p-Index From 2021 - 2026
6.117
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dialektika DIKSI Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jurnal Bahasa dan Sastra Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora BASASTRA Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra BAHASA DAN SASTRA Jurnal S2 Pendidikan Bahasa Indonesia Lingua Cultura KEMBARA Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Gramatika Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Inklusi Journal of Disability Studies LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching IJoLE: International Journal of Language Education UICELL Conference Proceeding English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran Magistra Andalusia : Jurnal Ilmu Sastra Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Sastra Indonesia Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Devotion: Journal of Research and Community Service Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Al Hikmah: Journal of Education Kode : Jurnal Bahasa Journal of Pragmatics and Discourse Research Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology International Proceedings of Nusantara Raya ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa WIDYANTARA ANUFA Aksara Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya
Claim Missing Document
Check
Articles

Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Digital dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta: Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Digital Hanifah, Dwiana Nur Rizki; Saputri, Nanda Dewi; Yulisetiani, Septi; Suwandi, Sarwiji
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3457

Abstract

Teknologi berkembang pesat dan membawa dampak pada bidang pendidikan. Pendidik perlu meningkatkan kompetensi dan penguasaan teknologi untuk merancang pembelajaran yang efektif. Pembelajaran berbasis digital diperlukan untuk menyesuaikan perkembangan zaman dan menyiapkan siswa yang bijaksana terhadap perkembangan teknologi. Pembelajaran berbasis digital juga diperlukan untuk memberikan pemahaman kepada siswa bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk media belajar. Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis digital sangat diperlukan karena penguasaan bahasa Indonesia akan berpengaruh terhadap keterampilan berbahasa dan komunikasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini, yaitu guru, siswa, dan kepala sekolah. Dokumen yang digunakan sebagai sumber data dalam penelitian ini, yaitu berupa hasil belajar siswa, dokumentasi kegiatan sekolah, bahan ajar, dan visi misi sekolah. Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan triangulasi metode dengan melakukan wawancara bersama guru, kepala sekolah, dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta dapat dilihat dari penggunaan bahan ajar, media pembelajaran, perangkat evaluasi pembelajaran, dan proses pembelajaran. Bahan ajar disajikan dalam bentuk digital yang dapat diakses melalui website. Materi pembelajaran juga disediakan dalam bentuk buku elektronik. Media pembelajaran yang digunakan, yaitu media audiovisual yang memuat gambar, foto, video diakses melalui smart TV, ditayangkan dengan proyektor, atau diakses melalui handphone. Proses pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya sepenuhnya memanfaatkan perangkat elektronik yang dapat mengembangkan literasi digital peserta didik. Perangkat evaluasi pembelajaran dilaku menggunakan media interaktif Quizizz yang dikemas secara menarik.
KEKERABATAN BAHASA TERINGIN DAN BAHASA KAMPUNG BARU KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT: KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF Fadhila, Alfi; Saddhono, Kundharu; Suwandi, Sarwiji
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i2.775

Abstract

Kajian linguistik komparatif memberikan landasan yang kokoh untuk memahami perubahan dan evolusi dalam bahasa. Tujuan dari kajian linguistik historis komparatif adalah untuk mengetahui fakta dan derajat kekerabatan antarbahasa yang berkaitan erat dengan pengelompokan bahasa-bahasa yang berkerabat dalam kelompok bahasa yang sama. Hubungan kekerabatan sebuah bahasa dapat didefinisikan kata-kata secara statistik kemudian menetapkan pengelompokan bahasa itu berdasarkan persentase Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif deskriptif yang dilakukan adalah menentukan pasangan kosakata yang berkerabat identik, pasangan kosakata fonemis, dan pasangan kosakata fonetik. Penelitian ini juga menggunakan metode kuantitatif, yaitu leksikostatistik untuk menghitung presentasi hubungan kekerabatan (cognate). Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Hasil 75% dari perhitungan tersebut menunjukkan bahwa kedua bahasa yaitu Bahasa Teringin dan Bahasa Kampung Baru memiliki hubungan family language (keluarga bahasa). Hal ini menunjukkan bahwa hubungan kekerabatan kedua Bahasa sangat dekat, banyak kosa kata yang sama. Perbedaan lebih terletak pada dialeknya saja. Dari 36 kosakata dasar, didapatkan hasil 27 kata yang memiliki pasangan kerabat (cognate). Di antara 27 kosakata, kata yang berkerabat dengan kategori identik 16 pasang, memiliki korespondensi fonemis 5 pasang, kemiripan secara fonetik 4 pasang, dan tidak berkerabat 9 pasangan.
Nilai-nilai feminisme dalam Novel Serial Mata karya Okky Madasari Rahma, Yadia; Suwandi, Sarwiji; Suryanto, Edy
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v7i2.13419

Abstract

Isu kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan adalah satu diantara banyaknya topik penting dalam kajian sastra kontemporer. Sastra bukan sekadar berfungsi menjadi media hiburan, namun juga menjadi sarana pembentukan kesadaran sosial dan ideologis. Penelitian ini ditujukan guna mengungkapkan nilai-nilai feminisme liberal dalam novel serial Mata karya Okky Madasari, yang mencakup empat judul: Mata di Tanah Melus, Mata dan Rahasia Pulau Gapi, Mata dan Manusia Laut, dan Mata dan Nyala Api Purba. Kajian dilakukan melalui penggunaan pendekatan kritik sastra feminis, khususnya teori feminisme liberal yang digagas oleh Betty Friedan, yang menitikberatkan pada prinsip kesetaraan hak, kebebasan individu, kemandirian, partisipasi publik, serta penolakan terhadap peran gender tradisional. Metode penelitian ini sifatnya kualitatif dengan teknik analisis isi, yang menelusuri representasi nilai-nilai feminisme liberal dalam narasi dan karakterisasi tokoh-tokoh dalam keempat novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai feminisme yang paling dominan adalah kemandirian individu, diikuti oleh kesetaraan hak, kebebasan dalam memilih, serta penolakan terhadap stereotip gender dan keterlibatan perempuan dalam ranah publik. Sebanyak 89 temuan berhasil diidentifikasi dengan distribusi yang relatif merata di seluruh novel. Temuan ini menunjukkan bahwa serial Mata tidak hanya menyajikan narasi petualangan yang menarik bagi remaja, tetapi juga menyuarakan pesan-pesan emansipasi dan pemberdayaan perempuan yang relevan dengan wacana kesetaraan gender dalam konteks pendidikan dan sastra anak. Serial ini memiliki potensi sebagai bahan ajar dalam pembelajaran kritik sastra berbasis nilai-nilai feminisme.
Etika Lingkungan dalam Buku Cerita Rakyat Provinsi Kalimantan Barat: Kajian Ekologi Sastra Salsabilah, Adzkiyah Nur; Suwandi, Sarwiji; Chaesar, Ari Suryawati Secio
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i3.20135

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan guna menjelaskan etika lingkungan pada buku cerita rakyat Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif serta metode analisis isi. Adapun sumber datanya yakni buku cerita rakyat Kalimantan Barat berjudul “Cerita Rakyat Indonesia”, “Buaya Kuning: Cerita Rakyat Kabupaten Pontianak”, dan “Kearifan Lokal Pancasila”. Teori yang dipakai pada penelitian ini yakni etika lingkungan dari Sonny Keraf. Hasil dalam penelitian ini meliputi enam prinsip etika lingkungan, yakni (1) hormat kepada alam, (2) tanggung jawab kepada alam, (3) kasih sayang dan peduli kepada alam, (4) solidaritas kosmis, (5) no harm, dan (6) hidup sederhana dan selaras dengan alam. Hasil penelitian ini harapannya bisa meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan dalam diri pembaca dan peserta didik di sekolah.
Representasi Budaya Lokal dalam Buku Ajar Siswa SMA Setyawan, Eko; Suwandi, Sarwiji
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 7 No 1 (2022): Volume 7 Nomor 1, Februari 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.886 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v7i1.725

Abstract

Pengajaran dan pembelajaran bahasa modern menerapkan teori pengajaran Content Language Integrated Learning (CLIL). Salah satu unsur yang perlu ada adalah unsur budaya.  Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan representasi budaya lokal pada buku ajar BSE  bahasa Indonesia SMA/MA/SMK/MAK yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia kurikulum 2013 edisi revisi 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Teknik analisis konten terdiri dari enam langkah yakni: (1) pengumpulan data, (2) penentuan sampel, (3) pencatatan  (4) reduksi data, (5) penarikan kesimpulan, dan (6) deskripsi/analisis representasi budaya lokal dalam buku ajar. Adapun representasi budaya lokal yang terdapat dalam buku meliputi (1) bahasa, (2) sistem pengetahuan, (3) organisasi sosial, (4) sistem peralatan hidup dan teknologi, (5) sistem mata pencarian, (6) sistem religi, dan (7) kesenian. Dengan adanya representasi budaya lokal, maka buku sudah sesuai dengan model pengajaran dan pembelajaran bahasa Content Language Integrated Learning (CLIL).
Keterampilan Menulis Teks Berita Ditinjau dari Penguasaan Kosakata dan Motivasi Belajar Nur'aini, Dhiva Maulida Rizqi; Sumarwati, Sumarwati; Suryanto, Edy; Suwandi, Sarwiji
Widyantara Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/widyantara.v2i1.56

Abstract

Sejumlah hasil riset menunjukkan bahwa keterampilan menulis siswa masih kurang, khususnya menulis teks berita. Beberapa faktor penyebabnya, seperti kemampuan membaca, penguasaan kosakata, dan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan ada tidaknya hubungan: (1) penguasaan kosakata dengan keterampilan menulis teks berita; (2) motivasi belajar dengan keterampilan menulis teks berita; dan (3) penguasaan kosakata dan motivasi belajar secara bersama-sama dengan keterampilan menulis teks berita. Populasi penelitian korelasional ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Simo sebanyak 254 siswa. Sampel diambil sebagian dari populasi yakni sebanyak 128 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan angket. Validasi instrumen menggunakan uji validitas internal. Analisis data menggunakan teknik regresi korelasi sederhana dan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat korelasi positif antara penguasaan kosakata dan keterampilan menulis teks berita; (2) terdapat korelasi positif antara motivasi belajar dan keterampilan menulis teks berita; serta (3) terdapat korelasi positif antara penguasaan kosakata dan motivasi belajar secara bersama-sama dengan keterampilan menulis teks berita. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi para guru dalam proses belajar, khususnya menulis teks berita.   News Text Writing Skills Viewed from Vocabulary Mastery and Learning Motivation A number of research results show that students' writing skills are still lacking, especially writing news texts. Several factors cause this, such as reading ability, vocabulary mastery, and learning motivation. This research aims to find out whether there is a relationship between: (1) vocabulary mastery and news text writing skills; (2) motivation to learn with news text writing skills; and (3) vocabulary mastery and learning motivation together with news text writing skills. The population of this correlational research was 254 students in class VIII of SMP Negeri 1 Simo. The sample was taken from a portion of the population, namely 128 students. The sampling technique uses cluster random sampling. Data collection techniques use tests and questionnaires. Validation of the instrument uses an internal validity test. Data analysis uses simple and multiple correlation regression techniques. The research results show that (1) there is a positive correlation between vocabulary mastery and news text writing skills; (2) there is a positive correlation between learning motivation and news text writing skills; and (3) there is a positive correlation between vocabulary mastery and learning motivation together with news text writing skills. The results of this research can be a reference for teachers in the learning process, especially writing news texts.
Pendekatan Proyek dan Dialog Kritis untuk Meningkatkan Keterampilan Siswa dalam Menulis Setyorini, Ririn; Suwandi, Sarwiji; Andayani
Widyantara Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/widyantara.v2i1.82

Abstract

Materi menulis pada pembelajaran bahasa Indonesia menjadi pembelajaran yang paling sulit dikuasai siswa. Salah satu aspek menulis yang sulit adalah menulis cerita fantasi. Cerita fantasi merupakan jenis cerita yang baru dan memiliki sedikit contoh di Indonesia. Cerita fantasi juga memiliki kesamaan dengan cerita fabel, legenda, dan cerpen, sehingga pembelajaran cerita fantasi membutuhkan kesiapan belajar khusus dan kejelian dalam memahami berbagai jenis cerita. Project Based Learning menurut asumsi dari berbagai sumber merupakan model pembelajaran yang didesain untuk siswa agar mampu berpikir kreatif dalam keterampilan menulis, sedangkan Deep Dialogue/ Critical Thinking (DD/CT) atau dialog kritis merupakan model pembelajaran penalaran agar siswa mampu berpikir kritis. Dialog kritis dalam beberapa penelitian juga membuktikan model ini mampu meningkatkan keterampilan menulis siswa. Namun, dalam pelaksanaannya kedua model tersebut memiliki masing-masing kelemahan dan kelebihan yang saling melengkapi. Implementasi dan perpaduan kedua model tersebut akan menjadikan suatu inovasi model pembelajaran mutakhir, yakni pembelajaran berbasis proyek dan dialog kritis yang dalam pembelajarannya memadukan kedua kelebihan dari model PjBL dan dialog kritis.   Project Approach and Critical Dialogue to Improve Students' Writing Skills Writing material in Indonesian language learning is the most difficult learning for students to master. One of the difficult aspects of writing is writing fantasy stories. Fantasy stories are a new type of story and have few examples in Indonesia. Fantasy stories also have similarities with fables, legends, and short stories, so learning fantasy stories requires special learning readiness and foresight in understanding various types of stories. Project Based Learning, according to assumptions from various sources, is a learning model designed for students to be able to think creatively in writing skills, while Deep Dialogue / Critical Thinking (DD / CT) or critical dialog is a reasoning learning model for students to be able to think critically. Critical dialog in several studies also proved this model can improve students' writing skills. However, in its implementation, both models have their own weaknesses and advantages that complement each other. The implementation and combination of the two models will make an innovation of the latest learning model, namely project-based learning and critical dialog, which in its learning combines the two advantages of the PjBL model and critical dialog.
MASA KEEMASAN TEATER TRADISIONAL MENDU KALIMANTAN BARAT Wirawan, Gunta; Waluyo, Herman J.; Suwandi, Sarwiji; Widodo, Sahid Teguh
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.2.1.25.2020

Abstract

The benefits of studying history, in addition to remembering the past, are also valuable lessons for future generations. Through history, the younger generation knows the cultural treasures of the nation so that they can preserve them. One of the original arts belonging to West Kalimantan is the traditional theater mendu. This theater was successful at the beginning of its emergence (1876 AD) until the Japanese colonial era. After that it was dim because society was forbidden by Japan to gather and associate. Mendu was bloated again and became the belle of the 80's which was driven by the maestro Sataruddin Ramli (1948 - 2015). However, this particular art of West Kalimantan is now only a memory. This research aims to describe the golden age of West Kalimantan's traditional theater. The method used is descriptive qualitative form with a literature study approach. The results of the study describe (1) the glory period from the beginning of the emergence of the mendu to the Japanese occupation (1876 - 1942), (2) the traditional theater of the mendu became the belle of the community (1980s - 2000s). Factors that cause the mendu golden period include because in the past the world of entertainment was not yet sophisticated and modern, the characteristics of the traditional and simple community, the story that was served favored by the community at that time, the participation of the Regional Government of West Kalimantan, as well as coaching was held for the younger generation.
Pemanfaatan Fungsi Persahabatan dalam Kumpulan Cerpen Karya Tere Liye, Dewi Lestari, dan Mira Widjaya sebagai Pengembangan Modul Ajar Cerpen di SMK Setiawan, Roni; Suwandi, Sarwiji
Widyantara Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/widyantara.v3i2.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan fungsi persahabatan yang terkandung dalam kumpulan cerpen karya Tere Liye, Dewi Lestari, Mira Widjaya, dan (2) mendeskripsikan pemanfaatan nilai dan fungsi persahabatan dalam pengembangan modul ajar cerpen berbasis kurikulum merdeka di SMK fase F pada kumpulan cerpen karya Tere Liye, Dewi Lestari, dan Mira Widjaya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian melalui dokumen kumpulan cerpen karya Tere Liye, Dewi Lestari, dan Mira Widjaya, serta informan yang meliputi guru bahasa Indonesia, siswa kelas XI SMK Warga Surakarta, dan Sarjana Psikologi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan analisis dokumen. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Analisis data menggunakan teknik analisis mengalir. Hasil penelitian ditemukan fungsi persahabatan meliputi pertemanan, stimulasi kompetensi, dukungan fisik, dukungan ego, perbandingan sosial, dan intimasi. Temuan dengan data paling banyak menunjukkan kesetiaan, ketulusan, kehangatan, dan keakraban. Kedua, hasil penelitian menunjukkan bahwa kumpulan cerpen yang dianalisis sangat relevan untuk dikembangkan menjadi modul pembelajaran cerita pendek di SMK Warga Surakarta. This study aims to (1) describe the function of friendship contained in a collection of short stories by Tere Liye, Dewi Lestari, Mira Widjaya, and (2) describe the use of values ​​and functions of friendship in the development of a short story teaching module based on the independent curriculum in SMK phase F on a collection of short stories by Tere Liye, Dewi Lestari, and Mira Widjaya. The study uses a qualitative descriptive method. Data sources in the study were through documents of short story collections by Tere Liye, Dewi Lestari, and Mira Widjaya, as well as informants including Indonesian language teachers, grade XI students of SMK Warga Surakarta, and Psychology graduates. The sampling technique used purposive sampling. Data collection techniques were carried out through interviews and document analysis. Data validity testing techniques used triangulation of data sources and triangulation of methods. Data analysis used flow analysis techniques. The results of the study found that the functions of friendship include friendship, competence stimulation, physical support, ego support, social comparison, and intimacy. The findings with the most data showed loyalty, sincerity, warmth, and familiarity. Second, the research results show that the collection of short stories analyzed is very relevant to be developed into a short story learning module at SMK Warga Surakarta.
Representation of the ecological crisis impact in Sumur, a short story written by Eka Kurniawan Setiyoningsih, Titi; Suwandi, Sarwiji; Wardani, Nugraheni E.; Ulya, Chafit; Setyawan, Eko; Zulianto, Sugit
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol. 52, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The ecological crisis is getting worse over time, resulting in various problems. The ecological crisis is widely represented in literary works but not much has been studied regarding its impact so it needs to be explained in depth. This study aimed to describe the impact of the ecological crisis represented in “Sumur”, a short story by Eka Kurniawan. The data of this research were words, phrases, clauses, sentences, paragraphs, and discourse in the short story. The data collection technique was a document analysis using the theory of ecocriticsm. The data validity technique used theoretical triangulation through data validity activities based on various theoretical perspectives. The novelty of the research was that no one had previously analyzed the ecocriticism in the short story before. The data analysis technique used interactive analysis. The findings indicated that the impact of the ecological crisis represented in "Sumur" short story included: 1) the effects on the environment in the form of drought, loss of water sources, loss of animal food and habitat, damage to agriculture, climate change, and damage to biodiversity; and 2) the effects on the socio-cultural relations of the community in the form of death and anxiety, population migration and urbanization, and the loss of community culture.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ahmad Bahtiar, Ahmad Alfi, Ahmad Alfiati Andayani Andayani Andayani Andriyana, Rizki Novita Ani Rakhmawati Anindiarini, Atikah Arifah , Aprilia Rizki Asep Purwo Yudi Utomo Assunniyah, Nada Atikah Anindyarini Br Sinaga, Nova Yuandani Budhi Setiawan Chaesar, Ari Chaesar, Ari Suryawati Secio Chafit Ulya Claudia, Vinsca Sabrina Dafittra, Fernanda Dewi Wahyu Utami Dewi, Rosinawati Edy Suryanto Edy Tri Sulistyo Eko Putro Setiawan, Kodrat Eko Setyawan Else Liliani Elyana, Kukuh Ermawati S., Ermawati S. Ermawati, E. Fadhila, Alfi Fatma Hidayati, Fatma Firstya Evi Dianastiti Gunta Wirawan H, Maulana Danar Maaliki Hanifah, Dwiana Nur Rizki Hardiyanti, Wahyu Mardaning Hartono, Tirza Marshanda Herman J Waluyo Heru Kurniawan Hudaa, Syihaabul Hutami, Jeanitta Shinta Irbah, Faizatul Joko Nurkamto jubagyo, Hermanu Khomsiyatun, Umi Kundharu Saddhono Kurniawan, Heru kurniawan Laila, Rahma Nur Lestari, Winda Dwi Lubis, Shalman Al Farisy Mahendrajaya, Chelvica Aqilla Eyvo Makyun Subuki Mastini, Mastini Maszein, Hana Memet Sudaryanto Mufidah, Afi Muhammad Rohmadi Mukhlis, Muhammad Mulyaningsih, Indrya Noreewec, Andreas Nugraha, Setya Tri Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardhani, Nugraheni Eko Nugroho, Nur Sulis Adi Nur Afifah, Dyah Metyawati Nur'aini , Dhiva Maulida Rizqi Nur'aini, Dhiva Maulida Rizqi Nur’aini, Dhiva Maulida Rizqi Permata Sari, Ratih Gusti Pramadhanti, Dhelinta Fitri Fitri Putri, Eka Cahyaning Putri, Ulfa Rizqi Raharjo, Yusuf Muflikh Raheni Suhita Rahma, Yadia Rakhmadi, Taufik Retno Winarni Ririn Setyorini, Ririn Rizki Arifah, Aprilia Rizqi, Annis Kurniyati Rizqina, Adina Anisnaeni Rohmadi, Mohammad Romadlon, Muhammad Rizqi Roni Setiawan Rosita, Lutfia Asmi Safitri, Yuyun Safrihady, Safrihady Sahid Teguh Widodo Sahidillah, Muhammad Wildan Salma, Audrey Zhafira Salsabilah, Adzkiyah Nur Saputri, Nanda Dewi Saragih, Desi Karolina Satoto, M. Soediro Septiari, Wahyu Dini Setiyoningsih, Titi Siagian, Evrin Septya Lilasa Sigit Arif Bowo Slamet Mulyono St. Y. Slamet Sumarni Sumarni Sumarwati Suryaningrum, Sumarah - Triono, Eko Triono, Eko Waluyo, Herman Waluyo, Herman Waluyo, Herman J. Waluyo, Herman J. Wardani, Nugraheni E. Widhayani, Arrie Wulansari, Keken Yulisetiani, Septi Yundari, Yundari Zofia, Anya Zulianto, Sugit Zuliyanto, Sugit