This Author published in this journals
All Journal Al-Ulum Irfani Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Ta´dib Jurnal Studi Islam TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Journal of Islamic Education Policy Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Al-Hayat: Journal of Islamic Education Jurnal Ilmiah AL-Jauhari Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Journal on Education AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM JURNAL ANSIRU PAI : Jurnal Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Ministrate: Jurnal Birokrasi dan Pemerintahan Daerah Jurnal Scientia Al-Minhaj Jurnal Pendidikan Educator : Directory of Elementary Education Journal Komitmen : Jurnal Ilmiah Manajemen Interdisciplinary Social Studies An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Mejuajua Madani: Jurnal Pengabdian Ilmiah. NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ELOQUENCE: Journal of Foreign Language Dirasatul Ibtidaiyah Journal of Community Dedication PEKERTI Journal Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti Jurnal Al Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Indonesian Journal of Education (INJOE) Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Journal International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL) International Journal of Social and Education (INJOSEDU) Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research PESHUM An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Journal of Islamic Education Management Research (JIEMER) Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Tauhid Rasional Muhammad Abduh Najamuddin Petta Solong
Al-Minhaj : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 3 (2019): Al-Minhaj : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif-analisis. Penelitian ini data diperoleh dari kutipan-kutipan terhadap berbagai sumber kepustakaan yang relevan, terutama yang berhubungan dengan permasalahan yang diangkat dalam penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan yakni kajian pustaka dengan cara; membaca beragam pustaka dan melakukan indentifikasi data terkait dengan konsepsi pendidikan tauhid rasional Muhamad Abduh. Selanjutnya teknik analisis data dilakukan dengan cara mendeskripsikan dan menganalisis data yang berkaitan dengan pendidikan tauhid rasional menurut Muhamad Abduh. Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran universal tentang konsepsi pendidikan tauhid secara rasional. Bahwa eksistensi Tuhan adalah niscaya jika disambungkan dengan nalar manusia yang mau berfikir. Bagi manusia yang mau berfikir serta berjiwa sehat akan mengakui eksistensi Tuhan, bahkan meniscayakan wujudNya. Lebih lanjut dalam tradisi agama samawi, para nabi dianggap pembawa kabar dari langit. Allah swt telah menurunkan kabar/berita dalam bentuk kitab suci atau al-Qur’an melalui para nabi sebagai peringatan. Selanjutnya, aktualisasi tauhid rasional Muhamad Abduh dalam pendidikan Islam menekankan pentingya akal dalam beragama. Abduh berpendapat bahwa al-Qur’an dalam menawarkan kebenaran kepada manusia selalu mengedepankan argumentasi-dialogis. Dalam artian bahwa al-Qur’an kerap melibatkan akal sehat ketika menawarkan kebenaran
Penerapan Prinsip Pengembangan Materi PAI dalam Menciptakan Pembelajaran Efektif Mokodompit, Ayuningsih; Pontoh, Rini Virgiani; Mokoagow, Geischa Cicilia; Solong, Najamuddin Petta
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 3 (2024): September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i3.169

Abstract

Penelitian tentang penerapan prinsip pengembangan materi PAI dalam menciptakan pembelajaran efektif ini bertujuan untuk menjelaskan tentang prinsip-prinsip pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits. Pembelajaran dalam Islam selalu memperhatikan perbedaan individu (alfarq al-fardiyyah). Bagi pendidik proses pembelajaran merupakan kewajiban yang bernilai ibadah, yang akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT di akhirat, sehingga dalam pelaksanaannya haruslah dengan sungguh-sungguh dalam mendidik anak-anak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa prinsip pembelajaran berpusat pada siswa (student centered learning) merupakan pembelajaran yang lebih berpusat pada kebutuhan, minat, bakat dan kemampuan siswa, sehingga pembelajaran akan menjadi sangat bermakna. Dengan pendekatan pembelajaran berpusat pada siswa menghasilkan siswa yang berkepribadian, pintar, cerdas, aktif, mandiri, tidak bergantung pada pengajar, melainkan mampu bersaing atau berkompetisi dan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik. Mengingat pentingnya peran guru, khususnya guru PAI dituntut untuk mengembangkan kompetensi mengajar secara komprehensif sehingga dapat berperan dan melaksanakan tugas mengajar atau proses belajar-mengajar PAI dengan efektif.
Implementasi Resolusi Konflik Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Di SDN Tumokang Baru, Kecamatan Dumoga Utara Kholifa, Muthia Nur; Yahiji, Kasim; Solong, Najamuddin Petta
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7236

Abstract

Implementasi resolusi konflik dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di lembaga pendidikan. Konflik dapat menghambat kemampuan belajar mengajar siswa, akademisi, dan dapat mengancam lingkungan belajar penting untuk mengembangkan strategi pengajaran yang efektif untuk mengatasi konflik disiplin dan meningkatkan kemampuan resolusi konflik siswa. Artikel ini membahas pengertian resolusi konflik, pengertian kedisiplinan siswa, faktor-faktor yang mempengaruhi kedisiplinan siswa, dan resolusi konflik disiplin siswa di lembaga pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan objek kajian penelitian kepustakaan (library research) yaitu serangkaian penelitian yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, atau penelitiannya digali melalui beragam informasi kepustakaan. (buku, ensiklopedi, jurnal ilmiah, koran, majalah dan dokumen). Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Resolusi konflik disiplin siswa, pihak sekolah harus mempunyai komitmen yang baik. Dalam resolusi konflik disiplin siswa, guru juga memerlukan strategi baik ketika mengajar dikelas maupun di luar pembelajaran. Dan di lingkungan sekolah guru harus berpartisipasi aktif dalam penerapan disilpin, guru disekolah sebagai motivator siswa, sebagai pembimbing siswa, sebagai fasilator siswa. Selain itu, dalam resolusi konflik disiplin perlu adanya peran guru yang cenderung pada kebaikan memberi semangat siswa untuk mengikuti peraturan dan tidak melanggar peraturan tersebut. Karena disiplin adalah kunci keberhasilan siswa.   Kata kunci: implementasi resolusi konflik, kedisiplinan siswa             Abstract   Abstract: The focus of this research discusses the implementation of conflict resolution in improving student discipline in educational institutions. Disciplinary conflict in education is a problem that is often experienced in schools and educational institutions. Conflict can hinder students’ teaching and learning abilities, academics, and can threaten the learning environment. In this context, it is important to develop effective teaching strategies to resolve disciplinary conflicts and improve students’ conflict resolution abilities. This article discusses the meaning of conflict resolution, the meaning of student discipline, factors that influence student discipline, and the resolution of student disciplinary conflicts in educational institutions. The method used in this research is qualitative research with the object of library research, namely a series of research relating to library data collection methods, or the research is explored through various library information. (books, encyclopedias, scientific journals, newspapers, magazines and documents). The data collection technique used in this research is the documentation method. The results of the analysis show that in resolving student disciplinary conflicts, the school must have good commitment. In resolving student disciplinary conflicts, teachers also need strategies both when teaching in class and outside of learning. And in the school environment teachers must actively participate in the application of discipline, teachers at school as student motivators, as student mentors, as student facilitators, etc. Apart from that, in the resolution of disciplinary conflicts there needs to be a role for teachers who tend to be kind and encourage students to follow the rules and not break them. Because discipline is the key to student success. Keywords: implementation of conflict resolution, student discipline
Accreditation-Based Assistant Leadership Model and Spiritual Values in Academic Service Mobonggi, Arten; Solong, Najamuddin Petta; Muda, Lisdawati; Hasbi, Muh.; Wantu, Hasyim Mahmud
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 16 No. 2 (2024): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v16i2.5317

Abstract

This research is important because the servant leadership model is crucial in supporting accreditation and is infused with spiritual values to optimize academic services. This research applies the accreditation-based servant leadership model and spiritual values in academic services at the IAIN Sultan Amai Gorontalo Postgraduate program. This field research uses a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation, and then analyzed through data reduction and presentation to conclude. The study concludes that the servant leadership model can only support accreditation by applying spiritual values, especially Islamic ones, in academic services. Every academic service requires a strong spirit, which cannot be separated from spiritual values derived from the truth of revelation. Integrated work activities, serving as a means of communication and sharing program information and academic issues supported by academic information systems, are recognized as encouraging timely studies and academic achievements of students and lecturers. However, this will not be complete without spiritual values such as patience, gratitude, sincerity, humility (tawadhu), information and communication technology as God's gifts, and prayer.
Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran Luring dan Daring dalam Pencapaian Kompetensi Dasar Kurikulum Bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah 2 Kabupaten Gorontalo Nengrum, Thityn Ayu; Pettasolong, Najamuddin; Nuriman, Muhammad
JURNAL PENDIDIKAN Vol 30 No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v30i1.1190

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang kelebihan dan kekurangan pembelajaran luring dan daring dalam pencapaian kompetensi dasar kurikulum bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah 2 Kabupaten Gorontalo. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui terkait apa saja yang menjadi kelebihan maupun kekurangan pada proses pembelajaran luring maupun daring. Seperti yang kita ketahui bahwa, ada dua sistem pembelajaran yang diterapkan saat ini yaitu sistem daring (dalam jaringan) dan sistem luring (luar jaringan). Tentu, kedua sistem pembelajaran ini, memiliki letak persamaan maupun berbedaan, dan juga letak kelebihan dan kelemahan baik dalam proses pembelajaran, maupun keefektifan yang akan dicapai, tentu hal ini juga akan berpengaruh pada pencapaian kompetensi dasar yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif berdasarkan fakta lapangan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan pembelajaran luring maupun daring dalam pencapaian kompetensi dasar kurikulum bahasa Arab. Hasil kajian dan pembahasan menunjukkan bahwa terdapat data yang diperoleh dilapangan bahwa pembelajaran luring  maupun daring  terdapat kelebihan dan kekurangan baik dari segi, metode, media, maupun proses pembelajarannya. Dan berkenaan dengan hal itu, proses pembelajaran luring maupun daring  keduanya tidak menjamin kompetensi dasar dalam kurikulum, dapat sepenuhnya tercapai dengan maksimal.Kata-kata Kunci: Luring dan Daring, Kompetensi Dasar, Kurikulum Bahasa Arab 
ELABORATION OF THE HISTORY OF ISLAMIC EDUCATION IN THE DUTCH COLONIAL PERIOD Mokodenseho, Sabil; Kurdi, Muqarramah Sulaiman; Idris, Muh; Rumondor, Prasetio; Solong, Najamuddin Petta
Journal of Islamic Education Policy Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v8i2.2590

Abstract

Kebijakan pendidikan Islam di Indonesia erat kaitannya dengan proses sejarah yang panjang. Pada awalnya pendidikan Islam di Indonesia mengalami pasang surut, kemudian menunjukkan perubahan-perubahan besar yang luar biasa. Perubahan kebijakan terkait pendidikan Islam di Indonesia ini tidak lepas dari pengaruh kolonialisme. Berangkat dari fakta sejarah yang ada, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pendidikan Islam pada masa kolonial Belanda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian berupa literatur terkait sejarah maupun kebijakan pendidikan Islam pada masa kolonial Belanda didapatkan melalui pembacaan dan kajian mendalam terhadap berbagai bahan pustaka. Penelitian ini menemukan bahwa hegemoni pendidikan Belanda dalam mengatur kebijakan pendidikan Islam, khususnya yang diusung lembaga pendidikan Islam didasarkan pada nalar politik, ideologis, dan kultural ala kolonialis untuk memaksakan pengaruh pemerintahannya terhadap Muslim Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah Belanda merugikan Muslim Indonesia. Kesimpulannya, kebijakan kolonial Belanda terhadap pendidikan Islam di Indonesia adalah dikotomis dan diskriminatif, sehingga membuatnya kaku dan sulit berkembang. Meski begitu, semangat mempertahankan dan memperjuangkan pendidikan Islam di Indonesia terus diwujudkan oleh para ulama. Semangat para ulama ini dibuktikan dengan semakin eksisnya lembaga pendidikan Islam (pesantren dan madrasah) hingga saat ini.  
Partisipasi Stakeholders dalam Penerapan Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) Responsif Gender di MAN Insan Cendekia Gorontalo Petta Solong, Najamuddin; Alhabsyi, Ni'ma M.
Madani: Jurnal Pengabdian Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2020): Madani: Jurnal Pengabdian Ilmiah
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.33 KB) | DOI: 10.30603/md.v3i2.1816

Abstract

This paper analyzes stakeholder participation in gender responsive Madrasah Based Management (MBM) with various supporting and inhibiting factors in MAN Insan Cendekia Gorontalo. The participation of stakeholders in gender responsive MBM is manifested in planning, implementing and evaluating activities that involve teachers, parents, communities, scientists, to contribute, abilities, roles, and aspirations to the achievement of educational programs related to community service for students, native speakers, and Economic Subject Teacher Deliberation (MGMP) activities independently by not differentiating between men and women in MAN IC Gorontalo. As for the supporting factors, first, the state will bear the financing through DIPA. Second, the density of student activities with the boarding school system. The first inhibiting factor is the dependence of funds on the government so that it does not provide room for participation. Second, the management of education personnel in a centralized manner.
DEVELOPMENT OF A COMMUNITY LITERACY PROGRAM TO INCREASE CHILDREN'S INTEREST IN READING IN RURAL AREAS Eka Selvi Handayani; Euis Kusumarini; Moh. Imron Rosidi; Najamuddin Petta Solong; Dadang Muhammad Hasyim
JOURNAL OF COMMUNITY DEDICATION Vol. 4 No. 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A vital part of life is reading. Reading has several advantages, including strengthening memory, expanding knowledge, and enhancing brain function. It is believed that developing literacy in children will lead them to better reasoning abilities, because the best learning can be obtained by reading. This research aims to describe a community literacy program to increase children's interest in reading in rural areas. The method used in writing this article is a literature review. The results obtained in this research are that the Community Literacy Program has an important role in improving literacy culture in children. Where children who usually feel bored studying alone at home can turn to a reading house to be able to study together while also being able to find entertainment with games.
Implementation of Religious Teacher Leadership in Cultivating Islamic Ethics in Madrasah Solong, Najamuddin Petta; Mokodenseho, Sabil; Rohmah, Siti
JURNAL AL-TANZIM Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v8i2.6730

Abstract

This research analyzes the implementation of religious teacher leadership in cultivating Islamic ethics at Madrasah Aliyah Negeri 1 Gorontalo City. This study employs a qualitative descriptive approach with a phenomenological framework. Data collection involves observation, interviews, and documentation. Data analysis follows four stages: condensation, coding, categorization, and theorization. The findings reveal that religious teachers can design, organize, guide, and supervise the inculcation of religious teachings, particularly in Islamic jurisprudence, thus emphasizing the manifestation of Islamic ethics, such as dress code, religious traditions, and Islamic interactions. However, the teachers' skills in critical thinking, collaboration, communication, and creativity have yet to integrate the practice of religion within them, both among teachers and students. This research underscores the importance of further studies to unveil comprehensive strategies for realizing Islamic ethics across various dimensions in the context of religious teacher leadership. These strategies should align with the student profile project of "rahmatan lil alamin" and position the practice of religious teachings as a critical leadership competency within the madrasah context.
The Strategy of Interfaith Education Figures in Managing Religious Tolerance in Banuroja Village, Gorontalo Manahung, Muh. Ramoen; Solong, Najamuddin Petta; Datunsolang, Rinaldi; Hasiru, Roy; Tilome, Apris A.
Interdisciplinary Social Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Regular Issue
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v2i2.329

Abstract

Background: Interfaith education figures inevitably have significant role in managing religious tolerance because education is carried out both in and outside schools. Interfaith figures in society not only actualize and internalize religious values but also implement strategies for balancing the potential of nature so that the humanity of religious communities is maintained. Aim: This paper is the result of research examining interfaith education figures’ strategies in managing tolerance in Banuroja Village, Randangan District, Pohuwato Regency. Method: The researchers applied qualitative approach with phenomenological design. The data collection techniques of this research were observation, interview, documentation, and Focus Group Discussion. Research data was tested by thorough observation and triangulation, both source and method triangulation. Findings: The results of this research indicate three strategies of interfaith education figures in managing tolerance in Banuroja Village, Pohuwato Regency, they are: first, the assimilation strategy, carrying out a blend of cultures or assimilation of life, for example when maintaining security at the neighborhood-watch post (poskamling) by wearing traditional uniforms. Second, the mutual need strategy is embedding a culture of interethnic and religious mutual cooperation as the basic foundation for cultural resilience and the creation of distributive justice. Third, the educative communication strategy is the involvement of educators regardless of their religion in various activities and educative communication. In a pluralist and heterogeneous society like Banuroja, interfaith education figures who are full of knowledge and educational methods have a very strategic, urgent, and beneficial position for the community at large.
Co-Authors Abdul Wahid Abdul Wahid Abdurrahman R Mala Adrian, Andi Agustina Setyaningsih Ahmad Fakhrurrazi Mohammed Zabidi Al- Amin Al-Amin Al-Amin Alhabsyi, Ni'ma M. Alim Hardiansyah Ana Mariana, Ana Anugrah Lestari, Anugrah Apriliyanus Rakhmadi Pratama Arkam Lahiya Arkam Lahiya Arten Mobonggi Bagunda, Putriana Bambang Irawan Biki, Felisnawati Dadang Muhammad Hasyim Danial, Moh Ramli Datunsolang, Rinaldi Dessy Putri Wahyuningtyas Dharma Lauma Didik Supriyanto, Didik Eka Selvi Handayani Elvia Safia Enos Lolang Euis Kusumarini Firdaus, Fadli Firman Aziz Fitro, Muh Hidayat Gamar, Nur Hasan, Moh Rizky Hasani, Dewi Nursafitri S Hasyim Haddade Hendrajaya - Hericson Purba, Jhon Herman Elfridus Seran Holdin Sagita Hulinggi, Maryam Ibnu Rawandhy N. Hula Igirisa, Maria Amanda Ihyauddin Jazimi Iskandar, Karmila Ismail Busa Jhems richard hasan Jihan Jihan Jihan Jihan Judijanto, Loso junus, Nurmin Kasim Yahiji Kholifa, Muthia Nur Kurdi, Muqarramah Sulaiman Kusmawaty Matara Labaru, Sri Tiara Laknasa, Nur Atika Lilik Sulistyo Lisdawati Muda Luki Husin M. Alhabsyi, Ni’ma Makalalag, Wilsahri Prasetya Mala, Abdurrahman Mamonto, Merdi F. Manahung, Muh. Ramoen Manahung, Muh. Ramoend Maneku, Hasnita Marlina Siregar Mas'ud Muhammadiah Masruri Masruri Maulana, Tri Setiawati Miftahul Huda Mobonggi, Arten Moh. Imron Rosidi Moh. Zulkifli Paputungan Mohammad Ahmad Bani Amer Mokoagow, Geischa Cicilia Mokodenseho, Sabil Mokodompit, Ayuningsih Muh Arif Muh Idris, Muh Muh. Arif Muh. Arif Muh. Hasbi Muh. Natsir Mahmud Muhammad Amin Muhammad Arif Muhammad Nuriman Munifa Korompot Munirah Munirah Musbatul Mardiyah Mustapa, Irmawati Nanang Zakaria Nengrum, Thityn Ayu Ni'ma M. Alhabsyi Ni’ma M Alhabsyi Novia Nelza Nur Gamar Nurbayani Nurbayani Nuriman, Muhammad Nurlayla Gaib Nurmadina HS Nurmaningsih Mile Nurul Khairiyah Hulawa Pandu Perdana Putra Paputungan, Rizka Triana Pensed, Fitri Pontoh, Rini Virgiani Ramoend Manahung Rauf, Patma Ridwan Monoarfa Roby Ahada Roy Hasiru Rullyjanto Podungge Rumondor, Prasetio RUWIAH ABDULLAH BUHUNGO Safia, Elvia Sarton Abdullah Satria Koni Satryo Sasono Sayedi, Riyanti Siti Asiah Siti Rohmah Solissa, Everhard Markiano St Rahmah Sukamto Sukamto Syamsuddin Syarifuddin Thityn Ayu Nengrum Tilome, Apris A. Tobuto, Nur Atika Tonji, Nasrulah Ridwan Wantu, Hasyim Mahmud Wijayanti, Lumastari Ajeng Yance Manoppo Yuarini Wahyu Pertiwi Yuslin Kasan Yusuf, Habibie