p-Index From 2021 - 2026
20.72
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam Jurnal Ekonomi & Bisnis PNJ (JEKBIS PNJ) JURNAL DESTINASI PARIWISATA Jurnal Indo-Islamika DE JURE Al-'Adalah Nadwa : Jurnal Pendidikan Islam Al-Ulum An-Nida' Al-Ahkam Islam Futura PIONIR: Jurnal Pendidikan KOMUNITAS JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM Nurani: Jurnal Kajian Syariah dan Masyarakat Intizar El Tarbawi KONTEMPLASI: JURNAL ILMU-ILMU USHULUDDIN Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Jurnal Studi Islam JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo) Jurnal Asy-Syari'ah Musawa : Jurnal Studi Gender dan Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam El-Mashlahah Al-Mustashfa MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik JURISDICTIE Jurnal Hukum dan Syariah Isamic Communication Journal Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis Ahkam: Jurnal Hukum Islam Raheema JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Al-Daulah : Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Al-Albab FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ekonomi Islam SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Al-'Adl Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Jambe Law Journal JURNAL TARBIYAH Journal of Islamic Economic Laws Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Diakom : Jurnal Media dan Komunikasi IQTISHADUNA: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Paedagogia: Jurnal Pendidikan Harmoni Nizham Journal of Islamic Studies Journal of Economicate Studies Justisia Ekonomika Politicon : Jurnal Ilmu Politik EkBis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis AL IMARAH : JURNAL PEMERINTAHAN DAN POLITIK ISLAM Al Maal: Journal of Islamic Economics and Banking JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Dialog Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Tatar Pasundan : Jurnal Diklat Keagamaan Al Huquq : Journal of Indonesian Islamic Economic Law Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Jurnal Bimas Islam Istinbath : Jurnal Hukum Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Asy Syar'iyyah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Perbankan Islam Ulumuna Inovasi: Jurnal Diklat Keagamaan Hermeneutik : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir POLITICA: Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam Al-Mazaahib: Jurnal Perbandingan Hukum Oikonomika: Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah El Mudhorib Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah Al-Muamalat : Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Hukum Ekonomi Islam (JHEI) Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer El-Qish: Journal of Islamic Economics Muqaranah Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam (SOSEBI) Cakrawala: Jurnal Studi Islam Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam QOF: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Jurnal Integrasi Ilmu Syariah (Jisrah) Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Jurnal Pariwisata Nusantara Qawanin: Journal of Economic Syaria Law Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Analisa: Journal of Social Science and Religion Jurnal Analisa Pemikiran Insan Cendikia Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam Jurnal Lektur Keagamaan Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage Jurnal Ekonomi Islam Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan el hisbah: Journal of Islamic Economic Law Al-'Aqdu: Journal of Islamic Economics Law Indonesian Journal of Religion, Spirituality, and Humanity MILRev: Metro Islamic Law Review Al Ushuliy Ta'dib Mawaddah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Jurnal Pembumian Pancasila : Mewujudkan TRISAKTI sebagai Pedoman Amanat Penderitaan Rakyat Al-Hukama: The Indonesian Journal of Islamic Family Law Kontemplasi : Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam (SOSEBI) Jurnal Pendidikan Islam Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan Jurnal Mediasas : Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Madania: Jurnal Kajian Keislaman Journal of Islamic Economic Laws Khazanah Hukum Khazanah Pendidikan Islam AL-MAIYYAH: Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan Tawazun: Journal of Sharia Economic Law Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah
Claim Missing Document
Check
Articles

Clientelism Politics of Muslim Politician Who Became People’s Representatives Mohammad Hidayaturrahman; Doli Witro; Ahmad Hasan Ubaid; Tamrin Tamrin; Anak Agung Sugiantiningsih
International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Vol 23, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.384 KB) | DOI: 10.21580/ihya.23.2.7445

Abstract

People’s representatives are elected through general elections to represent the people fighting for the people's interests and aspirations. However, in practice, muslim politician who became people's representatives often represent themselves and their groups rather than represent those who have chosen them. This research was conducted to reveal how muslim politician who became people's representatives' actions the correlation between clientelism politics in managing the budget function. This descriptive qualitative research method collects data through direct observation in the field and in-depth interviews with various informants related to the research. The theory used in this research is political clientelism theory. From the research results, muslim politician who became people's representatives fight for the community's aspirations to escort a grant program to community groups, social assistance, and empowerment. The program is directly related to the winning team and supporters of voters in the previous elections. The program is intended to maintain the people's voting base and the granary in the next election. This is how the people's representative uses the parliament's existence and potential for electoral interests.   
FILOSOFI DAN NILAI-NILAI ISLAM DALAM GAYA BANGUNAN RUMAH ADAT KAMPUNG NAGA TASIKMALAYA: SEBUAH ANALISIS TERHADAP RUMAH ADAT DENGAN PENDEKATAN STUDI ISLAM Andri Nurjaman; Dadan Rusmana; Doli Witro
JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36424/jpsb.v7i2.258

Abstract

Rumah adat merupakan peninggalan kebudayaan masyarakat tradisional yang harus dijaga keberadaannya sebagai cagar budaya oleh masyarakat yang hidup saat ini. Di Indonesia, terdapat banyak terdapat rumah yang ada hingga saat ini. Salah satunya adalah rumah adat yang berada di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat yang dikenal Kampung Naga. Gaya arsitektur rumah adat di Kampung Naga tersebut adalah berupa rumah panggung seperti layaknya rumah tradisional masyarakat Sunda. Karena itu, gayanya yang unik, di sisi rumah adat di Kampung Naga ini juga memiliki filosofi dan nilai-nilai Islam di dalamnya. Tulisan ini bertujuan mengungkap filosofi dan nilai-nilai Islam dalam gaya bangunan rumah adat di Kampung Naga Tasikmalaya. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan lapangan, wawancara, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan filosofi bangunan rumah adat Kampung Naga dengan bahan alami mencerminkan hubungan baik antara masyarakat adat Kampung Naga dengan alam. Tidak hanya itu, bangunan panggung yang mencerminkan kesederhanaan menunjukan kehidupan masyarakat Kampung Naga. Nilai-nilai Islam dalam bangunan rumah adat Kampung Naga dilihat dari struktur bangunan dan bentuk (model) rumah yang mengandung nilai-nilai hubungan yang harmonis antara manusia, alam dan Tuhan. Dalam Islam disebut dengan istilah habluminallah, habluminanas dan habluminalalam.
Jual Beli Online dan Penentuan Hukum yang Terjadi di dalamnya Muhamad Izazi Nurjaman; Dena Ayu; Camelia Sofwan Al-Rasyid; Doli Witro
Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam Vol 24 No 2 (2021): Al-Qanun, Vol. 24, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/alqanun.2021.24.2.340-364

Abstract

The process of buying and selling transactions online is the same as buying and selling salam because it is a sale and purchase transaction whose goods do not yet exist. Sale and purchase of salam can also be said to be buying and selling with debt. In essence, buying and selling salam is the opposite of buying and selling on credit. Along with its development, buying and selling online has made many modifications to its offerings that pamper its consumers. Such as on-site payment/cash on delivery (COD), pre-order system, and online dropship system. This study reveals how buying and selling online and the determination of the law that occurs in it. This study aims to provide an understanding to online business people that every concept will develop at any time, if there is a change in the idea, there will also be a change in legal provisions. This article is juridical-normative research. Data analysis was carried out qualitatively, divided into domain analysis, taxonomic analysis, and componential analysis. The study results show that the legal position related to online buying and selling is ideally actually using a salam buying and selling contract. However, the legal status will change if there is a change in the concept of the contract. The legal determination is not based on the digital media used as the bidding process but on the practice following the criteria for buying and selling contracts in fiqh muamalah maliyyah. Abstrak: Proses transaksi jual beli secara online sama halnya dengan proses transaksi jual beli salam, karena merupakan transaksi jual beli yang barangnya belum ada. Jual beli salam juga bisa dikatakan sebagai jual beli dengan utang. Pada hakikatnya jual beli salam merupakan kebalikan dari jual beli secara kredit. Seiring perkembangannya, jual beli online banyak sekali modifikasi penawaran yang memanjakan para konsumennya. Seperti pembayaran di tempat/ cash on delivery (COD), sistem pre order, dan sistem dropship online. Penelitian ini mengungkap bagaimana praktik jual beli online dan penentuan hukum yang terjadi di dalamnya. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman terhadap para pelaku bisnis online bahwa setiap konsep akan berkembang setiap saat, jika terjadi perubahan konsep juga akan terjadi perubahan ketentuan hukum. Artikel ini merupakan penelitian yuridis-normatif. Penganalisisan data dilakukan secara kualitatif yang terbagi dalam analisis domain, analisis taksonomi, dan analisis komponensial. Hasil penelitian menunjukkan Kedudukan hukum berkaitan dengan jual beli online secara ideal sebenarnya menggunakan akad jual beli salam. Namun kedudukan hukum itu akan berubah apabila ada perubahan konsep akad yang dilakukan. Penentuan hukumnya bukan didasarkan kepada media digital yang digunakan sebagai proses penawaran melainkan kepada praktik yang dilakukan sesuai dengan kriteria akad jual beli dalam fiqh muamalah maliyyah.  
EDUCATION CHILD IN A FAMILY OF SURAH AN-NISA’ VERSE 9 PERSPECTIVE Yessy Gusminalita; Doli Witro; Kesi Afrilia
PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh bekerjasama dengan PW PERGUNU Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pjp.v9i1.7143

Abstract

In family that plays an important role in shaping the child's personality is the parent. The personality is obtained through the educational process taught by his parents. First and foremost educators for children in the family are parents because it is from them that the child first gets an education. In essence, education in the family occurs implicitly, starting with communication between family members and the daily behavior of their parents. In addition to good communication, the behavior of both parents also participate in the formation of children’s morals. Because the family is the first and primary madrasa for a child. In general, in a family environment, religious values are instilled in children to shape their behavior. Therefore, religious education in the family environment is needed to find out which boundaries are good and bad in children's daily lives. In Islam it is taught to protect the family (or children) from ignorance, even it is highly recommended not to leave the family in a weak state (educational and economic). As explained in the Qur’an surah an-Nisa’ verse 9. This paper will discuss education in the family perspective of surah an-Nisa’ verse 9. This is important to discuss to avoid the birth of a generation of the weak, both weak in education and economically. With an education in the family, it is expected to form a strong generation is facing the challenges of the times ahead.
Self Maturity and Tasamuh As a Resolution of Religious Conflicts Betria Zarpina Yanti; Doli Witro
Intizar Vol 25 No 2 (2019): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v25i2.5608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang konsep self maturity dan tasamuh serta korelasinya dalam resolusi konflik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Data diperoleh dari buku, jurnal, dan artikel yang berkaitan dengan self maturity, tasamuh, dan resolusi konflik. Kemudian data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencari solusi penyelesaian konflik beragama perlu adanya pendekatan yang tepat. Di sisi lain, untuk mencegah terjadinya konflik suku, agama, ras dan antargologan (SARA) antar umat beragama juga diperlukan tasamuh antar umat beragama yang dibangun oleh sejumlah masyarakat yang memiliki kepribadian yang luhur, sopan, santun dan menghargai bentuk peribadatan antar agama.Tulisan ini bermaksud menjelaskan peranan penting self maturity dan tasamuh sebagai resolusi konflik beragama.
Reconstruction of Dakwah Verses Mhd. Rasidin; Doli Witro; Rahma Fitria Purwaningsih
Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Kontemplasi
Publisher : IAIN Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/kontem.2020.8.1.127-142

Abstract

Abstract Da’wah is an activity of inviting others to strengthen the faith of Muslims. The Prophet Muhammad has given examples of how Dakwah should be done. People who accept the materials of Dakwah depend on the way of ulama’s deliver the messages. Then, ulama’ will encounter problems whether people accept or reject what they said. The adherents of radicalism in Islam believe that the teaching of Islam should be presented in many ways, including coercion and violence. This understanding is based on how they interpret some verses in the Quran about dakwah. This paper will try to reconstruct some verses and how the dakwah should be conducted inclusively by describing the ethics of dawah. So, the image of dakwah is not only about the propagation of the Islamic Religion to convert non-muslim to Islam, but also strengthening and deepening the faith of Muslims and helping them lead their daily lives in conformity with Islamic principles. Keywords: Da’wah, Radicalism, Al-Qur’an. Abstrak Dakwah adalah aktivitas untuk mengundang orang lain dalam upaya menguatkan keimanan. Nabi Muhammad telah memberikan contoh bagaimana seharusnya dakwah dilakukan. Masyarakat menerima dakwah tergantung pada bagaimana ulama menyampaikan pesan-pesannya. Dimana kemudian, seringkali para ulama tersebut menghadapi berbagai persoalan apakah pesan tersebut diterima atau justru ditolak oleh masyarakat. Pada titik ini, para penganut radikalisme percaya bahwa ajaran Islam harus disampaikan secara tegas, bahkan jika harus dengan pemaksaan dan kekerasan. Pemahaman ini hadir berdasarkan pemahaman mereka terhadap ayat-ayat AlQuran. Artikel ini berupaya untuk merekonstruksi beberapa ayat AlQuran tentang bagaimana dakwah seharusnya dilakukan secara inklusif, dengan menjelaskan etika dakwah. Sehingga, gambaran tentang dakwah tidak hanya propaganda agama agar non muslim masuk islam, tetapi lebih pada penguatan dan pendalaman keimanan dan membantu masyarakat dalam memahami prinsip-prinsip keagamaan. Kata Kunci: Dakwah, Radikalisme, Al-Qur’an.
THE STYLE OF USING VEIL IN THE AGE OF GLOBALIZATION: Overview of Concepts and Practices Darti Busni; Betria Zarpina Yanti; Doli Witro
Islamuna: Jurnal Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Madura State Islamic Institute (Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/islamuna.v8i2.4753

Abstract

Along with the times, some people see the veil as no longer a symbol of piety but instead follow trends or popular models, not to mention that the veil is only considered a necessity used at certain times like entangled criminal cases and attending court. On the other hand, some use the veil as following the concept stipulated in Islam, namely, an obligation that cannot be abandoned and not adhered to by certain times, conditions, and situations. This article aims to explain the veil concept in Islam and the form of practice in society. Methodically, this article uses a qualitative research method, a research library compiled in scientific articles and analyzed using the phenomenological-sociological approach. The results showed In essence, the veil’s actual use as a form of obedience to the sharia follows the veil concept taught in Islam, where women with veils are not limited to a specific time, situation, condition, and place. ABSTRAK Seiring perkembangan zaman, sebagian masyarakat ada yang memandang jilbab tidak lagi sebagai simbol ketakwaan, tapi lebih mengikuti tren ataupun model yang sedang populer, belum lagi jilbab hanya dinilai sebagai sebuah kebutuhan yang hanya digunakan di saat tertentu saja seperti terjerat kasus kriminal dan menghadiri sebuah pengadilan. Di sisi lain ada yang menggunakan jilbab sebagai sesuai dengan konsep yang ditetapkan dalam Islam yaitu sebagai sebuah kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan dan tidak terpaut pada waktu, kondisi, dan situasi tertentu. Artikel bertujuan menjelaskan konsep jilbab dalam Islam dan bentuk praktek yang terjadi di masyarakat. Secara metode, artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat library research yang disusun dalam bentuk artikel ilmiah dan ditelaah dengan menggunakan pendekatan fenomenologis-sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan pada hakikat yang sebenarnya dari penggunaan jilbab sebagai bentuk keta’atan terhadap syari’at inilah yang sesuai dengan konsep jilbab yang diajarkan dalam Islam yang mana perempuan berjilbab tidak terbatas pada waktu, situasi, kondisi, dan tempat tertentu.
The Reconstruction of Mental Revolution Concept towards COVID-19 Darti Busni; Doli Witro; Rahma Fitria Purwaningsih
JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jsw.2021.5.2.6494

Abstract

Indonesia is considered unable to handle problems amid the COVID-19 pandemic. The number of work termination (PHK) continues to increase, the debt for countermeasures is also getting bigger, but the pandemic has not been resolved. The concept of the 2014 Mental Revolution should be able to deal with the problems of Indonesian society at critical times. The concept is no longer heard while the public has not lived it. This paper aims to examine the concept of mental revolution during the COVID 19 pandemic. This article uses qualitative research methods, which are literature research. The data in this study were obtained and obtained from the literature. Data reduction, presentation, and conclusion drawing were the data analysis methods used. The analysis results show that the concept of mental revolution in this pandemic situation needs to be echoed again to move dynamically, adjusting the conditions of society during the pandemic period. The concept of mental revolution in community character does not lose the spirit of cooperation in facing both mentally and economically crises. In addition, the policy of shifting to an online system tests the workforce's integrity. However, it has also succeeded in triggering a work ethic and cooperation towards a digital society so that a mental revolution plays a significant role in this situation. Therefore, the Mental Revolution in the series of the Nawacita agenda is expected to run well, continuously, and full of enthusiasm and cooperation in its implementation to survive the pandemic era and achieve national development.
The Relevance of the Theory of Legal Change According to Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah in Legal Products by Fatwa DSN-MUI Indonesia Muhamad Izazi Nurjaman; Doli Witro
El-Mashlahah Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PALANGKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/elma.v11i2.3181

Abstract

ABSTRACTThe study described the relevance of the theory of legal change according to Ibnu Qayyim al-Jauziyyah to the legal product of the fatwa DSN-MUI (Fatwa National Sharia Board-Indonesian Council of Ulama) in Indonesia. It used a qualitative research method with a literary approach. The conclusions showed that the relevance of the theory of legal change proposed by Ibn Qayyim al-Jauziyyah has been applied explicitly in every legal product of the fatwa DSN-MUI in Indonesia. That seen in every legal product, always give the way for future changes following the needs and problems faced. Changes to Islamic legislation products have significant differences. On laws and regulations and judges' decisions, new legal products will cancel or revoke the previous legal. And, for the legal product of a fatwa from the National Syari'ah Board (DSN-MUI), the newly legal product will complete the previous one. However, legal changes will always occur in the context of providing legal certainty, accompanied by the level of benefit for people's lives.Keywords: Legal Changes, Ibn Qayyim, Products of Islamic Law.ABSTRAKPenelitian ini menjelaskan tentang relevansi teori perubahan hukum menurut Ibnu Qayyim al-Jauziyyah terhadap produk hukum fatwa DSN-MUI di Indonesia. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relevansi teori perubahan hukum yang digaungkan oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah sudah diberlakukan secara eksplisit dalam setiap produk hukum fatwa DSN-MUI di Indonesia. Hal itu dapat dilihat dalam setiap batang tubuh produk hukum yang selalu membuka jalan untuk adanya perubahan dikemudian hari sesuai dengan kebutuhan dan problematika yang dihadapi. Perubahan terhadap produk hukum Islam memiliki perbedaan yang signifikan. Bagi peraturan perundang-undangan dan putusan hakim, ketentuan hukum baru akan membatalkan/mencabut ketentuan hukum sebelumnya. Sedangkan terhadap ketentuan hukum berupa fatwa Dewan Syari’ah Nasional (DSN-MUI), ketentuan hukum baru akan menyempurnakan ketentuan hukum sebelumnya. Namun sejatinya perubahan hukum akan selalu terjadi dalam rangka menciptakan produk hukum yang dapat memberikan kepastian hukum disertai pencapaian tingkat kemaslahatan bagi kehidupan masyarakat.Kata Kunci: Perubahan Hukum, Ibnu Qayyim, Produk Hukum Islam.
TRANSFORMASI AKAD TABARRU’ MENJADI AKAD MU’AWADHAT; ANALISIS AKAD HIWALAH DAN AKAD KAFALAH DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Muhamad Izazi Nurjaman; Doli Witro
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v6i2.8748

Abstract

Penelitian ini membahas transformasi akad tabarru’ menjadi akad mu’awadhat khususnya pada akad hiwalah dan kafalah di Lembaga Keuangan Syariah (LKS). Artikel ini menggunakan metode deskriptif analisis yang bersifat kepustakaan. Penelitian bertujuan untuk menemukan fakta akan perubahan pada status akad tersebut dan kedudukannya dapat diketahui dengan melihat dan menganalisis praktiknya di lapangan khususnya di LKS. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat kepustakaan (library research). Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat transformasi akad tabarru’ (hiwalah dan kafalah) menjadi akad mu’awadhat (hiwalah bi al-ujrah dan kafalah bia al-ujrah di LKS dan telah diatur dalam fatwa DSN/MUI. Penetapan fatwa tersebut berlandaskan kepada kebutuhan masyarakat (LKS dan Nasabah) dengan memperhatikan ketentuan nash, pendapat para ulama dan tingkat kemaslahatan yang tidak bertentangan dengan prinsip ekonomi syariah.Kata Kunci: Transformasi Akad, Hiwalah, Kafalah, Lembaga Keuangan Syari’ah.
Co-Authors Abda Abda Abdul Khamid Abdul Mufti Albasyari Abdul Rohman Abdullah Firdaus Adi Pratama Awadin Afan, Marjai Afridawati Afridawati Ahmad Fikri Ahmad Mundzir Ahmad MuÔÇÖis Ahmad, Jafar Ahmad, Sabarudin Ainiyatul Latifah Ajeng Hijriatul Aulia Al-Hakim, Sofian Al-Rasyid, Camelia Sofwan Alamin, Nurul Alfikri, Annisa ‘Alwiyah Alghani, Raid Ali Hamzah Ali Hamzah Ali Hamzah Alwis Alwis Alwis Alwis Anak Agung Sugiantiningsih Anas Bayan Mubarok Andini Andini Andri Nurjaman Andri Nurjaman Anisah Agustina Annas, Gilang Kresnanda Annisa ‘Alwiyah Alfikri Annisa ‘Alwiyah Alfikri Anwar Musadad Ardi, Muh Zaitun Ariyanti, Sari Asa'ari Asa'ari Asa’ari, Asa’ari Asa’ari Asa’ari Asa’ari, Asa’ari Athoillah, Mohamad Ayendha Pangesti Ayi Yunus Rusyana Ayi Yunus Rusyana Ayu, Dena Badrus Zaman Bahari, Lalu Pradipta Jaya Baskoro, Aji Berlian Arista Putri Betria Zarpina Yanti Betria Zarpina Yanti Betria Zarpina Yanti Betria Zarpina Yanti Betria Zarpina Yanti Bibi Suprianto Billah, Mutasim Binti Rosli, Roslieza Burhanudin Burhanudin Burhanudin Burhanudin Busni, Darti Camelia Sofwan Al-Rasyid Camelia Sofwan Al-Rasyid Chaerul Saleh D.I. Ansusa Putra Dadan Rusmana Daini, Hening Sukma Darti Busni Darti Busni Darti Busni Deden Effendi Dena Ayu Dena Ayu Dena Ayu Deni Miharja Dewi Amrom Musta’idah Diana, Rahmi Didah Durrotun Naafisah Dimas Indianto S. Dindin Saepudin Dudi Permana Eka Putra Elvi Nilda Ermawan, Muhammad Zakky Ubaid Evi Muafiah Fachry Abda El Rahman Fadli Daud Abdullah Fadli Daud Abdullah Faizin Faizin Fatimatuz Zahro Mulia Syahbani Fauzan Ali Rasyid Ferry, Dharma Fitri Yanti Hainadri Hainadri Hakim, Atang Abdul Hakim, Sofian Al- Halil Khusairi Hamdan Fathurrahman Hardiansyah Tambunan Harisah Hayatul Islami Helmi Muti Sofie Helmina Helmina, Helmina Hendro Kartika Juniawan Hermanto Harun Hetri Yulianti Hibaturohman, Iib Hida, Manarul Hidayat, Asep Achmad Hulaiva Pary Ibnu Elmi A.S. Pelu Pelu Iffah Al Walidah Iffaty Nasyiah, Iffaty Iib Hibaturohman Iim Septiana Ike Yulisa Ike Yulisa Ike Yulisa Ike Yulisa Ike Yulisa Ilahi, Restu Prana Ilma Amalia Imaro Sidqi Imaro Sidqi Imaro Sidqi Imaro Sidqi Indianto S., Dimas Indra Ramdhani Intania, Naila Irma Suryani Istianah Istianah iwan setiawan Iwan Setiawan Izazi Nurjaman, Muhamad Izzuddin, Washif Jalaluddin, Mufti Labib Jalwis Jalwis Jalwis, Jalwis Januri, Muhammad Fauzan Jefry Tarantang Juniawan, Hendro Kartika Juraidi, Juraidi Kesi Afrilia Kesi Afrilia Khairuddin Koko Komaruddin, Koko Kustana Kustana Kustiawan, Muhamad Taufik Lalu Pradipta Jaya Bahari Latifah, Ainiyatul Lida Maulida Luqyana Azmiya Putri Luqyana Azmiya Putri Luqyana Azmiya Putri Luqyana Azmiya Putri Luqyana Azmiya Putri Luqyana Azmiya Putri Luqyana Azmiya Putri M. Athoillah Maimunah Maimunah Mandala, Ican MARIA BINTANG Mhd Rasidin Mhd Rasidin Mhd. Rasidin Mhd. Rasidin Mhd. Rasidin Mhd. Rasidin Mhd. Rasidin Mhd. Rasidin Mira Zuzana Misbahul Munir Makka Moh. Nailul Muna Moh. Zarkani Mohamad Dindin Hamam Sidik Mohamad Sar'an Mohammad Hidayaturrahman Mualimin Mochammad Sahid Mubarok, Anas Bayan Mufti Labib Jalaluddin Muh Zaitun Ardi Muhamad Agus Soleh Muhamad Izazi Nurjaman Muhamad Izazi Nurjaman Muhamad Izazi Nurjaman Muhamad Sadi Is Muhamad Taufik Kustiawan Muhamad Taufik Kustiawan Muhamad Yusuf Muhamad Yusuf Muhamad Yusuf, SE., M.Si. Muhammad Asyrofudin Muhammad Iqbal Zia Ulhaq Muhammad Nasrulloh Muhammad Nasrulloh Muhammad Nur Muhammad Ridha DS Muna, Moh. Nailul Mursal Mursal Mushbihah Rodliyatun Muslih Muslih Naafisah, Didah Durrotun Nadhif Muhammad Mumtaz Nana Herdiana Abdurrahman, Nana Herdiana Nasrulloh, Muhammad Natardi Natardi Natardi Natardi Natardi, Natardi Neni Nuraeni, Neni Nisa, Siti Maymanatun Nisaul Fadillah Norman Ohira Novia Nurfadila Nurasih, Wiji Nurdiansyah, Rifqi Nurjaman, Andri Nurjaman, Muhamad Izazi Nurul Alamin Nurul Alamin Nurul Alamin Nurul Alamin Nurul Alamin nuzul iskandar Ogi Sandria Pitriani Pitriani Pitriani Pitriani, Pitriani Pradja, Juhaya S. Purwaningsih, Rahma Fitria Putra, D I Ansusa Putra, D.I. Ansusa Putri Jianti Putri Wulansari Rabiyatul Adawiyah Rahma Fitria Purwaningsih Rahma Fitria Purwaningsih Rahma Fitria Purwaningsih Rahma Fitria Purwaningsih Rahmad Setyawan Rahmad Setyawan Rahmad Setyawan Rahmi Diana Rahmi Diana Raid Alghani Raid Alghani Ramdani Wahyu Sururie Ramdhani, Indra Rasidin, Mhd. Restu Prana Ilahi Restu Prana Ilahi Ridha DS, Muhammad Rifqi Nurdiansyah Rifqi Nurdiansyah Rifqi Nurdiansyah Rifqi Nurdiansyah Rismanuddin Sahid, Mualimin Mochammad Samsul Bahri Samsul Bahri Santosa, Tomi Apra Setyawan, Rahmad Shinta Azzahra Sudrajat Sidqi, Imaro Sisi Ade Linda Sofian Al Hakim Sofian Al Hakim, Sofian Sofwan Al-Rasyid, Camelia Sri Juwita, Sri Subhan Hi. Ali Dodego Suci Indah Sari Sugiantiningsih, Anak Agung Putu Sumanti, Eva Syafnan Syafnan Syafnan Syafnan Syahbani, Fatimatuz Zahro Mulia Syahid Mujahid Wiwaha Syahrul Anwar Syamsarina, Syamsarina syukrawati, syukrawati Tajul Arifin Tamrin Tamrin TATI NURHAYATI Tomi Apra Santosa Tomi Apra Santosa UBAID, AHMAD HASAN Ubaid, Ahmad Hasan Ulum, Kefi Miftachul Vegia Oviensy Vegia Oviensy Vegia Oviensy Vini Hidayani Waliko Wiji Nurasih Wiji Nurasih Wiji Nurasih Wiji Nurasih Yanti , Betria Zarpina Yasni Efyanti Yasni Efyanti Yessy Gusminalita Yumna Hasna’ Azizah Yuserizal Bustami Zaenab Tri Lestari Zaenuddin Hudi Prasojo Zaenuddin Hudi Prasojo Zarkani, Moh. Zufriani Zufriani Zufriani Zufriani, Zufriani Zulfatun Inayah