Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berbasis Cerita Rakyat Putri Mandalika Untuk Kelas IV SDN 1 Sukamulia Ananda, Alisya; Musaddat, Syaiful; Dewi, Nurul Kemala
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i1.2658

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan buku cerita bergambar berbasis cerita rakyat Putri Mandalika sebagai pendamping pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan meliputi: 1) analisis (analysis), 2) desain (design), 3) pengembangan (development), 4) implementasi (implementation), 5) evaluasi (evaluation). Draf produk diuji oleh dua ahli materi, satu ahli media, dan dua puluh enam siswa kelas IV SDN 1 Sukamulia. Hasil validasi oleh ahli materi memperoleh rerata skor 4,8 yang termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil validasi oleh ahli media memperoleh rerata skor 4,5 yang termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil validasi oleh siswa pada tahap uji kelompok kecil di SDN 1 Sukamulia memperoleh rerata skor 4,4 yang termasuk dalam kategori sangat layak. Pada tahap uji kelompok besar diperoleh nilai dengan rerata skor 4,6 yang termasuk dalam kategori sangat layak. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa buku cerita bergambar yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Program Literasi Bahasa Berbasis Kelas di Lombok Barat: Potret, Program, dan Kebutuhan Era Digital Musaddat, Syaiful; Qodri, M. Syahrul; Atmaja, Cedin; Murahim, Murahim; Mari’i, Mari’i
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v7i1.1525

Abstract

Kajian ini bertujuan mendeskripsikan profil disain program literasi bahasa berbasis kelas di Kabupaten Lombok Barat yang sesuai kebutuhan. Aspek kajian difokuskan pada tiga hal, yakni: (1) potret keterlaksanaan literasi bahasa berbasis kelas di Lombok Barat, (2) program-program literasi bahasa berbasis kelas yang dapat dikembangkan, dan (3) profil model disain program literasi bahasa berbasis kelas yang sesuai kebutuhan. Pengumpulan data dilakukan observasi, workshop, dan FGD. Datanya bersumber dari guru-guru MGMP bahasa Indonesia kabupaten Lombok Barat. Analisis data dilakukan dengan mengikuti prinsip-prinsip dalam penelitian kualitatif, yaitu tahap reduksi data, penyajian atau organisasi data, dan verifikasi atau interpretasi data. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut. Pertama, keterlaksanaan literasi bahasa berbasis kelas di Lombok Barat belum berjalan maksimal. Beberapa kondisi yang membuktikan hal ini antara lain: (a) belum tersedia jadwal kegiatan atau program literasi kelas; (b) kegiatan lima belas menit membaca di kelas masing-masing masih sangat jarang dilakukan; (c) kegiatan litersi kelas belum tercermin pada prangkat pembelajaran yang dikembangkan guru; dan (d) kegiatan litersi kelas belum tercermin pada pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan guru. Kedua, program-program literasi bahasa berbasis kelas yang dapat dikembangkan di sekolah antara lain: membuat posterisasi kelas, membuat pohon literasi kelas, membuat sudut baca kelas, membuat papan karya literasi kelas, memberdayakan mading kelas, dan membudayakan membaca buku nonpelajaran (buku cerita) sebelum, saat, dan setelah proses pembelajaran. Ketiga, model disain program literasi bahasa berbasis kelas yang sesuai kebutuhan adalah memberi sentuhan teknologi pada semua rancangan program literasi. Untuk posterisasi kelas, pojok baca, papan pajanan, dan lain sebagainya didisain dengan memanfaatkan teknologi. Termasuk penyediaan buku cerita berbasis digital di kelas. Namun demikian, model desain ini tentu membutuhkan biaya dan keahlian yang cukup memadai sehingga diperlukan partisifasi banyak pihak. Disarankan kepada guru bahasa Indonesia, agar melibatkan semua warga sekolah untuk mengembangkan program literasi bahasa berbasis kelasi ini.
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah di Kota Mataram Prihartini, Arina Amalia; Intiana, Siti Rohana Hariana; Musaddat, Syaiful
International Journal of Demos (IJD) Volume 4 Issue 3 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i3.291

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan implementasi gerakan literasi sekolah (GLS) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) di kota Mataram. Baik implementasi pada tahap pembiasaan, pengembanagan ataupun pemebelajaran. Sampel penelitian yang dipilih adalah SMPN 17 Mataram, SMPN 7 Mataram, SMPN 2 Mataram, dari 66 sekolah yang terdapat di kota Mataram. Selain itu, Jenis penelitian yang dipilih adalah kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi GLS tingkat SMP di kota Mataram telah dilaksanakan di keseluruhan sekolah. Hasil penelitian ini juga menunjukan pelaksanaan implementasi GLS dikeseluruhan sekolah dengan indikator kegiatan yang sudah terlaksana dengan baik, seperti implementasi kegiatan 15 menit membaca, kegiatan bertemakan literasi, ataupun, kerjasama dengan pihak eksternal. Pada penelitian ini juga dijabarkan permasalaahn implementasi GLS di kota Mataram. Kata Kunci: Implementasi, GLS, Literasi, Sekolah, Pelaksanaan. AbstractThis study aims to determine the implementation and implementation of the school literacy movement (GLS) at the junior high school (SMP) level in the city of Mataram. Both implementation at the stage of habituation, development or learning. The research sample selected was SMPN 17 Mataram, SMPN 7 Mataram, SMPN 2 Mataram, from 66 schools in the city of Mataram. In addition, the type of research selected is descriptive qualitative, with data collection methods through interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that the implementation of GLS at the junior high school level in the city of Mataram has been carried out in all schools. The results of this study also show the implementation of GLS implementation throughout the school with indicators of activities that have been carried out well, such as the implementation of 15-minute reading activities, literacy-themed activities, or collaboration with external parties. This study also describes the problems of implementing GLS in the city of Mataram. Keywords: Implementation, GLS, Literacy, School, Implementation.
STUDI KOMPARATIF PELAKSANAAN GLS DI KELAS 4 SD HADI SAKTI DAN SDN 39 CAKRANEGARA Azahra, Baiq Qory Fatimah; Ida Ermiana; Syaiful Musaddat
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Press.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.21829

Abstract

This study aims to describe the planning, implementation, and evaluation of the implementation of School Literacy Movement (SLM) in SD Hadi Sakti and SDN 39 Cakranegara. The study uses the qualitative approach with descriptive research type. Techniques of collecting data uses interviews, observation, and documentation. Data analysis uses the Miles, Huberman, and Saldana model, namely, data condensation, data display, and drawing conclusions/verification. Validity technique for data uses the the triangulation of source and triangulation of technique. The results showed that: (1) the planning of SLM consist of human resources planning, provision of facilities and infrastructure, funding sources, program planning, and setting the success indicator; (2) the implementation of SLM consist of the activities form of SLM implementation, which are 15 minutes reading program, and provision of reading corners, and the advantages and disadvantages of SLM implementation, includes the advantages which are successfully implemented the 15 minutes reading program, rises the student motivation and reading interest, while the disadvantages is theres no librarian or library officer; (3) the evaluation of SLM implementation, where the implementation of SLM in SD Hadi Sakti and SDN 39 Cakranegara is going well and is in accordance with the plan. This is supported by the supporting factors. Yet in its implementation, there are also found the inhibiting factors. The solution is in the evaluation form as an effort to reduce the inhibiting factors which are done by the evaluation in the class by the teacher directly, monthly evaluation, and evaluation at the end of the semester
Pengaruh Penggunaan Media Kartu Alphabet Berbasis Budaya Lokal Terhadap Kemampuan Membaca Anak Usia Dini Kelompok B Di RA Nurul Huda NW Lembuak fitriani, fitriani; Musaddat, Syaiful; Wahab, Aulia Dwi Amalina; Rachmayani, Ika
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh penggunaan media kartu alphabet berbasis budaya lokal terhadap kemampuan membaca anak usia dini kelompok B di RA Nurul Huda NW Lembuak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif pra eksperimental dengan desain one group pretest posttest. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi. Subjek yang diteliti pada penelitian ini adalah anak kelompok B di RA Nurul Huda NW Lembuak yang berjumlah 18 anak. Data dianalisis menggunakan statistik parametrik dengan uji hipotesis menggunakan Uji-t. Hasil analisis pada data penelitian menunjukkan ada perbedaan rata-rata yang diuji. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis uji t paired samples test, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) = 0,000, yang lebih kecil dari 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest setelah diberikan perlakuan dengan penggunaan media kartu alphabet berbasis budaya lokal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media kartu alphabet berbasis budaya lokal berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan membaca anak usia dini.
Exploration of Scientific Literacy in Indonesian Language Textbooks for Elementary and Secondary School Mahyudi, Johan; Mahsun, Mahsun; Sukri, Sukri; Sirulhaq, Ahmad; Musaddat, Syaiful; Hijriah, B. Siti
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2023): June
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v9i2.7758

Abstract

This study aims to explore scientific literacy in Indonesian language textbooks at the elementary and secondary school levels. The explorative qualitative method was applied in this study. The data was collected through explanation materials, procedural writings, scientific papers, exposition texts, and review texts from Indonesian language textbooks for elementary and middle school students. This study's data analysis technique was content analysis. The data was analyzed to confirm its suitability with the type of text represented and then validated for its role in supporting scientific literacy. The results of the research showed that (1) not all sample texts met the basic criteria as appropriate teaching materials; (2) if the text met the criteria as an example text of teaching materials, the text did not contain aspects of scientific literacy; and (3) of all the texts examined, only explanatory texts for elementary level students contained scientific literacy content in addition to meeting the criteria as sample texts of teaching materials. Based on these findings, Indonesian language textbook compilers should be more cautious in selecting samples of texts that will be discussed collaboratively by teachers and students.
Pelatihan Pengembangan Materi Ajar bagi Guru-Guru Bahasa dan Sastra Indonesia di Kabupaten Lombok Utara Intiana, Siti Rohana Hariana; Musaddat, Syaiful; Suyanu
DARMADIKSANI Vol 1 No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v1i1.89

Abstract

ABSTRAK Pengabdian Kepada Masyarakat ini secara spesifik bertujuan untuk: (1) memberikan pengetahuan kepada peserta tentang kriteria pemilihan bahan ajar yang baik; (2) memberikan keterampilan kepada peserta dalam memilih bahan ajar yang sesuai kebutuhan dan kondisi tempatnya mengajar; dan (3) memberikan keterampilan kepada peserta dalam mengembangkan bahan ajar yang sesuai kebutuhan dan tempatnya mengajar. Materi disampaikan dengan metode ceramah, tanya jawab, dan pelatihan memilih dan mengembangkan bahan ajar berbasis kebutuhan. Adapun materi yang diberikan adalah: (1) Hakikat Pemilihan dan Pengembangan Materi Ajar Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia; (2) Pemilihan Materi Ajar Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia; dan (3) Pengembangan Materi Ajar Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Analisis hasil pelatihan menunjukkan bahwa para guru BSI se-Kabupaten Lombok Utara memberikan sambutan positif terhadap materi yang diberikan. Hal ini terlihat dari antosiasme dan partisipasi aktif mereka terhadap materi dan tugas-tugas yang diberikan. Berdasarkan tahapan-tahapan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini cukup berhasil. Hal ini terbukti dari kualitas hasil kegiatan berupa materi ajar yang dipilih dan dikembangkan oleh peserta. Semua peserta berhasil memilih dan mengembangkan materi ajar yang sesuai dengan kebutuhannya. Peserta yang mengikuti kegiatan sampai akhir adalah 23 orang. Jumlah hasil analisis materi ajar yang berhasil dipilih dan dikembangkan oleh peserta adalah 5 karena pada latihan terakhir peseta dikelompokkan menjadi 5 kelompok. Dalam hal ini, semua kelompok berhasil menyelesaikan tugasnya. Meskipun demikian, masih terdapat kekurangan pada beberapa komponen materi ajar yang dipilih dan dikembangkan, yaitu komponen kesesuaian dengan kurikulum, adaptasi materi dan pengembangan sendiri. Khusus bagian terakhir ini, belum bisa dilakukan karena berbagai keterbatasan. ABSTRACT The specific aims of this community service are: (1) To provide knowledge to participants about the criteria for selecting good teaching materials; (2) To provide skills to participants in selecting teaching materials according to the needs and conditions of their place of teaching; and (3) To provide skills to participants in developing teaching materials according to their needs and places of teaching. The material is delivered by lecturing, question and answer methods, and training in selecting and developing needs-based teaching materials. The materials provided were: (1) The Nature of Selection and Development of Teaching Materials for Indonesian Language and Literature Learning; (2) Selection of Teaching Materials for Indonesian Language and Literature Learning; and (3) Development of Teaching Materials for Indonesian Language and Literature Learning. The analysis of the results of the training showed that BSI teachers in North Lombok Regency gave a positive response to the material given. This can be seen from their enthusiasm and active participation in the given material and assignments. Based on the stages of implementing the activities carried out, it can be concluded that this service activity was quite successful. This is evident from the quality of the results of the activities in the form of teaching materials selected and developed by the participants. All participants have successfully selected and developed teaching materials according to their needs. Participants who took part in the activity until the end were 23 people. The number of results of the analysis of teaching materials that were successfully selected and developed by the participants was 5 because in the last exercise the participants were grouped into 5 groups. In this case, all groups successfully completed their task. Even so, there are still deficiencies in several components of the teaching material that are selected and developed, namely components of conformity to the curriculum, material adaptation and self-development. Especially for this last part, it cannot be done because of various limitations.
Peningkatan Kesiapan Siswa Kelas XII Se-Kabupaten Lombok Tengah Masuk Perguruan Tinggi Negeri Melalui Pelatihan Strategi Sukses SBMPTN Musaddat, Syaiful; Wardana, Lalu Ali; Zulkifli, Lalu; Sukardi
DARMADIKSANI Vol 1 No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v1i1.92

Abstract

ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa angka ketidaklulusan peserta SBMPTN dari tahun ke tahun terus meningkat dan ketidaklulusan dimaksud ternyata tidak semata-mata disebabkan oleh faktor IQ. Lebih dari itu, ketidaklulusan itu juga disebabkan kekurangpahaman peserta tentang sistem dan pola SBMPTN. Tujuan dari pengabdian ini secara lebih spesifik adalah: (1) untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang strategi sukses SBMPTN dan strategi menyiasati soal-soal SBMPTN; (2) untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang contoh-contoh strategi sukses SBMPTN dan strategi menyiasati soal-soal SBMPTN; dan (3) untuk melatih peserta secara kontinyu dalam menerapkan strategi-strategi tersebut. Materi disampaikan dengan metode ceramah, tanya jawab, pemodelan dan penugasan/latihan mengerjakan soal-soal SBMPTN. Analisis hasil pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kesiapan siswa dalam menghadapi SBMPTN. Hal ini terbukti dari data berikut. (1) Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan adalah 44 siswa dan semuanya mengikuti pretes dengan rerata nilai 55.57; (2) Nilai pretes peserta rata-rata di bawah standar ketuntasan. Dari 44 peserta hanya 7 peserta yang tuntas atau memperoleh nilai 85 (15,91%), sisanya 37 siswa tidak tuntas; (3) Jumlah peserta yang mengikuti postes 40 orang dengan nilai rerata 85.38; (4) Nilai postes peserta telah mencapai standar ketuntasan yang diharapkan. Dalam hal ini, terdapat 33 siswa (82.50%) tuntas, sisanya 7 siswa tidak tuntas. Di samping itu, para peserta (siswa-siswi kelas XII se-Kabuapten Lombok Tengah) memberikan sambutan positif terhadap materi yang diberikan. Hal ini terlihat dari antusiasme dan partisipasi aktif mereka terhadap materi dan tugas-tugas yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Bahkan, semua peserta mengharapkan agar dilakukan kegiatan serupa secara berkelanjutan. ABSTRACT This Community Service is motivated by the fact that the number of SBMPTN participants failing to pass from year to year continues to increase and the failure to pass is not solely due to the IQ factor. More than that, the failure to pass was also caused by the participants' lack of understanding of the SBMPTN system and pattern. The objectives of this service are more specifically: (1) to provide knowledge to participants about SBMPTN success strategies and strategies for dealing with SBMPTN questions; (2) to provide knowledge to participants about examples of successful SBMPTN strategies and strategies for dealing with SBMPTN questions; and (3) to train participants continuously in implementing these strategies. The material is delivered by the method of lecturing, question and answer, modeling and assignments / exercises to work on SBMPTN questions. The analysis of the results of the training showed that there was an increase in the readiness of students in facing the SBMPTN. This is evident from the following data. (1) The number of participants who took part in the activity was 44 students and all of them took part in the pretest with an average score of 55.57; (2) The average pre-test score of the participants is below the mastery standard. Of the 44 participants, only 7 participants completed or scored 85 (15.91%), the remaining 37 students did not complete; (3) The number of participants who took part in the posttest was 40 with a mean score of 85.38; (4) The participants' post-test scores have reached the expected completeness standards. In this case, 33 students (82.50%) completed, the remaining 7 students did not complete. In addition, the participants (class XII students from Central Lombok Regency) gave a positive response to the material given. This can be seen from their enthusiasm and active participation in the material and assignments given during the activity. In fact, all participants hoped that similar activities would be carried out in a sustainable manner.
Penyuluhan Bentuk Kesalahan Berbahasa Skripsi bagi Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Hidayat, Rahmad; Asyhar, Mochammad; Jafar, Syamsinas; Musaddat, Syaiful; Murahim
DARMADIKSANI Vol 3 No 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v3i1.2788

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan hasil penelitian analisis kesalahan berbahasa, kemampuan mahasiswa dalam menerapkan kaidah kebahasaan ketika menulis akademik masih kurang. Ada semacam pola dan jenis kesalahan yang umum dan selalu terjadi ketika mahasiswa menulis skripsi. Oleh karena itu, dalam rangka menghasilkan tulisan ilmiah yang berkualitas dari segi substansi sekaligus tata tulis, penyuluhan bentuk kesalahan berbahasa dalam skripsi perlu dilakukan. Dengan demikian, kesalahan berbahasa skripsi dapat diminimalisasi. Penyuluhan dilaksanakan dalam bentuk ceramah, studi kasus, diskusi kelompok terpumpun, dan demonstrasi. Secara khusus, metode penyuluhan mengadopsi tahapan pembelajan teks dengan sedikit modifikasi. Tahapan yang dimaksud, yakni membangun konteks, memberikan model, menemukan kesalahan, dan mengevaluasi kesalahan. Kegiatan penyuluhan ini berkontribusi pada peningkatan kemampuan peserta dalam melakukan swasunting terhadap tulisan sendiri menjadi lebih baik. Selain itu, para peserta lebih memahami hubungan teori kebahasaan dengan kesalahan berbahasa sehingga memudahkan mereka menganalisis dan mengidentifikasi kesalahan berbahasa. Pada akhirnya, kegiatan penyuluhan ini berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas tulisan ilmiah mahasiswa khususnya dari segi tata tulis. Peningkatan kualitas tersebut juga selaras dengan peningkatan kualitas lulusan dan capaian pembelajaran lulusan. ABSTRACT Based on the findings of linguistic error analysis research, it is evident that students' proficiency in applying grammatical norms when composing academic texts remains insufficient. There exist discernible patterns and common types of errors that consistently manifest in students' thesis writing endeavors. Consequently, in order to generate scholarly works of commendable substance and composition, it is imperative to undertake pedagogical interventions aimed at addressing the linguistic errors prevalent in theses. By doing so, the prevalence of such errors in thesis composition can be minimized. The instructional interventions take the form of didactic lectures, illustrative case studies, focused group discussions, and demonstrative exercises. Specifically, the pedagogical approach employs a modified rendition of the textual comprehension stages. These stages encompass establishing the appropriate context, furnishing exemplars, identifying errors, and evaluating their presence. The pedagogical activities conducted play a pivotal role in enhancing participants' aptitude for conscientiously revising their written discourse, thereby leading to marked improvements in their compositional proficiency. Furthermore, these interventions engender an enhanced understanding among participants regarding the interrelationship between linguistic theory and language errors, thereby facilitating their ability to analyze and discern instances of faulty language usage. Ultimately, the culmination of these pedagogical endeavors significantly contributes to elevating the caliber of students' scholarly writing, particularly with regard to stylistic conventions. This elevation in quality is in consonance with the overall enhancement of graduates' scholarly acumen and educational attainment.
Peningkatan Kemampuan Berbahasa Ekspresif Anak Usia 5-6 Tahun melalui Program One Day One Story di TK PGRI 15 Rarang Putri, Baiq Anisa; Musaddat, Syaiful; Rachmayani, Ika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3982

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berbahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun, yang ditandai dengan anak belum mampu menyampaikan ide, gagasan, dan perasaan secara lancar serta terbatasnya kosakata yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa ekspresif anak melalui program One Day One Story. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 14 anak kelompok B di TK PGRI 15 Rarang. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan penilaian kemampuan berbahasa ekspresif anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berbahasa ekspresif anak setelah diterapkannya program One Day One Story. Pada pra-siklus, kemampuan berbahasa ekspresif anak tergolong rendah dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 21,43%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, kemampuan anak meningkat dengan persentase 53,33%, dan pada siklus II meningkat lebih tinggi hingga mencapai 86,89%, yaitu berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan program One Day One Story dapat meningkatkan kemampuan berbahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK PGRI 15 Rarang. Program ini dapat dijadikan salah satu alternatif strategi pembelajaran untuk mengembangkan aspek bahasa anak usia dini.
Co-Authors A. Hari Witono A.A.I.N. Marhaeni AA Sudharmawan, AA Abdul Kadir Jaelani Abdul Kadir Jaelani Adelia Noviyanti Adelia, Irna Agusman, Agusman Ahmad Sirulhaq Aisa Nikmah Rahmatih Al-Faruq, Suhaib Alya Raudhatul Jannah Amalia, Fitriana Ananda, Alisya Angga, Prayogi Dwina Anggun Aulia Agustina Arafiq Arafiq Arjudin Arjudin Aryanti, Baiq Deviana Fitri Asri Fauzi Asrin Astini, Baik Nilawati Asyhar, Mochammad Aulia Dwi Amalina Wahab Awal Nur Kholifatur Rosyidah Azahra, Baiq Qory Fatimah Azka Safira B. Kayul Putri Yusniati Baharuddin Baharuddin Baiq Anisa Putri Baiq Joya Pitria Rosinta Dewi Baiq Rizkia Nursofia Zain Barmansyah, Muh. Sastrawan Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Cedin Atmaja, Cedin Darmiany Darmiany Desak Putu Lestari Dewi, Nurul Kemala Efendi, Mahmudi Eka Indah Lestari Eka Junaidi Fadilah, Ainun Fahruddin Fahruddin Farida Septiana Anwar Fauzi, Asri Filsa Era Sativa, Agil Al Idrus, Gito Hadiprayitno Fitriani Fitriani Gede Rasben Dantes Hakim, Mansur Hardiati, Maulina Harmayaningsih, Puput Hasnawati Heri Hadi Saputra Heri Setiawan Heri setiawan Herlyana Hasyim Hijriah, B. Siti Hodeniah Husniati Husniati Husniati I Nyoman Karma Ida Andriani Ida Bagus Kade Gunayasa Ida Bagus Putrayasa Ida Ermiana Ilda Nurdiana Ilham Handika Imam Suryadi Indah Suryani Indrawati, Dyah Insani Juniarti Intan Triwahyuni Irma Setiawan, Irma Islamiyati, Dian Jafar, Syamsinas Jannah, Alya Raudhatul Jayanti, Baiq Putri Widia Jayanti Johan Mahyudi, Johan Juliatun Kaharuddin Kartika Dewi Lalu Hamdian Affandi Lalu Wira Zain Amrullah LALU ZULKIFLI Lestari, Eka Indah Lilia Rahmawati Lita Nurfatun Mahmudi Efendi Mahmudi Efendi Mahsun Mahsun Mahsun, Mahsun Mahsun Mahyudi, Johan Makki, Muhammad Mansur Hakim Marii Marijo, Okta D. S. F. Mari’i Mari’i Mari’i, Mari’i Marlinda Ramdhani Masita Maulia, Baiq Zahara Putri Mira Naniy Salfiyani Mochammad Asyhar Moh. Irawan Zain Muh. Syahrul Qodri Muh. Syahrul Qodri Muhammad Makki Muhammad Sastrawan Barmansyah Muhammad Sobri Muhammad Sukri Muhammad Syazali Muhammad Tahir Muhammad Tahir Muna Iffat Nabilah Murahim Murahim Murahim Murahim Murahim Murahim, Murahim Murniati Muslihatun Maulidian N. Nurjanah Nanang Riadi Ni Ketut Suarni Ni Putu Wika Yunanda Pradiani Nia, Nia Fitria Sagita Novitasari, Setiani Nur Mahmudi Insani Nur Rahmah Suryani Nurhazannah, Sari Yulia Nurrahmi Nurrahmi, Nurrahmi Nurul Ilmi Nurul Ilmi, Nurul Nurul Kemala Dewi Nurwasilah Nurwasilah Nyoman Dantes Opi Putri Andiyanti Paniran Paniran Pebriani, Lina Prihartini, Arina Amalia Puput Harmayaningsih Putri, Baiq Anisa Qodri, M. Syahrul Rachmayani, Ika Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmad Hidayat Rahmadin, M. Gifari Rahmatih, Aisa Nikmah Rahmatih, Aisan Nikmah Rahmawati, Andini Rahmayati, Nisa Dwi Rohana Safitri Rosyidah, Umdatur S, Aswandikari Safitri, Baiq Yolanda Safruddin Safruddin Saharudin Saharudin Saharudin Santi Ni Ketut Santi Rahayu Saputra, Ahmad Fauzi Ardian Saputra, Ida Bagus Made Yuro Manu Sephia Awinda Setiani Novitasari Sheri Alma, Yuandita Sirullhaq, Muhammad Sisvissia Srimawirya Siti Rohana Hariana Intiana Siti Rohana Hariana Intiana Siti Rohana Hariana Intiana, Siti Rohana Hariana Suci Setiawati Suhaib Al Faruq Sukardi Sukri sukri Sukri, sukri Sukrin, Ajriati Hajriani Suryani, Nur Rahmah Suryani, Nurrahma Susanti, Pipit Aprilia Suyanu Suyanu Suyanu Suyanu Suyanu Syamsinas Jafar Syarifuddin syarifuddin Syazali, Muhammad Thaharah, Ainun Triwahyuni, Intan Wahab, Aulia Dwi Amalina Wahyu Hidayat Wahyu Tanata Wardana, Lalu Ali Yulia Dewi Indriani Yunanda Pradiani, Ni Putu Wika zakia, Zakia Zul, Syakila