Claim Missing Document
Check
Articles

FIL–JAWAB–NATIJAH AS AN ALTERNATIVE FRAMEWORK FOR LEGAL INTERPRETATION OF QURANIC NARRATIVE VERSES: THE PERSPECTIVE OF IZZ AL-DIN IBN ABD AL-SALAM Arifin, Mohamad Zaenal; Bahrul Hikam, Ahmad; Nurkholis
Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur'an dan Tafsir Vol 10 No 2 (2025): Volume 10 No. 2 December 2025
Publisher : The Department of the Qur'anic Studies, Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah, State Institute of Islamic Studies (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/at-tibyan.v10i2.12389

Abstract

Quranic narrative verses, in addition to serving as sources of spiritual, moral, and educational values, can also function as a medium for formulating legal principles. This article examines a model of interpreting Quranic narrative verses in Shajarat al-Maarif by Izz al-Din ibn Abd al-Salam. This study employs a qualitative method based on library research. The primary source of data is Shajarat al-Maarif, while secondary sources include classical Quranic commentaries, books, and scholarly articles relevant to the topic. The collected data are analyzed using content analysis techniques. The findings reveal that Ibn Abd al-Salam interprets Quranic narrative verses through a fil–jawab–natijah model, which is integrated with elements of Sufism, maqasid al-shariah, and usul al-fiqh in the process of deriving legal principles. Through this model, every human action (fil) is evaluated based on God’s response (jawab), which subsequently generates normative consequences (natijah) that can be generalized into legal maxims. From the narratives of the prophets—such as Prophet Yusuf, Musa, and Ibrahim—and the figure of Qarun, Ibn Abd al-Salam extracts legal principles including non-formal evidentiary procedures, the prioritization of public interest (maslahah), and prophetic ethics in the implementation of legal obligations (taklif). From the story of Qarun, he further emphasizes the importance of wealth redistribution, anti-greed ethics, and policies of economic justice. This study concludes that the fil–jawab–natijah model proposed by Ibn Abd al-Salam enriches the discourse of legal interpretation of Quranic narrative verses by offering an integrative and contextual approach.
Analisis Implementasi Kerjasama Musyarakah dalam Produksi Batu Bata Merah di Desa Medasari, Rawa Jitu Selatan Nurkholis
Journal Tafkirul Iqtishodiyyah Vol. 5 No. 2 (2025): JOURNAL TAFKIRUL IQTISHODIYYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jti.v5i2.163

Abstract

Industri produksi batu bata merah di Desa Medasari merupakan kegiatan ekonomi berbasis masyarakat yang sangat bergantung pada keterampilan lokal dalam mengelola sumber daya alam. Maraknya usaha pembuatan batu bata skala rumah tangga terutama didorong oleh kebutuhan ekonomi yang mendesak serta latar belakang pendidikan masyarakat yang terbatas. Pertumbuhan penduduk yang pesat semakin mempercepat alih fungsi lahan, di mana area pertanian semakin banyak berubah menjadi kawasan permukiman. Fenomena ini terlihat jelas di Desa Medasari, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, di mana peralihan dari sawah ke area perumahan telah mendorong munculnya aktivitas pengelolaan batu bata merah. Model kerja sama yang lazim diterapkan melibatkan kesepakatan antara pembuat batu bata dan pemilik lahan, biasanya berdasarkan sistem bagi hasil. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian lapangan dengan memanfaatkan data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk memahami pola dan tantangan dalam praktik kerja sama di industri batu bata lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kerja sama di Desa Medasari belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip musyarakah sebagaimana didefinisikan dalam hukum ekonomi Islam. Kesepakatan yang dilakukan secara lisan sering menimbulkan ambiguitas sehingga menyebabkan ketidakjelasan dalam perjanjian. Skema bagi hasil menetapkan 10% dari pendapatan penjualan untuk pemilik lahan, sementara pengelola menerima sisanya namun menanggung seluruh biaya produksi. Estimasi kerugian dilakukan secara terpisah oleh masing-masing pihak, sehingga memunculkan ketidakkonsistenan lebih lanjut. Proses produksi batu bata sebenarnya lebih efisien ketika dikerjakan oleh lebih dari dua orang; namun hal ini tidak selalu dilakukan. Keuntungan dihitung setelah dikurangi biaya produksi, tetapi ketika muncul kendala operasional, pengelola kesulitan menutup biaya, sementara pemilik lahan merasa dirugikan karena penggunaan sumber daya yang berlebihan. Permasalahan yang tidak terselesaikan ini menunjukkan bahwa model musyarakah belum diterapkan secara efektif.
Implementasi Inovasi Alat Pemotong Pisang untuk Peningkatan Kualitas Produksi Keripik Pisang pada UMKM di Desa Situsari, Cileungsi Arso, Wilarso; M. Ali Pahmi; Nurkholis; Firman; Muhammad Mujtaba
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) - IN PROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.9302

Abstract

Bidang pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional, terutama melalui pengembangan agroindustri berbasis hasil pertanian lokal. Salah satu bentuk agroindustri yang berkembang di tingkat rumah tangga adalah usaha pembuatan keripik pisang. Namun, proses produksi pada UMKM Keripik Bu Sum di Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, masih dilakukan secara manual sehingga hasil potongan pisang tidak seragam dan waktu produksi relatif lama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan keselamatan kerja melalui penerapan alat pemotong pisang ergonomis serta pelatihan pengoperasian dan perawatan alat bagi pelaku UMKM. Metode pelaksanaan meliputi tahapan perencanaan, pembuatan alat, pelatihan penggunaan alat, pendampingan produksi, serta evaluasi hasil. Uji coba awal menunjukkan bahwa hasil irisan belum seragam akibat ketidaksejajaran posisi pisau, namun setelah dilakukan penyesuaian sudut pisau dan penguatan dudukan bahan, kualitas hasil potongan menjadi lebih seragam dengan ketebalan sesuai standar produksi. Penggunaan alat baru juga meningkatkan efisiensi waktu pemotongan hingga 50%, menurunkan risiko kecelakaan kerja, dan meningkatkan kapasitas produksi sebesar 1,5 kali lipat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna berupa alat pemotong pisang ergonomis mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas, kualitas produk, dan keterampilan pelaku UMKM, sekaligus menjadi model inovasi sederhana yang dapat direplikasi di wilayah lain
PENGGUNAAN MEDIA BIG BOOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PESERTA DIDIK KELAS III SDN TERUSAN 1 SINDANG INDRAMAYU : media ida faridah, Hani Fita Fatimah; Erna Labudasari; Nurkholis
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.31336

Abstract

This study aims to improve the reading comprehension skills of third-grade students at SDN Terusan 1 Sindang Indramayu through the use of Big Book media. The research was motivated by the low level of reading comprehension among students, as indicated by the pre-cycle evaluation, where only 49% of students met the minimum passing criteria. The objectives of this studr are to explore the planning, implementation, and impact of using Big Book media in reading comprehension learning. The research method used is Classroom Action Reseatch (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model, which consists of four stages: planning, action, observasion, ang reflection. Data were collecred through observation, interviews, documentation, and comprehension tests. The results demonstrated a significant improvement in students’ reading comprehension abilities. In the first cycle, the percentage of students who met the learning mastery criteria increased to 74%, and in the second cycle, it rose to 91%. These improvements were observed in students’ ability to identify main ideas, answer explicit question, and engaging learning experience, encouraging students to participate actively in reading activities. Based on the findings, it can be concluded that big book media is an effective and innovative tool to enhance reading comprehension skills in elementary school students.
Co-Authors Abdul Aziz Abdul Hafidz Ade Lani Afiani, Nurul Agung Ardy S Agung Pramono, Agung Agus Ghafur Ajeng Pratiwi Am, Andri Nofiar Amalia Prihasti Amelia Safitri Amrullah, Shafwan Andhega Wijaya Angga Pratama Angger Putri Mahardini Anisa Dwi Safitri Anita Nadzifah Annikmah Farida, Annikmah Arifin, Mohamad Zaenal Asrianti, Kurnia Wahyu asriyah, masfiyatul Ayu Meilina Zahra Azhari Calvin Samrizal citra Daniel Minarso Daud, Rabiatul Adawia Hi. Dede Sriwanti Dedeh Desi Wulandari, Desi Destriviyani, Viola Dewanda Abriel F A Diana Sari Dita Widya N Djuang, Vinsensius Ferrer Antonius Dodik Arwin Dermawan Doni Sastrawan Dwi Lena, Putri Dwi Purnomo Dwilestari, Ita Dzulhijjah Yetti Febrianton, Adi Fenty Kurnia Oktorina Fifit Yeti Wulandari Firman Fitra Rahma Dani Fitri Aprianti Fitriani, Naila Amania Gigih Siantoro H. E. Sugianto habibie, indra hafid, Burhan Hafidz Arimansyah Hariri Kurniawan Harmi Yelmi Hendra Darmawan Heriansah Hikam, Ahmad Bahrul ida faridah, Hani Fita Fatimah IKA ANA, KHOLIFATUL Ikram, Dzul Indah Noviyanti Indarto Indra Habibie Iqbatullah, Danil Jelita Kartika Kenanga Arus R Khaerunnisa Khaylila Najwa Afifah Khoerrunisa , Rizkia Amanda Kholid Mawardi Kiki Irawan Kusuma, Fajar Indra Labudasari, Erna Lovina Tristanti, Risa Andara M Ali Pahmi M Munggi N M. Zakki Mubarok Maharani, Aisyah Puan Mardiantari, Ani Marwani, Ana Moh. Dimyati Muhammad Aziz Muhammad Irham Muhammad Irham Muhammad Mujtaba Muhammad Singgih Muhammad Wisnu Khumaidi Muslihatul Istiqomah Muzaki, Ridwan Hakim Naela Putri Navysa Maulina Rahmawati Nihaya Noviyanti, Indah Nur Ahmad Arief Nuramelya Putri Nurbit Nurbit Nurunnisa, Fitriyah Octadila Laily Anggraeni, Octadila Laily Octaviani, Wanda Tita Pasahi, Said Farid Patto Prawansyah Perdana, M. Alkadri Pertiwi, Sekar Poppy Amalia, Poppy Pramesthy, Siska Dwi Pribadi, Antoni Putri, Kalyana Btari Rachman Widohardhono Rahayu Mulianingrum Rahmad Akbar Ramadhan, Habib Eka Renaliyanda, Rezi puput Resti Handayani Reva Aulia Agustin Ridho Ilhamzah Rizki Amalia Nurfitriani Rukmi, Dyah Laksito Sekar Nindi Cantika Sembiring, Rinawati Sheli Apriliyana Shenty Pertywy Shifa Istianah Azzahra Silvia Dwi Putri Sinaga, Fajry Sub’haan Syah Soleha, Siti Sri Nurhayati SRI RAHAYU Sunhaji Sutopo, Langgeng Sya'bani, Muhammad Zaky Tasih Rahayu A Tazkia Salsabila Ardan Titin Nuraeni, Titin Nuraeni Tojibussabirin, Muhammad Tri Kurniaty Triardhana, Yanuar Tusinah Verra Prastika Virren Seky Aursane Wahyuda Pratama Wilarso, Wilarso Wina Nur O Wulan Nurhidayah yamin, sabanul Yedi Sispurwanto Yeney Widya Prihatiningtias Yuyun indrawati Yuyun indrawati Zulfikar ZULFIKAR RIZKI, AINUN