Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kesiapan Siswa Kelas XII Se-Kabupaten Lombok Tengah Masuk Perguruan Tinggi Negeri Melalui Pelatihan Strategi Sukses SBMPTN Musaddat, Syaiful; Wardana, Lalu Ali; Zulkifli, Lalu; Sukardi
DARMADIKSANI Vol 1 No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v1i1.92

Abstract

ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa angka ketidaklulusan peserta SBMPTN dari tahun ke tahun terus meningkat dan ketidaklulusan dimaksud ternyata tidak semata-mata disebabkan oleh faktor IQ. Lebih dari itu, ketidaklulusan itu juga disebabkan kekurangpahaman peserta tentang sistem dan pola SBMPTN. Tujuan dari pengabdian ini secara lebih spesifik adalah: (1) untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang strategi sukses SBMPTN dan strategi menyiasati soal-soal SBMPTN; (2) untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang contoh-contoh strategi sukses SBMPTN dan strategi menyiasati soal-soal SBMPTN; dan (3) untuk melatih peserta secara kontinyu dalam menerapkan strategi-strategi tersebut. Materi disampaikan dengan metode ceramah, tanya jawab, pemodelan dan penugasan/latihan mengerjakan soal-soal SBMPTN. Analisis hasil pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kesiapan siswa dalam menghadapi SBMPTN. Hal ini terbukti dari data berikut. (1) Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan adalah 44 siswa dan semuanya mengikuti pretes dengan rerata nilai 55.57; (2) Nilai pretes peserta rata-rata di bawah standar ketuntasan. Dari 44 peserta hanya 7 peserta yang tuntas atau memperoleh nilai 85 (15,91%), sisanya 37 siswa tidak tuntas; (3) Jumlah peserta yang mengikuti postes 40 orang dengan nilai rerata 85.38; (4) Nilai postes peserta telah mencapai standar ketuntasan yang diharapkan. Dalam hal ini, terdapat 33 siswa (82.50%) tuntas, sisanya 7 siswa tidak tuntas. Di samping itu, para peserta (siswa-siswi kelas XII se-Kabuapten Lombok Tengah) memberikan sambutan positif terhadap materi yang diberikan. Hal ini terlihat dari antusiasme dan partisipasi aktif mereka terhadap materi dan tugas-tugas yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Bahkan, semua peserta mengharapkan agar dilakukan kegiatan serupa secara berkelanjutan. ABSTRACT This Community Service is motivated by the fact that the number of SBMPTN participants failing to pass from year to year continues to increase and the failure to pass is not solely due to the IQ factor. More than that, the failure to pass was also caused by the participants' lack of understanding of the SBMPTN system and pattern. The objectives of this service are more specifically: (1) to provide knowledge to participants about SBMPTN success strategies and strategies for dealing with SBMPTN questions; (2) to provide knowledge to participants about examples of successful SBMPTN strategies and strategies for dealing with SBMPTN questions; and (3) to train participants continuously in implementing these strategies. The material is delivered by the method of lecturing, question and answer, modeling and assignments / exercises to work on SBMPTN questions. The analysis of the results of the training showed that there was an increase in the readiness of students in facing the SBMPTN. This is evident from the following data. (1) The number of participants who took part in the activity was 44 students and all of them took part in the pretest with an average score of 55.57; (2) The average pre-test score of the participants is below the mastery standard. Of the 44 participants, only 7 participants completed or scored 85 (15.91%), the remaining 37 students did not complete; (3) The number of participants who took part in the posttest was 40 with a mean score of 85.38; (4) The participants' post-test scores have reached the expected completeness standards. In this case, 33 students (82.50%) completed, the remaining 7 students did not complete. In addition, the participants (class XII students from Central Lombok Regency) gave a positive response to the material given. This can be seen from their enthusiasm and active participation in the material and assignments given during the activity. In fact, all participants hoped that similar activities would be carried out in a sustainable manner.
Penyuluhan Bentuk Kesalahan Berbahasa Skripsi bagi Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Hidayat, Rahmad; Asyhar, Mochammad; Jafar, Syamsinas; Musaddat, Syaiful; Murahim
DARMADIKSANI Vol 3 No 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v3i1.2788

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan hasil penelitian analisis kesalahan berbahasa, kemampuan mahasiswa dalam menerapkan kaidah kebahasaan ketika menulis akademik masih kurang. Ada semacam pola dan jenis kesalahan yang umum dan selalu terjadi ketika mahasiswa menulis skripsi. Oleh karena itu, dalam rangka menghasilkan tulisan ilmiah yang berkualitas dari segi substansi sekaligus tata tulis, penyuluhan bentuk kesalahan berbahasa dalam skripsi perlu dilakukan. Dengan demikian, kesalahan berbahasa skripsi dapat diminimalisasi. Penyuluhan dilaksanakan dalam bentuk ceramah, studi kasus, diskusi kelompok terpumpun, dan demonstrasi. Secara khusus, metode penyuluhan mengadopsi tahapan pembelajan teks dengan sedikit modifikasi. Tahapan yang dimaksud, yakni membangun konteks, memberikan model, menemukan kesalahan, dan mengevaluasi kesalahan. Kegiatan penyuluhan ini berkontribusi pada peningkatan kemampuan peserta dalam melakukan swasunting terhadap tulisan sendiri menjadi lebih baik. Selain itu, para peserta lebih memahami hubungan teori kebahasaan dengan kesalahan berbahasa sehingga memudahkan mereka menganalisis dan mengidentifikasi kesalahan berbahasa. Pada akhirnya, kegiatan penyuluhan ini berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas tulisan ilmiah mahasiswa khususnya dari segi tata tulis. Peningkatan kualitas tersebut juga selaras dengan peningkatan kualitas lulusan dan capaian pembelajaran lulusan. ABSTRACT Based on the findings of linguistic error analysis research, it is evident that students' proficiency in applying grammatical norms when composing academic texts remains insufficient. There exist discernible patterns and common types of errors that consistently manifest in students' thesis writing endeavors. Consequently, in order to generate scholarly works of commendable substance and composition, it is imperative to undertake pedagogical interventions aimed at addressing the linguistic errors prevalent in theses. By doing so, the prevalence of such errors in thesis composition can be minimized. The instructional interventions take the form of didactic lectures, illustrative case studies, focused group discussions, and demonstrative exercises. Specifically, the pedagogical approach employs a modified rendition of the textual comprehension stages. These stages encompass establishing the appropriate context, furnishing exemplars, identifying errors, and evaluating their presence. The pedagogical activities conducted play a pivotal role in enhancing participants' aptitude for conscientiously revising their written discourse, thereby leading to marked improvements in their compositional proficiency. Furthermore, these interventions engender an enhanced understanding among participants regarding the interrelationship between linguistic theory and language errors, thereby facilitating their ability to analyze and discern instances of faulty language usage. Ultimately, the culmination of these pedagogical endeavors significantly contributes to elevating the caliber of students' scholarly writing, particularly with regard to stylistic conventions. This elevation in quality is in consonance with the overall enhancement of graduates' scholarly acumen and educational attainment.
Peningkatan Kemampuan Berbahasa Ekspresif Anak Usia 5-6 Tahun melalui Program One Day One Story di TK PGRI 15 Rarang Putri, Baiq Anisa; Musaddat, Syaiful; Rachmayani, Ika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3982

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berbahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun, yang ditandai dengan anak belum mampu menyampaikan ide, gagasan, dan perasaan secara lancar serta terbatasnya kosakata yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa ekspresif anak melalui program One Day One Story. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 14 anak kelompok B di TK PGRI 15 Rarang. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan penilaian kemampuan berbahasa ekspresif anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berbahasa ekspresif anak setelah diterapkannya program One Day One Story. Pada pra-siklus, kemampuan berbahasa ekspresif anak tergolong rendah dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 21,43%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, kemampuan anak meningkat dengan persentase 53,33%, dan pada siklus II meningkat lebih tinggi hingga mencapai 86,89%, yaitu berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan program One Day One Story dapat meningkatkan kemampuan berbahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK PGRI 15 Rarang. Program ini dapat dijadikan salah satu alternatif strategi pembelajaran untuk mengembangkan aspek bahasa anak usia dini.
Pelatihan Pengembangan Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru-guru Bahasa Indonesia di Kabupaten Lombok Barat: Training Program on Developing Project Programs for Strengthening the Pancasila Student Profile (P5) Based on Local Wisdom for Indonesian Language Teachers in West Lombok Regency Musaddat, Syaiful; Intiana, Siti Rohana Hariana; Sirulhaq, Ahmad; Murahim, Murahim; Lestari, Lilis
DARMADIKSANI Vol 5 No 3 (2025): Edisi November (Special Edition)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i3.8343

Abstract

Pengabdian yang berjudul “Pelatihan Pengembangan Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru-guru Bahasa Indonesia di Kabupaten Lombok Barat” ini dilatarbelakangi kenyataan bahawa masih rendahnya kualitas pelaksanaan program P5 di sekolah. Tujuan khusus pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta tentang pengembangan program P5. Peserta pelatihan ini adalah guru-guru Bahasa Indonesia yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia SMA Kabupaten Lombok Barat. Penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, pemodelan dan penugasan/latihan mengembangkan program P5, yakni berupa pengembangan bahan ajar, pemilihan metode, dan pengembangan instrumen evaluasi berbasis kearifan lokal Sasak. Berdasarkan hasil analisis terhadap proses dan hasil pengabdian, diketahui bahwa kegiatan pelatihan melalui pengabdian berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program P5 berbasis budaya lokal. Hal ini tergambar pada: (1) Pada tahap perencanaan, hampir semua peserta berhasil mengembangkan teks model berbasis budaya lokal sebagai salah satu bahan penunjang program P5; (2) Pada tahap pelaksanaan, semua peserta sepakat bahwa aneka tradisi seperti ngayo, berayan, begibung, dan aneka permainan tradisional dapat diintegrasikan dengan strategi dalam pelaksanaan program P5; dan (3) Pada tahap evaluasi, hampir semua peserta berhasil mengembangkan instrumen penilaian proses untuk program P5. Di sisi lain, semua peserta memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan pengabdian ini. Hampir semua peserta terlihat antusias dan aktif mengikuti semua rangkaian kegiatan. Hampir semua peserta bersemangat menyelesaikan tugas-tugas pelatihan.
Analisis Pembelajaran Membaca Permulaan di Kelas I SD Negeri 41 Cakranegara Ilmi, Nurul; Musaddat, Syaiful; Hakim, Mansur
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4508

Abstract

Pembelajaran membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang memiliki peran penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa kelas awal sekolah dasar. Meskipun demikian, pada praktik pembelajaran masih dijumpai siswa yang mengalami hambatan dalam menguasai kemampuan membaca permulaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran membaca permulaan, hasil pembelajaran membaca permulaan, kendala yang dialami siswa, serta solusi yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan membaca permulaan di kelas I SD Negeri 41 Cakranegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian adalah guru kelas I, sedangkan objek penelitian adalah pembelajaran membaca permulaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran membaca permulaan telah dilaksanakan secara terencana melalui pengenalan huruf menggunakan media konkret, latihan membaca secara bertahap, serta evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Hasil pembelajaran membaca permulaan menunjukkan bahwa sebagian siswa telah mampu mengenal huruf, membaca suku kata dan kata sederhana, serta mulai membaca kalimat sederhana, namun masih terdapat beberapa siswa yang belum mencapai kelancaran membaca secara optimal. Kendala yang dihadapi siswa meliputi kesulitan mengenal dan mengingat huruf, ketidaklancaran dalam mengeja, rendahnya konsentrasi belajar, serta kurangnya pendampingan belajar di rumah. Adapun solusi yang dilakukan guru meliputi pengulangan materi secara rutin, penggunaan media pembelajaran yang menarik, pemberian bimbingan individual, serta pembiasaan kegiatan membaca secara bertahap.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran membaca permulaan di kelas I SD Negeri 41 Cakranegara telah berjalan dengan baik, namun masih memerlukan upaya berkelanjutan melalui strategi pembelajaran yang tepat agar hasil pembelajaran membaca permulaan siswa dapat meningkat secara merata.
Analisis Kemampuan Literasi Siswa Kelas IV SDN 42 Ampenan Tahun Ajaran 2025/2026 Harmayaningsih, Puput; Musaddat, Syaiful; Syazali, Muhammad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4509

Abstract

Kemampuan literasi membaca dan menulis sangat penting untuk diterapkan pada jenjang sekolah dasar, karena menjadi salah satu dasar dalam mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan cara berpikir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi membaca dan menulis siswa, faktor-faktor yang mempengaruhi, serta strategi yang dapat digunakan dalam mendukung program literasi di SDN 42 Ampenan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Berdasarkan hasil tes, kemampuan literasi membaca dan menulis siswa dibagi menjadi empat kategori: mahir, cakap, dasar dan perlu penanganan khusus. Dari 30 siswa, tidak ada siswa yang masuk kategori mahir (0%), 2 siswa yang memperoleh kategori cakap (6,7%), 23 siswa yang memperoleh kategori dasar (76,7%), dan 5 siswa yang memperoleh kategori perlu penanganan khusus (76,7%). Dengan demikian, hasil tes kemampuan literasi siswa menunjukkan bahwa kemampuan literasi membaca dan menulis siswa masih berada pada kategori dasar, dengan nilai rata-rata 46,5. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi kemampuan literasi membaca dan menulis siswa yaitu faktor internal meliputi kurangnya minat siswa dalam literasi membaca dan menulis dan kurangnya kemampuan intelegensi siswa. Sedangkan, faktor eksternal meliputi sarana dan prasarana serta kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga. Adapun strategi yang dilakukan guru dalam mendukung program literasi membaca dan menulis siswa yaitu dengan pembiasaan literasi dengan menerapkan program "Satu bulan satu buku", menerapkan metode khusus, serta memberikan dukungan dan motivasi terhadap siswa.
Pengembangan Model STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar Insani Juniarti; Sukardi; Syaiful Musaddat
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.11893

Abstract

This study aims to develop an integrated STEAM model of experiential learning and constructivism in improving elementary school students' scientific literacy. The sampling technique uses purposive sampling. Data collection techniques include interviews, questionnaires, and tests. Data processing is carried out using descriptive statistics. The development method used is design-based research (DBR), which has four stages; Stage 1, The preliminary study found challenges and problems regarding the implementation of the STEAM learning model in elementary schools. Stage 2, design and product development. Stage 3, involves a validation test involving five experts: technology, materials, language and two of education practitioners. The fourth stage is product improvement. The study results showed that the STEAM model met the criteria for being feasible and practical. The results of statistical testing using the T Test (Independent Sample T test) obtained a significance value of 0.001 <0.05. The effectiveness criteria were met with an average score of Ngain in the experimental class of 0.62 in the moderate category. The N Gain Percent test scored 62% with a reasonably moderate category. The STEAM model, integrated with constructivism and experiential learning, has proven effective in improving elementary school students' scientific literacy.
Pemanfaatan Metafor Sufi Jemaah Tarekat Majelis Zikir Miftahul Bayan Kabupaten Lombok Tengah Aswandikari, Aswandikari; Sukri, Sukri; Burhanuddin, Burhanuddin; Musaddat, Syaiful; Setiawan, Irma; Al-Faruq, Suhaib; Barmansyah, Muh. Sastrawan
Indonesian Journal of Education and Community Services Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aims to enhance the spiritual understanding of the Jamaah Tarekat at Majelis Zikir Miftahul Bayan in Gapura Village, Pujut District, Central Lombok Regency. The activity was conducted on September 14, 2025, at Ponpes Miftahul Bayan, involving approximately 100 participants. Before implementation, coordination was established with the leaders of Tarekat Naksabandiyah to finalize the program’s model, schedule, and venue. The session commenced with opening remarks from the Chairperson of the Universitas Mataram service team and the leader of Tarekat Naksabandiyah. The core activity consisted of lectures preceded by zikir, selawatan, and zikir ngaji. The lectures focused on tasawuf (Sufism) teachings, which are characterized by expressions rich in symbols and metaphors, necessitating specialized interpretation for the jamaah. This is particularly significant given that the Jamaah Tarekat Naksabandiyah possesses a heterogeneous socio-cultural background, comprising farmers, traders, laborers, and the unemployed, alongside generally low levels of formal education. In this context, the lecture via zikir ngaji was delivered through pepaosan, the traditional recitation of lontar (palm-leaf) manuscripts containing tasawuf doctrines. A distinct feature of Sasak Sufi literature is its highly aesthetic and metaphoric linguistic style, which carries profound spiritual depth. Due to the complexity of such language and its inherent sufistic aspects, a competent teacher is required to provide comprehensive explanations to the congregation.
Sosialisasi Penentuan Alternatif Solusi untuk Peningkatan Mutu Pembelajaran Bagi Guru SD di Kabupaten Lombok Utara Burhanuddin, Burhanuddin; Mahsun; Aswandikari; Sukri; Irma Setiawan; Syaiful Musaddat; syarifuddin
Indonesian Journal of Education and Community Services Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Juli-Desember 2024
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service (abdimas) activity aims to introduce ways to find problems and alternative learning solutions in an appropriate and innovative manner that is in accordance with the empirical learning problems faced by elementary school (SD) teachers in North Lombok Regency (KLU). This is based on the fact that the majority of teachers who take part in the Teacher Professional Education Program (PPG) at Mataram University (Unram) have not been able to find real learning problems. In fact, these teachers have not been able to differentiate the type of problem that arises, whether it is part of the task that must be solved or the task of another party. Methodologically, each stage of the activity carried out to overcome this problem is coordination, communication, presentation and discussion. The results of activities with 30 KLU elementary school teachers as participants in the socialization show what was implied. In relation to this, the Abdimas Team put forward a learning problem discovery strategy carried out in stages: reflection, determining the type of problem, and problem analysis. The strategy for determining alternative solutions has stages: reflecting on causal factors, asking colleagues, asking educational experts, and searching the literature. Each stage can be carried out in stages and in stages that are systemic in nature.
KETERLAKSANAAN GERAKAN LITERASI BAHASA BERBASIS KELAS PADA JENJANG SEKOLAH DASAR DI PULAU LOMBOK: PELUANG PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI Syaiful Musaddat; A.A.I.N. Marhaeni
MABASAN Vol. 14 No. 2 (2020): Mabasan
Publisher : Balai Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62107/mab.v14i2.335

Abstract

Pembelajaran abad 21 menghendaki penguasaan literasi tidak hanya pada literasi bahasa dan numerasi, tetapi juga literasi sains, digital, finansial, serta budaya dan kewarganegaaran. Gerakan Literasi Sekolah belum maksimal mendukung target tersebut. Padahal, sekolah-sekolah telah melaksanakan gerakan literasi sekolah sejak tahun 2016 berdasarkan Permendikbud Nomor 23 tahun 2015 tentang penumbuhan minat baca melalui kegiatan 15 menit membaca. Di Sekolah Dasar Pulau Lombok, efektivitas pelaksanaan literasi bahasa berbasis kelas masih jauh dari harapan. Tulisan ini terkait dengan 2 permasalahan, yakni (1) pelaksanaan literasi bahasa berbasis kelas di Sekolah Dasar Pulau Lombok; dan (2) Pemanfaatan teknologi digital sebagai alternatif solusi dalam mengoptimalkan pelaksanaan literasi bahasa berbasis kelas di Sekolah Dasar Pulau Lombok. Kajian dilakukan dengan melakukan observasi dan FGD terhadap beberapa guru dan beberapa sekolah dasar di Pulau Lombok. Data dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan: (1) Keterlaksanaan literasi bahasa berbasis kelas di SD Pulau Lombok belum efektif. Indikatornnya antara lain: (a) penataan ruang kelas belum mendukung, (b) jadwal kegiatan literasi kelas tidak ada, (c) kegiatan litersi kelas belum tercermin pada RPP dan Pelaksanaan Pembelajaran, dan (d) tidak melibatkan keluarga dan masyarakat dalam pelaksanaan program literasi; dan (2) Literasi bahasa berbasis kelas di SD Pulau Lombok perlu sentuhan magis berupa: (a) memberi sentuhan teknologi digital dalam menata struktur kelas, (b) mengembangkan pemahaman komprehensif pelaku literasi, (c) melatih guru merancang dan melaksanakan literasi terutama dengan memanfaatkan teknologi digital, dan (d) memanfaatkan teknologi digital dalam membangun hubungan dengan keluarga dan masyarakat dalam pelaksanaan literasi.
Co-Authors A. Hari Witono A.A.I.N. Marhaeni AA Sudharmawan, AA Abdul Kadir Jaelani Adelia Noviyanti Agusman, Agusman Agustina, Anggun Aulia Ahmad Sirulhaq Al-Faruq, Suhaib Amalia, Fitriana Ananda, Alisya Angga, Prayogi Dwina Aryanti, Baiq Deviana Fitri Asrin Asyhar, Mochammad Aulia Dwi Amalina Wahab Azahra, Baiq Qory Fatimah Azka Safira B. Kayul Putri Yusniati Baiq Joya Pitria Rosinta Dewi Baiq Rizkia Nursofia Zain Barmansyah, Muh. Sastrawan Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Cedin Atmaja, Cedin Darmiany Darmiany Desak Putu Lestari Dewi, Nurul Kemala Efendi, Mahmudi Eka Junaidi Fadilah, Ainun Fahruddin Farida Septiana Anwar Fauzi, Asri Filsa Era Sativa, Agil Al Idrus, Gito Hadiprayitno Fitriani Fitriani Gede Rasben Dantes Hakim, Mansur Harmayaningsih, Puput Hasnawati Heri Hadi Saputra Heri Setiawan Hijriah, B. Siti Husniati Husniati Husniati I Nyoman Karma Ida Bagus Kade Gunayasa Ida Bagus Putrayasa Ida Ermiana Ilham Handika Imam Suryadi Indrawati, Dyah Insani Juniarti Intan Triwahyuni Irma Setiawan, Irma Islamiyati, Dian Jafar, Syamsinas Jannah, Alya Raudhatul Johan Mahyudi Johan Mahyudi, Johan Juliatun Kaharuddin Kartika Dewi Lalu Hamdian Affandi Lalu Wira Zain Amrullah LALU ZULKIFLI Lestari, Eka Indah Lestari, Lilis Lilia Rahmawati Lita Nurfatun Mahmudi Efendi Mahmudi Efendi Mahsun Mahsun Mahsun Makki, Muhammad Mansur Hakim Marii Marijo, Okta D. S. F. Mari’i Mari’i Mari’i, Mari’i Marlinda Ramdhani Masita Maulia, Baiq Zahara Putri Mira Naniy Salfiyani Mochammad Asyhar Moh. Irawan Zain Muh. Syahrul Qodri Muh. Syahrul Qodri Muhammad Makki Muhammad Sobri Muhammad Tahir Murahim Murahim Murahim Murahim Murahim Murahim, Murahim Murniati N. Nurjanah Nabilah, Muna Iffat Nanang Riadi Ni Ketut Suarni Nia, Nia Fitria Sagita Novitasari, Setiani Nur Kholifatur Rosyidah, Awal Nur Rahmah Suryani Nurhazannah, Sari Yulia Nurrahmi Nurrahmi, Nurrahmi Nurul Ilmi, Nurul Nurul Kemala Dewi Nurwasilah Nurwasilah Nyoman Dantes Opi Putri Andiyanti Paniran Prihartini, Arina Amalia Putri, Baiq Anisa Qodri, M. Syahrul Rachmayani, Ika Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmad Hidayat Rahmadin, M. Gifari Rahmatih, Aisa Nikmah Rahmatih, Aisan Nikmah Rahmawati, Andini Rahmayati, Nisa Dwi Rohana Safitri Rosyidah, Umdatur S, Aswandikari Safitri, Baiq Yolanda Safruddin Safruddin Saharudin Saharudin Saharudin Santi Ni Ketut Santi Rahayu Saputra, Ahmad Fauzi Ardian Saputra, Ida Bagus Made Yuro Manu Sirullhaq, Muhammad Sisvissia Srimawirya Siti Rohana Hariana Intiana Siti Rohana Hariana Intiana Siti Rohana Hariana Intiana, Siti Rohana Hariana Sukardi Sukri sukri Sukri, sukri Sukrin, Ajriati Hajriani Suryani, Nur Rahmah Suryani, Nurrahma Susanti, Pipit Aprilia Suyanu Suyanu Suyanu Suyanu Suyanu Syamsinas Jafar Syarifuddin Syazali, Muhammad Thaharah, Ainun Triwahyuni, Intan Wahab, Aulia Dwi Amalina Wahyu Hidayat Wahyu Tanata Wardana, Lalu Ali Yunanda Pradiani, Ni Putu Wika zakia, Zakia Zul, Syakila