p-Index From 2021 - 2026
12.051
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam International Journal of Nusantara Islam Al-Mustashfa MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam Usroh: Jurnal Hukum Keluarga Islam AL-HUKAMA´ al-Afkar, Journal For Islamic Studies Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran DE'RECHTSSTAAT YUSTISI ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Jurnal Al-Dustur Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Ministrate: Jurnal Birokrasi dan Pemerintahan Daerah Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah Yustisi: Jurnal Hukum dan Hukum Islam JCIC: Jurnal CIC Lembaga Riset dan Konsultan Sosial Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam El-Iqtishady Eco-Iqtishodi : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Syariah Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam Jurnal Perspektif Hukum Jurnal Hukum Pelita Familia: Jurnal Hukum Keluarga Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam Focus: Jurnal of Law Al Barakat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi ISLAMICA : Jurnal Ilmu-Ilmu Agama Islam Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Strata Law Review Strata Social and Humanities Studies Cantaka: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Manajemen Zona Law And Public Administration Indonesia Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah International Journal of Nusantara Islam Ekasakti Legal Science Journal Jurnal Hukum Islam Journal of Islamic Law (EJIL) Al-Hukama: The Indonesian Journal of Islamic Family Law Jurnal Mediasas : Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia Jurnal Ilmu Hukum Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Ecobankers : Journal of Economy and Banking TATHO: International Journal of Islamic Thought and Sciences J-CEKI PESHUM Dialog Legal: Jurnal Syariah, Jurisprudensi dan Tata Negara
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI KASUS PUTUSAN NO. 1650/PDT.G/2017/PA.MKS TENTANG GUGATAN NASABAH YANG MERASA DIRUGIKAN OLEH PROSEDUR LELANG JAMINAN Cahyani, Putri Tri; Mukhlas, Oyo Sunaryo
Jurnal Perspektif Hukum Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35447/jph.v6i2.1047

Abstract

This study examines legal issues related to the execution of collateral auctions in the case of Decision No. 1650/Pdt.G/2017/PA.Mks, where a customer sued the bank, alleging harm caused by the determination of the auction’s reserve price, which was deemed too low and lacked transparency. The main issue addressed is how the court assessed the lawsuit and to what extent the auction procedures complied with the applicable legal provisions. The purpose of this study is to analyze the reasons behind the customer’s perception of harm due to the auction procedures and how the court adjudicated the dispute. The research employs a normative legal method with a literature study approach. The data sources include court decisions, journal articles, legal textbooks, and relevant regulations, such as the Law on Mortgage Rights and the Ministry of Finance Regulations on auction implementation. The findings indicate that the customer's lawsuit was declared inadmissible (Niet Ontvankelijk Verklaard) due to the court's lack of absolute jurisdiction over the dispute. Additionally, the bank's execution of the auction was found to be in compliance with the applicable legal provisions. This study underscores the importance of customers understanding legal procedures and arbitration clauses in Islamic contracts, as well as the need for greater transparency in the execution of auctions by Islamic financial institutions.
Implementasi Prinsip Sederhana dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Indonesia Halim, Andri; Sunaryo Mukhlas, Oyo
Ekasakti Legal Science Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Program Magister Ilmu Hukum Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60034/hc2n7e50

Abstract

Penelitian mengenai penyelesaian sengketa ekonomi syariah di Indonesia memiliki karakteristik unik yang mengacu pada prinsip-prinsip syariah, salah satunya adalah prinsip sederhana. Prinsip ini menekankan proses yang cepat, efisien, dan tidak berbelit-belit dalam rangka mewujudkan keadilan bagi para pihak yang bersengketa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip sederhana dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka, dengan menganalisis berbagai literatur terkait hukum acara syariah, peraturan perundang-undangan, serta fatwa-fatwa yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun prinsip sederhana diakui dalam kerangka hukum syariah, implementasinya di lapangan masih menemui berbagai tantangan, seperti kompleksitas prosedur dan kurangnya pemahaman pelaku ekonomi syariah. Pembahasan lebih lanjut menyoroti pentingnya penyederhanaan prosedur serta pelatihan bagi hakim dan pihak terkait untuk memastikan bahwa prinsip ini dapat diterapkan secara optimal. Kesimpulannya, perlu ada upaya lebih lanjut dalam menyempurnakan mekanisme penyelesaian sengketa ekonomi syariah agar sesuai dengan prinsip sederhana yang diamanatkan dalam syariah.
Dinamika Politik Hukum Poligami Dalam Undang-Undang Perkawinan: Tantangan Dan Implikasinya Terhadap Sistem Hukum Indonesia Fadila, Salma Nurul; Nursari, Nina; Mukhlas, Oyo Sunaryo
Qanuniya : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 1 No. 2 (2024): Qanuniya : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Program Magister Ilmu Hukum Pascasarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/qanuniya.v1i2.955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika politik hukum poligami dalam Undang-Undang Perkawinan di Indonesia, dengan menyoroti tantangan, implementasi dan implikasinya terhadap sistem hukum nasional. Pendekatan yuridis normatif digunakan dengan analisis terhadap Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 beserta revisinya melalui Undang-Undang No. 16 Tahun 2019, serta literatur akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi poligami masih menghadapi tantangan signifikan, seperti konflik antara nilai-nilai agama dan tuntutan modernisasi hukum yang mendukung monogami. Kebijakan poligami juga memiliki implikasi terhadap perlindungan hak perempuan dan harmonisasi hukum nasional. Kebaharuan dari penelitian ini adalah identifikasi kebutuhan reformasi hukum berbasis gender yang mampu menyeimbangkan nilai-nilai religius dan prinsip-prinsip hukum modern. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan dalam merancang regulasi perkawinan yang lebih adil dan responsif terhadap dinamika sosial masyarakat.
FORCE MAJEURE IN SHARIA AGREEMENTS: CRITICAL REFLECTIONS ON CUSTOMER LEGAL PROTECTION IN THE MIDST OF PUBLIC POLICY CHANGES Arifin, Desi Siti Habibah; Mukhlas, Oyo Sunaryo
Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/jdes.v12i1.1302

Abstract

This article aims to critically analyse the application of force majeure in sharia contracts, particularly in the context of economic disputes resulting from public policies. By exploring the court decisions in this case, this study seeks to identify weaknesses in the sharia legal protection system and offer solutions to strengthen justice for the parties involved. The research method used is a qualitative approach with normative juridical research design and case-based analysis. This study aims to analyse in depth the application of force majeure clauses in sharia contracts, particularly in the dispute between PT Lissa Sejahtera Mandiri and Bank Nagari Syariah, by linking it to the legal protection of customers in the context of public policy changes. This case underscores the need for better synergy between sharia principles, contract implementation, and public policies that often become external obstacles. Courts are expected to not only focus on the formality of the agreement, but also consider the substance of justice in accordance with sharia principles.
Perkembangan Pemikiran Norma Penghimpunan Dana dan Perwujudannya dalam Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Dede Abdurohman; Oyo Sunaryo Mukhlas; Atang Abd Hakim
Ecobankers : Journal of Economy and Banking Vol 2 No 2 (2021): Ecobankers : Journal of Economy and Banking
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic financial institutions have evolved very rapidly since the 1990s when Muamarat Bank launched LKS in the form of Islamic banks, but there were no restrictions on Islamic banks that year. The current concept of Islamic banking is an extension of the concept of Byturmar from the time of the Prophet, who later evolved into Islamic banking. During its development, the Islamic banking system changed in terms of standards applied in Indonesia. The standards mentioned are the laws, regulations and regulations of the National Shariah Council of the Indonesian Ulama Council. The purpose of this article is to examine the evolution of LKS-led funding standards (Islamic banks). The research methods used are normative / legal and legal research using the Fatwa DSN MUI approach. This type of study is a historical study in which data is extracted from literary studies. The survey results focus on current developments from 1992 to 2008 and Islamic banks' funding standards are independent of both regulation and institutions. At DSMNUI Fatwa, the Wadia-Mudarabah contract is the basic loan agreement for Islamic banks. The deal changed its use at Islamic banks, initially targeting the community, and later expanded its name to interbank and banking products. Indonesia (BI). Starting in 2020, the two contracts could turn into a variety of products between Islamic banks and even between BIs. Abstrak Lembaga Keuangan Syariah telah mengalami perkembangan yang sangat pesat, dimulai pada tahun 90-an LKS berupa perbankan syariah diawali oleh bank muamalat, sekalipun pada tahun tersebut belum ada regulasi yang berkaitan dengan perbankan syariah. konsep perbankan syariah yang saat ini merupakan kepanjangan dari konsep Baitul Maal pada masa Rasulullah yang kemudian bertransformasi menjadi perbankan syariah. Dalam perkembangannya, perbankaan syariah mengalami perubahan dari sisi norma yang berlaku di Indonesia. Norma yang dimaksud ialah peraturan perundang-undangan dan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Tujuan dari penulisan ini ialah meniliti perkembangan norma perhimpunan dana yang dilakukan oleh LKS (perbankan syariah). Metode penelitian yang digunakan, penelitian yuridis normatif dengan pendekatan norma/perundang-undangan dan fatwa DSN-MUI. Jenis penelitiannya merupakan penelitian historis yang diambil datanya melalui studi pustaka. Temuan hasil penelitain melihat perkembangan saat ini sejak 1992 hingga 2008 norma penghimpunan dana perbankan syariah secara regulasi dan kelembagaan sudah mandiri. Dalam fatwa DSN-MUI akad Wadi’ah dan Mudharabah menjadi akad dasar dalam penghimpunan dana di bank syariah. Akad tersebut mengalami perubahan dalam penggunaannya di perbankan syariah, semula diperuntukan masyarakat, kemudian berkembang peruntukannya menjadi antar bank bahkan prodak Bank Indonesia (BI). Ditahun 2020 ke atas kedua akad tersebut dapat saja berkembang menjadi keragaman prodak antar bank syariah bahkan BI.
Legal Politics of the Existence of Fatwa in Islamic Financial Institutions: Evidence from Indonesia Heris Suhendar; Oyo Sunaryo Mukhlas; Atang Abd. Hakim
Jurnal Hukum Islam Vol 21 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jhi_v21i2_03

Abstract

The existence of the DSN-MUI Fatwa cannot be separated from the political situation of Indonesia and the legal politics of the formation of Islamic economic regulations. At the end of Soeharto's presidency, the government began to listen to the aspirations of Muslims to incorporate sharia values into legislation. This research aims to examine the background of the issuance of Fatwa DSN-MUI through a legal political approach, and examine the legal position of Fatwa DSN-MUI in Islamic financial institutions. The type of normative research whose object of study is Fatwa DSN-MUI using statute approach, conceptual approach, and historical approach. Sources of legal and non-legal materials were obtained from literature and documentation studies. The existence of Fatwa DSN-MUI is caused by two factors, namely: First, the existence of regulations that require every Islamic financial institution to carry out its business activities in accordance with the Fatwa DSN-MUI; and Second, the development of product innovation in every Islamic financial institution that requires Fatwa DSN-MUI as norms and operational guidelines that govern it. Therefore, the position of Fatwa DSN-MUI in legal substance is morally and legally binding for all Islamic financial service business actors. The binding of the DSN-MUI Fatwa is due to the existence of orders from the legislation. This is differentiates the Fatwa of DSN-MUI from other religious fatwas.
Plurality of Inheritance Legal System for Indonesian Muslims: A Sociological Review Muhammad Tsaqib Idary; Oyo Sunaryo Mukhlas; Beni Ahmad Saebani; Restu Khaliq
TATHO: International Journal of Islamic Thought and Sciences Volume 1, Issue 4 (2024)
Publisher : International Tatho Academics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70512/tatho.v1i4.55

Abstract

This qualitative study aims to identify the sociological construction of the implementation of legal principles in the inheritance system in Indonesia and its relevance to the Islamic inheritance system. The theory of receptio a contrario and the theory of structural functionalism as a legal sociology perspective are used to see how social construction is related to the implementation of the principle of justice, the principle of freedom of will, and the individual principle in the implementation of the inheritance system in a plural Indonesian society. This study finds the construction of social relations related to legal principles in the implementation of the national inheritance system with Islamic inheritance in Indonesia. The relational construction of these principles leads to the implementation of harmony between the implementation of the national inheritance legal system and the Islamic inheritance system so that both can run in an orderly and well-integrated manner. This study confirms that in sociological construction, the relationship between the principle of law enforcement and the social and cultural values of society cannot be dichotomized.
Etika Bisnis Islam dalam Ekonomi Digital: Model Pendampingan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang Berkelanjutan di Jawa Barat Luthfy, Dea Rodiah; Mukhlas, Oyo Sunaryo
ISLAMICA Vol 8 No 2 (2024): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v8i2.140

Abstract

Etika bisnis Islam memiliki peran penting dalam membentuk praktik bisnis yang berkelanjutan, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era ekonomi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi etika bisnis Islam sebagai dasar pendampingan UMKM di Jawa Barat, guna memastikan keberlanjutan usaha dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini berupaya mengkaji integrasi nilai-nilai etika Islam, fatwa DSN-MUI, serta regulasi pemerintah terkait dalam pengembangan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan UMKM berbasis etika bisnis Islam meningkatkan transparansi keuangan, kepercayaan konsumen, dan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan model pendampingan UMKM yang mengoptimalkan etika bisnis Islam sejalan dengan praktik ekonomi digital. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan merumuskan rekomendasi kebijakan untuk lembaga keuangan syariah, pelaku UMKM, dan pemerintah dalam melawan praktik bisnis yang tidak etis dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan.
PERKEMBANGAN HUKUM KELUARGA ISLAM TENTANG PEMBATALAN PERKAWINAN Opik Rozikin; Oyo Sunaryo Mukhlas; Siah Khosyiah
YUSTISI Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v11i2.16797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan mengenai putusnya perkawinan dalam hukum keluarga Islam di Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data tahun 2022, kasus perceraian di Indonesia 516.334. Dalam enam tahun terakhir, kasus perceraian ini menjadi yang tertinggi. Mayoritas kasus perceraian terjadi karena cerai gugat, dengan jumlah 338.358 kasus atau 75,21% dari total kasus. Sedangkan 127.986 kasus atau 24,79% terjadi karena cerai talak.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusnya perkawinan dominan dikarenakan perceraian atau putusan pengadilan jika dibandingkan dengan kematian. Mengenai putusnya perkawinan dalam perkembangannya terjadi menyesuaikan dengan konteks dan situasi yang ada di masyarakat. Akan tetapi dalam literature fiqh mengenai bentuk putusnya perkawinan atau perceraian dikenal dengan talaq, khulu’, khiyar/fasakh, syiqaq, nusyuz, ila’, dan zihar. Kata kunci: putusnya perkawinan, hukum Islam, keluarga;
Perspektif Sosiologi Hukum Islam Tentang Kafaah Dalam Perkawinan Berdasarkan Pendapat Imam Mazhab Dan Budaya Di Indonesia Erfan Shofari Sholahuddin; Oyo Sunaryo Mukhlas; Beni Ahmad Saebani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6991

Abstract

Kafaah, sebagai konsep kesetaraan dalam hukum perkawinan Islam, menjadi topik penting dalam kajian sosiologi hukum. Penelitian ini menganalisis pandangan empat imam mazhab utama (Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hanbali) terkait kafaah dan penerapannya di masyarakat Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggabungkan data primer dari kitab klasik fiqih dan data sekunder dari studi empiris. Hasil menunjukkan bahwa praktik kafaah di Indonesia dipengaruhi oleh norma adat, status sosial, serta modernisasi yang menekankan pendidikan dan ekonomi. Perspektif sosiologi hukum Islam menyoroti adaptasi kafaah dalam masyarakat plural. Studi ini menegaskan bahwa hukum Islam fleksibel dalam menyesuaikan dengan konteks sosial budaya.
Co-Authors A. Rio Makkulau Wahyu Abdillah, Yudi Khoeri Abdul Halim, Halmi Abdulah Pakarti, Muhammad Husni Abdullah, Fadli Daud Aden Rosadi Adila, Hafidah Ulya Ahmad Ibrizul Izzi Ahmad Ridwan Ahmad Ridwansah, Asep Ahmad Rifai ahmad yani Ahsin, Moh Ahsin, Mohammad Alamsyah - Alex Kusmardani Alex Kusmardani Almurni, Muhammad Furqon Amany, Amany Aminuyati Andi, Dede Apriyanita, Triana Arif Zakaria, Mohd Radhuan Arifin, Desi Siti Habibah Asrianti Sukirman Asrofi Atang Abd Hakim Atang Abd Hakim Atang Abd Hakim, Atang Atang Abd. Hakim Ayi Yunus Rusyana Basarudin, Basarudin Beni Ahmad Saebani Burhanuddin Cahyani, Putri Tri Dede Abdurohman Dede Abdurohman, Dede Deden Najmudin Dwi Widiastuti, Dwi Eko Budiono Elly Lestari Ending Solehudin Erfan Shofari Sholahuddin Fadhil, Fakhry Fadila, Salma Nurul fadillah mursid Fu’ad, Asep Gojali, Dudang Gozaly, Ahmad Yusdi H. Hamzah Hadiat, Hadiat Hafizd, Jefik Zulfikar Hakim, Atang Abd Hakim, Atang Abd Hakim, Atang Abd. Hakim, Atang Abdul Halim, Andri Hasanudin Hasanudin Heris Suhendar Husaeni, Firman Husain Husain Idary, Muhammad Tsaqib Imam Sucipto Imron Rosadi Isnayati Nur Jamaludin , Jujun Jubaedah, Dedah Khaeruman, Badri Khosyi'ah, Siah Khosyiah, Siah Khosyiah, Siah Khosyiah, Si’ah Khosyi’ah, Siah Khosyi’ah, Siah Luthfy, Dea Rodiah Madani, Farid Moh Ahsin Mubarok Mubarok Muhammad Fajri Muhammad Fajri Muhammad Husni Abdulah Pakarti Muhammad Tsaqib Idary Muhsin Musaiyana Musaiyana, Musaiyana Mustofa Mustofa Nasrudin Nazar, Reza Fauzi Noor Silmi Sudrajat, Ajeung Syilva Syara Noradin, Muhammad Farhan Bin Mat NUR EFENDI Nurhikmah, Aulia Nuri Aslami Nurrohman Nurrohman Nurrohman Nursari, Nina Nursyamsudin, Febriyana Opik Rozikin Padlan Padilah Pian, Happy R. Ira Laksana Dewi Ramdani Wahyu Sururie Ratnasari, Aireni Restu Khaliq Restu Khaliq, Restu Ridwan, Ahmad Hasaan Ridwan, Ahmad Hasan Ritonga, Bakti Royani Rozikin, Opik Saebani, Beni Ahmad Saebeni, Beni Ahmad Saepullah, Usep Samsudin, Agus Rojak Sar’an, Mohamad Septiayu Restu Wulandari Shauma Raffi’u, Aliyya Shiddiq, Muhammad Nur Sholahuddin, Erfan Shofari Si'ah Khosyiah Siah Khosyi'ah Siah Khosyiah Siah Khosyi’ah Sitti Mashitah Tualeka Sucipto, Imam Sukirman, Asrianti Sulthonuddin, Bung Hijaj Surasa, Ais Susandi, Adi Tajul Arifin Tajul Arifin Tamba, Dheddy Abdi Usep Saepullah Wahyudi Wahyudi WIRANI AISYAH ANWAR, WIRANI AISYAH Yusup Sobirin Ziaharah, Lena Ishelmiany