p-Index From 2021 - 2026
7.721
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Bisnis : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Jurnal Kesehatan al-Afkar, Journal For Islamic Studies Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Fox Justi : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Kolaboratif Sains Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra El-Qish: Journal of Islamic Economics JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Social And Economics Research Academic Journal Perspective : Education, Language, and Literature Metakognisi : Jurnal Kajian Pendidikan Linggau Journal Science Education (LJSE) Literacy : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Jurnal Riset Rumpun Ilmu Hewani (JURRIH) Student Scientific Creativity Journal Jurnal Nusantara Berbakti Journal of Research and Investigation in Education Archipelago: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Iain Ternate Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Jurnal Cendekia Ihya Journal of International Multidisciplinary Research Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Jurnal Kesehatan Jurnal Intelek Insan Cendikia International Journal of Economics, Business and Innovation Research Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat journal of social and economic research Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies International Journal of Multidisciplinary Reseach
Claim Missing Document
Check
Articles

Kedudukan Hukum dan Peneyelesaian Sengketa Wanprestasi dalam Perjanjian Kemitraan Komersial Indira Shifa Ardianti; Dewi Septiana; Nenny Dwi Ariani; Siti Nurhasanah; Mohammad Wendy Trijaya
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3016

Abstract

Perjanjian kemitraan komersial merupakan salah satu instrumen hukum yang banyak digunakan dalam praktik bisnis modern untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan antara para pihak. Namun, dalam pelaksanaannya tidak jarang terjadi wanprestasi yang menimbulkan kerugian, sehingga perlu dianalisis bagaimana kedudukan hukum para pihak serta mekanisme penyelesaian sengketa yang dapat ditempuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kedudukan hukum para pihak dalam perjanjian kemitraan komersial, bentuk-bentuk wanprestasi yang lazim terjadi, serta efektivitas penyelesaian sengketa melalui jalur litigasi maupun non-litigasi seperti mediasi, konsiliasi, dan arbitrase. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan hukum para pihak ditentukan oleh substansi perjanjian, prinsip kebebasan berkontrak, dan asas itikad baik. Selain itu, penyelesaian sengketa wanprestasi lebih efektif dilakukan melalui mekanisme alternatif penyelesaian sengketa (ADR) yang dianggap lebih cepat, efisien, dan menjaga hubungan bisnis jangka panjang.
Implementasi Tanda Tangan Elektronik dan Legalitasnya dalam Pelayanan Akta Notaris Sayyidati Kayla Balqiys; Mohammad Wendy Trijaya; Siti Nurhasanah; Dewi Septiana; Nenny Dwi Ariani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3087

Abstract

Implementasi tanda tangan elektronik dalam pelayanan akta notaris merupakan salah satu bentuk inovasi digital yang bertujuan meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kepastian hukum dalam proses kenotariatan. Penggunaan tanda tangan elektronik tersertifikasi memungkinkan pembuatan akta dilakukan secara lebih fleksibel tanpa mengurangi nilai autentik dan kekuatan pembuktiannya. Meskipun telah memiliki dasar hukum yang kuat melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, penerapannya tetap harus diselaraskan dengan Undang-Undang Jabatan Notaris agar tidak menimbulkan benturan norma terkait prosedur pembuatan akta, verifikasi identitas para pihak, dan kewenangan notaris. Kajian ini menekankan pentingnya harmonisasi regulasi dan penguatan infrastruktur digital agar tanda tangan elektronik dapat diterapkan secara optimal dalam pelayanan akta notaris, sekaligus menjaga standar profesionalitas dan integritas notaris.
Pertanggungjawaban Hukum atas Pelanggaran Hak Cipta pada Dokumentasi Ruang Terbuka Publik Cynthia Louren Natalia; Mohammad Wendy Trijaya; Nenny Dwi Ariani; Siti Nurhasanah; Dora Mustika
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3155

Abstract

Pelanggaran hak cipta pada dokumentasi ruang terbuka publik menjadi isu yang semakin relevan seiring meningkatnya aktivitas perekaman, fotografi, dan distribusi konten digital di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk pelanggaran hak cipta yang terjadi dalam pemanfaatan karya visual di ruang terbuka publik serta mengkaji dasar pertanggungjawaban hukum bagi para pelanggar berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan menelaah ketentuan perundang-undangan, doktrin, dan putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ruang terbuka publik bersifat bebas diakses, dokumentasi visual atas objek tertentu tetap dilindungi oleh hak cipta apabila memenuhi unsur orisinalitas dan kreativitas. Pertanggungjawaban hukum dapat dikenakan baik secara perdata maupun pidana apabila terdapat penggunaan tanpa izin, eksploitasi komersial, ataupun penghilangan atribusi pencipta. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman mengenai batasan hukum dalam pemanfaatan karya cipta di ruang publik sebagai upaya perlindungan terhadap hak moral dan hak ekonomi pencipta.
Analisis Kesesuaian Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Pasar Pekon Ampai di Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus Novia Safitri; Ahmad Zazili; Elly Nurlaili; Kasmawati; Siti Nurhasanah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3363

Abstract

Penelitian ini menganalisis kesesuaian Perjanjian Kerja Sama Pengelolaan Pasar Pekon Ampai di Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus dengan ketentuan hukum positif Indonesia melalui pendekatan yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian tersebut memenuhi syarat sah perjanjian menurut Pasal 1320 KUH Perdata, tetapi secara administratif tidak sesuai dengan ketentuan Perpres Nomor 112 Tahun 2007, Permendagri Nomor 42 Tahun 2007, dan Peraturan Daerah Tanggamus Nomor 5 Tahun 2019 yang menegaskan bahwa pasar pekon merupakan aset desa yang wajib dikelola oleh pemerintah pekon atau BUMDes. Secara faktual, Pihak Kedua bersedia menyerahkan bangunan apabila Pihak Pertama memenuhi seluruh kewajiban pembayaran dan denda keterlambatan, namun kewajiban tersebut belum dipenuhi sehingga terjadi wanprestasi. Pelaksanaan perjanjian juga tidak berjalan optimal, termasuk tidak terpenuhinya pembagian hasil dan ketidakjelasan kewajiban pembayaran sampai berakhirnya masa perjanjian. Penyelesaian sengketa masih terbatas pada musyawarah internal tanpa langkah hukum formal. Dengan demikian, perjanjian ini belum sepenuhnya sesuai dengan hukum positif dan mengandung persoalan wanprestasi yang belum terselesaikan.  
Wilayah Jabatan Notaris sebagai Unsur Keabsahan Akta Otentik Jacinda Syarlynadira; Mohammad Wendy Trijaya; Dora Mustika; Siti Nurhasanah; Dewi Septiana
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.4082

Abstract

Wilayah jabatan notaris merupakan salah satu aspek fundamental dalam pelaksanaan kewenangan notaris sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Jabatan Notaris. Ketentuan mengenai batas wilayah jabatan notaris tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki implikasi yuridis terhadap keabsahan akta otentik yang dibuatnya. Permasalahan muncul ketika notaris membuat akta di luar wilayah jabatannya, yang berpotensi menimbulkan perdebatan mengenai kekuatan pembuktian dan status hukum akta tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan wilayah jabatan notaris sebagai unsur keabsahan akta otentik serta akibat hukum yang timbul apabila ketentuan tersebut dilanggar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah jabatan notaris merupakan syarat formil yang menentukan keotentikan suatu akta. Pelanggaran terhadap ketentuan wilayah jabatan menyebabkan akta kehilangan sifat otentiknya dan hanya memiliki kekuatan sebagai akta di bawah tangan. Oleh karena itu, kepatuhan notaris terhadap batas wilayah jabatannya menjadi hal yang esensial guna menjamin kepastian hukum dan perlindungan bagi para pihak yang berkepentingan.
Efektivitas Penerapan Good Corporate Governance (GCG) Pada CV. Rifat Demi Keberlanjutan Usaha Halimah S, Rini; Kasmawati; M. Wendy Trijaya; Siti Nurhasanah; Sayyidah Sekar Dewi Kulsum
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.4183

Abstract

Penerapan Good Corporate Governance (GCG) merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja perusahaan serta menjamin keberlangsungan usaha, khususnya bagi badan usaha berbentuk Commanditaire Vennootschap (CV). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan prinsip-prinsip GCG pada CV. Rifat dalam upaya mewujudkan keberlangsungan usaha yang berkelanjutan. Prinsip GCG yang dikaji meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran (fairness). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif-empiris dengan pendekatan statute approach, melalui pengumpulan data primer berupa wawancara dan observasi, serta data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, literatur, dan dokumen perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV. Rifat telah menerapkan sebagian prinsip GCG, khususnya pada aspek transparansi teknis, akuntabilitas pelaksanaan pekerjaan, dan tanggung jawab terhadap keselamatan kerja serta lingkungan. Namun demikian, penerapan prinsip independensi dan kewajaran masih belum optimal akibat keterbatasan struktur organisasi dan belum adanya sistem pengawasan internal yang formal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan penerapan GCG melalui penyusunan standar operasional prosedur yang lebih menyeluruh, peningkatan sistem dokumentasi, serta pemanfaatan teknologi informasi guna mendukung transparansi dan akuntabilitas. Penerapan GCG secara konsisten diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan dan menjamin keberlangsungan usaha CV. Rifat dalam jangka panjang.
Perlindungan Hukum Terhadap Data Pasien Dalam Transformasi Layanan Kesehatan Digital Jeremy Reynold Manurung; Yulia Kusuma Wardani; Selvia Oktaviana; Dianne Eka Rusmawati; Siti Nurhasanah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.4804

Abstract

Transformasi layanan kesehatan digital telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pelayanan medis di Indonesia, terutama melalui pemanfaatan rekam medis elektronik, telemedicine, dan integrasi sistem informasi kesehatan. Namun, perkembangan tersebut juga menimbulkan risiko terhadap keamanan dan kerahasiaan data pasien sebagai bagian dari hak privasi yang dilindungi oleh hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap data pasien dalam transformasi layanan kesehatan digital serta mengkaji tantangan implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, melalui analisis terhadap regulasi terkait perlindungan data pribadi dan pelayanan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap data pasien telah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan, namun masih terdapat tantangan dalam aspek harmonisasi regulasi, keamanan sistem elektronik, dan kepatuhan penyelenggara layanan kesehatan digital. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan standar keamanan siber, serta pengawasan yang efektif guna menjamin hak pasien atas perlindungan data pribadi dalam era digitalisasi layanan kesehatan.
Edukasi Digital Marketing Sebagai Upaya Peningkatan Pemasaran Terhadap Produk UMKM Di Desa Mojopilang Mokhammad Ridha; Feliza Dwi A. P; Firdausi Achmad; Nurfatiqa Cahya R.S; Khalimatussa’diah; Angel Fortuna S. P; Muhammad Jihannudin R.J; Nurul Latifa; Firda Markhumatus. S; Ikhlasul Amin; Michael Adibuana; Moch Rian. A; Nuzul Alfiah; Santo Cahyo. N; Siti Nurhasanah; Sobit Dianto; Liza Natalia; Siti Aminah; Mohamad Ilham. A; Kristian Purba. K; Yustyan Ellen. F; Rachel Aura. K; Sherlly Ines. W
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jnb.v2i1.306

Abstract

Increasingly sophisticated technological developments can be used for business development. The most obvious impact is being able to increase sales, because digital marketing is a marketing medium that has a huge influence. The general aim of this research is to educate about the impact of digital marketing on sales volume for MSMEs in Mojopilang village. Therefore, we, students of the Real Work Lecture (KKN) at Mayjen Sungkono University, Mojokerto, are providing education to youth youth organizations in Mojopilang village about implementing digital marketing through the Shopee platform and other social media as a tool for marketing bamboo crafts in Mojopilang village. Because basically many of the human resources in Mojopilang village are old, so only the younger generation are able to implement digital marketing like this. From the research results, it is known that digital marketing still needs to be educated and taught to youth organizations to make it easier for business people to market bamboo craft products.
TRAINING ON PRAYER PROCEDURES FOR ELEMENTARY SCHOOL-AGED CHILDREN IN TENAM VILLAGE USING THE DEMONSTRATION METHOD Andri Astuti; Maisarah Gusvita; Indah Safitri; Istiyana Fadillah; Nasidas Qolani; Rendi Ferdian; Siti Nurhasanah
International Journal of Multidisciplinary Reseach Vol. 2 No. 1 (2026): February
Publisher : International Journal of Multidisciplinary Reseach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity focuses on learning the proper recitation and movements of prayer (salat). Understanding and practicing the correct procedures of salat is an important aspect of Islamic religious education. This community service activity was conducted in Tenam Village and aimed at elementary school-aged students as part of the implementation of the Islamic Religious Education course. The community service activity was carried out through three main stages: preparation, implementation, and evaluation. The preparation stage included identifying problems and analyzing the needs of the target community, determining the activity targets which covered participants, location, and time of implementation, formulating clear and measurable objectives of the community service activity, preparing training materials adjusted to the age of the participants, including the pillars and requirements of salat, recitations, and the practice of prayer movements, and determining appropriate implementation methods by emphasizing direct practice and mentoring. The second stage was the implementation stage, which began with an opening session, followed by the delivery of theoretical material and continued with demonstrations of the correct procedures of salat in accordance with Islamic guidance. The third stage was the evaluation stage, which was conducted to assess the participants’ understanding and ability to perform salat correctly through observation of practice and discussions. The results of this activity showed an improvement in the participants’ understanding and skills in performing salat according to proper guidance. Before the training was conducted, most participants had limited understanding of the requirements, pillars, and correct recitations of salat. After participating in the training, which included material delivery, demonstrations, and direct practice, participants showed positive changes. They were able to mention the requirements and pillars of salat more accurately and improve their prayer movements and recitations in accordance with Islamic guidance.  
Deepfake Fraud dalam Fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending: Implikasi terhadap Perlindungan Hukum bagi Lender di Indonesia Syahla Regita Sujiro; Yennie Agustin Mahroennisa Rasyid; Kasmawati; Siti Nurhasanah; Sayyidah Sekar Dewi Kulsum
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4361

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam sektor keuangan menghadirkan inovasi layanan Fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending yang mempertemukan pemberi dan penerima pinjaman secara daring tanpa lembaga keuangan konvensional. Namun, kemajuan ini juga memunculkan ancaman baru berupa deepfake fraud, yaitu penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan untuk memalsukan identitas digital dan menipu sistem verifikasi elektronik (e-KYC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi lender sebagai konsumen fintech serta menilai pertanggungjawaban hukum penyelenggara ketika terjadi kerugian akibat penyalahgunaan deepfake. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan analisis kualitatif terhadap UUPK, UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, serta POJK No. 22 Tahun 2023 dan POJK No. 40 Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum nasional telah komprehensif dalam memberikan perlindungan preventif melalui keamanan sistem dan transparansi informasi, serta perlindungan represif melalui ganti rugi dan sanksi administratif terhadap penyelenggara yang lalai. Kesimpulannya, kerangka hukum Indonesia telah cukup komprehensif dalam melindungi lender Fintech P2P Lending, namun efektivitasnya sangat bergantung pada konsistensi penerapan prinsip kehati-hatian, keamanan digital, dan akuntabilitas penyelenggara dalam menghadapi ancaman deepfake fraud.
Co-Authors Abdillah Ande Abdul Aziz Ahmad Zazili Almasari Aksenta Alvianita Gunawan Putri Alwi Ari Bona ANDRI ASTUTI Ane Khoerunisya Angel Fortuna S. P Annisa Khoiriyah Apandi Apandi Aristo Arsyadona Artia Safitri Ary Anggara Asep Firman Asep Sapullah Kamali Asih Farmia Assifa Salsabila Chaniago Ati Yuniati Atikah Nurhayati Azizah Debi Safitri Cynthia Louren Natalia Dede Imtihanudin Denis Zuliansyah Deska Setiya Erin Dewinda Permata Sari Dhea Ananda Dianne Eka Rusmawati Dimas Tri Nugroho Dora Mustika Dwi Pujo Prayitno Eliah, Eliah Elly Nurlaili Eva Fuziah Fadhila Awal Ramadhani Faiza Attallah Herlian Farid Al Rizky Febi Ratnasari Feliza Dwi A. P Fenny Saptiani Fenti Sanda Firda Markhumatus. S Firdausi Achmad Fitri Ramadhaniati Gilang Rifqi Ardhiansyah Hadromi Halimah S, Rini Harfizar, Harfizar Heni Rohaeni Hezekiel Omega Putra Pinem Ikhlasul Amin Indah Safitri Indira Shifa Ardianti Ine Maulina Istiyana Fadillah Jacinda Syarlynadira Jajang Gunawan Jeni Wulandari Jeremy Reynold Manurung Juniawan, Surdaya Kasmawati Kenni Roz Khalimatussa’diah Kodir, Abdul - Kristian Purba. K Lardin Korawijayanti Linda Linda Lindati Dwiatin Liza Natalia M. Sabir M. Wendy Trijaya Mahdum Ali Maisarah Gusvita Matsuri Matsuri Mellisa Dina Novita Cahyadi Meylinda Nur Azizah Michael Adibuana Mita Andriyani Moch Rian. A Mohamad Ilham. A Mohamad Najib Mohammad Wendy Trijaya Mufdiah Nurriza Muhamad Iip Suhaepi Muhamad Rifansyah Aliyilbuni Muhamad Rifqi febrian Muhammad David Muhammad Dirja Akbar Muhammad Jihannudin R.J Muhammad Saleh Mumtaz Rif’at Alrusydi Munawar, Badri Nanda Sri Fatimah Nani Haerani Nasidas Qolani Nenny Dwi Ariani Nida Nuraida Nisa Jamilatullaeliyah Novia Safitri Nurfatiqa Cahya R.S Nuri Lathifa Brilianti Nurry ayuningtyas Kusumastuti Nurul Latifa Nur’aini Azira Gusniar Nuzul Alfiah Oka Solehatul Mufrokah Pustika Ayuning Puri Putri Fauziah Rachel Aura. K Raisha Salsabila, Raisha Salsabila Rakha Khairan Sulthana As'ad Rani Febrianni Ratih Anggoro Wilis Ratna Sari Dewi Ratu Dinny Fauziah Reinita Reinita Rendi Ferdian Rianti Rianti Ridha, Mokhammad Ridho Muhandis Risma Nur Amalia Rizky Jum'at Ramadhan Lubis Roffi Grandiosa Herman Rohmat Nurhidayat Rosi Nuralifah Sahar Fauziyyah Saiful Hasan Sampir Andrean Sukoco Santo Cahyo. N Sarifuddin Sayyidah Sekar Dewi Kulsum Sayyidati Kayla Balqiys Selvia Oktaviana Seprian Maki, Izqo Sepriyadi Adhan S Sherlly Ines. W Shyfa Shafira Putri Dema Sirait, Donna Nurhaida Masdiana SITI AMINAH Siti Dian Mulyanti Siti Hadyatul Muliyah Siti Nurhasanah Siti Silvia Sobit Dianto Surya Bakti Syahla Regita Sujiro Tomy Saladin Aziz Torkis Lumban Tobing Umi Komalasari Wahyu Pinastia Ningrum Wahyu Purbo Santoso Widyaningrum, Ismi Wiwik Rusdiyanti Wiwit Fetrisia Yennie Agustin Mahroennisa Rasyid Yennie Agustin MR Yennie Agutin Mahroennisa Rasyid Yoskar Kadarisman Yulia Kusuma Wardani Yustyan Ellen. F Yusuf