Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN WASTING PADA BALITA DI TIMOR-LESTE: (ANALISIS DATA DEMOGRAPHICS HEALTH SURVEY) Furoidah, Nida Asni; Mahmudiono, Trias; Mahmudah, Mahmudah; Soenarnatalina, Soenarnatalina
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 19 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v19i3.40016

Abstract

Wasting merupakan satu-satunya faktor risiko terbesar yang mengakibatkan kematian dini dan kecatatan pada anak usia dibawah 5 tahun. Wasting disebabkan oleh banyak faktor, tujuan penelitian ini untuk menentukan determinan yang mempengaruhi kejadian wasting pada anak di Timor-Leste. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Demographics Health Survey (DHS) tahun 2016 di Negara Timor-Leste. Pengambilan sampel dengan simple random sampling, dengan unit analisis yaitu anak balita. Populasi sebesar 1128 dan sampel yang digunakan sebanyak 492. Variabel dependen yaitu kejadian wasting, sedangkan variabel independen meliputi jenis kelamin, usia anak, tempat tinggal, riwayat imunisasi, riwayat pendidikan ibu, sumber air bersih, status bekerja dan status ekonomi keluarga. Penentuan determinan dengan menggunakan uji regresi logistik binary. Balita yang tinggal di daerah pedesaan 1,9 kali lebih berisiko mengalami wasting dibandingkan balita yang tinggal di perkotaan dengan (OR 1,927; 95% CI: 1,170-3,172). Balita yang memiliki ibu tidak berpendidikan (OR 3,307; CI 95%: 1,418-7,714), balita dengan ibu berpendidikan dasar (OR 1,649; CI 95%: 0,690-3,940), serta balita yang memiliki ibu pendidikan menengah (OR 1,725; CI 95%: 0,777-3,831) berisiko wasting daripada balita dengan ibu berpendidikan tinggi. Balita yang memiliki riwayat imunisasi tidak lengkap akan berisiko 0,63 kali mengalami wasting dibandingkan dengan balita yang riwayat imunisasinya lengkap (OR 0,633; CI 95%: 0,424-0,947). Kesimpulannya, faktor determinan kejadian wasting pada anak balita di Timor-Leste adalah daerah tempat tinggal, pendidikan terakhir ibu balita dan riwayat imunisasi balita.
The Effect of Nutritional Education on Parental Knowledge of Balanced Nutrition in Children at Yayasan An - Nusyur Aeng Panas, Sumenep Madura Ramadhan, Sasha Anggita; Widayani, Soraya Tri; Mahmudiono, Trias; Rakhmad, Amanda Fharadita Olivia; Hargiyanto, Ernadila Diasmarani; Permatasari, Fitiara Indah; Azzahra, Callista Naurah; Sahila, Nur; Atmaka, S.Gz, MPH, Dominikus Raditya; Febrianto, Eka Cahya; Astuti, Ratna Dwi Puji; Mulia, Shinta Arta; Pratiwi, Damai Arum; Nadhiroh, Siti Rahayu; Simangunsong, Tiara Tivany; Prameswari, Atika Anif; Ismail, Wan Ismahanisa; Mohd Noor, Mohamad Azhar bin; Mohamad Shariff, Mohamad Halim bin; Talib, Siti Salwa binti; Sabri, Nurhidayah binti; Abd Rahim, Nurul Ain binti; Tajuddin, Rosnida binti; Keah, Lee Siew; Mohd Fitri, Muhammad Firdaus bin; Rozlan, Muhammad Syahmi bin; Rao, Rishan Rao al Morgan; Mat Yasin, Azwa binti
Media Gizi Indonesia Vol. 19 No. 3 (2024): MEDIA GIZI INDONESIA (NATIONAL NUTRITION JOURNAL)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v19i3.322-329

Abstract

Parents play a vital role in shaping children's dietary habits, which are influenced by family behaviors, parental health literacy, and socio-economic status. Poor parental health literacy and low socio-economic status often lead to unhealthy child nutrition and lower physical activity. This study investigates the impact of nutritional education on parental knowledge at Yayasan An-Nusyur Aeng Panas, aiming to improve childhood nutrition in resource-limited settings. The research employed a pre-experimental design (one group pre-test post-test) to assess changes in parental knowledge after a 3-hour nutrition education session, delivered by a team of nutritionists from Indonesia and Malaysia. Data were collected from 27 parents of kindergarten students in Sumenep Madura in February 2024 through questionnaires. The results were analyzed using SPSS version 26 and the Wilcoxon Matched-Pairs Test. The findings revealed an increase in participants' knowledge, with a pre-test average score of 84.444 and a post-test average score of 86.667. However, the Wilcoxon test showed no statistically significant difference (p=0.439) between pre- and post-test scores. Despite the knowledge improvement after the education session, the difference was not significant. This suggests that while educational interventions can enhance awareness, further efforts may be required to achieve a measurable impact.
ANALYSIS OF RISK FACTORS FOR OBESITY IN WOMEN AGED 15-49 YEARS IN SOUTH AFRICA (THE DHS PROGRAM 2016) Sinatrya, Alfadhila Khairil; Mahmudiono, Trias; Melaniani, Soenarnatalina
Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL BIOMETRIKA DAN KEPENDUDUKAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbk.v12i2.2023.124-133

Abstract

Overweight and obesity can be interpreted as abnormal fat accumulation that can cause health problems. The average BMI (Body Mass Index) in adult women has also continued to increase. This study aims to identify the relationship between age, alcohol consumption, cigarette consumption, employment status, economic status, ethnicity and area of "‹"‹residence with the incidence of obesity in women aged 15-49 years in South Africa and determine the most influential factors on obesity. This study is a quantitative study with a design cross-sectional using secondary data from The DHS Program 2016. Respondents in this study were women aged 15 - 49 years in South Africa as many as 1158 people. The dependent variable in this study is the nutritional status of obesity which is classified as obese if BMI ≥25 kg/m2. While the independent variables are age, alcohol consumption, cigarette consumption, employment status, economic status, ethnicity, and area of "‹"‹residence. Data were analyzed by chi-square and logistic regression. The results showed that the factors associated with obesity were age, employment status and economic status (p-value <0.05). The most influential factor is adult age with a range of 25 - 49 years. Therefore, there is a need for behavioral changes in adult women 25-49 years in South Africa and national monitoring evaluation of multisectoral programs for obesity prevention in South Africa.
DETERMINANTS OF WASTING AMONG UNDER 5 YEARS IN TIMOR LESTE (DHS PROGRAM ANALYSIS 2016) Rahmatika, Auni; Mahmudiono, Trias; Mahmudah, Mahmudah; Melaniani, Soenarnatalina; Soares, Ivo Da Costa
Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL BIOMETRIKA DAN KEPENDUDUKAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbk.v12i2.2023.134-142

Abstract

One of the countries in Asia that has a high prevalence of wasting is Timor-Leste. The prevalence of wasting in Timor-Leste is 24% in children aged 15-49 months. The purpose of this study is to identify the factors that influence the incidence of wasting in children aged 15-49 months in Timor Leste. This research is an analysis of secondary data from the 2016 Demographic and Health Survey (DHS) in Timor-Leste using a cross-sectional approach. Informants in this study were mothers of toddlers aged 15-49 years and had toddlers aged 15-49 months. the number of samples in this study were 1,207 mothers. Bivariate analysis was performed by Chi-Square test and multivariate test by logistic regression test. The results showed that the factors that influence wasting are low birth weight, history of breastfeeding and mother's education level. Meanwhile, after being analyzed using logistic regression, the most influencing variables were low birth weight babies with a significant value of 0.028 and an OR value of 0.620.
Analisis Optimalisasi Bahan Pangan Lokal Untuk Ketahanan Pangan Bagi Balita Stunting Program Kampung Emas loriza, sufi jihaan; Mahmudiono, Trias
MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan
Publisher : LPPM Akafarma Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48191/medfarm.v13i1.254

Abstract

Latar belakang masalah dari penelitian berikut adalah (1) Prevalensi stunting yang tinggi, (2) Faktor Penyebab Stunting yang Kompleks karena ketidakmerataan distribusi gizi, (3) pengetahuan pengolahan pangan yang kurang tepat, (4) kurang maksimal dalam memanfaatkan sumber daya. Permasalahan menekankan kompleksitas isu Stunting dan memerlukan pendekatan yang terkoordinasi dari praktisi gizi agar masyarakat untuk mencapai perubahan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan bahan pangan lokal guna meningkatkan ketahanan pangan balita Stunting dalam Program Kampung Emas di Kelurahan Kendangsari, Surabaya. Berfokus pada permasalahan Stunting. Penelitian melibatkan metode Household Food Insecurity Access Scale (HFIAS) untuk memahami kondisi pangan rumah tangga dan faktor-faktor penghambat ketahanan pangan. Survei pasar memberikan dasar data penting untuk menyusun menu sehat, mempertimbangkan ketersediaan bahan pangan lokal. Program ini berhasil mengatasi permasalahan dengan pendekatan komprehensif, terbukti dari hasil analisis Chi-Square yang mengidentifikasi faktor-faktor penting seperti kecukupan makanan, variasi makanan, dan perasaan ketidakamanan pangan. Penggunaan bahan pangan lokal tidak hanya mendukung gizi balita Stunting tetapi juga mempromosikan keberlanjutan pangan di tingkat lokal. Dengan berhasil mendapatkan variasi harga pangan pokok di Pasar Kendangsari. Analisis menu dalam program Kampung Emas memberikan kontribusi optimal terhadap ketahanan pangan di Kelurahan Kendangsari. Hasil penelitian ini dapat dijadikan contoh strategi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengatasi Stunting, dan mengoptimalkan pemanfaatan bahan pangan lokal untuk mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat kelurahan.
Health Care Access and Equity Among Migrants: A Literature Review Nur, Zilvi Fuadiyah; Suryadarma, Antonius Yansen; Mengistu, Assaye Girma; Pangestuti, Ayu; Ariza, Nahya Rahmatul; Mahmudiono, Trias
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kesehatan Vol 8 No 01 (2024): FEBRUARY
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mhsj.v8i01.4272

Abstract

Background: Health inequality often occurs among disadvantaged population groups, including migrants. Currently, the migrant population does not always receive adequate health services. In addition, the health care system is not optimized for migrants, especially in terms of language, access, genomic data and the expertise of medical personnel. The health condition of these migrants is a global problem that needs attention if countries want to meet the Sustainable Development Goals (SDGs) targets by 2030. Purpose: to map the latest existing research on the topic of migrant health, both qualitative and quantitative. Methods: narrative literature review and literature search were carried out using an electronic database with the automatic selection feature used in the electronic database according to the specified inclusion criteria. Results: Obtained an overview of inequality in [1] access to health services for migrants in general, [2] utilization of health services and health-seeking behavior, [3] health literacy, [4] health services related to the COVID-19 pandemic, and [5] maternal and child health services. All authors agree on this division of groups. Conclusion: Migrants who do not have documents or are illegal, skin color (black migrants) who migrate to western countries, languages ​​that are not the same, and do not understand their own health conditions due to lack of health education due to language barriers, these factors are obstacles for migrants to achieve equality in countries where migrants have migrated.
Pengaruh Determinan Tidak Langsung Stunting dengan Kejadian Stunting Balita di Papua New Guinea Tahun 2018: Indirect Determinant Effects of Stunting with Toddler Stunting Incident in Papua New Guinea in 2018 Khoiriyah, Riza; Mahmudiono, Trias; Nadhiroh, Siti Rahayu
Amerta Nutrition Vol. 8 No. 3 (2024): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v8i3.2024.433-440

Abstract

Background: Papua New Guinea has a significant problem with stunting, with a prevalence rate of 46.5% in 2018. Objectives: This study aimed to analyze the effect of various factors on stunting in Papua New Guinea in 2018. These factors include characteristics of the child (gender, age, and ownership of health insurance) and household environmental factors such as the mother's education level, number of toddlers in the household, drinking water sources, and availability of restrooms. Methods: This study employed a cross-sectional research design using secondary data from "The Demographic and Health Surveys (DHS) in Papua New Guinea in 2018." The variables of interest were extracted and subjected to data cleaning procedures, resulting in a final sample size of 744 toddler data points available for analysis. The chi-square test and logistic regression were employed for statistical analysis. Results: The study revealed that mothers of toddlers who had never received any formal education were more likely to have toddlers who experienced stunting. The statistical analysis showed a significant association between the lack of maternal education and toddler stunting (p-value=0.012; odds ratio=1.488; 95% confidence interval [1.092; 2.028]). Additionally, toddlers in the age group of 24-59 months were found to be at a higher risk of experiencing stunting. The statistical analysis indicated a strong association between this age group and toddler stunting (p-value<0.001; odds ratio=1.770; 95% confidence interval [1.301; 2.408]). Conclusions: The approach to addressing stunting in toddlers aged 24-59 months emphasizes the implementation of targeted and responsive interventions, with particular emphasis on the significance of investing in the education of toddler mothers in Papua New Guinea. However, in terms of prevention, it is crucial to administer the intervention before the toddler reaches the age of 24-59 months, as stunting is a visible result of long-term malnutrition.
Hubungan antara Usia Balita, Pemberian Susu Formula, dan Tempat Tinggal dengan Kejadian Diare: Sebuah Studi Analisis Data DHS: The Relationship Between the Age of Toddlers, the Provision of Formula Milk, and Residence Location with the Occurrence of Diarrhoea: An Analysis of DHS Data Dzulkifli, Achmad; Sumarmi, Sri; Isaura, Emyr Reisha; Syahdana, Achidah Nur; Mahmudiono, Trias; Mahmudah, Mahmudah; Melaniani, RR Soenarnatalina
Amerta Nutrition Vol. 8 No. 4 (2024): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v8i4.2024.574-581

Abstract

Background: Approximately 16% of mortality in children under five years old is associated with diarrhoea. In Ghana, diarrhoea is the third most common cause of death among infants. Ghana is one of the countries in Africa with an estimated 1,700 deaths due to diarrhoea in infants. Objectives: This study aimed to determine the relationship between toddlers' age, formula milk consumption, residence location, and diarrhoea occurrence. Methods: This study was a cross-sectional, analytical, observational study. The data was obtained from the Ghana Demographic and Health Survey (DHS) database in 2019. The total number of respondents in the Ghana Demographic and Health Survey (DHS) was 8,362 individuals. Meanwhile, the total number of respondents who meet the inclusion criteria is 2,263 toddlers. Results: This study demonstrated a significant relationship between the occurrence of diarrhoea in toddlers and characteristics related to the toddler's age (p-value<0.001; OR=0.696; 95% CI=0.579-0.837), formula milk consumption (p-value<0.001; OR=2.056; 95% CI=1.629-2.596), and residence location (p-value<0.001; OR=1.719; 95% CI=1.326-2.245). Conclusions: Based on the results of the study, the incidence of diarrhoea in toddlers was correlated with the age of the toddler, formula feeding, and location of residence. Development of diarrhoea research will be needed in relation to health promotion in preventing diarrhoeal diseases.
PELAKSANAAN ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN DEWASA DENGAN DIAGNOSA DISPNEA DAN EFUSI PLEURA Ragil, Meisya Risky Puspitasari; Mahmudiono, Trias
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36441

Abstract

Dispnea dan efusi pleura merupakan kondisi klinis yang mempengaruhi kualitas hidup pasien, terutama pada kasus penyakit paru dan jantung. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada pasien dewasa dengan diagnosis dispnea dan efusi pleura di Rumah Sakit X di Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan desain studi kasus observasional pada seorang pasien laki-laki berusia 65 tahun yang memiliki riwayat diabetes mellitus, penyakit jantung koroner, dan hipertensi. Data diperoleh melalui wawancara dan rekam medis pasien. Asesmen gizi menunjukkan adanya penurunan asupan makanan dan kebutuhan pembatasan natrium, kolesterol, dan cairan sesuai dengan kondisi klinis pasien. Intervensi yang dilakukan mencakup diet DM KV RG III dengan pemantauan asupan nutrisi dan parameter klinis selama tiga hari. Hasil menunjukkan peningkatan asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat, disertai perbaikan kondisi fisik pasien, meliputi penurunan keluhan sesak napas, stabilitas tekanan darah, dan perbaikan parameter klinis lainnya. Edukasi juga diberikan kepada pasien dan keluarga untuk mendukung pemahaman pola makan yang sesuai. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa PAGT yang tepat pada pasien dengan dispnea dan efusi pleura dapat mendukung pemulihan kondisi klinis dan memperbaiki status kesehatan pasien.
EVALUASI CAPAIAN PEMBERIAN FE PADA REMAJA PUTRI TULUNGAGUNG MELALUI KEGIATAN MAGANG MAHASISWA: THE EVALUATION OF THE ACHIEVEMENT OF GIVING FE TO TULUNGAGUNG YOUNG WOMEN THROUGH STUDENT INTERNSHIP ACTIVITIES Widadari Intan Rujaby; Trias Mahmudiono; Bekti Krisdyana
Journal of Community Mental Health and Public Policy Vol. 5 No. 1 (2022): OCTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Terapan untuk Kesehatan Jiwa (Lenterakaji)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51602/cmhp.v5i1.75

Abstract

ABSTRACT Introduction: Low Fe coverage in young women can cause health problems such as anemia. The prevalence of anemia in Indonesia is higher in adolescent girls than in adolescent boys by 27.2%. This study aims to determine the causes of low Fe administration in young women and provide innovation proposals related to these causes. Method: This study uses a qualitative method with a type of case study research. This research was conducted from January 31, 2022 to March 16, 2022 at the Tulungagung District Health Office. This study uses primary and secondary data. The analysis is carried out by means of a fishbone diagram to find the root cause of the problem. Result: In the area of the Health Office of Tulungagung Regency, the lowest nutritional problem was found in the coverage of young women who received Blood Supplement Tablets (TTD)/Fe at 3.3%. This achievement is still relatively low compared to the target of the National Medium-Term Development Plan (RPJMN) in 2021, which is 52%. Based on the research conducted, the causes of low Fe administration in young women include several factors. Discussion: Due to the problem of low Fe coverage in Tulungagung District, public health students made an innovation proposal in the form of a reputation program, which aims to increase the provision of Fe to young women, especially in Tulungagung District. ABSTRAK Latar Belakang: Rendahnya cakupan Fe pada remaja putri dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti anemia. Prevalensi anemia di Indonesia lebih banyak pada remaja putri dibandingkan remaja laki-laki sebesar 27,2%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab rendahnya pemberian Fe pada remaja putri dan memberikan usulan inovasi terkait penyebab tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 31 Januari 2022 hingga 16 Maret 2022 di Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Analisis yang dilakukan dengan cara diagram tulang ikan untuk menemukan akar penyebab masalah. Hasil: Di wilayah Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung ditemukan masalah gizi terendah adalah cakupan remaja putri yang menerima Tablet Tambah Darah (TTD)/Fe sebesar 3,3%. Pencapaian ini masih relatif rendah dibandingkan dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2021, yaitu 52%. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penyebab rendahnya pemberian Fe pada remaja putri meliputi beberapa faktor. Kesimpulan: Adanya masalah rendahnya cakupan Fe di Kabupaten Tulungagung, maka mahasiswa kesehatan masyarakat membuat proposal inovasi berupa Program Reputasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemberian Fe pada remaja putri khususnya di kabupaten Tulungagung.
Co-Authors Abd Rahim, Nurul Ain binti Abdul Rohim Tualeka Abdullah Al Mamun Abidah, Aqmarina Adamina Dinda Roseprilla Adriana Krispul Afifah Desi Natasya Agus Sri Wardoyo Agus Sri Wardoyo Agus Sri Wardoyo Agustin, Asri Meidyah Aida Verdy Kumala Yuniar Aisya Cici Putri Haryati Alfadhila Khairil Sinatrya Allyra Himawati Amanda Fharadita Olivia Rakhmad Amiini, Annisa Nur Amirah Maulida Rohmah Andamarai, Natasya Ayu Andi Nugroho Andini, Niken Andriani, Merryana Anggiat Manahan Anisa Nindyasari Annas Buanasita Annis Catur Adi Annisa Rahmah, Rifka Annisa Salsabila Setya Budi Annisa Yumna Fauzi Antonius Yansen Suryadarma Anuz, Amany Ges Ardian Nurdianto Firman Ariza, Nahya Rahmatul Arum Sekar Rahayuning Putri Ashlikhatul Khanif Atika Anif Prameswari Atin Nurmayasanti Audina, Angelina Aulia Jauharun Nisak Aulidina Dwi Mustafyani Azmy, Ulul Azzahra, Callista Naurah Bagong Suyanto Bambang Wirjatmadi Bekti Krisdyana Bella Kartini Rochmania Budi Utomo Callista Naurah Azzahra Callista Naurah Azzahra Charles Frans Chatarina Anugrah Ambar Purwandari Christy, Aprillia Betany Chrysoprase Thasya Abihail Chrysoprase Thasya Abihail Cita Rosita Sigit Prakoeswa Cristanti, Fera Feheliani Damai Arum Pratiwi Daniel Andi Kristanto Danik Iga Prasiska Deandra Ardya Regitasari Sutoyo Destania Kinthan Larasati Dhiflatul Frista Anani Diah Indriani Dicky Andhyka Priambudi Dinda Maulidya Putri Maharani Dominikus Raditya Atmaka Dwi Putri Pangesti Suryo Andadari Dzakiyyatul Fikrah 'Arifah Dzulkifli, Achmad Edna Elkarima Edy Purwanto Tertius Eka Anisah Yusryana Eka Anisah Yusryana Eka Cahya Febrianto Elya Sugianti Erfiana Eriza Wahyuhandani Ernadila Diasmarani Hargiyanto Ernadila Diasmarani Hargiyanto Erwanda Anugrah Permatasari Estuningsih, Yayuk Farah Mumtaz Suwandiman Farapti Farapti Farida, Bunga Fathrizqita Aghnia Raudhany Fatqiatul Wulandari Fatqiatul Wulandari Febrianto, Eka Cahya Felicia Anggono Fitria Nurus Sakinah Flora Ramona Sigit Prakoeswa Fransiska Sabatini Setiawati Fransiska Sabatini Setiawati Fuad Zulkarnain Rozaq Sugeha Fuad Zulkarnain Rozaq Sugeha Furoidah, Nida Asni Greena Pristyna Gunawan Yoga Pratama Hargiyanto, Ernadila Diasmarani Hario Megatsari Hasanah Ayuningtyas Helen Alvia Clarita Hibatullah, Faiz Nur Iin Zulaiha Tuasikal Ikeu Ekayanti Ilham, Riska Amelia Nirina Ilyu Ainun Najie Imaniar Mahdiya Izati Indah Dwi Utami Isaura, Emyr Reisha Isma Nur Amalia Ismail, Wan Ismahanisa Isnaniyanti Fajrin Arifin Jaminah Jaminah Jaminah, Jaminah Kamila Dwi Febrianti Keah, Lee Siew Khairina Fadiah Hidayati Khairina Fadiah Hidayati Khoiriyah, Riza Kusuma, Ardyanisa Raihan Lilik Kustiyah Lina Ali Baraja loriza, sufi jihaan Loriza, Sufi Jihan Luki Mundiastuti Maharani, Faizah Putri Mahmud Aditya Rifqi Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Wati Sugito Mamun , Abdullah Al Marcellina Tania Ratanika Martina Puspa Wangi Martina Puspa Wangi Martina Puspa Wangi Mat Yasin, Azwa binti Maya Fernandya Siahaan Melaniani, RR Soenarnatalina Melaniani, Soenartalina Mengistu, Assaye Girma Merryana Andriani Mira Dewi Miranda Zannuba Qotrunnada Mohamad Azhar Mohamad Halim Mohamad Shariff, Mohamad Halim bin Mohammad Fahmi Rasyidi Mohd Fitri, Muhammad Firdaus bin Mohd Noor, Mohamad Azhar bin Muh Guntur Sunarjono Putra Muhammad Nabil Fikri Nadia Ramadhani Nadia Ramadhani Nafijah Muliah Ni Made Ayu Rachel Rasheeta Nuka Niken Andini Ninda, Gina Fitri Nining Tyas Triatmaja Nirina Ilham, Riska Amelia Noki Rieke Diah Ayu Yuwana Nur Alifia Hera Nur Hasanah Nur Mufida Wulan Sari Nur Mufida Wulan Sari Nur Mufidah Wulan Sari Nur Sahila Nur Sahila Nur, Zilvi Fuadiyah Nurdini, Erike Duwi Nurramadhani, Wadi'ah Hasna Oktaviani, Elma Mutiara Padella Dian Julia Armadita Pangestuti, Ayu Paraswati, Sandrina Indah Permatasari, Fitiara Indah Pratiwi, Azizah Ajeng Putri Ramadhani Putri, Dian Utama Pratiwi Qurrota A’yun Febrina Triwindiyanti Rachmah, Qonita Rachmahnia Pratiwi Ragil, Meisya Risky Puspitasari Rahmah, Rifka Annisa Rahmani, Alinda Rahmatika, Auni Rakhmad, Amanda Fharadita Olivia Ramadhan, Sasha Anggita Rao, Rishan Rao al Morgan Ratna Dwi Puji Astuti Ravi, Bagas Alifiyan Relawantria Harlianti Renata Saskia Rifa Juliana Kartika Rifqi, Niken Yunia Ririn Kristiani Rizaldy Fathur Rachman Rizkianti, Nabila Nuraisyah Rizky Aulia Rachma Roudhotul Jannah Rozlan, Muhammad Syahmi bin RR Soenarnatalina Sabitha Wina octarine Sabri, Nurhidayah binti Safaryna, Alifia Merza Sahila, Nur Sajida, Jasmine Hanida Sakinah Ramadhani Saleem, Haitam Thaleb Salim, Lutfi A. Salsabila, Dhia Qatrunnada Noor Salsabila, Jihan Zahwa Santi Martini Santoso, Audia Fijratullah Santoso, Kohar Hari Santoso Hari Sari, Nur Mufida Wulan Sari, Nur MW. Sasha Anggita Ramadhan Sasha Anggita Ramadhan Shinta Arta Mulia Simangunsong, Tiara Tivany Siti Helmyati Siti Nur Husnul Yusmiati Siti Rahayu Nadhiroh Soares, Ivo Da Costa Soenarnatalina Melaniani Soenarnatalina Soenarnatalina Sokvy, Ma Soraya Tri Widayani Sri Sumarmi Sri Sumarmi Sri Sumarmi Sri Wahyuni Stefani Verona Indi Andani Stefani Verona Indi Andani Stefania Widya Setyaningtyas Suarilah, Ira Suci Handayani Sulvy Dwi Anggraini Susi Hidayah Sutrisno, Mauline Afifah Putri Suwandiman, Farah Mumtaz Suwardi Suwardi Suzanna Primadona Suzanna Primadona Syafi’atur Rosyidah Syahdana, Achidah Nur Syahfitri Wulandari Syahid Kinayung Widyaji Tajuddin, Rosnida binti Talib, Siti Salwa binti Thinni Nurul Rochmah Tulus Ervina Lindayanti Ulfa Al Uluf Utari Gita Setyawati Valentin, Valling Virghina Bintang Pininfarina Wadi'ah Hasna Nurramadhani Wan Ismahanisa Ismail Wardatul Raihan Werdaningtyas, Rizky Widadari Intan Rujaby Widati Fatmaningrum Widayani, Soraya Tri Wilis Cahyaning Ayu Wilis Cahyaning Ayu Wizara Salisa Wuri Rizki Handarbeny Yayuk Estuningsih Yuniar, Cindra Tri Yurike Adhela Yurike D Adhela Yurike Dhika Adhela Yurike Dhika Adhela Yusmiati, Siti Nur Husnul Yusrita Anidha Yusryana, Eka Anisah Yuyun Eka Sari Zahidatul Rizkah Zainurrahmah, Nadia Syfa Zebadia, Eurika Zeni Firginingtyas