p-Index From 2021 - 2026
9.012
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Journal of Education and Learning (EduLearn) JREC (Journal of Electrical and Electronics) Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Al-Iqtishad : Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah (Journal of Islamic Economics) Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam Jurnal Ilmu Ushuluddin KONSELING RELIGI PALASTREN ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Ushuluddin Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Islam Religio : Jurnal Studi Agama-agama Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Edukasia Islamika AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies AJIS : Academic Journal of Islamic Studies Jurnal Bidang Pendidikan Dasar ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Journal of Educational Research and Evaluation DOKTRINA: JOURNAL OF LAW JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Al-Ta'lim Jurnal Masyarakat dan Budaya Al-Arabi : Jurnal Bahasa Arab dan Pengajarannya = Al-Arabi: Journal of Teaching Arabic as a Foreign Language Prosiding Konfererensi Nasional Bahasa Arab Jurnal Karinov EDUTEC : Journal of Education And Technology Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Perdikan: Journal of Community Engagement Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith Journal of Community Service and Empowerment Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Ulumuna Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Hermeneutik : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran JURNAL PENDIDIKAN IPS MUSHAF JOURNAL: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis Journal of Integrated Elementary Education Journal of Islamic History Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) JHeS (Journal of Health Studies) Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Cigarskruie Jurnal Mediasas : Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah Journal of Innovation and Teacher Professionalism Teaching, Learning, and Development Indonesian Journal of Islamic Religious Education (INJIRE) Al-Masail: Journal of Islamic Studies Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Education and Teacher Training Innovation (JETTI) Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

The Dialectics of Religious and Cultural Liberalism in The Transcultural Era Muhammad Fahmi Hidayatullah; Muhammad Anwar Firdausi; Yusuf Hanafi; Zawawi Ismail
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 23, No 2 (2021): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/eh.v23i2.13956

Abstract

Trans culture is a cross-cultural condition which can develop or survive within the life of a community. Religion and culture as the pillars for unity in the cross-cultural era can potentially develop into liberalism. This study aims to reveal the process of religious and cultural liberalism along with the solutions. It uses a qualitative-analysis method with hermeneutic approach based on the thoughts of the figures of Nahdlatul Ulama (NU) in East Java. To collect the data, the researchers conduct in-depth interviews and data analysis of the works and news on religious and cultural liberalism. The study discovers the dialectic model of religious liberalism by making human rights the main source of law, which is called theological-capitalism. Besides, it finds cultural liberalism in the form of an identity crisis, which is called enculturation-liberalism. To overcome the religious liberalism, we can use clarification techniques and logical-systematic thinking. Meanwhile, the solution to deal with cultural liberalism is through cultural realism and socio-cultural learning. Transkultural adalah kondisi lintas kebudayaan yang dapat berkembang atau bertahan di kehidupan masyarakat. Agama dan budaya sebagai pilar persatuan yang dalam era lintas kebudayaan berpotensi berkembang pada paham liberal. Tujuan penelitian ini mengungkap proses liberalisme agama dan budaya yang disertai solusi dalam menangkalnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-analisis dengan pendekatan hermeneutik berdasarkan pemikiran tokoh Ulama’ NU Jawa Timur. Dalam menggali data, dilakukan interviu mendalam serta analisis data dokumentatif karya dan berita liberalisme agama dan budaya. Hasil penelitian ditemukan model dialektika liberalisme agama dengan menjadikan Hak Asasi Manusia sebagai sumber hukum utama disebut teologis-kapitalistik, sedangkan dialektika liberalisme budaya dalam bentuk krisis identitas disebut enkulturasi-liberalistik. Solusi dalam menaggulangi liberalisme agama dengan menggunakan teknik klarifikasi dan berfikir logis-sistematis. Sedangkan solusi menghadapi liberalisme budaya melalui realisme culture dan socio-culture learning.
Internalisasi nilai karakter religius nasionalis untuk mencegah paham transnasional radikal di Indonesia dan Jerman Faris Khoirul Anam; M. Alifudin Ikhsan; Yusuf Hanafi; Abdul Adzim
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 18 No. 2 (2022): Transformasi Desember
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v18i2.5886

Abstract

[Bahasa]: Radikalisme menjadi masalah serius yang dihadapi bukan hanya Indonesia tetapi juga di berbagai negara. Kegiatan radikalisme ini memberikan gambaran bahwa negara tidak akan pernah lepas dari gerakan transnasional radikal. Internalisasi nilai karakter religius nasionalis diperlukan untuk mencegah semakin merebaknya paham ekstrim tersebut. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan kerjasama antara Indonesia dan Jerman untuk menciptakan suasana keberagamaan yang inklusif. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan sumbangsih pemikiran melalui pelatihan para diaspora Islam Indonesia dalam beragama di tengah gempuran ekstrimisme barat. Metode yang digunakan adalah pelatihan yang diselenggarakan secara daring dalam 2 fase. Fase pertama berupa pelatihan Hujjah Aswaja untuk memberikan edukasi pemahaman toleransi dan semangat moderasi beragama. Fase kedua berupa pendampingan internalisasi nilai karakter religius nasionalis secara massif selama 3 bulan. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan peningkatan wawasan kebangsaan dan keagamaan yang signifikan. Kegiatan ini mampu memberikan stimulus nasionalisme Indonesia bagi diaspora yang sedang berada di Jerman khususnya dan menjadi bekal memaknai keberagaman dalam perspektif Ahlussunnah Wal Jama’ah (Aswaja) di Jerman. Kata Kunci: hujjah aswaja, nasionalis, radikal, religius [English]: Radicalism is a severe issue that affects many nations, not just Indonesia. This radicalism activity shows how the nation will always be connected to radical international movements. Internalization of nationalist religious character values is needed to prevent the spread of extremist ideology. This community service was a form of concern and cooperation between Indonesia and Germany to create an inclusive religious atmosphere. This community service aims to contribute ideas through training Indonesian Islamic diasporas in religion amid the onslaught of western extremism. The method used was training that was held online in two phases. The first phase was Hujjah Aswaja training to provide education on understanding tolerance and the spirit of religious moderation. The second phase was the assistance in internalizing nationalist religious character values on a massive scale for three months. The results show a significant increase in nationalism and religious insight. This community service program can provide a stimulus for Indonesian nationalism for diasporas who are in Germany in particular and become provisions for interpreting diversity from the perspective of Ahlussunnah Wal Jama'ah (Aswaja) in Germany. Keywords: hujjah aswaja, nationalism, radical, religious
Pengenalan Huruf Arab Berbasis Analogi Benda melalui Media ABATA bagi Anak Tunagrahita Muhammad Syahri Romadhon; Titis Thoriquttyas; Yusuf Hanafi; Mohammad Ahsanuddin
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts Vol. 1 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.922 KB) | DOI: 10.17977/um064v1i52021p644-654

Abstract

Abstract: Intellectually disabled children have difficulty understanding abstract things such as Arabic letters. An appropriate learning media that can help them learn is significantly needed. In addition, some Intellectually disabled children can only pronounce Arabic letters but do not know the shape of the Arabic letters. In this context, ABATA media associates and equates Arabic letters with surrounding objects in their form and pronunciation so that intellectually disabled children can know the form and pronunciation of Arabic letters. This research aims to describe the ABATA media and its effectiveness. This research uses narrative review by gathering data from various sources, analyzing and designing the media. ABATA media is designed based on visual media and adopts the analogy method by equating the form of objects with Arabic letters, and the pronunciation of Arabic letters is the same as the initial syllable of objects. Based on the search for various literature sources conducted by the researchers, ABATA media is predicted to be adequate for mentally disabled children in introducing Arabic letters. This is because the visual media and analogy methods that are the basis for developing the ABATA media have proven effective and acceptable to intellectually disabled children. Therefore, ABATA media is believed to make it easier to introduce the shape and pronunciation of Arabic letters. Keywords: Arabic letters, visual media, analogy, intellectual disability. Abstrak: Anak tunagrahita mengalami kesulitan dalam memahami hal yang bersifat abstrak, seperti huruf Arab sehingga diperlukan media yang dapat mengonkretkan hal tersebut. Selain itu, terdapat anak tunagrahita yang hanya mampu melafalkan huruf Arab namun tidak mengetahui bentuk huruf Arab tersebut. Dalam konteks ini, media ABATA mengaitkan dan menyamakan huruf Arab dengan benda-benda sekitar dalam bentuk dan pengucapannya agar anak tunagrahita mampu mengetahui bentuk sekaligus pelafalan huruf Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media ABATA dan keefektifannya secara konseptual. Penelitian ini menggunakan metode narrative review dengan mencari berbagai sumber, menganalisis, dan kemudian mendesain media. Media ABATA dirancang berbasis media bergambar dan mengadopsi metode analogi dengan menyamakan bentuk benda dengan bentuk huruf Arab. Adapun pelafalan huruf Arab disamakan dengan suku awal benda. Berdasarkan penelusuran berbagai literatur yang telah dilakukan oleh peneliti, media ABATA diprediksikan efektif untuk diterapkan kepada anak tunagrahita dalam mengenalkan huruf Arab. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa media bergambar dan metode analogi yang menjadi basis pengembangan media ABATA ini terbukti efektif dan mampu diterima oleh anak tunagrahita. Oleh karena itu, media ABATA diyakini mampu mempermudah dalam pengenalan bentuk sekaligus pelafalan huruf Arab. Kata kunci:  huruf Arab, media bergambar, analogi, tunagrahita
From Glory to Decline: Reasons Behind the Decline of Muslims Ramadhan, Narendra Jumadil Haikal; Hanafi, Yusuf
Journal of Islamic History Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Islamic History
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/jih.v4i1.976

Abstract

This paper is a review of the book "Limadza Taakhkharal Muslimun wa Limadza Taqaddama Ghairuhum" by Al-Amir Syakib Arslan. This book succinctly presents the reasons for the decline of Islam, providing an initial introduction for those studying the history of the decline of Islam. The study of this subject is all the more interesting because despite the passage of more than half a century, Muslims have still not achieved their former glory. This study needs to be reexamined in light of the current context. The importance of this study is further reinforced by the fact that understanding the causes of the past decline can provide valuable insights for designing strategies for the future revival of Muslims.
Learning the Qur'an with the Qalifa Method in Heterogeneous Groups Based on Learning Recommendations Hanafi, Yusuf; Pahlevi, Andreas Syah; Fauzan, Moh.; Agus Prohimi, Afwan Hariri; Gunawan, Ari; Syafruddin, Afis Baghiz
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol 6 No 3 (2023): March 2023
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/edu.v6i3.447

Abstract

Quranic learning should ideally use a learning method that has certain guidelines and is carried out consistently. However, in certain cases a Quranic teacher faces special conditions and requires different treatment. The study groups that are handled have characteristics that vary between groups and internally the Quranic study group is very open to the possibility of being heterogeneous. However, currently in a place or group studying the Qur'an only uses one learning method so that it cannot provide opportunities for students to choose a learning method that suits their learning style. The purpose of this study is to analyze existing Quranic learning methods, provide recommendations to students for learning methods that are in accordance with their learning styles, streamline Quranic learning based on personalized learning. The method used in this study is Design Thinking Proccess. Based on the development research procedures that have been presented, there are 5 procedural steps of research based on design thinking. This research is very important to do considering that studying the Qur'an well is a priority for Muslims as a guide for living in the world.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (OCTOPUS GAMES) DENGAN BANTUAN MEDIA GOOGLE LENS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP Wakhidah, Lyca Rahmawati; Hanafi, Yusuf; Sagitha, Ferdi Dwi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i4.2024.13

Abstract

Education is one of the subjects that becomes an urgency in the progress of a nation, education cannot be separated from the teaching and learning process in the classroom which certainly faces problems in achieving the expected goals. One of the problems faced by a teacher is the learning outcomes of students who tend to be low because learning activities are less interesting and involve all students. This study aims to determine the learning outcomes of students after applying the Cooperative Learning learning model of Team Games Tournament (Octopus Games) Type with the Help of Google Lens Media on the classification of living things. This type of research is pre-experiments. Data collection techniques with tests and observations. The learning outcomes of students in the classification of living things have increased by 47% based on the value of the pretest and posttest results. Based on these results, the application of the Team Games Tournament (Octopus Games) Type Cooperative Learning learning model with the help of Google Lens Media can improve student learning outcomes on living things classification material.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI PESERTA DIDIK KELAS VII PADA MATERI EKOLOGI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI MENGGUNAKAN TES DIAGNOSTIK FOUR-TIER MULTIPLE CHOICE Nila Kartika, Retno; Hanafi, Yusuf; Dwi Sagitha, Ferdi
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i102023p2

Abstract

Ekologi dan keanekaragaman hayati merupakan salah satu materi dalam pembelajaran IPA yang membutuhkan proses bernalar dan pengolahan informasi dengan tepat. Oleh karena itu, seringkali terjadi pemahaman konsep yang salah (miskonsepsi). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang dialami oleh peserta didik pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati menggunakan tes diagnostik four-tier multiple choice yang terdiri dari 12 soal pilihan ganda. Hasil validitas isi tes mencapai 0,9801 (kriteria sangat valid) dan reliabilitas untuk B tier (pilihan jawaban dan alasan peserta didik) sebesar 0,765 (kriteria cukup reliabel). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 62 peserta didik kelas VII di SMP Negeri 5 Malang. Uji coba instrumen dilakukan di kelas VII C dengan jumlah 31 peserta didik, sedangkan pelaksanaan identifikasi miskonsepsi dilakukan di kelas VII A dengan jumlah 31 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengalami miskonsepsi tertinggi pada indikator mengidentifikasi metode konservasi keanekaragaman hayati dengan persentase miskonsepsi sebesar 58%.
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATERI KINEMATIKA GERAK LURUS PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI DI KOTA MALANG Ibnu Adam, Mukhammad; Hanafi, Yusuf; Dwi Sagita, Ferdi
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 12 (2023): Desember
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i122023p1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pemahaman konsep siswa kelas VIII SMP di Kota Malang menggunakan metode campuran dengan desain sequential explanatory. Data yang dikumpulkan terdiri dari data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diolah dengan statistik deskriptif. Subjek penelitian adalah 95 peserta didik kelas VIII SMP Negeri di Kota Malang. Instrumen penelitian terdiri dari tiga indikator utama yang dibahas dalam butir soal yang diberikan kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep peserta didik SMP Negeri di Kota Malang pada setiap indikator materi gerak lurus berkisar dari rendah sampai sangat rendah. Indikator pertama, menafsirkan besaran fisis pada gerak lurus, hanya dijawab benar oleh 29,48% responden, sehingga dapat digolongkan sebagai sangat rendah. Indikator kedua, mengklasifikasikan besaran fisis pada gerak lurus, hanya dijawab benar oleh 47,37% responden, sehingga dapat digolongkan sebagai rendah. Indikator terakhir, menarik inferensi atau memprediksi besaran fisis pada gerak lurus, hanya dijawab benar oleh 10,53% responden, sehingga termasuk dalam golongan sangat rendah.
PENGEMBANGAN MEDIA WORDWALL PADA MATERI PERPINDAHAN KALOR TERINTEGRASI MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT Rofiatul Rahmawati, Dyah; Vilianti Putri, Happy; Rahmawati Wakhidah, Lyca; Ibnu Adam, Mukhammad; Nila Kartika, Retno; Wahyu Prasetyo, Septian; Hanafi, Yusuf; Dwi Sagitha, Ferdi
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 12 (2023): Desember
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i122023p2

Abstract

Seorang guru harus mampu menciptakan strategi dan proses pembelajaran sesuai dengan materi yang dipelajari peserta didik serta meningkatkan motivasi dan semangat belajarnya. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan Wordwall terintegrasi model pembelajaran cooperative learning tipe TGT (teams games tournament) pada materi perpindahan kalor. Proses pengembangan media ini menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan model 4D, dengan tahapannya adalah define, design, develop, dan disseminate. Penelitian ini dibatasi pada tahap develop karena peneliti akan melanjutkan tahap berikutnya dengan melibatkan lebih dari satu sekolah. Hasil uji pengembangan media menunjukkan bahwa pada uji kelayakan, media ini memperoleh persentase sebesar 98% (sangat layak), sedangkan uji validitas ahli menunjukkan hasil yang baik, dengan persentase tampilan sebesar 94% (sangat baik), bahasa sebesar 96% (sangat baik), dan isi materi sebesar 92%. Selain itu, hasil uji keterbacaan media mencapai 78% (cukup terbaca), dan uji kepraktisan media menunjukkan angka sebesar 82% (sangat praktis).
TRANSFORMASI PENDIDIKAN RAMAH ANAK MELALUI INOVASI JARIK MA’SITI: STUDI KASUS DI SMPN 10 MALANG Navisa Dinni Auliya; Rizka Amelia Karima; Nofa Nur Azizah; Puspita Handayani; Raudatul Hikmah; Yusuf Hanafi
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kesenjangan peserta didik reguler dan peserta didik berkebutuhan khusus yang perlahan semakin membesar mengakibatkan sekolah melakukan inovasi pembelajaran untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya melalui program inovasi Jarik Ma’Siti. Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih dalam mengenai 1) transformasi pendidikan konvensional menuju pendidikan ramah anak, 2) implementasi inovasi Jarik Ma’Siti pada proses pembelajaran di SMP Negeri 10 Kota Malang, 3) dampak inovasi Jarik Ma’Siti terhadap peningkatan pengalaman belajar peserta didik, 4) faktor penghambat pengimplementasian Inovasi Jarik Ma’Siti, serta 5) strategi implementasi Inovasi Jarik Ma’Siti dalam mewujudkan pendidikan ramah anak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan studi literatur. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis data kualitatif mengacu pada tahapan penelitian Miles dan Huberman. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengimplementasian inovasi Jarik Ma'Siti di SMPN 10 Kota Malang telah dilakukan dengan hasil yang baik dimana seluruh peserta didik istimewa berhasil meraih skor ketuntasan minimal. Strategi yang dilakukan sekolah dalam memaksimalkan tujuan program inovasi ini adalah mengadakan pendampingan peserta didik secara personal diluar jam pelajaran serta melakukan kolaborasi dengan guru dan sekolah-sekolah lain agar inovasi ini dapat terus berkembang mewujudkan pendidikan ramah anak dan pendidikan inklusif. Abstract The gap between regular students and students with special needs is slowly getting bigger has resulted in schools making learning innovations to overcome these problems, one of which is through the Jarik Ma'Siti innovation program. This study aims to understand more deeply 1) the transformation of conventional education towards child-friendly education, 2) the implementation of Jarik Ma'Siti innovation in the learning process at SMP Negeri 10 Malang City, 3) the impact of Jarik Ma'Siti innovation on improving students' learning experience, 4) inhibiting factors in implementing Jarik Ma'Siti Innovation, and 5) implementation strategies for Jarik Ma'Siti Innovation in realizing child-friendly education. Data collection techniques were carried out using observation techniques, interviews, and literature studies. The data analysis technique was carried out using qualitative data analysis referring to the Miles and Huberman research stages. The results showed that the implementation of the Jarik Ma'Siti innovation at SMPN 10 Malang City has been carried out with good results where all special students have achieved the minimum completion score. The strategy carried out by schools in maximizing the objectives of this innovation program is to provide personal assistance to students outside of class hours and collaborate with teachers and other schools so that this innovation can continue to develop to realize child friendly and inclusive education.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abd Rauf Hassan Abdul Adzim Abdul Basid Achmad Sultoni Achmad Sultoni Ade Eka Anggraini Adi Atmoko Afwan Hariri Ahmad Munjin Nasih Ahmed, Bakri Mohamed Bkheet Alfan, Muhammad Alfarizzi, Muhammad Amalia, D. Adnindya Amril Amril Andi Hasad Andreas Syah Pahlevi Andy Hadiyanto Ari Gunawan Arifianto, Muhammad Lukman Aynin Mashfufah Azizah, Devi Nur Baghiz, Ghifran Muhammad Bahari, Priya Kusuma Bahari, Priya Kusuma Bahari Bkheet Ahmed, Bakri Mohammed Bulqis Bulqis Cahyaning Pininta Kustia Cendra Samitri Dedi Prestiadi Dewi, Ellya Kusna Aura Diah Aulia Azizatur Rohmah Donsu, Jenita Doli Tine Dwi Sagita, Ferdi Dwi Sagitha, Ferdi Ellya Kusna Aura Dewi Faizah, Siti Fanany, Rizal Faqih, Fauziah Nur Fauzi, Moh. Fery Fauziah Nur Faqih Febrianti, Fernanda Olivia Fidyah Nur Khumairoh Hadi, Rizal Haqi, Muhammad Zainul Harahap, Syaiful Hasan, Zaiful Hayati, Early Ni’mah Ibnu Adam, Mukhammad Ibnu Samsul Huda Ikhsan, M. Alifudin Ikhsan, M. Alifudin Ilyas, Ahmad Ghufran IM. Hambali Imam Asrori Imtinana Nafilah Azmi Ismail, Zawawi Ismayani Ismayani Joko Yuniarto Kamilin, Asri Diana Khasairi, Moch. Khasanah, Elok Rosyidatul Khoirul Anam, Faris Kholisin Khumairoh, Fidyah Nur Khusnul Khotimah Kustia, Cahyaning Pininta Kusuma, Arum Dyan Latif, Muhammad Sabri Lilik Nur Kholidah Lucky Herawati M Alifudin Ikhsan M. Akhirudin Nurul Huda M. Alifudin Ikhsan M. Alifudin Ikhsan M. Alifudin Ikhsan M. Syatibi Nawawi Mardhatillah Mardhatillah, Mardhatillah Maryana Maryana, Maryana Mat, Hamidah Mia Andria Ningsih Moch. Zainul Hasan Moch. Zainul Hasan Mochammad Rizal Ramadhan Moh. Fauzan Moh. Khasairi Mohammad Ahsanuddin Mufarizuddin Muhammad Anwar Firdausi Muhammad Fahmi Hidayatullah Muhammad Rizal Ramadhan Muhammad Saefi Muhammad Saefi Muhammad Syahri Romadhon Muhammad Turhan Yani Musnar Indra Daulay Muthmainnah, Fathimah Muzdalifah, Zahrotul Nabila, Alifian Navisa Dinni Auliya Nila Kartika, Retno Nisa’, Luthfi Farihatun Nofa Nur Azizah Nofitasari, Natalia Nur Anisah Ridwan Nur Faizin Nur Faizin Nur Mutamakkin Nurul Murtadho Nurushofa, Zuroidah Zeni Oktaviani Adhi Suciptaningsih Prasetyo, Septian Wahyu Puspita Handayani Radeni Sukma Indra Dewi Rahmawati Wakhidah, Lyca Ramadhan, Mohammad Rizal Ramadhan, Narendra Jumadil Haikal Ratnasari, Diah Ayu RAUDATUL HIKMAH Rianawati Rianawati Rifai, Mochamad Khoirul Rizal, Muhammad Syahrul Rizka Amelia Karima Rizki Ananda Robiyanti, Dewi Rofiatul Rahmawati, Dyah Rudy Muhamad Barnannsyah Sagitha, Ferdi Dwi Salis Fariha Ramadhani Sari, Nanda Ayu Kartika Sartika, Risa Shirly Rizki Kusumaningrum Siti Lailatul Isnaini Siti Maria Ulfah Siti Salina Mustakim Sukenti, Desi Sukur, Abdul Sumianto Sumianto Syafruddin, Afis Baghiz Syamsul Ph.D M.A. Hadi Tambak, Syahraini Thoriq, Titis Titis Thoriquttyas Toto Nusantara Tsania Nur Diana Tsania Nur Diyana Vilianti Putri, Happy Wahyu Prasetyo, Septian Wahyu Rahmawati Wakhidah, Lyca Rahmawati Yenni Fitra Surya Yousuf, Salih Abdulrahman Alsounusi Yulianti Yuniawatika Zahrotul Muzdalifah Zahrotul Muzdalifah Zativalen, Oriza Zativalen Zawawi Ismail Zulhelmi, Zulhelmi Zuroidah Zeni Nurushofa