Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan antara Status Gizi, Risiko Anemia, dan Ketahanan Pangan dengan Produktivitas Pekerja Bangunan Rasyidi, Mohammad Fahmi; Mahmudiono, Trias; Rachmah, Qonita
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 1 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i1.2021.40-46

Abstract

Latar Belakang: Produktivitas merupakan suatu upaya atau kemampuan yang diberikan oleh suatu individu dalam menghasilkan barang atau jasa. Pekerjaan konstruksi bangunan merupakan jenis pekerjaan yang secara kualitas memerlukan kondisi fisik dan stamina yang prima untuk lebih produktif dalam bekerja. Banyak faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja salah satu diantaranya ialah melalui aspek gizi dan kesehatan seperti status gizi, anemia, dan kondisi ketahanan pangan. Beberapa faktor tersebut akan secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap perbedaan kondisi produktivitas dalam pekerja bangunan.   Tujuan: Menganalisis hubungan antara status gizi, risiko anemia, dan ketahanan pangan dengan produktivitas kerja pada pekerja bangunan di wilayah Perumahan Graha Natura, Surabaya.Metode: Penelitian cross sectional ini melibatkan 65 orang pekerja yang terpilih secara acak dengan teknik simple random sampling. Proses pengambilan data dilakukan melalui wawancara untuk variabel ketahanan pangan, pengukuran antropometri untuk variabel status gizi dan pemeriksaan tanda dan gejala klinis untuk variabel risiko anemia. Selain itu penilaian variabel produktivitas dilakukan dengan metode wawancara terkait hasil kerja berupa input maupun output. Analisis data yang digunakan yaitu dengan uji statistik chi-square. Penelitian ini fokus kepada variabel bebas yakni status gizi, risiko anemia, dan ketahanan pangan serta variabel tetap yaitu produktivitas kerja.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara risiko anemia pekerja (p < 0,001) (r=0,656) dengan produktivitas kerja, sedangkan status gizi dan ketahanan pangan tidak memiliki hubungan dengan produktivitas kerja {status gizi (p = 0,826), status ketahanan pangan (p = 0,282)}.Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa risiko anemia pada pekerja berhubungan dengan produktivitas dalam bekerja.  Peningkatan asupan tinggi kalori dan seimbang perlu untuk diterapkan oleh pekerja untuk meningkatkan stamina dalam menjaga produktivitas kerja.
Hubungan Pengetahuan dan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah dengan Kejadian Anemia Defisiensi Besi: Literature Review Larasati, Destania Kinthan; Mahmudiono, Trias; Atmaka, Dominikus Raditya
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.298-306

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Prevalensi remaja putri yang mengalami anemia defisiensi besi di Indonesia masih tinggi. Di Indonesia angka kejadian anemia pada remaja putri mencapai 21.7%. Anemia pada remaja dapat mempengaruhi konsentrasi dalam belajar, rendahnya produktifitas, dan mudah terkena infeksi. Pemerintah menjalankan program pemberian tablet tambah darah untuk menanggulangi anemia defisiensi besi pada remaja,. Tablet tambah darah diberikan pada remaja putri Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA, dilakukan satu minggu sekali. Namun, program ini dirasa kurang efektif karena kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri masih rendah. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah rendahnya pengetahuan remaja tentang anemia. Rendahnya pengetahuan tentang anemia berhubungan erat dengan konsumsi dan kesadaran dalam mengkonsumsi tablet tambah darah Tujuan: Untuk mendiskusikan hubungan pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri.Metode: Penulisan artikel ini adalah literature review dengan bersumber dari artikel yang diterbitkan dalam kurun waktu 10 tahun dan berhubungan dengan topik yang akan dibahas. Pencarian artikel melalui database Google Scholar dan Pubmed. Terdapat 25 artikel yang diperoleh, tetapi hanya 12 artikel yang dipilih untuk diulas karena sesuai dengan topik yang akan dibahas, tujuan, sasaran, dan hasil penelitianHasil: Dari beberapa artikel yang telah diulas menunjukkan bahwa pengetahuan remaja terkait anemia dan kepatuhan remaja dalam mengkonsumsi tablet tambah darah berhubungan dengan kejadian anemia yang dialami oleh remaja. Pengetahuan yang baik tentang anemia dan gizi akan mempengaruhi pola makan pada remaja sehingga dapat mencegah anemia. Selain itu, patuh mengkonsumsi tablet tambah darah juga akan mempengaruhi kadar hemoglobin pada remajaKesimpulan: Pengetahuan remaja terkait anemia dan patuh mengkonsumsi tablet tambah darah akan mempengaruhi kadar hemoglobin pada remaja. Kata kunci: anemia, pengetahuan, kepatuhan, tablet tambah darah, remaja putri
Frekuensi Pemberian MP-ASI pada Baduta Stunting dan Non-Stunting Usia 6-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sidotopo Kota Surabaya Haryati, Aisya Cici Putri; Mahmudiono, Trias
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.180-186

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Masalah gizi rentan terjadi pada anak berusia dibawah dua tahun (baduta) yang diantaranya adalah stunting. Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh proses akumulatif dari rendahnya asupan gizi dan penyakit infeksi. Penyebab lain adalah kondisi social ekonomi yang dapat mempengaruhi praktik pemberian MP-ASI. Kualitas gizi pada makanan dipengaruhi oleh keragaman pangan yang ditentukan oleh pendapatan keluarga, status pekerjaan, dan tingkat pendidikan.Tujuan: Menganalisis hubungan praktik pemberian makan pendamping ASI dengan kejadian stunting dan non-stunting pada baduta usia 6-24 bulan di Kelurahan Sidotopo, Kota SurabayaMetode: Jenis penelitian yaitu observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian sebesar 54 baduta dipilih menggunakan metode simple random sampling. Kuesioner Dietary Diversity Score digunakan untuk menilai keragaman pangan baduta dan food recall 24-hours untuk mengetahui frekuensi pemberian makanan. Uji statistik menggunakan chi-square.Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak adanya korelasi antara Karakteristik keluarga, baduta dan keberagaman pangan dengan kejadian stunting, akan tetapi ada korelasi antara pendapatan orang tua (p=0,006) dan frekuensi pemberian MP-ASI dengan kejadian stunting (p=0,028).Kesimpulan: Pendapatan orang tua dan frekuensi pemberian MP-ASI berhubungan dengan stunting, sedangkan karakteristik keluarga, baduta dan keragaman pangan tidak berhubungan dengan kejadian stuntingKata kunci: stunting, makanan pendamping, karakteristik keluarga, keragaman pangan 
Relationship of Nutritional Adequacy Figures to Nutritional Status of Students of SMA Negeri 10 Surabaya During The Pandemic Yuniar, Aida Verdy Kumala; Mahmudiono, Trias
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 1 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i1.2022.1-7

Abstract

Background. Nutritional adequacy figures are the amount of nutrients obtained by the body to maintain a person's nutritional status adequately. During the pandemic, the fulfillment of nutritional needs becomes more difficult. Due to the movement restrictions imposed. Consequently, teenagers also prefer to meet their needs online, such as oerdering foods and beverages daily. Objective. This study analyzed  the relationship between nutritional adequacy figures and the nutritional status of high school students during the pandemic. Method. This was an analytical observational study conducted at SMA Negeri 10 Surabaya, with a total of 202 students aged between 15 and 17 years. Measurements of respondents' nutritional status, anthropometry, physical activity, nutritional intake, and nutritional adequacy figures obtained through the Harris Benedict formula adjusted to the physical activity and gender of each respondent. The hypothesis was analized statistically using the chi-square test. Results. The results of the nutritioal status revealed that 51 students had mild deficits, 43 students had moderate deficits, 26 had severe deficits, and 24 students did not experience any deficit in nutritional adequacy. Among obese students, 33 students had no deficit, 15 students had mild deficits, 9 students had moderate deficits, and one student had a severe deficit. Based There was a significant relationship between the nutritional status and nutritional adequacy figures of students with p-value=<0.001. Conclusion. There is a significant relationship between nutritional adequacy and the nutritional status of respondents during the pandemic.
How and Where the Birth Delivery Taking Place Matter towards the Success of Exclusive Breastfeeding Roseprilla, Adamina Dinda; Mahmudiono, Trias; Rachmah, Qonita
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 2 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i2.2022.327-334

Abstract

Background: Breast milk is the best nutrition for babies. The coverage of exclusive breastfeeding in Indonesia in 2017 was still low. However, there are many factors that contribute to low rates of exclusive breastfeeding including socio-cultural factors, factors related to the health system, market, environment, and knowledge. Recent studies have shown that there was a relationship between the place and type of delivery with exclusive breastfeeding.  Objectives: This study aimed to analyze the correlation between the place and type of delivery with the success of exclusive breastfeeding practice in Indonesia among mothers of infants 0-6 months.Methods: This study was a secondary data analysis using data from the results of the 2017 Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS), conducted in 34 provinces in Indonesia with a total sample of 1810 infants aged 0-6 months. The dependent variable was the exclusive breastfeeding. Independent variables were mother's age, mother's level of education, parity, place of delivery, and type of delivery. Data collection was carried out for all variables by interviewing using a reproductive woman questionnaire. Data were analyzed using chi square test.Results: The results showed that 48.2% of mothers gave exclusive breastfeeding. The results of the bivariate analysis showed that the variables of place of delivery (p-value=0.045), type of delivery (p-value<0.001), and mother's age (p-value=0.048) were related to the practice of exclusive breastfeeding.Conclusions: The conclusion of this study was the factors that affecting exclusive breastfeeding in were place of delivery, type of delivery, and mother's age.Keywords: exclusive breastfeeding, place of delivery, type of delivery, early life nutrition
Pemberian Diet Tinggi Kalori Dan Rendah Protein Pada Pasien Covid-19 Dengan Gagal Ginjal Kronis Dan Penyakit Jantung: Sebuah Laporan Kasus Pristyna, Greena; Mahmudiono, Trias; Sari, Yuyun Eka
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 2 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i2.2022.407-415

Abstract

Latar Belakang: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yangmana merupakan jenis coronavirus baru dan belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Adanya riwayat penyakit seperti tekanan darah tinggi, gangguan fungsi jantung, dan ginjal dapat meningkatkan risiko yang lebih besar untuk mengalami keparahan. Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) dilakukan dengan pemberian diet tinggi kalori dan rendah protein.Tujuan: untuk mengetahui tata laksana asuhan gizi terstandar pada pasien dengan pemberian diet tinggi kalori dan rendah protein pada pasien COVID-19 dengan riwayat penyakit gagal ginjal kronis dan jantung.Metode: Studi kasus dilakukan pada bulan Maret 2021 pada pasien RSI Jemursari Surabaya.Hasil: Setelah dilakukan monitoring dan evaluasi didapatkan hasil bahwa hasil laboratorium memiliki perubahan yang fluktuatif, terjadi perubahan jenis makanan dan cara pemberian yang diberikan sejalan dengan dilakukan hemodialysis pada pasien, fisik/klinis belum mulai membaik, serta asupan pasien meningkat dari hari ke hari namun terdapat beberapa pemenuhan zat gizi makro belum dapat mencapai target (<80%).Kesimpulan: pemulihan kondisi pasien tidak terbilang cukup baik, hasil pemantauan biokimia dan fisik/klinis secara masih menunjukkan perubahan yang fluktuatif, namun pada asupan makanan terjadi peningkatan meskipun target asupan beberapa zat gizi makro belum tercapai.
Are Eating Habits Associated with Overweight/Obesity among Indonesian Women Adults? Based on The Indonesian Family Life Survey (IFLS) 5 in 2014 octarine, Sabitha Wina; Mahmudiono, Trias
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 1 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i1.2022.174-181

Abstract

Background: Eating habits were often linked with overweight or obesity. Several types of food that are often consumed by the public were known to be associated with the occurrence of being overweight/obesity. But information about the association of each type of food is lacking especially in young adults.   Objectives: This study aimed to analyze the association between eating habits with overweight status among women young adults in Indonesia.   Methods: This study analyzed 4966 adults from the fifth waves of the Indonesian Family Life Survey (IFLS5) in 2014. Eating habits are measured by the frequency of consumption of each type of food. A chi square test and logistic regression were used to explore the association between the variables with the overweight status among women young adults. Results: The prevalence of overweight and non-overweight were known to be 41.1% and 59.9%. Milk; cheese; and others consumption (p=0.006) and rice consumption (p=0.017) had negative correlation with overweight/obesity meanwhile sweet foods consumption was associated with overweigh/obesity (p=0,034). On the other hand, it is shown that there is no association between egg consumption, meat consumption, soft drink consumption, and fast food consumption with overweight status among women young adult (p>0,05). Conclusions: It was concluded that the consumption of sweet foods was associated with a higher likelihood of being overweight or obese. In addition, the consumption of rice and milk; cheese; butter; and others that were less frequent associated with a lower likelihood of being overweight or obese. Therefore, the consumption of sweet foods among adult needs to be limited in order to reduce and prevent the problem of being overweight.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Indonesia Berdasarkan Analisa Data Sekunder SDKI Tahun 2017 Yuwana, Noki Rieke Diah Ayu; Mahmudiono, Trias; Rifqi, Mahmud Aditya
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 2 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i2.2022.451-457

Abstract

Latar Belakang: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan penyebab utama angka kematian neonatal di Indonesia yang tergolong tinggi yaitu 15/1000 kelahiran hidup. Beberapa provinsi di Indonesia belum memenuhi target nasional untuk BBLR yang didominasi oleh provinsi dengan mayoritas wilayah perdesaan. Kejadian BBLR berhubungan dengan banyak faktor risiko baik dari karakteristik ibu, bayi dan sosio-demografi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan BBLR di Indonesia.Metode: Penelitian menggunakan desain studi cross-sectional dengan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2017. Jumlah responden yaitu 13.473 wanita berusia 15-49 tahun yang melahirkan dalam 5 tahun sebelum survei dan memenuhi semua variabel penelitian. Analisis yang dilakukan meliputi analisis deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden serta uji regresi logistik dan chi-square  untuk menentukan faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian BBLR.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR yaitu pendidikan ibu (OR=1,3; 95%CI=1,16-1,53; p<0,01), frekuensi kunjungan antenatal/K4 (OR=1,59; 95%CI=1,25-2,02;p<0,01) dan tempat tinggal (OR=0,86; 95%CI=0,75-0,99;p=0,03). Akan tetapi hasil tidak menunjukkan hubungan yang signifikan antara usia ibu, paritas, jarak kehamilan, jenis kelamin bayi, pekerjaan ibu dan kunjungan antenatal pertama/K1.Kesimpulan: Pendidikan ibu, K4 dan tempat tinggal berhubungan dengan kejadian BBLR di Indonesia sehingga diperlukan program untuk memperbaiki pelayanan antenatal terutama pada ibu yang tergolong pendidikan rendah pada wilayah pedesaan.
Faktor Risiko Distal yang Memengaruhi Anemia pada Anak Usia 6-59 Bulan: Analisis Data Demographic and Health Survey Zimbabwe 2015 Ariza, Nahya Rahmatul; Mahmudiono, Trias; Mahmudah; Melaniani, Soenartalina
Media Gizi Kesmas Vol 13 No 1 (2024): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2024)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v13i1.2024.329-335

Abstract

Background: Anemia is the cause of child death in Africa. More than one-third (37%) of children aged 6-59 months in Zimbabwe are anemic. Anemia is caused by two factors, namely proximal factor (attached to the individual) and distal factor (not attached to the individual). Objectives: This study aims to determine the distal risk factors associated with anemia in children aged 6-59 months in Zimbabwe. Methods: A cross-sectional study design by analyzing Demographic and Health Survey (DHS) data for Zimbabwe in 2015. The total sample was 4303 households with children aged 6-59 months and fulfilled all the study variables. That became independent variables in this study were land ownership, types of livestock, and two factors from the results of the Principal Component Analysis test, water and toilet sanitation and building sanitation. Univariate analysis was performed to see the frequency distribution of each variable, then bivariate analysis with chi-square and Mann-Whitney tests to determine factors that were significantly related to the incidence of anemia and further tested with logistic regression. Results: Based on the results of this study, it was found that variables that were significantly related to the incidence of anemia were age, agricultural land ownership, types of livestock, water and toilet sanitation, and building sanitation. From several variables that became distal risk factors, it was found that variables that increased the risk factors for anemia in children aged 6-59 months, namely not having agricultural land (OR=2.84; 95% CI=2.38-3.4; p<0, 05), do not own livestock (OR=1.72; 95%CI=1.48-2; p<0.05) own poultry (OR=1.45; 95%CI=1.2-1.74) ; p<0.05) and building sanitation (OR=1.07; 95% CI=1-1.14; p<0.05). In addition, this study found a protective factor against the incidence of anemia in children aged 6-59 months in Zimbabwe, namely water and toilet sanitation (OR=0.85; 95% CI=0.8-0.91; p<0.05). Conclusions: The causes of anemia in children aged 6-59 months are multifactorial. We suggest that policymakers plan an integrated program specifically in agriculture and animal husbandry so that every household has agricultural land and livestock to reduce the incidence of anemia in children aged 6-59 months in Zimbabwe.
Korelasi antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Kontaminasi Arsenik pada Penjual Kerang Darah (Anadara granosa) di Pasar Tradisional di Surabaya Utara Kusuma, Ardyanisa Raihan; Hasanah, Nur; Mahmudiono, Trias
Media Gizi Kesmas Vol 13 No 1 (2024): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2024)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v13i1.2024.149-154

Abstract

Background: Indonesia, with its vast coastline, has become a major exporter of seafood products, including clams, generating millions of dollars in revenue. However, clams are frequently associated with foodborne illnesses, due to the presence of hazardous marine pollutants like arsenic. Objective: This research examines the connection between the knowledge and attitudes of sellers, regarding arsenic contamination in blood clams sold at traditional markets in North Surabaya. Method: The study employed a cross-sectional method, collecting primary data through direct interviews and questionnaires from 35 blood clam sellers in North Surabaya, as well as secondary data from previous studies. Results: The data were analyzed using the chi-square test, which indicated that there is / was no significant correlation between the sellers' knowledge and attitudes (p > 0.001). Conclusion: Consequently, it can be concluded that there is a lack of association between the sellers' knowledge and attitudes toward arsenic contamination in blood clams sold at traditional markets in North Surabaya, as evidenced by the high attitude scores (related to healthy practices) but low knowledge scores in the questionnaire.
Co-Authors 'Arifah, Dzakiyyatul Fikrah Abd Rahim, Nurul Ain binti Abdul Rohim Tualeka Abdullah Al Mamun Abidah, Aqmarina Afifah Desi Natasya Agus Sri Wardoyo Agus Sri Wardoyo Agus Sri Wardoyo Agustin, Asri Meidyah Alfadhila Khairil Sinatrya Allyra Himawati Amanda Fharadita Olivia Rakhmad Amiini, Annisa Nur Andamarai, Natasya Ayu Andi Nugroho Andini, Niken Andriani, Merryana Anggiat Manahan Anggono, Felicia Anggraini, Sulvy Dwi Anisa Nindyasari Annas Buanasita Annis Catur Adi Annisa Rahmah, Rifka Annisa Salsabila Setya Budi Antonius Yansen Suryadarma Ardian Nurdianto Firman Ariza, Nahya Rahmatul Arum Sekar Rahayuning Putri Atika Anif Prameswari Atin Nurmayasanti Audina, Angelina Aulia Jauharun Nisak Aulidina Dwi Mustafyani Azhar, Mohamad Azmy, Ulul Azzahra, Callista Naurah Bagong Suyanto Bambang Wirjatmadi Bekti Krisdyana Bella Kartini Rochmania Budi Utomo Callista Naurah Azzahra Charles Frans Chatarina Anugrah Ambar Purwandari Christy, Aprillia Betany Chrysoprase Thasya Abihail Chrysoprase Thasya Abihail Cindra Tri Yuniar Cindra Tri Yuniar Cindra Tri Yuniar Cita Rosita Sigit Prakoeswa Cristanti, Fera Feheliani Damai Arum Pratiwi Daniel Andi Kristanto Danik Iga Prasiska Deandra Ardya Regitasari Sutoyo Dhiflatul Frista Anani Diah Indriani Dicky Andhyka Priambudi Dominikus Raditya Atmaka Dwi Putri Pangesti Suryo Andadari Dzulkifli, Achmad Edna Elkarima Edy Purwanto Tertius Eka Anisah Yusryana Elya Sugianti Erfiana Eriza Wahyuhandani Ernadila Diasmarani Hargiyanto Erwanda Anugrah Permatasari Estuningsih, Yayuk Farah Mumtaz Suwandiman Farapti Farapti Farida, Bunga Fathrizqita Aghnia Raudhany Fatqiatul Wulandari Fatqiatul Wulandari Fauzi, Annisa Yumna Febrianto, Eka Cahya Fikri, Muhammad Nabil Fitria Nurus Sakinah Flora Ramona Sigit Prakoeswa Fransiska Sabatini Setiawati Fransiska Sabatini Setiawati Fuad Zulkarnain Rozaq Sugeha Fuad Zulkarnain Rozaq Sugeha Furoidah, Nida Asni Gunawan Yoga Pratama Halim, Mohamad Hargiyanto, Ernadila Diasmarani Hario Megatsari Haryati, Aisya Cici Putri Hasanah Ayuningtyas Helen Alvia Clarita Hibatullah, Faiz Nur Iin Zulaiha Tuasikal Ikeu Ekayanti Ilham, Riska Amelia Nirina Ilyu Ainun Najie Imaniar Mahdiya Izati Indah Dwi Utami Ira Suarilah Isaura, Emyr Reisha Isma Nur Amalia Ismail, Wan Ismahanisa Isnaniyanti Fajrin Arifin Jaminah Jaminah Jaminah, Jaminah Kamila Dwi Febrianti Keah, Lee Siew Khairina Fadiah Hidayati Khairina Fadiah Hidayati Khanif, Ashlikhatul Khoiriyah, Riza Krispul, Adriana Kusuma, Ardyanisa Raihan Larasati, Destania Kinthan Lilik Kustiyah Lina Ali Baraja loriza, sufi jihaan Loriza, Sufi Jihan Luki Mundiastuti Maharani, Dinda Maulidya Putri Maharani, Faizah Putri Mahmud Aditya Rifqi Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Wati Sugito Mamun , Abdullah Al Martina Puspa Wangi Martina Puspa Wangi Martina Puspa Wangi Mat Yasin, Azwa binti Maya Fernandya Siahaan Melaniani, RR Soenarnatalina Melaniani, Soenartalina Mengistu, Assaye Girma Merryana Andriani Mira Dewi Mohamad Shariff, Mohamad Halim bin Mohd Fitri, Muhammad Firdaus bin Mohd Noor, Mohamad Azhar bin Muh. Guntur Sunarjono Putra Mulia, Shinta Arta Nadia Ramadhani Nadia Ramadhani Nafijah Muliah Ninda, Gina Fitri Nining Tyas Triatmaja Nirina Ilham, Riska Amelia Nuka, Ni Made Ayu Rachel Rasheeta Nur Alifia Hera Nur Hasanah Nur Mufida Wulan Sari Nur Mufida Wulan Sari Nur Mufidah Wulan Sari Nur Sahila Nur Sahila Nur, Zilvi Fuadiyah Nurdini, Erike Duwi Nurramadhani, Wadi'ah Hasna octarine, Sabitha Wina Oktaviani, Elma Mutiara Padella Dian Julia Armadita Pangestuti, Ayu Paraswati, Sandrina Indah Permatasari, Fitiara Indah Pininfarina, Virghina Bintang Pratiwi, Azizah Ajeng Pristyna, Greena Putri Ramadhani Putri, Dian Utama Pratiwi Qotrunnada, Miranda Zannuba Qurrota A’yun Febrina Triwindiyanti Rachma, Rizky Aulia Rachmah, Qonita Rachmahnia Pratiwi Ragil, Meisya Risky Puspitasari Rahmah, Rifka Annisa Rahmani, Alinda Rahmatika, Auni Rakhmad, Amanda Fharadita Olivia Ramadhan, Sasha Anggita Rao, Rishan Rao al Morgan Rasyidi, Mohammad Fahmi Ratanika, Marcellina Tania Ratna Dwi Puji Astuti Ravi, Bagas Alifiyan Relawantria Harlianti Renata Saskia Rifa Juliana Kartika Rifqi, Niken Yunia Ririn Kristiani Rizaldy Fathur Rachman Rizkianti, Nabila Nuraisyah Rohmah, Amirah Maulida Roseprilla, Adamina Dinda Roudhotul Jannah Rozlan, Muhammad Syahmi bin RR Soenarnatalina Sabri, Nurhidayah binti Safaryna, Alifia Merza Sahila, Nur Sajida, Jasmine Hanida Sakinah Ramadhani Saleem, Haitam Thaleb Salim, Lutfi A. Salsabila, Dhia Qatrunnada Noor Salsabila, Jihan Zahwa Santi Martini Santoso, Audia Fijratullah Santoso, Kohar Hari Santoso Hari Sari, Nur Mufida Wulan Sari, Nur MW. Sari, Yuyun Eka Sasha Anggita Ramadhan Simangunsong, Tiara Tivany Siti Helmyati Siti Nur Husnul Yusmiati Siti Rahayu Nadhiroh Soares, Ivo Da Costa Soediantoro, Ira Suarilah Soenarnatalina Melaniani Soenarnatalina Soenarnatalina Sokvy, Ma Sri Sumarmi Sri Sumarmi Sri Sumarmi Sri Wahyuni Stefani Verona Indi Andani Stefani Verona Indi Andani Stefania Widya Setyaningtyas Suarilah, Ira Suci Handayani Susi Hidayah Sutrisno, Mauline Afifah Putri Suwandiman, Farah Mumtaz Suwardi Suwardi Suzanna Primadona Suzanna Primadona Syafi’atur Rosyidah Syahdana, Achidah Nur Syahfitri Wulandari Syahid Kinayung Widyaji Tajuddin, Rosnida binti Talib, Siti Salwa binti Thinni Nurul Rochmah Tulus Ervina Lindayanti Ulfa Al Uluf Utari Gita Setyawati Valentin, Valling Wadi'ah Hasna Nurramadhani Wardatul Raihan Werdaningtyas, Rizky Widadari Intan Rujaby Widati Fatmaningrum Widayani, Soraya Tri Wilis Cahyaning Ayu Wilis Cahyaning Ayu Wizara Salisa Wuri Rizki Handarbeny Yayuk Estuningsih Yuniar, Aida Verdy Kumala Yuniar, Cindra Tri Yurike Adhela Yurike D Adhela Yurike Dhika Adhela Yurike Dhika Adhela Yusmiati, Siti Nur Husnul Yusrita Anidha Yusryana, Eka Anisah Yuwana, Noki Rieke Diah Ayu Zahidatul Rizkah Zainurrahmah, Nadia Syfa Zebadia, Eurika Zeni Firginingtyas