Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Strategi Sukses Lulus Program Profesi Guru (PPG) bagi Guru-Guru dan Calon Guru di Kabupaten Lombok Tengah Musaddat, Syaiful; Intiana, Siti Rohana Hariana; Junaidi, Eka; Murahim, Murahim; Wardana, Lalu Ali
DARMADIKSANI Vol 4 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v4i2.5980

Abstract

Pengabdian yang berjudul “Pelatihan Strategi Sukses Lulus Program Profesi Guru (PPG) bagi Guru-guru dan Calon Guru di Kabupaten Lombok Tengah” ini dilatarbelakangi kenyataan bahwa masih tingginya angka ketidaklulusan peserta PPG dari NTB khususnya peserta dari Kabupaten Lombok Tengah. Tujuan khusus pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang strategi sukses PPG dan melatih peserta menerapkan strategi sukses PPG. Peserta pelatihan ini adalah guru-guru dan calon guru di Kabupaten Lombok Tengah. Penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, pemodelan dan penugasan/latihan mengerjakan soal-soal PPG. Analisis hasil pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kesiapan guru-guru dan calon guru di Kabupaten Lombok Tengah dalam menghadapi PPG. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa keberhasilan kegiatan pengabdian ini mencapai 90%. Hal ini tergambar pada: (1) Indikator yang dilaksanakan oleh semua peserta 3 indikator (30%), yang dilaksanakan oleh sebagian besar peserta 6 indikator (60%), dan yang dilaksanakan oleh sebagian kecil peserta 1 indikator (10%); (2) Nilai rerata keberhasilan kegiatan adalah 75; dan (3) Indikator keberhasilan yang tercapai (T), yakni dilaksanakan oleh semua peserta dan atau sebagian besar peserta adalah 9 indikator (90%), sisanya 1 indikator (10%) tidak tercapai (TT), yakni dilaksanakan oleh sebagian kecil peserta. Di samping itu, hampir semua peserta memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan pengabdian ini. Hal ini terlihat dari antusiasme dan partisipasi aktif mereka mengikuti rangkaian kegiatan dan menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan.
Sosialisasi Gangguan Belajar Spesifik (Disleksia) kepada Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Jerowaru: Awareness Program on Specific Learning Disorders (Dyslexia) for Junior High School Teachers in Jerowaru Indonesia Saharudin, Saharudin; Musaddat, Syaiful; Susanti, Pipit Aprilia; Agusman, Agusman; Ramdhani, Marlinda; Hidayat, Wahyu
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.6961

Abstract

Pengabdian ini dilatari oleh masih banyak guru yang tidak memahami jenis dan karakteristik gangguan belajar spesifik (disleksia) pada peserta didik sehingga mereka cenderung melabeli peserta didiknya dengan label “bodoh” atau semisalnya. Oleh karena itu, dibutuhkan sosialisasi kepada para guru mengenai gangguan belajar spesifik di kalangan peserta didik dengan melibatkan profesional psikolog sehingga para guru juga bisa mengambil langkah-langkah dalam menangani kasus gangguan belajar yang dialami peserta didiknya. Selain berbicara persoalan gangguan belajar, juga dibicarakan perihal pembelajaran yang berpihak kepada peserta didik: pembelajaran berdiferensiasi dan pembelajaran yang tanggap budaya. Berdasarkan hasil post-test, hasil sosialisasi menunjukkan bahwa para guru telah bisa mengetahui, memahami, dan menjelaskan jenis-jenis gangguan belajar pada peserta didik, ciri-ciri peserta didik yang mengalami gangguan belajar, dan asbab terjadinya gangguan belajar pada peserta didik. Adanya pengetahuan dan pemahaman tentang gangguan belajar (yang dialami peserta didik) berimplikasi pada kesadaran para guru SMPN 1 Jerowaru untuk melakukan pembelajaran yang berpihak pada peserta didiknya mulai dari penyususan perangkat pembelajaran hingga evaluasinya. Disarankan agar penyuluhan psikoedukasi kesehatan mental untuk para guru dan peserta didik semacam ini rutin dilakukan sebagai upaya menciptakan pembelajaran yang berpihak pada peserta didik dan pembaharuan informasi terkait ragam kerangka strategi dalam pembelajaran, serta perlu melibatkan orang tua dan profesional untuk membantu guru dalam menghadapi peserta didik yang mengalami gangguan belajar spesifik disleksia ini.
Pengembangan Media Pembelajaran Papan Kata pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Maulia, Baiq Zahara Putri; Musaddat, Syaiful; Rahmatih, Aisa Nikmah
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i1.7259

Abstract

Peserta didik kelas II SDN 36 Cakranegara Kurang semangat dan kurang motivasi dalam kegiatan pembelajaran sehingga anak menjadi kurang lancar dalam membaca dan menulis. Hal ini disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran yang menarik untuk menambah semangat dan motivasi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa papan kata yang menarik semangat dan motivasi peserta didik untuk belajar membaca dan menulis. Media papan kata ini memiliki kelebihan dalam segi tampilan untuk lebih cepat memahamkan materi pembelajaran kepada peserta didik. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian R&D (Research and Development) dengan desain pengembangan model ADDIE. Langkah-langkah pengembangan dalam model tersebut yaitu analysis (analisis) melakukan observasi berupa wawancara wali kelas yang menghasilkan peserta didik kurang semangat dan kurang motivasi dalam kegiatan menulis dan membaca, design (desain) merancang media papan kata dengan beberapa kolom yang memiliki fungsi masing-masing, development (pengembangan) mengembangkan media pembelajaran papan Kata yang sesuai dengan materi ajar dan karakteristik peserta didik, implementation (implementasi) menguji cobaan media papan kata dalam proses pembelajaran di sekolah untuk mengetahui respon peserta didik dan guru terhadap media pembelajaran yang telah dibuat, dan evaluation (evaluasi) revisi akhir berupa saran atau kritikan dari ahli media ahli materi, peserta didik dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, angket, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Setelah melakukan langkah-langkah tersebut peneliti melakukan analisis dari hasil data-data yang telah diperoleh di lapangan. Hasil penelitian penggunaan media pembelajaran papan kata dari ahli materi sebesar 81,25% yang menunjukkan kategori (sangat valid), hasil dari ahli media sebesar 98,75% (sangat valid), hasil respon dari peserta didik sebesar 97 ,08% (sangat praktis) dan hasil respon guru sebesar 100% (sangat praktis). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran papan kata sangat praktis untuk meningkatkan semangat dan motivasi belajar peserta didik dalam kegiatan membaca dan menulis.  
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lumio dalam Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 6 Ampenan Masita; Suryani, Nur Rahmah; Musaddat, Syaiful
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.959

Abstract

This research was motivated by the lack of active student participation in class and the low learning outcomes of fifth-grade students at SDN 6 Ampenan in Science subjects. Based on the mid-semester exam data of 34 students, only 29.4% (10 students) achieved the minimum mastery criterion (KKM), while the remaining 70.5% (24 students) scored below the required KKM of 75. This issue was caused by limited school facilities and the use of learning models and media that were not yet suitable for the material being taught. In addition, students’ participation during lessons remained low, both in asking and answering questions. To address these problems, the researcher implemented an improvement effort using the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by Lumio media. The purpose of this study was to improve student activity and Science learning outcomes by applying the Problem-Based Learning model assisted by Lumio media for fifth-grade students at SDN 6 Ampenan. This research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle consisted of four stages: planning, implementation, observation and evaluation, and reflection. The subjects of this study were 34 fifth-grade students of SDN 6 Ampenan, consisting of 15 male and 19 female students. Data were collected through written tests administered at the end of each cycle, while teacher and student activities were assessed through observation sheets. The research results showed an increase in student activity and learning outcomes. In the first cycle, student activeness reached 75%, which increased to 93.75% in the second cycle. Furthermore, students’ average learning scores improved from 80.31 in the first cycle (with a mastery rate of 68.75%) to 86.47 in the second cycle (with a classical mastery rate of 88.23%). Therefore, it can be concluded that the implementation of the Problem-Based Learning model assisted by Lumio media, when carried out optimally, can enhance both student activity and Science learning outcomes among fifth-grade students at SDN 6 Ampenan.
Peningkatan Pemahaman Bacaan Peserta Didik melalui Pendekatan Berbasis Budaya (Culturally Responsive Teaching) pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SDN 29 Cakranegara Amalia, Fitriana; Musaddat, Syaiful; Lestari, Eka Indah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.975

Abstract

This study is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. The purpose of this research is to improve the reading comprehension of fifth-grade students through the implementation of the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach in Indonesian language lessons at SD Negeri 29 Cakranegara. The research subjects were 25 fifth-grade students, consisting of 18 females and 7 males. The object of the research focused on students’ engagement in understanding traditional Sasak stories. The research instruments included observation sheets to record students’ classroom activities and written tests to measure their cognitive ability in reading comprehension. Data analysis was conducted to determine the improvement in learning outcomes across cycles. The results showed that the application of the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach effectively improved students’ learning outcomes. In the first cycle, 12 students achieved mastery while 13 students did not, resulting in a mastery percentage of 48%. In the second cycle, there was an improvement with 21 students achieving mastery and 4 students not yet achieving it, bringing the mastery percentage to 84%. Therefore, the implementation of the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach proved effective in enhancing the reading comprehension of fifth-grade students in Indonesian language learning.
Kelayakan Pengembangan Bahan Ajar Digital Berkearifan Lokal Sebagai Bahan Literasi Bahasa Berbasis Kelas serta Pengaruhnya terhadap Karakter Sosial dan Keterampilan Berbahasa Siswa Sekolah Dasar Musaddat, Syaiful; Suarni, Ni Ketut; Dantes, Nyoman; Putrayasa, Ida Bagus; Dantes, Gede Rasben
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v7i3.2123

Abstract

ABSTRAKTulisan ini membahas kelayakan pengembangan bahan ajar digital berkearifan lokal sebagai bahan literasi berbasis kelas serta pengaruhnya terhadap karakter sosial dan keterampilan berbahasa siswa Sekolah Dasar. Kelayakan ini akan ditinjau dari dua hal, yaitu (1) hal-hal yang mendasari perlunya dilakukan penelitian; dan (2) hasil kajian teori yang mendukung penelitian. Di samping itu, juga disajikan alternatif rancangan penelitian dimaksud. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan atau studi literatur, yakni menggunakan metode metaanalisis. Data dikumpulkan melalui penelusuran jurnal elektronik melalui Google Scholar dengan kata kunci “bahan ajar digital”, “kearifan lokal”, dan “literasi bahasa”. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan disajikan dengan metode nonformal. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kajian berupa penelitain dan pengembangan bahan ajar digital berbasis kearifan lokal serta pengaruhnya terhadap karakter sosial dan keterampilan berbahasa produktif siswa kelas V SD perlu dilakukan karena dua pertimbangan utama. Kedua pertimbangan dimaksud adalah (1) terdapat sejumlah fakta yang mendasari bahwa kajian ini layak dijadikan sebagai masalah penelitian, antara lain: (a) keharusan peserta didik untuk memeiliki kompetensi global berupa empati dan kemampuan berkomunikasi; (b) sistem pendidikan Indonesia masih belum berhasil melahirkan generasi berkarakter, cerdas, dan terampil; (c) keharusan untuk menggunakan teknologi dalam pendidikan; (d) belum efektifnya program literasi berbasis kelas di SD; dan (e) banyaknya hasil penelitian pengembangan berbasis teknologi yang telah berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran; dan (2) terdapat sejumlah hasil kajian teori yang juga memperkuat jika penelitian ini dilaksanakan, yakni teori tentang: (a) bahan ajar digital; (b) kearifan lokal; (c) literasi bahasa berbasis kelas; (d) karakter sosial; dan (e) keterampilan berbahasa. Di samping itu, juga diusulkan model penelitian dan pengembangan yang dapat digunakan, yaitu model R&D versi Borg dan Gall, yang terdiri atas 10 langkah pengembangan.
Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berbasis Cerita Rakyat Putri Mandalika Untuk Kelas IV SDN 1 Sukamulia Ananda, Alisya; Musaddat, Syaiful; Dewi, Nurul Kemala
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i1.2658

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan buku cerita bergambar berbasis cerita rakyat Putri Mandalika sebagai pendamping pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan meliputi: 1) analisis (analysis), 2) desain (design), 3) pengembangan (development), 4) implementasi (implementation), 5) evaluasi (evaluation). Draf produk diuji oleh dua ahli materi, satu ahli media, dan dua puluh enam siswa kelas IV SDN 1 Sukamulia. Hasil validasi oleh ahli materi memperoleh rerata skor 4,8 yang termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil validasi oleh ahli media memperoleh rerata skor 4,5 yang termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil validasi oleh siswa pada tahap uji kelompok kecil di SDN 1 Sukamulia memperoleh rerata skor 4,4 yang termasuk dalam kategori sangat layak. Pada tahap uji kelompok besar diperoleh nilai dengan rerata skor 4,6 yang termasuk dalam kategori sangat layak. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa buku cerita bergambar yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Program Literasi Bahasa Berbasis Kelas di Lombok Barat: Potret, Program, dan Kebutuhan Era Digital Musaddat, Syaiful; Qodri, M. Syahrul; Atmaja, Cedin; Murahim, Murahim; Mari’i, Mari’i
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v7i1.1525

Abstract

Kajian ini bertujuan mendeskripsikan profil disain program literasi bahasa berbasis kelas di Kabupaten Lombok Barat yang sesuai kebutuhan. Aspek kajian difokuskan pada tiga hal, yakni: (1) potret keterlaksanaan literasi bahasa berbasis kelas di Lombok Barat, (2) program-program literasi bahasa berbasis kelas yang dapat dikembangkan, dan (3) profil model disain program literasi bahasa berbasis kelas yang sesuai kebutuhan. Pengumpulan data dilakukan observasi, workshop, dan FGD. Datanya bersumber dari guru-guru MGMP bahasa Indonesia kabupaten Lombok Barat. Analisis data dilakukan dengan mengikuti prinsip-prinsip dalam penelitian kualitatif, yaitu tahap reduksi data, penyajian atau organisasi data, dan verifikasi atau interpretasi data. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut. Pertama, keterlaksanaan literasi bahasa berbasis kelas di Lombok Barat belum berjalan maksimal. Beberapa kondisi yang membuktikan hal ini antara lain: (a) belum tersedia jadwal kegiatan atau program literasi kelas; (b) kegiatan lima belas menit membaca di kelas masing-masing masih sangat jarang dilakukan; (c) kegiatan litersi kelas belum tercermin pada prangkat pembelajaran yang dikembangkan guru; dan (d) kegiatan litersi kelas belum tercermin pada pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan guru. Kedua, program-program literasi bahasa berbasis kelas yang dapat dikembangkan di sekolah antara lain: membuat posterisasi kelas, membuat pohon literasi kelas, membuat sudut baca kelas, membuat papan karya literasi kelas, memberdayakan mading kelas, dan membudayakan membaca buku nonpelajaran (buku cerita) sebelum, saat, dan setelah proses pembelajaran. Ketiga, model disain program literasi bahasa berbasis kelas yang sesuai kebutuhan adalah memberi sentuhan teknologi pada semua rancangan program literasi. Untuk posterisasi kelas, pojok baca, papan pajanan, dan lain sebagainya didisain dengan memanfaatkan teknologi. Termasuk penyediaan buku cerita berbasis digital di kelas. Namun demikian, model desain ini tentu membutuhkan biaya dan keahlian yang cukup memadai sehingga diperlukan partisifasi banyak pihak. Disarankan kepada guru bahasa Indonesia, agar melibatkan semua warga sekolah untuk mengembangkan program literasi bahasa berbasis kelasi ini.
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah di Kota Mataram Prihartini, Arina Amalia; Intiana, Siti Rohana Hariana; Musaddat, Syaiful
International Journal of Demos (IJD) Volume 4 Issue 3 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i3.291

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan implementasi gerakan literasi sekolah (GLS) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) di kota Mataram. Baik implementasi pada tahap pembiasaan, pengembanagan ataupun pemebelajaran. Sampel penelitian yang dipilih adalah SMPN 17 Mataram, SMPN 7 Mataram, SMPN 2 Mataram, dari 66 sekolah yang terdapat di kota Mataram. Selain itu, Jenis penelitian yang dipilih adalah kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi GLS tingkat SMP di kota Mataram telah dilaksanakan di keseluruhan sekolah. Hasil penelitian ini juga menunjukan pelaksanaan implementasi GLS dikeseluruhan sekolah dengan indikator kegiatan yang sudah terlaksana dengan baik, seperti implementasi kegiatan 15 menit membaca, kegiatan bertemakan literasi, ataupun, kerjasama dengan pihak eksternal. Pada penelitian ini juga dijabarkan permasalaahn implementasi GLS di kota Mataram. Kata Kunci: Implementasi, GLS, Literasi, Sekolah, Pelaksanaan. AbstractThis study aims to determine the implementation and implementation of the school literacy movement (GLS) at the junior high school (SMP) level in the city of Mataram. Both implementation at the stage of habituation, development or learning. The research sample selected was SMPN 17 Mataram, SMPN 7 Mataram, SMPN 2 Mataram, from 66 schools in the city of Mataram. In addition, the type of research selected is descriptive qualitative, with data collection methods through interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that the implementation of GLS at the junior high school level in the city of Mataram has been carried out in all schools. The results of this study also show the implementation of GLS implementation throughout the school with indicators of activities that have been carried out well, such as the implementation of 15-minute reading activities, literacy-themed activities, or collaboration with external parties. This study also describes the problems of implementing GLS in the city of Mataram. Keywords: Implementation, GLS, Literacy, School, Implementation.
STUDI KOMPARATIF PELAKSANAAN GLS DI KELAS 4 SD HADI SAKTI DAN SDN 39 CAKRANEGARA Azahra, Baiq Qory Fatimah; Ida Ermiana; Syaiful Musaddat
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Press.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.21829

Abstract

This study aims to describe the planning, implementation, and evaluation of the implementation of School Literacy Movement (SLM) in SD Hadi Sakti and SDN 39 Cakranegara. The study uses the qualitative approach with descriptive research type. Techniques of collecting data uses interviews, observation, and documentation. Data analysis uses the Miles, Huberman, and Saldana model, namely, data condensation, data display, and drawing conclusions/verification. Validity technique for data uses the the triangulation of source and triangulation of technique. The results showed that: (1) the planning of SLM consist of human resources planning, provision of facilities and infrastructure, funding sources, program planning, and setting the success indicator; (2) the implementation of SLM consist of the activities form of SLM implementation, which are 15 minutes reading program, and provision of reading corners, and the advantages and disadvantages of SLM implementation, includes the advantages which are successfully implemented the 15 minutes reading program, rises the student motivation and reading interest, while the disadvantages is theres no librarian or library officer; (3) the evaluation of SLM implementation, where the implementation of SLM in SD Hadi Sakti and SDN 39 Cakranegara is going well and is in accordance with the plan. This is supported by the supporting factors. Yet in its implementation, there are also found the inhibiting factors. The solution is in the evaluation form as an effort to reduce the inhibiting factors which are done by the evaluation in the class by the teacher directly, monthly evaluation, and evaluation at the end of the semester
Co-Authors A. Hari Witono A.A.I.N. Marhaeni AA Sudharmawan, AA Abdul Kadir Jaelani Adelia Noviyanti Agusman, Agusman Ahmad Sirulhaq Amalia, Fitriana Ananda, Alisya Angga, Prayogi Dwina Aryanti, Baiq Deviana Fitri Aswandikari Asyhar, Mochammad Aulia Dwi Amalina Wahab Azahra, Baiq Qory Fatimah Azka Safira B. Kayul Putri Yusniati Baiq Joya Pitria Rosinta Dewi Baiq Rizkia Nursofia Zain Barmansyah, Muh. Sastrawan Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Cedin Atmaja, Cedin Chatarina Umbul Wahyuni Darmiany Darmiany Desak Putu Lestari Dewi, Nurul Kemala Efendi, Mahmudi Eka Junaidi Fadilah, Ainun Fahruddin Farida Septiana Anwar Fauzi, Asri Filsa Era Sativa, Agil Al Idrus, Gito Hadiprayitno Fitriani Fitriani Gede Rasben Dantes Hakim, Mansur Harmayaningsih, Puput Hasnawati Heri Hadi Saputra Heri Setiawan Hijriah, B. Siti Husniati Husniati Husniati I Nyoman Karma Ida Bagus Kade Gunayasa Ida Bagus Putrayasa Ida Ermiana Ilham Handika Imam Suryadi Indrawati, Dyah Intan Triwahyuni Irma Setiawan, Irma Islamiyati, Dian Jafar, Syamsinas Jannah, Alya Raudhatul Johan Mahyudi Johan Mahyudi, Johan Juliatun Juniarti, Insani Kaharuddin Kartika Dewi Lalu Hamdian Affandi Lalu Wira Zain Amrullah LALU ZULKIFLI Lestari, Eka Indah Lestari, Lilis Lilia Rahmawati Lita Nurfatun Mahmudi Efendi Mahmudi Efendi Mahsun Mahsun Mahsun Mahsun Makki, Muhammad Mansur Hakim Marii Marijo, Okta D. S. F. Mari’i Mari’i Mari’i, Mari’i Marlinda Ramdhani Masita Maulia, Baiq Zahara Putri Mira Naniy Salfiyani Mochammad Asyhar Moh. Irawan Zain Muh. Sastrawan Barmansyah Muh. Syahrul Qodri Muh. Syahrul Qodri Muhammad Makki Muhammad Sukri Muhammad Tahir Murahim Murahim Murahim Murahim Murahim Murahim, Murahim Murniati N. Nurjanah Nanang Riadi Ni Ketut Suarni Nia, Nia Fitria Sagita Novitasari, Setiani Nur Kholifatur Rosyidah, Awal Nur Rahmah Suryani Nurhazannah, Sari Yulia Nurrahmi Nurrahmi, Nurrahmi Nurul Ilmi, Nurul Nurul Kemala Dewi Nurwasilah Nurwasilah Nyoman Dantes Opi Putri Andiyanti Prihartini, Arina Amalia Putri, Baiq Anisa Qodri, M. Syahrul Rachmayani, Ika Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmad Hidayat Rahmadin, M. Gifari Rahmatih, Aisa Nikmah Rahmatih, Aisan Nikmah Rahmawati, Andini Rahmayati, Nisa Dwi Rohana Safitri Rosyidah, Umdatur S, Aswandikari Safitri, Baiq Yolanda Safruddin Safruddin Saharudin Saharudin Saharudin Santi Ni Ketut Santi Rahayu Saputra, Ahmad Fauzi Ardian Saputra, Ida Bagus Made Yuro Manu Sirullhaq, Muhammad Sisvissia Srimawirya Siti Rohana Hariana Intiana Siti Rohana Hariana Intiana Siti Rohana Hariana Intiana, Siti Rohana Hariana Suhaib Al-Faruq sukri Sukri, sukri Sukrin, Ajriati Hajriani Suryani, Nur Rahmah Suryani, Nurrahma Susanti, Pipit Aprilia Suyanu Suyanu Suyanu Suyanu Suyanu Syamsinas Jafar syarifuddin Syazali, Muhammad Thaharah, Ainun Triwahyuni, Intan Wahab, Aulia Dwi Amalina Wahyu Hidayat Wahyu Tanata Wardana, Lalu Ali Yunanda Pradiani, Ni Putu Wika zakia, Zakia Zul, Syakila