Claim Missing Document
Check
Articles

Pelaksanaan Self-Care Management dan Dukungan Keluarga terhadap Perilaku Kepatuhan Pasien Penyakit Ginjal yang Menjalani Hemodialisa di RS Tk III Dr. Soetarto Yogyakarta Lastri, L; Indanah, I; Yulisetyaningrum, Y
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) masih menjadi masalah kesehatan internasional yang semakin meningkat di banyak negara. Jumlah kasus gagal ginjal di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 1.602.059 (0,74%) jiwa, dan pada tahun 2021 mencapai 1.417.104 (0,52%). Pasien yang mengalami gagal ginjal kronis menerima terapi yang disebut hemodialisa untuk mempertahankan hidup mereka. Kegagalan terapi hemodialisis terutama disebabkan oleh rendahnya kepatuhan pasien. Tujuan umum penelitian untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan self-care management dan dukungan keluarga terhadap perilaku kepatuhan pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di RS TK III dr. Soetarto Yogyakarta. Penelitian mempergunakan jenis penelitian observasional yang bersifat analitik dan dirancang sebagai cross-sectional. Penelitian ini melibatkan semua pasien dengan penyakit ginjal yang menjalani hemodialisa di RS dr. Soetarto (DKT). Sampling purposive digunakan untuk 32 orang. Metode pengumpulan data dengan kuesioner terdiri dari kuesioner ESRD-Adherence, kuesioner dukungan keluarga, dan kuesioner pelaksanaan manajemen kesejahteraan diri. Analisis data mempergunakan uji chi square dan analisis regresi logistik. Hasil penelitian diketahui bahwa pasien penyakit ginjal yang menjalani hemodialisa sebagian besar kategori baik (53,1%), mendapatkan dukungan keluarga kategori baik (62,5%), dan melakukan perilaku kepatuhan kategori sedang. Ada hubungan pelaksanaan self-care management terhadap perilaku kepatuhan (p-value = 0,005) dan ada hubungan dukungan keluarga terhadap perilaku kepatuhan (p-value = 0,021). Kesimpulan penelitian ada hubungan pelaksanaan self-care management dan dukungan keluarga terhadap perilaku kepatuhan pasien penyakit ginjal yang menjalani hemodialisa di RS Tk III dr. Soetarto Yogyakarta.
Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) Putri, Sheryl Nisrina Aulia; Indanah, I; Lestari, Diana Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengue Haemoragic Fever (DHF) merupakan penyebab tertinggi kematian pada anak di negara berkembang. Demam atau hipertermi pada pasien DHF merupakan masalah utama yang sering kali muncul pada fase awal penyakit. Peningkatan suhu tubuh dapat mencapai lebih dari 40°C dan berlangsung selama beberapa hari, menyebabkan peningkatan permeabilitas pembuluh darah. Akibatnya, terjadi kebocoran plasma darah ke ruang interstitial, yang dikenal sebagai plasma leakage, yang dapat berujung pada syok dengue jika tidak segera ditangani. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan pada klien dengan dengue haemorrhagic fever (DHF). Metode penelitian adalah deskriptif yaitu melakukan dengan pendekatan proses keperawatan dengan cara mengumpulkan data langsung dari pasien dan keluarga serta dengan kolaborasi dengan tim medis,serta menggambarkan obyek yang sedang berlangsung menggunakan sampel pasien An.M dengan populasi ditujukan kepada Anak-Anak sampai dewasa. Berdasarkan hasil asuhan keperawatan pada kasus dengue haemorrhagic fever masalah yang muncul didapatkan 3 diagnosa keperawatan yaitu Hipertermi , defisit nutrisi, dan intoleransi aktivitas, Setelah dilakukan Asuhan Keperawatan sesuai intervensi yaitu kompres hangat dengan baik dari suhu pasien yang bermula 38,1ºC mengalami penurunan di hari ke 3 yaitu 36,5º maka dari itu sebagian masalah dapat teratasi sepenuhnya. Kesimpulan, dalam melakukan asuhan keperawatan ini kerja sama yang baik dengan pasien dan tenaga medis diperlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan. Asuhan Keperawatan dilakukan sesuai intervensi dengan baik akan mengatasi masalah yang muncul.
Asuhan Keperawatan pada Pasien Dengan Kelainan Acute Limb Ischemia (ALI) dengan Fokus Intervensi Guided Imagery di Ruang Kana RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Saadah, Ulyatus; Soesanto, Edy; Indanah, I
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acute Limb Ischemia (ALI) merupakan suatu kondisi penurunan perfusi ekstremitas secara tiba-tiba yang mengancam viabilitas jaringan. Secara klinis, jika menimbulkan gejala kurang dari 2 minggu disebut ALI. Sampai saat ini ALI masih menjadi masalah kesehatan karena morbiditas, keterlambatan pengobatan, amputasi, dan mortalitas masih tinggi. Iskemia tungkai akut paling banyak disebabkan karena adanya trombus dan emboli. Dampak yang terjadi pada pasien yaitu terjadinya Kerusakan jaringan pada ekstremitas yang terkena, nekrosis jaringan, amputasi, kematian, komplikasi medis utama, termasuk penyakit jantung atau stroke. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan asuhan keperawatan dan mampu menganalisis tindakan guided imagery untuk mengurangi nyeri pada pasien dengan dengan Acute Limb Ischemia Grade IIa Digiti Pedis Dextra. Metode Penelitian yang digunakan dengan observasi keadaan pasien, wawancara pasien dan keluarga, dan study dokumentasi sebagai sumber catatan medis serta hasil dari pengkajian. Sampel penelitian ini menggunakan sampel tunggal yaitu perempuan berusia 66 tahun dengan ALI. Hasil penelitian ini adalah perempuan berusia 66 tahun, mengeluh nyeri pada kaki kanan, p: nyeri menjadi lebih intensif saat bergerak, Q: seperti tertusuk, R: pada jari kelingking kaki kanan, S: tingkat nyeri 5, T: berlangsung terus-menerus, merasakan panas tubuh, dan enggan bergerak karena merasakan nyeri saat bergerak. Diagnosis keperawatan yang teridentifikasi adalah nyeri akut, hipertermia, dan masalah mobilitas fisik. Rencana dan pelaksanaan keperawatan yang dilakukan mencakup penggunaan teknik non-farmakologis (imajinasi terbimbing) untuk mengurangi rasa sakit, yaitu melalui relaksasi dengan mengosongkan pikiran serta mengisi pikiran dengan gambaran yang menenangkan dan damai sambil memutar musik lembut selama 10-15 menit di setiap sesi pertemuan, kemudian memberikan cairal oral, dan mengajarkan mobilisasi sederhana. Evaluasi hasil setelah diberikan tindakan keperawatan selama 3x24 jam yaitu terjadi penurunan skala nyeri dari 5 menjadi 3, suhu tubuh membaik, rentang gerak meningkat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian asuhan keperawatan dapat menurunkan keluhan dan mempercepat proses penyembuhan pasien sehingga masalah dapat teratasi. Rekomendasi hasil gambaran proses asuhan keperawatan dapat diimplementasikan dengan pendekatan bukti ilmiah.
Asuhan Keperawatan pada Tn. F dengan Kompres Hangat pada Pasien Kolik Abdomen di Ruang Fresia 2 RSUP Dr. Hasan Sadikin Lismawati, Dini; Indanah, I; Lestari, Diana Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolik abdomen adalah nyeri perut akut yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk obstruksi usus. Di Indonesia, keluhan nyeri perut termasuk kolik abdomen menjadi salah satu alasan utama pasien mencari pertolongan medis, dengan angka kejadian mencapai 69,1%. Hal ini menunjukkan bahwa kolik abdomen merupakan masalah kesehatan yang cukup signifikan dan memerlukan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisia asuhan keperawatan dengan kompres hangat pada pasien kolik abdomen. Penelitian ini mendokumentasikan asuhan keperawatan dan mengevaluasi efektivitas kompres hangat dalam mengurangi nyeri. Dengan metode deskriptif studi kasus di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pasien mengalami nyeri akut, gangguan tidur, dan ansietas. Setelah intervensi kompres hangat selama 3x24 jam, skala nyeri menurun dari 7 menjadi 4-5, pola tidur membaik, dan kecemasan berkurang. Kesimpulannya, kompres hangat efektif sebagai terapi non-farmakologis untuk mengurangi nyeri pada pasien kolik abdomen.
Pengaruh Tes Kesegaran Jasmani terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Klinik Kesehatan Pusdikter Kartikasari, Gerhani; Indanah, I; Rahmawati, Ashri Maulida
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi pada anggota militer dapat memiliki konsekuensi serius, termasuk peningkatan risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya, selain itu hipertensi juga mempengaruhi kinerja fisik dan mental, serta membahayakan keselamatan anggota militer dalam tugas. penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tekanan darah (hipertensi) sebelum dan sesudah menjalani tes kesegaran jasmani pada anggota militer Pusdikter. Metode Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh militer dan PNS yang diagnosis hipertensi di Klinik Kesehatan Pusdikter yang mengikuti tes kesegaran jasmani. Jumlah militer dan PNS yang di diagnosa hipertensi ada 39 orang dari jumlah seluruhnya 170 orang menggunakan teknik sampling accidental sampling. Cara yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan pengukuran tekanan darah dan tes kesegaran jasmani dengan melakukan observasi langsung. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat penelitian ini menggunakan Wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan Sebelum diberikan tes kesegaran jasmani, tekanan darah pada pasien hipertensi adalah 150/ 90 mmHg. Sesudah diberikan tes kesgaran jasmani, tekanan darah pada pasien hipertensi adalah 140/ 90 mmHg Ada pengaruh tes kesegaran jasmani terhadap tekanan darah sistolik pada pasien hipertensi (p-value 0,000 < 0,05) dan ada pengaruh tes kesegaran jasmani terhadap tekanan darah diastolik pada pasien hipertensi (p-value 0,000 < 0,05). Kesimpulan penelitian yaitu ada pengaruh tes kesegaran jasmani terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Klinik Kesehatan Pusdikter. Disarankan tes kesegaran jasmani dilakukan secara komprehensif yang terdiri dari latihan fisik berupa latihan aerobic. Kekuatan, fleksibilitas, lari kecil, jalan kaki dan push up.
Asuhan Keperawatan Pada Tn. M dengan Ca Laring Post Laringectomy dengan Perawatan Trakeostomi di Ruang Kana RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Callista, Haibah Clara; Soesanto, Edy; Indanah, I
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker laring adalah penyakit yang menyerang pita suara, kotak suara, atau area lain ditenggorokan . pada kasus ini yaitu mengevaluasi tindakan pembebasan jalan napas dengan cara perawatan trakeostomi. mengapa perawatan trakeostomi di perlukan karena untuk menjaga kebersihan area trakeastomi , untuk mengatasi penyumbatan saluran napas dan untuk mencegah resiko infeksi pada pasien trakeastomi dan pasien merasa nyaman. Mampu melakukan asuhan keperawatan mulai pengkajian sampai evaluasi pada Tn. M dengan Ca Laring Post Laringectomy di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, Mampu menganalisis perawatan trakeostomi pada Tn. M dengan Ca Laring Post Laringectomy di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Teknik pengambilan data menggunakan data primer dan skunder , metode penulisan pada kasus Tn. M dengan Ca Laring Post Laringectomy dilakukan selama 3 hari. Analisis : Tindakan asuhan keperawatan yang dilakukan sudah sesuai dengan standar asuhan keperawatan pada pasien Ca Laring Post Laringectomy dan tidak ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan praktik pada kasus Tn. M dengan Ca Laring Post Laringectomy. Ditemukan diagnosa 6 namun penulis hanya mengangkat 3 diagnosa sesuai dengan kondisi yang dialami pasien . Intervensi keperawatan telah disusun dengan teori asuhan keperawatan pada pasien Ca Laring Post Laringectomy yang mengacu pada SLKI 2018. Implementasi keperawatan dilakukan pada tanggal 3,4,5 Desember 2024, pada akhir evaluasi tujuan dapat dicapai karena adanya kerja sama baik antara pasien, keluarga, dan tim kesehatan lainnya. Pemberian asuhan keperawatan dengan perawatan trakeostomi dapat menurunkan keluhan dan mempercepat proses penyembuhan pada Tn. M.
The Relationship Between Eating Junk Food and a Sedentary Lifestyle with Obesity in Elementary School Children Ummah, Faridatul; Indanah, Indanah; Purnomo, Muhammad
Advances in Healthcare Research Vol. 3 No. 2 (2025): March - August
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/ahr.v3i2.557

Abstract

Purpose: Obesity is a long-term condition caused by the accumulation of fat in the body due to an imbalance between energy intake and expenditure. This study aims to investigate the relationship between junk food consumption and a sedentary lifestyle, as well as the incidence of obesity, among elementary school children, particularly at SD 1 Megawon, Kudus Regency. This study also aims to understand the types of fast food consumed and the duration of sedentary behavior in children. Research Method: The research design employed was quantitative, utilizing a correlational analytical approach and a case-control design. The study was conducted at SD 1 Megawon in March 2025. The sample consisted of 60 respondents, namely 30 children with obesity and 30 children without obesity, selected using purposive sampling. Data were collected through the Food Frequency Questionnaire (FFQ) to assess junk food consumption habits and the Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ) to measure sedentary activity. Data analysis was performed using bivariate analysis with the chi-square test. Results and Discussion: The results indicate a significant relationship between the frequency of junk food consumption and sedentary activity levels, as well as obesity, in elementary school children. The p-values for both variables indicate statistical significance (p < 0.05). Implications: These findings provide a crucial foundation for schools and parents to implement healthy eating patterns and encourage physical activity, thereby preventing childhood obesity from an early age.
Hubungan Kadar HbA1c dengan Kadar Ureum dan Kreatinin pada Penderita Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 Hertanti, Nety Widya; Indanah, Indanah
Jaringan Laboratorium Medis Vol. 7 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlm.v7i1.12779

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a condition characterized by elevated blood sugar levels (hyperglycemia), where if blood sugar levels do not function normally, it will result in complications for the body. One of the indicators of diabetes mellitus is the HbA1c test. poor glycemic control triggers the onset of nephropathic complications, which can be diagnosed with urea and creatinine tests. This study aims to understand the relationship between HbA1c, urea, and creatinine levels in individuals with type 2 diabetes. This study uses a quantitative correlation analysis design with a cross-sectional design. A total of 48 respondents were selected using the random sampling method. The results of the measurement of the variables studied showed a high HbA1c level of (60.4%), a high urea level of (4.2%), and a high creatinine level of (39.6%). The Pearson correlation test shows that there is a positive  relationship between HbA1c levels and urea levels, with a p-value of 0.006, which is less than 0.05 (0.006 < 0.05). Meanwhile, the relationship between HbA1c and creatinine shows that there is no significant relationship between HbA1c levels and creatinine levels, with a p-value of 0.352.
Health Belief, Psychological Conditions, and Treatment-Seeking Behavior in Caregivers of Stunting Toddlers in Rural Areas Indanah, Indanah; Mauludina, Ibtasama; Jauhar, Muhamad
Journal of Bionursing Vol 7 No 2 (2025): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.job.2025.7.2.15853

Abstract

Stunting in toddlers is still a global problem that has a serious impact on the social and economic aspects of society. The increase in the number of stunting cases that are not treated causes the condition of toddlers to worsen. This is caused by the health beliefs and psychological condition of the caregiver. This research aims to analyze the relationship between health beliefs psychological conditions and treatment-seeking behavior. This research design uses correlational analytics with a cross-sectional approach. The independent variables are health beliefs and psychological conditions, while the dependent variable is treatment-seeking behavior. This research was conducted in the Keling II Community Health Center Working Area, Jepara Regency in January 2025. A sample of 100 caregivers of stunted toddlers was taken using a purposive sampling technique according to certain criteria. The research instruments used the Brief Illness Perception Questionnaire (BIPQ-8), Perceived Stress Scale (PSS-10), and General Help-Seeking Questionnaire (GHSQ). Data analysis used the chi-square test. The research results show that there is a significant relationship between health beliefs and treatment-seeking behavior in caregivers of stunting toddlers with a value of p = 0.000 (p < 0.05) and a correlation coefficient value (r = 0.417), and there is a significant relationship between psychological conditions and treatment seeking behavior with a value of p < 0.001 (p < 0.05) with a moderate correlation coefficient (r = 0.420). Health beliefs and psychological conditions of care givers shape treatment-seeking behavior. There is a need for intervention to improve treatment-seeking behavior by increasing health beliefs and the psychological condition of caregivers.
Edukasi Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Demensia Pada Anggota Aisyiyah Melalui Media Audiovisual Demensia Peduli (DELI) Rahmawati, Ashri Maulida; Tiara, Novi; Himawan, Rizka; Indanah, Indanah
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v4i2.396

Abstract

Demensia merupakan penyakit gangguan fungsi kognitif yang paling umum. Demensia pada lanjut usia memiliki tingkat insiden yang tinggi dan berkembang dengan cepat dan berat. Data Internasional, diperkirakan Indonesia memiliki jumlah penderita demensia sebesar 1,2 juta jiwa dan masuk dalam sepuluh negara dengan demensia tertinggi di dunia dan di Asia Tenggara. Tujuan dari dilaksanakannya Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberikan edukasi kesehatan terstruktur tentang pengetahuan terkait pencegahan demensia melalui video audio visual dengan harapan dapat membantu anggota aisyiyah untuk mengetahui resiko terjadinya demensia baik pada diri sendiri maupun orang terdekat di sekitarnya serta melakukan upaya pencegahannya dengan optimal. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini menggunakan pendekatan ABCD yang memanfaatkan sumber daya yang ada pada anggota PRA Jetak Kembang melalui 3 tahapan yaitu tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat DELI telah terlaksana pada tanggal 29 September 2024 di PRA Jetak Kembang Kabupaten Kudus berjalan dengan lancar dengan total 5o peserta. Variabel yang dinilai yaitu pengetahuan anggota aisyiyah terkait pencegahan demensia. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Dari hasil PKM didapatkan sebelum diberikan edukasi mayoritas anggota Aisyiyah di PRA Jetak Kembang berada pada kategori cukup sebanyak 33 anggota (66%). Media audio visual seperti video telah diakui sebagai alat yang efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan. Model intervensi ini dapat diintegrasikan dalam kegiatan pengajian rutin Aisyiyah Kabupaten Kudus, khususnya dalam upaya promosi pencegahan terjadinya demensia.
Co-Authors Abdul Hakim Prima Yuniarto Abdur Rozaq Achmad Ridwan Ade Kurnia Bayu Firdaus Afifah, Yunita Nur Afifatul Chasanah Agustina, Ayunda Dwi Aini, Siti Maslihatul Aksan Aksan Aksan, Aksan Alfiyatur Rohmaniyah Ali Solikin Alifia Fatika Rahma Ana Zumrotun Nisak Andi Sofyan Andriany, Shella Apriliya, Restiana Ardiyati, Rizka Ayu Arief Adi Saputro Arnetta Mayasavira Putri Arnetta Putri Artha Amelia Asti Wulan Ardelia Aulia, Qurrotu A'yuni Ayu Winarti Azzakiy, Yanuar Rizqi Callista, Haibah Clara Chasanah, Afifatul Cikita Berlian Hakim Deby Kurniadi Della Puspita, Dwi Dewi Kusumawati Dewi Kusumawati, Dewi Dhadila, Yuke Liza Fitri Dhina Cahya Rohim Diah Andriani Kusumastuti Diah Andriani Kusumastuti Diah Andriani Kusumastuti, Diah Andriani Diana Tri Lestari Diva Anastasya Dwi ASTUTI Dwi Astuti Dwi Astuti Dwi Elysia Dinata Edi Wibowo Edy Soesanto Eka Nihayatur Rohmah Elisya Pujasari Estetika Putri Fadhilah Sekar Aji Widyawati Faiqh Albyn, Devanda Fairuzza Luthfin Fania Nurul Khoirunnisa Fariza Yulia Kartika Sari Fera Wardana Fida Maisa Hana Fida Maisa Hana Fita Hana Pertiwi Fitri Hayati Pangaribuan Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Kartikasari Fitriani, Indah Nur Fitrianingrum - Fitrianingrum Fitrianingrum Habibi, Mohammad Hadi Sabdo Handayani, Tutiek Hanifatun Najibah Hawa Suci Heny Siswanti Hertanti, Nety Widya Hikmah, Citra Karima Lailatul Himawan, Rizki IIn Awalia Ika Puji Eviyanti ika tristanti Ika Widyawati Imam Saefudin Indah Puspitasari indah puspitasari Indah Puspitasari INDAH PUSPITASARI Indah Risnawati Indah Risnawati Islami Islami Istianah Istianah Istianah Istianah Istyanti, Gabriella Sekar Iswahyuningrum Iswahyuningrum Kanza Putri Karomatunnisa, Nila Kartikasari, Gerhani Khoiriyah Khoiriyah Khoirun Nisa Khoirun Nisa Khoirur Rohmah Khotijah Khotijah Krisna Yetti Krisna Yetti Krisna Yetti Kristiyaningrum - Kristiyaningrum Kristiyaningrum Kristiyaningrum, Kristiyaningrum Kumala Afiyani Rizqi kusumawardani, lita heni Lasmini Lasmini Lastri, L Latifatus Sofa Lestiyanti, Yuni Lismawati, Dini Luknis Sabri Luknis Sabri Luknis Sabri Luknis Subri Maemunah , Ai Maryani, Wiwin Maulida, Ashri Mauludina, Ibtasama Mega Anggraeni Putri Mohammad Habibi Muhamad Jauhar Muhammad Adib Jauhari Muhammad Purnomo Muhammad Ridwanto Muslihatus Sa’adah Najib, Alfin Najibah, Hanifatun Nani Nurhaeni Natasha, Dhea Nila Karomatunnisa Nisa, Ardiana Zakiyatun Noor Azizah Noor Azizah Noor Azizah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Hidayah Noor Hidayah Novi Kumala Sari Noviana Ika Noviana Ika Susanti Novitasari, Putri Nugraheni, Sofiana Dewi Nunuk Wiyarni Nur Aini Nasihah Nur Hidayat Nurfaiz Najunda Sari Nurohmah, Endah Nurotussaniah, Nadia Pannes David Sahri, Pannes David Sahri Permatasari, Irma Prameswari, Fatikha Pranata, Vicky Riyan Purbowati Purwati, Nyimas Heny Putri Novitasari Putri, Arnetta Mayasavira Putri, Estetika Putri, Sheryl Nisrina Aulia Qurrotu A'yuni Aulia R Rusnoto Rahmawati, Ashri Maulida Restiana Apriliya Riana Lailatul Fajriyah Rini Kartika Ririn Widyasari Riyan, Vicky Rizka Ayu Ardiyati Rizka Himawan Rizki Himawan Rohmah, Eka Nihayatur Rohmaniyah, Alfiyatur Rusnoto - Rusnoto Rusnoto Rusnoto Rusnoto Rusnoto, R S Sukarmin Saadah, Ulyatus Sa’adah, Muslihatus Sa’diyah, Siti Halimatus Sabiq Ismail Saefudin, Imam Salsabila Afifun Nisa Sari, Nurfaiz Najunda Sayyidati Maulia Ashfa Septia Dewi Putri Anggraini Septiani Septiani Shella Andriany shinta dwi kurnia Shofanida, Nabila Adisty Sholikhatun Nikmah Siffa Auliya Rizkyana Silviawati, Ita Siti Halimatus Sa’diyah Siti Mahgfiroh Siti Marisa Siti Maslihatul Aini SITI MUDAWAMAH Siti Munawaroh Siti Mutomimah Siti Zumaroh Sofa, Latifatus Sri Karyati Sri Siska Sukarmin - Sukarmin, S Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih, Sukesih Surastuti, Putri Sutrisno, Sutrisno Suwarto Suwarto Syahid Fatah Cokropranoto Tasya Dwi Febiana Teguh Imam Prasetyo Tiara, Novi Tri Febriani Dewi Tri Suwarto Tristanti, Ika Tutiek Handayani Ully Kurantil Wira Wicaksana Umi Farida Umi Farida Umi Faridah Umi Faridah Ummah, Faridatul Ummi Kulsum Unggul Dewi Vicky Riyan Vicky Riyan Pranata Wafa Nur Shodiqoh Wanda , Dessie Wardana, Fera Wina Yuliati Wiwin Maryani Wiyarni - Wiyarni Wiyarni Wiyarni Wiyarni Wiyarni, Nunuk Y Yuli Y Yusminah Yanuar Rizqi Azzakiy Yuke Liza Fitri Dhadila Yuli, Y Yuliati, Wina Yulisetyaningrum Yundari, Yundari Yusminah, Y Zalfa Iqlima Bilqis zumaroh, siti