p-Index From 2021 - 2026
10.538
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Manajemen Pendidikan Khazanah Pendidikan JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Al Ishlah Jurnal Pendidikan Journal of Islamic Education Policy Publik (Jurnal Ilmu Administrasi) DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal EVALUASI Alignment: Journal of Administration and Educational Management Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman CENDEKIA: Jurnal Studi Keislaman Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam Journal on Education Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) Dinasti International Journal of Education Management and Social Science ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian utile: Jurnal Kependidikan IJELR: International Journal of Education, Language, and Religion Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Journal of Education and Teaching Learning Jurnal Pengabdian UNDIKMA Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) Journal of English Language and Education Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah) PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Citius: Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, Dan Kesehatan Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Journal of Innovation and Research in Primary Education JKMP (Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik) Nalar: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat AKSI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Terapan Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Research and Development Student International Journal of Emerging Research and Review Cendikia Pendidikan Journal of Smart Community Service Journal of Education Management Research Jurnal Media Akademik (JMA) Journal of International Multidisciplinary Research Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education (AJMIE) International Journal of Educational Evaluation and Policy Analysis Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration Refleksi: Jurnal Riset dan Pendidikan Sustainable Human Capital Development Journal MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Academia Open
Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI KEBUGARAN JASMANI MELALUI SARANA DAN PRASANA PADA PONDOK PESANTREN “WALISONGO” SRAGEN Andhega Wijaya; Aprilyan Putra Bimantoro; Turhan Yani; Mufarrihul Hazin
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5816

Abstract

Olahraga menempati salah satu kedudukan terpenting dalam kehidupan manusia untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Dalam dunia modern ini, olahraga menjadi sebuah kebutuhkan bagi manusia. Seperti halnya pada program kegiatan di Ponpes (Pondok Pesantren) Pondok Pesantren “Walisongo” Sragen selaku Mitra PKM, olahraga merupakan bagian dari aktivitas untuk mengimbangi kegiatan-kegiatan selain kegiatan keagamaan dan pelajaran sekolah. Ponpes/ Pondok Pesantren “Walisongo” Sragen Sragen merupakan salah satu pesantren yang mempunyai komitmen besar dalam pengembangan kemandirian karakter bagi santrinya, dan olahraga bagian untuk menjaga kestabilan staminanya. Berdasarkan hasil identifikasi lapangan, masalah yang dihadapi oleh mitra yaitu; 1) masih kurangnya kegiatan atau aktivitas Jasmani dan olahraga di lingkungan Ponpes, 2) sarana prasasarana olahraga masih belum mencukupi. Solusi dan pendekatan yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dapat segera teratasi antara lain; 1) aktivitas olahraga dalam hal ini bisa dicontohkan dengan tenis meja sebagai kegiatan yang dapat meningkatkan Kesehatan, kamadirian dan karakter, 2) dengan pemberian bantuan peralatan olahraga dapat memberi motivasi bagi siswa atau santri untuk melakukan aktivitas olahraga secara umum dan tenis meja pada khususnya. Target luaran hasil yang akan dicapai pada program pengabdian diantaranya dilakukan para pengasuh secara kontinyu, dan juga pada pihak sekolah, guru, para siswa, serta santri terhadap aktivitas fisik dalam hal ini olahrag sepak bola, karena kegiatan ini belum pernah dilakukan di sekolah mereka.
ANALISIS KEBUTUHAN PANGAN MASYARAKAT DESA TRAWAS DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN Devita Eka Febrianti; Friska Aulia Fernanda; Nisrina Aulia; Azkan Nadia; Elma Auriyananda; Stanly Vian Pratama; Ni’matur Rohmah; Mufarrihul Hazin
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/k0caep61

Abstract

Ketahanan pangan merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pangan masyarakat Desa Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, serta menilai kemampuan produksi pangan lokal dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan 16 rumah tangga sebagai sampel melalui wawancara mendalam untuk memperoleh data konsumsi pangan pokok, sayur, dan sumber protein. Data kemudian dikonversi menjadi kebutuhan pangan tahunan per kapita dan total kebutuhan desa berdasarkan jumlah penduduk sekitar 3.000 jiwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi pangan per orang per tahun adalah 102 kg beras, 54 kg sayur, dan 27,6 kg protein, sehingga total kebutuhan pangan desa mencapai sekitar 550 ton per tahun. Sementara itu, kapasitas produksi pangan lokal yang bersumber dari lahan pertanian seluas 3,73 hektar hanya menghasilkan sekitar 15,6 ton per tahun, atau sekitar 3% dari kebutuhan total. Untuk mencapai kondisi swasembada pangan, Desa Trawas memerlukan sekitar 134 hektar lahan produktif, sementara lahan aktual masih jauh dari kebutuhan tersebut. Hasil ini menunjukkan bahwa Desa Trawas masih mengalami defisit pangan yang tinggi dan bergantung pada pasokan dari luar wilayah. Diperlukan strategi peningkatan produktivitas, optimalisasi lahan pekarangan, serta diversifikasi pangan lokal guna mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan di tingkat desa.
Determinants of Educator Satisfaction in Public Bureaucracy: The Dual Influence of Service Quality and Organizational Performance in the Indonesian Education Office Ulansari, Ita; Hazin, Mufarrihul; Widiyanah, Ima
International Journal of Emerging Research and Review Vol. 3 No. 4 (2025): December
Publisher : IKIP Widya Darma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56707/ijoerar.v3i4.156

Abstract

Objective: This study examines the partial and simultaneous effects of service quality and organizational performance on the satisfaction of educators and education personnel in regional education bureaucracies in Indonesia. This study addresses a critical gap in understanding internal customer satisfaction in public education institutions. Method: A quantitative survey design was used, with data collected from 380 educators and civil servant staff at the Bojonegoro Regency Education Office using a validated 5-point Likert-type questionnaire. Statistical analysis included descriptive statistics, classical assumption tests, and multiple linear regression using SPSS 31.0. Results: Both service quality (β = .809, R² = 65.5%) and organizational performance (β = .920, R² = 84.6%) significantly influenced educator satisfaction. Together, they explained 87.5% of the variance in satisfaction. Although all SERVQUAL dimensions were rated positively, empathy (R=4.45) and efficiency aspects showed room for improvement compared to physical facilities (R=4.63). Novelty: This study provides empirical evidence on the dominance of organizational performance over service quality in determining internal satisfaction within the education bureaucracy. It offers contextual insights into Indonesian public sector reform, particularly highlighting the need for empathetic service delivery alongside structural improvements.
From Private Problem to Institutional Agenda: Applying Anderson’s Model to the Decline of Student Enrollment in Private Vocational Schools Tjipto Suharsoyo; Mufarrihul Hazin; Budi Purwoko
Sustainable Human Capital Development Journal Volume 1 Issue 1
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/schade.v1i1.46489

Abstract

This study investigates the educational policy process in response to the decline in new student enrollment at Private Vocational High Schools (SMKS) in Mojokerto Regency and City for the 2025-2026 Academic Year. Utilizing Anderson's Public Policy theory, it traces the issue's evolution from an internal problem to an institutional one. Data were collected through document analysis, structured interviews with school principals and local education office officials, and policy observation. The findings reveal that the decline, initially an internal issue of attractiveness and competition, escalated into a public problem as it affected 35% of private SMKs. It further transformed into a systemic Education Policy Issue upon the discovery of an imbalanced quota allocation, where public schools accommodated only 38% of junior high school graduates, creating inequity for private SMKs. The issue was elevated to the institutional agenda through interventions such as reviewing admission quotas, advocating for fairer zoning, and enhancing collaboration with the Business and Industrial World (DUDI). The study concludes that Anderson's model provides an effective framework for understanding education policy dynamics in crisis response and underscores the need for inclusive policies to ensure the sustainability of private vocational education. These findings offer practical contributions for policymakers in designing more responsive and sustainable interventions
Empowering Elementary Students: A Model for Enhancing Literacy and Numeracy Skills to Overcome Learning Loss Mufarrihul Hazin; Nur Wedia Devi Rahmamawati; Muhammad Turhan Yani; Suyatno Ladiqi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.3937

Abstract

Quality education is essential for national progress, but low literacy and numeracy competencies among students negatively affect Indonesia's educational outcomes. This study aimed to identify learning losses in literacy and numeracy among elementary school students, provide targeted interventions and mentoring, and evaluate their impact. A qualitative field study was conducted in 10 elementary schools in Hulu Sungai Selatan Regency, South Kalimantan. The study involved 20 students per school, spanning grades 2 to 6. Data were collected through 10-question assessments for each student, interviews with principals, teachers, and parents, as well as observation and documentation. The findings revealed significant learning losses during the pandemic, with a 56.5% decline in numeracy competence and a 62.95% decline in literacy competence. Targeted interventions included inquiry learning, quantum teaching, project-based learning, and contextual learning models. Post-intervention, literacy competence increased by 31.2%, while numeracy competence improved by 17.5%. The results demonstrate that tailored learning models and strategies effectively address learning losses. Teachers play a critical role in adapting these approaches to match students' cognitive development and targeted competencies. Enhancing literacy and numeracy requires innovative teaching models and continuous adaptation of strategies to students’ needs. These findings emphasize the importance of flexible and student-centered learning practices to mitigate learning losses and improve educational outcomes.
Transforming Digital Teaching Practices: The Role of Empowering Leadership and Self-Efficacy in Emancipated Schools Syunu Trihantoyo; Mufarrihul Hazin; Windasari Windasari; Shelly Andari; Rezki Nurma Fitria; Muhammad Faizal A Ghani
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.6164

Abstract

Despite the increasing relevance of digital competence in education, elementary school teachers' digital learning behaviors often do not align with current expectations. Enhancing these behaviors is essential for building an inclusive school ecosystem. This study investigates the impact of principals' empowering leadership on teachers' digital learning behavior, with self-efficacy as a mediating factor.A quantitative research design was employed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data were collected through purposive sampling from 340 teachers participating in the emancipated school program. Respondents were selected based on their involvement in schools with digitally transformative leadership and self-efficacy development initiatives. The analysis followed three stages: (1) validity and reliability testing; (2) model fit assessment; and (3) hypothesis testing.The findings revealed that empowering leadership directly influences digital learning behavior, accounting for 65.4% of the variance. Additionally, self-efficacy plays a mediating role, contributing 29.5%. Although empowering leadership emerged as the dominant factor, the mediation effect suggests that self-efficacy remains a crucial element in fostering effective digital learning behaviors among teachers. The study highlights that teachers with higher self-efficacy are more receptive to empowering leadership, especially in the context of digital learning. These findings underscore the importance of fostering both strong leadership and personal belief in capability to promote sustainable digital competence in schools.
Implementasi Kebijakan Teaching Factory dalam Pembelajaran Berbasis Industri di Sekolah Menengah Kejuruan: Studi Kasus di SMKN 13 Surabaya Kompetensi Keahlian Teknik Permesinan Lilik Suhartatik; Mochamad Nursalim; Mufarrihul Hazin; Amrozi Khamidi
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6821

Abstract

Kebijakan Teaching Factory (TeFa) merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyinergikan proses pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), sehingga lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan tuntutan pasar kerja masa kini. SMKN 13 Surabaya menjadi salah satu sekolah pelaksana kebijakan ini, khususnya pada kompetensi keahlian Teknik Permesinan, dengan tujuan mencetak lulusan yang profesional dan kompetitif di dunia kerja. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi kebijakan Teaching Factory menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edward III, yang menitikberatkan pada empat dimensi utama, yakni komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, di mana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru produktif, instruktur industri, serta siswa. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui proses kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Teaching Factory di SMKN 13 Surabaya berjalan cukup optimal. Komunikasi dan koordinasi antara sekolah dan industri berlangsung efektif, sumber daya manusia kompeten, dan struktur birokrasi mendukung melalui penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP). Meski demikian, peningkatan fasilitas praktik serta evaluasi berkelanjutan masih diperlukan agar implementasi Teaching Factory semakin efektif di masa mendatang.
Implementasi Kebijakan Sekolah Ramah Anak di UPT SMP Negeri 1 Gresik Dessy Fitria; Mochamad Nursalim; Amrozi Khamidi; Mufarrihul Hazin
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6826

Abstract

Sekolah ramah anak yang berbasis pada pemenuhan hak-hak anak merupakan upaya strategis untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas, aman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Sekolah Ramah Anak (SRA) di Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan untuk memperoleh data mendalam melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan SRA sangat dipengaruhi oleh empat faktor utama sebagaimana dikemukakan oleh George C. Edwards III, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Komunikasi yang efektif antar pelaksana kebijakan menciptakan pemahaman yang jelas mengenai tujuan dan prosedur kebijakan SRA. Sumber daya manusia yang kompeten serta sarana dan prasarana yang memadai menjadi penunjang utama kelancaran pelaksanaan di sekolah. Disposisi positif kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan memperkuat komitmen mereka dalam menjalankan kebijakan, sementara struktur birokrasi yang terkoordinasi dengan baik antar pelaksana mempermudah proses implementasi di lapangan. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan sekolah ramah anak bukan sekadar peraturan formal, melainkan sebuah komitmen bersama antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, implementasi kebijakan SRA di Kabupaten Gresik menunjukkan pentingnya sinergi antar berbagai pemangku kepentingan untuk menjamin pemenuhan hak-hak anak dalam pendidikan serta membentuk generasi yang berkarakter, berdaya, dan terlindungi.
PROGRAM BOARDING SCHOOL DALAM MEMBANGUN KARAKTER KEPEMIMPINAN ISLAMI DI MAN 1 MOJOKERTO Harvah, Sitti Zuhrotul Fadilah; Roesminingsih, Erny; Hazin, Mufarrihul; Khamidi, Amrozi
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 4 (2025): December (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i4.1221

Abstract

In Law Number 20 of 2003 concerning National Education (UUSPN) Chapter II article 3 concerning the function of national education, it is stated that national education functions to develop the abilities and shape the character and civilisation of a dignified nation in order to educate the nation, with the aim of develop the potential of students to become people who are faithful and devoted to God the Almighty, have noble character, are healthy, knowledgeable, skilled, creative, independent and become democratic and responsible citizens. However, in reality, there are still many students who do not emphasise the above points, more specifically building Islamic leadership character. The purpose of this study is to discuss the role of boarding school programmes in building Islamic leadership character in a case study at MAN 1 Mojokerto. The method used in this research is a qualitative approach with a case study type. The results show that madrasahs can produce graduates who are able to lead when they enter their local communities, achieve more at the next level, have strengthened character values, religious moderation, and a strong national and Indonesian perspective. The competencies that students must possess, especially in boarding school programmes, include communication skills, decision-making skills, and team management skills.
SOSIALISASI SITE-PLAN PANTAI DAN PERENCANAAN DERMAGA SEDERHANA PANTAI SELOK DADAP DI DESA WISATA NGADIPURO, KABUPATEN BLITAR Wardhono, Arie; Mufarrihul Hazin; Andhega Wijaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5407

Abstract

Desa Ngadipuro adalah desa yang memiliki wisata pantai paling banyak di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Namun demikian, penataan atau site-plan pantai dirasa masih belum maksimal. Selain itu, pemerintah Desa Ngadipuro juga berencana untuk mengembangkan pantai-pantai yang ada agar mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung, salah satunya adalah Pantai Selok Dadap. Namun demikian, Pantai Selok Dadap belum memiliki akses transportasi yang baik. Selain itu, tidak adanya dermaga kayu sederhana mengurangi daya tarik pariwisata laut sehingga mengurangi minat wisatawan yang ingin berkunjung. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan sosialisasi site-plan pantai dengan dermaga kayu sederhana di Pantai Selok Dadap dalam upaya untuk peningkatan pariwisata Desa Ngadipuro, sesuai dengan tata cara dan aturan yang dipersyaratkan. Peserta kegiatan PKM adalah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Ngadipuro, Kabupaten Blitar. Hasil kegiatan PKM menunjukkan bahwa materi kegiatan PKM sesuai dengan kebutuhan pengembangan desa, dan memberikan wawasan tambahan bagi pengurus desa dan Pokdarwis terkait site-plan dan pembuatan dermaga sederhana. Secara umum, kegiatan PKM di Desa Ngadipuro, Kabupaten Blitar, berjalan dengan lancar dan sukses.
Co-Authors Abdul Hakim acep ovel novari beny Agus Suherman Tanjung Agustin Hanivia Cindy Ahmad Khoirul Syani Ahmad Syamwiel Ainur Rifqi, Ainur Aisyah, Nesha Alfi Laila Ali Mahmudi Ali Mahmudi Amalia, Kaniati Amin Fauzi Amrozi Khamid Amrozi Khamidi Amrozi Khamidi Andhega Wijaya Andhega Wijaya Anggara, Onny Fransinata Aprilla, Indri Ribut Aprilyan Putra Bimantoro Arie Wardhono Ariyanti, Yoshinta Putri Atika Mujahidah Ayu Wulandari Ayu Wulandari Azimatul Af'idah Azkan Nadia Badru, Iis Purwanty Bagus Cahyanto Bakhrudin Al Habsy Budi Purwoko Budi Purwoko Budi Purwoko Budiyanto Budiyanto Budiyanto Darmawan, Diki Dessy Fitria Devita Eka Febrianti Dwi Cahyo Kurniawan, Dwi Cahyo Dwi Supriono Elly Nurdjanah Ellya Rohati Elma Auriyananda Elyus, Dinda Septiana Erny Roesminingsih ERNY ROESMININGSIH Fais, Ahmad Feby Eka Listinai Friska Aulia Fernanda Habibie, Ramadhan Kurnia Haq, Mohamad Syahidul Hardiansyah Hardiansyah Haris Supratno Haris Supratno Harvah, Sitti Zuhrotul Fadilah Heni Pujiastuti Hernovianus, Intan Pratiwi Ima Widiyanah Indri Subandi Putri ITA ULANSARI Ita Ulansari Kaniati Amalia Kaniati Amalia Karwanto Karwanto Kasuwi Saiban Kholilia, Zulfa Khumaidi, Amrozi Kurnia, Zuanita Shofia Ade Kusumawati, Nehha Kusumawati LAILATUL FITRIYAH Laily Mustainah Lili Dwi Galuh Virnawati Lilik Suhartatik Mala Nur Kumairo Mariska Dwi Amanda Maya Thersina Mei Riska Indriana Mochamad Nur Salim Mochamad Nursalim Moh. Hudhori Mohammad Syahidul Haq MUHAMAD SHOLEH Muhamad Sholeh Muhamad Sholehi Muhamad Turhan Yani Muhammad Faizal A Ghani Muhammad Reza Muhammad Sholeh Muhammad Turhan Yani Munasih Murtadlo Murtadlo Muwafiqus Shobri Nabila Dwi Wahyu Santoso Nadhifa Ardiana Maharani Nihe, Andini Sukmawati Nisa, Vadilatun Nisrina Aulia Ni’matur Rohmah Nunuk Hariyati Nur Azizah Nur Wedia Devi Rahmamawati Nur Wedia Devi Rahmawati Nur Wedia Devi Rahmawati Nur Wedia Devi Rahmawati Nuraini, Febritesna Nurdjanah, Elly Nusantara, Widya Oce Wiriawan Oktavian Putri Nurhamidah Permatasari, Nabella Intan Prasietyawan, Ruben Diaz Puspitasari, Renny Rahayu, Aulia Sagita Rahma, Afina Syabila Rahmawati, Nur Wedia Devi Ramadhan Maruta Pradana Rengga Aprilia Rezki Nurma Fitria Ririn Chotimah Rizka Auliyah Rizkika Agustin Rizqa Anisa, Hillan ROFIK JALAL ROSYANAFI Rohmawati, Endah Rokhmawati, Ita Sri Rosida Dwi Wulandari Rudi Purwanto Santoso, Rizky Putra Sari Edi Cahyaningrum Sarrayu, Anggraeni Eka Sava, Navima Aulya Sekartika, Titin Setianingsih, Dewi Mindar Setiawan, Aditya Chandra Setyaningrum, Reti Shelly Andari Sigap, Sigap Sohibul Mufid Sri Mulyaningsih Sri Mulyaningsih Stanly Vian Pratama Suherman Suherman Sunarni, Sri Supratno, Haris Suryanti Susanto, Shobri Firman Suyanto, Ahmad Suyatno Ladiqi Suyatno Ladiqi Syahrul Syahrul Syarif Hidayat Syunu Trihantoyo Tan Shiyi TIYAS, AFRISKA HERNANING Tjipto Suharsoyo TRIHANTOYO, SYUNU Turhan Yani Ummah, Nafidatul Widiyanah, Ima windasari windasari Windasari Windasari, Windasari Yosea Bagus Armando Yuhana, Lilis Yuli Eka Purwanti Yuni Fitriah