p-Index From 2021 - 2026
15.135
P-Index
This Author published in this journals
All Journal NUTRIRE DIAITA Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Berkala Epidemiologi Jurnal Kedokteran dan Kesehatan ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health JKEP : Jurnal Keperawatan Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Indonesian Journal of Global Health research AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat AN-Nur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL MAHESA : Malahayati Health Student Journal Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF) Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Denta: Jurnal Kedokteran Gigi International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Ahmad Dahlan Medical Journal Indonesian Journal of Islam and Public Health Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference International Journal of Healthcare Research Journal of Educational Innovation and Public Health Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Journal of Public Health and Pharmacy Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Mediasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Personal Hygiene Untuk Faktor Risiko Penyakit Menular Pada Siswa Pesantren Sabilunnajat Ciamis Jawa Barat Munaya Fauziah; Andriyani Asmuni; Ernyasih Ernyasih; Pawit Aryani
AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): As-Syifa: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/assyifa.2.1.55-68

Abstract

Personal hygiene merupakan salah satu faktor risiko kejadian penyakit menular. Beberapa penyakit menular terjadi pada siswa pesantren seperti scabies, diare, dan Hepatitis A. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk melaksanakan penyuluhan personal hygiene yang menjadi faktor risiko penyakit menular pada siswa di Pondok Pesantren Sabilunnajat, Ciamis, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah ceramah. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2020. Sebelum penyuluhan dilakukan pengukuran gambaran perilaku personal hygiene siswa. Pengabdian masyarakat ini mendapatkan dukungan penuh dari pengurus yayasan dan tingkat partisipasi siswa yang sangat tinggi dan diikuti oleh seluruh siswa pesantren sebanyak 204 orang siswa. Pengumpulan informasi perilaku personal hygiene siswa pesantren menunjukkan bahwa siswa pesantren yang melaksanakan personal hygiene baik sebanyak 52,9%, dan masih banyak siswa pesantren dengan perilaku personal hygiene yang kurang baik sebanyak 47,1%.
PEMBAGIAN POSTER PENCEGAHAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS DI KELURAHAN BENDA BARU RW 01 TANGERANG SELATAN Munaya Fauziah; Siti Riptifah Tri Handari; Ega Wiyasih; Dinda Demayah
AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): As-Syifa: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/assyifa.1.1.50-54

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyebab kematian di negara maju dan menjadi epidemi di negaranegara berkembang.  Program penanggulangan penyakit tidak menular telah dilakukan oleh Puskesmas Benda Baru, Kelurahan Benda Baru melalui program di Posbindu, namun promosi kesehatan mengenai penyakit tidak menular juga diperlukan di Posyandu. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama ibu-ibu pengunjung Posyandu RW 01 mengenai diabetes mellitus dengan teknik infografis yang menarik yaitu poster yang dibagikan dan penyuluhan kesehatan pencegahan diabetes mellitus. Metode yaitu  ceramah yang dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2020. Evaluasi kegiatan dengan pretest dan post test sebelum pembagian poster dan penyuluhan. Hasil menunjukan adanya peningkatan pengetahuan yang bermakna mengenai diabetes mellitus pada ibu-ibu pengunjung posyandu. Saran kepada pengelola posyandu agar rutin memberikan promosi kesehatan  mengenai penyakit tidak menular khususnya diabetes mellitus.---Diabetes mellitus is a cause of death in developed countries and an epidemic in developing countries. Non-communicable disease prevention programs have been carried out by Benda Baru community healthcenter,Benda Baru Village, through programs in Posbindu, but health promotion regarding non-communicable diseases is also needed at Posyandu. This community service is carried out to increase public knowledge, especially women who visit Posyandu RW 01 about diabetes mellitus with an interesting infographic technique, the poster that is distributed and health counselingto prevent diabetes mellitus. The method usedis counseling which was held on February 17, 2020.Theevaluation ofthe activities conducted with a pretest and post test beforeand afterthe distribution of posters and counseling. The results showed that there was a significant increase in knowledge about diabetes mellitusin mothers who visit the posyandu. Suggestions for posyandu managers to routinely provide health promotion regarding non-communicable diseases, especially diabetes mellitus.
ANALISIS KEPATUHAN KONTROL BEROBAT PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN PADA PENGUNJUNG PUSKESMAS PISANGAN TAHUN 2019 Niti Emiliana; Munaya Fauziah; Irna Hasanah; Dina Rahma Fadlilah
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Annur:Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/an-nur, 1, 2, 119-132

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi diartikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg secara menetap. Prevalensi penderita hipertensi di Indonesia tahun 2018 terdapat 34,1% (Riskesdas, 2018). Penderita hipertensi di Provinsi Banten tahun 2019 terdapat sebanyak 19,2%. Penderita hipertensi di Kota Tangerang Selatan tahun 2019 terdapat sebanyak 22,2% (Dinkes Provinsi Banten, 2019). Penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pisangan sebanyak 661 orang pada tahun 2019 dan hanya sebesar 56,8% pasien yang memeriksakan tekanan darahnya di Puskesmas Pisangan. Tujuan: Tujuannya adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kontrol berobat pasien hipertensi rawat jalan pada pengunjung Puskesmas Pisangan tahun 2019.            Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan Cross-sectional menggunakan data sekunder rekam medis pasien Puskesmas Pisangan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dengan analisis univariat dan bivariat dengan sampel 264 responden.  Hasil: Hasil dari penelitian yang telah dilakukan yaitu jenis kelamin (p value:0,971, OR:1,042), usia (p value:0,186, OR:1,645), status pekerjaan (p value:0,900, OR:1,065), status tekanan darah (p value:0,000), keterjangkauan akses ke pelayanan kesehatan (p value:1,000, OR:1,099), kepesertaan asuransi kesehatan (p value:0,004, OR:2,217), dan komorbiditas (p value:0,000, OR:5,019).                        Kesimpulan: Faktor yang memiliki hubungan pada penelitian ini untuk kepatuhan berobat hipertensi adalah status tekanan darah, kepesertaan asuransi kesehatan dan komorbiditas.            Saran: Perlu dilakukan pemantauan oleh petugas kesehaantan dan keluarga penderita kepada para penderita hipertensi agar lebih mematuhi segala aturan mengenai terapi hipertensi.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan COVID-19 Mahasiswa FKM UMJ pada Pandemi COVID-19 Tahun 2020 Maylina Prastyawati; Munaya Fauziah; Ernyasih Ernyasih; Nur Romdhona; Dadang Herdiansyah
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Annur:Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/an-nur, 1, 2, 173 - 184

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Pada akhir tahun 2019, berdasarkan data epidemiologi 66% kasus yang terinfeksi berkaitan dengan satu pasar seafood yang berada di kota Wuhan, Cina yang kemudian menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia. Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah kasus yang semakin bertambah tiap harinya, sehingga pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan kasus COVID-19. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan (persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, persepsi manfaat, persepsi hambatan, persepsi isyarat untuk bertindak dan persepsi keyakinan diri) dengan perilaku pencegahan COVID-19. Penelitian ini menggunakan desain studi Cross Sectional dengan jumlah sampel sebanyak 234 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dan analisis statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil dalam penelitian ini yaitu variabel persepsi manfaat yang dirasakan memiliki hubungan yang bermakna dengan perilaku pencegahan COVID-19 dengan p value 0,035 ( OR= 2,57, 95% CI= 1,13-5,85) dan tidak ada hubungan yang bermakna dengan variabel yang lain. Kesimpulam dalam penjelasan tersebut bahwa penggunaan masker, cuci tangan pakai sabun, handsanitizer, penerapkan etika batuk/bersin dan physical distancing menimbulkan persepsi manfaat yang berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 dengan OR= 2,57. Saran untuk pihak terkait sebaiknya lebih meningkatkan pengetahuan mengenai COVID-19 sehingga dapat meningkatkan kepeduliannya terhadap perilaku pencegahan COVID-19.---COVID-19 is a disease caused by the SARS-CoV-2 virus. At the end of 2019, based on epidemiological data 66% of cases related to a seafood market in the city of Wuhan, China which then spread to various countries including Indonesia. Indonesia has become one of the countries with a growing number of cases each time, as has the government made various efforts to reduce COVID-19 cases. The purpose of this research is to find out the related factors (perceived severity, perceived susceptibility, perceived benefit, perceived barriers, cues to action and self efficacy) with COVID-19 preventive behavior. This study uses a Cross Sectional study design with a total sample of 234 respondents. The sampling technique is total sampling and statistical analysis of Chi Square with a significance level of 0.05. The results of Perceived benefit variable has a significant relationship with COVID-19 prevention behavior with p value 0.035 (OR = 2.57, 95% CI = 1.13-5.85) and there is no significant relationship with other variables. The conclusion in the explanation is using a mask, washing hands with soap, handsanitizer, applying cough / sneezing ethics and physical distancing give rise to a perceived benefit associated with COVID-19 preventive behavior with OR = 2.57. Suggestions for related parties should increase their knowledge about COVID-19 so that they can increase their awareness of COVID-19 prevention behavior.
ANALISIS SPASIAL KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2016-2019 Ernyasih Ernyasih; Rafika Zulfa; Andriyani Andriyani; Munaya Fauziah
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Annur:Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/an-nur, 1, 1, 74-98

Abstract

Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi permasalahan di dunia. Tahun 2015, jumlah kasus Demam Berdarah Dengue di Kota Tangerang Selatan sebanyak 480 kasus. Kemudian  pada Januari 2019 dari 368 kasus Demam Berdarah Dengue di Provinsi Banten, 2 diantaranya meninggal dunia yang diketahui berasal dari wilayah Tangerang Selatan.  Desain penelitian ini  menggunakan studi ekologi. Penelitian dilakukan bulan Februari - Mei tahun 2020, di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan yang mencangkup 7 wilayah Kecamatan. Populasi dalam penelitian adalah seluruh kasus Demam Berdarah Dengue per Kecamatan selama tahun 2016 sampai dengan tahun 2019.  Hasil penelitian diketahui wilayah yang termasuk ke dalam zona merah pada tahun 2016 adalah Kecamatan Pamulang, Pondok Aren dan Serpong, sedangkan tahun 2018 yang termasuk ke dalam zona merah adalah wilayah Kecamatan Setu dan Serpong. Terjadi penurunan kasus di tahun 2017 dan 2019, terlihat pada peta tidak terdapat wilayah Kecamatan yang termasuk ke dalam zona merah. Hanya ada wilayah zona putih dan zona hijau. Pola persebaran penyakit cenderung bergerak ke arah yang positif pada variabel umur, status pekerjaan, status pendidikan dan kepadatan penduduk. Sedangkan pada variabel jenis kelamin terlihat pola persebaran ke arah yang negatif.Kata Kunci : Analisis Spasial, Demam Berdarah Dengue.---Dengue Hemorrhagic Fever is an environmental-based disease that is still a problem in the world. In 2015, the number of cases of Dengue Hemorrhagic Fever in South Tangerang City was 480 cases. Then in January 2019 of 368 cases of Dengue Haemorrhagic Fever in Banten Province, 2 of them died that were known to come from the South Tangerang area. This research design uses ecological studies. The study was conducted in February - May 2020, in the working area of the South Tangerang City Health Office which covered 7 District areas. The population in this study were all cases of Dengue Hemorrhagic Fever per District during 2016 to 2019. The results of the study are known to the regions included in the red zone in 2016 are Pamulang, Pondok Aren and Serpong Subdistricts, while in 2018 those included in the red zone are the Setu and Serpong Subdistricts. There has been a decrease in cases in 2017 and 2019, as seen on the map there are no District areas included in the red zone. There are only white zones and green zones. Disease distribution patterns tend to move in a positive direction on the variables of age, employment status, educational status and population density. Whereas in the gender variable visible patterns of distribution in a negative direction.Keywords: Spatial Analysis, Dengue Hemorrhagic Fever.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN DERMATITIS KONTAK IRITAN PADA PEMULUNG DI TPA BANTARGEBANG Ranti Apriliani; Suherman Suherman; Ernyasih Ernyasih; Nur Romdhona; Munaya Fauziah
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol 2, No 2 (2022): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.2.2.221-234

Abstract

Dermatitis kontak adalah dermatitis yang disebabkan oleh bahan atau substansi yang menempel langsung pada kulit, dermatitis dikenal dengan dua jenis, dermatitis iritan dan alergik. Dermatitis kontak iritan menduduki urutan pertama dengan 80% dan dermatitis kontak alergi menduduki urutan kedua dengan 14%-20%. Pada studi epidemiologi di Indonesia memperlihatkan bahwa 97% dari 389 kasus adalah dermatitis kontak, dimana 66,3% diantaranya adalah dermatitis kontak iritan dan 33,7% adalah dermatitis kontak alergi. Dampak kejadian dermatitis kontak iritan berdampak terhadap kesehatan, pengobatan yang diperlukan dan berkurangnya pendapatan pekerja, sedangkan dampak tidak langsung berhubungan dengan hilangnya waktu kerja dan menurunnya produktifitas pekerja sehingga berpengaruh pula terhadap kualitas hidupnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dengan kejadian dermatitis kontak iritan pada pemulung di TPA Bantargebang Kota Bekasi. Desain studi cross-sectional dengan data primer, dengan metode wawancara. Sampel sebanyak 134 orang, pengambilan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi square (α = 0,05). Hasilnya variabel yang berhubungan yaitu kebersihan kulit (p value=0,000 dan OR=4.861), kebersihan tangan, kaki dan kuku (p value=0.000 dan OR=7.930), kebersihan pakaian (p value=0,000 dan OR=4.899).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN KESELAMATAN BERKENDARA OJEK ONLINE DI KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018 Aulia Fahmi; Nazarwin Saputra; Munaya Fauziah
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol 1, No 1 (2020): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.1.1.9-16

Abstract

Kecelakaan lalu lintas masih menjadi masalah serius di negara Indonesia. Data Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri), menyatakan total kecelakaan lalu lintas  yang terjadi di tahun 2017 mencapai 120.041, dan menelan korban jiwa sebesar 25.491, dan Bogor merupakan salah satu kota di Provinsi Jawa Barat yang memiliki jumlah kecelakaan cukup tinggi, yaitu sebanyak 357 kejadian dengan kontribusi tertingginya adalah pengguna sepeda motor, mencapai 94,3%. Tujuan yang ingin dia capai dalam penelitian adalah diketahuinya  faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan keselamatan berkendara pada ojek online 2018. Desain studi yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross-sectional dengan sampel sebanyak 99 orang, dipilih dengan menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen menggunakan berupa kuesioner yang langsung diisi oleh responden., analisa data, univariat dan bivariat.Berdasarkan hasil analisis univariat diketahui ojek online yang tingkat pengetahuan keselamatan berkendaranya kurang baik adalah 59,6%. Sedangkan berdasarkan hasil analisis bivariat variabel usia diperoleh nilai p(0,536), variabel masa kerja diperoleh nilai p(0,469), variabel tingkat pendidikan diperoleh nilai p(0,063), variabel pengalaman diperoleh nilai p(0,00), variabel informasi diperoleh nilai p(1,00). Variabel yang berhubungan dengan pengetahuan keselamatan berkendara adalah pengalaman. Sedangkan variabel usia, masa kerja, tingkat pendidikan dan keterpaparan informasi tidak berhubungan dengan pengetahuan keselamatan berkendaran.---Traffic accidents  are still a serious  problem  in Indonesia. Data from the Indonesian National Police Traffic Corps (Korlantas  Polri),  stated  that  the  total  traffic  accidents  that  occurred  in  2017  reached  120,041,  and claimed lives of 25,491, and Bogor was one of the cities in West Java Province that had quite a high number of accidents,  namely 357  events  with the  highest contribution  were  motorcycle users, reaching 94.3%. The goal  he  wants  to  achieve  in  this  research  is  to  know  the  factors  related  to  driving  safety  knowledge  in  the 2018  online  motorcycle  taxi.  The  study  design  used  in  this  study  was  cross-sectional  witha  sample  of  99 people,  selected  using  accidental  sampling  techniques.  The  instrument  used  in  the  form  of  a  questionnaire that was directly filled in by respondents., Data analysis, univariate and bivariate. While based on the results of  bivariate  analysisthe  age  variable  p  (0.536),  the  length  of  service  variable  p(0.469),  the  education  level variable  p(0.063),  the  experience  variable  p(0.00),  the  information  variable  p(1.00).  Variables  related  to driving safety knowledge are experiences. Whereas variablesof age, years of service, level of education and information exposure were not related to knowledge of driving safety.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Aman Berkendara (Safety Riding) pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta Tahun 2020 Anisa Nur Aeni; Luqman Effendi; Munaya Fauziah; Dadang Herdiansyah
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol 1, No 2 (2021): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.1.2.191-204

Abstract

Safety riding dapat diartikan sebagai cara berkendara yang aman dan nyaman baik bagi pengendara, safety riding mengacu kepada perilaku berkendara yang secara ideal harus memiliki tingkat keamanan yang cukup. Data dari Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia mencatat jumlah kecelakaan di Indonesia sepanjang 2018 sebanyak 109.215, jumlah tersebut naik 4,69% dibandingkan pada tahun 2017 dengan 104.327 kejadian, selama kurun waktu 2014-2018, jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan rata-rata 3,30% per tahun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Aman Berkendara (Safety Riding) pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta tahun 2020”.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional dengan jumlah responden dalam penelitian yaitu 107 sampel. Metode pengambilan data menggunakan kuesioner dalam bentuk google form. Adapun analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik chi-square pada perangkat lunak statistikAda hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, pengetahuan, dan self efficacy dengan perilaku aman berkendara (safety riding) (P value = 0,000), tidak ada hubungan yang signifikan antara masa berkendara dengan perilaku aman berkendara (safety riding) (P value = 0,171).Faktor-faktor yang memiliki hubungan dengan perilaku aman berkendara (safety riding) yaitu jenis kelamin, pengetahuan, dan self efficacy. Perlunya pihak universitas dapat bekerja sama dengan pihak kepolisian lalu lintas dalam mengadakan penyuluhan atau pelatihan untuk para mahasiswa terkait perilaku aman berkendara (safety riding).---Safety riding can be interpreted as a way of driving safely and comfortably for drivers, safety riding refers to ideal driving manners with adequate safety level for drivers. Data from the Indonesian Police Traffic Corps recorded the number of accidents in Indonesia throughout 2018 as many as 109,215, this number increased by 4,69% compared to 2017 with 104,327 incidents, during the 2014-2018 period, the number of traffic accidents increased by an average of 3,30% per year.The purpose of this study is to discover Factors Related to Safety Riding Behavior on Students of the Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Jakarta in 2020. This study is a quantitative research with cross sectional experiment design with 107 samples of respondents. Questionnaire through google form is used for data collection. The data analysis in this study used the chi-square statistical test in the SPSS 23 application.There is a significant correlation between gender, knowledge of driving, and self efficacy with safety riding (P value = 0,000) while there is no significant correlation between driving time with safety riding (P value = 0,171).This study indicates that gender, knowledge and self efficacy are the influencing factors of safety riding. It’s necessary to joint action between university and government/police officials is needed to provide seminar or training programs regarding safety riding for university students.
IDENTIFIKASI RISIKO KESELAMATAN KERJA METODE (HIRARC) PADA TAHAP PEMBUATAN TANGKI DI PT. GEMALA SARANAUPAYA Hania Mauliyani; Nur Romdhona; Andriyani Andriyani; Munaya Fauziah
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol 2, No 2 (2022): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.2.2.163-174

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja mempunyai tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan mempertahankan kesehatan pekerja. Jika angka keselamatan kerja rendah, maka hal tersebut dapat berdampak buruk pada kesehatan pekerja. Peneliti sudah melakukan studi pendahuluan untuk melihat gambaran awal terkait kondisi yang ada di lapangan, terutama dalam Identifikasi Bahaya (Hazard Identification), Penilaian Risiko (Risk Assessment), dan Pengendalian Risiko (Risk Control) pada pembuatan tangki di PT. Gemala Saranaupaya yang berada di daerah Cilincing, Jakarta Utara. Hasil yang diamati ialah proses tahapan kerja. dari bagian instruksi kerja, kemudian melakukan wawancara terkait kecelakaan kerja yang sering terjadi pada proses pekerjaan berlangsung dan melakukan observasi langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu metode penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan dan tulisan serta perilaku orang-orang yang diamati. Penelitian ini akan melakukan identifikasi dan penilaian risiko serta pengendalian risiko. Berdasarkan wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti, terdapat beberapa potensi bahaya, hasil penilaian risiko yang dilakukan peneliti di PT. Gemala Saranaupaya, hasil potensi bahaya terdapat 8 tingkat risiko Ekstrim ( E), 7 tingkat risiko Tinggi (T), 3 tingkat risiko Rendah ( R), dan 2 tingkat risiko Sedang (S). Terdapatnya bahaya dari setiap proses kerja dengan penilaian risiko dan pengendalian risiko yang berbeda.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Pengendara Ojek Online Saat Terjadi Pandemi COVID-19 Di Kota Tangerang Selatan Tahun 2020 Khilda Khoirunnisa; Luqman Effendi; Munaya Fauziah; Triana Srisantyorini
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol 1, No 2 (2021): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.1.2.217-232

Abstract

International Labor Organization (2012),  mengatakan bahwa stres kerja merupakan salah satu masalah terbesar dari berbagai negara dan jenis pekerjaan. Data statistik stres, depresi, atau kegelisahan yang berhubungan kerja di Inggris Raya pada tahun 2017 menunjukkan 526.000 pekerja yang menderita stres kerja, depresi atau kegelisahan. Di Indonesia telah banyak peneliti yang mengkaji mengenai stres kerja, seperti yang telah dilakukan oleh Siregar (2018) pada pengendara gojek community Medan menunjukkan bahwa terdapat 66,7% responden mengalami stres ringan, 31,3% responden mengalami stres sedang, dan 2,1% responden mengalami stres berat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada pengendara ojek online saat terjadi pandemi COVID-19 di Kota Tangerang Selatan tahun 2020. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif bersifat cross sectional dengan jumlah responden 132 pada 2 perusahaan ojek online di Kota Tangerang Selatan dan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Adapun analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian analisis bivariat menunjukkan bahwa diketahui p-value umur (0,009),  status pernikahan (0,086), status pekerjaan (0,612), lama kerja (0,029), pendapatan (0,028), dukungan sosial (0,000), dan hubungan interpersonal (0,000). Faktor yang memiliki hubungan bermakna dengan stres kerja adalah variabel umur, lama kerja, pendapatan, dukungan sosial, dan hubungan interpersonal dan status pernikahan dan status pekerjaan tidak memiliki hubungan yang bermakna antara stres kerja. Pengendara ojek online melakukan manajemen stres dengan berpikir positif terhadap kemampuan diri dan mengembangkan keterampilan diri dalam bekerja serta membangun relasi dengan rekan kerja ataupun atasan di perusahaan.---International Labor Organization (2012), said that work stress is one of the biggest problems for various countries and types of work. Statistics on work-related stress, depression or anxiety in the United Kingdom in 2017 showed 526,000 workers were suffering from work stress, depression or anxiety. In Indonesia there have been many researchers who have studied work stress, as has been done by Siregar (2018) on the motorbike taxi drivers in the Medan community, showing that 66.7% of respondents experienced mild stress, 31.3% of respondents experienced moderate stress, and 2.1. % of respondents experienced severe stress. The purpose of this study was to determine the factors related to work stress in online motorcycle taxi drivers during the COVID-19 pandemic in South Tangerang City in 2020. The research method used a cross-sectional quantitative descriptive study with 132 respondents at 2 online motorcycle taxi companies in Tangerang City. South and the sampling technique using accidental sampling. The data analysis in this study used the chi-square statistical test. The results of the bivariate analysis showed that the known p-value was age (0.009), marital status (0.086), employment status (0.612), length of work (0.029), income (0.028), social support (0.000), and interpersonal relationships (0.000). . Factors that have a significant relationship with work stress are variables of age, length of work, income, social support, and interpersonal relationships and marital status and work status do not have a significant relationship between work stress. Online motorcycle taxi drivers do stress management by thinking positively about their own abilities and developing personal skills at work and building relationships with colleagues or superiors in the company
Co-Authors ABIZAR ALGIFARIH Abriyanti, Rika Mustika Abul A’la Al Maududi Adi Fahrudin Adinda Nurfitriyani Adinda Rizki Amalia Aenul Wardah Agus Triyono Ahda Ahda Aida Absari Akhyar Aisah Aisah Aisyhabilla Oktaviani Al- Sanaani, Saba Awadh Al- Sanaani, Safa Awadh Al- wesabi, Mohammed Ali Al-Maududi, Abul Ala Alfina Tri Adetiya Alien Mustika Ningsih Alifya Fitri Ananda Alifya Murvi, Sifa Allan Bahya Zahran Alliffiyola Lani Putri Almairah Nurfauziah Alvi Fauzia Alvi Fauziah Alvian Ramadan Alvira Rizka Utami Alyamani, Khleg Amelia Meda Septira Amelia Novita Amin, Khairil Amira Mhuthia Adila Ananda Putri N.R Andarini, Rr. Evy Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Asmuni Andriyani Asmuni Andryani, Andryani Anggraini Ardiana Anisa Nur Aeni Anita, Apriliawati Annnisa Muthmainnah Anwar Mallongi Aprilia, Tyas Aprillia, Nadia Apriyanthi, Ria Aragar Aragar Putri Aragar Putri Ardilla Larasatie Ardimas Saputra Ari Laras Arinda, Yosi Duwita Arum Sri Ambarwati Asmalasari, Mia Endah Asmalasari, Mia Endah Asmara, Amelia Asmuni, Andriyani Asti Al Hikmah Astri Maretta Astri Ulistrianingsih Atika Sari Aulia Fahmi Auliany, Diah Awang Saputra Ayunda Larasati Azizah Zen Bella Febriani Bima Indra Chairunnisa Chairunnisa Chusnan, Masyitoh Chusnul Desty Rizki Cindi Maduri Cut Nova Farhalida Dadang Herdiansyah Dadang Herdiansyah Danang Onggo Wasito Delika Puspita Denita Nur Anisya Dessy Marlinda Cahaya Desy anggraini Deviana Aninda Putri Dewi Masithoh Dewi Nur Sutiawati Dewi Purnamawati Dewi Purnamawati Dewi Purnamawati Dewi Risqan Marfiah Dewi Wulandari Dhea Meditasari Dihartawan, Dihartawan Dinda Demayah Dinda Pratiwi Dwita Meylina Nur Aisyah Ega Oktavia Ega Wiyasih Eka Silfiani Ekka Ina Oktavia Elsa Sylvania Sari Elsya Zaina Elidzar Enggal Nur Fadian Erlina Pudyastuti Ernyasih Ernyasih , Ernyasih Ernyasih Ernyasih Ernyasih Ernyasih Ernyasih Ernyasih Ernyasih Ernyasih Ernyasih Ernyasih Ernyasih Ernyasih Ernyasih, Ernyasih Ernyasih, Ernyasih Ery Kustini Eva Rahmawati Fadhilah Fadhilah Fadlilah, Dina Rahma Fahru Roji Fajrini, Fini Farah Nurul Basma FATHATUL FUADIYAH Festia Dwi Cahyani Fidara Shafa Fidara Shafa Fijriah, Putri Noorrizky Fijriah, Putri Noorrizky Fini Fajrini Fini Fajrini Fini Fajrini Firda Ayu Salsabilla Fitri Rahmaningsih Frida Kusumawati Gayuh Ageng Munawwaroh Ghina Syania Zahirah Gifari Raihan Al Rasya Gilang Anugerah Munggaran Gilang Anugerah Munggaran Hadis Akbari Hafidzah, Shila Najla Hamammah Nurul Anas Hamidah Amani Fitri Handayani, Martuti Dwi Hania Mauliyani Hanifah Ismi Hanifah Sekar Wulandari Harahap, Nirmala Hardiman SG HARIYANTI Herdiansyah, Dadang Herlina, Lily Hernani Djarir, Hernani Herningrum Dessylindra Herwina Bahar Herza Olivina Hilda Mutiah Hilda Nurul Fadillah Himmatul Ulya Ifthitha Aldiany Ika Septiana Sari Ina Annisa Indah Nofita Irawati Wulandari Irna Hasanah Irna Hasanah Irna Hasanah Irna Hasanah Isnie Nurajizah Wijayanti isti'anah Surury Istianah Surury Jaksa, Suherman Januar Ariyanto Juju Permata Sari Jumaiyah, Wati Kadewi, Ami Kamila, Shella Rahmadani Karimah Azzahra Khairunnisa Khairunnisa Khilda Khoirunnisa Klarysa Klarysa Komalawati, Dedeh Komariah, Elis Lenny Asyita Cahyani Lentera Mahameru Kaffah Lia Ambarwati Lingga Rizarni Lubna Nabilla Luqman Effendi Lusida, Nurmalia Lutfiana Aulia Mahmudin Sudin Maruf, Mohammad Ainul Mar’atu Shalihat Masyitoh Masyitoh Masyitoh Masyitoh Masyitoh Maya Sari Maylina Prastyawati Ma’mun Murod Al-Barbasy Mega Fatimah Rosana Mega Rizki Utami Melvira, Jovita Mhuthia Adila, Amira Mohammad Ainul Maruf Mohammad Ainul Maruf Muhamad Rizky Muhammad Fachri Muhammad Farid Muhammad Jundi Madani Muhammad Naufal Rasyid Muqsith, Shelly Fadhilah Murodi Murodi Mustafida, Ika Mutiara Mauliza Simbolon Mutiara Ramadhani Putri Nabilah Nur Haenisa Nada Udzrotu Shauma Nadiah Adella Tuhulaula Nadilla Firda Nahuda Nahuda Najwa Khairina Najwa Khairina Nanda Afina Riyadhu Ilma Nastiti Dyah Prastiwi Nayla Nur Rabbany Nazarwin Saputra Niesa Surya Dianti Putri Ningsih, Alien Mustika Nirmala Harahap Nirmala Harahap Niti Emiliana Noor Latifah Noor Latifah Noviar, Andika Surya Nur Ramadhan Nur Romdhona Nuraidah Nuraidah Nuraidah Nuraidah, Nuraidah Nurce Arifiati Nurfadhilah Nyimas Heni Purwati Nyimas Heny Purwati Oswin Yohsa Ibrahim P, Nyimas Heny Pawit Aryani Permata Nazalia Arifin Pitut Aprilia S. Pratama, Zahra Diva Purnamawati, Dewi Purnawati, Tri Purwati, Nyimas Heni Puspa Nujulla Puspa Nujulla Putri Dwi Ardiyanti R. Muh. Ihsan Sasraningrat Rafika Zulfa Raghib Filhaq Raghib Filhaq Rahmadita, Ananda Kezia Nashra Raihan Ali Raisal Muhammad Fadilah Ramadhani, Lutfiah Kurnia Putri Ranti Apriliani Rayasari, Fitrian Rehan Aula Salsabila Reksya Riandy Ramadhany Resti Nilam Resmini Rina Oktavia Rohimi Zam Zam Romdhona, Nur Rusdi Effendi Sahureka, Marthina Sari, Elsa Sylvania Sasmito, Priyo Setiawati, Desy setiowati, dinda sulis SG, Hardiman Shafira Sulistiani Shelly Fadhilah Muqsith Sifa Alifya Murvi Siti Aisyah Siti Hamidah Siti Riptifah Tri Handari Siti Zulaiha Soniasari Soniasari Sri Ramadhan Sri Sumartini Sugiatmi Sugiatmi Sugiatmi, Sugiatmi Sugiatmi, Sugiatmi Suhaimah Suhaimah Suherman Suherman Suherman Suherman Suherman Suherman Suherman Suherman Suherman, Suherman Suitini, Titin Sutanto Priyo Hastono Sutiawati, Dewi Nur Syahrullah Syahrullah Syarafina Zhalifunnafsi Sartono Syifa Laivina Salfinaz Risan Taufiqurrochman Taufiqurrochman Temaspraba, Nadhifah Salsabila Thaha, Ahmad Razak Thresya Febrianti Tiara Rahmawati Tiara Rahmawati Titin Suitini Titin Sutini Tria Astika Endah Permatasari Triana Srisantyorin Triana Srisantyorini Vania Alda Nabilah Wesam AL Madhoun Widiyanti, Tri Widya Nurkhalika Widya Rizki Ariandini Winnia, Adinda Jilan Hikaru Yasmin Nurul Janati Yasmine Adnindya Syafira Yosi Duwita Arinda Yudi Chadirin Yuliastutik, Fitri Zalma Nur Khadijah Putri Zamzam, Rohimi Zulva Amalia