p-Index From 2021 - 2026
8.779
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Publikasi Pendidikan Conciencia Jurnal Pilar Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vidya Karya JURNAL ILMU BUDAYA Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Phinisi Integration Review ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Basicedu Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Harmoni DIDAKTIKA : Jurnal Kependidikan MAGISTRA Law Review Jurnal Jejaring Matematika dan Sains Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Rambideun : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Cokroaminoto Journal of Primary Education JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar (JPPSD) Jurnal Basicedu SAINSTECH: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Riset Guru Indonesia Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Journal of Authentic Research Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa J-CEKI Jurnal Logitech : Logika Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Setting Over Current Relay dan Ground Fault Relay pada Penyulang Bili-Bili Satu GI Borongloe Muzayyana, Syaira; Rahmawati, Aprilia Dwi; Nawir, Muhammad; Jaya, Arif; Syarifuddin, Andi
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/fwbp0303

Abstract

Sebab distribusi tenaga listrik merupakan sistem tenaga listrik yang menyalurkan energi listrik ke konsumen, untuk menjaga pendistribusian tenaga listrik agar tidak terganggu maka sistem proteksi yang terpasang pada jaringan distribusi tenaga listrik harus bekerja secara maksimal. Koordinasi antara peralatan proteksi yang terpasang pada jaringan distribusi tenaga listrik sangat berpengaruh pada kualitas pendistribusian energi listriknya. Oleh karena itu, sistem proteksi harus memiliki tingkat selektifitas, ekonomis, kecepatan bereaksi, dan tingkat kepekaan yang tinggi sehingga sistem proteksi yang dipasang dapat dikatakan handal. Proteksi yang digunakan adalah OCR (Over Current Relay) dan GFR (Ground Fault Relay)  yaitu relai yang berfungsi memberi perintah PMT untuk membuka, sehingga saluran yang terganggu dipisahkan dari jaringan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai setting relai, pengaturan waktu kerjanya, serta mendapatkan perbandingan data setting lapangan dengan data perhitungan manual antara OCR (Over Current Relay) dan GFR (Ground Fault Relay) pada sistem proteksi penyulang. Penelitian dan pengumpulan data ini dilaksanakan di ULTG Panakukkang, Gardu Induk Borongloe, UP3 Makassar, dan ULP Sungguminasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan nilai setting relai OCR (Over Current Relay) dan GFR (Ground Fault Relay) dilakukan dengan menghitung impedansi ekivalen jaringan penyulang untuk mendapatkan arus gangguan hubung singkat sebagai dasar penetapan waktu kerja relai (TMS). Nilai TMS yang diperoleh untuk OCR (Over Current Relay) sisi incoming adalah 0,199 detik dan sisi penyulang sebesar 0,174 detik, sedangkan untuk GFR (Ground Fault Relay) masing-masing sebesar 0,203 detik dan 0,092 detik. Koordinasi waktu kerja antara relai sisi penyulang dan sisi incoming belum sepenuhnya sesuai dengan standar grading time yang ideal (0,35–0,4 detik), karena selisih waktu yang diperoleh justru melebihi batas tersebut, yaitu 0,533 detik untuk OCR (Over Current Relay)  dan 0,582 detik untuk GFR (Ground Fault Relay). Selain itu, terdapat perbedaan antara hasil setting relai berdasarkan data lapangan dan hasil perhitungan, yang umumnya masih dalam batas wajar, kecuali pada OCR (Over Current Relay)  sisi penyulang yang menunjukkan perbedaan cukup besar akibat pengaruh nilai beban.
Pengabdian Mahasiswa Pendidikan Sosiologi dalam Meningkatkan Pemahaman IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) Siswa SMP Negeri 4 Takalar Melalui Metode Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Anan Dita Asrawati; Risqa Ayu Ramadani; Nawir, Muhammad
Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa Vol. 2 No. 4 (2025): November : Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/dilan.v2i4.2588

Abstract

This study aims to strengthen the role of students' contributions in improving their understanding of Social Studies (IPS) subjects at SMP Negeri 4 Takalar using the Problem-Based Learning (PBL) method. The method used in this study is Classroom Action Research (CAR) with a qualitative approach that combines observation, interviews, and initial and final exams to assess the effectiveness of teaching. The results of the study indicate that the implementation of the PBL method is successful in improving students' activeness and critical thinking skills in understanding the IPS material, despite challenges such as adaptation to the service and limitations in learning media. The evaluation of this service program emphasizes the importance of good cooperation between universities and schools as well as continuous support for students so that the service provided can provide an optimal impact on improving the quality of education and developing students' interpersonal skills. These findings contribute to the development of active learning strategies that facilitate improving the quality of education at the junior high school level.
Penerapan Model PBL Berbantuan LKPD Pada Pembelajaran Materi Pesawat Sederhana di Kelas VIII Anastasya, agitha; Nawir, Muhammad; Farcis, Fenno
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 7 No. 2 (2025): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bpjps.v7i2.15910

Abstract

Rendahnya hasil belajar kognitif dan keterampilan proses sains (KPS) siswa pada materi pesawat sederhana masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran IPA di SMP. Pembelajaran yang bersifat konvensional dan kurangnya aktivitas praktikum menyebabkan siswa belum dilatih untuk berpikir kritis, menyelesaikan masalah, serta memahami konsep secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) keterampilan proses sains siswa dan (2) hasil belajar kognitif siswa setelah diterapkan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain One Shot Case Study pada siswa kelas VIII di salah satu SMP di Kota Palangkaraya tahun ajaran 2023/2024. Sampel berjumlah 33 siswa dari kelas VIII-3 yang dipilih secara acak. Instrumen penelitian berupa tes KPS dan tes hasil belajar kognitif. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase untuk menilai keterampilan proses sains dan ketuntasan hasil belajar secara individu, klasikal, dan berdasarkan Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK). Uji coba terhadap 40 soal kognitif menghasilkan 35 soal valid dengan reliabilitas 0,87. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPS siswa terdiri dari kategori sangat baik (32,3%), baik (32,3%), cukup (25,8%), dan tidak baik (9,7%). Hasil belajar kognitif menunjukkan bahwa 22 siswa (70,97%) tuntas, sedangkan 9 siswa (29,03%) tidak tuntas. Ketuntasan klasikal belum tercapai karena hanya 70,97% siswa tuntas dari standar ≥75%. Ketuntasan TPK mencapai 75% (18 dari 24 TPK tuntas). Hasil ini menunjukkan bahwa model PBL berbantuan LKPD efektif untuk melatih keterampilan proses sains dan meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, serta dapat diimplementasikan sebagai strategi pembelajaran IPA yang kontekstual dan berbasis kompetensi abad ke-21.
Integrasi Islam dan Akhlak: Refleksi dan Implementasi dalam Gerakan Muhammadiyah Nawir, Muhammad; Nurwandayani; RHD, Nurfhadilah; Irawaty; Ms, Wahda Nurwaty
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/460hpk38

Abstract

Latar belakang masalah dalam makalah ini berakar pada pentingnya integrasi antara ajaran Islam dan ahlak dalam membentuk pribadi Muslim yang utuh, terutama dalam menghadapi tantangan era modern. Islam tidak hanya mengatur hubungan vertikal dengan Tuhan (hablum minallah) tetapi juga hubungan horizontal antarmanusia (hablum minannas), di mana ahlak menjadi manifestasi nyata dari keimanan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep Islam dan ahlak, menganalisis hubungan keduanya, mengkaji implementasi ahlak dalam perspektif Muhammadiyah, serta mengidentifikasi tantangan dan solusi penerapannya di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menelaah sumber-sumber primer seperti Al-Quran dan Hadis, serta sumber sekunder seperti buku-buku ilmiah, pedoman AIK, dan literatur terkait Muhammadiyah. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mendeskripsikan dan menyajikan data secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ahlak merupakan inti dan tujuan dari pengutusan Nabi Muhammad SAW, yang erat kaitannya dengan ibadah dan keimanan. Dalam perspektif Muhammadiyah, ahlak diimplementasikan melalui trilogi gerakan: pendidikan, sosial, dan reformasi pemikiran Islam. Tantangan utama di era modern meliputi pengaruh budaya Barat, disrupsi teknologi digital, dan kesenjangan sosial. Solusi yang ditawarkan adalah melalui pendidikan berkelanjutan (seperti mata kuliah AIK), keteladanan, dan pemanfaatan teknologi secara positif untuk menyebarkan nilai-nilai ahlakul karimah.
Politik Islam: Konsep, Prinsip, dan Relevansinya dalam Negara Modern Nawir, Muhammad; Sandi, Nur; Zulhamdi; Sultan
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/1ccdc673

Abstract

Latar belakang ini beranjak dari pandangan Islam sebagai agama yang menyeluruh (kaffah), yang tidak hanya mengatur ibadah ritual tetapi juga tata kehidupan sosial-politik. Politik Islam (siyasah syar'iyyah) dipandang sebagai instrumen untuk mewujudkan keadilan dan kemaslahatan umat. Tujuan penulisan ini adalah untuk menguraikan konsep dasar, prinsip-prinsip, serta relevansi politik Islam dalam konteks negara modern, khususnya Indonesia. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan mengkaji sumber-sumber primer dan sekunder seperti Al-Qur'an, literatur klasik, dan pemikiran tokoh kontemporer. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa politik Islam berlandaskan pada prinsip-prinsip fundamental seperti keadilan (al-'Adl), musyawarah (asy-Syura), amanah, dan kemaslahatan (Maslahah). Prinsip-prinsip ini bersifat universal dan aplikatif, sehingga dapat diintegrasikan ke dalam sistem pemerintahan modern untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, adil, dan partisipatif. Kesimpulannya, Islam dan politik merupakan dua entitas yang tidak terpisahkan, di mana nilai-nilai Islam memberikan fondasi etika yang kuat bagi kehidupan bernegara. Implikasinya, dalam konteks Indonesia yang bukan negara agama, penerapan politik Islam tidak harus dalam bentuk formal negara Islam, melainkan dapat diwujudkan melalui penguatan nilai-nilai moral, keadilan, dan kesejahteraan dalam kerangka sistem demokrasi Pancasila.
Islam dan Muamalah: Memahami Hakikat, Prinsip, dan Ruang Lingkupnya dalam Kehidupan Sosial-Ekonomi Nawir, Muhammad; S, Syamsul; Saripuddin; Abdullah, Jufri; Nur, Muh.
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/n63vge49

Abstract

Sebagai agama yang sempurna, Islam tidak hanya mengaturhubungan manusia dengan Tuhannya (hablum minallah), tetapijuga hubungan antar manusia (hablum minannas), yang dikenaldengan istilah muamalah. Pemahaman yang komprehensif tentangmuamalah sangat penting agar umat Islam dapat menjalanikehidupan sosial-ekonomi yang selaras dengan prinsip-prinsipsyariat. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengkaji secaramendalam hakikat, prinsip-prinsip dasar, dan ruang lingkupmuamalah dalam Islam. Metode yang digunakan adalah studikepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Teknik Pengumpulan Data dilakukan dengan menelaahsumber-sumber primer seperti Al-Qur'an dan Hadis, serta sumbersekunder berupa buku, jurnal, dan pedoman Al-Islam Kemuhammadiyahan. Teknik Analisis Data yang diterapkanadalah analisis isi (content analysis) untuk menyaring dan mensintesis informasi yang relevan. Hasil kajian menunjukkanbahwa hakikat muamalah adalah segala aturan Allah yang mengatur interaksi manusia dalam urusan duniawi, yang terbagimenjadi pengertian luas (seluruh hukum pergaulan sosial) dan sempit (akad-akad pertukaran manfaat). Ruang lingkupnya sangat luas, mencakup aspek adabiyah (tata cara) dan madiyah (objek), serta meliputi hukum keluarga, perdata, pidana, hinggakenegaraan. Prinsip utamanya berlandaskan pada kebolehan (al-ibahah ashliyyah), kemaslahatan, keseimbangan (tawazun), dan keadilan, dengan larangan khusus terhadap riba, gharar, dan objekharam. Pembahasan menggarisbawahi bahwa penerapanmuamalah harus dilandasi oleh akhlak mulia seperti kejujuran, amanah, dan kerelaan, yang pada akhirnya bertujuan untukmewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Kesimpulan dari makalah ini menegaskan bahwamuamalah merupakan pilar integral dalam Islam yang memberikan kerangka etis dan legal bagi seluruh aktivitas sosial-ekonomi umat, sehingga pemahaman dan pengamalannya yang benar merupakan sebuah keniscayaan.
LOCAL WISDOM AS A CULTURAL ENGINE OF INTERFAITH HARMONY: STRENGTHENING RELIGIOUS MODERATION AND MITIGATING RACISM IN TANA TORAJA Nawir, Muhammad; Mukramin, Sam'un; Ismail, Lukman; Asnawi, Mu’aliyah Hi; Nursida, Andi; Abu Bakar, Noor Insyiraah
Harmoni Vol. 24 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Research and Development Center for Guidance for Religious Societies and Religious Services, the Research and Development and Education and Training Agency of the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia (MORA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32488/harmoni.v24i2.918

Abstract

The issue of racism and racial discrimination requires deeper exploration, as these phenomena continue to persist as global concers that are highly sensitive and resistant to resolution. Racism often triggers escalating social tensions and conflicts that significantly affect interreligious relations, even though such problems do not always originate from religious differences. In this regard, an approach that integrates religious moderation with local wisdom is considered vital in establishing sustainable social harmony. Local wisdom serves as a bridge that connects cultural values and spirituality within a pluralistic society, fostering mutual respect and tolerance among people of different faiths particularly in the context of Islam and Christian relations. However, the role of local wisdom in facilitating religious moderation across diverse racial backgrounds remains underexplored. Therefore, this study aim to fill the gap. The research employs in depth observation and interviews as data collection methods, with Tana Toraja selected as the research site due to its well known cultural pluralism and strong religious identity. The primary informants consist of religious leaders, traditional elders, community leaders, and practitioners who play crucial roles in maintaining social and cultural cohesion. The findings reveal that: 1) the Torajan people are able to preserve and respect their religious traditions while remaining open to external influences and societal change; 2) the integration of local wisdom into religious moderation in Toraja holds significant potential for fostering harmony among religious communities while preserving valuable cultural traditions; and 3) the prevention of racism through the application of local wisdom emphasizes the importance of understanding, respecting, and promoting local cultural values and customs particularly through the developments of the tourism industry as a new platform of interreligious appreciation, dialogue, and cultural coexistence.
Determinasi Dan Penguatan Toleransi Dalam Komunitas Muslim: Systematic Review Penelitian Kuantitatif Sepanjang 2015–2025 Nawir, Muhammad; Rusli; Silapa, Sarajuddin; Azis; Hukunala, Engel
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Dan Penalaran
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jpdp.v5i2.604

Abstract

Kajian sistematik ini menelaah penelitian kuantitatif tentang Islam dan toleransi yang diterbitkan antara tahun 2015–2025 dengan tujuan mengidentifikasi faktor‑faktor penentu toleransi pada komunitas Muslim, efektivitas intervensi peningkatan toleransi serta karakteristik metodologis penelitian. Pencarian dilakukan di sembilan basis data (JSTOR, Google Scholar, ProQuest, ATLA Religion Database, Index Islamicus Online, Scopus, Al‑Maktabah Al‑Shamela, Islamic Studies Online, dan Sinta) menggunakan kata kunci “Islam”, “toleransi”, “religious tolerance”, dan sinonimnya dalam bahasa Inggris maupun Indonesia. Seleksi artikel mengikuti protokol PRISMA‑P dan kriteria PICOS. Dari 1 kilasan, 30 studi primer kuantitatif memenuhi kriteria inklusi (survei, eksperimen, analisis longitudinal) dan dianalisis secara naratif serta tabulatif. Penilaian kualitas menggunakan ROBINS‑I menunjukkan sebagian besar studi memiliki risiko bias rendah hingga moderat. Studi‑studi tersebut menunjukkan bahwa toleransi dipengaruhi oleh faktor sosio‑demografis (pendidikan dan pendapatan meningkatkan toleransi[1]), orientasi religius dan sifat kepribadian[2], pengalaman multietnik[3], kerendahan hati intelektual[4] dan fleksibilitas kognitif[5], serta konteks institusi (sekolah, universitas, kota). Intervensi seperti permainan digital (OMG app) dan program pendidikan religius terbukti meningkatkan skor toleransi[6]. Survei berskala besar (Pew Research Center) menunjukkan masyarakat India menghargai penghormatan terhadap semua agama tetapi tetap memilih segregasi[7]. Temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan progresif, penguatan moderasi beragama, serta kebijakan berbasis bukti untuk mempromosikan toleransi. Kajian ini juga mengidentifikasi kesenjangan penelitian, seperti kurangnya studi longitudinal dan data komparatif lintas negara.  
LITERACY AND CULTURE THEORYIN ELEMENTARY SCHOOL Nawir, Muhammad; Marlis, Muh Iqram; Yuanata, Armawanti; Maghfirah, St. Nurwafiqah
Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2025): Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Faculty of Educational Sciences,Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/twt1ch80

Abstract

ABSTRACT This study explores critical literacy strategies, reflective abilities, and intercultural competence in language teaching to develop critical, reflective, and adaptive students. Research objectives include identifying key barriers, developing innovative strategies, and practical solutions for integrating critical literacy in education. The research uses a qualitative approach based on literature review, best practice analysis, and theoretical case studies. Data were analyzed through a descriptive-critical approach and thematic synthesis to produce a holistic framework. The research results show that the main obstacles include limited understanding of the socio-cultural context, difficulty analyzing multimodal texts, and embedded cultural stereotypes. Strategies such as authentic text discussions on socio-cultural themes, multimodal discourse analysis, and cross-cultural simulations have proven effective in improving students' critical literacy skills, reflective abilities, and intercultural sensitivity. This approach allows students to understand global issues in depth, develop analytical skills, and adapt to different cultural norms. The novelty of this study lies in the integration of critical literacy, multidimensional reflection, and intercultural competence in one holistic learning framework. This approach is relevant to facing the challenges of globalization and preparing students to become individuals who are responsive to an ever-evolving world. These findings provide an essential contribution to the development of inclusive education that is relevant to the needs of the 21st century. Keywords: Critical Literacy, Reflective Thinking, Intercultural Competence
Co-Authors A Majid Binfas, Maman A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abbas, Asriani Abdan Syakur, Abdan Abdullah, Aliul Abdullah, Jufri Abu Bakar, Noor Insyiraah Adyatma, Sandy Agustin, Eka Aliem Bahri, Aliem Alkahfi S, Andi Muh. Amin, Izaz Ulwan Anan Dita Asrawati Ananda, Gita Anastasya, agitha Andi Adam, Andi Andi Syarifuddin Arfianti Arfianti Arfin, Muhammad Arif Jaya Arumdani, Arsy Asnaeni AM, Sitti Asnawi, Mu’aliyah Hi Asriati AM, St Awal, Andi Yaomil Ayu, Sadriana Azis Aziz, Fatimah Azizah, Fitri Atul Basit, Abd. Basri Basri Binti Hamid, Nurasyura Budi, Gunarjo Suryanto Dahlan, Suratmi Daniel Happy Putra Darmawati Darmawati Dwiyasta, Vanezal Fahrul, Ahmad Fahrul Farcis, Fenno Fatmawati Fatmawati FAUSIAH, FAUSIAH Fauzy, Fachri Fitri Ramadhani Fitriani, Nurul Fiyana, Ludth H, Hamsina Hajarah, Sitti Hamzah Pagarra, Hamzah Haniah, St Hasanuddin, Alfinur Hasmi Hasmi Hendra, Zul Hidayah Quraisy, Hidayah Hukunala, Engel Idawati Idawati Idayanti Idayanti Imrayani Irawaty Islawiyah M, Rahmadani Ismail, Lukman JUNAIDI, JUANIDI Kadri, Syofian Kaharuddin Kasmila, Kasmila Khalik, Suhartini Khotimah, St. Khuznul Khusnul Khotimah Kurniawati, Dewi Rizki Luqman Hakim Lu’mu, Alfini Ramdhini Dg. M, Sarmila M, Usman Made Dirgantara Made Dirgantara Maghfirah, St. Nurwafiqah Mahmudah, Mifta Mansyur, Siti Nadiyah Marhani, Andi Fahmi Marlis, Muh Iqram Maulida, Atika Ms, Wahda Nurwaty Mu'minang, Mu'minang Muhammad Amin Muhammad Basri Muhammad Hanafi Mukramin, Sam'un Mustapa, Erlangga Muzayyana, Syaira Naim, Muhammad Yusan Naim Nasir Nasir Nasir Nasriah Nasriah NOJENG, SYARIFUDDIN Nur Achsanuddin UA, A Nur Afni Nur Azizah Nur Sandi Nur, Muh. Nurasiah, St. Nurasma, Nurasma Nurasmi, Reski Nurfaega, Nurfaega Nurhafsah, Nurhafsah Nurhalisa, St. Nurhasfiati Nurindah NURINDAH NURINDAH Nurjannah Nurjannah Nursalam Nursalam Nursida, Andi NURUL HIDAYAH Nurwandayani Pebriana M, A Muawiyah Pebriana. M, A. Muawiyah Pratiwi, Lis Angriani Pri Ariadi Cahya Dinata, Pri Ariadi Cahya Putrawan, Muh Rizah Rahma Ramadhani Rahman BP, Abd Rahman, Syarifah Aeni Rahmawati, Aprilia Dwi Ramadhani, Indri Rejemiati, Rejemiati RHD, Nurfhadilah Risfaisal Risfaisal, Risfaisal Risqa Ayu Ramadani Rosleny, Rosleny Rosliah, Rosliah Rudi Rudi Rusli S, Jumariati S, Nur Intan Permata S, Syamsul Salsabila, Aqilah Sam Hermansyah Samanglangi, Andi Muh. Alkahfi Saputri, Maisya Dwi Sarifuddin Sarifuddin Saripuddin Sarmiati Sarmiati septianingsih, septianingsih Silapa, Sarajuddin Simatupang, Rosmaida SRI BULAN Sudarmanto, Kukuh Suhartono Sukri, Justika sultan Supri, Misra Ulfaina Supriyadi Suseno, Ario Syafira R, Ihwal Syamsir Syamsir Syamsuriyanti, Syamsuriyanti Tenriawaru, A. Theo Jhoni Hartanto, Theo Jhoni Tsuji, Akiho Utari, Tria Mulya Wahid, Muhammad Afif Wahyuddin Wulandari, Reva Yusma Yuanata, Armawanti Yusdayanti, Yusdayanti Zaenal Arifin Zakina, Fadila Nur Zulhamdi