p-Index From 2021 - 2026
6.152
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Bioma : Berkala Ilmiah Biologi JURNAL ANATOMI FISIOLOGI SAINS DAN MATEMATIKA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Lingua Cultura Jurnal Karya Pendidikan Matematika Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Jurnal Farmasi Klinik Indonesia Semesta Teknika Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi JURNAL POENALE JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Perspektif : Jurnal Ekonomi dan Manajemen Universitas Bina Sarana Informatika INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Analisis Sosial Politik Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan Buletin Anatomi dan Fisiologi (Bulletin of Anatomy and Physiology) Jurnal Serambi Engineering JPSCR : Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Humaniora de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Bantenese Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Jurnal Pengabdian Kesehatan Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan Jurnal Pengabdian Masyarakat Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Pengabdian Serulingmas (JPS) Jurnal Teknologi Lingkungan Socius: Social Sciences Research Journal JFAS : Journal of Finance and Accounting Studies Jurnal Pengabdian Widya Dharma Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri Journal of Lesson Study in Teacher Education Jurnal Binakes International Journal of Active Learning Reflektika
Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik Stomata dan Trikoma Lima Spesies Gulma Familia Asteraceae di Waduk Pendidikan Universitas Diponegoro Julianti, Mentari Annissa; Darmanti, Sri; Haryanti, Sri
Buletin Anatomi dan Fisiologi Volume 9, Nomor 1, Tahun 2024
Publisher : Departemen Biologi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/baf.9.1.2024.39-47

Abstract

Familia Asteraceae merupakan kelompok tanaman dengan kemampuan adaptasi tinggi. Hal tersebut didukung oleh karakteristik struktur stomata dan trikomanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik stomata dan trikoma lima spesies gulma dari familia Asteraceae yang tumbuh di Waduk Pendidikan Universitas Diponegoro. Kelima spesies gulma tersebut adalah Bandotan (Ageratum conyzoides L.), Kirinyuh (Chromolaena odorata L.), Ketul (Bidens pilosa L.), Gletang (Tridax procumbens L.), dan Sawilangit (Vernonia cinerea L.). Preparat anatomi epidermis daun dibuat dengan metode free-hand section. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif, sedang  data kuantitatif dianalisis dengan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakterisik stomata kelima spesies adalah stoma tipe anomositik, sel penutup berbentuk ginjal, dan letak stoma amfistomatik. Panjang stoma, lebar stoma dan densitas stomata bervariasi di kedua permukaan daun. Pada kelima spesies trikoma multiseluler dengan bentuk bervariasi diantara spesies. Trikoma non-glanduler ditemukan pada kelima spesies, sedangkan trikoma glanduler hanya terdapat pada B. pilosa L. Panjang dan densitas trikoma pada kelima spesies bervariasi di kedua permukaan daun. Hal tersebut menunjukkan bahwa berdasarkan stomanya, B. Pilosa L. mempunyai karakter yang paling berbeda diantara ke lima species tersebut.  The Asteraceae family is a group of plants with high adaptability. This is supported by the structural characteristics of the stomata and trichomes. This research aims to determine the characteristics of the stomata and trichomes of five weed species from the Asteraceae family that grow in the Diponegoro University Education Reservoir. The five weed species are Bandotan (Ageratum conyzoides L.), Kirinyuh (Chromolaena odorata L.), Ketul (Bidens pilosa L.), Gletang (Tridax procumbens L.), and Sawilangit (Vernonia cinerea L.). Anatomical  leaf epidermis preparations were made using the free-hand section method. Qualitative data were analyzed descriptively, while quantitative data were analyzed using the T test. The results showed that the characteristics of the stomata of the five species were anomocytic stoma, kidney-shaped guard cells, and amphistomatic stoma location. Stoma length, stoma width and stoma density vary on both leaf surfaces. In the five species the trichomes are multicellular with varying shapes between species. Non-glandular trichomes were found in all five species, while glandular trichomes were only found in B. pilosa L.. The length and density of trichomes in the five species varied on both leaf surfaces. This shows that based on its stoma, B. Pilosa L. has the most different characters among the five species.
EFEKTIVITAS PENURUNAN SURFAKTAN PADA AIR LIMBAH CUCI TANGAN MENGGUNAKAN FILTRASI “KELARA” Wahyudi, Rawi; Kasjono, Heru Subaris; Haryanti, Sri
Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/rj.v16i3.3588

Abstract

Surfaktan adalah salah satu komponen senyawa kimia yang penting dalam detergen, produk yang paling banyak digunakan pada dalam aspek pembersihan. Limbah detergen dengan konsentrasi tinggi akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Penelitian bertujuan mengetahui kadar surfaktan sebelum dan sesudah dilakukan filtrasi KELARA (kerikil, zeolite, arang aktif dan pasir). Penelitian adalah Experiment Quasi dengan desain Pre test – Post test with Control Group. Sampel (16 kali ulangan) adalah air buangan cuci tangan pakai sabun, diambil dari bak pembuangan wastafel portable yang dialirkan secara down flow. Tabung filter dibuat dengan ketinggian 60 cm, diisi media kerikil (5 cm), zeolite (10 cm), arang aktif (15), dan pasir (10 cm). Pemeriksaan surfaktan dengan metode spektrofotometri. Data dianalisis dengan t Test pada Alpha 5%. Hasil penelitian mendapatkan nilai surfaktan sebelum perlakuan sebesar 2,40 mg/l, dan sesudah perlakuan menjadi 2,00 mg/l, terjadi penurunan sebesar 1,40 mg/l (41,07%). Sementara pada kelompok kontrol dari 3,05 mg/l meningkat menjadi 3,43 mg/l. Hasil analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan (p-value=0,048). Sedangkan pada kelompok kontrol tidak menunjukkan perbedaan bermakna. Metode filtrasi KELARA mampu menurunkan nilai surfaktan sebesar 41,07%. Metode ini layak diterapkan untuk mengurangi risiko pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan.
VARIASI JUS TOMAT (Solanum Lycopersicum L.) DALAM MENURUNKAN TINGKAT KELELAHAN KERJA BURUH GENDONG DI PASAR INDUK GIWANGAN Cahyaningtyas, Farah; Muryani, Sri; Haryanti, Sri
Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 17 No. 2 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/rj.v17i2.3826

Abstract

Kelelahan adalah faktor kecelakaan kerja yang disebabkan oleh manusia. Beban yang oleh buruh gendong mencapai 90 kg/sekali angkat. Hal tersebut melebihi bakumutu dalam peraturan Permenakertranskop sebesar 10 kg/sekali angkat bagi wanita dewasa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jus tomat (Solanum lycopersicum L.) dalam menurunkan tingkat kelelahan kerja buruh gendong di Pasar Induk Giwangan. Penelitian menggunakan rancangan non equivalent control group design yang membandingkan variabel terikat antara sebelum dan sesudah perlakuan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengukur tingkat kelelahan kerja. Sampel penelitian 43 orang yang terbagi menjadi variasi jus tomat 400 ml (n=11), jus tomat 500 ml (n=11), jus tomat 600 ml (n=11), dan kelompok kontrol (n=10). Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, pada tingkat kepercayaan 95%. Dilanjut Uji One-Way ANOVA untuk mengetahui perbedaan yang signifikan, dilanjut uji LSD untuk mengetahui variasi yang paling efektif menurunkan kelelahan kerja. Terdapat penurunan presentase tingkat kelelahan kerja setelah dilakukan pemberian variasi jus tomat (Solanum lycopersicum L.) sebanyak 400 ml (13,26%), jus tomat 500 ml (43,13%), dan jus tomat 600 ml (64,88%). Uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan variasi jus tomat 400 ml, 500 ml, dan 600 ml (p-value=0,000). Uji LSD menunjukkan jus tomat 600 ml (p-value=0,000) merupakan variasi paling efektif menurunkan kelelahan kerja berdasarkan nilai selisih mean difference paling besar dibanding variasi lain mencapai 401.99 Mili Detik. Jus tomat (Solanum lycopersicum L.) dapat menurunkan kelelahan kerja responden secara signifikan, serta variasi terbaik dalam menurunkan kelelahan kerja yaitu 600 ml.
PEMANFAATAN WEBSITE “PANTIK” (PANTAU JENTIK) DALAM PELAPORAN DATA PEMANTAUAN JENTIK NYAMUK AEDES DI DESA DONOTIRTO KRETEK BANTUL Ellysmawati, Ayang; Haryono, Haryono; Haryanti, Sri
Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 17 No. 2 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/rj.v17i2.3952

Abstract

Pemantauan jentik nyamuk Aedes aegypti seringkali terkendala pada pelaporan hasil pemantauan yang tidak rutin. Sistem pelaporan digital berbasis android menjadi alternatif agar pelaporan dapat dilakukan secara mudah dan cepat. Penelitian menganalisis pemanfaatan website “Pantik” (Pantau Jentik) dalam pelaporan data hasil pemantauan jentik nyamuk Aedes aegypti. Penelitian bersifat deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2023 di Desa Donotirto, Bantul, Yogyakarta. Populasi penelitian adalah kader kesehatan Desa Donotirto (52 orang), dan seluruhnya diikutkan dalam penelitian. Data dikumpulkan dengan kuesioner, selanjutnya dianalisis untuk mengetahui tingkat pemanfaatan website. Hasil penelitian mendapatkan 35 (67,3%) responden menyatakan bahwa desain website menarik dan sangat menarik, sedangkan sisanya menyatakan tidak menarik 3 (5,8%) dan tidak jawab 14 (26,9%). Berdasarkan kesesuaian dengan tema, 33 (63,5%) responden menyatakan telah sesuai dan 4 (7,7%) tidak sesuai dengan tema. Mayoritas responden 51 (98,1%) menyatakan bahwa website mudah digunakan, dan 1 (1,9%) tidak memberi jawaban. Website “Pantik” sudah cukup baik dan layak untuk digunakan. Namun, perlu dilakukan perbaikan agar lebih menarik dan mudah digunakan.
Efektivitas Buku Saku Higiene dan Sanitasi Makanan Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Praktik Keamanan Makanan Haryanti, Sri; Narto, Narto; Sugianto, Sugianto; Muryani, Sri
Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 18 No. 1 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/rj.v18i1.4264

Abstract

Makanan yang tidak diolah dengan benar dapat meningkatkan risiko keracunan dan penyebaran penyakit. Pengetahuan penjamah makanan menjadi bagian penting dalam pengolahan makanan yang memenuhi standar kesehatan. Penelitian bertujuan mengevaluasi buku saku higiene sanitasi makanan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik keamanan makanan para penjamah makanan. Penelitian menggunakan one group pre-test post-test design pada bulan April-Juni 2023 di Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta. Empat puluh lima penjamah makanan dipilih secara purposive dan dilibatkan selama penelitian. Penelitian dilakukan dengan penilaian sebelum dan sesudah intervensi menggunakan buku saku. Lima belas pertanyaan digunakan untuk menilai pengetahuan, dan enam komponen diamati untuk menilai praktik keamanan makanan. Sebaran data diuji dengan Shapiro-Wilk, selanjutnya dianalisis dengan uji Wilcoxon untuk menilai perbedaan nilai sebelum dan sesudah intervensi. Nilai N-Gain diterapkan untuk menilai efektivitas intervensi buku saku. Penelitian menemukan bahwa intervensi dengan buku saku meningkatkan skor pengetahuan sebesar 1,6% – 72,6% (median 14,6%) dan praktik sebesar 5,9% – 72,7% (median 18,2%). Proporsi tingkat pengetahuan baik meningkat dari 46,7% menjadi 95,4% setelah intervensi. Sementara praktik yang baik meningkat dari 62,2% menjadi 86,7%. Hasil analisis statistik menunjukkan perbedaan skor pengetahuan (P = 0,0001) dan praktik (P = 0,0001) antara sebelum dan sesudah intervensi. Nilai N-Gain menjelaskan bahwa metode buku saku efektif meningkatkan pengetahuan (g = 0,477) dan praktik keamanan makanan (g = 0,524). Penelitian ini membuktikan bahwa intervensi buku saku dapat meningkatkan pengetahuan dan praktik penjamah makanan dalam keamanan pangan. Metode buku saku cukup efektif penerapannya sehingga menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik keamanan pangan.
Pembuatan Eco-Enzyme dan Pemanfaatannya untuk Gel Anti Nyamuk di Desa Ngrawan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang Setiawati, Maria Caecilia Nanny; Munisih, Siti; Soendoro, Aries K.; Mutmainah, Mutmainah; Haryanti, Sri; Bagiana, Kadek; Puspitaningrum, Ika; R, Ungsari; F, Yuvianti D
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v6i3.289

Abstract

Sampah organik banyak dihasilkan dari dapur rumah tangga. Penumpukan sampah organik, dapat mengganggu lingkungan dan masyarakat. Pemanfaatan sampah organik, sudah mulai banyak diupayakan. Salah satuinya adalah dengan cara membuat sampah organik, menjadi Eco Enzyme (EE). EE merupakan cairan berwarna coklat, hasil fermentasi gula merah, bahan organik dan air (1:3:10), yang didiamkan selama 90 hari. Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah mengajarkan pembuatan EE dan pemanfaatannya dengan membuat sediaan gel antinyamuk. Kegiatan pengabdian dilakukan di desa Ngrawan, kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Rangkaian kegiatan diawali dengan brain storming pada perangkat desa dan aktivis Karang Taruna, dilanjutkan dengan edukasi tentang EE dan pelatihan membuat gel EE, yang diikuti oleh 20 orang ibu rumah tangga, yang mayoritas (70%) berada di usia produktif 18-35 th. Edukasi EE dapat dipahami oleh peserta Pengabdian, terbukti dengan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil jawaban benar, sesudah pelatihan (post test) dan sebelum pelatihan (pre test), dengan signifikansi p 0,004.   Jawaban pretest yang semuanya benar, adalah pada soal bahwa Pembuatan EE dapat mengurangi sampah, karena peserta sudah diminta membawa sampah organik dari rumah masing-masing. Sedangkan jawaban yang paling banyak salah adalah pada soal Pembuatan EE dapat menggunakan Gula pasir, karena bahan yang tepat adalah Gula merah. .. Kesimpulan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini, masyarakat Desa Ngrawan, Kabupaten Semarang sudah memahami penjelasan tentang Eco Enzyme dan manfaatnya. Masyarakat peserta pelatihan juga bisa memahami tehnologi sederhana pembuatan sediaan gel Eco Enzyme yang bisa dimanfaatkan sebagai gel antinyamuk. Disarankan perlunya digiatkan pengenalan tentang Eco Enzyme kepada masyarakat secara lebih luas, karena sangat banyak manfaatnya untuk kesehatan alam dan manusia
Efektivitas Penggunaan Ekstrak Kulit Nanas Madu sebagai Disinfektan Spray terhadap Penurunan Angka Kuman Meja Makan Handayani, Hesti; Haryanti, Sri; Amri, Choirul
Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri, Volume 2 No.2 April 2024
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jklm.v2i2.1498

Abstract

The peel of honey pineapple is often discarded as typically only the fruit flesh is utilized. The honey pineapple peel contains vitamin C, carotenoids, flavonoids, saponins, tannins, and the enzyme bromelain. Flavonoids, saponins, and tannins function as antibacterial agents, while the enzyme bromelain acts as an antiseptic. This study aimed to determine the effectiveness of honey pineapple peel extract at various concentrations in reducing the number of bacteria on dining tables and to identify the most effective concentration of the extract. The research was conducted using a Non-Equivalent Pretest-Posttest Control Group experimental design in March 2024, involving four dining tables. Analysis was performed using Paired Samples T-Test, One Way ANOVA, and Least Significant Difference (LSD) tests. The results showed that the percentage reduction in bacteria on dining tables after using disinfectant spray made from honey pineapple peel extract at concentrations of 40%, 50%, and 60% were 31.6%, 43.3%, and 57.5%, respectively. The Paired Samples T-Test yielded p-values of 0.001, 0.005, and 0.000 for the 40%, 50%, and 60% concentrations, respectively (p-value < 0.05). The One Way ANOVA test resulted in a p-value of 0.006 (p-value < 0.05). Statistically, there was a reduction in the number of bacteria after using the honey pineapple peel extract disinfectant spray, with the 60% concentration being the most effective. Keywords: Honey Pineapple Peel Extrac; Disinfectant Spray; Dining Table Germ Count Kulit buah nanas madu sering kali dibuang karena umumnya hanya daging buah yang dimanfaatkan. Pada kulit nanas madu terdapat vitamin C, karotenoid, flavonoid, saponin, tannin, dan enzim bromelain. Flavonoid, saponin, dan tanin berfungsi untuk antibakteri, sementara enzim bromelain berperan sebagai antiseptik. Penelitian dilakukan bertujuan agar mengetahui efektivitas ekstrak kulit nanas madu dalam berbagai konsentrasi dalam menurunkan jumlah kuman pada meja makan, serta menentukan konsentrasi ekstrak yang paling efektif. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen desain yang digunakan Non Equivalent Pretest-Posttest Control Group, yang dilakukan pada Maret 2024 dengan melibatkan empat meja makan. Analisis dilakukan dengan uji Paired Samples T-Test, uji One Way ANOVA, dan dengan uji Least Significant Different (LSD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase penurunan jumlah kuman pada meja makan setelah menggunakan disinfektan spray dari ekstrak kulit nanas madu dengan konsentrasi 40%, 50%, dan 60% masing-masing sebesar 31,6%, 43,3%, dan 57,5%. Uji Paired Samples T-Test menghasilkan nilai p-value untuk konsentrasi 40%, 50%, dan 60% masing-masing adalah 0,001, 0,005, dan 0,000 (p-value < 0,05). Uji One Way ANOVA menghasilkan nilai p-value sebesar 0,006 (p-value < 0,05). Secara statistik, terdapat penurunan jumlah kuman setelah penggunaan disinfektan spray ekstrak kulit nanas madu, dengan konsentrasi 60% sebagai yang paling efektif. Kata Kunci: Ekstrak kulit nanas madu: disinfektan spray; angka kuman meja makan
PENERAPAN PROGRAM SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN MANAJEMEN KELAS DI SEKOLAH DASAR Haryanti, Sri; Fitri Lastini; Anam Sutopo; Sabar Narimo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09, Nomor 03, September 2024 In Progres
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i03.16172

Abstract

This research aims to analyze the implementation of academic supervision programs by school principals in improving teachers' ability to manage classes in elementary schools. Descriptive qualitative research method. The research was conducted at SDN 03 Jatiwarno with the research subjects being the principal supervisor, and teachers as objects of supervision. Data was collected using interview, observation and documentation techniques. Data is analyzed by reducing, presenting and making conclusions. The research results show that this structured and continuous academic supervision program significantly improves teachers' classroom management skills, creates a more conducive learning environment, and supports the achievement of educational goals in elementary schools. The academic supervision program is carried out through three main stages, namely planning, implementation and follow-up. In the planning stage, the principal prepares a supervision plan that includes clear objectives, methods and evaluation criteria. At the implementation stage, direct observation and evaluation are carried out in the classroom to provide constructive feedback to the teacher. The follow-up stage involves providing recommendations and ongoing support to ensure effective implementation of improvements. Thus, the active role of school principals in academic supervision is very important in efforts to improve teacher professionalism and the quality of learning in elementary schools.
Pengaruh Ekstrak Daun Murbei (Morus Nigra L.) Sebagai Sabun Dalam Menurunkan Angka Kuman Pada Piring ika irliana rahmadani; Suyanto, Adib; Haryanti, Sri
Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/bjkl.v4i1.3945

Abstract

Latar Belakang: Kebersihan peralatan makan penting untuk mencegah penyakit dan menjaga kualitas makanan. Salah satu alat penunjang kebersihan yaitu sabun dengan penambahan antibakteri alami seperti daun murbei karena mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, tannin, dan terpenoid yang bersifat antibakteri. Tujuan: Mengetahui pengaruh ekstrak daun murbei (Morus nigra L.) sebagai bahan alami sabun dalam menurunkan angka kuman pada piring di Warung Makan “X” Sleman. Metode: Jenis penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan pendekatan Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini menggunakan quota sampling. Total sampel yang dibutuhkan 24 piring makan kotor. Analisis data menggunakan uji statistik Shapiro-Wilk, kemudian uji One Way Annova dan dilanjutkan uji LSD. Hasil: Rata-rata penurunan angka kuman setelah menggunakan sabun cuci piring ekstrak daun murbei konsentrasi 25% yaitu 134,3 CFU/cm² atau 88,3%, pada konsentrasi 30% yaitu 171,3 CFU/cm² atau 90,8% , konsentrasi 35% yaitu 174,5 CFU/cm² atau 92,3%, dan kontrol menggunakan sabun cuci piring merk “X” yaitu  147,0 CFU/cm² atau 85,2%. Uji One Way Anova menghasilkan p-value 0,012 (Sig. <0,05), menunjukkan perbedaan signifikan dalam penurunan angka kuman dengan penggunaan ekstrak daun murbei. Kesimpulan: Ada pengaruh ekstrak daun murbei sebagai bahan alami pada sabun dalam menurunkan angka kuman pada piring, dengan konsentrasi tertinggi 35% dalam menurunkan angka kuman.
Gambaran Hygiene Sanitasi Rumah Makan Di Lingkungan Kampus Pusat Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Istikomah, Ayu Puja; Amalia, Rizki; Haryanti, Sri
Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/bjkl.v3i2.3959

Abstract

Latar Belakang: Salah satu faktor yang menyebabkan kurangnya kualitas pangan pada tempat pengolahan pangan seperti rumah makan adalah rendahnya pengetahuan dan pemahaman terhadap tempat pengolahan pangan seperti seperti lokasi tempat pengolahan pangan, pemilihan bahan, penyimpanan bahan, pengolahan pangan, penyimpanan pangan jadi dan penyajian. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran hygiene Rumah makan di lingkungan kampus pusat Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan dengan cara survei langsung pada lokasi penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi menggunakan checklist dan wawancara dengan jumlah sampel 29 rumah makan. Hasil: hasil penelitian diperoleh dari 29 rumah makan yang tidak memenuhi syarat berjumlah 29 rumah makan dengan presentase 100%, hygiene sanitasi area pelayanan konsumen diperoleh dari 29 rumah makan yang memenuhi syarat berjumlah 7 rumah makan dengan presentase 24,2% dan rumah makan yang tidak memenuhi syarat berjumlah 22 rumah makan dengan presentase 75,8%, hygiene sanitasi area dapur atau penyiapan pangan, yang memenuhi syarat berjumlah 17 rumah makan dengan presentase 58,6% dan rumah makan yang tidak memenuhi syarat berjumlah 12 rumah makan dengan presentase 41,4%. Dan hasil keseluruhan hygiene sanitasi rumah makan yaitu 14 rumah makan (48,3%) memenuhi syarat dan 15 rumah makan (51,7%) tidak memenuhi syarat. Dengan batas laik hygiene sanitasi ≥ 80 memenuhi syarat dan ≤80 tidak memenuhi syarat. Kesimpulan: Mayoritas rumah makan yang diteliti tidak memenuhi standar hygiene dan sanitasi yang ditetapkan. Khususnya, area pelayanan konsumen menunjukkan tingkat ketidaklayakan tertinggi dengan 75,8% rumah makan tidak memenuhi syarat.
Co-Authors -, Meira Regita Nurcahyani Abdussamad . Adhy Timur Hartanto Adib Suyanto, Adib Afifah Qodri Rinjani Agus Subagio Alfi Na’imatul Imtihanah Alfiyyah, Ravina Azhar Alimi, Tanzila Azzalzal Alindra, Afridha Laily Alvi Khusniatun Nisa' Ambarwati, Desti Noer Ana Setyandari Ana Zufrida Anam Sutopo Ananda Eka Cahyati Andayani, Tri M. Andiani, Shinta Pasha Arif Julianto Sri Nugroho, Arif Julianto Sri Aulia, Sabrina Shafa Awaludin, Muhammad Berham Azizah, Rofifah Zulfa Azzahra, Husniya Tazkiya Bambang Suwerda Berliana Kusuma Riasti Bita Ardila Merdeka Wati Cahyani, Regita Widia Cahyaningtyas, Farah Choirul Amri Choirul Amri Chr Argo Widiharto Dandang Setyawanti Defi Asri Handayani Denda Rinaldi Hadinata Department, administratio Desy Wulan Triningsih Dewi Pusari Dhofir, M. Alfan Haidar Djalal Fuadi Dwi Hadi Setya Palupi Dwi Sulistyaningsih Elisabeth Imbik Ellysmawati, Ayang Endah Dwi Hastuti Endang Eko Djati Setiawati Erma Prihastanti erna prasetyaningrum Erna Setyowati Esti Meita Kridati Evi Gravitiani, Evi F, Yuvianti D Fadilah, Aprilia Nurul Fatkhu Zaimah Febriana Nur Aini Fitri Lastini Fortuna, Nabila Marchelia Gunawan Budi Santoso Hafiziani Eka Putri, Hafiziani Eka Handayani, Hesti Hani, Siti Umi Hapsoro Satrio Wibowo Harmigita Putri Fitriani, Harmigita Putri Haryono Haryono Hendri Widiyandari Heri Saptadi Ismanto Hersulastuti Heru Subaris Kasjono Heru Subaris Kasjono, Heru Subaris Hikmah Nurul Avida I Bagiana ika irliana rahmadani Ika Puspitaningrum Ika Puspitasari I Ike Anisa Ikhwan Yuda Kusuma Indri Kusumaningrum Irnanda, Dara Camelia Istikomah, Ayu Puja Ita Novita Sari Janah, Zahra Wardatul Jinus Jinus Julianti, Mentari Annissa Kabul Basah Suryolelono Luhukay, Michelya Zabrina Lutfi Amara, Denica Verina Mahendra Wijaya Mas Sulthon Mustafid Mawar Puspitaningrum May Chindy Pradika Aulia Minsih Munifatul Izzati Mustajab, Abdullah Azam Mustofa Mustofa Mutmainah Mutmainah Nadia Ramadhani Narto Narto Narto Narto Narto, Narto Nilasari Wareh Utari Nindya, Arwinda Arum Ayu Nintya Setiari Nufus, Ayatun Nur Rizki Amalia Nur Roihanna Nurhayati Safaryani Nurista, Annisa Salsabila Nurrahma, Alfiya Hana Oktaviani, Mutia Oktivia, Anisa Parsaoran Siahaan Permana, Satria Galuh Philein Yustitia Saraswati Prahasiwi, Masitoh Suryaning Puji Ganefati, Sri Putri, Renanda Nabila R, Ungsari Rachmad Jayadi Rahmania, Cici Aulia Redemtus Heru Tjahjana Resfia El Wa'fa, Adillah Resmi, Dewi Candra Rievyanti, Meyka Aulia Rini Budi Hastuti Rini Budihastuti Rizki Amalia Rizki Amalia Rohadatul, Athiya Naja Romdiyah Romdiyah, Romdiyah Romeo Annur Putra Sabar Narimo Sahrena, Sifa Saputri, Abelia Sardjito Eko Windarso, Sardjito Eko Sarjana Parman Setiawati, Maria Caecilia Nanny Setiyowati Setiyowati Setyandari, Anna Siti Munisih SITI PURYANDANI Soendoro, Aries K. Sri Darmanti Sri Muryani, Sri Sri Puji Ganefati Sri Widodo Agung Suedy Sugianto Sugianto Sugianto Suhud Eko Yuwono Sukasih Ratna Widayanti Suranto, Much Suwanti Syambasril . Syarifah Aini Tasari . Tasari, Tasari Tettrinica Meirina Titi Nurul Oodriyyah, Titi Nurul Tresna Pangastuti Muslimah, Maestyca Tri Irianto TJ Umi Sholihah Utama, Rafii Satria Utomo, Retno Sari Vicka Fitriani Wahid Walidi Wahyu Setia Budi Wahyudi, Rawi Yamtana Yamtana, Yamtana Yanti Sariasih, Yanti Yudistira, Chantika Putri Yulinda Erna Suryani Yulita Nurchayati Zahrotunnisa Damar Amanah Zelly Fujianto, Zelly Zelly Fujiyanto, Zelly