Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Dana Bank Syariah Studi Kasus : Penerapan Manajemen Dana Pengelolaan Likuiditas di BCA Syariah Risma Hermawati Apriliani; Rivana; Azmia Siti Munasifah; Seli Saelurrohmah Syam; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7176

Abstract

Manajemen dana pada bank syariah merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan operasional lembaga keuangan berbasis syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep manajemen dana bank syariah, mekanisme penghimpunan dan penyaluran dana, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, serta regulasi terkait perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank syariah berperan sebagai lembaga intermediasi keuangan yang menghimpun dana masyarakat melalui akad wadiah dan mudharabah, kemudian menyalurkannya kembali melalui berbagai akad pembiayaan seperti murabahah, musyarakah, mudharabah, dan ijarah. Kinerja intermediasi bank syariah dapat diukur melalui rasio Financing to Deposit Ratio (FDR) yang menunjukkan kemampuan bank dalam menyalurkan dana secara produktif sekaligus menjaga likuiditas. Namun demikian, pengelolaan dana bank syariah masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan instrumen keuangan syariah, keterbatasan sumber daya manusia, serta regulasi yang ketat. Oleh karena itu, manajemen dana yang efektif, profesional, dan sesuai prinsip syariah menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja serta kontribusi bank syariah terhadap perekonomian masyarakat.
Analisis Kelayakan Produk Penghimpunan Dana Bank Syariah dalam Perspektif Prinsip Syariah Naila Alya; Falha Himatul Aliyah; Mutiara Ramadhani; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7180

Abstract

Aktivitas penghimpunan dana bank syariah tidak selalu sesuai dengan prinsip syariah, diperlukan analasis apakah aktivitas penghimpunan dana yang dilakukan layak dan sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan penghimpunan dana bank syariah dalam perspektif prinsip syariah serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas penghimpunan dana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan melalui studi kepustakaan (libarary research) yang bersumber dari jurnal ilmiah dan buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas openghimpunan dana bank syariah dapat dikatakan layak dan memenuhi prinsip prinsip syariah. Akan tetapi, keberhasilan dan kelayakan penghimpunan dana juga dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu, perbankan syariah perlu melakukan peningkatan pada inovasi produk dan tingkat literasi keuangan syariah pada masyarakat agar penghimpunan dana dapat dilakukan dengan optimal, dan dapat dikatakan layak dalam perspektif prinsip syariah
Analisis Konsep Manajemen Aktiva dan Liabilitas pada Perbankan Syariah Resti Nuraeni; Sindi Setiawati; Irma Nursyapa’ah; Adrian Santris Chaniago; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7184

Abstract

Asset Liability Management (ALMA) merupakan salah satu konsep penting dalam pengelolaan keuangan perbankan syariah yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara aset dan liabilitas bank. Permasalahan yang sering dihadapi bank adalah ketidakseimbangan antara sumber dana dan penggunaan dana yang dapat menimbulkan berbagai risiko seperti risiko likuiditas, risiko pembiayaan, dan risiko pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, struktur, serta penerapan Asset Liability Management pada bank syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, dan regulasi yang berkaitan dengan manajemen perbankan syariah. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penerapan ALMA berperan penting dalam menjaga stabilitas keuangan bank melalui pengelolaan likuiditas, kualitas aktiva produktif, serta penerapan manajemen risiko yang efektif. Selain itu, keberadaan Asset Liability Committee (ALCO) juga mendukung proses pengambilan keputusan dalam pengelolaan aset dan liabilitas bank. Dengan penerapan ALMA yang baik, bank syariah diharapkan mampu meningkatkan kinerja keuangan, meminimalkan risiko, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan syariah.
Analisis Laporan Keuangan dalam Menilai Kinerja Keuangan Bank Syariah di Indonesia Fariz Abdul Hammam; Risma Syan Sabilla; Rifa Khoerunnisa; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan keuangan dalam menilain efisensi produksi serta tingkat kesehatan bank syariah. Analisis laporan keuangan ialah langkah strategis untuk memahami kinerja keuangan bank syariah serta untuk memastikan aspek kepatuhan terhadap prinsip syariah. Laporan ini memiliki karakteristik yang khusus, seperti adanya penerapan akad-akad syariah, diantaranya musyarakah an mudharabah, serta sistem pencatatan yang transparan. Rasio-rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur efisiensi operasional, profitabilitas, dan risiko pembiayaan. Namun demikian laporan keuangan memiliki beberapa keterbatasan yang dapat mempengaruhi interpretasi terhadap kondisi riil lembaga perbankan. Oleh kerenanya penggunaan rasio-rasio keuangan menjadi salah satu alat analisis yang penting dalam penilaian kinerja bank syariah di Indonesia. Penelitian ini juga mengkaji analisis rasio keuangan pada Al-Barakah Islamis Invesment Bank sebagai contoh penerapan analisis laporan keuangan dalam praktik perbankan syariah. Selain itu pembahasan mengenai efisiensi produk bank syariah juga dianalisis melalui beberapa indikator untuk memastikan stabilitas serta keberlanjutan operasional lembaga perbankan syariah.
Analisis Manajemen Permodalan Bank Syariah melalui Pendekatan Capital Adequacy Ratio (CAR), Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR), dan Kualitas Aktiva Produktif (KAP) Wafa Syakila Herdani; Kanaisa Salsabila; Anisa Zahrotul Mupida; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7190

Abstract

Perkembangan industri perbankan syariah yang pesat menuntut pengelolaan permodalan yang kuat agar bank mampu menjaga stabilitas keuangan serta menghadapi berbagai risiko operasional. Namun, kajian yang secara khusus membahas manajemen permodalan bank syariah melalui indikator kecukupan modal dan kualitas aset produktif masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen permodalan bank syariah melalui pendekatan Capital Adequacy Ratio (CAR), Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR), dan Kualitas Aktiva Produktif (KAP). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang memanfaatkan data sekunder dari buku, jurnal ilmiah, serta penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR menjadi indikator utama dalam menilai kecukupan modal bank dalam menyerap risiko kerugian, ATMR mencerminkan besarnya eksposur risiko dari aset yang dimiliki bank sehingga menentukan kebutuhan modal minimum, sedangkan KAP menunjukkan kualitas pembiayaan dan kemampuan aset produktif dalam menghasilkan pendapatan. Ketiga indikator tersebut saling berkaitan dalam mendukung stabilitas dan kinerja bank syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan permodalan yang optimal melalui penerapan CAR, ATMR, dan KAP secara terintegrasi dapat memperkuat ketahanan bank syariah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan syariah.
BANK SYARIAH LEMBAGA INTERMEDIARY FINANCIAL Putri Amelia Sofjan; Neng Dewi Salmah Lailatus Syarifah; Rifda Fazrinuriko; Andini Oktavia Widayanti; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7193

Abstract

Bank syariah merupakan lembaga keuangan yang berfungsi sebagai perantara (intermediary financial) antara pihak yang memiliki kelebihan dana dan pihak yang membutuhkan dana. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran bank syariah dalam menjalankan fungsi intermediasi serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan dana sesuai dengan prinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, dan dokumen terkait perbankan syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa bank syariah memiliki peran penting dalam menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat melalui berbagai akad syariah seperti mudharabah, musyarakah, murabahah, dan ijarah Selain fungsi komersial, bank syariah juga memiliki fungsi sosial melalui pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Namun dalam praktiknya, bank syariah masih menghadapi beberapa kendala seperti ketidaksesuaian jangka waktu antara sumber dana dan penyaluran dana, keterbatasan instrumen likuiditas, serta dominasi pembiayaan berbasis jual beli dibandingkan bagi hasil. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, inovasi instrumen keuangan syariah, serta peningkatan kualitas manajemen dan sumber daya manusia agar fungsi intermediasi bank syariah dapat berjalan lebih optimal dan berkontribusi terhadap stabilitas sistem keuangan serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Manajemen Permodalan Bank Syariah Nadia Yuliani; Shinta Puja Rinjani; Atya Zahra Rizqina; Rida Nugraha; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep manajemen permodalan dalam perbankan syariah serta perannya dalam menjaga stabilitas dan kesehatan lembaga keuangan. Modal merupakan komponen penting dalam sistem perbankan karena berfungsi sebagai penyangga terhadap berbagai risiko yang timbul dari aktivitas pembiayaan, risiko pasar, maupun risiko operasional. Oleh karena itu, bank syariah dituntut untuk mampu mengelola permodalannya secara efektif agar dapat mempertahankan stabilitas keuangan serta menjamin keberlanjutan kegiatan operasionalnya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, serta regulasi yang berkaitan dengan perbankan syariah. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif untuk menjelaskan konsep serta mekanisme manajemen permodalan dalam perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen permodalan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kegiatan operasional bank syariah. Tingkat kecukupan modal umumnya diukur menggunakan Capital Adequacy Ratio (CAR) yang mencerminkan kemampuan bank dalam menyerap potensi kerugian yang berasal dari aktiva tertimbang menurut risiko. Selain itu, indikator seperti Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) dan Kualitas Aset Produktif (KAP) juga menjadi faktor penting dalam menilai kinerja dan stabilitas keuangan bank syariah. Pengelolaan permodalan yang efektif dapat memperkuat ketahanan bank syariah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan syariah.
Analisis Penghimpunan Dana pada Bank Syariah: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Prinsip dalam Perspektif Ekonomi Islam Defri Irham Gufronny; M. Naufal Amin; Rido Mauladi; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7195

Abstract

Penghimpunan dana merupakan kegiatan utama dalam operasional bank syariah, namun masih terdapat kesenjangan pemahaman mengenai konsep, tujuan, fungsi, dan prinsip yang mendasarinya dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penghimpunan dana pada bank syariah yang mencakup pengertian, tujuan, fungsi, dan prinsip-prinsip yang digunakan dalam praktik perbankan syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, serta regulasi yang berkaitan dengan perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghimpunan dana pada bank syariah dilakukan melalui produk giro, tabungan, dan deposito yang menggunakan akad syariah seperti wadiah dan mudharabah. Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun dana masyarakat secara halal, menjalankan fungsi intermediasi keuangan, serta mendukung kegiatan pembiayaan yang produktif dan berkelanjutan. Prinsip yang mendasari kegiatan tersebut meliputi keadilan, transparansi, serta larangan terhadap riba, gharar, dan maysir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penghimpunan dana memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas dan perkembangan sistem keuangan syariah. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi akademis dan praktis dalam pengembangan produk penghimpunan dana yang sesuai dengan prinsip ekonomi Islam.
Fungsi dan Sumber Permodalan dalam Bank Syariah: Analisis Teoritis dan Praktis Iqbal Abdul Azis; Muhammad Gesta Nugraha Fauzi; Zenita Alvina Fauziah; Dila Maulidia; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7197

Abstract

Perbankan syariah memiliki peran penting dalam sistem keuangan dengan menjalankan fungsi intermediasi berdasarkan prinsip syariah. Namun, dalam praktiknya bank syariah tetap menghadapi berbagai risiko yang dapat memengaruhi stabilitas dan keberlanjutan operasionalnya. Oleh karena itu, pengelolaan permodalan menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan dan kinerja bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi modal, sumber-sumber permodalan, serta penerapan Capital Adequacy Ratio (CAR), Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR), dan Kualitas Aktiva Produktif (KAP) dalam menjaga stabilitas perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku akademik, dan publikasi terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa modal berfungsi sebagai penyangga risiko, penopang stabilitas, serta dasar penyaluran pembiayaan bank. Selain itu, kecukupan modal yang tercermin melalui CAR serta pengelolaan ATMR dan KAP yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan permodalan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap bank syariah. Dengan demikian, pengelolaan modal yang efektif dan penerapan manajemen risiko yang tepat sangat diperlukan untuk mendukung keberlanjutan operasional bank syariah.
Co-Authors Abdhi Adiansyah Adam Adinda Farhania Ma’rufa Adrian Santris Chaniago Aeni Nurul Fadhilah Agung Ikram Gunawan Aish Kinar Naqiya Aldiva Oriana Hermawan Alya Arini Putri Andara Safitri Fahiratunisa Andini Oktavia Widayanti Anggia Dhafa Irvani Anisa Zahrotul Mupida Anitaliana Annisa Nuraini Asa Zahrani Asep Kurniawan Atya Zahra Rizqina Az Zahrani, Ghiska Azmia Siti Munasifah Cantika Cantika Carisa Aulia Azzahra Dara Tsanya Abdul Rohim Darin Diffana Athifah Dede San San Ramlan sandiyana Defri Irham Gufronny Denisa Ramadhani Depi Amalia Depi Indriani Dila Maulidia Dimas Adi Sudibyo Dimas Muhamad Rizki Dina Ainul Latifah Dina Ramadhani Dzikri Al-Ghiffari Herman Eva Dwi Suciati Fahmi Nurfatwa Faiz Zaki Fadillah Falha Himatul Aliyah Fariz Abdul Hammam Fasya Dhiyaulhaq M Fatwan Muhammad Hijaj Fauzan Adhipratama Arasyid Fawwaz, Mozza Naiara Firda Kharisma Firdausha, Fauziah Nur Frea Puspita Damayanti Ganis Khairulysa Prasetiyo Hali Hali Hanafi Nur Zein Hazki Ziadatur Rizki Hikmal Azkia Muharam Hikmal Faturahman Hildan Fadlan Hilma Maudi Ilman Miftahul Fauzi Ilone Virginia Oktavian Iqbal Abdul Azis Irma Nursyapa’ah Irman Farhanul Haqiem Jia Ayu Maulida Joni Joni Ahmad Mughni Joni Joni Justin Azmi Luthfi Kamilatuzaini Kanaisa Salsabila Kanaya Audy Kania Meysachroh Prita Utamy Kaysa Hasnah Mumtaaza Khadijah Khairatun Nisa Laisla Bilqis Lestari, Ayu Dwi Lia Wardatul Umah Lutfiah Alya Nurafifah M. Naufal Amin Mariatul Ulfah Maryam Fany Meisya Lutfiah Mochamad Syahril Sabar Suryana Mohamad Riziq Iskandar Mughni, Joni Ahmad Muhamad Renaldi Muhammad Aditya Saputra Muhammad Aryandhi Fikri Muhammad Farril Nur Fauzan Muhammad Gesta Nugraha Fauzi Muhammad Hilal Nurazizi Saleh Muhammad Naufal Zaini Muhammad Ramdan Ridwanullah Muhammad Zahran Hidayatul Urfa Mutia Latifa Mutiara Ramadhani Nabila Bilqis Mutiara Nadia Yuliani Nafisatun Nikmah Nagita Aulia Naila Alya Neng Dewi Salmah Lailatus Syarifah Neng Nazma Aulia Nilzam Anfasa Mulluq Novi Andriani Nuri Kamilatul Pikriyyah Peni Apriliani Pipit Pricilia Siska Sintia Muhtari Putri Amelia Sofjan Raafi Al Afghany Rafi Kenny Akhdan Rafka Nafisa Kurnia Rahma Amalia Fadilah Rahma Ayuningtyas Anjani Ranti Dwi Aryanti Resti Maryam Marsabila Resti Nuraeni Rida Nugraha Rido Mauladi Rifa Khoerunnisa Rifa Naza Amalia Rifda Fazrinuriko Rimarsha Desta Anjani Rinda Nur Agisna Risma Hermawati Apriliani Risma Syan Sabilla Rivana Rubby Aziz Zaura Kamal Ryan Cahya Nugraha Salis Azkia Salmah Salsa Bila Rahmawati Salsabila Salsabila Putri Virgiawan Salwa Salsabila Sela Nur Aulia Seli Saelurrohmah Syam Septi Andini Sevani Desiana Putri Shinta Puja Rinjani Sidiq Pamungkas Sindi Setiawat Sindi Setiawati Sri Mardiyani Suryana Suci Noor Aisah Suci Rahmawati Syera Saffina Tasyqi Masyumatul Aulia Tegar Faiz Fahrezy Tiara Kania Usi Fauziyah Via Nurpadilah Vina Fitria Wafa Jannatul Ma’wa Wafa Syakila Herdani Wahdan Saiduroihan Widya Siti Nabilah Yulfi Rohmatul Hasanah Zenita Alvina Fauziah Zidan Sulaeman Hariri