This Author published in this journals
All Journal FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum Dusturiah : Jurnal Hukum Islam, Perundang-undangan dan Pranata Sosial At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman Legalite: Jurnal Perundang Undangan dan Hukum Pidana Islam Progressive Law Review Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman At-Tanzir : Jurnal Ilmiah Prodi Komunikasi Penyiaran Islam AT-TASYRI' Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah SHIBGHAH: Journal of Muslim Societies Lentera:Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BASHAIR MAQASIDI Abdi Makarti Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Indonesian Journal of Shariah and Justice Al-Ahkam: Jurnal Syariah dan Peradilan Islam El-Hadhanah: Indonesian Journal Of Family Law And Islamic Law Al-Qanun: Jurnal Kajian Sosial dan Hukum Islam JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat MEUSEURAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AT-TIJARAH: Journal Islamic Banking and Finance Research GOTAVA Al Ushuliy Ibrah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Khadem: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ISTIFHAM International Journal of Islamic Economics (IJIE) Abdurrauf Journal of Islamic Studies FATHIR: Jurnal Studi Islam ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat CONSTITUO: Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik Malik Al-Shalih JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Abdurrauf Journal of Community Service ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru SAWEU: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SAWEU: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Seuraya Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BEGAWI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Ketahanan Keluarga Dalam Masyarakat Desa Melalui Program Desa Binaan Tematik Taran, Jovial Pally; Kasih, Dar; Efendi, Sumardi; Herman, Herman; Ayuningtyas, Dian; Rohman, Nur; Hidayat, Roni; Hasan, Khairuddin; Iqbal, Muhammad; Fisa, Triansyah; Faisal, Muhammad
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (Juni 2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v3i1.2842

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat kampus melalui Sosialisasi Ketahanan Keluarga dalam Masyarakat Desa Melalui Program Desa Binaan Tematik menjadi langkah inovatif dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas desa. Program ini bertujuan meningkatkan ketahanan keluarga dengan merangkul mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan sebagai agen perubahan. Melibatkan narasumber ahli, forum diskusi, dan lokakarya, program ini menciptakan ruang dialog yang memungkinkan pertukaran gagasan dan pengalaman antara perguruan tinggi dan masyarakat desa. Penekanan pada partisipasi aktif masyarakat dalam identifikasi masalah lokal memastikan bahwa Program Desa Binaan Tematik relevan dengan kebutuhan spesifik setiap desa. Hasilnya mencakup peningkatan pemahaman masyarakat terhadap ketahanan keluarga, pengembangan keterampilan praktis, dan penguatan jaringan sosial. Melalui kampanye sosialisasi dan pemanfaatan teknologi, program ini berhasil menciptakan ikatan yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Kesuksesan ini tercermin dalam partisipasi aktif masyarakat desa dalam setiap tahap program, serta dalam perubahan positif yang terlihat dalam kesejahteraan keluarga. Pengabdian ini bukan hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi juga tentang membentuk kolaborasi yang berarti untuk membangun masyarakat desa yang tangguh dan berkelanjutan.
Kontribusi Adat Begawi Terhadap Internalisasi Nilai-Nilai Islam Pada Masyarakat Desa Buyut Ilir Lampung Tengah Monika, Lussy; Sukri, Sukri; Efendi, Sumardi
Abdurrauf Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2023): Abdurrauf Journal of Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Abdur Rauf Aceh Singkil, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58824/arjis.v2i2.74

Abstract

Masyarakat tetap melestarikan adat Begawi masyarakat Lampung Pepadun, khususnya masyarakat desa Buyut Iliri yang masih dilestarikan budayanya, masyarakat Kebuayan Buay Manik dan Lampung Pepadun. Struktur sosial membutuhkan kontribusi tokoh adat dalam implementasi nilai-nilai Islam di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap nilai-nilai adat dan keislaman adat Lampung, kontribusi tokoh adat dalam menginternalisasikan nilai-nilai Islam di Desa Buyut Iliri. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan. Sumber data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi dan analisis, pengumpulan data, reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Begawi adat Lampung dan nilai-nilai Islam dalam proses Begawi memiliki perbedaan nilai berdasarkan proses pemaknaan begawi yang mengikuti filosofi Piil Pesenggiri. Ringkasan Tujuan adat menciptakan elit lokal yang memperhatikan nilai-nilai Islam adalah untuk memahami bagaimana memahami pentingnya menjaga hubungan keluarga dan memahami interpretasi adat Begawi
PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP PELANGGARAN QANUN ACEH NOMOR 8 TAHUN 2016 TENTANG SISTEM JAMINAN PRODUK HALAL Efendi, Sumardi; Haikal, Mohammad
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 14 No. 1 (2022): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v14i1.911

Abstract

Memberikan jaminan produk layak konsumsi kepada konsumen adalah kewajiban setiap pedangan. Begitu juga dengan lembaga pemerintah memberikan sertifikat halal adalah suatu kewajiban agar produk yang beredar terjamin, apa jadinya jika suatu produk yang beredar dimasyarakat tidak terjaga kehalalan produk. Ini lah yang menjadi pembahasan dalam jurnal ini apakah sanksi bagi pelaku pelanggaran dalam menggunakan produk jaminan halal, apalagi di khususkan untuk wilayah provinsi aceh yang sudah memiliki Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Sistem Jaminan Produk Halal sebagai wilayah khusus di Indonesia yang menjalankan syariat Islam. Dengan menggunakan metode penelitian kajian pustaka dan telaah berbagai macam literatur hukum didapatkan kesimpulan bahwa bagi pelaku usaha beragama Islam yang tidak menjaga kehalalan produk dikenakan ‘uqubat ta’zir berupa cambuk paling banyak 60 (enam puluh) kali, atau pidana penjara paling lama 60 (enam puluh) bulan, atau denda paling banyak 600 (enam ratus) gram emas murni. Adapun bagi pelaku Pelaku Usaha beragama bukan Islam yang tidak menjaga kehalalan produk dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak 2.000.000.000,00 dan apabila dilakukan oleh 2 (dua) orang atau lebih secara bersama-sama yang diantaranya beragama bukan Islam, pelaku usaha yang beragama bukan Islam dapat memilih dan menundukkan diri secara sukarela.
Pertanggungjawaban Pidana Pemalsuan Merek Dalam Hukum Positif Indonesia dan Hukum Islam Mawaddah, Fithri; Haikal, Mohammad; Saputra, Fedri; Akbar, Khairil; Efendi, Sumardi
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 15 No. 2 (2023): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v15i2.1710

Abstract

Brand counterfeiting is very disturbing to the public as consumers who always use the brand image of certain products, but the perpetrators of brand counterfeiting continue to increase, therefore they need to be held criminally responsible for their actions. With a legal normative approach, namely by considering laws and norms and concepts related to the boundaries of legal units so that the sanctions obtained as a form of legal responsibility for the perpetrators of counterfeiting this article try to find the answer, so that in the end a conclusion is obtained in Indonesian positive law that the sanctions are regulated in the Law of the Republic of Indonesia Number 20 of 2016 concerning Marks and Geographical Indications with a maximum sanction of 5 (five) years and/or a maximum fine of Rp. zir which is returned to the authorities/judges in imposing sanctions that can provide a sense of justice for all.
Penguatan Nilai-nilai Syari’at Islam dan Moderasi Beragama Bagi Kader Al Jam’iyatul Washliyah dan Mahasiswa di Aceh Barat Herman, Herman; Efendi, Sumardi; Ramli; Sukri; Zulhendra, Danil; SH, Hendra; Risardi, Merta; Haikal, Mohammad; Jumaidir, Desi; Abidin, Bustanul
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): CALL FOR PAPER
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v1i1.47

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan praktik nilai-nilai Syari’at Islam serta moderasi beragama bagi kader Al Jam’iyatul Washliyah dan mahasiswa di Aceh Barat. Aceh Barat merupakan salah satu daerah dengan mayoritas penduduk beragama Islam yang kuat. Namun, penting untuk memastikan bahwa pemahaman dan praktik Islam di wilayah ini tetap seimbang, moderat, dan berlandaskan pada nilai-nilai syari’at Islam yang benar. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini mencakup penyelenggaraan seminar dan diskusi kelompok. Selama kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai Syari’at Islam, moderasi beragama, dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil dari pengabdian masyarakat ini diharapkan akan menjadi landasan bagi kader Al Jam’iyatul Washliyah dan mahasiswa di Aceh Barat untuk mengamalkan nilai-nilai Syari’at Islam secara benar dan moderat, serta menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat mereka. Melalui pemahaman yang kuat tentang nilai-nilai Islam yang moderat, diharapkan Aceh Barat akan tetap menjadi daerah yang damai dan harmonis dalam keberagaman.
Peranan Pesantren Kilat Dalam Meningkatkan Bakat dan Minat Anak-Anak Desa Blang Kuala Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Fauza, Muflihatul; Herman, Herman; Efendi, Sumardi; Shirathjudin, M.; Marliyanti; Nisa, Irma; Ilham, Sayuti; Fitria, Mega; Aisyi, Rohadatul; R, M. Syahrul; Wahyuni, Sri
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v1i2.56

Abstract

Pesantren Kilat di Desa Blang Kuala, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, merupakan inisiatif pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan bakat dan minat anak-anak desa. Latar belakang pengabdian ini adalah rendahnya akses terhadap pendidikan formal dan kurangnya kesempatan pengembangan bakat di daerah pedesaan, yang memerlukan intervensi berbasis lokal yang efektif. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan potensi anak-anak Desa Blang Kuala melalui program Pesantren Kilat yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi mereka. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan kolaborasi aktif antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat setempat dalam seluruh tahapan program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program Pesantren Kilat berhasil meningkatkan bakat dan minat anak-anak Desa Blang Kuala secara signifikan. Partisipasi aktif dari masyarakat dalam perencanaan dan implementasi program serta adaptasi program yang sesuai dengan konteks lokal menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan demikian, pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada peran Pesantren Kilat dapat menjadi model yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan bakat di daerah pedesaan.
Pendampingan Mualaf Belajar Metode Iqra’ dan Al-Qur’an di Meunasah Al-Bayan Ujong Kalak Meulaboh Kabupaten Aceh Barat Herman, Herman; Suandi, Suandi; Ellita, Dian; Mukhlizar, Mukhlizar; Efendi, Sumardi; Saputra, Rahmat; Safira, Dinda
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2024): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v1i3.121

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan mualaf belajar metode iqra’ dan al-qur’an di Meunasah Al-Bayan Ujong Kalak Meulaboh kabupaten Aceh Barat. Kegiatan pendampingan mualaf tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian pemerhati mulaf Aceh Barat dari kampus STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, dan guru di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten  Aceh Barat. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan pendampingan secara langsung kepada para mualaf yang ada di kabupaten Aceh Barat. Hasil yang dicapai dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa para mualaf sudah menambah wawasan, ilmu pengetahuan, dan keterampilan dalam membaca metode iqra’, dan membaca al-qur’an secara lancar, dan benar serta sudah terbangun sikap istikamah terhadap akidah, ibadah, dan akhlak yang mulia di tengah-tengah masyarakat.
PRINSIP KEADILAN DALAM PROSES PENYELESAIAN SENGKETA HUKUM ISLAM Efendi, Sumardi
CONSTITUO : Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik Vol 1 No 2 (2022): CONSTITUO Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara Islam (Siyasah Syar'iyyah) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/constituo.v1i2.3427

Abstract

Prinsip keadilan dalam hukum Islam adalah fondasi yang mendasar dalam menyelesaikan sengketa. Proses penyelesaian sengketa ini berusaha untuk mencapai keputusan yang adil dan seimbang berdasarkan nilai-nilai syariah. Dalam konteks modern, penting untuk memahami bagaimana prinsip-prinsip ini diterapkan dan relevan dengan tantangan hukum kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip keadilan dalam proses penyelesaian sengketa hukum Islam, mengeksplorasi penerapannya dalam berbagai kasus, dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Tujuan akhirnya adalah untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana prinsip-prinsip keadilan ini dapat ditingkatkan dan disesuaikan dengan konteks hukum modern. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka, dengan mengkaji berbagai literatur, artikel, jurnal, dan sumber-sumber hukum Islam. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengumpulkan dan menganalisis data sekunder yang relevan guna mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang prinsip keadilan dalam penyelesaian sengketa hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip keadilan dalam hukum Islam mencakup beberapa aspek, termasuk keadilan distributif dan keadilan retributif. Penerapan prinsip-prinsip ini dalam proses penyelesaian sengketa melibatkan peran hakim yang harus bertindak dengan adil dan tanpa memihak, serta penggunaan bukti dan kesaksian yang akurat. Penelitian juga menemukan bahwa ada tantangan signifikan dalam menerapkan prinsip-prinsip ini, terutama terkait dengan interpretasi dan adaptasi hukum Islam dalam konteks modern.
PRINSIP SYURA DALAM PEMBENTUKAN KEBIJAKAN PUBLIK MENURUT HUKUM ISLAM Efendi, Sumardi
CONSTITUO : Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik Vol 3 No 1 (2024): CONSTITUO Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara Islam (Siyasah Syar'iyyah) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/constituo.v3i1.3455

Abstract

Penelitian ini mengkaji prinsip syura (musyawarah) dalam pembentukan kebijakan publik menurut hukum Islam. Syura adalah mekanisme pengambilan keputusan kolektif yang memiliki akar kuat dalam tradisi Islam, berfungsi untuk menjamin partisipasi masyarakat dan keadilan dalam proses legislasi dan pemerintahan. Pendahuluan penelitian ini menyoroti pentingnya syura dalam sistem politik Islam dan relevansinya dalam konteks kebijakan publik modern. Tujuan penelitian adalah untuk memahami bagaimana prinsip syura dapat diintegrasikan dalam pembentukan kebijakan publik yang adil dan berkelanjutan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif, di mana sumber-sumber primer dan sekunder mengenai syura dan hukum Islam dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip syura menawarkan kerangka kerja yang inklusif, berorientasi pada keadilan, dan memungkinkan partisipasi masyarakat secara luas dalam pengambilan keputusan publik. Kesimpulannya, penerapan syura dalam kebijakan publik tidak hanya sesuai dengan nilai-nilai Islam tetapi juga relevan dalam menjawab tantangan-tantangan modern dalam tata kelola pemerintahan, terutama dalam menciptakan kebijakan yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penerapan syura sebagai model ideal dalam pembentukan kebijakan publik di negara-negara dengan mayoritas Muslim.
Transformation of Islamic Criminal Law in Modern Society in Aceh Efendi, Sumardi
Al-Qanun: Jurnal Kajian Sosial dan Hukum Islam Vol 5, No 2 (2024): Al-Qanun: Jurnal Kajian Sosial dan Hukum Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58836/al-qanun.v5i2.21513

Abstract

This study examines the transformation of Islamic criminal law in modern Acehnese society, focusing on the implementation of the Qanun Jinayat, which governs the application of hudud, qisas, and ta'zir punishments. Aceh is the only province in Indonesia that officially enforces Sharia law, offering a unique case study to understand how Islamic criminal law is adapted in a modern context. This research employs a literature review method, gathering and analyzing various sources, including literature, journals, and legal documents related to the implementation of Islamic criminal law in Aceh. The findings indicate that while the enforcement of Islamic criminal law in Aceh enjoys significant support from the local population as part of their cultural and religious identity, substantial challenges remain, particularly regarding its alignment with human rights principles and national law. The study concludes that the transformation of Islamic criminal law in Aceh reflects efforts to balance the preservation of Islamic traditions with the demands of modernity. Nonetheless, continuous dialogue among stakeholders is necessary to ensure that the implementation of Sharia law in Aceh remains consistent with universal principles of justice and human rights.
Co-Authors Abidin, Bustanul Aini Safitri Aisyi, Rohadatul Alam, Tahjul Albayani, Amalia Zahra Alfanma, Hardani Alfianda, Rudy Alfiyanto, Afif Amfal, Sampri Ami Mutia Amin, Muslihun Ananda, M. Aditya Andi Syahputra Angkat, Ismail ANISAH Anisah Anisah Anton Jamal Anwar Arif Wibowo Arita, Peni Armiya Asmayuni, Rika Asy’ari Asy’ari, Asy’ari Aunina, Yusra Ayuningtyas, Dian Azizah Azizah Bahgia, Riyan Bantasyam, Saifuddin Budi Handoyo Daniel Happy Putra Danil Zulhendra Dar Kasih Dewi, Ayu Mila Edy Saputra Elita, Anggun Dian Ellita, Dian Fadlil, Anang Fajeri, Fajeri Fauza, Muflihatul Fazillah, Aidil Fazli, Fazli Ferdikaandin, Dede Fisa, Triansyah Fithri Mawaddah Fitria, Mega Fuad Bawazir Gumilang, Randi Muhammad Haikal, Mohammad Halisah, Nur Hamdi, Syaibatul Hamdi, Syaibatul hamsa, amrizal Hasan, Khairuddin Hasliani, Cici Hayati, Lisa Hendra SH Hendrawan, Yoni Herman Herman Hidayatil Muslimah Ikhwan, M. Ilham, Sayuti Inayatillah Inayatillah Jamal, Anton Jelita, Riva Jovial Pally Taran Julimas, Alovin Leo Jumaidir, Desi Junaida, Rida Kamisan Kamisan, Kamisan Kasih, Dar Khairil Akbar Khamisan, Khamisan Kifli, Ristiwa Firzanita Kumalasari, Reni Lia Agustina, Lia Lia Murlisa, Lia Malik Muhammad Mad Marliyanti Maryawi, Denna Maslijar, Heri Maulida, Rahmi Mauliyanti, Mauliyanti Meliawati Mochammad Imron Awalludin Mohammad Haikal Monika, Lussy Muazzinah Muazzinah Muhammad Faisal Muhammad Iqbal Mukhlizar, Mukhlizar Mukhsinuddin, Mukhsinuddin Muliza Muliza, Muliza Munirullah, Alfata Muriza, Neza Mursyida Wara Mustaqin, Hidayatul MZ, Husamuddin Natasya, Aqida Sella Nisa, Irma Nona Noviana Noviana, Susi Nur Okta Trisiyah Nur Rohman Nurwijayanti Paisal, Jon Purnawi, Ratih Putra, Bachrum Syah R, M. Syahrul Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahma, Ida Rahmawati Rahmawati, Octavia Ramli Ramli Ramli Ramli Ramli Ramly, Arroyyan Ratna Sari Reyza, Reyza Rima Kartika Risaldi, Merta Risardi, Merta Riza Haris Pohan, Zulfikar Roni Hidayat Ruqayyah, Siti Safira, Dinda Safitri, Aini Safrida Safrida Saputra, Aidil Saputra, Fedri Saputra, Fedry Saputra, Rahmat Sari, Septina Purnama Sarioda Sarioda, Sarioda SH, Hendra Shirathjudin, M. Sri Wahyuni Sukri sukri Sukri, sukri Sumayyah, Farah Susantri, Yulia Syafriana, Nur T Muhajir Trisiyah, Nur Okta Wahyudi, M. Agus Wahyuni, Eza Sri WIDYANA Yanto, Jerry Yuni Maulida Yusnidar Yusnidar Zahlul Pasha Ziadi, Fajri Zuliansyah Zuliansyah, Zuliansyah