Articles
INTERNALISASI ATURAN POLYA TERHADAP KECAKAPAN SISWA MENYELESAIKAN MASALAH KPK & FPB
Maulyda, Mohammad Archi;
Erfan, Muhammad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 3, No 6 (2020)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apakah ada pengaruh model pembelajaran Polya terhadap kemampuan penyelesaian soal KPK dan FPB pada siswa kelas V SDN 1 Labuapi Kabupaten Lombok Barat. Subjek dalam penelitian ini adalah 25 siswa kelas VA SDN I Labuapi dan 25 siswa kelas VB SDN I Labuapi. Teknik pengumpulan data berupa tes tertulis dan instrumen berupa soal uraian yang berjumlah 10 butir. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t atau uji t. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) Kemampuan menyelesaikan soal KPK dan FPB sebelum diterapkan model pembelajaran Polya pada siswa kelas V SDN 1 Labuapi Kabupaten Lombok Barat dengan ketuntasan klasikal mencapai <75%. Hal tersebut dibuktikan dengan ketuntasan klasikal sebesar 60,4%. (2) Kemampuan menyelesaikan soal KPK dan FPB setelah diterapkan model pembelajaran Polya pada siswa kelas V SDN 1 Labuapi Kabupaten Lombok Barat dengan ketuntasan klasikal mencapai ≥75%. Hal tersebut dibuktikan dengan ketuntasan klasikal sebesar 98,2%. (3) Ada pengaruh model pembelajaran Polya terhadap kemampuan pemecahan soal KPK dan FPB siswa kelas V SDN 1 Labuapi Kabupaten Lombok Barat. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai sig. (2tailed) sebesar 0,000 <0,05 dan nilai t-hitung ≥ t-tabel atau 5,508> 1,708 berarti Ho ditolak dan Ha diterima.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT CAHAYA PADA MAHASISWA CALON GURU SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN GAME ANDROID
Erfan, Muhammad;
Maulyda, Mohammad Archi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini membahas tentang analisis peningkatan pemahaman konsep mahasiswa calon guru sekolah dasar pada materi sifat cahaya yang dibelajarkan dengan media game Android Light Ignite. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa calon guru sekolah dasar semester lima di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Kota Mataram. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan kelas 5A (34 mahasiswa) sebagai kelas eksperimen, dan 5B (33 mahasiswa) sebagai kelas kontrol. Data mengenai pemahaman konsep mahasiswa diperoleh dengan tes pilihan ganda tentang sifat-sifat cahaya yang meliputi cahaya merambat lurus, cahaya dapat dipantulkan, cahaya dapat menembus benda bening, cahaya dapat dibiaskan, dan cahaya dapat diuraikan menjadi beberapa warna. Data pada penelitian ini dianalisis dengan uji-t sampel independen dan uji gain ternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah perlakuan, pemahaman konsep mahasiswa calon guru pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada mahasiswa calon guru di kelas kontrol. (t-hitung = 4,362 & t-table = 1,668). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Game Android Light Ignite efektif dan sangat berguna dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa calon guru sekolah dasar mengenai sifat-sifat cahaya.
PENGGUNAAN WEBSITE QUIZIZZ UNTUK MENGEVALUASI HASIL BELAJAR CALON GURU SEKOLAH DASAR
Maulyda, Mohammad Archi;
Rosyidah, Awal Nur Khalifatur;
Apsari, Ratih Ayu;
Utama FR, Aeko Fria;
Witono, A Hari
Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Vol 3, No 2: Juli 2020
Publisher : universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/fundadikdas.v3i2.2672
Pandemi Covid-19 memiliki dampak yang cukup berarti di dunia pendidikan Indonesia saat ini. Siswa baik dari tingkat usia dini hingga tinggi (universitas) harus mengalami perubahan dalam sistem dan model pembelajaran. Tuntutan perubahan tidak hanya dirasakan oleh siswa namun juga oleh guru. Guru harus memenuhi tuntutan pembelajaran jarak jauh. Hal in juga berimbas pada penggunaan sarana yang tepat dalam mengevaluasi hasil belajar siswa. Website Quizizz menjadi salah satu sarana guru dalam melakukan evaluasi. Meskipun begitu, belum diketahui apakah Quizizz merupakan sarana yang tepat untuk melakukan evaluasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan Quizizz sebagai sarana evaluasi. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu. Terdapat kelas kontrol dan eksperimen yang masing-masing memiliki sampel sebanyak 37 mahasiswa PGSD. Data didapatkan dalam bentuk skor hasil tes yang akan dianalisis menggunakan independent t-test untuk mengetahui apakah kedua kelompok data memiliki perbedaan rata-rata yang signifikan atau tidak. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan website Quizizz kurang efektif sebagai sarana evaluasi hasil belajar.
How the Content of Learning Videos Should Be Made? (A Study on Prospective Primary School Teacher Students During COVID-19 Pandemic)
Erfan, Muhammad;
Maulyda, Mohammad Archi;
Syazali, Muhammad;
Umar, Umar;
Sutisna, Deni
Jurnal Kiprah Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kiprah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31629/kiprah.v9i1.3197
The pandemic period resulted in students having to learn from home by relying on a distance learning platform with most of the media used by educators in the form of learning videos or video conferences. This study aims to analyze how learning videos should be made so that the material contained in the learning videos can be conveyed properly to students in terms of video content, video duration, and various obstacles faced by prospective teacher students in obtaining good teaching materials in the form of learning resources and learning videos presented by educators. The data in this study were collected by means of a questionnaire distributed with Google Form. The questionnaire was distributed randomly to prospective elementary school teacher students in a study program at one of the state universities in Mataram. The questionnaire results were analyzed as a percentage of quantitative data. The results showed that 51% of respondents prefer learning videos with a duration of 5 to 10 minutes, as many as 60.5% of prospective teacher students prefer learning videos that contain material explanations of a topic of discussion than video tutorials, as well as the main obstacles for prospective teacher students in obtaining learning materials due to the limited quota of data packages and the internet network (signal) which is less supportive.
HUBUNGAN KEMAMPUAN LITERASI DAN KARAKTERISTIK MEDIA VISUAL YANG DIHASILKAN CALON GURU
Maulyda, Mohammad Archi;
Ermiana, Ida;
Erfan, Muhammad;
Fauzi, Asri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 5 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemilihan dan penggunaan media pembelajaran penting untuk keberlangsungan proses pembelajaran untuk meningkatkan berbagai kemampuan siswa. Pada penelitian ini jenis media yang dibahas adalah media visual dikarenakan lebih dari 50% responden lebih familiar dengan media visual. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali informasi tentang hubungan antara kemampuan literasi dan hasil media visual yang dibuat oleh calon guru SD. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sedangkan yang menjadi subjek penelitian ini adalah mahasiswa calon guru sekolah dasar sebanyak 100 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan secara online dengan memberikan angket kemampuan literasi dasar yang dibuat dengan googleform. Untuk melihat adanya hubungan kemampuan literasi dan karakteristik media visual maka digunakan uji korelasi dengan bantuan SPSS. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa nilai Sig- (2-tailed) dari data tersebut sebesar 0,002 < 0,05. Artinya bahwa terdapat adanya hubungan kemampuan literasi dasar dengan hasil media pembelajaran visual yang dubuat oleh subjek. Selanjutnya dilihat dari nilai R sebesar 0,534 menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel cukup kuat. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa kemampuan literasi dapat mempengaruhi hasil media pembelajaran yang dihasilkan
PROSES REPRESENTASI SISWA SEKOLAH DASAR D ALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA
Maulyda, Mohammad Archi;
Erfan, Muhammad
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2020): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/didika.v6i2.2696
Tujuan penelitian kualitatif deskriptif ini adalah untuk melihat representasi siswa dalam menyelesaikan masalah soal cerita. Subjek penelitian adalah siswa Kelas VI SDN 1 Sombron. Subjek dipilih berdasarkan hasil soal pretes dan wawancara singkat yang dilakukan pada 28 siswa dalam 1 Kelas. Dari 28 siswa yang menjadi subjek penelitian, dipilih 2 siswa yang mewakili 2 kategori jawaban yang muncul dalam 1 Kelas. Masing-masing kategori, yakni kategori siswa yang menjawab dengan benar dan siswa yang menjawab salah diambil satu siswa secara acak untuk dianalisis lebih lanjut. Lokasi penelitian adalah SDN 1 Sombron. Subjek akan diberikan soal tes dan akan diwawancara untuk menggali informasi terkait hasil pekerjaanya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa masih ada siswa yang kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika dalm bentuk soal cerita. Penelitian ini juga menunjukan bahwa represantasi memegang peran penting dalam keberhasilan siswa menyelesaikan masalah berbentuk soal cerita.
Efektivitas Pendekatan Matematika Realistik Berbasis Etnomatematika Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar
Umar, Umar;
Widodo, Arif;
Maulyda, Mohammad Archi;
Anar, Ashar Pajarungi;
Sutisna, Deni
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2020): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/didika.v6i2.2705
Pelajaran matematika masih menjadi momok bagi peserta didik sekolah dasar. Sifat matematika yang abstrak menyebabkan peserta didik sulit memahami materi dengan baik. Oleh sebab itu, pembelajaran matematika harus dirancang agar lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pendekatan matematika realistik berbasis etnomatematika dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di sekolah dasar. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen.  Desain penelitian yang digunakan adalah one shot case study. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserata didik kelas V MIN 1 Mangagarai sebanyak 37 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung= 2.945 ttabel = 1.688 pada α= 0.05. Berdasarkan kriteria uji t maka dapat disimpulkan bahwa pendekatan matematika realistik berbasis etnomatematika efektif di terapkan pada pembelajaran matematika di kelas V MIN 1 Manggarai.
Pengaruh Game Edukasi Kahoot! Terhadap Penguasaan Konsep Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar Pada Materi Perpindahan Kalor
Erfan, Muhammad;
Maulyda, Mohammad Archi
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2020): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/didika.v6i2.2694
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan konsep mahasiswa calon guru sekolah dasar pada materi perpindahan kalor menggunakan game edukasi Kahoot! pada kelas yang belajar dengan metode ceramah melalui webmeeting pada perkuliahan daring. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain pretest-posttest control group. Sampel pada penelitian ini diambil dengan cluster random sampling dan diperoleh kelas 5A sebagai kelas eksperimen yaitu kelas yang belajar melalui webmeeting pada perkuliahan daring disertai game edukasi Kahoot! dan kelas 5E sebagai kelas kontrol yang belajar dengan metode ceramah melalui webmeeting pada perkuliahan daring. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik tes dan dianalisis dengan uji-t sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai rata-rata posttest pemahaman konsep mahasiswa calon guru sekolah dasar pada materi perpindahan kalor di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata-rata posttest pemahaman konsep mahasiswa pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol sehingga game edukasi Kahoot! berpengaruh positif dalam meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa calon guru sekolah dasar pada materi perpindahan kalor.
Gamifikasi Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar Pada Materi Operasi Hitung Penjumlahan Dan Pengurangan
Erfan, Muhammad;
Maulyda, Mohammad Archi;
Hidayati, Vivi Rachmatul
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 7, No 2 (2021): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/didika.v7i2.4064
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik sekolah dasar dalam melakukan berbagai operasi hitung melalui gamifikasi atau pembelajaran berbantuan permainan di SDN 1 Kuta Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan sampel yang digunakan yaitu kelas 2A sebagai kelas eksperimen dan kelas 2B sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen belajar mengenai operasi hitung dengan gamifikasi atau pembelajaran yang melibatkan permainan, dan kelas kontrol belajar seperti biasa dengan metode ceramah dan tanpa melibatkan permainan. Data mengenai kemampuan peserta didik dalam melakukan operasi hitung sederhana diperoleh dengan tes (pre-tes dan post-tes) yang selanjutnya dianalisis dengan uji-t sampel independen dan uji gain ternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan peserta didik dalam melakukan operasi hitung pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kemampuan peserta didik dalam melakukan operasi hitung di kelas kontrol. Sehingga dari penelitian ini diperoleh bahwa gamifikasi dalam membelajarkan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan membawa pengaruh positif terhadap kemampuan siswa dalam melakukan operasi hitung sederhana dalam pembelajaran matematika sekolah dasar.
Identifikasi Wawasan Literasi Dasar Guru Dalam Pembelajaran Berbasis Level Kemampuan Siswa
Erfan, Muhammad;
Maulyda, Mohammad Archi;
Affandi, Lalu Hamdian;
Rosyidah, Awal Nur Kholifatur;
Oktaviyanti, Itsna;
Hamdani, Iwan
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/didika.v7i1.3520
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman guru mengenai keterampilan literasi dasar berbasis pembelajaran sesuai level kemampuan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif yang menguraikan wawasan dan pemahaman mengenai kemampuan literasi dasar guru yang berasal dari 6 Sekolah Dasar (SD) di Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan penelitian dilakukan bersamaan dengan kegiatan pelatihan Program Semua Anak Cakap Literasi dan Numerasi Dasar (CERDAS) bagi guru-guru SD di Desa Karang Sidemen. Proses pengumpulan data dilakukan dengan soal tes kemampuan literasi dasar yang diberikan kepada 30 subjek penelitian. Setiap subjek dikaji berdasarkan capaian untuk masing-masing indikator penguasaan komponen pendekatan semua anak CERDAS, ruang lingkup kemampuan literasi dasar, pengelompokan siswa berdasarkan kemampuan literasi dasar, serta level kemampuan literasi dasar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 orang guru yang mengerjakan soal tes literasi dasar, hanya 3 orang guru yang skornya 70. Selain itu, sekolah diteliti yang memiliki wawasan literasi dasar terendah adalah SDN Karang Sidemen dan SDN Repuk Sintung Barat.