Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Informasi Geografis Kerusakan Jalan Poros Bulu Dua Kabupaten Soppeng Berdasarkan Nilai Pavement Condition Index (PCI) Nur, Siska Utami; Riska; Badaron, St Fauziah; Alifuddin, Andi; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 3 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Juli 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/2q6jb122

Abstract

Road damage in Soppeng Regency presents a major challenge in infrastructure maintenance due to climatic factors, extreme temperatures, substandard material quality, and unstable subgrade conditions. This study aims to identify the types and severity of pavement damage on the Bulu Dua arterial road using the Pavement Condition Index (PCI) method and to visualize the analysis results through a Geographic Information System (GIS). The research method involved processing pavement damage data with PCI and mapping using GIS. The results show that along a 10 km road segment, the predominant type of damage is raveling (89.38%), followed by depression (6.94%), shoving (6.04%), patching (5.43%), alligator cracking (5.32%), potholes (1.31%), and edge cracking (0.16%). The findings indicate seven types of pavement damage were identified on the Bulu Dua Road in Soppeng Regency, with raveling as the most dominant (89.39%). Mapping using Relive identified 63 damage points, supporting more effective prioritization of road maintenance and rehabilitation.
Pengaruh Penggunaan Serat Serabut Kelapa sebagai Bahan Tambah pada Campuran (AC-WC) dengan Pengujian Wheel Tracking dan Indirect Tensile Strength Syukri, Nurfadillah Ramadhany; Ashar, Nadila; Badaron, St Fauziah; Bulgis; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/s3h78q14

Abstract

Kerusakan jalan pada lapisan perkerasan Asphalt Congcrete Wearing Course (AC-WC) dan deformasi disebabkan oleh daya rekat antara aspal dengan agregat dalam campuran yang tidak kuat serta banyaknya rongga sehingga memiliki karekteristik campuran yang dihasilkan rendah. Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana pengaruh penambahan serat kelapa terhadap kuat tarik tak langsung serta ketahanan deformasi. Metode eksperimen adalah metode yang digunakan pada pengujian ini. Dari hasil analisis yang telah dilakukan penambahan serat serabut kelapa dengan presentase 0%, 0,25%, 0,50%, 0,75%, 1% pada pengujian ITS dan pengujian Deformasi. Penambahan serat kelapa meningkatkan nilai deformasi total dibandingkan dengan nilai tanpa bahan, maka semakin banyak penambahan Serat Serabut Kelapa laju deformasi akan mengalami peningkatan. Kesimpulan hasil optimum pada penambahan 0,70% serabut kelapa dengan kadar aspal 6% dan Laju Deformasi 0,528 mm/menit pada Variasi 1,5 cm dan Indirect Tensile Strength dengan Kuat Tarik 1102391,25 Kpa. Hal ini menyebabkan serat serabut kelapa membuat campuran menjadi lebih kaku, dan memiliki nilai kuat tarik tinggi.
Analisis Variasi Gradasi Campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) Terhadap Parameter Marshall dan Permeabilitas Wiranata; Adam, Muhammad; Hadi, Abd Karim; Badaron, St Fauziah; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/0mk2b451

Abstract

Stone Matrix Asphalt (SMA) adalah suatu campuran beton aspal panas yang memilki gradasi terbuka dengan kandungan agregat kasar lebih dominan. Tujuan Penelitian ini Untuk menganalisa Variasi Gradasi Campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) terhadap karateristik marshall dan Permeabilitas. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini ialah metode eksperimen. Dari Hasil Pengujian marshall Gradasi atas (65 % Kasar) menghasilkan nilai stabilitas, yang lebih tinggi dari gradasi ideal (70 % Kasar) dan gradasi bawah (75% Kasar). Dengan nilai Stabilitas tertinggi 805,67 kg sedangkan gradasi bawah memiliki nilai VIM lebih tinggi dibandingkan gradasi atas (65% Kasar) dan gradasi ideal (70 % Kasar) dengan nilai VIM tertinggi 7.16%.Dari Hasil koefisien permeabilitas gradasi bawah 0.2794, gradasi ideal 0.2515 dan gradasi atas 0.2398. dari ketiga variasi gradasi di dapatkan bahwa gradasi bawah (75% Kasar) memiliki koefisien permeabilitas yang tinggi Daripada Gradasi atas (65 % Kasar) dan Gradasi Ideal (70 % Kasar).
Studi Pemanfaatan Abu Jerami Padi sebagai Bahan Subtitusi pada Aspal Beton AC-WC AR, Muh. Aditya Akbar; Basiruddin; H, St Maryam; Bulgis; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 6 No. 2 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/kt6xtk92

Abstract

Di dalam suatu struktur perkerasan jalan yaitu salah satunya perkerasan jalan lentur yang terdiri dari beberapa lapisan, di mana lapisan yang paling sering mengalami kerusakan terletak paling atas atau yang paling utama bersentuhan langsung dengan roda kendaraan yaitu lapisan Asphalt concreate wearing course (AC-WC). Pemanfaatan Limbah Abu Jerami Padi sebagai bahan subtitusi pada filler.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik campuran aspal beton (AC-WC) terhadap bahan subtitusi filler limbah jerami padi dan subtitusi persentase optimum penambahan limbah jerami padi pada aspal beton (AC-WC). Adapun metode yang digunakan ialah metode eksperimen terhadap pemanfaatan material Abu Jerami Padi. metode kuantitatif, dengan eksperimental pemanfaatan material Abu Jerami Padi. Hasil pengujian dari variasi penggunaan limbah abu Jerami padi sebagai filler terhadap campuran aspal beton AC-WC diperoleh variasi optimum dengan kadar penambahan 40% berdasarkan nilai stabilitas campuran
Pengaruh Penggunaan Parafin sebagai Bahan Tambah Terhadap Karakteristik Marshall Anwar, Muhammad; Gesit F., Muhammad; Massara, Asma; Bulgis; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 6 No. 2 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/w6563m78

Abstract

Sebagian besar konstruksi jalan raya di Indonesia menggunakan sistem perkerasan lentur terutama pada campuran beton aspal (Asphalt Concrate) dengan menggunakan campuran aspal dan agregat sebagai lapis permukaan. Aspal berfungsi sebagai bahan pengikat sedangkan agregat berfungsi sebagai tulangan struktur perkerasan. Banyak perkerasan jalan di Indonesia sering mengalami kerusakan sebelum mencapai umur rencana, yang mungkin saja disebabkan oleh pengaruh cuaca. Pada saat musim hujan, tidak sedikit jalan-jalan di Indonesia yang terendam air akibat banjir. Hal ini bisa saja mempengaruhi kinerja perkerasan aspal khususnya masalah ketahanan atau keawetan jalan (durability). Maksud dari penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan parafin sebagai bahan tambah pada campuran AC-WC terhadap karakteristik Marshall dan penambahan parafin terhadap indeks kekuatan sisa campuran AC-WC. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Metode yang di gunakan dalam mengelola data yaitu metode analisis regresi. Hasil penelitian yaitu Penambahan parafin memberikan pengaruh negative terhadap campuran. Dengan adanya parafin dalam aspal membuat campuran lebih lunak hal ini dibuktikan dengan peningkatkan nilai flow. Dan dengan adanya parafin Nilai Indeks Kekuatan Sisa semakin menurun seiring bertambahnya parafin. Hal ini disebabkan karena penambahan parafin mengurangi daya lekat aspal sehingga campuran dengan penambahan parafin yang berlebih mengurangi kekuatan campuran terhadap air.
Pengaruh Penambahan Serbuk Enceng Gondok Terhadap Karakteristik Campuran Hot Rolled Sheet Wearing Course (HRS-WC) Achmad, Taufik; Muspayani; Arifin, Winarno; Badaron, St. Fauziah; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ha734498

Abstract

Jalan raya secara struktural dapat mengalami kerusakan akibat multi faktor diantaranya kelebihan beban lalu lintas, penggunaan tanpa perawatan berkala, kualitas buruk dari komposisi material tiap lapisan, serta pengaruh akumulatif dari genangan akibat curah hujan. Penulis bermaksud menganalisis karakteristik campuran HRS-WC jika menggunakan serbuk eceng gondok (Eichornia Crassipes) sebagai bahan tambah agregat halus. Metode yang digunakan dalam mengelola data untuk dapat menghasilkan design yang baik adalah Marshall Test untuk mengetahui kemungkinan terjadinya retakan pada lapis perkerasan. Setelah memenuhi spesifikasi dan diperoleh nilai KAO, dilakukan pembuatan benda uji dengan penambahan serbuk eceng gondok pada setiap benda uji dengan variasi kadar yaitu 0,3% 0,5% 0,7% 0,9% 1,1% yang diwakili tiga sampel pengujian pada setiap variasi kadar serbuk eceng gondok. Berdasarkan hasil pengujian campuran aspal beton dengan penambahan serbuk eceng gondok diperoleh kadar aspal optimum yaitu 7,5%. Selain itu, keberadaan serbuk eceng gondok sebagai bahan tambah pada HRS-WC, menunjukan bahwa penambahan kadar variasi serbuk eceng gondok dapat menurunkan mutu campuran HRS-WC.
Analisis Penggunaan Derbo Sebagai Bahan Aditif Untuk Meningkatkan Kualitas Aspal Panas Hermansa, Andi Saputra; S, Andi Asrianto; Arifin, Winarno; Badaron, St. Fauziah; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/19114q60

Abstract

Tingginya curah hujan dan kelembapan di Indonesia menyebabkan kondisi agregat cenderung basah dimana lebih dari empat puluh persen proporsi penyebab kerusakan jalan adalah karena air. Pemanfaatan bahan tambah yang memenuhi spesifikasi teknis sebagai material lapisan perkerasan jalan merupakan alternatif solusi yang perlu ditempuh untuk meningkatkan kinerja ruas jalan. Derbo merupakan anti stripping agent yang potensial untuk meminimalisir kerusakan jalan akibat air sehingga mampu mempertahankan kinerja campuran selam umur layan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis batas optimum daya lekat dalam campuran Aspal AC-WC lapis permukaan dan menganalisis pengeruh penambahan Derbo terhadap karakteristik campuran aspal beton AC-WC. Kadar aspal rencana yang diuji yaitu 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, dan 6,5% sehingga diperoleh kadar aspal optimum sebesar 5,7%. Adapun variasi kadar zat aditif derbo yaitu 0,1%, 0,2%, 0,3%, dan 0.4%. Dari komposisi ini selanjutnya dilakukan pengujian Marshall tahap kedua. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi kadar Zat aditif Derbo 0,17% mengahasilkan karakteristik campuran yang rata -rata memenuhi spesifikasi Bina Marga sehingga disimpulkan bahwa variasi kadar Zat ditif derbo 0,17% memberikan hasil yang lebih baik daripada kadar Zat aditif derbo yang lain.
Uji Kepadatan Mutlak terhadap Indirect Tensile Strengh pada Campuran Aspal dengan Menggunakan Abu Serat Jute Firdani, Resky; Hasmin, Indra; Arifin, Winarno; Badaron, St. Fauziah; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Juli 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/1pn8rh04

Abstract

Dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang berbanding lurus dengan beban kendaraan yang diterima oleh lapisan permukaan jalan sehingga banyak ditemukan lapisan permukaan jalan mengalami yang namanya deformasi ataupun keretakan. Salah satu cara untuk meminimalisir deformasi dari suatu perkerasan jalan adalah dengan pengujian kepadatan mutlak. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui nilai kepadatan tertinggi dari suatu lapisan perkerasan jalan sehingga nilai deformasi bisa diketahui. Setelah nilai kepadatan tertinggi diketahui dilakukan pengujian inderect tensile strenght agar dapat diketahui kemampuan perkerasan jalan sampai menemui nilai keretakan. Seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang menyebabkan cepatnya rusak dan retak pada permukaan jalan, maka perlu dilakukan modifikasi campuran dengan menggunakan bahan tambah abu serat jute sebagai filler dalam pencampuran aspal. Kemudian Pengujian Indirect Tensile Strenght. Dengan menggunakan nilai KAO Ialah 5,7%, sedangkan Variasi Abu jute ialah 0%, 0,2%, 0,4%, 0,6%, 0,8%, dan 1,0%. Dari hasil pengujian Kepadatan Mutlak terhadap Indirect Tensile Strenght dengan menggunakan abu serat jute mampu menerima beban 16881,33 KPa. Sedangkan Pengujian Kepadatan Standar hanya mampu menerima beban 15244,47 KPa. . Dari Pengujian ini dapat kita ketahuai Kepadatan mutlak lebih kuat menahan beban dibandingkan kepadatan standar.
Analisis Pengaruh Perendaman terhadap Durabilitas dan Kuat Tarik Tidak Langsung pada Campuran Beton Aspal Damopolii, Andi Tamlicha Ali; Faisal; Arifin , Winarno; Massara, Asma; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Juli 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fx5e5292

Abstract

Jalan merupakan prasarana yang menunjang pertumbuhan suatu daerah sehingga perlu dilakukan usaha untuk menjaga kualitas layanan jalan. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis pengaruh lama perendaman terhadap durabilitas dan kuat tarik tidak langsung pada campuran Waktu perendaman divariasikan menjadi 30 menit, 1 hari, 2 hari, 3 hari, 4 hari dan 5 hari. Dari hasil perendaman yang kami lakukan memperoleh nilai indeks kekuatan sisa berurutan sebesar 91,65%, 82,45%, 67,98%, 61,27%, 55,63% Dari hasil perendaman yang kami lakukan memperoleh nilai indeks durabilitas pertama nilai ‘r’ 0,603% kehilangan kekuatan 246,404 hingga hari kelima terus berkurang sebesar nilai ‘r’ 0,235% kekuatan berkurang 204,840 kg. kemudian untuk nilai indeks durabilitas kedua untuk hari pertama nilai ‘A’ 7,50% kekurangan stabilitas 92,50%, terus berkurang hingga hari kelima dengan nilai ‘A’ sebesar 0,56% kekurangan stabilitas 76,25%. Berdasarkan hasil tersebut variasi perendaman dapat menurunkan durabilitas campuran beton aspal. Setelah perendaman kami melalukan pengujian Indirect Tensile Strenght Test dengan variasi perendaman Dari hasil pengujian yang kami lakukan memperoleh nilai kuat tarik berurutan sebesar 55398, 50774,33KPa, 45675,64KPa, 37657,70KPa, 33942,41KPa, 30817,90KPa. Berdasarkan hasil tersebut dengan menggunakan variasi perendaman dapat menurunkan nilai kuat tarik pada campuran beton aspal.
Pengaruh Dedak Padi Sebagai Bahan Tambah Terhadap Deformasi AC-WC Syafar, Muh. Ismail; Taufik, Shahrizal Awali M.; Arifin, Winarno; Massara, Asma; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 4 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Oktober 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/j87dsr33

Abstract

Serat selulosa merupakan salah satu alternatif jenis bahan tambah yang bisa digunakan dalam campuran aspal beton. Contoh serat selulosa yang bersifat alami yang lebih dikenal sebagai bahan baku dalam industri pakan, saat ini sudah sering dicobakan dalam pengujian campuran aspal beton yaitu dedak padi. Tujuan percobaan ini untuk menganalisis perilaku rutting terhadap dedak padi dengan variasi persentase kadar pada campuran beton aspal (AC-WC) melalui hasil pengamatan dan untuk menganalisis ketahanan campuran terhadap rutting akibat pengaruh penambahan kadar persentase dedak padi pada campuran beton aspal (AC-WC). Penelitian eksperimental dilakukan dengan pembuatan benda uji masing-masing tiga buah briket untuk setiap kadar aspal untuk memperoleh kadar aspal optimum. Berdasarkan kadar aspal optimum tersebut, ditentukan perencanaan campuran untuk bahan tambah pembuatan benda uji wheel tracking, kadar dedak padi ditambahkan dengan melakukan pendekatan studi literatur, adapun variasi bahan tambah yang digunakan ialah 2%, 4%, 6%, 8% dan 10%. Berdasarkan pengujian Wheel Tracking nilai deformasi terendah yaitu pada kadar dedak padi 2% dengan nilai 1,763 mm, dan layak digunakan untuk mengurangi deformasi dan rutting pada perkerasan lentur.
Co-Authors Abdin Achmad, Taufik Adil, Alif Setyawan Ahmad Syukri Sitorus Ahyari, Mohammad Alawiah, Armadianti Ananda Aldi Sallam, Dimas Amin Sulistiyowati Amin Sulistiyowati Andi Alifuddin Andriani, Mita AR, Muh. Aditya Akbar arif Arifin , Winarno Arifin, Winarno ARIFUDDIN Ashar, Nadila Asis, Ryan Rifaldi Saputra Asran Asri Puspitasari Awaludin Badaron, St Fauziah Badaron, St. Fauziah Bambang Sutejo, Bambang Basiruddin Bulgis Bulqis Chairus Suriyati Chairus Suryati Damopolii, Andi Tamlicha Ali Deden Dian Eka Kusuma Wardani Dinda Adila Dwi Viora Fahriansah , Fadli Faisal Faiz Isma Faransyah, Fariz Firdani, Resky Firdausi, Rofiqoh Gesit F., Muhammad Ghozaly, Rija Muhamad H, ST Maryam Hadi, Abd Karim Hasan Bisri Hasan, Nur Jihan F Hasmin, Indra Hasnawati Hasrianti Hermansa, Andi Saputra Iis Aprinawati Indrawati, Wa Ode Iqbal Lina Rimawati Irma Herliza Rizki Ismail, Muh. Sumartono Jazuli, La Ode Ahamd Jazuli, Laode Ahmad Jian Fauzi Raisa Eliah Jufri, Muh. Luthfi Juliya Maria Junaidi Lubis Kadir Karmila Kasman Kholifah , Nurul Lambang Basri Said Leni Indrayani M. Fuadi, Mamik Maer, Andi Anjali Novira Lumria Magfirah, Putri Wirautami Masi, La Massara , Asma Massara, Asma Meditama, Ratna Fajarwati Meilandy Purwandito Mela Novita Rizki Merduani, Bisri Misu, La Mohamad Salam Muhammad Adam, Muhammad Muhammad Anwar Muhammad Iqbal Muliana , Andi Munawwarah, Wa Ode Shofiatul Muslimah, Ajeng Sabarini Muspayani Musran, Mutmainna Nabila Amalia Nasution Nada, Alya Qotrun Nanik Ulfa Nanik Ulfa, Nanik Nirmalasari, Zycinta Aradhea Nirwana Nur Aisyah NUR CHOLIFAH Nur, Siska Utami Nurhayati Nuriah, Neni Nurul Inayati, Isna Paneo, Sri Oktaviani Rahman, Samarkandy Rahmawati Ramadhani, Putri Sari Rasma Riska Rizqina Katsirah Hasibuan Rosita RR. Ella Evrita Hestiandari S, Andi Asrianto Saleh Salim, Abd. Kadir Shabrina, Salma Dastia Siti Holijah Siregar Siti Rahmadani Hasibuan Sukandi, Andi sukmawati Sumarno Aziz Supardi, Sudarman Sutanto, Vinnawaty Sutriyono Suyadi Syafar, Muh. Ismail Syarkawi , Mukhtar Thahir Syukri, Nurfadillah Ramadhany Taufik, Shahrizal Awali M. Wijaya Wijaya Winda Khairiah Wiranata Yan Rahmawati Yanu Madawanto Yayat Rahmat Hidayat Yusuf, Andi Ainul Muftiyah Zaifuddin