sumber sekunder dari buku dan jurnal ilmiah. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui reduksi, penyajian, verifikasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga adalah lembaga esensial dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual melalui teladan, kebiasaan, serta bimbingan orang tua. Peran aktif orang tua dalam menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis, didukung komunikasi yang baik dan pendekatan profetik, sangat memengaruhi pengembangan karakter Islami. Penguatan pendidikan Islam dalam keluarga bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menciptakan generasi berkarakter Islami yang mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DENGAN BERBANTUAN STARETGI PEMBELAJARAN INKUIRI Widya Alfa Rizky; Nabila Aulia Fitri; Gusmaneli
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i11.12343

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan esensial yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam menghadapi tantangan abad 21. Sayangnya, banyak peserta didik yang masih menunjukkan rendahnya kemampuan ini dalam proses pembelajaran. Artikel ini membahas strategi pembelajaran inkuiri sebagai pendekatan yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Pembelajaran inkuiri mendorong siswa untuk aktif bertanya, mengeksplorasi, dan menarik kesimpulan secara mandiri melalui proses investigasi ilmiah. Artikel ini menguraikan konsep dasar kemampuan berpikir kritis, prinsip dan tahapan strategi pembelajaran inkuiri, serta implikasinya terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan kajian literatur dan analisis teoritis, strategi pembelajaran inkuiri terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang menantang, merangsang rasa ingin tahu, serta melatih siswa untuk berpikir logis, analitis, dan reflektif. Implikasinya, penerapan pembelajaran inkuiri dalam kelas perlu didukung oleh peran aktif guru sebagai fasilitator dan pengembang skenario pembelajaran yang kontekstual. Dengan demikian, pembelajaran inkuiri menjadi salah satu alternatif strategis dalam upaya mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik secara optimal.
Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Penguatan Literasi Digital pada Generasi Milenial Silvina Waroh; Amelia Putri; Gusmaneli
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i2.1012

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara hidup dan pola pikir generasi milenial secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan literasi digital yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam bagi generasi milenial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur yang mengeksplorasi berbagai sumber ilmiah dan relevan. Data dianalisis secara deskriptif untuk membangun pemahaman mendalam terkait konsep literasi digital Islami. Hasil menunjukkan bahwa literasi digital tidak hanya sebatas keterampilan teknis, tetapi juga menyangkut aspek etika, tanggung jawab, dan nilai-nilai moral yang sejalan dengan ajaran Islam. Faktor utama yang mempengaruhi literasi digital meliputi keterampilan fungsional, komunikasi, berpikir kritis, dan pendekatan pembelajaran yang relevan. Strategi penguatan literasi digital berbasis pendidikan Islam mencakup integrasi nilai dalam pembelajaran, pelatihan guru, serta pengembangan kurikulum yang adaptif. Kesimpulan literasi digital berbasis nilai-nilai Islam mampu membentuk generasi milenial yang cakap teknologi sekaligus berkarakter
Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Dunia Pendidikan: Menjawab Tantangan, Merancang Strategi Intan Suci Ramadani; Ratna Sri Wahyuni; Gusmaneli
Journal of Religion and Social Community | E-ISSN : 3064-0326 Vol. 1 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article explores the integration of Islamic values in the educational sphere by examining the concept of values, types of Islamic educational values, implementation strategies, and the challenges faced in the process. Islamic values such as honesty, responsibility, compassion, and justice are central to shaping holistic student character. The study uses a literature review method, drawing from relevant academic journal sources. Integration strategies include curriculum-based approaches, school culture, teacher modeling, and value-based learning methodologies. The findings highlight several major challenges, including a lack of comprehensive understanding among educators, the influence of globalization and secular media, and weak collaboration between schools, families, and communities. Furthermore, current national educational policies often do not fully support the inclusion of Islamic values across all subjects. Addressing these issues requires collaborative efforts, continuous teacher development, and contextual strategies to ensure Islamic values are effectively embedded in educational practices. This article contributes to the conceptual understanding of Islamic character education and emphasizes the importance of aligning pedagogy with religious values in the modern educational system.
Model Strategi Pembelajaran Kolaboratif dalam Konteks Pendidikan Islam Siregar, Fathiyah Ikhsani; Sulastri, Hesti; Gusmaneli
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2025): January-Maret 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v3i1.1233

Abstract

Artikel ini membahas penerapan metode pembelajaran kolaboratif dalam pendidikan Islam sebagai respons terhadap tantangan globalisasi dan modernisasi. Penelitian dilakukan dengan metode studi pustaka (library research), yaitu mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai literatur, jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik pembelajaran kolaboratif di pendidikan Islam. Analisis dilakukan secara kritis dengan teknik analisis isi untuk menyaring, membandingkan, dan menggabungkan data yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif dapat meningkatkan pemahaman materi, keterampilan sosial, serta nilai-nilai Islam pada peserta didik. Model ini efektif dalam menciptakan suasana belajar yang aktif, partisipatif, dan mendukung pengembangan berpikir kritis serta kreativitas siswa. Keberhasilan implementasi sangat dipengaruhi oleh peran guru sebagai fasilitator dan partisipasi aktif siswa. Dengan demikian, pembelajaran kolaboratif dapat menjadi strategi yang relevan untuk memperkuat kualitas pendidikan Islam di era global.
Sinergi Pendidikan Islam dan Digital Untuk Generasi Muslim Unggul Global Mandiri Rahayu, Aisyah; Fedya Jelila; Gusmaneli
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 3 No. 1 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic education plays a central role in producing individuals who are spiritually, intellectually, and socially harmonious based on the Qur’an and Sunnah. This study aims to examine the optimization of the Islamic education ecosystem through the synergy of the prenatal environment, family, school, and community, as well as the use of digital innovation to face the challenges of globalization. Using qualitative descriptive methods and an interdisciplinary approach, this study analyzes the characteristics, roles, and challenges of the Islamic education environment. The results show that collaboration between environments supported by technology, such as Qur’an learning applications and STEAM-based curriculum, can improve the effectiveness of education. Challenges such as secularism and the influence of social media can be overcome by integrating 21st-century skills, such as digital literacy and critical thinking, without sacrificing Islamic values. Recommendations include prenatal training, strengthening the role of the family, increasing teacher capacity, activating religious communities, and developing digital platforms. This study confirms that adaptive Islamic education can produce a generation of Muslims who are superior, competitive, and relevant in the global arena.
APPLICATION AFFECTIVE LEARNING STRATEGIES IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING Ariny Maitasya Tanzila; Stevani Anjelia; Gusmaneli
Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 4 No 2 (2025): June Edition: Multiple Intelligences of Students in Formal, Informal, and Nonform
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/cendekiawan.v4i2.332

Abstract

Affective learning strategies in Islamic Religious Education (PAI) play a crucial role in shaping the character, attitudes, and moral values of students as an important foundation in building a moral society. PAI learning not only emphasizes cognitive aspects, but also affective integration that directs students to have religious behavior in their daily lives. This study aims to analyze the urgency, implementation models, and implementation challenges of affective learning strategies in PAI based on literature studies from various recent studies. The results show that affective strategies such as teacher exemplary, value clarification, positive attitude habituation, and emotional reinforcement contribute significantly to students' character building. However, obstacles such as difficulties in attitude evaluation and limited learning time remain a challenge that needs to be overcome with a collaborative approach between teachers, students and the environment. The Qur'anic texts, especially Q.S. Al-Mujadilah verse 11, strengthen the foundation that value-based learning is part of increasing one's degree of faith and knowledge. Thus, the application of affective learning strategies that are integrated, systematic, and adaptive is an urgent need in improving the quality of PAI education in the modern era.
Co-Authors Abdul Rilci Aditya Warman Adlin, Hafizah Luthfiah Aidil Adoha Dly Aldio habib aswari Alifa Rafli Akbar Amelia Putri Anak Agung Sagung Oka Anggrena Ananda Dilonia Andini, Betti Anisa Masyitoh Annisa Rahmah Annisa’ Fitri Aprilia Miftah Aput, Aisyah Rahayu Aridianti Ariny Maitasya Tanzila Ariska, Suci Arselina Heinan Arrul Asbi Sadiki Ashavira Julian Dias Asrida Mahyuni Harahap Asti Melani Putri Azim Mahfuzh DY Azlan Aris Bagas Tri Nugraha Cham Is Na Uy Cindy Aulia Safmi Corina, Syafira Dela Zalia Desma Rilla Dewi Sartika Hasibuan Dimas Saputra Dini Andriani Dinizen Diva Aufanisa Diva Febriani Safitri Dongoron, Rizkinya Dwi JIhan Fahira Dzakia Khairunnisa Dzakiratul Husna Elcha Athifa Eldyo Mahesa Fahmara Ageela Faizatul Akila Fatria, Alifa Fauziana Ulfi Febi Syafitri Febrian Afriadi Fedya Jelila Ferdian Widiananda Fhadil, Shahibul Fitri Fuji Yuliani Gihna Zahra Hanafi, Reza Hanifah Maulidia Hapsari, Mizra Tri Helga Vitriana Yunizar Husniah Hasan HUSNUL KHOTIMAH Ika Permata Bunda Ima Lathil Husni Intan Disha Afriani Intan Suci Ramadani Iqbal Evandi Fauzi Irma Yanti BR Ritonga Islami Geni Putra, Pasya Jannah, Azizah Miftahul Jelita Jihaddifa Jiwa Wahyu Perdana Khaisyah Nurhasanah Lathiva Wulandari Lina Indriani Lubis, Marito Lula Pebriani M. Zelfen Syahrifal Miftahul Husnah MIFTAHUL JANNAH Muhammad Fadhil Muhammad Fatih hidayah Muhammad Irvandi Permana Muhammad Salpi Dahsur Munira, Siska Lailan Nabila Aulia Fitri Nabila Rhamadani Nada Gustiani Nadia Iksa Nahdia Til Fauziah Nasution, Marwiyah Naylah Agastiya Rinaldi Naylatul Fadhilah Neiza Perdia Putri Nelwati, Sasmi Nisatul Aulia Nofitri, Abelia Novri Adifa Zuhra Nurlatifah Nurmala, Mona Septi Nurrizka Suryani Nurul Afiqah Ovi Mardatillah Pohan, Nur Jannah Putri Rahmi Putri Wulandari Nasution Putri, Nesa Qonita Wardah Rahayu, Aisyah Rahmah, Nadia Sandi Rahmawan, Aulia Rangga Saputra Rani Puspita Ratna Sri Wahyuni Ratu Ajeng Galuh Pitaloka Refa Ayunda Melki Resky Ananda Putri Erwinsyah Reva Fadilla Reviani Rian Noveri Rini Kurniati Rio Pratama Rosida Hannum Roza Safitri Sakinah, Khairunnisa Sariva Aulia Rabani Sasi Karina Sherilla Nava Angel Gea Silvina Waroh Siregar, Fathiyah Ikhsani Siti kholijah Harahap Siti Rain Harahap Sofiah Harahap Sonya Putri Nelta Stevani Anjelia Sulastri, Hesti Syahdianra Syahril Hidayat Syahrul R, Syahrul Syamsiar, Syamsiar Syifa Ramadhani Tasya Fajriani Ulfah Zahra Umul Nazira Vieri S , Dimas Agustian Vilsi Kholillah Widya Alfa Rizky Widya Amanda Yuda Al Fadillah Zakirul Nader