p-Index From 2021 - 2026
12.796
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam) Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam Al-Mizan (e-Journal) Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Nurani: Jurnal Kajian Syariah dan Masyarakat Dusturiah : Jurnal Hukum Islam, Perundang-undangan dan Pranata Sosial Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Ahkam: Jurnal Hukum Islam AL-HUKAMA´ Al-Qisth Law Review Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Ilmiah AL-Jauhari Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam Al-Maslahah Nizham Journal of Islamic Studies Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu Madinah: Jurnal Studi Islam Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga El-Faqih : Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Asy-Syariah TERAJU : Jurnal Syariah dan Hukum BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Janaka : Jurnal Pengabdian Masyarakat Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Syakhshiyyah : Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam El-Ahli : Jurnal Hukum Keluarga Islam SAMAWA : Jurnal Hukum Keluarga Islam Jurnal Res Justitia : Jurnal Ilmu Hukum At-Tasyri Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Syariah Qisthosia JCDD Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Izdihar : Jurnal Ekonomi Syariah Islamic Circle Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia (JPPMI) Audi Et AP : Jurnal Penelitian Hukum KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Familia: Jurnal Hukum Keluarga VIVA THEMIS- Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Kalosara: Family Law Review Al-Mu'tabar Yurisprudentia: Jurnal Hukum Ekonomi Doktrin: Jurnal Dunia Ilmu Hukum dan Politik Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan Journal Of Humanity Dedication Al-Hukama: The Indonesian Journal of Islamic Family Law Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan Jurnal Studi Islam dan Sosial Madania: Jurnal Kajian Keislaman Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Mizan: Journal of Islamic Law KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUATAN SEKOLAH PENGGERAK DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Raja Ritonga; Harahap, Rosni; Adawiah, Robiyatul
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran sekolah sebagai agen perubahan melalui implementasi pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Pengabdian ini dilaksanakan dengan merancang dan menerapkan program "Sekolah Penggerak" sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Program ini mencakup pelatihan guru, penyediaan sumber daya pembelajaran beragam, dan pembentukan tim pengembangan kurikulum. Melalui kolaborasi yang erat antara sekolah, guru, dan pihak berkepentingan lainnya, program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran inklusif yang memadukan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Hasil dari implementasi dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi siswa, motivasi belajar, dan pencapaian akademis. Selain itu, pelibatan orang tua dan komunitas dalam mendukung program ini juga memberikan dampak positif pada atmosfer sekolah. Pengabdian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang pentingnya peran sekolah sebagai pusat penggerak dalam menerapkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di tingkat dasar.
PENGUATAN SEKOLAH PENGGERAK DALAM OPTIMALISASI PERAN KOMUNITAS BELAJAR Ritonga, Raja; Harahap, Rosni; Robiyatul Adawiyah; Harahap, Haritsah Hammamah
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 2 (2023): Juli- Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada sekolah penggerak di Kabupaten Deli Serdang. Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kompetensi dan kerjasama antar pendidik. Peserta didik sebagai objek dalam pembelajaran harus dikawal dengan baik oleh para guru. Kemajuan capaian peserta didik harus menjadi lompatan untuk menentukan strategi pembelajaran berikutnya. Tentu tugas besar ini tidak mudah jika dilakukan oleh masing-masing individu guru. Oleh karena itu, pembentukan Komunitas Belajar (Kombel) di internal guru-guru pada satuan penididkan akan memberikan solusi yang sangat efektif. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah bentuk lokakarya yang meliputi tahapan mulai dari diri, ruang kolaborasi, demostrasi kontekstual dan aksi nyata. Sedangkan materi dalam kegiatan pengabdian ini menggunakan bahan ajar yang telah ditetapkan oleh Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Sumatera Utara. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sekolah yang didampingi telah mampu membuat rancangan untuk aksi nyata yang akan diterapkan di Satuan Pendidikan masing-masing. Selain itu, para peserta semakin memahami fungsi dan peran Komunitas Belajar dalam meningkatkan presetasi peserta didik dan penyelesaian setiap permasalahan pada Satuan Pendidikan. Sebagai kesimpulan bahwa peserta pada kegiatan penguatan Satuan Pendidikan telah dapat memahami dengan baik terkait Komunitas Belajar.
Harmoni Dalam Kewarisan: Solusi Damai Untuk Mencegah Konflik Keluarga Ritonga, Raja; Harahap, Amhar Maulana
El-Faqih : Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol. 10 No. 1 (2024): EL FAQIH
Publisher : Institut Agama Islam (IAI) Faqih Asy'ari Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/faqih.v10i1.1282

Abstract

This research delineates the complex dynamics of inheritance distribution in Indonesia, with a focus on preserving harmony and justice values within the local and Islamic contexts. Aimed at delving deeper into broader perspectives and practices of inheritance, the research utilizes a literature review methodology. Data is gathered through the exploration of relevant literature related to the research theme. The literature analysis encompasses aspects of inheritance law, religious values, and social norms, with the goal of formulating effective peaceful solutions to prevent family conflicts. The research findings elucidate that peaceful solutions can be attained through approaches such as consultation, open communication, and recognition of the rights and responsibilities of each heir. Furthermore, this study provides profound insights into the influence of specific factors on the inheritance distribution process and formulates practical recommendations to maintain family harmony through a peaceful approach in handling inheritance disputes. Penelitian ini merinci dinamika kompleks pembagian warisan di Indonesia dengan fokus pada penjagaan harmoni dan nilai-nilai keadilan dalam konteks lokal dan Islam. Bertujuan untuk menggali lebih dalam pandangan dan praktik kewarisan yang lebih umum, penelitian menggunakan metode penelitian pustaka. Data-data dikumpulkan melalui penelusuran sejumlah literatur yang mempunyai relevansi dengan tema penelitian. Analisis literatur mencakup aspek hukum waris, nilai agama, dan norma sosial, dengan tujuan menyusun solusi damai yang efektif guna mencegah timbulnya konflik keluarga. Hasil penelitian menjelaskan bahwa solusi damai dapat ditemukan melalui pendekatan musyawarah, komunikasi terbuka, dan penghargaan terhadap hak dan kewajiban setiap ahli waris. Selain itu penelitian ini dapat memberikan wawasan mendalam terhadap pengaruh faktor-faktor tertentu terhadap proses pembagian warisan dan merumuskan rekomendasi praktis untuk menjaga harmoni keluarga melalui pendekatan damai dala
DINAMIKA KEWARISAN ALTERNATIF: ANALISIS KONSEP HIBAH DALAM KONTEKS PENGGANTIAN WARISAN Ritonga, Raja; Nasution, Martua
Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Prodi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Asy-Syakhsiyyah) Fakultas Syariah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tahkim.v7i1.13485

Abstract

Peralihan harta warisan alternatif menjadi isu penting dalam konteks perubahan sosial dan norma-norma hukum. Salah satu alternatif yang menarik perhatian adalah konsep hibah sebagai pengganti dalam praktik pembagian warisan. Penerapan hibah harta dilakukan ketika pewaris masih hidup. Tentu hal ini dilaksanakan untuk meminimalisir konflik internal keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika pewarisan alternatif, khususnya melalui analisis konsep hibah sebagai pengganti warisan. Selain itu, penelitian ini juga menggambarkan secara mendalam terhadap aspek hukum, etika, dan dampak sosial dari penerapan konsep hibah. Metode penelitian menggunakan bentuk kualitatif jenis library research dengan pendekatan kerangka hukum normatif. Data penelitian dikumpulkan melalui studi literatur, selanjutnya dianalisis dengan mennggunakan analisis konten. Temuan penelitian menjelaskan bahwa munculnya konsep perubahan paradigma dalam konteks pewarisan, implikasi hukum yang muncul, serta respons sosial terhadap alternatif pewarisan menjadi sebuah kajian menarik. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan baru dan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran potensial hibah dalam konteks dinamika pewarisan alternatif.The transition of alternative inheritance has become a significant issue in the context of social change and legal norms. One intriguing alternative that has drawn attention is the concept of "hibah" (gift) as a substitute in the practice of inheritance distribution. The implementation of wealth "hibah" occurs while the benefactor is still alive, intending to minimize internal family conflicts. This research aims to describe the dynamics of alternative inheritance, specifically through an analysis of the "hibah" concept as a substitute for inheritance. Furthermore, the study provides an in-depth depiction of the legal, ethical, and social aspects of implementing the "hibah" concept. The research methodology employs qualitative library research with a normative legal framework approach. Data collection involves literature reviews and content analysis. Research findings elucidate the emergence of a paradigm shift in the context of inheritance, the legal implications that arise, and societal responses to alternative inheritance practices. Thus, this study offers new insights and a deeper understanding of the potential role of "hibah" in the dynamics of alternative inheritance.
Pendampingan Pengawas Sekolah Penggerak Untuk Meningkatkan Kompetensi Dalam Melaksanakan Kegiatan Coaching Ritonga, Raja; Harahap, Rosni; Adawiyah, Robiyatul
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2023): April : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Gajah Putih, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jppmi.v2i2.604

Abstract

Peningkatan hasil belajar pada satuan pendidikan sangat erat kaitannya dengan strategi kepemimpinan seorang kepala sekolah. Namun pun demikian pengalaman kepemimpinan seorang kepala sekolah harus didukung oleh pendampingan intens dari pengawas sekolah. Dalam konteks Sekolah Penggerak, pengawas harus melakukan coaching secara intens kepada kepala sekolah. Dalam proses kegiatan coaching, seorang pengawas sekolah menggali setiap potensi yang dimiliki oleh satuan pendidikan selanjutnya mengarahkan kepala sekolah untuk melakukan inovasi dalam meningkatkan mutu dan prestasi peserta didik. Jadi, pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi pengawas sekolah penggerak untuk melakukan kegiatan coaching khususnya di Kabupaten Asahan. Metode yang digunakan adalah metode andragogy atau pembelajaran untuk orang dewasa dengan sejumlah tahapan pelaksanaan, mulai dari diri, eksplorasi konsep dan refleksi terbimbing. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengawas sekolah telah mampu mendemonstrasikan sejumlah metode coaching yang terukur dan akurat. Selain itu, pengawas sekolah juga telah mampu melakukan kreasi dan inovasi dalam pengembangan metode coaching.
THE CONCEPTS AND METHODS OF DZAWIL ARHAM HERITAGE CALCULATION: Analysis and Practice: Analysis and Practice Ritonga, Raja
Nurani Vol 21 No 2 (2021): Nurani: jurnal kajian syari'ah dan masyarakat
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/nurani.v21i2.8687

Abstract

Dzawilarham is seen as a marginalized heir group. The position of the inheritance rights is a struggle between the pro and the contra among the ulama. The distribution of inheritance to the dzawilarham group by agreeing their inheritance rights opens the door of a goodness. Hifzu an-nasl (guarding descent) is one of the maqashid of Islamic law. The existence of dzawilarham as a family, relative or descendant deserves to be protected and embraced. This research is to describe the position of dzawilarham and to explain the concepts and practical methods in counting the parts of dzawilarham in Islamic inheritance. This research method uses literature study, namely conducting research on a number of references that are relevant to the discussion. The data were described and analyzed in a qualitative form. The result explain that the dzawilarham kinship pathway is bilateral, through the male route and the female route. The inheritance of dzawilarham is agreed by the majority of friends and ulamamazhab. The concept and determination of the inheritance of dzawilarham has three characteristics, mazhabahlu at-tanzil, mazhabahlu al-qorobah and mazhabahluar-rahmi. At the completion of the count of inheritance, the ahluar-rahmimazhab equalizes all the positions and the portion of the heirs. Meanwhile, the ahlu at-tanzilmazhab provides the portion of the dzawilarham according to the part of origin. While the ahlu al-qorobahmazhab completes the count of dzawilarham with the concept of inheritance of ashobah, close relatives block those who are far away. Keywords: ahlu al-qorobah, ahlu at-tanzil, ahluar-rahmi, dzawilarham, heirs
The Dynamics of Islamic Inheritance in Indonesia Between Sharia and Social Realities Ritonga, Raja; Ritonga, Mahyudin
MAQASID Vol 13 No 1 (2024): Dinamika Hukum Keluarga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqs.v13i1.22583

Abstract

This research examines the dynamics of Islamic inheritance in Indonesia, focusing on the interaction between sharia principles and the diverse social realities in various Muslim communities. Indonesia, as the country with the largest Muslim population in the world, offers a unique context in which Islamic inheritance law must adapt to various cultures, customs, and national legal systems. This study aims to identify how sharia provisions on inheritance are applied and adjusted in the inheritance practices prevalent in society. The method used in this research is a form of library research. Library research is conducted by collecting data through the analysis of relevant literature related to the study's theme. This research employs a qualitative approach with a descriptive-analytical method. The results of the study show that although sharia principles provide a clear legal framework, their implementation often needs to be adjusted to local social norms to achieve justice and welfare. Additionally, it emphasizes the importance of flexibility and contextualization in the application of Islamic law, as well as its potential contribution to social harmony and justice in a multicultural society.
Portion of Married Daughters in Inheritance Share among Angkola Batak Community Ritonga, Raja; Harahap, Sumper Mulia; Asrul Hamid; Andri Muda; Zuhdi Hsb
AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial Vol. 19 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Sharia IAIN Madura collaboration with The Islamic Law Researcher Association (APHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/al-lhkam.v19i1.7342

Abstract

It is believed that Islamic law provides a fair share for inheritance among men and women or among sons and daughters. However, it does not always happen that way like what occurs in Angola Batak community with Muslims as its majority at the South Tapanuli. This article focuses on married daughters’ gain in inheritance share. The problems discussed are: First, what are the types of married daughters’ inheritance gain in Angkola Batak’s customs? Second, what are triggering factors beyond the types of married daughters’ inheritance gain? Third, how does the sharing practice imply to the Islamic law? This field research relies on primary data obtained from both observation and interviews. Research informants were selected based on relevance criteria to the research subject, Angkola Batak women who get the inheritance share from their birth families and some relevant parties. Additionally, it also used secondary data from a literature study employing a sociological approach to reveal the reality vividly. The interpretative data analysis was through several stages starting from data collection and reduction and then drawing conclusions. It reveals four types of married daughters’ share in inheritance: (1) in contrast to the share of sons, (2) the share is collectively distributed among fellow sisters, (3) the share is temporary, and (4) no inheritance gain at all. Second, the four types stem from both socially constructed considerations as well as divinely given factors. Third, the share implies either improvisation, deviance, as well as local values embed in Islamic law.
Mandailing And Angkola Semarga Marriage; Comparative Study Of Polemic Custom Law And Positive Law In Indonesia Affandi, Hazrul; Ritonga, Hasir Budiman; Ritonga, Raja
Islamic Circle Vol. 4 No. 1 (2023): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v4i1.1920

Abstract

Marriage is part of realizing maqashid sharia, namely maintaining the continuity of offspring Traditional marriages in the Mandailing and Angkola communities have special values and rules. Customary violations can result in sanctions and fines from customary leaders. This article examines the polemic of semarga marriage among the Mandailing and Angkola tribes in the review of customary law and positive law in Indonesia. This research is qualitative research with a type of field research. Primary data collection is done through observation, interviews, and documentation. Meanwhile, secondary data is collected by tracing many references from books, articles, and other scientific works that are related to the research theme. Furthermore, the data were analyzed descriptively with a legal or normative approach. The results of the study explain that the same clan marriage in the Mandailing and Angkola ethnic communities has significant differences. Semarga marriages in the Angkola community are not subject to customary sanctions and fines. Meanwhile, semarga marriages in the Angkola community are subject to customary sanctions and fines. Meanwhile, the review of the Compilation of Islamic Law or positive law states that marriages are prohibited if marriages are carried out with mahrams or people who are prohibited from marrying.
CUSTOMARY DIVORCE PRACTICES IN THE PANYABUNGAN SOCIETY: A REVIEW OF ISLAMIC LAW Edi, Sabrun; Ritonga, Raja; Dongoran, Irham
Islamic Circle Vol. 3 No. 1 (2022): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v3i1.1921

Abstract

In the Panyabungan community, customary law plays a strong role in regulating various aspects of life, including matters of divorce. However, these customary practices often do not align with the provisions of Islamic law, which has strict principles regarding divorce. This study aims to understand how customary divorce is practiced, the reasons for divorce recognized by customary law, and to compare these with the regulations of divorce in Islamic law. The approach used is qualitative with a descriptive-analytical method. Data were collected through field observations, interviews with customary leaders and the community, as well as literature reviews related to Islamic law and customary practices. The results of the study indicate that although there are similarities in some basic principles, such as the mutual consent of both parties, there are significant differences in the procedures and reasons for divorce between customary law and Islamic law.
Co-Authors Abdul Lohir Rosyid Nasution Adawiah, Robiyatul Adawiyah, Robiyatul Affandi, Hazrul Aida Sapitri Akhyar Akhyar Akhyar Akhyar Akhyar Akhyar Akhyar Akhyar Alfiani Pulungan Amiruddin Amiruddin Andri muda Nst Anwar Husein Anwar Husein Arobiah Nasution Asmaret, Desi Asril Fauzi Asrul Hamid Asrul Hamid Aulia Rezi Baehaqi Dahlan, Dasrizal Dedisyah Putra Dongoran, Irham Edi, Sabrun Elhusein, Shofwan Karim Endah Nopita Sari Faza, Amrar Mahfuzh Fuadi Fuadi Fuadi Fuadi Halidina Haris Hamid, Asrul Harahap, Amhar Maulana Harahap, Haritsah Hammamah Harahap, Titi Martini Hasibuan, Ahmad Jasa Hasibuan, Nur Asiah hsb, zuhdi Husnil Khotimah Iana Tresia A Sibagariang Ida Sumarni Ida Sumarni Idris Idris Ilham Ramadan Ilham Ramadan Siregar, Ilham Ramadan Indah Futri Jannus Tambunan Jesslyn, Jesslyn Julhadi Julhadi, Julhadi Junda Harahap Kamal, Tamrin Khairani Rangkuti Khairul Bahri Nasution Khoirul Amri Lahmi, Ahmad Lailan Nahari Lailan Nahari Lely Hayati Lubis, Nurhidayah Mahdi Mulia Mahmoud Ali Rababah Mahyudin Ritonga Mawaddah Maya Borotan Muda, Andri Muhadi Khalidi Muhammad Ikbal Mutaqin, Ilyas Mutiah Rangkuti Nahari, Lailan Nasution, Abdul Lohir Rosyid Nasution, Khairul Bahri Nasution, Liantha Adam Nasution, Martua Nasution, Suryadi Nst, Andry Muda Nur Fifiyani Nst Nur Fifiyani Nst Nur Hayati Nur Hayati Nur Paridah Nur Paridah Nurlaili Mardia Panggabean, Rizky Mubarok Parulian Siregar Putri Anisah Nasution Rabiatul Adawiyah Rangkuti, Rosipa Rahmi Rina Riski Ritonga, Ahmad Roisuddin Ritonga, Hasir Budiman RITONGA, SYAIPUDDIN Rizka Nailah Lubis Rizka Nailah Lubis Robiyatul Adawiyah Robiyatul Adawiyah Robiyatul Adawiyah Lubis Roisuddin Ritonga, Ahmad Rosni Harahap Rosniati Hakim Rukiah Nst Rusydi Sahata Panjaitan Saifullah Seri Muslimah Shofwan Karim Siregar, Resi Atna Sari Siswahyudianto Siti Aminah Siti Rohimah Srg, Kartina Sri Wahyuni Sri Wahyuni Hasibuan Suci, Putri Wulan Sumper Mulia Harahap Sumper Mulia Harahap Sumper Mulia Harahap, Sumper Mulia Suryadi Suryadi Tambunan, Jannus Ummi Amira Ummi Amira Wendra Yunaldi Zuhdi Hasibuan