Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Kosakata Bahasa Arab Anak Usia 5-6 Tahun melalui Metode Bernyanyi: Improving Arabic Vocabulary for 5-6 Year Old Children through Singing Method Ayunita, Siska; Lubis, Hilda Zahra; Hakim, Nurhaliza; Sa’adah Br BB, Nurul
Absorbent Mind Vol. 4 No. 2 (2024): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v4i2.6413

Abstract

Language skills, especially the ability to master Arabic vocabulary, are very important skills to master, especially in early childhood. Language learning for early childhood is expected to be taught through more interesting activities, one of which is singing. The purpose of this study was to explore improving the Arabic vocabulary of children aged 5-6 years through the singing method. This research method is qualitative research with a literature review derived from the analysis of research journal articles. The results of the study indicate that improving children's vocabulary can be applied by teachers through the singing method well and effectively because teachers have talent, ability and innovation in implementing different learning methods according to the character of students and their schools.
Penerapan Metode Bernyanyi dalam Meningkatkan Penguasaan Mufradat pada Anak Usia 5-6 Tahun: Implementation of Singing Methods in Improving Vocabulary Mastery in Children Aged 5-6 Years Lubis, Nur Asiah; Munadia, Khairani; Hasibuan, Indah Khairani; Lubis, Hilda Zahra
Absorbent Mind Vol. 4 No. 2 (2024): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v4i2.6481

Abstract

Mastery of vocabulary is a crucial element in learning Arabic, particularly for young children. However, the main challenge in this process is making the learning experience both engaging and effective, in line with the developmental characteristics of 5-6-year-old children. This study aims to examine the use of the singing method as a strategy to enhance vocabulary mastery in early childhood. The research adopts a qualitative-descriptive approach, gathering data through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that the singing method successfully creates a fun learning environment, boosts children's motivation, and helps them easily remember and acquire Arabic vocabulary. The chosen songs feature simple vocabulary that aligns with children's everyday lives, accompanied by movements to reinforce understanding and encourage active participation. The implementation of this method also supports the development of children's cognitive, emotional, and motor skills. Therefore, the singing method has proven to be an effective and innovative approach in teaching Arabic to 5-6-year-old children.
Enhancing Early Childhood Artistic Skills Through Angklung at Kindergarten Muhammad, Arifin -; Khairuunisa, Khairunnisa; Araminta, Nabilah -; Lubis, Hilda Zahra
Journal of Islamic Education Students (JIES) Vol. 3 No. 2: November 2023
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jies.v3i2.11574

Abstract

Music plays a central role in children's development, and the use of musical instruments such as the angklung has become part of the music education curriculum in preschools. This research aims to delve into the application of the angklung in developing the artistic abilities of early childhood. The method employed is a qualitative approach with descriptive qualitative methods, utilizing data analysis steps based on the Miles and Huberman approach. Data collection involves interviews, observations, and documentation. The research results indicate that the angklung is effective in developing the artistic abilities of children, particularly in the realm of musical arts. Children exhibit variations in their musical expressions through the use of the angklung. These findings provide a comprehensive understanding of the potential of the angklung as a tool for developing the artistic skills of early childhood.
KOLABORASI INTERDISIPLINER DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: IMPLEMENTASI PROGRAM KKN BERBASIS PENDIDIKAN, KESEHATAN, EKONOMI, KEAGAMAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI DI DESA KUTAMBELIN Lubis, Hilda Zahra; Maulana, Adri Wahyu; Syahputri, Rifdah; Nasution, Fathiya Syahidah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5082

Abstract

Abstract: Community Service Program (KKN) is a form of student dedication to society aimed at addressing complex and multidimensional village problems. This study aims to describe the implementation of an interdisciplinary collaboration-based KKN program in community empowerment at Kutambelin Village. The method used is descriptive with a participatory approach through various cross-sector programs covering education, health, economy, religion, and environment. The results show positive impacts, including increased children’s reading interest through reading corners and storytelling, improved family nutrition awareness from stunting education, elderly independence in conducting health exercises, and improved MSMEs’ capacity through branding and digital promotion strategies. In addition, activities such as joint recitation, drug abuse prevention campaigns, anti-bullying education, and biopore construction strengthen Islamic brotherhood, environmental awareness, and social solidarity. The conclusion is that interdisciplinary collaboration in KKN proves to be more effective than a single-sector approach as it produces comprehensive and sustainable impacts, making it a strategic model for future village empowerment.            Keywords: economy; education; health; interdisciplinary collaboration; kkn  Abstrak: Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat untuk menjawab permasalahan desa yang kompleks dan multidimensi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program KKN berbasis kolaborasi interdisipliner dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Kutambelin. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan partisipatif melalui serangkaian program lintas bidang, meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, keagamaan, dan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan dampak positif, di antaranya peningkatan minat baca anak melalui pojok baca dan storytelling, peningkatan kepedulian gizi keluarga dari edukasi stunting, kemandirian lansia dalam melaksanakan senam sehat, serta peningkatan kapasitas UMKM melalui branding dan strategi promosi digital. Selain itu, kegiatan ngaji bersama, sosialisasi NAPZA, edukasi anti-bullying, serta pembuatan biopori memperkuat ukhuwah Islamiah, kepedulian lingkungan, dan solidaritas sosial. Simpulan penelitian ini adalah kolaborasi interdisipliner dalam KKN terbukti lebih efektif dibandingkan pendekatan sektoral tunggal karena menghasilkan dampak yang komprehensif dan berkelanjutan, sehingga dapat menjadi model strategis bagi pemberdayaan desa ke depan. Kata kunci: ekonomi; pendidikan; kesehatan; kolaborasi interdisipliner; KKN
Analisis Kemampuan Anak dalam Mengenal Huruf Hijaiyah di Desa Tanah Seribu Kecamatan Binjai Selatan Nur Faudillah, Annisaa; Munthe, Aulia Fitriani; Ramadhani, Alya Sabrina; Lubis, Hilda Zahra; Nasution, Raisah Armayanti
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan anak usia 5-7 tahun dalam mengenal huruf hijaiyah dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan tersebut di Desa Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan. Penelitian menggunakan metodologi campuran dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif deskriptif yang melibatkan 20 anak (9 laki-laki dan 11 perempuan) yang mengikuti pembelajaran huruf hijaiyah di lembaga pendidikan Islam setempat. Metode pengumpulan data meliputi tes kemampuan mengenal huruf, observasi ketersediaan media pembelajaran, dan wawancara dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan anak yang memprihatinkan, dimana hanya 35% anak berada pada kategori baik hingga sangat baik, sementara 65% berada pada kategori cukup hingga kurang. Anak mengalami kesulitan signifikan dalam membedakan huruf mirip (60-85% keliru) dan pelafalan makhraj (75% kategori cukup-kurang). Faktor utama penghambat meliputi: (1) minimnya keterlibatan orang tua dalam pendampingan belajar di rumah (82% tidak aktif) karena kesibukan bekerja sebagai petani; (2) metode pembelajaran konvensional yang monoton (65% lembaga); (3) keterbatasan media pembelajaran (hanya 15% lembaga memiliki media memadai); (4) rendahnya kompetensi guru (70% tanpa latar belakang pendidikan formal); dan (5) kondisi sosial ekonomi keluarga yang terbatas. Penelitian ini memperkuat teori ekologi perkembangan Bronfenbrenner dan teori scaffolding Vygotsky, serta membuktikan bahwa keterlibatan orang tua merupakan faktor determinan yang lebih kuat dibanding metode atau media pembelajaran di sekolah. Rekomendasi strategis meliputi program edukasi dan pemberdayaan orang tua, pengembangan kolaborasi lembaga-keluarga, penyediaan media pembelajaran terjangkau, peningkatan kompetensi guru, dan advokasi perubahan mindset masyarakat tentang tanggung jawab pendidikan anak.
Co-Authors Adam Malik Adelina, Hajijah Af-idah, Shofiyatul Afifah, Hilyatul Ulya Nazwa Amalia, Kartika Tri Amarisa, Yassinta ANDINI, ZYHAN RISTY Anggriyani, Nuri Araminta, Nabilah - Aulia, Putri Auliani, Rizky Ayunita, Siska Barus, Nadilla Batubara, Hafifah Br Lubis, Khoiriyah Anggina br Nasution, Aulia Khairani Chintya, Risma Damanik, Syahruddin F, Rhea Aquilla. Fadillah, Ranti Fatimah, Friska Nur Gayosa, Lya Aurina Hakim, Nurhaliza Hardiva, Amelia Putri Hasibuan, Afrah Nadhilah Hasibuan, Indah Khairani Hasibuan, Rahmania Hasibuan, Yuli Anisah Hayati, Nita Hifni, Cici Hrp, Miftahul Jannah Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ilmia, Raudotul JELITA, DEA PUTRI Karsela, Karsela Khairuunisa, Khairunnisa Latifah Latifah Lubis, Dea Dinanti Lubis, Mira Sinta Lubis, Nur Asiah Lubis, Sandrina As Zahra Mahfudza, Amalia Martini Martini Matondang, Salsabila Maulana, Adri Wahyu Muhammad, Arifin - Munadia, Khairani Munthe, Aulia Fitriani Nabila, Sarah Nasution, Annisa Nasution, Dinil Arifah Nasution, Fathiya Syahidah Nasution, Rizka Hasanah Natasya, Zahra Firman Novia Rahmawati Nur Faudillah, Annisaa Nur, Mutiara Octavia, Cindi P, Muawiyah Lani. Panggabean, Muawiyah Lani Parinduri, Dhinanda Aulia Fitria Pasaribu, Nurul Azmi Pitriana, Eka Riski Pohan, Anggi Annisa Pratiwi, Evi Sukma Putri, Dhea Dwita Putri, Leoni Sabrilina Putri, Leoni Sabrillina Qistina, Nur Izzah Qolbi, Ahsana Zaida Rafika, Nurmaya Raisah Armayanti Nasution, Raisah Armayanti Ramadhani, Alya Sabrina Ramadhani, Dinda Asri Ramadhani, DindaAsri Ramadhani, Inayah Rambe, Aisyah Putri Ramita, Ramita Rifdah, Anisa Rismayani Rismayani Risnawati Risnawati Ritonga, Ade Nur Cahyani Ritonga, Hajijah Adelina Roaina, Lia Sa'adah, Nurul Sabila, Khairiyah Safira, Lailan Sagala, Pebrina Hesti Sakti, Ade Nurul Laras Sari, Sinta Afriliana Sari, Siti Erlina Sa’adah Br BB, Nurul Sa’adah, Nurul Sejati, Indah Sri Sekar Ayu Larasati Selian, Suci Nadilah Simbolon, Jahrona J Sinaga, Mutiara Azahra Br. Siregar, Fitria Nur Afni Siregar, Jihan Fadiyah Fithri Siregar, Lanny Suryani Siregar, Rheina Meisya Siregar, Riska Anita SIREGAR, SITI MAHPUDZOH Siti Aisyah Siti Aminah Siti Nur Jannah Sitorus, Mayang Sari Srg , Khalida Ziah Sukmana Sunya, Astri Syakira Suryani, Lanny Suseno, Raihan Nazrey Syahputri, Rifdah Tarigan, Salsah Nabilah Tasya, Luthfiyyah Telambanua, Siti Maysarah Telaumbanua, Siti Maysyarah Zahra, Sofia Zein, Azizah