p-Index From 2021 - 2026
9.278
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Reconfigurable and Embedded Systems (IJRES) Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia BULETIN OSEANOGRAFI MARINA Hunafa: Jurnal Studia Islamika Jurnal Diskursus Islam JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) SELAMI IPS COMPETITIVENESS JOURNAL JURNAL SIPIL SAINS QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Pendidikan Dasar Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Kiryoku: Jurnal Studi Kejepangan Culturalistics: Journal of Cultural, Literary, and Linguistic Studies Journal Research and Multidisciplinary (JRM) Astonjadro AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM AIJER: Algazali International Journal Of Educational Research Musawa: Journal For Gender Studies Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan Jurnal Lingko : Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan JURNAL EDUKASI NONFORMAL El-kahfi : Journal of Islamic economics JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Journal La Lifesci Journal La Multiapp Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Kibas Cenderawasih : Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Tropical Small Island Agriculture Management IJCIED INSIGHT: Indonesian Journal of Social Studies and Humanities ALENA : Journal of Elementary Education Buletin Pengabdian INDOPEDIA (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Jurnal Intelek Insan Cendikia Journal of Marine Studies Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra Jurnal Green House Jurnal Pendidikan Progresif
Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Gerakan Bersih Pantai Sebagai Upaya Mengurangi Sampah di Desa Iboih Kecamatan Sukakarya Kota Sabang Erniati, Erniati; Andika, Yudho; Imanullah, Imanullah; Imamshadiqin, Imamshadiqin; Syahrial, Syahrial; Jannah, Misbahul
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Iboih merupakan salah satu Desa yang berada di Kecamatan Sukakarya yang mempunyai potensi kelautan dan perikanan, dengan kondisi itu sektor Kelautan dan Perikanan di Desa Iboih memiliki peranan penting bagi kehidupan masyarakat sekitar. Salah satu potensi kelautan dan perikanan yang berada di Desa Iboih adalah wisata pantai. Banyaknya pengunjung yang berwisata ke pantai Iboih dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Namun, banyaknya pengunjung juga dapat menimbulkan masalah lain. Pengunjung yang berwisata seharian penuh memerlukan kebutuhan untuk makan dan lainnya. Makanan dapat mereka bawa dari rumah dan juga dapat dibeli di sekitar pantai Iboih. Hal inilah yang menjadikan timbulnya masalah karena diperlukan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan kampanye sadar lingkungan melalui kegiatan aksi bersih pantai kepada masyarakat Desa Iboih sehingga memiliki wisata pantai yang lestari. Sesi 1, Tim Pengabdian memberikan materi tentang pentingnya menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan wisata pantai dalam upaya meningkatkan wisata pantai yang bersih dan alami. Sesi 2, kegiatan aksi bersih pantai yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa. Berdasarkan hasil pengabdian yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa sosialisasi pelestarian dan kebersihan lingkungan wisata pantai Desa Iboih Kecamatan Sukakarya Kota Sabang dapat memberikan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan wisata pantai sehingga dapat dikelola dengan optimal yang berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan.
Pelatihan Penggunaan Teknologi Penangkapan Ikan (Fish Finder) Kepada Nelayan Desa Cot Seurani Kabupaten Aceh Utara Erniati, Erniati; Andika, Yudho; Imamshadiqin, Imamshadiqin; Imanullah, Imanullah; Muliani, Muliani; 'Akla, C. M. N.; Muliari, Muliari; Syahrial, Syahrial; Ruzanna, Arina; Salmarika, Salmarika; Irmayunita, Irmayunita; Tauladan, Toha Ali; Rahmadian, Alfina Wahyu; Aprilita, T. Salsa
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya memanfaatkan sumberdaya perikanan secara maksimal, maka perlu didukung dengan  engetahuan dan teknologi. Lokasi penangkapan ikan oleh nelayan Desa Cot Seurani cenderung tidak tepat karena umumnya hanya mengandalakan tanda-tanda alam, perasaan, dan faktor keberuntungan. Bahkan tidak jarang pula saat menurunkan alat tangkap (seperti jaring, pancing, dan lain-lain). Penggunaan teknologi yang tepat merupakan salah satu alternatif yang dapat memecahkan masalah penangkapan ikan. Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh nelayan adalah fish finder. Fish finder merupakan teknologi yang dapat mendeteksi objek bawah laut yang dengan memanfaatkan gelombang suara (akustik). Fish finder dapat memberikan informasi yang detail yaitu tentang kelimpahan, sebaran, dan posisi ikan, serta alat ini mampu memberikan data real time. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan peningkatan keterampilan kepada nelayan khususnya kelompok nelayan desa cot seurani tentang manfaat penggunaan fish finder. Pengabdian ini menggunakan metode pendekatan community development (pengembangan masyarakat) melalui pelatihan berdasarkan teori dan praktik dengan ceramah serta diskusi yang terarah (Focus Group Discussion/FGD). Pelaksanaan pengabdian ini dimulai dengan survei lokasi, penandatanganan Kerjasama dengan kelompok nelayan dan pelatihan. Kegiatan pengabdian terlaksana dengan baik, terstruktur, lancar serta sukses, dimana pelaksanaan kegiatannya dilakukan dengan 2 sesi yaitu sesi teori dan sesi praktik. Dampak dari pengabdian ini nelayan mampu menggunakan Fish Finder dengan baik serta nelayan mengerti dan memahami hasil luaran (membaca layar) dari Fish Finder sehingga nantinya diharapkan mampu meningkatkan produksi perikanan tangkapan dan meningkatkan kesejahteraan kelompok nelayan.
Edukasi Strategi Pengelolaan dan Manajemen Sampah Laut dalam Upaya Pengembangan Wisata Pantai Berkelanjutan di Desa Ujong Blang Kota Lhokseumawe Andika, Yudho; Erniati, Erniati; Imanullah, Imanullah; 'Akla, Cut Meurah Nurul; Rahmad, Rahmad; Tauladan, Toha Ali; Putra, M. Afif Tri
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Ujong Blang merupakan salah satu dari empat desa yang terdapat di Desa Ujong Blang Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh. Pada tahun 2012 Pantai Ujong Blang telah diresmikan sebagai salah satu destinasi wisata oleh Kementerian Pariwisata RI. Wisatawan yang berwisata seharian penuh memerlukan kebutuhan untuk makan dan lainnya sehingga akan meninggalkan sampah. Sampah merupakan suatu permasalahan umum yang sering terjadi di wilayah pesisir pantai. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat pengelola wisata pantai Ujong Blang Desa Ujong Blang serta pemahaman mengenai pentingnya mengelola dan memanajemen sampah laut. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada Oktober 2023 yaitu edukasi strategi pengelolaan dan manajemen sampah laut dalam upaya pengembangan wisata pantai berkelanjutan di Desa Ujong Blang Kota Lhokseumawe. Acara edukasi strategi pengelolaan dan manajemen sampah laut terdiri dari dua tahap kegiatan, yaitu tahap 1: Penyerahan tong sampah. Tahap 2: Pemaparan materi dan diskusi tentang strategi pengelolaan dan manajemen sampah laut dalam upaya pengembangan wisata pantai berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat tentang edukasi pengelolaan dan manajemen sampah laut di kawasan wisata Pantai Ujong Blang terlaksana dengan baik, terstruktur, lancar serta sukses. Penyerahan tong sampah dan FGD memberikan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya mengelola dan memanajemen sampah laut sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Harapan dari pengabdian ini adalah bentuk implementasi yang diterapkan sacara nyata sehingga berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan.
PENGARUH HUJAN ASAM TERHADAP KUAT TEKAN dan POLA RETAK BETON MUTU TINGGI YANG MENGGUNAKAN FLY ASH SEBAGAI SUBITUSI PASIR Hamri, Amar Ma’ruf; Erniati, Erniati; Indrayani, Popy; Tata, Arbain
JURNAL SIPIL SAINS Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v11i2.3724

Abstract

Pembangunan konstruksi beton yang berada di lokasi yang memiliki air hujan yang mengandung asam dengan jumlah pH di bawah normal (pH ±5,6) membutuhkan material penyusun beton mutu tinggi untuk meningkatkan kinerja beton. Fly ash di PLTU Bosowa Energi Jenepponto menumpuk dari tahun ke tahun. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbandingan kuat tekan dan pola retak pada beton mutu tinggi yang menggunakan fly ash sebagai pengganti pasir dengan perendaman air tawar dengan air hujan asam pada umur 28 hari serta menganalisis pola retak hubungan variasi fly ash pada beton mutu tinggi yang direndam di air hujan asam pada umur 28 hari. Material penyusun pada penelitian ini menggunakan variasi fly ash (0%, 10%, 20% dan 30%) sebagai pengganti pasir pada beton mutu tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton mutu tinggi yang menggunakan fly ash (0%, 10%, 20%, dan 30%) sebagai pengganti pasir kuat tekan yang dihasilkan pada perendaman air tawar lebih besar dari pada perendaman air hujan asam pada umur 28 hari. Hujan asam dapat menurunkan kuat tekan pada beton mutu tinggi subtitusi fly ash sebagai pasir namun penurunan tersebut masih kecil sebesar kurang lebih 5%.  Pola retak yang baik menurut nilai kuat tekan tertinggi adalah pola retak bentuk kehancuran kerucut dan belah yang menggunakan fly ash 30% sebagai pengganti pasir pada beton mutu tinggi.
Patterns of Language Maintenance and Use in the Family Environment in Negeri Wakasihu, Maluku Erniati, Erniati; Wijaya, Dendi
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 11 No. 4 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v11i4.8793

Abstract

This research investigates the patterns of language use and maintenance of communities in Wakasihu State, Central Maluku, and highlights various factors that influence language maintenance. This research seeks to reveal the complexity of maintaining the use of regional languages in  Wakasihu State by looking at social variables such as age, gender, education and employment on language maintenance patterns. By using a quantitative descriptive approach enriched with mixed methods, this study combines the depth of qualitative insight with the breadth of quantitative data. Qualitative techniques, including observation, note-taking and interviews, provide a complex picture of the linguistic landscape of the Wakasihu community. To complement this, quantitative data was collected through a random questionnaire distributed to 50 communities. This questionnaire investigated the use of regional languages, their users, and how they are maintained. The findings of this study explain the dynamics of the use of interesting language in Wakasihu Country. Age is an important factor, the older generation shows a higher level of language retention. In contrast, the younger generation shows a lower level of retention of their local language. This generational shift signifies a change in the linguistic landscape in society. This study underscores the complex relationship between social dynamics, attitudes, and patterns of language use, offering a comprehensive understanding of how these factors influence language preservation and vitality. As the linguistic landscape develops, cultivating positive attitudes and awareness among the younger generation is essential for the survival of the Hitu dialect of the Wakasihu language. Moreover, the results of this research have implications not only for the Wakasihu community but also for similar linguistic contexts around the world, and constitute a strong call for proactive steps to safeguard our linguistic heritage.
Penggunaan dedak yang difermentasi dengan bahan yang berbeda sebagai pakan tambahan ikan patin (Pangasius pangasius) Diana, Ira; Erniati, Erniati
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 1: No. 1 (October, 2014)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v1i1.297

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan berbagai bahan untuk fermentasi dedak (ampas tahu, ampas kelapa dan ragi) terhadap laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan patin (Pangasius pangasius). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10 Mei - 09 Juni 2014  yang berlokasi di Laboratorium Hatchery dan Teknologi Budidaya Perairan Program Studi Budidaya Perairan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dedak yang difermentasi dengan bahan yang berbeda (ampas tahu, ampas kelapa dan ragi) sebagai pakan tambahan berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan patin. Pertambahan panjang dan bobot tertinggi pada perlakuan B yaitu pemberian pakan pelet dan pakan dedak halus yang difermentasikan dengan ampas tahu dengan nilai rata-rata 0,525 cm dan 0,657 gram. Kelangsungan hidup 100% dan konversi pakan yang terbaik terdapat pada perlakuan B yaitu sebesar 4,333 gram. Parameter kualitas air berada pada kisaran yang baik untuk pertumbuhan benih ikan patin. Analisis statistik dengan uji F di peroleh bahwa penggunaan dedak yang difermentasikan dengan bahan yang berbeda sebagai pakan tambahan tidak berbeda nyata terhadap kelangsungan hidup benih ikan patin (Pangasius pangasius) dengan nilai Fhitung ( 0 ) <  Ftabel (7,59) dan berbeda sangat nyata terhadap pertambahan panjang tubuh benih ikan patin (Pangasius pangasius) dengan nilai Fhitung (147) > Ftabel (7,59) serta berbeda sangat nyata terhadap pertambahan bobot dengan nilai Fhitung (56,500) > Ftabel (7,59)  Selanjutnya berbeda sangat nyata terhadap konversi pakan dengan nilai Fhitung (15,081)  > Ftabel (5,99).The aims of this study is to determine the effect of the application of various materials for fermented bran (pulp, coconut pulp and yeast) on the growth rate and survival of catfish (Pangasius pangasius). This study was conducted on 10 May, 10 to June, 9 2014 at the Laboratory of Hatchery and Aquaculture Technology, Malikussaleh University. The results showed that the application of the fermented bran with different materials (pulp, coconut pulp and yeast) as an additional food was affected the growth of catfish. The highest length and weight was found in the treatment numbers B that was applying  pellets and feed fine bran fermented with the pulp out with the average value  0.525 cm and 0.657 grams. Meanwhile, 100% survival and the best feed conversion contained found in the treatment numbers B which was equal to 4.333 grams. Water quality parameters were within the optimum range for the catfish growth. Statistical analysis by F test  resulted  that the application  of fermented bran with different materials as an feed supplement was not significantly different to the survival of the catfish (Pangasius pangasius) fingerling with the value of F (0) <F table (7.59). The Highly significant to the length of the catfish (Pangasius pangasius) fingerling also found with the value of F (147)> F (7,59) as well as the highly significant to the weight with the value of F (56,500)> F (7,59). Furthermore, highly significant on feed conversion between treatments with the value of F (15,081)> F (5.99).
Potensi rumput laut: Kajian komponen bioaktif dan pemanfaatannya sebagai pangan fungsional Erniati, Erniati; Zakaria, Fransiska Rungkat; Prangdimurti, Endang; Adawiyah, Dede Robiatul
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 3: No. 1 (April, 2016)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v3i1.332

Abstract

Rumput laut merupakan sumber daya hayati yang sangat berlimpah di perairan Indonesia. Namun demikian pemanfaatannya untuk pengolahan produk pangan sangat terbatas, terutama untuk produk pangan fungsional. Rumput laut berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan fungsional karena mengandung zat gizi dan komponen bioaktif yang berkhasiat untuk kesehatan. Rumput laut mengandung sejumlah komponen bioaktif seperti senyawa fenolik, pigmen alami, polisakarida sulfat, serat dan komponen bioaktif lainnya yang telah diteliti berkhasiat untuk kesehatan. Untuk dapat dikembangkan sebagai produk pangan fungsional, rumput laut yang digunakan harus bebas dari cemaran logam berat dan bahan pencemar lainnya, harus mengandung komponen bioaktif dan zat gizi yang tinggi sehingga harus ada penerapan standar penanaman dan penanganan pasca panen yang baik di tingkat petani rumput laut. Selain itu Proses pengolahan pangan yang diterapkan tidak merusak komponen bioaktif yang terkandung dalam rumput laut. Optimalisasi pengolahan rumput laut sebagai produk pangan fungsional merupakan alternative pemanfaatan potensi rumput laut Indonesia yang dapat meningkatkan nilai ekonomi rumput laut dan yang lebih penting dapat menyediaakan akses pangan sehat bagi masyarakat luas.Seaweed is a living resource that is abundantly available in Indonesian water. However, its utilization in food processing is very limited, especially as functional food products. Seaweed has the potential to be developed as functional food products because it has nutrient and bioactive components that are beneficial for health. Seaweed has a number of bioactive components such as phenolic compound, natural pigment, polysaccharide sulphate, fiber and other bioactive components that has been studied to be advantageous for health. For a seaweed to be developed into functional food product, it must be free from heavy metal and other pollutant contamination, and must contain bioactive components and high nutrients, thus, a good cultivation and postharvest handling standard have to be applied in seaweed farmer level. Moreover, the food processing applied should not damage the bioactive component within the seaweed. Optimization of seaweed processing into functional food product is an alternative for seaweed potential utilization in Indonesia, which could improve the economic value of the seaweed, and more importantly it could provide access for healthy food for community.
Konsumsi harian yang berbeda dari beberapa strain ikan nila (Oreochromis niloticus) Hartami, Prama; Mukhlis, Mukhlis; Erniati, Erniati
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 2: No. 1 (April, 2015)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v2i1.344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi harian yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup dari dua strain ikan nila. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober - 17 November Tahun 2012 yang bertempat di Laboratorium Hatcheri dan Teknologi Budidaya, Universitas Malikussaleh Lhokseumawe. Ikan uji yang digunakan berupa benih ikan nila gift dan nila merah yang berukuran 7 - 8 cm. Adapun metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL) dengan 3 perlakuaan dan 3 kali ulangan. Pemberian pakan sebesar 3 %, 5 % dan 7 % pada setiap perlakuan berupa berdasarkan berat bobot tubuh ikan uji. Benih uji ditempatkan di dalam wadah berisi 40 liter air dengan padat tebar benih untuk masing-masing wadah adalah 5 ekor dengan lama pemeliharaan 30 hari. Frekuensi pemberian pakan dilakukan sebanyak 3 kali sehari yaitu pada pukul 08.00 WIB pagi, 13.00 WIB siang dan 17.00 WIB sore. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pakan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila tersebut. Sedangkan untuk perilaku konsumsi meningkat sebesar 3 % baik pada ikan nila gift dan ikan nila merah.This study aimed to investigate the effect of different daily feed intake on growth and survival of two strains of tilapia. The study was conducted on October 18th - November 17th 2012 housed in the Laboratory of Hatchery and Technology Aquaculture, University of Malikussaleh Cunda, Lhokseumawe. Test fish used is seed of Tilapia gift and red tilapia measuring 7-8 cm. Methods used in this study was Completely Randomized Design (CRD) factorial with 3 treatments and 3 replications. The difference in feeding on each treatment A, B and C respectively 3%, 5% and 7% of the weight of biomass. Seeds of fish was put in a container maintenance with 40 liters of water volume and density of 5 tails per container for 30 days. Frequency of feeding was 3 times a day at 08.00 am, 13.00 pm and 17.00 pm. The results showed that the different feeding treatments did not significantly affect the growth and survival of two strains of tilapia and daily feed consumption growth 3% for both tilapia gift and red tilapia. 
Aktivitas imunomodulator ekstrak rumput laut Erniati, Erniati; Ezraneti, Riri
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 7: No. 2 (October, 2020)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v7i2.2463

Abstract

AbstrakRumput laut merupakan sumber daya hayati perairan yang telah diteliti mengandung sejumlah komponen bioaktif untuk meningkatkan kesehatan manusia seperti meningkatkan sistem imun atau bersifat sebagai imunomodulator.Penulisan artikel ini bertujuan untuk menjelaskan lebih jauh tentang sifat imunomodulator rumput laut, diharapkan tulisan ini dapat memberikan informasi ilmiah tentang rumput laut sebagai imunomodulator, sehingga nantinya dapat dikembangkan lagi penelitian ilmiah tentang pemanfaatan rumput laut sebagai imunomodulator.Rumput laut dapat meningkatkan sistem imun spesifik dan non spesifik melalui berbagai sel imun seperti sel makrofag, monosit atau sel limfosit melalui berbagai mekanisme di tingkat seluler.Sifat imunomodulator rumput laut dalam meningkatkan aktivasi makrofag terjadi melalui peningkatan proliferasi makrofag, produksi NO dan sekresi sitokin. Rumput laut juga dapat memodulasi aktivitas makrofag secara in vitro dan in vivo yaitu melalui ekspresi reseptor dan sitokin inflamasi seperti tumor necrosis factor (TNF-α) dan interleukin-1β (IL-1β)., produksi NO dan PGE2 dan ekspresi gen NOS-2 dan COX-2. Sifat imunomodulator rumput laut juga terjadi melalui peningkatan fungsi dan aktivitas limfosit. Ekstrak atau komponen bioaktif rumput laut dapat meningkatkan aktivasi limfosit, diantaranya menstimulasi aktivitas sel limfosit B yaitu melalui peningkatan produksi antibodi imonoglobulin (Ig), meningkatkan proliferasi sel T dan produksi subset limfosit T seperti CD4 dan CD8. Ekstrak rumput laut juga telah diteliti  mempengaruhi ekspresi mRNA untuk meningkatkan produksi  sitokin oleh Th1 seperti TNF-α dan IFN-γ, dan menurunkan sitokin yang diproduksi oleh Th2 seperti  IL-4 dan IL-10 serta  meningkatkan produksi IL-2 pada sel limfosit T.Kata kunci: rumput laut; komponen bioaktif; imunomodulatori; makrofagAbstractSeaweed is one of the marine biological resources that is known to contain bioactive compounds to improve human health, such as enhancing the immune system or being as an immunomodulator. This study aims to explain more about the nature of seaweed immunomodulators so that scientific research could be developed in the use of seaweed as an immunomodulator later. Seaweed could increase specific and nonspecific immune systems by involving various immune cells such as macrophage cells, monocytes, or lymphocyte cells through various mechanisms at the cellular level. The role of Immunomodulatory properties of seaweed in increasing macrophage activation occurs through increasing macrophage proliferation, NO production, and cytokine secretion. Seaweed would modulate macrophage activity in vitro and in vivo through the expression of inflammatory receptors and cytokines such as tumor necrosis factor (TNF-α) and interleukin-1β (IL-1β), NO and PGE2 production and NOS-gene expression 2 and COX-2. Seaweed immunomodulatory activity would also occur through increasing function and activity of lymphocytes that stimulate the activity of B lymphocyte cells, production of antibody immunoglobulin (Ig), T cell proliferation and production of T lymphocyte subsets such as CD4 and CD8. Seaweed extracts also have been investigated to be able to affect mRNA expression to increase cytokine production by Th1 such as TNF-α and IFN-γ, decrease cytokines produced by Th2 such as IL-4 and IL-10 and increase IL-2 production in T lymphocytes.Keywords: seaweed; bioactive components; immunomodulatory; macrophage 
Rhizophoraceae family in North Rupat KKPD Mangrove Forest Riau Province - Part II. Demographic Structure, Density, Ecological Index and Spread Pattern Syahrial, Syahrial; Erniati, Erniati; Pratiwi, Bengi; Satya Putra, Muhammad Yulianda
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Jurnal Ilmu Perairan, Vol. 8: No. 1 (April 2021)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v8i1.3827

Abstract

Pemantauan dan pemahaman struktur ekologi mangrove famili Rhizophoraceae sangat penting untuk pengelolaan dan pelestarian lestari, dimana studi famili Rhizophoraceae dilakukan pada Juli 2018 di hutan mangrove KKPD Rupat Utara untuk dijadikan sebagai data dasar dalam evaluasi pengelolaan mangrove. , terutama dari anggota keluarga Rhizophoraceae. Pengumpulan data kondisi vegetasi mangrove pada famili Rhizophoraceae dengan menggambar garis transek dan plot yang tegak lurus dengan daratan, kemudian dilakukan observasi di tiga lokasi yaitu Desa Titi Akar, Pulau Babi, dan Desa Tanjung Medang. Untuk indeks ekologi, keanekaragaman famili Rhizophoraceae KKPD Rupat Utara tergolong rendah (rata-rata 0,91), dominasinya sedang (rata-rata 0,61), keseragaman tergolong tidak stabil (rata-rata 0,58) dan pola sebaran tergolong kelompok dengan indeks morisitas rata-rata 1,41.
Co-Authors 'Akla, C. M. N. A, Salimin Abdul Malik Abu Bakar Tumpu Ainun, Asri Aulia Alannasir, wahyullah Amrullah Amrullah Andi Alim, Andi Andi Anirah Andi Mappatompo Andi Nurul Hidayat Andika Syahputra, Andika Andika, Yudho Aprilita, T. Salsa Arbain Tata Ardiansyah, A. Ariefin, Moch. Irsyad Arini Junaeny Arlin Adam, Arlin Ashraf, Ashraf Asrianto, La Ode Astarina, Wa Ode Fina Ayu Andira Baru, La Chindra, Chindra Cut Meurah Nurul ‘Akla Daulay, Anggi Mayulina Dede Robiatul Adawiyah Desi, Natsar Dila, Nuriana Dirman, Eris Nur Dwi Syukriady Eka Nurindah, Sari Eko Susanto Endang Prangdimurti Erlangga Erlangga Erwin Nurdiansyah Fatimah Saguni Fatmeriany, Fatmeriany FRANSISKA RUNGKAT ZAKARIA Gunawan Gunawan Gunawan, Suwardi Gusnarib, Gusnarib Gusty, Sri Haeriska, Haeriska Hamri, Amar Ma’ruf Handayani, Meutia Harun, A. Muh. Yusuf Harun, A. Yusuf Harun, A.M.Yusuf Hasiu, Teti Susliyanti Hasmar, Hasmar Hattu, Edwin P. Ibrahim, Muhammad Rivani Idhan, Mohamad Imamshadiqin, Imamshadiqin Imanullah, Imanullah Indrayani, Popy Indriani, Shinta Ira Diana, Ira Irmayunita, Irmayunita Islamiyah Islamiyah, Islamiyah Islamiyyah, Islamiyyah Ismail Marzuki Jamilah Jamilah Jumri Hi Thahang Basir Jumri Hi. Tahang Basire Jumriati, Jumriati Kaddas, Badruddin Kamridah Karmawati Karmawati Khairi, Azizatul Khairiyah, Isra Nur Lapinangga, Nina J. Laumal, Folkes E. Lazuardi, Rafly Mahdaliana, Mahdaliana Mahmud Mahmud Marfudin, Marfudin Marisa Khairina, Dyna Maslan, Maslan Masyithah, Putri Mataniari, Azhari Maulana, Sanja Mauliyani, Mauliyani Miftakhul Huda Misbahul Jannah Mistiani, Wiwin Mohammad Djamil M. Nur Mudarsep, Mudarsep Muhammad Chaerul Mukhlis Mukhlis Muliani Muliani, Muliani Muliari Muliari Munawwar Khalil, Munawwar Musakkar, Mustika Eka Pratama Muttaqin, Kunkun Zainal Nadya Humairah Ramadhany Nafila Naima Naima Nazroi, Arkom Neliana, Neliana Nur Hikmah Nurdin Nurdin Nurfadillah Rahman Nurfatia Nurfatia Nurhidayanti, Nurhidayanti Nursyam Nursyam Pakalessy, Aisa Parida, Parida Polnaya, Fransin Prama Hartami Pramita, Susi Prasetyo, Repki Pratiwi, Bengi Putra, M. Afif Tri Putri, Herwina Rahayu R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rachmawati Rusydi, Rachmawati Rae Shella Tivani, Mareta Rahma Ashari Hamzah Rahmad Rahmad Rahmadian, Alfina Wahyu Rahman, Arif Didi Rahmawati, Rahmawati Ramadansyah, Syahrul Rambat Nur Sasongko Reni, Wa Ode Retoliah Retoliah Rimawati, Rimawati Riri Ezraneti Ritnawaty, Ritnawaty Ritonga, Gara Hasonangan Rizalul Fikri, Rizalul Rizka Amalia Rizky Kurniawan Romadhoni, Buyung Room, Rusdi Rufi'i Rusdin Rusdin Ruzanna, Arina S, Herawati Arief Safrudin Safrudin Sagaf S. Pettalongi Sagir Muhammad Amin Salahuddin Salahuddin Sanjoko, Yohanis Satya Putra, Muhammad Yulianda Selvi, Nurhayati Sinaini, La Sitanggang, Hizrah Ayumi Sitti Nadirah Sri Hastati Suhaila, Nurul Suharnis, Suharnis Suhasni, Suhasni sulkarnain, sulkarnain Supriadi Supriadi SYAHRIAL SYAHRIAL Syamsiar, Syamsiar Syarifandi, Irfan Syukriadi, Dwi Tasya, Tasya Tauladan, Toha Ali Ubadah Ubadah Ubadah Ubadah, Ubadah Ubay Harun Unggul Wahyono Wahyuni, Elvi Walsen, Anthony Wijaya, Dendi Yulistia, Elva Dwi Zulpikar, Zulpikar