p-Index From 2021 - 2026
9.601
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BAHASA DAN SASTRA BAHASANTODEA Jurnal Legalitas Gorga : Jurnal Seni Rupa AGROTEKBIS Pendidikan Geografi Jurnal Al-Maqayis Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Hukum Nady al-Adab Arabi : Journal of Arabic Studies Register Journal Journal of Natural Science and Integration Batoboh : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Jurnal Masyarakat dan Budaya Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Journal of Health Sciences Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Penjaskesrek STKIP Mega Rezky Makassar Ensiklopedia Education Review Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Al-Misbah : Jurnal Islamic Studies Jurnal Sisfotek Global Critical Medical and Surgical Nursing Journal Jurnal Abdidas Current : Jurnal Kajian Akuntansi dan Bisnis Terkini 'A Jamiy: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Spektrum Sipil Unri Conference Series: Community Engagement Insyirah: Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Studi Islam Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Hukum Malahayati Oryza : Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) JRAM (Jurnal Riset Akuntansi Multiparadigma) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Jurnal Sisfotek Global Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Relief: Journal of Craft Global Journal Basic Education Education, Language, and Culture Journal Jeksyah Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Jurnal HUMANIS Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Indonesian Journal of Pedagogical and Social Studies Jurnal Lentera Pengabdian Media Akuntansi Perpajakan AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumberdaya Manusia Lughawiyah: Journal of Arabic Education and Linguistics Health Dynamics Indonesian Journal Of Physical Activity and Sport Development Al-Fathanah Jurnal Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Topik Global JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Gizi Ilmiah Jurnal Wicara Desa
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Relief: Journal of Craft

BAWANG MERAH SEBAGAI MOTIF PADA KEBAYA MELAYU Dewi, Lisa; Widdiyanti, Widdiyanti; Ferawati, Ferawati
Relief : Journal of Craft Vol 2, No 2 (2023): Relief: Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/relief.v2i2.3751

Abstract

The plant of onion bulbs frequently utilizes as spices for food. Visually the shape is circular,This fascination with the form of onion bulbs and their function served as the basis for works as an original motif on Malay kebaya utilizing the batik writing technique. The three steps of the creative process are exploration, design, and embodiment. The exploration stage begins with collecting information from sources relevant to the work that will develop.  The design stage carries out by producing alternate sketches, creating designs with the onion bulb motif, and settling on a chosen design. The use of the batik writing technique combined with the embroidery technique is to carry out the process of achieving the design of the work. The work uses a silk cotton fabric as a material that is dyed with remazol. Umbi bawang merah merupakan tanaman yang biasa digunakan dalam bumbu masakan. Secara visual bentuknya bulat cenderung oval, Ketertarikan terhadap bentuk umbi bawang merah dan kegunaannya menjadi dasar penciptaan karya sebagai kreasi bentuk motif pada kebaya melayu Riau menggunakan teknik batik tulis. Proses penciptaan terdiri dari tiga tahap yang meliputi eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Tahapan eksplorasi dimulai dengan mengumpulkan data dari sumber-sumber yang berkaitan dengan penciptaan karya yang akan dibuat. Tahap perancangan dilakukan melalui pembuatan sketsa alternatif, membuat kreasi bentuk motif umbi bawang merah, dan menetapkan desain terpilih. Proses perwujudan rancangan karya dilakukan dengan teknik batik tulis yang dipadukan dengan sulam. Media yang digunakan berupa kain katun sutera dengan pewarnaan remazol.
Ekspresi Kaligrafi Surat Al-Qariah pada Kriya Kulit Rijal, Mukhta; Sumadi, Sumadi; Ferawati, Ferawati; Fatrina, Novina Yeni
Relief : Journal of Craft Vol 3, No 2 (2024): Relief: Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/relief.v3i2.2882

Abstract

Seni sebagai ekspresi merupakan ungkapan seorang seniman yang dituangkan dalam karya seni lewat media dan alat. Pengkarya menjadikan surat Al-Qariah, surat ke-101 sebagai ide penciptaan pada kriya kulit. Al-Qariah berarti hari kiamat. Ide penciptaan tugas akhir  yang berjudul ‘Ekspresi Kaligrafi Surat Al-Qariah Pada Kriya Kulit’, terinspirasi dari lingkungan dan juga melihat berita-berita yang beredar di internet seperti, korupsi, pelecehan seksual, dan hal-hal lain yang sudah menyimpang dari agama, seakan manusia berfikir bahwa kehidupan hanyalah di dunia saja. Maka dari itu pengkarya berinisiatif untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa kehidupan di dunia ini tidaklah abadi dan akan ada pembalasan tentang apa yang kita perbuat di dunia.Teori yang dipakai dalam penciptaan  karya ini yaitu teori bentuk, teori fungsi, dan teori estetis. Metode penciptaan karya seni melalui tiga tahap. Tahap eksplorasi dengan mencari referensi melalui studi pustaka maupun lapangan. Tahapan perncangan dengan membuat gambar rancangan melalui gambar sketsa alternatif dan desain gambar kerja. Tahap perwujudan menggunakan bahan kulit samak sol, dengan teknik tatah, dan finishing menggunakan cat acrilyc
KREASI MOTIF KUCIANG LALOK PADA TAS WANITA Wahyuni, Dini; Ferawati, Ferawati; nofrial, Nofrial
Relief : Journal of Craft Vol 4, No 1 (2024): Relief: Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/relief.v3i3.4914

Abstract

The kuciang lalok motif is one of the motifs found in the Rumah Gadang which is placed in the singok part of the Rumah Gadang. The kuciang lalok motif was created by taking part of the kuciang lalok motif and arranging it in a regular plane pattern. The method for creating works goes through three stages. The stages are exploration, design and realization. The exploration stage is looking for reference ideas directly or through literature study, the design stage is pouring ideas into several sketches. Then, the sketches are selected and made into a design, and the design chosen is realized into a work using felt inlay and sewing techniques. The form of realized leather women's bags are handbags, sling bags, shoulder bags and backpacks.
Burung merak hijau sebagai ide penciptaan motif batik pada cardigan Azizah, Nisatul -; Ferawati, Ferawati; prastawa, wisnu; Kurniawan, Ramadhani
Relief : Journal of Craft Vol 4, No 2 (2025): Relief: Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/relief.v4i1.5453

Abstract

Burung Merak Hijau merupakan salah satu burung terindah di dunia yang juga terdapat di Indonesia, khususnya di pulau Jawa, yaitu Pavo muticus. Bulu ekor ini tumbuh dari pangkal ekor sehingga dapat berbentuk seperti sebuah kipas yang sangat besar dan indah. Di atas kepalanya terdapat jambul tegak. Sedangkan merak betina memiliki bulu-bulu yang kurang mengkilap, berwarna hijau keabu-abuan tanpa dihiasi bulu penutup ekor. Burung merak hijau walaupun berukuran besar, tetapi memiliki keunikan pandai terbang dan bulu ekor yang memiliki warna yang indah yaitu hijau keemasan yang berkilau dengan ujung ekor berbentuk seperti mata berwarna coklat, hijau dan biru.Konsep penciptaan karya ini berangkat dari burung merak hijau karena memiliki bulu yang indah, memiliki warna yang cerah, serta hewan yang dilindungi sebagai motif batik pada cardigan.  Landasan teori yang digunakan dalam mewujudkan karya ini yaitu teori bentuk, fungsi, warna, motif, kreasi, dan estetis. Metode pada proses penciptaan karya ini dimulai dari tahap eksplorasi dilanjutkan pada tahap perancangan kemudian perwujudan karya. Karya ini menggunakan teknik batik tulis dan jahit dengan media kain mori primisima dan zat pewarna remazol. Karya yang diciptakan merupakan karya fungsional. Adapun fungsi karya secara fisik adalah sebagai pakaian cardigan yang berlengan panjang dan tanpa lengan dengan ukuran L. Karya yang diciptakan berupa cardigan sebanyak tujuh dengan judul bertengger, bersuara, kasih sayang ibu, terbang, cantik, kipas, dan merak betina.
Stilisasi Bunga Matahari Sebagai Ornamen Sulam Pada Karya Dua Dimensi Sari, Catherine Ayunita; Ferawati, Ferawati; Bahrudin, Ahmad; Kurniawan, Ramadhani
Relief : Journal of Craft Vol 4, No 1 (2024): Relief: Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/relief.v4i1.5564

Abstract

Bunga matahari dengan nama ilmiah Helianthus annuus L. Bunga matahari merupakan tanaman tahunan yang cukup tinggi. Diameter bunga matahari dapat mencapai 15-30 cm yang sebagian besar bunga berwarna kuning. Bunga matahari memiliki keunikan  terletak pada kelopaknya yang menyerupai seperti matahari dan tumbuh menghadap matahari. Daun bunga matahari memiliki bentuk seperti hati, warnanya hijjau sampai hijau tua. Benang sari bunga matahari terletak pada tengah bunga berwarna coklat. Landasan teori pada penciptaan karya seni ini meliputi tujuh landasan teori, teori bentuk, teori motif, teori stilisasi, teori warna, teori sulam, teori bunga matahari, dan teori karya dua dimensi. Metode penciptaan karya seni ini melalui tiga tahap, tahap eksplorasi dimulai dengan mencari referensi tulisan dan data tentang bunga matahari, tahap perancangan, konsep yang digambarkan dalam beberapa sketsa alternatif, dan desain terpilih. Tahap perwujudan melalui proses teknik tusuk pipih, tusuk rantai, dan tusuk kepala peniti menggunakan bahan kain kanvas, benang wol, dan benang jahit.   
KREASI KALIGRAFI ASMA’UL HUSNA PADA KRIYA KAYU Ahmad rivaldi, Ahmad Rivaldi; nofrial, nofrial; Ferawati, Ferawati; zam, riswel
Relief : Journal of Craft Vol 4, No 2 (2025): Relief: Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/relief.v4i1.5375

Abstract

 ABSTRAKKarya ini mengangkat kreasi kaligrafi Asma’ul Husna pada kriya kayu dengan menggunakan khat Tsuluth. Asma’ul Husna, yang terdiri dari 99 nama-nama Allah, mengandung makna yang sangat dalam, mencerminkan sifat-sifat Tuhan yang Maha Esa. Setiap nama dalam Asma’ul Husna mengandung pesan spiritual yang dapat menjadi petunjuk hidup bagi umat manusia. Pemilihan kayu sebagai media dalam pembuatan karya ini memberikan sentuhan alami yang memperkaya dimensi estetika dan filosofi yang terkandung dalam setiap nama Allah. Gaya khat Tsuluth dipilih karena memiliki karakteristik goresan yang elegan dan melengkung, yang mampu menggambarkan keindahan serta kebesaran Tuhan dengan cara yang dinamis namun terstruktur. Karya ini tidak hanya berfokus pada nilai estetika, tetapi juga mengajak penikmat untuk merenungkan makna spiritual dari setiap nama Allah yang ditulis.  Penciptaan karya ini menggunakan teori fungsi, dan teori estetis. Metode penciptaan karya seni melalui tiga tahap, tahap eksplorasi dengan mencari referensi melalui studi pustaka maupun lapangan. Tahapan perancangan dengan membuat gambar rancangan melalui gambar sketsa alternatif dan desain gambar. Tahap perwujudan menggunakan bahan kayu surian, dengan teknik ukir pahat ketinggian sedang, dan finishing menggunakan tinta printer yang dilapis memakai melamin lack clear doff dan penyajian karya merupakan metode yang digunakan dalam mengenalkan hasil karya seni kepada masyarakat luas sebagai media dakwah. Karya berupa kaligrafi dua dimensi, yang diciptakan sebanyak tujuh karya, yaitu: Al Hakiim, Al Wadud, Al Kariim, Ar Rahman, Al Lathiif, Ar Rahiim, dan Al Wakiil.     
KREASI MOTIF RUMOH ACEH PADA KEMEJA BATIK PRIA Nurlaili, Nurlaili; Akmal, Ahmad; Ferawati, Ferawati
Relief : Journal of Craft Vol 5, No 1 (2025): Relief: Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/relief.v5i1.6128

Abstract

Kreasi motif rumoh Aceh bersumber dari rumah adat Aceh, rumoh adat yang berbentuk panggung memiliki serambi depan, serambi tengah dan serambi belakang. Rumah Aceh sebagai rumah tradisional memiliki ornamentasi yang khas Aceh seperti sumber ini yang dipilih sebagai acuan untuk motif pada baju batik yaitu, bungoeng meusingklet dan taloe meuputa yang dikreasikan ke bentuk Motif rumah Aceh. Metode penciptaan motif baju batik bercorak kreasi motif rumoh Aceh melalui tiga tahap yaitu, tahap Eksplorasi, tahap Perancangan dan tahap Perwujudan. Eksplorasi melalui pengumpulan data, referensi yang berhubungan dengan kreasi motif rumoh Aceh. Perancangan membuat gambar motif secara sederhana dan dikreasikan, Perwujudan motif ini melalui teknik batik tulis yang dicanting pada mori menggunakan teknik pewarnaan reaktif atau remazol menggunakan teknik mencolet. Hasil karya kreasi motif rumoh Aceh pada baju kemeja laki-laki terdiri dari motif roa umah, Motif taloe takue rumoh, kubah rumoh, jeundela rumoh, rumoh meupucok, rumoh singet, dan ija simplah
Co-Authors A. Syahid Robbani A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Latif Afidati, Azri Agustawijaya, Didi Supriadi Ahmad Bahrudin Ahmad rivaldi, Ahmad Rivaldi Ahmad Zaki Akmal, Ahmad Alfaqih, Mohamad Roni Alfatah, Alfarouq Alimuddin Laapo Alvin, Nur Fauziah Amailia, Sisi Amelia, Natasya Risky Ananta, Aryoni Andhika, Muhammad Zakhri Anjani, Ni Made Anwar, Muda R. Ardianti, Ikha Ariyansyah Ariyansyah, Ariyansyah Aulia, Anggun Yesi Awaluddin Awaluddin Azizah, Nisatul - Betri, Heni Bilbina, Andini Azerta Chandra, Billy Danio Dahniati, Dahniati Dahniel, Maida Aulia Damanik, Martin Ade Insani Damayanti, Alfina Daniel Happy Putra Dasrizal Dasrizal Davit Rahmadan Debi, Rosma Dessy Artina Dewi, Lisa Dewi, Putu Ayu Septiya Kusuma Dini Wahyuni Ediantes, Ediantes Efendi, Yusuf Eka Tri Wulandari, Eka Tri Ema Sulastri Emawati emawati Emilda Firdaus Enjelina, Ria Erdianto Effendi ERNI SURYANI, ERNI Evi Deliana HZ Fadhilah, Zuhra Nur Fainani, Widia Fatrina, Novina Yeni Fauzia, Nura Suciati Febriani, Hilda Ferawati Fikranta, Atthyobi Muhammad Fiqih Hana Saputri, Fiqih Hana Firdaus Firdaus Firman Firman Fitri, Uli Annisa Fitters, Muhammad Avicena Ghazali, Muhammad Irvan Ginting, Bayudwi Putra Gunawan, Pardi H, Astrina Hadi Sulistyo, Angger Anugerah Hakim, Azizul Hamdani, Revky Hargiani, Fransisca Xaveria Harissman, Harissman Hartini, Ika Hasdania, Nabila Triyuliani Hasnah, Hasnah - Hasra, Hasra Hayatul Ismi Hendra Hendra Herri Mulyono Humaeroh, Hasmi Laela Ibnu Hajar Igama, Thoriq Muda Imra, Aufa Indra Irawan intan permata sari Iqbal, Muchamad Irma Rubianti Irma, Irma Rubianti Irmawati Irmawati Irwandi, Muhammad Ishar, Anwar Islamy, Randa Istiqomatunnisa, Istiqomatunnisa Izan Qomarats Julianto, Errix Kristian Karefna, Ditya Khalifah, Chyntia Annas Khasanah, Nisrina Noor Krisananda, Aldi Kumala, Diah Ayu Kurniati, Mei Fitria Kusuma Ningsih, Sri Lestari, Winda Dwi LESTARI, WIWIT Limonang, Limonang Lubis, Muhammad Al Amien M. Bucci Ryando Magdalena, Febriani Cristina Susianti Magfirah, Sitti Mailisman, Nasrullah Maisaroh, Ria Maizirwan Mel, Maizirwan Mardiansyah, Hady Medeline, Medeline Mexsasai Indra Mir’atussholiha, Baiq Khovifa MISWAR MISWAR Mohd Hamidin, Norfaezah Muhammad Iqbal Muhayyan, Muhayyan Mukhlis R Mukhlis, Abdul Mulyani, Ade Desti Munandar, Wahyu Mutia Budhi Utami MZ, Rizki Ramandaris Nikman Azmin Ningsih, Sarlin Ayu Nofrial . NOVITA SARI, RATIH Nunung Nuraeni, Nunung Nur Fadhila Nur Isni Rohmatin Nurdianti Nurdianti Nurfathurrahmah, N Nurfathurrahmah, Nurfathurrahmah Nurlaili Nurlaili Nurmalita Sari, Rafika Nurmawanti, Nunung NURUL HIDAYAH Octavia, Ainun Yati Parendra, Dygta Arsya Parwoto, Adi Pasaribu, Bahagia Bagio Pathurahman, Pathurahman Prastawa, Wisnu Pratama, Fauzan Dimas Adi Pratama, Restu Ananda Prihadi, Indah Aidina Pusaka, Semerdanta Putri, Nurul Izzah Alia Raden Mohamad Herdian Bhakti Raharsari, Razeki Tri Raihan, Siti Ramadhan, Naufal Gilang Ramadhani Kurniawan Raudhatul Jannah Ria, Ria Riando, Ridho Gus Rijal, Mukhta Riris Rotua Sitorus Rizky K, Fitria Ruben Situmorang Rusli, Kurnia Rusli, Kurnia Saputra, Teguh Hadi Saragih, Kevin Jeremy Putra Sari, Catherine Ayunita Sartika Sartika Sepita Ferazona Septiana Wulandari Septiana, Elsa Setiawan, Prayoga Sianturi, Rachel Nissi Sihar Tambun Sihombing, Santa Sentia Sila, Enay Sinaga, Philip Baruma Siti Sarah, Siti Sitio, Goltiar SRI RAHAYU sudiani, yoni Suhamdani, Haris Suharnianti, Suharnianti Sulistyo, Angger Anugerah Hadi SUMADI SUMADI Sundari, Sri Supiati Supiati Syaifullah Yophi Ardiyanto Tantri Wulandari, Silvi Taramadina, Nivia Thonthowi Thonthowi Trisnawati, Desi Tuharea, Chindy Ameilia Putri Ulinsa, Ulinsa Walinga, Andi Nahdia T Wardana, Aldi Bagustia warini, warini Widarsono, Anjani Syafira Arbie Widdiyanti, Widdiyanti Widodo, Mardaniel Roikhan Widodo, Wasis Widya Prari Keslan Wijaya, Cornelia Navisa Wulandari, Lusia Asih Wyndaria, Annisa Yoyo Yoyo Yusroh Zaini, Abdul Razif Zam, Riswel Zulfikar Jayakusuma