Claim Missing Document
Check
Articles

Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) Putri, Sheryl Nisrina Aulia; Indanah, I; Lestari, Diana Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengue Haemoragic Fever (DHF) merupakan penyebab tertinggi kematian pada anak di negara berkembang. Demam atau hipertermi pada pasien DHF merupakan masalah utama yang sering kali muncul pada fase awal penyakit. Peningkatan suhu tubuh dapat mencapai lebih dari 40°C dan berlangsung selama beberapa hari, menyebabkan peningkatan permeabilitas pembuluh darah. Akibatnya, terjadi kebocoran plasma darah ke ruang interstitial, yang dikenal sebagai plasma leakage, yang dapat berujung pada syok dengue jika tidak segera ditangani. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan pada klien dengan dengue haemorrhagic fever (DHF). Metode penelitian adalah deskriptif yaitu melakukan dengan pendekatan proses keperawatan dengan cara mengumpulkan data langsung dari pasien dan keluarga serta dengan kolaborasi dengan tim medis,serta menggambarkan obyek yang sedang berlangsung menggunakan sampel pasien An.M dengan populasi ditujukan kepada Anak-Anak sampai dewasa. Berdasarkan hasil asuhan keperawatan pada kasus dengue haemorrhagic fever masalah yang muncul didapatkan 3 diagnosa keperawatan yaitu Hipertermi , defisit nutrisi, dan intoleransi aktivitas, Setelah dilakukan Asuhan Keperawatan sesuai intervensi yaitu kompres hangat dengan baik dari suhu pasien yang bermula 38,1ºC mengalami penurunan di hari ke 3 yaitu 36,5º maka dari itu sebagian masalah dapat teratasi sepenuhnya. Kesimpulan, dalam melakukan asuhan keperawatan ini kerja sama yang baik dengan pasien dan tenaga medis diperlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan. Asuhan Keperawatan dilakukan sesuai intervensi dengan baik akan mengatasi masalah yang muncul.
Asuhan Keperawatan pada Pasien Dengan Kelainan Acute Limb Ischemia (ALI) dengan Fokus Intervensi Guided Imagery di Ruang Kana RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Saadah, Ulyatus; Soesanto, Edy; Indanah, I
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acute Limb Ischemia (ALI) merupakan suatu kondisi penurunan perfusi ekstremitas secara tiba-tiba yang mengancam viabilitas jaringan. Secara klinis, jika menimbulkan gejala kurang dari 2 minggu disebut ALI. Sampai saat ini ALI masih menjadi masalah kesehatan karena morbiditas, keterlambatan pengobatan, amputasi, dan mortalitas masih tinggi. Iskemia tungkai akut paling banyak disebabkan karena adanya trombus dan emboli. Dampak yang terjadi pada pasien yaitu terjadinya Kerusakan jaringan pada ekstremitas yang terkena, nekrosis jaringan, amputasi, kematian, komplikasi medis utama, termasuk penyakit jantung atau stroke. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan asuhan keperawatan dan mampu menganalisis tindakan guided imagery untuk mengurangi nyeri pada pasien dengan dengan Acute Limb Ischemia Grade IIa Digiti Pedis Dextra. Metode Penelitian yang digunakan dengan observasi keadaan pasien, wawancara pasien dan keluarga, dan study dokumentasi sebagai sumber catatan medis serta hasil dari pengkajian. Sampel penelitian ini menggunakan sampel tunggal yaitu perempuan berusia 66 tahun dengan ALI. Hasil penelitian ini adalah perempuan berusia 66 tahun, mengeluh nyeri pada kaki kanan, p: nyeri menjadi lebih intensif saat bergerak, Q: seperti tertusuk, R: pada jari kelingking kaki kanan, S: tingkat nyeri 5, T: berlangsung terus-menerus, merasakan panas tubuh, dan enggan bergerak karena merasakan nyeri saat bergerak. Diagnosis keperawatan yang teridentifikasi adalah nyeri akut, hipertermia, dan masalah mobilitas fisik. Rencana dan pelaksanaan keperawatan yang dilakukan mencakup penggunaan teknik non-farmakologis (imajinasi terbimbing) untuk mengurangi rasa sakit, yaitu melalui relaksasi dengan mengosongkan pikiran serta mengisi pikiran dengan gambaran yang menenangkan dan damai sambil memutar musik lembut selama 10-15 menit di setiap sesi pertemuan, kemudian memberikan cairal oral, dan mengajarkan mobilisasi sederhana. Evaluasi hasil setelah diberikan tindakan keperawatan selama 3x24 jam yaitu terjadi penurunan skala nyeri dari 5 menjadi 3, suhu tubuh membaik, rentang gerak meningkat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian asuhan keperawatan dapat menurunkan keluhan dan mempercepat proses penyembuhan pasien sehingga masalah dapat teratasi. Rekomendasi hasil gambaran proses asuhan keperawatan dapat diimplementasikan dengan pendekatan bukti ilmiah.
Asuhan Keperawatan pada Tn. F dengan Kompres Hangat pada Pasien Kolik Abdomen di Ruang Fresia 2 RSUP Dr. Hasan Sadikin Lismawati, Dini; Indanah, I; Lestari, Diana Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolik abdomen adalah nyeri perut akut yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk obstruksi usus. Di Indonesia, keluhan nyeri perut termasuk kolik abdomen menjadi salah satu alasan utama pasien mencari pertolongan medis, dengan angka kejadian mencapai 69,1%. Hal ini menunjukkan bahwa kolik abdomen merupakan masalah kesehatan yang cukup signifikan dan memerlukan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisia asuhan keperawatan dengan kompres hangat pada pasien kolik abdomen. Penelitian ini mendokumentasikan asuhan keperawatan dan mengevaluasi efektivitas kompres hangat dalam mengurangi nyeri. Dengan metode deskriptif studi kasus di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pasien mengalami nyeri akut, gangguan tidur, dan ansietas. Setelah intervensi kompres hangat selama 3x24 jam, skala nyeri menurun dari 7 menjadi 4-5, pola tidur membaik, dan kecemasan berkurang. Kesimpulannya, kompres hangat efektif sebagai terapi non-farmakologis untuk mengurangi nyeri pada pasien kolik abdomen.
Pengaruh Tes Kesegaran Jasmani terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Klinik Kesehatan Pusdikter Kartikasari, Gerhani; Indanah, I; Rahmawati, Ashri Maulida
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi pada anggota militer dapat memiliki konsekuensi serius, termasuk peningkatan risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya, selain itu hipertensi juga mempengaruhi kinerja fisik dan mental, serta membahayakan keselamatan anggota militer dalam tugas. penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tekanan darah (hipertensi) sebelum dan sesudah menjalani tes kesegaran jasmani pada anggota militer Pusdikter. Metode Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh militer dan PNS yang diagnosis hipertensi di Klinik Kesehatan Pusdikter yang mengikuti tes kesegaran jasmani. Jumlah militer dan PNS yang di diagnosa hipertensi ada 39 orang dari jumlah seluruhnya 170 orang menggunakan teknik sampling accidental sampling. Cara yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan pengukuran tekanan darah dan tes kesegaran jasmani dengan melakukan observasi langsung. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat penelitian ini menggunakan Wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan Sebelum diberikan tes kesegaran jasmani, tekanan darah pada pasien hipertensi adalah 150/ 90 mmHg. Sesudah diberikan tes kesgaran jasmani, tekanan darah pada pasien hipertensi adalah 140/ 90 mmHg Ada pengaruh tes kesegaran jasmani terhadap tekanan darah sistolik pada pasien hipertensi (p-value 0,000 < 0,05) dan ada pengaruh tes kesegaran jasmani terhadap tekanan darah diastolik pada pasien hipertensi (p-value 0,000 < 0,05). Kesimpulan penelitian yaitu ada pengaruh tes kesegaran jasmani terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Klinik Kesehatan Pusdikter. Disarankan tes kesegaran jasmani dilakukan secara komprehensif yang terdiri dari latihan fisik berupa latihan aerobic. Kekuatan, fleksibilitas, lari kecil, jalan kaki dan push up.
Asuhan Keperawatan Pada Tn. M dengan Ca Laring Post Laringectomy dengan Perawatan Trakeostomi di Ruang Kana RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Callista, Haibah Clara; Soesanto, Edy; Indanah, I
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker laring adalah penyakit yang menyerang pita suara, kotak suara, atau area lain ditenggorokan . pada kasus ini yaitu mengevaluasi tindakan pembebasan jalan napas dengan cara perawatan trakeostomi. mengapa perawatan trakeostomi di perlukan karena untuk menjaga kebersihan area trakeastomi , untuk mengatasi penyumbatan saluran napas dan untuk mencegah resiko infeksi pada pasien trakeastomi dan pasien merasa nyaman. Mampu melakukan asuhan keperawatan mulai pengkajian sampai evaluasi pada Tn. M dengan Ca Laring Post Laringectomy di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, Mampu menganalisis perawatan trakeostomi pada Tn. M dengan Ca Laring Post Laringectomy di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Teknik pengambilan data menggunakan data primer dan skunder , metode penulisan pada kasus Tn. M dengan Ca Laring Post Laringectomy dilakukan selama 3 hari. Analisis : Tindakan asuhan keperawatan yang dilakukan sudah sesuai dengan standar asuhan keperawatan pada pasien Ca Laring Post Laringectomy dan tidak ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan praktik pada kasus Tn. M dengan Ca Laring Post Laringectomy. Ditemukan diagnosa 6 namun penulis hanya mengangkat 3 diagnosa sesuai dengan kondisi yang dialami pasien . Intervensi keperawatan telah disusun dengan teori asuhan keperawatan pada pasien Ca Laring Post Laringectomy yang mengacu pada SLKI 2018. Implementasi keperawatan dilakukan pada tanggal 3,4,5 Desember 2024, pada akhir evaluasi tujuan dapat dicapai karena adanya kerja sama baik antara pasien, keluarga, dan tim kesehatan lainnya. Pemberian asuhan keperawatan dengan perawatan trakeostomi dapat menurunkan keluhan dan mempercepat proses penyembuhan pada Tn. M.
Health Belief, Psychological Conditions, and Treatment-Seeking Behavior in Caregivers of Stunting Toddlers in Rural Areas Indanah, Indanah; Mauludina, Ibtasama; Jauhar, Muhamad
Journal of Bionursing Vol 7 No 2 (2025): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.job.2025.7.2.15853

Abstract

Stunting in toddlers is still a global problem that has a serious impact on the social and economic aspects of society. The increase in the number of stunting cases that are not treated causes the condition of toddlers to worsen. This is caused by the health beliefs and psychological condition of the caregiver. This research aims to analyze the relationship between health beliefs psychological conditions and treatment-seeking behavior. This research design uses correlational analytics with a cross-sectional approach. The independent variables are health beliefs and psychological conditions, while the dependent variable is treatment-seeking behavior. This research was conducted in the Keling II Community Health Center Working Area, Jepara Regency in January 2025. A sample of 100 caregivers of stunted toddlers was taken using a purposive sampling technique according to certain criteria. The research instruments used the Brief Illness Perception Questionnaire (BIPQ-8), Perceived Stress Scale (PSS-10), and General Help-Seeking Questionnaire (GHSQ). Data analysis used the chi-square test. The research results show that there is a significant relationship between health beliefs and treatment-seeking behavior in caregivers of stunting toddlers with a value of p = 0.000 (p < 0.05) and a correlation coefficient value (r = 0.417), and there is a significant relationship between psychological conditions and treatment seeking behavior with a value of p < 0.001 (p < 0.05) with a moderate correlation coefficient (r = 0.420). Health beliefs and psychological conditions of care givers shape treatment-seeking behavior. There is a need for intervention to improve treatment-seeking behavior by increasing health beliefs and the psychological condition of caregivers.
Edukasi Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Demensia Pada Anggota Aisyiyah Melalui Media Audiovisual Demensia Peduli (DELI) Rahmawati, Ashri Maulida; Tiara, Novi; Himawan, Rizka; Indanah, Indanah
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v4i2.396

Abstract

Demensia merupakan penyakit gangguan fungsi kognitif yang paling umum. Demensia pada lanjut usia memiliki tingkat insiden yang tinggi dan berkembang dengan cepat dan berat. Data Internasional, diperkirakan Indonesia memiliki jumlah penderita demensia sebesar 1,2 juta jiwa dan masuk dalam sepuluh negara dengan demensia tertinggi di dunia dan di Asia Tenggara. Tujuan dari dilaksanakannya Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberikan edukasi kesehatan terstruktur tentang pengetahuan terkait pencegahan demensia melalui video audio visual dengan harapan dapat membantu anggota aisyiyah untuk mengetahui resiko terjadinya demensia baik pada diri sendiri maupun orang terdekat di sekitarnya serta melakukan upaya pencegahannya dengan optimal. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini menggunakan pendekatan ABCD yang memanfaatkan sumber daya yang ada pada anggota PRA Jetak Kembang melalui 3 tahapan yaitu tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat DELI telah terlaksana pada tanggal 29 September 2024 di PRA Jetak Kembang Kabupaten Kudus berjalan dengan lancar dengan total 5o peserta. Variabel yang dinilai yaitu pengetahuan anggota aisyiyah terkait pencegahan demensia. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Dari hasil PKM didapatkan sebelum diberikan edukasi mayoritas anggota Aisyiyah di PRA Jetak Kembang berada pada kategori cukup sebanyak 33 anggota (66%). Media audio visual seperti video telah diakui sebagai alat yang efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan. Model intervensi ini dapat diintegrasikan dalam kegiatan pengajian rutin Aisyiyah Kabupaten Kudus, khususnya dalam upaya promosi pencegahan terjadinya demensia.
Kualitas Hidup Pasien dengan Gagal Ginjal Indanah, I; Sukarmin, S; Rusnoto, R
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien yang menjalani hemodialisa dalam jangka waktu panjangharus menghadapi berbagai masalah, seperti finansial, kesulitanuntuk bekerja, dorongan seksual yang menurun, depresi danketakutan menghadapi kematian, juga gaya hidup yang harusberubah, kondisi gagal ginjal dan hemodialisa mempengaruhisemangat hiduppenderitanya. Kualitas hidup pasien gagal ginjalkronis yang menjalani hemodialisa menjadi sangat penting dalampemberian layanan keperawatan yang menyeluruh bagi pasien,dengan harapan pasien dapat menjalani hemodialisa dan mampubertahan hidup walau dengan bantuan mesin dialisa. TujuanPenelitian ini untuk mengetahui hubungan lama, frekuensi, durasihemodialisa, dukungan keluarga dan mekanisme koping pasiendengan kualitas hidup pasien gagal ginjal yang menjalanihemodialisa di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus. Penelitian inimerupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien gagal ginjal yangmenjalani hemodialisa di RSI Sunan Kudus dan berjumlah 60responden dengan teknik accidental sampling dalam pengambilansampel Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yangsignifikan antara lama, frekuensi dan mekanisme koping dengankualitas hidup pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa. (pvalue < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubunganyang signifikan anatara lama, frekuensi dan mekanisme kopingdengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal yang menjalanihemodialisa.
Usia, Jenis Kelamin, Kondisi Fisik dan Status Gizi dengan Kemampuan Perawatan Diri pada Anak Tunagrahita Astuti, Dwi; Indanah, I; Karyati, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut WHO, sebanyak 15% dari penduduk dunia mengalamigangguan mental dan fisik. Tunagrahita merupakan masalah duniadi negara berkembang. Usia anak yang lebih tua mempunyaikemampuan perawatan diri 4,6 kali lebih baik. Kondisi fisik anaktuna grahita yang tidak memiliki kelemahan motorik 4,7 kali lebihmampu melakukan perawatan diri. Status gizi yang baikmemudahkan anak tunagrahita melakukan aktivitas fisik yang dapatmenunjang kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuihubungan antara usia, jenis kelamin, kondisi fisik dan status gizidengan kemampuan perawatan diri pada anak tunagrahita. Jenispenelitian korelasi analitik. Metode pendekatan Cross Sectional,sampel sebanyak 132 responden dari 197 anak Tunagrahita teknikstratified random sampling. Uji hubungan penelitian menggunakanChi Square. Hasil Penelitian didapatkan terdapat ubungan antarausia dengan kemampuan perawatan diri dengan p.value 0,026 <0,05. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kemampuanperawatan diri dengan p.value 0,534 > 0,05. Ada hubungan antarakondisi fisik dengan kemampuan perawatan diri dengan p.value0,000 < 0,05. Ada hubungan antara status gizi dengan kemampuanperawatan diri dengan p.value 0,043 < 0,05. Kesimpulan :.Adahubungan antara usia,kondisi fisik dan status gizi kemampuanperawatan diri pada anak tunagrahita.
HUBUNGAN MENONTON TELEVISI DAN BERMAIN GAME ONLINE YANG MENGANDUNG TAYANGAN KEKERASAN DENGAN PERILAKU AGRESIVE PADA HUBUNGAN MENONTON TELEVISI DAN BERMAIN GAME ONLINE YANG MENGANDUNG TAYANGAN KEKERASAN DENGAN PERILAKU AGRESIVE PADA ANAK USIA SEKOLAH DI M Faridah, Umi; Yulisetyaningrum, Yulisetyaningrum; Indanah, Indanah; Dhadila, Yuke Liza Fitri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Increasing cases of aggressive behavior in school throughout the year 2010 was 21.6 % (YKAI. 5-10% of school-age children to behave aggressively. (Anggraeni, 2011) Objective: To explore the relationship between watching television and playing online games with aggressive behavior in MI Muhammadiyah 02 Kudus 2016 Method: analytical correlation. Cross sectional method, a sample 133 respondents out of 199 students in grade 1-6 with stratified random sampling technique with a questionnaire measuring instrument. Test research relationships using Chi Square Results: The study of the relationship between television viewing to aggressive behavior in MI Muhammadiyah Kudus 02 shows the correlation is very weak, (p.value: 0.015; ?: 0.05; r: 0.262). The relationship between playing online games with aggressive behavior in MI Muhammadiyah Kudus 02 shows the strength of weak correlation (p.value; 0024; ? = 0.05; r: 0.231 Conclusion: There was a significant correlation between television viewing to aggressive behavior of children of school age in MI Muhammadiyah Kudus 02). There is a correlation between playing online games with aggressive behavior of children of school age in 02 MI Muhammadiyah Kudus
Co-Authors Abdur Rozaq Achmad Ridwan Ade Kurnia Bayu Firdaus Adella Risma Triwijayanti Adolfina Merlina Hindom Afifatul Chasanah Agustina, Ayunda Dwi Ahmad Farid Aini, Siti Maslihatul Aksan Aksan Aksan, Aksan Alfiyatur Rohmaniyah Ali Solikin Alifia Fatika Rahma Ana Zumrotun Nisak Andi Sofyan Andriany, Shella Andy Sofyan Prasetyo Anny Rosiana M Apriliya, Restiana Ardiyati, Rizka Ayu Arief Adi Saputro Arnetta Mayasavira Putri Arnetta Putri Artha Amelia Ashri Maulida Rahmawati Asti Wulan Ardelia Aulia, Qurrotu A'yuni Ayu Winarti Azzakiy, Yanuar Rizqi Callista, Haibah Clara Chasanah, Afifatul Cikita Berlian Hakim Deby Kurniadi Dewi Kusumawati Dewi Kusumawati, Dewi Dhadila, Yuke Liza Fitri Dhina Cahya Rohim Diah Andriani Kusumastuti Diah Andriani Kusumastuti Diah Andriani Kusumastuti, Diah Andriani Dian Faqhih Larasati Diana Tri Lestari Diva Anastasya Dwi Astuti Dwi ASTUTI Dwi Astuti Dwi Della Puspita Dwi Elysia Dinata Edi Wibowo . Edy Soesanto Eka Nihayatur Rohmah Elisya Pujasari Emma Jayanti Besan Estetika Putri Fadhilah Sekar Aji Widyawati Faiqh Albyn, Devanda Fairuzza Luthfin Faizatul Aini Fania Nurul Khoirunnisa Faridatul Ummah Fariza Yulia Kartika Sari Fera Wardana Fida Maisa Hana Fida Maisa Hana Fita Hana Pertiwi Fitri Hayati Pangaribuan Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Kartikasari Fitriani, Indah Nur Fitrianingrum - Fitrianingrum Fitrianingrum Ghofira Nurrokhima Habibi, Mohammad Hadi Sabdo Hairil Akbar Handayani, Tutiek Hanifatun Najibah Hawa Suci Heny Siswanti Hertanti, Nety Widya Hesty Aprianti Ratuk Tallama Hikmah, Citra Karima Lailatul Himawan, Rizki IIn Awalia Ika Puji Eviyanti ika tristanti Ika Widyawati Ikeu Nurhidayah Imam Saefudin Indah Puspitasari INDAH PUSPITASARI Indah Puspitasari indah puspitasari Indah Risnawati Indah Risnawati Indarto - Islami Islami Istianah Istianah Istyanti, Gabriella Sekar Iswahyuningrum Iswahyuningrum Kanza Putri Karomatunnisa, Nila Kartikasari, Gerhani Khoiriyah Khoiriyah Khoirun Nisa Khoirun Nisa Khoirur Rohmah Khotijah Khotijah Krisna Yetti Krisna Yetti Krisna Yetti Kristiyaningrum - Kristiyaningrum Kristiyaningrum Kristiyaningrum, Kristiyaningrum Kumala Afiyani Rizqi kusumawardani, lita heni Lasmini Lasmini Lastri, L Latifatus Sofa Lismawati, Dini Luknis Sabri Luknis Sabri Luknis Sabri Luknis Subri Lumatul Mila Maemunah , Ai Mardiana, Sri Siska Maryani, Wiwin Mauludina, Ibtasama Mega Anggraeni Putri Mohammad Habibi Muhamad Jauhar Muhammad Adib Jauhari Muhammad Nurul Fadel Muhammad Purnomo Muhammad Ridwanto Muslihatus Sa’adah Najibah, Hanifatun Nani Nurhaeni Nani Nurhaeni Natasha, Dhea Navira Septiana Ulfa Nety Widya Hertanti Nila Karomatunnisa Nisa, Ardiana Zakiyatun Nisfatussholikhah Nisfatussholikhah Noor Azizah Noor Azizah Noor Azizah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Hidayah Noor Hidayah Nor Asiyah Novi Iin Safitriani Novi Kumala Sari Noviana Ika Noviana Ika Susanti Nugraheni, Sofiana Dewi Nunuk Wiyarni Nur Aini Nasihah Nur Hidayat Nurfaiz Najunda Sari Nurohmah, Endah Nurotussaniah, Nadia Oshya Aryun Nur Annisya Pannes David Sahri, Pannes David Sahri Permatasari, Irma Prameswari, Fatikha Pranata, Vicky Riyan Purbowati Purwati, Nyimas Heny Putri Novitasari Putri, Arnetta Mayasavira Putri, Estetika Putri, Sheryl Nisrina Aulia Qurrotu A'yuni Aulia R Rusnoto Restiana Apriliya Riana Lailatul Fajriyah Rini Kartika Rinuf Eviati Devita Ririn Widyasari Riyan, Vicky Rizka Ayu Ardiyati Rizka Himawan Rizki Himawan Rohmah, Eka Nihayatur Rohmaniyah, Alfiyatur Rusnoto - Rusnoto Rusnoto Rusnoto Rusnoto Rusnoto, R S Sukarmin Saadah, Ulyatus Sa’adah, Muslihatus Sa’diyah, Siti Halimatus Sabiq Ismail Saefudin, Imam Salsabila Afifun Nisa Sari, Nurfaiz Najunda Sayyidati Maulia Ashfa Septia Dewi Putri Anggraini Septiani Septiani Shella Andriany shinta dwi kurnia Shofanida, Nabila Adisty Sholikhatun Nikmah Siffa Auliya Rizkyana Silviawati, Ita Siswahyudianto Siti Halimatus Sa’diyah Siti Mahgfiroh Siti Marisa Siti Maslihatul Aini SITI MUDAWAMAH Siti Munawaroh Siti Mutomimah Siti Zumaroh Sofa, Latifatus Sri Karyati Sri Karyati Sri Siska Sukarmin - Sukarmin Sukarmin Sukarmin, S Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih, Sukesih Surastuti, Putri Sutrisno, Sutrisno Suwarto Suwarto Syahid Fatah Cokropranoto Tasya Dwi Febiana Teguh Imam Prasetyo Tiara, Novi Tri Febriani Dewi Tri Suwarto Tristanti, Ika Tutiek Handayani Ully Kurantil Wira Wicaksana Umi Farida Umi Farida Umi Faridah Umi Faridah Ummi Kulsum Unggul Dewi Vicky Riyan Vicky Riyan Pranata Wafa Nur Shodiqoh Wahyu Ari Setiyawan Wan Ismahanisa Ismail Wanda , Dessie Wardana, Fera Wina Yuliati Wiwin Maryani Wiyarni - Wiyarni Wiyarni Wiyarni Wiyarni Wiyarni, Nunuk Y Yuli Y Yusminah Yanuar Rizqi Azzakiy Yuke Liza Fitri Dhadila Yuli, Y Yuliati, Wina Yulisetyaningrum Yundari, Yundari Yunita Nur Afifah Yusminah, Y Zalfa Iqlima Bilqis zumaroh, siti