Claim Missing Document
Check
Articles

PENDEKATAN PSIKOLOGI DALAM UPAYA PERSIAPAN BIMBINGAN KARIR PADA SISWA KELAS 12 SMAN 2 MAKASSAR Iindah Dwi Cahyani Ilyas; Ahnan Murtadho; Nur Hikmah; Fitrah Ramadhani; M Ahkam Alwi
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2024): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i3.58869

Abstract

Students who are in high school, especially class XII, must be able to understand themselves and know which career is suitable for them. The psychoeducation program about "Who am I" is psychoeducation designed by Psychology students at Makassar State University and Psychology students at Bosowa University with the approval of the counseling guidance (BK) teacher at SMAN 2 Makassar. The aim of this psychoeducation is to ensure that students at SMAN 2 Makassar are able to recognize and be aware of themselves to make it easier for participants to determine their next career. The method used is a psychoeducational method, which aims to provide information and training to change students' understanding through the material presented by the presenters. The results of providing psychoeducation "Who am I" show that students are better able to recognize themselves and recognize their potential. 
Profesionalisme Karyawan: Psikoedukasi Peningkatan Pemahaman Regulasi Emosi pada Karyawan Kolektor PT Mandala Multifinance Ashar Hidayat; Elsa Putri Ramadhani; M. Ahkam Alwi; Muh Daud; Lukman Lukman
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2025): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i3.72959

Abstract

Profesionalisme karyawan kolektor sering kali diuji oleh tekanan emosional yang muncul dalam interaksi langsung dengan nasabah, seperti menghadapi penolakan, kemarahan, dan ketidakwajaran perilaku konsumen. Ketidakmampuan dalam mengelola emosi dapat berdampak pada menurunnya kinerja dan meningkatnya risiko stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kolektor PT Mandala Multifinance cabang Makassar 1 dan 2 mengenai regulasi emosi melalui kegiatan psikoedukasi. Metode yang digunakan berupa pemberian materi berbasis poster infografis dan diskusi interaktif, dengan pengukuran pemahaman dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap 30 peserta. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, ditandai dengan menurunnya persentase kategori rendah dari 54% menjadi 0%, serta peningkatan pada kategori tinggi dari 6% menjadi 50%. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi regulasi emosi efektif dalam meningkatkan kapasitas emosional kolektor dan mendukung peningkatan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Modifikasi Permainan Ular Tangga Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Berhitung Anak Berhadapan Hukum Najiba Najiba; Faradillah Firdaus; M. Ahkam Alwi; Lukman Nadjamuddin; Nurfajriyanti Rasyid
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i4.50242

Abstract

Permainan merupakan salah satu media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan minat dan keterlibatan anak dalam proses belajar. Salah satu permainan yang mudah digunakan serta dapat dimodifikasi untuk tujuan edukatif adalah permainan ular tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan modifikasi permainan ular tangga sebagai upaya meningkatkan kemampuan berhitung Anak Berhadapan Hukum (ABH) di Sentra Wirajaya Makassar. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan kognitif partisipan. Metode pelaksanaan mencakup need assessment guna mengidentifikasi kebutuhan belajar, observasi kemampuan berhitung awal, serta pelaksanaan sesi bermain menggunakan ular tangga modifikasi yang memuat materi angka, penjumlahan, dan pengurangan sederhana. Selama proses kegiatan, fasilitator mencatat tingkat keterlibatan anak, kemampuan mengikuti aturan permainan, serta respons mereka terhadap tantangan berhitung yang muncul pada setiap langkah. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa seluruh partisipan mampu mengikuti permainan hingga akhir dan memperlihatkan peningkatan dalam mengenali angka serta menyelesaikan operasi hitung dasar selama permainan berlangsung. Selain itu, antusiasme peserta terlihat dari permintaan mereka untuk mengulangi permainan pada akhir sesi. Temuan ini mengindikasikan bahwa modifikasi permainan ular tangga dapat menjadi media pembelajaran yang efektif, menarik, dan ramah bagi ABH, sekaligus berpotensi menjadi alternatif metode pembelajaran yang lebih menyenangkan dalam konteks pendidikan nonformal.
Modifikasi Permainan Ular Tangga Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Berhitung Anak Berhadapan Hukum Najiba Najiba; Faradillah Firdaus; M. Ahkam Alwi; Lukman Nadjamuddin; Nurfajriyanti Rasyid
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i4.50242

Abstract

Permainan merupakan salah satu media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan minat dan keterlibatan anak dalam proses belajar. Salah satu permainan yang mudah digunakan serta dapat dimodifikasi untuk tujuan edukatif adalah permainan ular tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan modifikasi permainan ular tangga sebagai upaya meningkatkan kemampuan berhitung Anak Berhadapan Hukum (ABH) di Sentra Wirajaya Makassar. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan kognitif partisipan. Metode pelaksanaan mencakup need assessment guna mengidentifikasi kebutuhan belajar, observasi kemampuan berhitung awal, serta pelaksanaan sesi bermain menggunakan ular tangga modifikasi yang memuat materi angka, penjumlahan, dan pengurangan sederhana. Selama proses kegiatan, fasilitator mencatat tingkat keterlibatan anak, kemampuan mengikuti aturan permainan, serta respons mereka terhadap tantangan berhitung yang muncul pada setiap langkah. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa seluruh partisipan mampu mengikuti permainan hingga akhir dan memperlihatkan peningkatan dalam mengenali angka serta menyelesaikan operasi hitung dasar selama permainan berlangsung. Selain itu, antusiasme peserta terlihat dari permintaan mereka untuk mengulangi permainan pada akhir sesi. Temuan ini mengindikasikan bahwa modifikasi permainan ular tangga dapat menjadi media pembelajaran yang efektif, menarik, dan ramah bagi ABH, sekaligus berpotensi menjadi alternatif metode pembelajaran yang lebih menyenangkan dalam konteks pendidikan nonformal.
Enhancing Junior High School Students’ School Well Being Through Parental Involvement in Education Rasyid, Nurfajriyanti; Alwi, M. Ahkam; Ahmad, Astiti Tenriawaru
Indonesian Journal of Educational Studies Vol 28, No 2 (2025): Indonesian Journal of Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijes.v28i2.80721

Abstract

School well-being is a key indicator of students’ psychological adjustment and academic success. Early adolescents face increasing psychological pressure and complex academic demands, highlighting the crucial role of family support in maintaining their well-being at school. This study examined the influence of parental involvement on the school well-being of 150 junior high school students in Makassar and Gowa, Indonesia, using a quantitative correlational design. The instruments included the school well being schale and the Parental involvement schale, both balidated through content and reability testing. The result revealed a strong positive correlation between parental involvement and school well being (r=0,782, p<0,01). Simple linear regression analysis showed that parental involvement accounted for 61,2% of the variance in school well being. These findings underscore the essential role of parents in fostering students’ positive psychological experiences at school and emphasize the urgency of developing programs that strengthen parent-school partnerships. 
PERAN SELF EFFICACY DALAM MEMEDIASI PENGARUH DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP TECHNOSTRESS GURU SMA DI MAKASSAR Windasari, Windasari; Nadjamuddin, Lukman; Alwi, M. Ahkam
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2474

Abstract

Rapid technological integration in education often triggers psychological pressure among teachers, known as technostress. This study examines the mediating role of self-efficacy in the relationship between Perceived Organizational Support (POS) and technostress. Using a quantitative survey design, data were collected from 180 public high school teachers in Makassar through cluster random sampling. Instruments included the Technostress Scale, POS Scale, and Self-Efficacy Scale, with mediation analysis performed using Hayes’ PROCESS Model 4. The results indicate that self-efficacy fully mediates the relationship between POS and technostress ($b = -0.1024, 95\% \text{ CI } [-0.1797, -0.0414]$). Higher POS enhances teachers' self-efficacy, which in turn significantly reduces technostress levels. These findings highlight self-efficacy as a crucial psychological mechanism in managing digital adaptation. This study contributes to the literature on teacher well-being by emphasizing the importance of organizational support in fostering digital competence confidence. ABSTRAKIntegrasi teknologi yang masif dalam dunia pendidikan sering kali memicu tekanan psikologis pada guru yang dikenal sebagai technostress. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran self-efficacy sebagai mediator dalam hubungan antara Perceived Organizational Support (POS) dan technostress. Menggunakan desain survei kuantitatif, data dikumpulkan dari 180 guru SMA Negeri di Makassar melalui teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian meliputi Skala Technostress, Skala POS, dan Skala Self-Efficacy, yang dianalisis menggunakan Hayes’ PROCESS Model 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan antara POS dan technostress ($b = -0,1024, 95\% \text{ CI } [-0,1797, -0,0414]$). Dukungan organisasi yang dirasakan guru mampu meningkatkan self-efficacy, yang kemudian berdampak signifikan pada penurunan technostress. Temuan ini menegaskan bahwa self-efficacy merupakan mekanisme psikologis kunci dalam moderasi dampak adaptasi digital. Penelitian ini berkontribusi pada kajian kesejahteraan guru dengan menekankan pentingnya dukungan institusional untuk membangun kepercayaan diri dalam kompetensi digital.
Hidden Struggles in Higher Education: A Systematic Review of Adjustment Experiences of Minority Alimuddin, Najiba; Alwi, M. Ahkam; Nur, Haerani
Paedagogie Vol 21 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/paedagogie.v21i1.16318

Abstract

Student adjustment in higher education is a key determinant of academic success, psychological well-being, and study persistence. In the Indonesian context, minority students including those from different cultural, ethnic, religious backgrounds, students with disabilities, and other marginalized groups often face more complex adjustment challenges. This study aims to systematically review the literature on adjustment challenges, coping strategies, and supporting factors influencing minority students’ adaptation in higher education. This study employed a Systematic Literature Review (SLR) approach by analyzing national and international peer reviewed journal articles published between 2015 and 2025. Data were collected through Google Scholar, Scispace, and reputable journal platforms and analyzed using qualitative content analysis. The findings reveal that minority students commonly experience academic pressure, acculturative stress, emotional difficulties, and social exclusion. Effective coping strategies such as emotion-focused coping, problem-focused coping, and social support seeking play an important role in overcoming these challenges. Furthermore, perceived social support, psychological capital, and inclusive institutional environments consistently support successful adjustment. These findings highlight the importance of inclusive policies and comprehensive support systems within Indonesian higher education to promote equitable student success and well being.
Co-Authors A Annisa Nurul Qalbi Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Razak Ahmad Razak Ahmad Ridfah Ahmad Yasser Mansyur Ahmad Yasser Mansyur Ahmad, Astiti Tenriawaru Ahnan Murtadho Akmal , Nur Alimuddin, Najiba Amirah Aminanty Agussalim Andi Almaidah Dirhamzah Andi Aqilah Rosadi Andi Halima Andi Halima Andi Halima Andi Nasrawati Hamid Andi Nilam Asdevi Andi Nurfatimah Azzahra Anggraeni, Poppy Dian Anugrah Qonita Aqidatul Izzah Luthfi Arezah, Ersaliya As Fatahillah, Nurul Auliah Ashar Hidayat Astiti Tenriawaru Ahmad Astiti Tenriawaru Ahmad Avika Ananda Azzahra, Raodahtun Qori Azzahrah, Fatima Baman, Ahmad Habiby Arafaat Bungawali, Andi Nahliah Damayanti, Sintia Dwi Deisyagitavania Yusri Abbas Dewi Nurikhyana Dewi Retno Suminar Dian Eka Putri Dian Novita Siswanti Dibyo Restu Nugraha Dirhamzah, Andi Almaidah Elda Hasya Elsa Putri Ramadhani Faradillah Firdaus Faradillah Firdaus Faradillah Firdaus Faradillah Firdaus Fardana, Nur Ainy Fatimah, Shakila Dewi Fitrah Ramadhani Ghaitsa Raodatul Haerani Nur Hafizhah Ahmad, Nabilah Hairunnisa Putri Halima , Andi Halima, Andi Hatala, Abd Rahim Idris, Idriani Idris, Nur Idil Fitri Iindah Dwi Cahyani Ilyas Ika Amalia Imaldia, Monica Angelina Kartika Cahyaningrum Khaerunnisa, Asrifa Rosa Kusuma, Perdana Lisfarika Napitupulu Lita Patricia Lunanta Lukman Lukman Lukman Lukman Lukman Nadjamuddin Luthfi, Aqidatul Izzah Muh Daud Muh Daud Muhammad Nur Hidayat Nurdin Muhammad Nurhidayat Nurdin Muhrajan Piara Mutmainnah, Ahmad Ridha Mutmainnah, Ainun Nabilahumaida Nai, Ayu Muhriyani Natsir, Anisa Muthmainnah Nawangsari, Nurainy Fardana Novita Maulidya Jalal Nur Afni Asdar Nur Akmal Nur Akmal Nur Alfiah Tahir Nur Fitriany Fakhri Nur Hikmah Nur Mawaddah Adam Nurfajriyanti Rasyid Nurfitriany Fakhri Nurul Fitrah parante, Maulia fajrianti Perdana Kusuma Perdana Kusuma Ramli, Muh Akmal Rara Noviana Sari Rasyid, Nurfajriyanti Renjaan, Aphroditha Salsabilla Ridfah, Ahmad Rossy Allayda Syaiputri Sabara, Alifia Khairunnisa Saputra, Dandi Sigit Nugroho Siti Nurhamda Kaltsum H Siti Zalsa Zeftira Suminar, Dewi Ratna Tetteng, Basti Thalib, Tarmizi Tri Anugrah Eni Tri Yasmin Januarsih Mahka Ulil Hidayah Sulaeman Wa Ode Marwa Samsalwa Waal Syiath Muawiah Wahyudi Alengo Wahyudi Rahmat Wawan Kurniawan Windasari Windasari, Windasari Wulan Nahdila Sapsuha Y, Mey Vita. Yanwar Arief Yusril Abdan Nur Yusuf Muhammad Nur Zainuddin, Kurniati Zalsabila, Fira