Articles
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III PADA MATERI PENGUKURAN WAKTU SD NEGERI TLOGOSARI WETAN 02 SEMARANG
Cikal Damayanti Karimah;
Fajar Cahyadi;
Ervina Eka Subekti
JURNAL SINEKTIK Vol 4 No 1 (2021): JURNAL SINEKTIK: JUNI-2021
Publisher : FKIP, PGSD, Universitas Slamet Riyadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33061/js.v4i1.4634
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Siswa Kelas III Pada Materi Pengukuran Waktu SD Negeri Tlogosari Wetan 02 Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kesulitan belajar dan faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar matematika materi pengukuran waktu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 40 siswa kelas III SD Negeri Wetan 02 Semarang. Instrumen yang digunakan berupa soal, wawancara, dokumentasi, angket dan observasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah : (a) Kesulitan belajar matematika materi pengukuran waktu termasuk : kesulitan dalam menentukan satuan waktu, keterampilan menghitung dan kesulitan dalam memahami konsep pengukuran waktu. (b) Faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar matematika materi pengukuran waktu yaitu faktor internal meliputi sikap siswa, kesehatan tubuh, dan motivasi bealajar matematika. Sedangkan faktor eksternal meliputi variasi mengajar, penggunaan media dan sarana prasarana.
ANALISIS MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK TERHADAP PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS 4 SD N PANGGUNG LOR
Atikah Dewi Anggita;
Ervina Eka Subekti;
Muhammad Prayito;
Catur Prasetiawati
INVENTA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7 No 1 (2023): Inventa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/inventa.7.1.a7104
Bagi peserta didik, minat belajar sangatlah krusial. Peserta didik senang dengan pembelajaran IPAS karena pembelajaran IPAS memuat pembelajaran dan pengalaman yang ada pada kehidupan sehari-hari. Studi ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar IPAS siswa kelas IV di SDN Panggung Lor. Metode penelitian ini ialah kualitatif dan deskriptif. Studi ini melibatkan guru dan siswa kelas IV. Observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi digunakan dalam pengumpulan data. Pendekatan analisis data terdiri dari tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peserta didik memiliki minat untuk belajar IPAS karena pembelajaran dikemas dengan menarik dan menyenangkan ialah temuan studi ini. Minat belajar berpengaruh terhadap proses dan pencapaian hasil belajar siswa, karena siswa tidak akan pernah belajar secara efektif jika tidak ada minat untuk melakukannya.
Analisis Penggunaan Media Papan Kreasi Dalam Pembelajaran Ppkn Kelas III
Rina Fandayani;
Ervina Eka Subekti;
Sukamto Sukamto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13442
Seiring dengan perkembangan pembelajaran untuk menghadapi revolusi industri 4.0 penyelenggara pembelajaran diharapkan lebih inovatif dan kreatif dalam merancang proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media papan kreasi dalam pembelajaran PPKn kelas III diSDN Sampangan 02. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan dua kali pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III SDN Sampangan 02 dengan jumlah 28 peserta didik. Teknik penggumpulan data menggunakan observasi hasil belajar peserta didik. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dalam dua kali pembelajaran. Pembelajaran awal tanpa menggunakan media pembelajaran menunjukkn ketuntasan hanya 18% dengan nilai rata-rata hasil belajar peserta didik yaitu 64 dengan ketuntan dibawah kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang berarti tujuan pembelajaran yang diinginkan belum tercapai. Pembelajaran berikutnya dengan menggunakan media pembelajaran papan kreasi terdapat kenaikan nilai rata-rata peserta didik menjadi 86. Pembelajaran kedua sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Dari hasil penelitian menunjukkan terdapat kenaikan hasil belajar peserta didik sebesar 82% untuk mata pelajaran PPKn. Sehinga dapat disimpulan yang dapat dari hasil penelitian ini bahwa media pembelajaran dengan menggunakan papan kreasi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik SDN Sampangan 02
Analisis Gaya Belajar Peserta Didik Kelas 2b Di Sd Supriyadi Semarang
Dwi Agustin Wulandari;
Muhammad Prayito;
Ervina Eka Subekti;
Ulin Nafiah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13504
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk megetahui gaya belajar peserta didik kelas 2B di SD Supriyadi Semarang dan menganalisis gaya belajar peserta didik kelas 2B di SD Supriyadi Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dimana dalam pengumpulan datanya melalui doumentasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa gaya belajar paling dominan pada kelas 2B di SD Supriyadi Semarang yaitu gaya belajar visual sebanyak 16 peserta didik, selain itu terdapat 5 peserta didik yang memiliki gaya belajar kinestetik dan 3 peserta didik memiliki gaya belajar auditorial. Perbedaan gaya belajar peserta didik membuat tingkat pemahaman materi pada masing-masing peserta didik berbeda beda, dengan mengetahui gaya belajar peserta didik akan memudahkan guru dalam menyampaikan materi yang disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik kelas 2B di SD Supriyadi Semarang yag memiliki peserta didik sebanyak 24 orang.
Analisis Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter Siswa Kelas IV Di SDN Pedurungan Kidul 01
Etik Afia Maftuka;
Ervina Eka Subekti;
Joko Siswanto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13834
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui nilai religious dalam pembentukan karakter siswa kelas IV di SDN Pedurungan Kidul 01, Kota Semarang. Pada Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai karakter religius siswa di SDN Pedurungan Kidul 01 sudah berjalan dengan baik. Nilai karaker religius yang dilaksanakan di SDN Pedurungan Kidul 01 yaitu pembiasaan pagi dengan membaca asmaul husna, melakukan kegiatan berdoa sebelum dan setelah melaksanakan pembelajaran, kegiatan sholat dhuhur berjamaah, kegiatan di luar sekolah seperti peringatan Isra Miraj. Nilai Karakter Religius yang terbentuk melalui kegiatan pembiasaan yang telah dilakukan secara rutin di Sekolah Dasar Negeri Pedurungan Kidul 01.
Analisis Pembentukan Karakter Toleransi Siswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaran Di SDN Pandeanlamper 03 Semarang
Izzatullaili Nadhifah;
Ervina Eka Subekti;
Titik Haryati;
Estiyani Estiyani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13835
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter toleransi siswa melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari sumber-sumber yang relevan dengan topik penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat membentuk karakter toleransi siswa dengan mengajarkan nilai-nilai pluralisme, keadilan, kerjasama, dan menghormati perbedaan. Siswa dapat memahami dan menghargai perbedaan agama, suku, budaya, dan pandangan politik dengan cara berpikir kritis, menghargai perspektif orang lain, serta berkomunikasi secara efektif. Dengan demikian, pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar berperan penting dalam membentuk karakter toleransi siswa yang dapat membantu menciptakan masyarakat yang harmonis dan saling menghargai perbedaan.
Analisis Implementasi Model Problem Based Learning Pada Pembelajaran Tematik Kelas V di SD Supriyadi
Mahrojatin Kholifah;
Choirul Huda;
Ervina Eka Subekti;
Ulin Nafiah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13849
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model problem based learning pada pembelajaran tematik kelas V di SD Supriyadi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Prosedur pengumpulan data peneliti menggunakan 2 teknik pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa pada pembelajaran tematik dengan menggunakan model problem based learning mampu meningkatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran. Dengan menggunakan model problem based learning pada pembelajaran tematik membantu peserta didik untuk dapat berpikir kritis, mampu menyampaikan informasi serta meningkatkan kreativitas peserta didik dalam pembelajaran. Namun dalam kegiatan diskusi perlu ditingkatkan lagi tentang kerjasama antar kelompok agar dapat memahami konsep materi yang ada. Selain itu berdasarkan hasil belajar peserta didik dijelaskan bahwa implementasi model problem based learning pada pembelajaran tematik terbukti dapat membantu peserta didik memahami konsep materi yang ada. Pembelajaran tematik dengan menggunakan model problem based learning terbukti dapat menciptakan pembelajaran yang menarik bagi peserta didik.
Implementasi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Aspek Beriman Dan Berakhlak Mulia Kelas 1 SD Supriyadi Semarang
Anisatus Sa’idah;
Harto Nuroso;
Ervina Eka Subekti;
Ulin Nikmah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14161
Pendidikan di Indonesia telah mengalami perubahan dan perkembangan kurikulum pendidikan nasional dari waktu ke waktu. Perubahan kurikulum ini sebagai wujud pengembangan dari kurikulum sebelumnya dan penyempurnaan tujuan kurikulum untuk membawa kemajuan pendidikan Indonesia. Dalam kurikulum merdeka berfokus pada pengembangan karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis. Salah satunya dengan adanya profil pelajar pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengimplementasian penguatan profil pelajar pancasila aspek beriman dan berakhlak mulia kelas 1 SD Supriyadi Semarang. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian terkait penguatan profil pelajar pancasila aspek beriman dan berakhlak mulia sudah di implementasikan di kelas 1 SD Supriyadi Semarang. Penguatan profil pelajar pancasila terdapat pada mata pelajaran P5 berbasis proyek dan dalam keseharian di sekolah SD Supriyadi Semarang. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan data primer dan sekunder. Data primer dalam penelitian ini didapatkan dari observasi dang angket yang dilakukan di kelas 1 SD Supriyadi Semarang. Sedangkan data sekunder didapatkan dari artikel/jurnal terkait dengan profil pelajar pancasila, serta dokumen pendukung lainnya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengimplementasian penguatan profil pelajar pancasila telah dioptimalkan dalam pelaksanaannya di sekolah sehingga terbentuknya karakter peserta didik yang berpancasila.
Penggunaan Media Pop Up Book Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas III D SD Supriyadi Semarang
Naili Hidayati;
Ervina Eka Subekti;
Farida Nursyahidah;
Ulin Nikmah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.299
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Penggunaan Media Pop Up Book Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas III D SD Supriyadi Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa Kelas III D SD Supriyadi Semarang berjumlah 29 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan terdapat peningkatan keaktifan belajar siswa Kelas III D SD Supriyadi Semarang pada materi hak dan kewajiban di sekolah. Siswa terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran menggunakan media. Dibuktikan dengan 75,00 % Kelas III D sudah memenuhi indikator keaktifan belajar diantaranya sering bertanya kepada guru atau siswa lain, mau mengerjakan tugas yg diberikan guru, Partisipasi siswa dalam kelompok, Keberanian siswa mendemonstrasikan media Pop Up Book.
Analisis Penerapan Model Problem Based Learning Pada Pembelajaran IPAS Kelas IV Di SD Supriyadi Semarang
Riska Safitri;
Sukamto Sukamto;
Ervina Eka Subekti;
Ulin Nafiah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.311
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penerapan model pembelajaran Problem Based Learning yang digunakan oleh guru pada pembelajaran IPAS kelas IV SD Supriyadi Semarang yang dilaksanakan di SD Supriyadi Semarang. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Semua siswa kelas IV terpilih sebagai peserta yang terdiri dari 15 peserta didik laki-laki dan 10 peserta didik perempuan. Berdasarkan temuan penelitian, Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk pembelajaran IPAS yang digunakan di kelas IV SD Supriyadi Semarang terhadap pembelajaran IPAS sudah terlaksana dengan baik dan sudah menerapkan 5 fase pada sintanks PBL. Umpan balik positif pada sikap siswa terhadap pembelajaran berbasis masalah telah mengarahkan peneliti pada kesimpulan bahwa siswa sudah mampu belajar dengan menggunakan model pembelajaran PBL ini. Ditinjau dari pemenuhan kriteria pelaksanaan langkah-langkah pembelajaran dan keterlibatan siswa dalam pemecahan masalah, penerapan model pembelajaran berbasis masalah di SD Supriyadi Semarang pada siswa kelas IV dinilai baik dan berhasil.