Claim Missing Document
Check
Articles

Efektifitas Intervensi Edukasi Gizi Berbasis Smartphone dalam Keberhasilan Praktek ASI Eksklusif: Meta Analisis: Efektifitas Intervensi Edukasi Gizi Berbasis Smartphone dalam Keberhasilan Praktik ASI Eksklusif: Meta Analisis Rachmahnia Pratiwi; Dominikus Raditya Atmaka; Deandra Ardya Regitasari Sutoyo; Trias Mahmudiono
Amerta Nutrition Vol. 7 No. 4 (2023): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v7i4.2023.615-625

Abstract

Background: Exclusive breastfeeding is the cornerstone of infant health and one of the 2030 Sustainable Development Goals (SDGs). The advancement of information technology can be used to promote health, and providing information through messages on smartphone applications can improve breastfeeding awareness and adherence. Objectives: To determine which social media platforms effectively promote exclusive breastfeeding through nutrition education interventions. Methods: This study employed a meta-analysis method. The terms “breastfeeding,” “social media,” and “smartphone” were used to search for articles in multiple electronic journals, such as Scopus, PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar. Articles that provide an intervention using smartphone media for groups of expectant mothers who wish to breastfeed their babies and mothers who have ceased breastfeeding and want to resume were selected. Forest plot analysis was performed using the STATA 12. Results: From 2018 to 2021, seven articles were obtained, with research conducted in the United States, India, Indonesia, Israel, and Brazil. The study’s findings revealed that a nutritional education intervention using Smartphones led to an average success rate of exclusive breastfeeding between the intervention group and the control group of 1.23 (7 studies), 95% CI (1.08 - 1.39); P = 0.000; and I2 = 97.1%. Conclusions: Intervention using smartphones by sending short messages daily and counselling by telephone every week can increase mothers’ knowledge and ability to provide exclusive breastfeeding to their infants. An intervention using smartphones to transmit daily text messages and weekly telephone counselling could enhance mothers’ knowledge and ability to breastfeed their children exclusively.
Hubungan Edukasi Gizi berbasis Presentasi Oral dengan Peningkatan Pengetahuan Kader di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean: Association Between Oral Presentation-Based Nutrition Education and Knowledge Escalation among Cadres in Arjasa Subdistrict, Kangean Island Martina Puspa Wangi; Trias Mahmudiono; Ira Suarilah Soediantoro; Abdullah Al Mamun; Nur Sahila; Cindra Tri Yuniar; Wadi'ah Hasna Nurramadhani; Farah Mumtaz Suwandiman; Amanda Fharadita Olivia Rakhmad; Eka Anisah Yusryana; Sasha Anggita Ramadhan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3984

Abstract

Latar belakang: Pemeriksaan antropometri merupakan pemeriksaan non-invasif kuantitatif yang menyediakan pengkajian mengenai status gizi pada anak-anak dan orang dewasa. Pemeriksaan antropometeri yang tidak tepat dan teliti, dapat menghasilkan data yang tidak valid untuk dijadikan dasar penegakan interpretasi status gizi. Kesalahan interpretasi status gizi, akan berdampak pada tidak tepatnya terapi gizi yang diberikan pada sasaran terkait. Salah satu status gizi yang dinilai berdasarkan penilaian antropometri adalah kondisi stunting. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang terjadi dikarenakan kekurangan gizi berkepanjangan, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengejar ketertinggalan pertumbuhan, antara lain adalah dengan memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang disesuaikan dengan usia sasaran. Pulau Kangean, sebagai salah satu pulau terluar di Madura, memerlukan pemberdayaan kader sebagai pihak yang menyampaikan informasi esensial berkaitan dengan kesehatan dan gizi pada sasaran. Pulau Kangean memiliki bahan makanan lokal berupa anggur laut yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar dari pembuatan PMT. Pemberian materi mengenai pengukuran antropometri dan PMT dalam bentuk presentasi oral, merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan audiens melalui pemaparan materi satu arah yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Tujuan: Meningkatkan kapasitas kader dalam melakukan pengukuran antropometri, terutama pengukuran tinggi badan dan panjang badan sebagai upaya skrining stunting dengan validitas yang baik. Memberikan pandangan mengenai jenis makanan tambahan yang bisa dijadikan alternatif menu makanan tumbuh kejar yang bersumber dari bahan makanan lokal yang terjangkau. Peningkatan pengetahuan kader diharapkan terjadi dengan indikasi peningkatan skor prettest dan posttest sebelum dan sesudah intervensi presentasi oral dilakukan. Metode: Intervensi diberikan secara oral dengan menggunakan Power Point dengan durasi pemberian materi selama 45 menit secara sinkronus dan 15 menit secara asinkronus. Pengukuran tingkat pengetahuan pada kader diukur dengan menggunakan pretest dan posttest yang berjumlah 15 pertanyaan, dengan 10 pertanyaan mengenai skrining antropometri tinggi badan dan panjang badan serta 5 pertanyaan mengenai PMT. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan kader ditandai dengan skor posttest dan pretest yang mengalami peningkatan sebesar 11 dari 100 poin yang diberikan. Sebanyak 70% kader mengalami peningkatan pengetahuan dan 30% dari kader tidak mengalami peningkatan pengetahuan. Seluruh kader yang terlibat dalam penelitian ini tidak berhasil melampaui batas nilai minimal untuk dikatakan lulus, yaitu sebesat 70 poin dari total 100 poin yang setara dengan 6-7 soal yang terjawab benar. Rata-rata soal yang berhasil terjawab benar pada pretest adalah 3-4 soal benar. Terjadi peningkatan jumlah soal benar, yaitu sebesar 5-6 soal pada posttest yang menjadi indikasi peningkatan pengetahuan mengenai skrining antropometri dan pemberian makanan tambahan pada kader. Kesimpulan: Presentasi oral yang dilakukan dengan memaparkan materi berkaitan dengan skrining stunting dan PMT tidak dapat meningkatkan pengetahuan kader secara signifikan. Salah satu penyebab inoptimalisasi paparan presentasi yang diberikan adalah durasi paparan materi yang terlalu lama dan diskusi interaktif yang tidak berjalan dengan baik. Diperlukan pengembangan metode edukasi gizi yang lebih aplikatif dan interaktif dengan melibatkan audiens, salah satunya adalah dengan menggunakan metode emo demo dan demo secara langsung yang melibatkan partisipasi aktif dari sasaran.
FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN WASTING PADA BALITA DI TIMOR-LESTE: (ANALISIS DATA DEMOGRAPHICS HEALTH SURVEY) Furoidah, Nida Asni; Mahmudiono, Trias; Mahmudah, Mahmudah; Soenarnatalina, Soenarnatalina
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 19 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v19i3.40016

Abstract

Wasting merupakan satu-satunya faktor risiko terbesar yang mengakibatkan kematian dini dan kecatatan pada anak usia dibawah 5 tahun. Wasting disebabkan oleh banyak faktor, tujuan penelitian ini untuk menentukan determinan yang mempengaruhi kejadian wasting pada anak di Timor-Leste. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Demographics Health Survey (DHS) tahun 2016 di Negara Timor-Leste. Pengambilan sampel dengan simple random sampling, dengan unit analisis yaitu anak balita. Populasi sebesar 1128 dan sampel yang digunakan sebanyak 492. Variabel dependen yaitu kejadian wasting, sedangkan variabel independen meliputi jenis kelamin, usia anak, tempat tinggal, riwayat imunisasi, riwayat pendidikan ibu, sumber air bersih, status bekerja dan status ekonomi keluarga. Penentuan determinan dengan menggunakan uji regresi logistik binary. Balita yang tinggal di daerah pedesaan 1,9 kali lebih berisiko mengalami wasting dibandingkan balita yang tinggal di perkotaan dengan (OR 1,927; 95% CI: 1,170-3,172). Balita yang memiliki ibu tidak berpendidikan (OR 3,307; CI 95%: 1,418-7,714), balita dengan ibu berpendidikan dasar (OR 1,649; CI 95%: 0,690-3,940), serta balita yang memiliki ibu pendidikan menengah (OR 1,725; CI 95%: 0,777-3,831) berisiko wasting daripada balita dengan ibu berpendidikan tinggi. Balita yang memiliki riwayat imunisasi tidak lengkap akan berisiko 0,63 kali mengalami wasting dibandingkan dengan balita yang riwayat imunisasinya lengkap (OR 0,633; CI 95%: 0,424-0,947). Kesimpulannya, faktor determinan kejadian wasting pada anak balita di Timor-Leste adalah daerah tempat tinggal, pendidikan terakhir ibu balita dan riwayat imunisasi balita.
The Effect of Nutritional Education on Parental Knowledge of Balanced Nutrition in Children at Yayasan An - Nusyur Aeng Panas, Sumenep Madura Ramadhan, Sasha Anggita; Widayani, Soraya Tri; Mahmudiono, Trias; Rakhmad, Amanda Fharadita Olivia; Hargiyanto, Ernadila Diasmarani; Permatasari, Fitiara Indah; Azzahra, Callista Naurah; Sahila, Nur; Atmaka, S.Gz, MPH, Dominikus Raditya; Febrianto, Eka Cahya; Astuti, Ratna Dwi Puji; Mulia, Shinta Arta; Pratiwi, Damai Arum; Nadhiroh, Siti Rahayu; Simangunsong, Tiara Tivany; Prameswari, Atika Anif; Ismail, Wan Ismahanisa; Mohd Noor, Mohamad Azhar bin; Mohamad Shariff, Mohamad Halim bin; Talib, Siti Salwa binti; Sabri, Nurhidayah binti; Abd Rahim, Nurul Ain binti; Tajuddin, Rosnida binti; Keah, Lee Siew; Mohd Fitri, Muhammad Firdaus bin; Rozlan, Muhammad Syahmi bin; Rao, Rishan Rao al Morgan; Mat Yasin, Azwa binti
Media Gizi Indonesia Vol. 19 No. 3 (2024): MEDIA GIZI INDONESIA (NATIONAL NUTRITION JOURNAL)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v19i3.322-329

Abstract

Parents play a vital role in shaping children's dietary habits, which are influenced by family behaviors, parental health literacy, and socio-economic status. Poor parental health literacy and low socio-economic status often lead to unhealthy child nutrition and lower physical activity. This study investigates the impact of nutritional education on parental knowledge at Yayasan An-Nusyur Aeng Panas, aiming to improve childhood nutrition in resource-limited settings. The research employed a pre-experimental design (one group pre-test post-test) to assess changes in parental knowledge after a 3-hour nutrition education session, delivered by a team of nutritionists from Indonesia and Malaysia. Data were collected from 27 parents of kindergarten students in Sumenep Madura in February 2024 through questionnaires. The results were analyzed using SPSS version 26 and the Wilcoxon Matched-Pairs Test. The findings revealed an increase in participants' knowledge, with a pre-test average score of 84.444 and a post-test average score of 86.667. However, the Wilcoxon test showed no statistically significant difference (p=0.439) between pre- and post-test scores. Despite the knowledge improvement after the education session, the difference was not significant. This suggests that while educational interventions can enhance awareness, further efforts may be required to achieve a measurable impact.
ANALYSIS OF RISK FACTORS FOR OBESITY IN WOMEN AGED 15-49 YEARS IN SOUTH AFRICA (THE DHS PROGRAM 2016) Sinatrya, Alfadhila Khairil; Mahmudiono, Trias; Melaniani, Soenarnatalina
Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL BIOMETRIKA DAN KEPENDUDUKAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbk.v12i2.2023.124-133

Abstract

Overweight and obesity can be interpreted as abnormal fat accumulation that can cause health problems. The average BMI (Body Mass Index) in adult women has also continued to increase. This study aims to identify the relationship between age, alcohol consumption, cigarette consumption, employment status, economic status, ethnicity and area of "‹"‹residence with the incidence of obesity in women aged 15-49 years in South Africa and determine the most influential factors on obesity. This study is a quantitative study with a design cross-sectional using secondary data from The DHS Program 2016. Respondents in this study were women aged 15 - 49 years in South Africa as many as 1158 people. The dependent variable in this study is the nutritional status of obesity which is classified as obese if BMI ≥25 kg/m2. While the independent variables are age, alcohol consumption, cigarette consumption, employment status, economic status, ethnicity, and area of "‹"‹residence. Data were analyzed by chi-square and logistic regression. The results showed that the factors associated with obesity were age, employment status and economic status (p-value <0.05). The most influential factor is adult age with a range of 25 - 49 years. Therefore, there is a need for behavioral changes in adult women 25-49 years in South Africa and national monitoring evaluation of multisectoral programs for obesity prevention in South Africa.
DETERMINANTS OF WASTING AMONG UNDER 5 YEARS IN TIMOR LESTE (DHS PROGRAM ANALYSIS 2016) Rahmatika, Auni; Mahmudiono, Trias; Mahmudah, Mahmudah; Melaniani, Soenarnatalina; Soares, Ivo Da Costa
Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL BIOMETRIKA DAN KEPENDUDUKAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbk.v12i2.2023.134-142

Abstract

One of the countries in Asia that has a high prevalence of wasting is Timor-Leste. The prevalence of wasting in Timor-Leste is 24% in children aged 15-49 months. The purpose of this study is to identify the factors that influence the incidence of wasting in children aged 15-49 months in Timor Leste. This research is an analysis of secondary data from the 2016 Demographic and Health Survey (DHS) in Timor-Leste using a cross-sectional approach. Informants in this study were mothers of toddlers aged 15-49 years and had toddlers aged 15-49 months. the number of samples in this study were 1,207 mothers. Bivariate analysis was performed by Chi-Square test and multivariate test by logistic regression test. The results showed that the factors that influence wasting are low birth weight, history of breastfeeding and mother's education level. Meanwhile, after being analyzed using logistic regression, the most influencing variables were low birth weight babies with a significant value of 0.028 and an OR value of 0.620.
Analisis Optimalisasi Bahan Pangan Lokal Untuk Ketahanan Pangan Bagi Balita Stunting Program Kampung Emas loriza, sufi jihaan; Mahmudiono, Trias
MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan
Publisher : LPPM Akafarma Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48191/medfarm.v13i1.254

Abstract

Latar belakang masalah dari penelitian berikut adalah (1) Prevalensi stunting yang tinggi, (2) Faktor Penyebab Stunting yang Kompleks karena ketidakmerataan distribusi gizi, (3) pengetahuan pengolahan pangan yang kurang tepat, (4) kurang maksimal dalam memanfaatkan sumber daya. Permasalahan menekankan kompleksitas isu Stunting dan memerlukan pendekatan yang terkoordinasi dari praktisi gizi agar masyarakat untuk mencapai perubahan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan bahan pangan lokal guna meningkatkan ketahanan pangan balita Stunting dalam Program Kampung Emas di Kelurahan Kendangsari, Surabaya. Berfokus pada permasalahan Stunting. Penelitian melibatkan metode Household Food Insecurity Access Scale (HFIAS) untuk memahami kondisi pangan rumah tangga dan faktor-faktor penghambat ketahanan pangan. Survei pasar memberikan dasar data penting untuk menyusun menu sehat, mempertimbangkan ketersediaan bahan pangan lokal. Program ini berhasil mengatasi permasalahan dengan pendekatan komprehensif, terbukti dari hasil analisis Chi-Square yang mengidentifikasi faktor-faktor penting seperti kecukupan makanan, variasi makanan, dan perasaan ketidakamanan pangan. Penggunaan bahan pangan lokal tidak hanya mendukung gizi balita Stunting tetapi juga mempromosikan keberlanjutan pangan di tingkat lokal. Dengan berhasil mendapatkan variasi harga pangan pokok di Pasar Kendangsari. Analisis menu dalam program Kampung Emas memberikan kontribusi optimal terhadap ketahanan pangan di Kelurahan Kendangsari. Hasil penelitian ini dapat dijadikan contoh strategi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengatasi Stunting, dan mengoptimalkan pemanfaatan bahan pangan lokal untuk mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat kelurahan.
Health Care Access and Equity Among Migrants: A Literature Review Nur, Zilvi Fuadiyah; Suryadarma, Antonius Yansen; Mengistu, Assaye Girma; Pangestuti, Ayu; Ariza, Nahya Rahmatul; Mahmudiono, Trias
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kesehatan Vol 8 No 01 (2024): FEBRUARY
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mhsj.v8i01.4272

Abstract

Background: Health inequality often occurs among disadvantaged population groups, including migrants. Currently, the migrant population does not always receive adequate health services. In addition, the health care system is not optimized for migrants, especially in terms of language, access, genomic data and the expertise of medical personnel. The health condition of these migrants is a global problem that needs attention if countries want to meet the Sustainable Development Goals (SDGs) targets by 2030. Purpose: to map the latest existing research on the topic of migrant health, both qualitative and quantitative. Methods: narrative literature review and literature search were carried out using an electronic database with the automatic selection feature used in the electronic database according to the specified inclusion criteria. Results: Obtained an overview of inequality in [1] access to health services for migrants in general, [2] utilization of health services and health-seeking behavior, [3] health literacy, [4] health services related to the COVID-19 pandemic, and [5] maternal and child health services. All authors agree on this division of groups. Conclusion: Migrants who do not have documents or are illegal, skin color (black migrants) who migrate to western countries, languages ​​that are not the same, and do not understand their own health conditions due to lack of health education due to language barriers, these factors are obstacles for migrants to achieve equality in countries where migrants have migrated.
Hubungan Tingkat Pendidikan terhadap Pengetahuan pada Pedagang Tahu Putih tentang Kandungan Formalin di Pasar Tradisional Kota Surabaya Khanif, Ashlikhatul; Mahmudiono, Trias
Media Gizi Kesmas Vol 12 No 1 (2023): MEDIA GIZI KESMAS (JUNI 2023)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v12i1.2023.118-124

Abstract

Background: Tofu is an alternative food known to be delicious and nutritious but has a short shelf life. Sellers use formalin as a preservative because it is more economical, cheaper, and readily available. Formalin if consumed continuously can cause health problems. The use of formalin in tofu can be caused by a lack of knowledge about the dangers of formalin. One's knowledge can be influenced by one's education. Objectives: This study aims to analyze the relationship between education level and knowledge of white tofu sellers about formalin content in traditional markets in Surabaya. Methods: The research was conducted on May 31-June 13, 2022 in Surabaya traditional market. This type of research was analytical observational with a cross-sectional approach. The research sample of 46 traders was taken using multistage random sampling technique. Interviews used a questionnaire containing 12 multiple choice questions. Qualitative test of formaldehyde content using MQuant Formaldehyde Test. Statistical analysis used chi-square test with a significance of 0.05. Results: This study found that most traders had primary and junior high school education (60.9%) and lacked knowledge about formalin (41.3%). Qualitative test results showed no tofu samples containing formalin (100%). Conclusions: There was a significant relationship between the level of education and respondent's knowledge (p=0.043).
Hubungan Tingkat Pendidikan, Pendapatan, dan Lama Berjualan dengan Pengetahuan Mengenai Rhodamin B pada Pedagang Minuman dalam Aplikasi GoFood dan GrabFood di Wilayah Surabaya Timur 'Arifah, Dzakiyyatul Fikrah; Mahmudiono, Trias
Media Gizi Kesmas Vol 12 No 1 (2023): MEDIA GIZI KESMAS (JUNI 2023)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v12i1.2023.125-133

Abstract

Background: Food safety is one of the essential requirements for a food to be consumed. Rhodamin B is a synthetic dye that has negative health effects. Although it has a negative impact on health and has been banned from using it, there are still some findings in the community on Rhodamin B's use of food. Knowledge of additional ingredients that may and are prohibited from their use in food is important for traders as it relates to food safety that will result in consumer health. Knowledge is influenced not only by education level but also by other factors such as economic level, and experience. Objectives: To analyze the relationship between education level, seller's income, and business age toward knowledge about Rhodamin B among GoFood and GrabFood beverages seller in East Surabaya. Methods: This research was an analytical observational study with cross-sectional designs. Research was conducted in East Surabaya and Nutrition Laboratory, Faculty of Public Health, Airlangga University from March to June 2022. The study samples were taken using simple random sampling and size of the sample was searched using Slovin formula. The study consisted of 68 beverages seller with the same size in the sample of red drinks that were tested. The questionnaire consisted of beverages seller characteristic and 13 questions of knowledge that have been tested for validity and reliability. Data analysis using Spearman Rank Test was performed in this study. Results: The results of the study found that respondents mostly had a level of education at the high school level (64.7%), income less than regional minimum wage (86.8%), business age less than equal 5 years (97.1%), and low level of knowledge (47.1%). Study showed that knowledge about Rhodamin B has no significant relationship with education level (p=0.434), seller income (p=0.599), and business age (p=0.531). Conclusions: The level of education, seller's income, and business age were not related to the level of beverages seller knowledge of Rhodamin B. Therefore, subsequent studies are recommended to examine the relationship of one's knowledge with other variables such as information access, environment, and social culture over a wider and more varied region.
Co-Authors 'Arifah, Dzakiyyatul Fikrah Abd Rahim, Nurul Ain binti Abdul Rohim Tualeka Abdullah Al Mamun Abdullah Al Mamun Afifah Desi Natasya Agus Sri Wardoyo Agus Sri Wardoyo Agus Sri Wardoyo Agustin, Asri Meidyah Alfadhila Khairil Sinatrya Allyra Himawati Amanda Fharadita Olivia Rakhmad Amanda Fharadita Olivia Rakhmad Amiini, Annisa Nur Andamarai, Natasya Ayu Andi Nugroho Andini, Niken Andriani, Merryana Anggiat Manahan Anggono, Felicia Anggraini, Sulvy Dwi Anisa Nindyasari Annas Buanasita Annis Catur Adi Annisa Salsabila Setya Budi Antonius Yansen Suryadarma Ardian Nurdianto Firman Ariza, Nahya Rahmatul Arum Sekar Rahayuning Putri Atika Anif Prameswari Atin Nurmayasanti Audina, Angelina Aulia Jauharun Nisak Aulidina Dwi Mustafyani Azhar, Mohamad Azmy, Ulul Azzahra, Callista Naurah Bagong Suyanto Bambang Wirjatmadi Bekti Krisdyana Bella Kartini Rochmania Budi Utomo Callista Naurah Azzahra Charles Frans Chatarina Anugrah Ambar Purwandari Christy, Aprillia Betany Chrysoprase Thasya Abihail Chrysoprase Thasya Abihail Cindra Tri Yuniar Cindra Tri Yuniar Cindra Tri Yuniar Cindra Tri Yuniar Cita Rosita Sigit Prakoeswa Cristanti, Fera Feheliani Damai Arum Pratiwi Daniel Andi Kristanto Danik Iga Prasiska Deandra Ardya Regitasari Sutoyo Dhiflatul Frista Anani Diah Indriani Dicky Andhyka Priambudi Dominikus Raditya Atmaka Dwi Putri Pangesti Suryo Andadari Dzulkifli, Achmad Edna Elkarima Edy Purwanto Tertius Eka Anisah Yusryana Eka Anisah Yusryana Elya Sugianti Erfiana Eriza Wahyuhandani Ernadila Diasmarani Hargiyanto Erwanda Anugrah Permatasari Estuningsih, Yayuk Farah Mumtaz Suwandiman Farah Mumtaz Suwandiman Farapti Farapti Farida, Bunga Fathrizqita Aghnia Raudhany Fatqiatul Wulandari Fatqiatul Wulandari Fauzi, Annisa Yumna Febrianto, Eka Cahya Fikri, Muhammad Nabil Fitria Nurus Sakinah Flora Ramona Sigit Prakoeswa Fransiska Sabatini Setiawati Fransiska Sabatini Setiawati Fuad Zulkarnain Rozaq Sugeha Fuad Zulkarnain Rozaq Sugeha Furoidah, Nida Asni Gunawan Yoga Pratama Halim, Mohamad Hargiyanto, Ernadila Diasmarani Hario Megatsari Haryati, Aisya Cici Putri Hasanah Ayuningtyas Helen Alvia Clarita Hibatullah, Faiz Nur Iin Zulaiha Tuasikal Ikeu Ekayanti Ilyu Ainun Najie Imaniar Mahdiya Izati Indah Dwi Utami Ira Suarilah Isaura, Emyr Reisha Isma Nur Amalia Ismail, Wan Ismahanisa Isnaniyanti Fajrin Arifin Jaminah Jaminah Jaminah, Jaminah Kamila Dwi Febrianti Keah, Lee Siew Khairina Fadiah Hidayati Khairina Fadiah Hidayati Khanif, Ashlikhatul Khoiriyah, Riza Krispul, Adriana Kusuma, Ardyanisa Raihan Larasati, Destania Kinthan Lilik Kustiyah Lina Ali Baraja loriza, sufi jihaan Loriza, Sufi Jihan Luki Mundiastuti Maharani, Dinda Maulidya Putri Maharani, Faizah Putri Mahmud Aditya Rifqi Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Wati Sugito Martina Puspa Wangi Martina Puspa Wangi Martina Puspa Wangi Mat Yasin, Azwa binti Maya Fernandya Siahaan Melaniani, RR Soenarnatalina Melaniani, Soenartalina Mengistu, Assaye Girma Merryana Andriani Mira Dewi Mohamad Shariff, Mohamad Halim bin Mohd Fitri, Muhammad Firdaus bin Mohd Noor, Mohamad Azhar bin Muh. Guntur Sunarjono Putra Mulia, Shinta Arta Nadia Ramadhani Nadia Ramadhani Nafijah Muliah Ninda, Gina Fitri Nining Tyas Triatmaja Nuka, Ni Made Ayu Rachel Rasheeta Nur Alifia Hera Nur Hasanah Nur Mufida Wulan Sari Nur Mufida Wulan Sari Nur Mufidah Wulan Sari Nur Sahila Nur Sahila Nur Sahila Nur, Zilvi Fuadiyah Nurdini, Erike Duwi octarine, Sabitha Wina Oktaviani, Elma Mutiara Padella Dian Julia Armadita Pangestuti, Ayu Permatasari, Fitiara Indah Pininfarina, Virghina Bintang Pratiwi, Azizah Ajeng Pristyna, Greena Putri Ramadhani Putri, Dian Utama Pratiwi Qotrunnada, Miranda Zannuba Qurrota A’yun Febrina Triwindiyanti Rachma, Rizky Aulia Rachmah, Qonita Rachmahnia Pratiwi Ragil, Meisya Risky Puspitasari Rahmani, Alinda Rahmatika, Auni Rakhmad, Amanda Fharadita Olivia Ramadhan, Sasha Anggita Rao, Rishan Rao al Morgan Rasyidi, Mohammad Fahmi Ratanika, Marcellina Tania Ratna Dwi Puji Astuti Ravi, Bagas Alifiyan Relawantria Harlianti Renata Saskia Rifa Juliana Kartika Rifqi, Niken Yunia Ririn Kristiani Rizaldy Fathur Rachman Rohmah, Amirah Maulida Roseprilla, Adamina Dinda Roudhotul Jannah Rozlan, Muhammad Syahmi bin RR Soenarnatalina Sabri, Nurhidayah binti Safaryna, Alifia Merza Sahila, Nur Sajida, Jasmine Hanida Sakinah Ramadhani Saleem, Haitam Thaleb Salim, Lutfi A. Salsabila, Dhia Qatrunnada Noor Salsabila, Jihan Zahwa Santi Martini Santoso, Audia Fijratullah Santoso, Kohar Hari Santoso Hari Sari, Nur Mufida Wulan Sari, Nur MW. Sari, Yuyun Eka Sasha Anggita Ramadhan Sasha Anggita Ramadhan Simangunsong, Tiara Tivany Siti Helmyati Siti Nur Husnul Yusmiati Siti Rahayu Nadhiroh Soares, Ivo Da Costa Soenarnatalina Melaniani Soenarnatalina Soenarnatalina Sokvy, Ma Sri Sumarmi Sri Sumarmi Sri Sumarmi Sri Wahyuni Stefani Verona Indi Andani Stefani Verona Indi Andani Stefania Widya Setyaningtyas Suarilah, Ira Suci Handayani Susi Hidayah Sutrisno, Mauline Afifah Putri Suwardi Suwardi Suzanna Primadona Suzanna Primadona Syafi’atur Rosyidah Syahdana, Achidah Nur Syahfitri Wulandari Syahid Kinayung Widyaji Tajuddin, Rosnida binti Talib, Siti Salwa binti Thinni Nurul Rochmah Tulus Ervina Lindayanti Ulfa Al Uluf Utari Gita Setyawati Valentin, Valling Wadi'ah Hasna Nurramadhani Wadi'ah Hasna Nurramadhani Wardatul Raihan Werdaningtyas, Rizky Widadari Intan Rujaby Widati Fatmaningrum Widayani, Soraya Tri Wilis Cahyaning Ayu Wilis Cahyaning Ayu Wizara Salisa Wuri Rizki Handarbeny Yayuk Estuningsih Yuniar, Aida Verdy Kumala Yurike Adhela Yurike D Adhela Yurike Dhika Adhela Yurike Dhika Adhela Yusmiati, Siti Nur Husnul Yusrita Anidha Yusryana, Eka Anisah Yuwana, Noki Rieke Diah Ayu Zahidatul Rizkah Zainurrahmah, Nadia Syfa Zebadia, Eurika Zeni Firginingtyas Zuriati Muhamad