p-Index From 2021 - 2026
17.91
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ta´dib AT TA´DIB Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia al-Afkar, Journal For Islamic Studies SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Aulad : Journal on Early Childhood Journal on Education Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Jurnal PAI Raden Fatah Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Hikmah JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Didaktika: Jurnal Kependidikan Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Fitrah: Journal of Islamic Education Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Bulletin of Science Education INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE Abdi Psikonomi Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Sciences Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Journal of Education and Religious Studies Prosiding University Research Colloquium Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Al Basirah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tadibia Islamika: Journal of Holistic Islamic Education Solo Universal Journal of Islamic Education and Multiculturalism Solo International Collaboration and Publication of Social Sciences and Humanities Beginner: Journal of Teaching and Education Management JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research International Conference on Education for All Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan International Journal of Education Research and Development SILABUS: Jurnal Ilmu dan Inovasi Pendidikan Suhuf: International Journal of Islamic Studies Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Profetika: Jurnal Studi Islam At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM DIMENSI BERNALAR KRITIS MELALUI PROYEK PADA KURIKULUM MERDEKA Insani, Zulaiha Nurul; Azani, Mohammad Zakki; Mustofa, Triono Ali
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4859

Abstract

This study investigates in depth the implementation of Islamic Religious Education (PAI) learning that is oriented towards developing students' critical reasoning dimensions through the implementation of projects within the Merdeka Curriculum framework. This qualitative case study focuses on two junior high school educational institutions, namely SMP Negeri 1 Teras and SMP Negeri 2 Teras, with the main objective of exploring how students can successfully face future educational challenges by honing their critical reasoning skills. Achieving this educational idealism requires close synergy and cooperation between teachers as facilitators, parents as supporters in the home environment, and students as active subjects of learning. In the context of PAI, fundamental values ??such as monotheism, aqidah, and morals are the main foundations integrated into learning to encourage students to reason critically without neglecting the essence of religious teachings. A qualitative approach through the case study method was chosen to understand how these values ??can be applied in real terms in students' daily lives, both in the school environment and in their social interactions. Data collection was carried out comprehensively through participatory observation, in-depth interviews, and analysis of related documentation. To ensure the validity of the data, triangulation techniques of methods and sources were applied, followed by data analysis which included data reduction stages, systematic data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that efforts to highlight students' critical reasoning skills through projects in Islamic Religious Education learning are highly dependent on the pedagogical and substantive readiness of teachers, the availability of adequate support for facilities and infrastructure, constructive cooperation with parents, and a commitment to ensure that project implementation does not deviate from the essence of religious values. ABSTRAKPenelitian ini secara mendalam menginvestigasi implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berorientasi pada pengembangan dimensi bernalar kritis siswa melalui penerapan proyek dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Studi kasus kualitatif ini difokuskan pada dua institusi pendidikan menengah pertama, yaitu SMP Negeri 1 Teras dan SMP Negeri 2 Teras, dengan tujuan utama untuk mengeksplorasi bagaimana siswa dapat berhasil menghadapi tantangan pendidikan di masa mendatang dengan mengasah kemampuan bernalar kritis mereka. Pencapaian idealisme pendidikan ini memerlukan sinergi dan kerjasama yang erat antara guru sebagai fasilitator, orang tua sebagai pendukung di lingkungan rumah, dan siswa sebagai subjek aktif pembelajaran. Dalam konteks PAI, nilai-nilai fundamental seperti tauhid, akidah, dan akhlak menjadi landasan utama yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran untuk mendorong siswa bernalar kritis tanpa mengesampingkan esensi ajaran agama. Pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus dipilih untuk memahami bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diaplikasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari siswa, baik di lingkungan sekolah maupun dalam interaksi sosial mereka. Pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi terkait. Untuk menjamin keabsahan data, teknik triangulasi metode dan sumber diterapkan, diikuti dengan analisis data yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data secara sistematis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa upaya menonjolkan kemampuan bernalar kritis siswa melalui proyek dalam pembelajaran PAI sangat bergantung pada kesiapan guru secara pedagogis dan substantif, ketersediaan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, kerjasama konstruktif dengan orang tua, serta komitmen untuk tetap menjaga agar implementasi proyek tidak menyimpang dari esensi nilai-nilai keagamaan.
Enhancing Islamic studies learning through card sort: A case study in Aqīdah Akhlāq and Al-Qur’ān Ḥadīth instruction Anggraini, Fadhilla Nangroe; Putri, Salsabila Septiana; Mustofa, Triono Ali
Tadibia Islamika: Journal of Holistic Islamic Education Vol 5 No 1 (2025): Tadibia Islamika: Journal of Holistic Islamic Education, May 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/tadibia.v5i1.10353

Abstract

The card sort method is an instructional strategy that promotes active student engagement by encouraging the categorization and organization of key concepts. Widely applied across various subjects, this method has demonstrated its potential to enhance student participation and comprehension. This study investigates the implementation of the card sort method in teaching ‘Aqīdah Akhlāq (Islamic Creed and Morals) for Grade 7 and Al-Qur’ān Ḥadīṡ for Grade 8 at Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Surakarta. The method was chosen for its interactive and collaborative nature, which fosters greater student involvement. Utilizing a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that the card sort method effectively aids Grade 7 students in systematically grasping and classifying moral values and religious doctrines in ‘Aqīdah Akhlāq. Similarly, it supports Grade 8 students in Al-Qur’ān Ḥadīṡ classes by enhancing their ability to identify, connect, and contextualize relevant Qur’anic verses and Hadiths. The study concludes that the card sort method is a valuable pedagogical tool for Islamic Studies instruction, though modifications may be necessary to align with the varying levels of content complexity across different grade levels.
Analisis Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mengimplementasi Progam Tahfizh Al-Qur’an Di SMP Muhammadiyah 1 Blora Husain, Muhammad Hafid Al; Mustofa, Triono Ali
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v8i3.4262

Abstract

This study aims to determine the principal's leadership strategy in the implementation of the Qur'an Tahfizh program at SMP Muhammadiyah 1 Blora. The scope of this research includes participatory planning and implementation, leadership methods in monitoring and evaluating the program, as well as the obstacles faced and the solutions taken. The research, which was conducted using a qualitative approach with a case study design, collected data through in-depth interviews with the principal, observation, and document review. The results showed that the principal applies visionary and transformational leadership styles that refer to the principles of Emaslin (Entrepreneur, Manager, Administrator, Leader, and Motivator). The Tahfizh program that started in 2015 is divided into two tracks: regular with a minimum target of 1 juz and dormitory with a target of 15 juz. Program management strategies include vision-mission adjustment, integration into the curriculum, collaboration with credible institutions (PUTM and Pondok Gontor), use of the Ummi method, and periodic evaluation every three months in collaboration with UMMI Korda Blora. The main challenges of implementation include decreased student motivation, limited tuition fees, difficulties in dormitory adaptation, and managing stakeholder expectations. The principal overcame these challenges through program flexibility, a cross-subsidy system, active communication with parents, and comprehensive evaluation through munaqasyah and daily tasmi'. The success of the program was demonstrated by 6 out of 44 boarding students (13.6%) successfully completing 30 juz of memorization. This research underscores the importance of adaptive and student-centered leadership in implementing innovative Islamic education programs. The Tahfizh program is integrated with the school's vision of creating “Cemara” graduates (smart, independent, and morally good), reflecting a holistic approach in Islamic education.
Tantangan Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Studi Kasus SMP El Dzikir Islamic Boarding School Hakim, Harend Abdul; Mustofa, Triono Ali
Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/kamaya.v8i2.4264

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Merdeka Curriculum in learning Islamic Religious Education (PAI) at El Dzikir Islamic Boarding School. Using a descriptive qualitative approach with a case study method, the research explores the learning practices, challenges, and positive impacts of implementing this curriculum in a pesantren environment. Data were collected through in-depth interviews with the principal and PAI teachers, non-participatory observation, and analysis of learning documents. The results showed that the implementation of Merdeka Curriculum has been running quite well although it has not been maximized. The implementation stages include planning (including teacher training and socialization to student guardians), implementation (with an active learning approach and project-based), and evaluation both test and non-test based. Learning facilities such as projectors and Chromebooks are supporting factors, while the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) has successfully integrated Islamic values through activities such as Quranic Camp. Key challenges include teachers' and learners' adaptation to the new curriculum and learners' difficulty maintaining focus during digital learning and outside the classroom. Positive impacts include more dynamic learning, development of learners' independence and critical thinking skills, and a more flexible and creative role for teachers. This research shows that pesantren-based educational institutions are able to adapt Merdeka Curriculum while maintaining Islamic values in the learning process. The findings contribute to the development of a national curriculum implementation model in the context of Islamic education and provide practical recommendations for optimizing the integration of religious values with contemporary pedagogical approaches according to the Pancasila Learner Profile.
Peran Guru Akidah Akhlak Dalam Mengatasi Krisis Moralitas Di MTS Negeri 2 Surakarta Alhafidz, Sena Aji; Mustofa, Triono Ali
Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Vol 8 No 3 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/kamaya.v8i3.4712

Abstract

This study aims to examine the role of Akidah Akhlak teachers in overcoming the morality crisis at MTsN 2 Surakarta. The phenomenon of moral decline among adolescents, such as lack of respect, bullying, and abuse of technology, is a serious challenge in the world of education, especially in the formation of student character. This research uses a qualitative approach with data collection techniques through direct observation, in-depth interviews with two Akidah Akhlak teachers, as well as supporting documentation such as lesson plans and student behavior records. Data validity is strengthened through source and method triangulation. The results showed that Akidah Akhlak teachers play a strategic role in student character building through value learning in the classroom, involvement in extracurricular activities, and the creation of a school culture that supports morality. Teachers become role models and facilitators of Islamic values in students' lives. Direct learning actively involves students to develop understanding, critical thinking, and integrated skills, while the indirect learning process runs simultaneously as part of educational activities even though it is not specifically designed. In conclusion, character education based on Islamic values has proven effective in responding to the moral crisis in schools. Its success is determined by the active role of teachers, the involvement of parents, and the consistency of school policies. This research confirms that character building is a social practice that requires collaboration across parties and approaches according to the context of the times, opening up opportunities for the development of models that are more responsive to the needs of today's youth.
The Concept of Morality-Based Education in Q.S Al-Hujurat: 11-13 with a Comparison of the Interpretations of Ibn Katsir and Al-Misbah Asysyifa, Zulaikhah Itsnan; Mustofa, Triono Ali
JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/juspi.v9i1.25368

Abstract

In this era of industrial revolution, there has been a shift in behavior that deviates from the moral values taught in Islam. This situation reflects a moral crisis and decline in morality, largely triggered by the rapid pace of globalization and the development of information technology. Moral education is the appropriate foundation for preventing moral deviation. The Qur'an and Hadith serve as the benchmarks for obtaining knowledge in moral education. This study aims to compare the interpretations of Ibn Kathir and Al-Misbah to provide an in-depth analysis of the ideas regarding moral teachings in QS. Al-Hujurat verses 11-13. A qualitative approach and literature review research techniques are combined in this study. Content analysis is the data analysis method used. The Tahlili interpretive approach is employed for data analysis. Comparative analysis is the data analysis method used in this study. The results of this study indicate that QS. Al-Hujurat: 11-13 contains basic moral education principles for humans, namely respecting and honoring others, avoiding mockery, having good intentions, and not gossiping. These are basic moral education principles and can be applied to fellow Muslims or people of other faiths. Universally, this verse emphasizes the importance of guarding one's speech and actions toward everyone.
Principals’ Leadership Strategies for Improving the Quality of Education in Vocational High Schools Al Asy'Ari, Musa Azzam; Mustofa, Triono Ali
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i2.2602

Abstract

This study aims to analyze the leadership strategies of the principal in improving the quality of education at SMK Muhammadiyah 2 Andong Boyolali. A qualitative approach with a field study method was used to analyze the implementation of participatory and contextual leadership in the context of an Islamic-based vocational high school in a rural area. The research data were obtained through participatory observation, interviews, and document studies, and the Miles and Huberman model was used to analyze this research. The results of the study showed that the principal implemented quality improvement strategies systematically through the formulation of shared vision and mission, SWOT analysis, short-term to long-term planning, as well as the development of flagship programs based on local needs. The implementation of these strategies was supported by the establishment of internal policies, human resource empowerment, and the enhancement of teacher motivation. The evaluation of the strategies was carried out periodically to maintain their relevance and effectiveness. These findings affirm that collaborative leadership that adapts to the local context is capable of creating a sustainable culture of educational quality in rural vocational schools. This study provides a theoretical contribution to the development of an educational leadership model that is relevant to the Indonesian context
POLA PENDAMPINGAN DAN PEMBINAAN SISWA DALAM MENUMBUHKAN BUDAYA KEISLAMAN DI SMP AL IRSYAD SURAKARTA Putri, May Salma Magistra; Mustofa, Triono Ali
Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/taalum.2023.11.1.161-187

Abstract

Budaya keislaman ialah kultur, kebiasaan, atau aktivitas sehari-hari yang dilakukan oleh masyarakat dengan mengaitkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pendampingan dan pembinaan siswa menjadi salah satu solusi dalam melestarikan budaya keislaman terutama di lingkup sekolah. Pendampingan dan pembinaan siswa berupaya untuk memberikan bimbingan, dukungan, maupun mempersiapkan peserta didik agar menjadi individu yang berkualitas dan terhindar dari dampak negatif. Didasarkan dengan latar belakang tersebut, penelitian ini memiliki tujuan berikut, yaitu: (1) menggambarkan budaya keislaman dari aktivitas dan aturan yang berlaku di SMP Al Irsyad Surakarta sebagai tempat dimana peserta didik dapat melestarikan tradisi yang ada dalam agama Islam dan (2) mengulas peranan pendampingan dan pembinaan siswa melalui pola bina prestasi dalam bidang cerdas cermat Islami sejak program tersebut dicetuskan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah kepala sekolah, guru pamong, guru dibidang kesiswaan, siswa kelas VII-XI, dan buku panduan dari SMP Al Irsyad Surakarta. Selanjutnya teknik pengumpulan data penelitian ini diperoleh dari observasi lapangan, pengumpulan informasi dengan narasumber yang terkait berupa hasil wawancara, serta dokumentasi rekaman dan gambar sebagai bahan pendukung penelitian. Kemudian data analisis dilakukan melalui tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan uji validitas bersifat triangulasi sumber guna mendapatkan keselarasan antara fenomena dengan beberapa narasumber. Hasil penelitian ini berupa bentuk budaya Islam dari upaya-upaya yang dilakukan SMP Al Irsyad Surakarta. Adapun wujud implementasi program bina prestasi secara umum dan spesifik di bidang cerdas cermat Islami. Program bina prestasi menjadi salah satu terobosan dua tahun terakhir sebagai sekolah Quran.
Manajemen Program Tahfidz al-Qur’an dalam Mencapai Keberhasilan Lulusan Zauhara, Fitrianti Tita; Mustofa, Triono Ali
Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/taalum.2023.11.2.241-262

Abstract

Lembaga Pendidikan saat ini, telah banyak yang menyediakan program tahfidz untuk mendukung kualitas nilai dari setiap lulusan seperti halnya di SMP Al Irsyad Surakarta. Keberhasilan dan pencapaian disetiap lulusan bisa dilihat dari siswa yang mampu menghafal al-Qur’an sesuai dengan target yang telah ditentukan. Pada penelitian bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai manajemen program tahfidz dalam mencapai keberhasilan siswa di SMP Al Irsyad Surakarta sekaligus faktor pendukung maupun penghambat dalam pelaksanaan program tahfidz tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data yang berasal dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa manajemen program tahfidz SMP Al Irsyad Surakarta sudah berjalan dengan baik dengan menggunakan fungsi dari manajemen yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengontrolan, dan evaluasi. Faktor yang mendukung berjalannya program tahfidz adalah sarana prasarana yang memadai, waktu yang tepat dalam pelaksanaan program, murobbi yang sesuai dengan bidangnya, dukungan dari Yayasan dan orang tua siswa terhadap berlangsungnya program tahfidz, banyaknya siswa yang mengikuti rumah qur’an di luar jam sekolah, dan terpisahnya siswa laki-laki dan perempuan dalam lingkungan sekolah. Sedangkan untuk faktor penghambat bisa terjadi dari faktor internal maupun faktor eksternal. Faktor internal yaitu siswa yang telat menyetorkan hafalan karena malas sedangkan untuk faktor eksternal yaitu orang tua siswa yang kurang mendukung atas berjalannya program tahfidz.
Strategi Guru Bahasa Arab dalam Meningkatkan Maharotul Kalam di MTs. Husnul Khotimah Kuningan Asmara, Linda; Ali Mustofa, Triono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3557

Abstract

Permasalahan yang dihadapi pada pembelajaran bahasa Arab ini masih tergolong sangat banyak terutama dalam pembelajaran di sekolah. Dari kenyataan yang saat ini terjadi bahasa Arab memiliki sedikit peminat bagi yang mempelajarinya dibandingkan dengan bahasa asing yang lainnya. Banyak siswa yang beranggapan bahwa bahasa Arab lebih rumit untuk dipelajari dibandingkan dengan bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya terutama dalam keterampilan berbicara (maharotul kalam). Dalam hal ini guru memilki peran penting dalam menemukan strategi yang tepat digunakan untuk siswa meningkatkan keterampilan bahasa Arab siswa terutama dalam keterampilan berbicara (maharotul kalam) sesuai dengan keadaan siswa di kelas sehingga mampu meningkatkan mutu pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini memberikan solusi strategi guru dalam meningkatkan maharotul kalam di MTs. Husnul Khotimah Kuningan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan guru dalam meningkatkan maharotul kalam serta mengidentifkasi faktor pendukung dan penghambat siswa malas berbicara menggunakan bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data yang diperoleh didapat dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah analisis data dimulai dengan reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa strategi pembiasaan lingkungan berbahasa dan muhadharah merupakan strategi yang paling efektif dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa MTs. Husnul Khotimah Kuningan.
Co-Authors Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi Achmad, Alfian Adelia Cahya Rizki Adinda Cantika Rini Aditya Taskia Azzahra Ahmad Akbar Fauzi Ahmad Arfian Hafis Ahmad Catur Sulistyo Aini, Nisrina Huwaida Qurrottu` Aisyah Durrotul Hikmah Aisyah, Fitri Nur Al Asy'Ari, Musa Azzam Al Mubarok, Fahmi Ulum Alfan Rifai Alhafidz, Sena Aji Alivia Tri Handayani Alwy Ahmed Mohamed Amanda Oktavia Safitri Anggraini , Fadhilla Nangroe Anggraini, Fadhilla Nangroe Annisa Rehani Ari Anshori, Ari Arifin, Inaya Asmara, Linda Asysyifa, Zulaikhah Itsnan Atika Ummu Khasanah Aulia Nabila Realisti Awalia Rina Rahmawati Badat Alauddin, Muhammad Baehaqi Bagus Nur ‘Aliimu Bella Misbahati Putri Chedimae, Hamdan Choiron, Alfian Achmad Chusniatun Dartim Defi Anita Listari Delia Vialo Lozada Dewi Nur Priastuti Dhea Cahyani Didy Fantofik Dini Zakia Zahra Dwi Wulandari Eko Supriyanto Elsa Anjar Martiana Enggar Mayasari, Andia Erlita Kusuma Dewi Evie Puhan, Junita Evita Dwi Mirnandy Fadeli Fadeli Fadhia Ananda Fadhia Ananda Fahrur Rozi Fantofik, Didy Farhan Ramadhan Habib Farizi, Firdaus Irvan Fatimah Dian Wulandari Fatimah Kurniawati Fauzan Addinul Jihad Fauzi, Ahmad Akbar Fera Ningrum, Shevia Ferlinda, Asriyah Mega Firda Alfadillah, Zaifa Alifia Firman Priyanto Firman Priyanto Fitria Fitria Fitria Fitria Fitriyan, Yassir Hafidh Ganapathy, Malini Gani Darmawan Habibah Indah Ratnasari Hadi, Abil Fida Muhammad Qois Al Hafidz Hafidz Hafidz . Hafidz Hafidz Hakim, Harend Abdul Hakimmuddin Salim Hanida Putri Utami Harsanto, Malika Hasanah*, Nurul Hasna Safira Azzahra Hasna Ukhti Luthfia Hibatullah, Samsudin Nawar Hidayat, Syamsul Husain, Muhammad Hafid Al Ibnu Rizqulloh Ihsan, Muhammad Zidan Nur Ikhsanto, Nur Eko Ikhwal Octahabriansyah Ikhwanuddin Ikhwanuddin Ima Aryani Imam Ghozali Inayati, Fauziah Insani, Zulaiha Nurul Iqbal Al Fatih, Muhammad Iqbal Al Fatih Irfani, Muhammad Istanto Janera Almasahni Jannah, Zamza Ramadhani Miftakhul Jinan, Mutoharul Joko Suryanto Kamila, Nuha Ghina Zulfa Karim, Asad Abdul Khalawati Jannah Kharisma Vina Khatimah, Dewi Fitriah Khusnul Khoiriyah, Nurul Asma Khomarudin Khomarudin Kumalasari, Vironika Kurniawan, Desma Kurniawati, Dewi Nurlita Kurniawati, Fatimah Kusuma, Ria Nata Lina Agustina Linda Asmara Luqyana Kautsar Luthfi Tegar Satrio Wibowo M. Lutfi Maulana Mahasri Shobahiya Mahmudul Hassan Mahmudulhassan Maksum, Muh. Nur Rachim Mariam Elbanna Masykur Amanu Mayukha, Tuti Mei Dana Pilhandoki Meilawati, Anisa Miranti Merliana Mizan, Al Mohammad Zakki Azani Moza Apriliano Mubarok, Fahmi Ulum Al Mudiana Ramadhani Mufidatul Azizah Muflihatul Laela Sari Muh Khairul Azmi Muh Nur Rochim Maksum Muh. Ubaidillah Alghifary Slamet Muhamad Subhi Apriantoro Muhammad Ali Muhammad Faqihudin Muhammad Natsir Tarani Muhammad Natsir Tarani Muhammad Rehan Sabir Muhammad Wafi Hilman Luthfil Hadi Muhammad Wildan Shohib Muhammad Zidan Nur Ihsan Muhammad Zulfahmiansyah Mujahid, Abdul Rahman Muk Andhim Mukti, Bagas Ali Musa Azzam Al Asy'Ari Muthoharun Jinan Muthoifin Mutoharrun Jinan Mutohharun Jinan Nabil Latifa Mutiah Sukma Nadhifa Nur Alifazahro Nafiah Nur Isti Qoma, Ashri Nahla Annida Namira Salsabila Wibowo Nareswari, Ardha Zahro Nasir, Ulin Nuha Nevrika Amanda Nirwati, Nirwati Nisrina Rafifah Hagnanto Ni’mah, Ulya Nur Izzatun Nugroho, Yuriko Pulung Nur Afiffah Ragilia Nur Eko Ikhsanto Nur Hasanah Nur Mashani Mustafidah Nur Rizqi Febriandika Nur Vambudi, Viky Nurul Asma Khoiriyah Nurul Hasanah* Nurul Latifatul Inayat Nurul Latifatul Inayati Nuswa Salis Hamida Octahabriansyah, Ikhwal Oktafiawa, Yurika Oscharil Aji Mukti Purnomo, Wahyu Ardi Putri Rahmawati Putri, May Salma Magistra Putri, Salsabila Septiana Qo’idul A’dzham Rabi’atul’adawiyah Rabi’atul’adawiyah Raden Ayu Halima Rafsanjani, Toni Ardi Rahmadani, Hayyin Elma Rahmadita Mutia Ramadhani Naufal Hamid Ramdhani, Deddy Renny Fitriana Reyhan Aditya Julianto Ridho Robani Ridho, Abiyyul Rifa’i, Feri Lukman Rifky, Mohammad Risfita Wulandari Rizqia, Anggun Pamela Rohmah, Ihwan Rizki Fathur Rohmah, Isna Annisa Rohmani , Annas Fajar Rohmani, Annas Fajar Saajidah, Fauziyyah Hana Sadaruddin, Maulida Ade Suryani Safitri, Anisah Salim, Hakimuddin Sari, Putri Komala Silvani Yuzarni Siti Hadiyati Nur Hafida Siti Nur Afifah Eka Siti Rahmawati Sofiy Zaini Al Irfani Sri Bimo, Djoko Stang, Taufik Hidayat Sujood, Sujood Surya Jatmika Tamami, Fauziyah Qurrota A’yun Tamami, Sabrina Failasufa Tammam Sholahudin Taqiyya, Wafa’ Tri Anggraini Fitriana Umma Lathifah Ummi Hasanah Verawati, Fauziah Viky Nur Vambudi Viky Nur Vambudi Wachidi Wachidi Wafa’ Taqiyya Wahyu Rizki Akbar wahyuni, HANA AYU SAFITRI Waston Wicaksono, Imam Alhakam Widiyanto, Irfan Haris Widiyarto, Angga Wika Thariq Fathurrahim Yassir Hafidh Fitriyan Yeni Aryani Ratuliu Yeni Insyirah Yogi Muhammad Saputro Yudhistira, Muhammad Arya Yunita Ashari Zaenal Abidin Zaka, Avesina Qodli Zamza Ramadhani Miftakhul Jannah Zauhara, Fitrianti Tita