p-Index From 2021 - 2026
10.949
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan CIVED (Journal of Civil Engineering and Vocational Education) Journals Mining Engineering : Bina Tambang Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan JIPTEK : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Jurnal Varidika VANOS Journal of Mechanical Engineering Education Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) VOLT : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Education Technology Jurnal EDUTECH Undiksha Journal on Education International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Ensiklopedia of Journal EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Jurnal Pendidikan dan Konseling bit-Tech Zonasi: Jurnal Sistem Informasi JSR : Jaringan Sistem Informasi Robotik Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan Asatiza: Jurnal Pendidikan At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Computer Science, Information Technology and Telecommunication Engineering (JCoSITTE) Jurnal Applied Science in Civil Engineering Jurnal Sosial dan Teknologi Jurnal PTI (Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi) Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Rangkiang Mathematics Journal Reflection Journal JGK (Jurnal Guru Kita) Jurnal Arsitektur Greenation International Journal of Engineering Science The Indonesian Journal of Computer Science Journal of Civil Engineering and Vocational Education Greenation International Journal of Engineering Science Jurnal Pendidikan MIPA
Claim Missing Document
Check
Articles

FILSAFAT TVET DALAM LENSA SDGs REALISME, HATI DAN LOGIKA DALAM PENDIDIKAN VOKASI Yuberta, Andre; Refdinal, Refdinal; Abdullah, Rijal; Mardizal, Jonni
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4802

Abstract

Abstract: Technical and Vocational Education and Training (TVET) plays a crucial role in bridging the needs of the industrial world with the goals of sustainable human development. Within the context of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 4.7 on Education for Sustainable Development, this study revisits the philosophy of TVET through three dimensions: realism, heart, and logic. The research aims to uncover the philosophical foundations of TVET within the SDG framework by tracing classical German thought (Kerschensteiner, Spranger, Fischer) alongside modern paradigms rooted in technology, vocational psychology, and educational sustainability. The method employed is an integrative bibliometric-based literature analysis of 1,041 Scopus-indexed articles (2015–2024), combined with a philosophical review of five major sources from Germany, the United Kingdom, China, and Indonesia. The findings reveal four key insights: (1) Educational realism emphasizes contextual and meaningful work competencies; (2) The dimension of heart highlights moral values, humanity, and psychological well-being within the TVET system; (3) Educational logic is reflected in technology-based curricula that integrate knowledge, skills, and values; and (4) The integration of SDGs fosters ecological awareness and social responsibility. TVET is thus conceptualized as a philosophical system that unites work reality, humanity, and scientific rationality toward a sustainable vocational curriculum for the 21st century. Keyword: Philosophy of TVET; SDGs; vocational ethics; vocational psychology; educational sustainability Abstrak: Pendidikan Teknik dan Kejuruan (TVET) berperan penting dalam menjembatani kebutuhan dunia industri dengan tujuan pembangunan manusia berkelanjutan. Dalam konteks Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4.7 tentang Education for Sustainable Development, kajian ini meninjau ulang filsafat TVET melalui tiga dimensi: realisme, hati, dan logika. Penelitian ini bertujuan mengungkap fondasi filosofis TVET dalam kerangka SDGs dengan menelusuri pemikiran klasik Jerman (Kerschensteiner, Spranger, Fischer) serta paradigma modern berbasis teknologi, psikologi vokasional, dan keberlanjutan pendidikan. Metode yang digunakan adalah integrative literature analysis berbasis bibliometrik terhadap 1.041 artikel Scopus (2015–2024), dipadukan dengan telaah filosofis terhadap lima sumber utama dari Jerman, Inggris, Tiongkok, dan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama: (1) realisme pendidikan menekankan kompetensi kerja kontekstual dan bermakna; (2) dimensi hati menyoroti nilai moral, kemanusiaan, dan kesejahteraan psikologis dalam sistem TVET; (3) logika pendidikan tercermin pada kurikulum berbasis teknologi yang menghubungkan pengetahuan, keterampilan, dan nilai; serta (4) integrasi SDGs menumbuhkan kesadaran ekologis dan tanggung jawab sosial. TVET dipandang sebagai sistem filosofis yang menyatukan realitas kerja, kemanusiaan, dan rasionalitas ilmiah menuju kurikulum kejuruan berkelanjutan abad ke-21. Kata kunci: Filsafat TVET; SDGs; etika vokasional; psikologi kejuruan; keberlanjutan pendidikan. 
Krisis Makna Belajar Generasi Z di SMK: Sebuah Tinjauan Sistematis Filsafat Pendidikan Noviko, Heri; Nofutri, Evi; Rahmat, Rahmat; Abdullah, Rijal; Hidayat, Hendra
Reflection Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/67g64g50

Abstract

 Perkembangan budaya digital mengubah pola pikir, perilaku, dan cara belajar Generasi Z, termasuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Perubahan ini memunculkan krisis makna belajar, yaitu kondisi ketika siswa tidak mampu menghubungkan proses pembelajaran dengan nilai personal atau tujuan karier. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi krisis tersebut melalui Systematic Literature Review (SLR) menggunakan protokol PRISMA 2020 terhadap 72 artikel terindeks internasional terbit pada 2012–2024. Analisis memetakan temuan tentang perilaku belajar generasi digital, relevansi pendidikan vokasi, pergeseran nilai vokasional, serta tekanan budaya digital terhadap proses pemaknaan belajar. Hasil kajian mengidentifikasi lima tema utama: perubahan perilaku belajar akibat paparan digital, hilangnya makna belajar dalam konteks vokasi, melemahnya identitas vokasional, tekanan psikologis budaya digital, dan relevansi filsafat pendidikan khususnya eksistensialisme, humanisme, dan pragmatisme dalam memahami fenomena tersebut. Penelitian ini menegaskan perlunya reorientasi pedagogis dalam pendidikan vokasi menuju pendekatan yang lebih reflektif, humanistik, dan berbasis pengalaman agar Generasi Z dapat membangun kembali makna belajar secara lebih utuh. The Learning Meaning Crisis Among Generation Z in Vocational High Schools: A Systematic Review from the Perspective of Philosophy of Education  The rapid expansion of digital culture has reshaped the thinking patterns, behaviors, and learning styles of Generation Z, including students in vocational high schools. These changes have led to a learning-meaning crisis, in which students struggle to connect the learning process with personal values or future career goals. This study analyzes the underlying factors of this crisis using a Systematic Literature Review (SLR) guided by the PRISMA 2020 protocol, based on 72 internationally indexed articles published between 2012 and 2024. The analysis maps empirical findings related to digital learning behaviors, the relevance of vocational education, shifts in vocational values, and the influence of digital culture on students’ meaning-making processes. Five key themes were identified: changes in learning behavior driven by digital exposure, the diminishing sense of meaning in vocational learning, the weakening of vocational identity, psychological pressures within digital culture, and the relevance of educational philosophies particularly existentialism, humanism, and pragmatism in explaining these phenomena. The study concludes that vocational education requires a pedagogical reorientation toward more reflective, humanistic, and experience-based approaches to help Generation Z reconstruct a more meaningful learning experience..
Co-Authors ., Mardewifa ., Mudhofar Adriani Afif Rahman Riyanda Agariadne Dwinggo Samala Agung Setiawan Aini, Nur Rohmatul Alif Vito Palox Alvin, Muhamad Alyya Riska Ramadina Alyya Riska Ramadina Ambiyar, Ambiyar Aminuddin, Fattachul Huda Andes Andes Andhika Herayono Andre Agusli Andri Dermawan Andri Van Deni Annisa Helmina Annisa Tishana Ansosry Ansosry Anugrah, Septriyan Anwar, Badrul Arief J. Pratama Arif Setiawan Arifin, Ari Syaiful Rahman Arnellis Arsyad, Junaidah Asri, Putri Fauziahtul Astri Indah Juwita Asyahri Hadi Nasyuha Aulya Chasovy Bambang Heriyadi Budi Syahri Bulkia Rahim Buyung Solihin Hasugian Christina Mentari Perdana Decky Antony Kifta Dedi Yulhendra Dedy Irfan Delista fadillah Indah, Febby Deni Syahputra Desmawati . Dharma, Adhadian Bhakti Dheo Rimbano Diah Anggraini Austin Dimas Aprian Dio Alvendri Dol Frialdo Dus Hendra Dwi Sudarno Putra Eka Oktaviani Melianti Eka Oktaviani Melianti Enjang Suhaedin Fachry Abda El Rahman Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilla Elka Putri Fadhli Ranuharja Fadia kalma Lailani Fadly Nendra Fadly Nendra Fahmi Rizal Fani Keprila Prima Fatihaturahmi Fatihaturahmi Febri Ananda Febri Ananda Febri Silvia Febrianda Edriani Febrianto Febrianto Febrizal Alfarasy Fidli Suhiarja S Firdaus, Novemli Fitra Rifwan Fitri Rahmadani, Ade Fransisca, Monica Ganda Yoga Swara Giatman Giatman, M Govina Oktaphika Gusmariza Putri, Dinda Hadid Putri B. Zurna Hafidz Haidi Hafiz Elmi Hamdani Hamdani Hanapi Hasan Harifan Prima Hariyadi Hariyadi Harleni, Harleni Hartika Srinita Hasan Maksum Hasibuan, Rosmidah Hendra Hidayat Henny Yustisia Herayono, Andhika Huda, Asrul Hutagalung, Juniar Ika Parma Dewi Ilham Harma Putra Indra, Donal Indrati kusumaningrum Indrati Kusumaningrum Indrati Kusumaningrum Iwa Aditia Jalal, Rifka Jalius Jama Jalius, Nizwardi Jalinus Jamilah, Yumn Jiorgi, Thomas Joni Pradinata Jufri, Windry Novalia K. Krismadinata Khurry Mu'amalla Krismadinata Krismadinata, Krismadinata Laksono Trisnantoro Lika Jafni Hirda Lisa Rizki Fauziah Luthfiandy Ramadhana M. Roza Mardizal, Jonni Melinda, Annisa Prita Miftahul Jannah Mita Dwi Putri Mubai, Akrimullah Mudhofar . Mudjiran Mudjiran Muffi, Khairi Muhammad Adri Muhammad Rinov Cuhanazriansyah Murad Murad Muslim Muslim Musraeka, Valda Mustakim, Waradzi Nadia, Shinta Nadra Mutiara Sari Nafeli, Ovel Geta Namiera, Shalza Putri Nanda, Iffarial Nazmi Septiani Neno Octavia Netriwati Nidal Zuwida Nizwardi Jalinus Nizwardi Jalinus Nizwardi Julinus Nofutri, Evi Novi Hendri Adi Noviko, Heri Novrita, Sri Zulfia Nur Arifah Nur Rohmatul Aini Nuzulul Joreateta Bangun Oktaviani Oktaviani Oriza, Wike Padli, Alvin Faiz Nuthgi Patriotika, Fithriyah Permata Saputri, Renny Prasetya Yoanda, Bima Prima Zola Putra, Dion Dwi Putri, Tansa Trisna Astono Rahmat Rahmat Rahmat, Rurnardi Rahmatul Husna Arsyah Rahmatullah, Ramadhani Rama, Alzet Ratumas Ayu Atika Putri Rayendra Rayendra Refdinal, Refdinal Refdinal, Refdinal Remon Lapisa Renaldo Juliandi Reno Afsus Salam Revelita, Dayu Revian Body Rezki Hidayat Rezki, Indra Kurniawan Ricci Rahman Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan, Ridwan Rifelino Rifelino Rika Almaida Simanjuntak Rini Widyastuti Riri Ferdian Risfendra, Risfendra Risma Apdeni rizki adam Rizki Hardian Sakti Rolan Kristiawan Romi Wijaya Ronal Watrianthos Rosmidah Hasibuan Rycomatsu Rycomatsu Sefriani, Rini Septiadi Budiyanto Silalahi, M.Pd, Drs. Juniman Silvia, Febri Sonia Lestari Sovi Mailadiniya Syaflan Sandi Harta Putra Syafrijon Syahril Syahril Syahril Syahril Syaiful Islami Syukri Rahmad Tamrin Kasim Tengku Fauzan Tomy Efraim Situmorang Toto Sugiarto Veggy Aprilia simersis Vitriyadi Wagino Wakhinuddin Simatupang Wakhinuddin Wakhinuddin Waskito Weni Nelmira Winda Lestari Siregar Wisma Hidayat Wiwik Gusnita Yandri Kurniawan Yohanni Syahra Yose Indarta Yoszi Mingsi Anaperta Yualitas Gusmareta Yuberta, Andre Yudha Aditya Fiandra Yudhi Diputra Yulianisa Yulianisa Yulianti, Rosi Yuliawati Yunus Yumn Jamilah Yunasril Yunasril Yuni Yuni Meinastria Zulfi Azhar Zulwisli .