p-Index From 2021 - 2026
8.772
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial International Journal of Education Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Jurnal Civicus Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Moral Kemasyarakatan Journal of Teaching and Learning in Elementary Education Jurnal Pertahanan : Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Journal of Moral and Civic Education COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Dinasti International Journal of Management Science Jurnal Civic Hukum Res Nullius Law Journal Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Indonesian Values and Character Education Journal Jurnal Pendidikan PKn These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Jurnal Kewarganegaraan Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan SITTAH: Journal of Primary Education International Journal of Religion Education and Law Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health JS (Jurnal Sekolah) Research Horizon Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan (JURRIPEN) Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Konstruksi Sosial: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Jurnal Elementaria Edukasia JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Claim Missing Document
Check
Articles

The Developing leadership character based on Pancasila in village government Sriharjo, Sadono; Budimansyah, Dasim; Ruyadi, Yadi; Nurdin, Encep Syarief
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Directorate of Research and Community ServiceUniversitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v9i2.89892

Abstract

-
The Effect of Character Education on The Academic Motivation of Students at State Vocational School 15 Bandung Fauziah, Fitri Nurul; Budimansyah, Dasim; Hakam, Kama Abdul; Dahliyana, Asep; Kurniawaty, Imas
Dinasti International Journal of Management Science Vol. 7 No. 2 (2025): Dinasti International Journal of Management Science (November - December 2025)
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijms.v7i2.5812

Abstract

Character education is a key pillar in fostering sustainable academic motivation amidst the challenges of moral degradation and low student engagement in vocational schools. This study aims to analyze the influence of character education on the academic motivation of students at State Vocational High School (SMK) 15 Bandung, focusing on the dimensions of responsibility, integrity, and discipline in the context of vocational learning. A quantitative approach was employed, utilizing an explanatory survey method with 397 student respondents from four expertise programs: Social Work, Hospitality, Culinary, and Visual Communication Design. Data were collected through a Likert-scale-based questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4 software. The results showed that character education had a positive and significant effect on students' academic motivation. Character values ​​were proven to strengthen students' self-efficacy, learning persistence, and goal orientation through increased self-regulation and perceptions of educational responsibility. These findings confirm the principles of self-determination theory and social-cognitive theory, which suggest that character-based learning can increase intrinsic motivation through the interaction between personal, social, and cognitive factors. This research makes theoretical contributions to the development of an integrative character-motivation model and offers practical implications for teachers and policymakers in designing learning experiences that foster student responsibility, independence, and overall well-being.
Peran Role Model Sosial dalam Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Purbiyanto, Toto; Budimansyah, Dasim; Nurdin, Encep Syarief; Darmawan, Cecep
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7577

Abstract

Dinamika globalisasi dan transformasi sosial berpengaruh terhadap pembentukan karakter anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan  kualitatif dengan jenis fenomenologi. Tujuan penelitian ini memahami pengalaman individu yang terlibat dalam proses pengasuhan anak dan peran role model sosial dalam pembentukan karakter dalam 9 keluarga. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil dan temuan penelitian menunjukkan keberadaan role model sosial (guru, tokoh masyarakat, pengasuh, bahkan figur publik) berpengaruh signifikan terhadap perilaku dan preferensi anak. Konsistensi perilaku dari role model sosial terbukti dapat memperkuat pendidikan karakter yang diharapkan. Kebaruan penelitian terletak pada pendekatan yang menempatkan role model sosial sebagai variabel sentral dalam proses pembentukan karakter anak. Implikasi role model sosial yang dekat secara fisik dan emosional mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap pembentukan karakter anak. Rekomendasi bagi penelitian berikutnya dapat diterapkan untuk subjek dan lokus berbeda.
Identitas Kesukuan dan Multikulturalisme Etnis Mahasiswa Makassar Dalam Membangun Relasi Sosial Inklusif di Daerah Istimewa Yogyakarta Usmi, Rianda; Budimansyah, Dasim; Rahmat, Rahmat; Siti Masyitoh, Iim; Sari, Beti Indah
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v9i1.5176

Abstract

The plurality of religions, ethnicities, languages, and cultures in Indonesia is prone to potential conflict, especially regarding intolerance and violence. The Makassar ethnic group is known to have a strong sense of tribalism towards their ethnicity. This study aims to (1) discribe of the tribal or ethnic identity of Makassar students in Yogyakarta; (2) to reveal the multiculturalism of Makassar students, the strength of their recognition and the depth of their respect for cultural diversity other ethnic’s cultures. This research uses a qualitative approach with a ethnography method. The subjects of this study were South Sulawesi students living in the Makassar Dormitory (Bawakaraeng and Lantimojong Dormitories) in the Special Region of Yogyakarta. Data collection techniques included in-depth interviews, documentation, and observation. Data validity was tested using source triangulation. The analysis technique used was inductive data analysis. The results of this study yielded the following findings: (1) the ethnic awareness embedded in Makassar students is very high, as demonstrated by their sense of pride and belonging to their ethnic group as a legacy of their ancestors; (2) the multiculturalism of Makassar students towards other ethnic/tribal cultures is relatively high, as seen from the type of multiculturalism they embrace, namely critical-interactive. The findings of this study, it can be concluded that the ethnic identity of Makassar students in Yogyakarta does not give rise to exclusivism. On the contrary, it is consistent with the practice of critical-interactive multiculturalism, which means that the Makassar ethnic group builds inclusive social relations in the Yogyakarta community.
Paskibra Sebagai Sarana Pembentukan Karakter dan Modal Sosial Siswa: Studi Kasus di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Purwakarta Afiah, Rida Nurul; Budimansyah, Dasim; Supriatna, Aang
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v5i3.3511

Abstract

Penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya sikap individualisme di kalangan remaja yang berdampak pada menurunnya interaksi sosial, kepedulian, dan kerja sama di lingkungan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kegiatan ekstrakurikuler Paskibra berkontribusi dalam membentuk modal sosial siswa melalui penanaman disiplin dan kepemimpinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Purwakarta. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kegiatan paskibra berperan dalam membentuk social capital melalui pengalaman organisasi yang menumbuhkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan kebersamaan; (2) implementasi program dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan; (3) dampaknya terlihat pada perubahan perilaku sosial siswa, baik dalam konteks internal (karakter dan sikap) maupun eksternal (interaksi sosial dan partisipasi kolektif). Temuan ini memberikan kontribusi teoretik terhadap kajian pembangunan social capital di lingkungan pendidikan, serta kontribusi praktis bagi pengembangan program ekstrakurikuler sebagai sarana pembentukan karakter dan integrasi sosial siswa.
Implementasi Ekstrakurikuler Pramuka dalam Menguatkan Modal Sosial pada Siswa Sekolah Rakyat Ancol Shofiah, Hilma Haula; Budimansyah, Dasim; Tanzil, Sri Wahyuni
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i2.3513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dalam menguatkan modal sosial pada siswa di Sekolah Rakyat Ancol. Modal sosial dipahami sebagai sumber daya yang terbentuk melalui interaksi sosial dan diwujudkan dalam bentuk kepercayaan, nilai dan norma sosial, serta jaringan sosial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa kegiatan Pramuka menjadi medium efektif dalam membangun kepercayaan antarsiswa, menanamkan nilai tanggung jawab, disiplin, serta membentuk jaringan sosial lintas kelas dan sekolah. Aktivitas berbasis kelompok dan partisipatif dalam kegiatan Pramuka mendorong keterlibatan aktif siswa, memfasilitasi internalisasi norma secara alamiah, serta memperkuat keterikatan sosial. Temuan ini mengonfirmasi kerangka teori modal sosial dari Coleman dan memperkaya kajian pendidikan karakter berbasis komunitas sekolah. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada analisis kegiatan Pramuka di sekolah komunitas alternatif, yang belum banyak diteliti dalam literatur pendidikan dan modal sosial. This study aims to analyze the implementation of scouting extracurricular activities in strengthening students' social capital at Sekolah Rakyat Ancol. Social capital is understood as a resource formed through social interactions and manifested in the elements of trust, social values and norms, and social networks. Using a descriptive qualitative approach and data collection techniques such as interviews, observations, and documentation, the study reveals that scouting activities serve as an effective medium for building trust among students, instilling values of responsibility and discipline, and forming cross-grade and interschool social networks. Group-based and participatory activities in scouting encourage active student involvement, facilitate the natural internalization of norms, and strengthen social bonds. The findings confirm Coleman’s social capital theory and contribute to the development of character education based on school community practices. The novelty of this study lies in its focus on scouting activities in an alternative community school setting, which has received limited attention in educational and social capital literature.
SLR: Internalisasi Nilai Islam melalui Program MABIT dalam Pendidikan Karakter Intan Indah Permatasari; Budimansyah, Dasim; Hakam, Kama Abdul; Dahliyana, Asep; Kurniawaty, Imas
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i6.924

Abstract

Perkembangan pendidikan Islam abad ke-21 menuntut strategi pembentukan karakter peserta didik yang holistik. Program MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) telah banyak diterapkan, namun kajian sistematis mengenai mekanisme internalisasi nilainya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai-nilai Islam melalui program MABIT dalam konteks pendidikan karakter. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA terhadap 18 artikel terbitan 2019–2025. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi nilai karakter, peran guru, kepala sekolah, dan orang tua sebagai teladan, serta faktor pendukung dan penghambat program. Kebaruan penelitian terletak pada pemetaan MABIT sebagai model internalisasi nilai Islam berbasis teori pendidikan karakter Thomas Lickona (moral knowing, moral feeling, dan moral action). Hasil kajian menunjukkan bahwa MABIT mampu menanamkan nilai religiusitas, disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian sosial melalui ibadah, refleksi, dan pembiasaan. Penelitian ini menegaskan MABIT sebagai model pendidikan karakter Islami integratif yang memperkaya kajian pendidikan karakter Islam dan relevan untuk praktik pendidikan sekolah.
Keteladanan Guru sebagai Role Model dalam Pengembangan Integritas Peserta Didik Sekolah Dasar Akbar, Anto; Budimansyah, Dasim; Abdul Hakam, Kama; Dahliyana, Asep; Kurniawaty, Imas
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i6.948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keteladanan guru sebagai role model dalam pengembangan integritas peserta didik sekolah dasar. Integritas dipahami sebagai keselarasan antara nilai, ucapan, dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomenologis interpretatif yang dilaksanakan di SDN 201 Sukaluyu, Kota Bandung. Subjek penelitian terdiri atas empat guru dan delapan peserta didik sebagai informan utama, serta kepala sekolah sebagai informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap praktik keseharian guru dalam berbagai konteks kegiatan sekolah selama satu bulan. Data dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menerapkan teknik triangulasi untuk meningkatkan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan guru sebagai role model dimanifestasikan secara konsisten melalui perilaku disiplin, relasi emosional yang positif, inspirasi moral, serta kemampuan guru dalam menghadapi tantangan profesional secara etis. Keteladanan yang ditampilkan melalui perilaku nyata, empati, dan konsistensi antara ucapan dan tindakan dimaknai peserta didik sebagai pengalaman pembelajaran yang berkontribusi pada pengembangan integritas. Penelitian ini menegaskan bahwa keteladanan guru merupakan strategi pedagogis yang bermakna dalam pengembangan integritas peserta didik di sekolah dasar
Pendidikan Umum, Nilai, dan Karakter dalam Bingkai Pilar Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia Putra, Agung Dwi; Dasim Budimansyah; Encep Syarief Nurdin; Rita Milyartini; Lanang Riyadi; Maksud Khoshimov
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 30 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/insania.v30i1.13689

Abstract

The Sustainable Development Goals (SDGs) have become a global agenda emphasizing the balance among the social, economic, and environmental pillars, with the governance pillar serving as a reinforcing element. This article aims to critically and comprehensively review the contribution of general education in the internalization of values and character formation as the social pillar of sustainable development. The method employed is a systematic literature review of various academic sources and relevant documents. The review findings indicate that quality education integrating values and character not only supports the achievement of education Goals (SDG 4) but also plays a strategic role in building an inclusive, just, and environmentally conscious society. General education that instills character traits such as mindfulness, curiosity, courage, resilience, ethics, and leadership serves as a crucial foundation in addressing global challenges and strengthening the social pillar of sustainable development. This review implies the need for the development of holistic and contextual curricula and teaching methods to realize a sustainable and just future in Indonesia. Thus, character education within general education can become a strategic instrument in supporting the success of sustainable development.
Strengthening Student Well-Being in the Digital Era Through Character Strengths: A Systematic Review Anbiya, Bakti Fatwa; Budimansyah, Dasim; Maftuh, Bunyamin; Komalasari, Kokom
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 8 No. 1 (2026): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v8i1.8789

Abstract

This study aims to synthesize empirical evidence on the role of character strengths in strengthening student well-being in the digital era and to examine its implications for character education policy. Using a systematic literature review guided by the PRISMA framework, this study conducted identification, screening, and eligibility assessment processes, resulting in the inclusion of 26 peer-reviewed international articles published between 2011 and 2024 from Scopus, Web of Science, and ERIC databases. Data were analyzed through thematic synthesis to identify dominant digital risks, character strengths associated with well-being, and their functional roles. The findings indicate that digital risks do not exert deterministic effects on student well-being; rather, their impact is conditional and shaped by students’ character strengths. Self-regulation, hope, gratitude, perseverance, and critical thinking consistently emerged as key strengths that function as direct predictors, moderators, and mediators of student well-being. These findings highlight the importance of reframing character education from a moral–normative orientation toward a strength-based and evidence-informed approach. The study concludes that strengthening student well-being in the digital era requires sustained educational investment in character strengths as preventive psychological capacities that support adaptive digital engagement and flourishing.
Co-Authors - Sapriya Abdul Azis Wahab Abdul Basit Abdul Hakam Abdul Hakam, Kama Ace Suryadi Ace Suryadi Achdyat, Achdyat Afiah, Rida Nurul Aini Nurul Akbar, Anto Alami, Fegiano Wulung Alrakhman, Riza Anbiya, Bakti Fatwa Asep Dahliyana Atmono, Dwi Azizah, Annisa Nur Azizah, Annisa Nur Babang Robandi Bunyamin Maftuh Cahyaningsih, Ade Cecep Darmawan, Cecep Chairil Faif Pasani Dadang Sundawa Dadang Sundawa, Dadang Damayanti, Syfa Kaila Danial AR, Endang Dara Agnis Septiyuni, Dara Agnis Darsiharjo Dasiharjo Deby Febriyan Eprilianto Dede Iswandi Dede Iswandi Delilah Nurzaidah, Delilah Deni Zein Tarsidi Dewantara, Jagad Aditya Dhani Istiqomah Efriani Efriani Elly Malihah Elsa Puji Juwita, Elsa Puji Encep Syarief Nordin Encep Syarief Nurdin Encep Syarief Nurdin, Encep Syarief Ernawulan Syaodih Erwin Susanto Eska Prawisudawati Ulpa Fajari, Laksmi Evasufi Widi Fajri, Amelia Laelatus Fauzi Abdillah, Fauzi Fauziah, Fitri Nurul Fazli Rachman Febrianita, Tresa fegianowulung@gmail.com Feriandi, Yoga Ardian Gida Kadarisma Gumelar, Abih Hendri Marhadi Hilman Nugraha, Hilman Ida Ayu Putu Sri Widnyani Iim Siti Masyitoh Imas Kurniawaty Insani, Nisrina Nurul Intan Indah Permatasari Iwan Fajri Johstone, Jack McGregor Kalonica Villapana Kamariah Latief Karim Suryadi Khabibur Rohman Kokom Komalasari Krishnawati, Naniek Lanang Riyadi Leni Anggraeni Lex Divina, Yusticia Maksud Khoshimov Mansyur Mansyur Mansyur Masyitoh, Iim Siti Meidi Saputra Mirna Nur Alya, Mirna Nur Monry Fraick Nicky Gillian Ratumbuysang Mubiar Agustin Muhammad Mona Adha Muhammad Yaumi Mupid Hidayat Mustolikh Mustolikh Muthaqin, Dwi Iman Muyasir, Dean Hasan Nana Suryana Neng Kokom Komariah, Neng Kokom Nufus , Achmad Busrotun Nur'aeni, Eneng Nurdin, Encep S. Nurdin, Encep Syarif Nurgiansah, T Heru Nurihsan, Achmad Juntika Pribadi, Esep Regan Purbiyanto, Toto Putra, Agung Dwi Rahman, Ikman Nur Rahmat Rahmat Rahmat Rika Sartika Rita Milyartini Sakban, Abdul Salsabila Belva Fithriyah Sari, Beti Indah Sehadun, Fransiskus Shabrina, Nabila Rahma Shofiah, Hilma Haula Sigit Ruswinarsih Siti Komariah Siti Komariah Siti Masyitoh, Iim Siti Nurbayani Sjam, Darda Abdullah Soepudin, Usep Sofyan Sauri, Sofyan Solehuddin, M. Somad , Momod Abdul Sopianingsih, Pitria Sriharjo, Sadono Sulistyarini, Sulistyarini Suparno Suparno, Supriatna, Aang Susan Fitriasari Susan Fitriasari Syaifullah Syaifullah Syaifullah Tambunan, Riana Tanzil, Sri Wahyuni Tengku Riza Zarzani N Tresnayadi, Sandra Turmudi Usmi, Rianda Wahono, Margi Wahyu Wahyu Eridiana, Wahyu Wahyu Sopandi Wahyu Wahyu Wahyudin Wahyudin Wibowo Heru Prasetiyo Wilodati Wuri Wuryandani Yadi Ruyadi YadI Ruyadi Yuli Apriati