p-Index From 2021 - 2026
7.551
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Halaqa : Islamic Education Journal JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Journal of English Language Teaching Innovations and Materials (Jeltim) Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Jurnal Abdidas Alauddin Law Development Journal (ALDEV) Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Agrokompleks Jurnal Kesehatan Tambusai Scientific Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam STLISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Chemistry Education Review Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Indonesian Journal of Information Technology and Computing (IMAGING) Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Jurnal PADI (Pengabdian mAsyarakat Dosen Indonesia) Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Biological Science and Education Tematik: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Health Research Journal of Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Majalah Cendekia Mengabdi Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran BAHASTRA Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Imamah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Pengabdian Sosial Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Journal of Community Empowerment Jurnal Edukasi Terkini Borneo Community Development Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Midwifery And Complementary Care JIMEKA
Claim Missing Document
Check
Articles

Media Pop Up Book sebagai Strategi Inovatif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Teks Eksplanasi Siswa Kelas VIII MTsN 1 Aceh Utara Nursari, Isfiana; Aqlima, Delia; Sundana, Lina; Istiqamah, Istiqamah
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/multiverse.v4i1.1736

Abstract

This study investigates the effectiveness of pop-up book media in improving the learning outcomes of eighth-grade students at MTsN 1 North Aceh in understanding explanatory text material. The research was driven by the need to enhance student engagement and comprehension through innovative instructional media. The central research question addresses whether the use of pop-up books can significantly improve students’ academic performance in explanatory texts. Employing a Classroom Action Research (CAR) design, this study utilized both quantitative and qualitative approaches. A total of 25 students participated as subjects. In the first cycle, the average score was 74.16, with 68% of students meeting the minimum competency standard (KKM). In the second cycle, the average increased to 85.32, with 88% of students achieving the standard. These findings indicate a marked improvement in student performance, demonstrating that the integration of pop-up book media is effective in enhancing learning outcomes. The study concludes that pop-up books serve as an engaging and pedagogically valuable tool for teaching explanatory texts in the junior high school context.
Integration of Local Wisdom in Digital Learning: A Literature Review Jusriadi, Jusriadi; Abdullah, Muhammad; Istiqamah, Istiqamah; Prasong, Muthiah
Jurnal Edukasi Terkini Vol. 2 No. 2 (2025): April-June
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jet.2025.020206125

Abstract

Purpose-This literature review aims to explore the integration of local wisdom into digital learning to enhance educational relevance and effectiveness. Research Methodology/Design/Approach-Using bibliometric analysis with VOSviewer, the study maps key research themes, connections, and trends within this emerging field. The approach focuses on analyzing patterns in keywords related to students, teachers, digital tools, and learning models informed by local cultural knowledge. Finding-Findings reveal that integrating local wisdom enriches digital learning by fostering culturally responsive pedagogy that supports student identity and character development. Innovative media such as digital comics are highlighted as effective tools in this context. Originality / Value-The review also identifies growing research interest, particularly from Indonesia, emphasizing the importance of adaptive, data-driven learning models based on local contexts. The study provides valuable insights for educators and policymakers seeking to develop inclusive and relevant digital learning frameworks grounded in local knowledge.
Kontribusi Penggunaan Media Audiovisual terhadap Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar Yakin A Asikin; Istiqamah, Istiqamah; Desi Haga
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v3i3.564

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi dampak kurangnya penggunaan media pembelajaran terhadap kemampuan membaca siswa kelas III A SD Islam Cokroaminoto 1 Kalabahi. Observasi awal menunjukkan bahwa dari 24 siswa, satu siswa sama sekali tidak bisa membaca, tujuh siswa membaca mengeja, dan lima siswa membaca lambat, sementara sisanya sudah lancar. Kondisi ini menyoroti perlunya intervensi untuk meningkatkan literasi siswa. Peneliti mengimplementasikan penggunaan media audio visual sebagai strategi untuk menarik minat belajar dan melatih kemampuan membaca siswa. Tujuan utama penelitian ini adalah mengevaluasi sejauh mana media audio visual dapat memengaruhi kemampuan membaca siswa di kelas tersebut selama Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, menggunakan teknik pengumpulan data observasi langsung, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan 24 siswa kelas III A, dengan fokus pada proses pembelajaran membaca. Hasil penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa penerapan media audio visual secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca siswa. Peningkatan ini terjadi karena media tersebut memungkinkan siswa untuk tidak hanya melihat tetapi juga langsung mendengar informasi, sehingga memfasilitasi pemahaman yang lebih baik dan retensi materi. Temuan ini menegaskan bahwa media audio visual merupakan alat yang efektif untuk mengatasi tantangan membaca dan meningkatkan motivasi belajar siswa.
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP DAN ICU RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN Istiqamah, Istiqamah; Millati, Rida’; Sari, Rohni Taufika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48643

Abstract

Pendahuluan: Motivasi kerja yakni satu di antara faktor penting yang bisa memengaruhi perilaku caring perawat dalam memberi pelayanan keperawatan kepada pasien. Berdasarkan temuan studi pendahuluan melalui wawancara bersama perawat di RSI Banjarmasin, diketahui bahwa motivasi kerja memiliki peran penting dalam dunia keperawatan. Studi ini memiliki tujuan menganalisis korelasi antara motivasi kerja dengan perilaku caring perawat di ruang rawat inap dan ICU RSI Banjarmasin. Metode: Mempergunakan jenis penelitian kuantitatif asosiatif dengan sampel sebanyak 75 perawat yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data mempergunakan kuesioner motivasi kerja berdasarkan teori Herzberg serta kuesioner perilaku caring CBI-24. Hasil: penelitian memperlihatkan bahwasanya mayoritas perawat mempunyai tingkat motivasi kerja yang Baik (74,7%) serta perilaku caring yang baik (81,33%). Analisis bivariat mempergunakan uji Spearman rank memperlihatkan terdapat korelasi signifikan antara motivasi kerja serta perilaku caring perawat dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05) serta nilai koefisien korelasi r = 0,752, yang memperlihatkan tingkat korelasi yang kuat. Simpulan: Semakin tinggi motivasi kerja perawat, dengan demikian semakin baik juga perilaku caring yang ditunjukkan dalam praktik keperawatan. Penelitian ini merekomendasikan agar pihak rumah sakit menaikkan motivasi kerja perawat melalui pendekatan manajerial serta program pengembangan profesional guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan keperawatan.
IMPLEMENTASI PEMAKAIAN ALAT BANTU PENGAMBILAN KEPUTUSAN (ABPK) PADA AKSEPTOR KB DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PANARUNG KOTA PALANGKARAYA Muliana; Istiqamah, Istiqamah
Midwifery And Complementary Care Vol 3 No 1 (2024): Midwifery and Complementary Care
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/mcc.v3i1.382

Abstract

Background:The use of Decision Support Tools (DST) focuses on counseling because clients need to choose a method that makes them feel comfortable and satisfied. They also need to understand the side effects, how to use their chosen method, when to return for follow-up, how to receive help and support in using family planning, how to handle issues with the method used, and that they can switch methods if they wish. Objective:To determine the implementation of the use of Decision Support Tools (DST) among family planning acceptors. Method:This research is a descriptive quantitative study. The sampling technique used is total sampling. The population and sample consisted of 30 midwives providing family planning services in the working area of UPT Puskesmas Panarung, Palangkaraya. Results:The study found that the majority of respondents did not adequately implement DST, with 19 midwives (63%) showing low implementation, and a mean score of 8.23. The highest lack of implementation was found in the section on tips for conducting family planning counseling, with 28 respondents (93%) not applying it well. This was followed by the “decision-making wheel” and DST tab section, with 25 respondents (83%) showing poor implementation, and lastly, the contraceptive methods section, with 20 respondents (67%) not applying DST adequately. Conclusion:It can be concluded that out of the 30 respondents in this study, most midwives (19 or 63%) inadequately implemented DST in family planning counseling, while only 11 midwives (37%) applied it properly. The use of DST during counseling can help clients make the right contraceptive choices, assist in problem-solving, and serve as a support tool for health workers. DST is one of the key components to achieving successful counseling outcomes. Keywords: DST, Implementation
PENGOLAHAN HASIL LAUT OCTAPUS SEBAGAI MAKANAN SEHAT DI DESA DULOLONG BARAT KECAMATAN ALOR BARAT LAUT KABUPATEN ALOR Lapung, Jamra; Prasong, Muthiah; Abdullah, Muhammad; Istiqamah, Istiqamah; Badu, Khumairah
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34264

Abstract

ABSTRAKDesa Dulolong Barat, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor memiliki potensi hasil laut yang melimpah, khususnya octopus (gurita), hasil tangkapan selama ini hanya dimanfaatkan secara terbatas sebagai bahan konsumsi rumah tangga atau dijual dalam bentuk mentah dan kering dengan nilai ekonomi yang rendah. Minimnya keterampilan pengolahan hasil laut serta kurangnya pemahaman masyarakat tentang nilai gizi dan potensi pasar produk olahan menjadi permasalahan utama yang dihadapi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah Octapus (gurita) menjadi makanan sehat yang bernilai jual tinggi serta memperkenalkan diversifikasi produk olahan octapus (gurita) yang dapat dikembangkan menjadi usaha kecil. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, pelatihan teknis pengolahan makanan berbahan dasar  octapus (gurita), serta pendampingan usaha berbasis rumah tangga. Adapun Mitra sasaran kegiatan ini adalah Ibu-ibu PKK dan warga  masyarakat Desa Dulolong Barat, khususnya ibu-ibu rumah tangga dan nelayan lokal, dengan total peserta yang terlibat sebanyak 26 orang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah gurita menjadi produk makanan sehat dan tahan lama. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme untuk mengembangkan produk secara mandiri dan mulai memasarkan hasil olahan ke lingkungan sekitar. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir desa dulolong barat dan mendorong pemanfaatan potensi laut lokal secara lebih optimal dan berkelanjutan.              Kata Kunci :  Pelatihan; makanan sehat; octapus ABSTRACTWest Dulolong Village, Northwest Alor District, Alor Regency has abundant potential for marine products, especially octopus (octopus), the catch so far has only been used in a limited way as a household consumption material or sold in raw and dry form with low economic value. The lack of seafood processing skills and the lack of public understanding of the nutritional value and market potential of processed products are the main problems faced. The purpose of this service activity is to increase the capacity of the community in processing Octapus (octopus) into healthy food with high selling value and introduce the diversification of processed octapus (octopus) products that can be developed into small businesses. The method of implementing activities includes initial observation, technical training in processing octapus-based food (octopus), and assistance with household-based businesses. The target partners of this activity are PKK women and residents of West Dulolong Village, especially housewives and local fishermen, with a total of 26 participants involved. The results of the activity showed an increase in the knowledge and skills of participants in processing octopus into healthy and durable food products. In addition, participants showed enthusiasm to develop products independently and start marketing processed products to the surrounding environment. This activity has a positive impact on the economic empowerment of the coastal community of West Dulolong Village and encourages the use of local marine potential more optimally and sustainably  Keywords: Training; Healthy Foof; Ocatapus
PEMANFAATAN TANAMAN DAUN JARAK MERAH DALAM PEMBUATAN SABUN HERBAL DI DESA PURA BARAT KEC. ALOR BARAT LAUT ALOR NTT Abdullah, Muhammad; Prasong, Muthiah; Istiqamah, Istiqamah; Badu, Khumaira Marsyahida; Lapung, Jamra; Koly, Nurmiyati; Malayu, Aisa
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34869

Abstract

ABSTRAKProgram Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Pura Barat, Kecamatan Alor Barat Laut, Nusa Tenggara Timur, dengan tujuan memanfaatkan tanaman daun jarak merah (Jatropha gossypiifolia) sebagai bahan dasar pembuatan sabun herbal. Selama ini, masyarakat setempat belum memahami secara optimal manfaat daun jarak merah, sehingga tanaman tersebut hanya dibiarkan tumbuh liar tanpa nilai guna. Kegiatan ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui tahapan survei, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi sederhana, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, terutama ibu rumah tangga, dalam mengolah daun jarak merah menjadi produk sabun herbal yang higienis, ramah lingkungan, dan memiliki nilai ekonomi. Produk sabun herbal yang dihasilkan memiliki kualitas baik serta berpotensi menjadi komoditas usaha kecil yang dapat mendukung perekonomian lokal. Respon positif dari pemerintah desa, perangkat desa, dan masyarakat menjadi indikator keberhasilan kegiatan ini. Lebih jauh, program ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 3 tentang kesehatan dan kesejahteraan, karena produk herbal yang dihasilkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan demikian, kegiatan PKM ini tidak hanya memberi dampak pada aspek kesehatan, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal.Kata kunci: Daun Jarak Merah; Sabun Herbal; Pengabdian Masyarakat; Ekonomi Kreatif. ABSTRACTThis Community Service Program (PKM) was implemented in Pura Barat Village, Alor Barat Laut District, East Nusa Tenggara, with the aim of utilizing red castor leaves (Jatropha gossypiifolia) as the main ingredient for producing herbal soap. For years, the local community has not fully understood the health benefits of red castor leaves, leaving the plants to grow wild without any practical use. The program employed a descriptive qualitative approach through several stages, namely survey, socialization, training, simple technology application, mentoring, and evaluation. The results showed significant improvements in both knowledge and skills among community members, especially housewives, in processing red castor leaves into hygienic, eco-friendly, and economically valuable herbal soap. The products produced demonstrated good quality and are considered to have potential as small-scale business commodities that could strengthen the local economy. Positive responses from village authorities, local leaders, and residents confirmed the effectiveness of the program. Furthermore, the activity aligns with Sustainable Development Goal (SDG) number 3, which emphasizes good health and well-being, as the herbal products generated can improve community health while promoting sustainable living. Therefore, this PKM not only contributes to public health but also creates opportunities for the development of creative economy initiatives based on local resources. Keywords: Red Castor Leaves; Herbal Soap; Community Service; Creative Economy.
PEMANFAATAN TANAMAN DAUN SIRIH DALAM PEMBUATAN SABUN HERBAL DI DESA WOLWAL KEC. ALOR BARAT DAYA ALOR NTT Prasong, Muthiah; Abdullah, Muhammad; Istiqamah, Istiqamah; Badu, Khumaira Marsyahida; Lapung, Jamra; Koly, Nurmiyati; Malayu, Aisa
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34868

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan judul “Pemanfaatan Tanaman Daun Sirih dalam Pembuatan Sabun Herbal di Desa Wolwal, Kecamatan Alor Barat Daya, Alor NTT” bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal melalui pengolahan daun sirih (Piper betle L.) menjadi produk bernilai tambah. Selama ini, masyarakat Desa Wolwal hanya memanfaatkan daun sirih sebatas konsumsi tradisional dalam acara adat maupun keseharian, sehingga manfaat kesehatan dan peluang ekonominya belum tergarap maksimal. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tahapan survei, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi sederhana, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pengetahuan baru mengenai manfaat kesehatan daun sirih serta keterampilan praktis dalam mengolahnya menjadi sabun herbal. Produk sabun yang dihasilkan memiliki tekstur padat, warna alami, aroma khas, dan dinilai layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan motivasi masyarakat untuk mengembangkan sabun herbal sebagai usaha kecil berbasis potensi lokal. Respon positif dari pemerintah desa, perangkat desa, dan masyarakat membuktikan efektivitas program ini dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesejahteraan. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 tentang kesehatan dan kesejahteraan, sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya hayati di tingkat desa.Kata kunci: Daun Sirih; Sabun Herbal; Pengabdian Masyarakat; Ekonomi Kreatif. ABSTRACTThe Community Service Program (PKM) entitled “Utilization of Betel Leaf in Herbal Soap Production in Wolwal Village, Alor Barat Daya District, East Nusa Tenggara” aimed to optimize local potential by processing betel leaves (Piper betle L.) into value-added products. Traditionally, the people of Wolwal Village have only used betel leaves for customary rituals or as daily chewing material, so their health benefits and economic potential have not been fully explored. This program applied a descriptive qualitative method through several stages: survey, socialization, training, application of simple technology, mentoring, and evaluation. The results indicated that the community gained new knowledge regarding the medicinal benefits of betel leaves and practical skills in processing them into herbal soap. The soap produced had a solid texture, natural color, and distinctive aroma, making it suitable for daily use. Furthermore, the activity motivated villagers to develop herbal soap as a potential small-scale business based on local resources. Positive responses from the village government, local leaders, and residents confirmed the effectiveness of the program in enhancing knowledge, skills, and welfare. This initiative also aligns with Sustainable Development Goal (SDG) 3 on good health and well-being, while simultaneously creating opportunities for developing a creative economy rooted in local biodiversity at the village level. Keywords: Betel Leaf; Herbal Soap; Community Service; Creative Economy.
The Influence Of Reproductive Health Education On Adolescent Girls On The Level Of Knowledge About Dysmenorrhea Aulia, Eva; Istiqamah, Istiqamah; Wahdah, Rabia; Hidayah, Nurul
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i5.14887

Abstract

Latar Belakang: Pada masa remaja terdapat perubahan yang disebut masa pubertas. Salah satu tanda pubertas pada wanita yaitu menstruasi. Adapun gangguan pada menstruasi salah satunya dismenore. Berdasarkan Kemenkes tahun 2020 kejadian dismenore yaitu 90% dan dikalimantan tengah sebesar 63.64% Dismenore disebabkan ketidakseimbangan hormon. Salah satu cara untuk mengurangi kejadian dismenore yaitu memberikan edukasi kesehatan kepada remaja.Tujuan: Mengidentifikasi pengaruh edukasi kesehatan reproduksi pada remaja putri terhadap tingkat pengetahuan tentang dismenore di SMPN 5 Selat Kelurahan Murung Keramat.Metode:  Metode penelitian ini adalah pre experimental dengan desain one group pretest posttest. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, diambil berdasarkan kriteria berjumlah 30. Analisis data pada penelitian menggunakan uji marginal homogeneity.Hasil: Hasil penelitian, pretest 10 orang (33,3%) dikategorikan baik, 14 orang (46,7%) dikategorikan cukup dan 6 orang (20,0%) dikategorikan kurang. Hasil posttest, 23 orang (76,7%) dikategorikan baik, 7 orang (23,3%) dikategorikan cukup. Hasil uji yaitu nilai p value = 0,0001 dimana p <0,05 artinya berpengaruh.Kesimpulan: Adanya pengaruh edukasi kesehatan reproduksi pada remaja putri terhadap tingkat pengetahuan tentang dismenore di SMPN 5 Selat Kelurahan Murung Keramat Kabupaten Kapuas.Saran: Diharapkan dapat diberikan lebih banyak lagi informasi mengenai kesehatan reproduksi khususnya tentang dismenore, atau menambah sumber bacaan diperpustakaan untuk menambah wawasan pada murid khususnya remaja putri. Kata Kunci : Dismenore, Edukasi kesehatan, Remaja Putri ABSTRACT Background: In adolescence there is a change called puberty. One of the signs of puberty in women is menstruation. As for disorders in menstruation, one of them is dysmenorrhea. Based on the Ministry of Health in 2020, the incidence of dysmenorrhea is 90% and in Central Kalimantan it is 63.64% Dysmenorrhea is caused by hormonal imbalance. One way to reduce the incidence of dysmenorrhea is to provide health education to adolescents.Purpose:  Identifying the effect of reproductive health education on adolescent girls on the level of knowledge about dysmenorrhea in SMPN 5 Selat Kelurahan Murung Keramat.Methods:  This research method is pre-experimental with a one group pretest posttest design. The sampling technique is purposive sampling, taken based on 30 criteria. Data analysis in research using marginal homogeneity test.Results: The results of the study, pretest 10 people (33.3%) were categorized as good, 14 people (46.7%) were categorized as sufficient and 6 people (20.0%) were categorized as less. Posttest results, 23 people (76.7%) were categorized as good, 7 people (23.3%) were categorized as sufficient. The test result is the value of p value = 0.0001 where p <0.05 means influential.Conclusion: There is an influence of reproductive health education on adolescent girls on the level of knowledge about dysmenorrhea at SMPN 5 Selat Kelurahan Murung Keramat Kapuas Regency.Suggestions; It is hoped that more information can be provided about reproductive health, especially about dysmenorrhea, or add reading resources in the library to add insight to students, especially young women. Keywords: : Dysmenorrhea, Health education, Young Women
Identification Of The Physical Health Quality Of Postpartum Mothers With Severe Preeclampsia Arapah, Siti; Dona, Sismeri; Redjeki, Dwi Sogi Sri; Istiqamah, Istiqamah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i5.15012

Abstract

 Latar Belakang: Preeklampsia pada masa nifas didefinisikan sebagai hipertensi yang disertai kelebihan proteinurin yang terjadi pada masa nifas. Tahun 2022 angka kejadian PEB Dinkes Provinsi Kalsel berjumlah 818, sedangkan di RSUD Ulin Banjarmasin tercatat 78 kejadian. Dampak dari preeklampsia tidak hanya hipertensi yang membuat pusing/ nyeri kepala juga menimbulkan rasa mual, muntah, nyeri epigastrium, dan bahkan berpengaruh terhadap fungsi ginjal, jantung dan hati yang merupakan masalah kesehatan fisik.Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana kualitas kesehatan fisik ibu nifas dengan PEB.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan studi retrospective. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling sebanyak 78 ibu nifas dengan PEB pada tahun 2022.Hasil: Hasil penelitian tekanan darah ibu nifas dengan PEB dari hari ke-1 hingga hari ke-3 didapati adanya hipertensi pada 25,7% ibu nifas, keluhan sakit kepala, nyeri epigastrium, mual, muntah, sesak napas, bahkan demam. Hasil pemeriksaan laboratorium hari ketiga menunjukkan 3 orang (4%) trombositopenia, 2 orang (3%) trombositosis, 19 orang (24%) mengalami kenaikan nilai SGOT, 6 orang (8%) mengalami kenaikan nilai SGPT, 31 orang (40%) peningkatan nilai LDH di atas normal, 8 orang (10%) peningkatan nilai kreatinin dan 11 orang (14%) peningkatan nilai ureum.Simpulan: Penelitian ini membuktikan bahwa kesehatan fisik ibu nifas dengan PEB sebagian besar masih sehat, namun masih ada beberapa ibu nifas yang kesehatan fisiknya tidak optimal (40%) dikarenakan hipertensi, masalah fisik/ keluhan nyeri kepala, nyeri epigastrium, mual dan muntah, sesak, demam serta peningkatan fungsi organ hati, jantung dan ginjal berdasarkan hasil laboratorium hari ketiga masa nifas.Saran:  Saat merasakan adanya ketidaknyamanan segera melaporkan kepada petugas kesehatan/ bidan agar pemberian asuhan terkait dengan kondisi klinis lebih terarah dan spesifik. Kata Kunci: Ibu Nifas, Kualitas Kesehatan Fisik, Preeklampsia Berat. ABSTRACT Background: Preeclampsia during the postpartum period is defined as hypertension accompanied by excess protein urine that occurs during the postpartum period. In 2022, the number of cases of severe preeclampsia at the South Kalimantan Provincial Health Service will be 818, while at the Ulin Regional Hospital, Banjarmasin, 78 cases will be recorded. The impact of preeclampsia is not only hypertension which causes dizziness/headaches, it also causes nausea, vomiting, epigastric pain, and even affects kidney, heart and liver function which is a physical health problem.Objective: This study aims to determine the quality of physical health of postpartum mothers with severe preeclampsiaMethods: This research is a quantitative descriptive study using a retrospective study. Sampling used a total sampling method of 78 postpartum mothers with severe preeclampsia in 2022Results: The results of research on the blood pressure of postpartum mothers with severe preeclampsia from day 1 to day 3 found hypertension in 25.7% of postpartum mothers, complaints of headaches, epigastric pain, nausea, vomiting, shortness of breath, and even fever. The results of laboratory examinations on the third day showed that 3 people (4%) had thrombocytopenia, 2 people (3%) had thrombocytosis, 19 people (24%) had increased SGOT values, 6 people (8%) had increased SGPT values, 31 people (40%) increased LDH values above normal, 8 people (10%) increased creatinine values and 11 people (14%) increased urea valuesConclusion: This research proves that the physical health of postpartum mothers with severe preeclampsia is mostly still healthy, but there are still some postpartum mothers whose physical health is not optimal (40%) due to hypertension, physical problems/complaints of headaches, epigastric pain, nausea and vomiting, shortness of breath, fever and increased function of the liver, heart and kidneys based on laboratory results on the third day of the postpartum periodSuggestion: When you feel any discomfort, immediately report it to the health worker/midwife so that care related to the clinical condition is more targeted and specific. Keywords: Postpartum Mothers, Quality of Physical Health, Severe Preeclampsia
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Afdhilla, Afdhilla Affani, Nur Agustin, Ranike Agustin, Tiara Putri Akhmad Syakir Al arif, Raudhatul Fitriyah Al Fazilah Br Barus Andin, Asmi Anisaturrahmi, Anisaturrahmi Anjani, Rafly Apris, Muhammad Asrul Aqlima, Delia AR, Nurmy Arapah, Siti Ariyanto , Zahy Riswahyudha Arkam Kaslin, Muh. Aidil Arnida Tika, Nanda Safitri Esti Chomah, Ahmad Baihaki, Abdurrahman Nawwar, Mayda Riyanti Asyharini, Dendy Dwi Pratama, Aida Nazwa Purwanti, Sissylia Meilanti, Fauzia, Riki Guritno Arnis, Devi Arsita, Dhea Astuti, Arie Indri Aulia Rahmah Aulia, Eva Badu, Khumaira Marsyahida Badu, Khumairah Balikh, Ratna Abdul Pakdin Boangmanalu, Anisa Bustamam Bustamam Cau Kim Jiu Darmansyah, Tengku Daviria, Eqmi Avi Desi Haga Dian Pratiwi Dina Eka Putri DWI RAHMAWATI Dwi Sogi Sri Redjeki Efendi, Riski Nugroho Fadhillah, Nurul Fadilla, Maya Ratu Fanita, Fanita Farhan Khairuman, Muhammad Fendy Dwimartyono Firdaus Fitri, Diani Fitri, Nurul Gale, Antonia Viany Gusni Sushanti, Gusni Haderiansyah, Haderiansyah Hafni, Nurul Hamidah, Jamiatul Harliyani, Harliyani Harsyiah, Lisa Haryono, Ika Avrilina Hazimi, Muhammad Helmina Andriani Herryanto, Alan Farrel Hinga, Indriati Andolita Tedju Imran, Muh. Intan, Cut Irawan, Angga Istiqamah Ita, Ita Jannah, Rayhanun Jufri, Muh Jumiati Jumiati Jumliana, Jumliana Jusriadi Juwita, Noormah Keuk, Chan Narith Khairani, Dwi Koesoemo Ratih Koly, Nurmiyati Koly, Nurmiyati Koly La Ode Asrun Azis R Laili Etika Rahmawati Lapung, Jamra Leha, Noor Lekidela, Mahmud Likur, Fadhillah Abdul Halik Lisda Handayani, Lisda Lutfi, Saiful M. Ridha Anwari M. Ridha Anwari Mahmudah Mahmudah Malayu, Aisa Mansur, Nurlaela Masriana Maria M. Dwi Wahyuni Maulida, Cut Wellee Meldawati Meldawati Meyliawati, Meyliawati Millati, Rida’ Muhammad Abdullah Muhammad Ridha Anwari Muhammad Yunus Muliana Muliati, Muliati Muna, Hayatul Muskananfola, Catherine Elisabeth Muti’ah Nazlina, Saskia Aulia Nehayani, Sela Ngalimun Ningsih, Rusmiati Nomleni, Davri Glendika Norhayati, Eko Novi Diana, Novi Noviafitri, Kartika Satya Noviani, Noviani Nurazizah Nurazizah, Nurazizah Nurfadilla, Nurfadilla Nurfazilah, Nurfazilah Nursari, Isfiana NURUL HIDAYAH Nurul Ilmi, Nurul Parapean, Hadrianti Patimah Patimah Pranciska, Nita Prasong, Muthia Prasong, Muthiah Purbiyanto, Eko Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri, Dhea Adiyani Putri, Diani Putri, Vicka Aulia Qodri, Laila Qudsi, Jihadil R, Nurdin Ra, Rahmiah Nur Rahmadina, Zahratunnisa Rahmaton, Rahmaton Rosid, Tamam Sa'diah, Siti Halimatus Salsabila, Rahma Santi, Chandri Febri Saputri, Intan Editia sari, rohni taufika Selpiana, Mutmainnah Serliana, Indri Setia Budi Shalehah, Auliatun Sismeri Dona, Sismeri Siti Noor Hasanah Sogen, Karmelo Askeri Solihat, Qonita Sri Normuliati Sri Normuliati Sri Normuliati Sridah, Ummul Sugiarti Sugiarti Sukmi, Nurul Amalia Sulistyono , Yunus Sundana, Lina Suparta Suparta, Suparta Syakir, Akhmad Syuhuri, Saiyidatu Tafuli, Jenriana Tri Utami, Andhini Tunnur, Alvia Uswatun Hasanah Utami , Nindy Muji Wahdah, Rabia Wijaya, Muhammad Wuriani, Wuriani Yakin A Asikin Yuniarty, Stefany Yunita Andhini, Siti Zahra, Afifatuz Zulliati Zulliati Zulliati, Zulliati