Claim Missing Document
Check
Articles

Realisasi Pelestarian Warisan Budaya Etnis Minangkabau Melalui Museum Adityawarman Kota Padang Fadilla Saputri; Delmira Syafrini
Jurnal Perspektif Vol 6 No 4 (2023): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v6i4.847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan fungsi edukasi pada objek wisata Museum Adityawarman dalam upaya melestarikan warisan dan identitas budaya etnis Minangkabau. Hal ini menarik untuk dilakukan karena selama ini museum hanya dianggap bangunan kuno padahal pada dasarnya terdapat nilai-nilai pengetahuan yang tersirat dalam bangunan dan benda-benda peninggalan yang menjadi salah satu bagian dari aplikasi fungsi edukasi sebagai bagian dari objek wisata berbasis budaya dan edukasi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 12 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif dari Miles dan Huberman melalui empat tahap analisis yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan untuk menganalisis data penelitian ini adalah teori struktural fungsional dari Robert K. Merton. Hasil penelitian menunjukkan fungsi edukasi yang dijalankan oleh Museum Adityawarman telah dilakukan melalui pengenalan koleksi benda-benda peninggalan (artefak), pengenalan sejarah Minangkabau, serta juga dapat dilihat pada kegiatan berbasis edukasi yang dilakukan oleh Museum Adityawarman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampai saat ini Museum Adityawarman masih fungsional sebagai salah satu sumber belajar kontekstual terkait dengan sejarah dan budaya Minangkabau.
Pelatihan Pemandu Agrowisata Berbasis Sapta Pesona Untuk Peningkatan Kompetensi Pokdarwis Nagari Kampung Batu Dalam Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok Nurlizawati Nurlizawati; Mira Hasti Hasmira; Lia Amelia; Delmira Syafrini; Dendy Marta Putra
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i4.625

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kelompok sadar wisata dalam memandu wisata yang berbasis Sapta Pesona. Potensi agrowisata yang ada di Nagari Kampung Batu Dalam sangat potensial jika dikembangakan dengan baik. Salah satunya adalah dengan peran pemandu wisata yang kompeten akan memberikan nilai lebih bagi turis dalam mengedukasi turis untuk memahami potensi-potensi wisata di Nagari Kampung Batu Dalam. Masalah yang ada dimasyarakat Nagari Kampung Batu Dalam ini masih banyak lokasi-lokasi wisata yang belum terkelola dengan baik, padahal memiliki daya jual yang tinggi dari segi keindahan danau Talang, dan Kawasan hutan yang asri untuk wisatawan. Selain itu ini juga disebabkan oleh masyarakat Nagari Kampung Batu Dalam yang belum memiliki menyadari potensi ini. Seperti betapa pentingnya peran tourguide dalam mempromo wisata kepada turis, dengan pengenalan yang baik tentang wisata yang ada di Nagari Kampung Batu Dalam, akan menambah daya tarik wisataan ke Nagari Kampung Batu Dalam. Permasalahan ini memiliki solusi dengan cara menyadarkan masyarakat tentang betapa pentingnya Kawasan wisata di Nagari Kampung Batu Dalam dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Penerapan Program Kemitraan Masyarakat PKM dilakukan di Nagari Kampung Batu Dalam ini berupa memberikan edukasi terutama pada kelompok sadar wisata (Kopdarwis) agar masyarakat menajadi sadar terhadap potensi-potensi wisata yang mereka miliki. Metode pengumpulan data dalam pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan penyebaran angket. Motode pelaksanakan kegiatan ini pertama dengan sosialisasi peningkatan ketarmpilan menjadi tourguide dalam mengembangkan potensi-potensi yang ada di Nagari Kampung Batu Dalam, kedua memberikan pelatihan pembuatan panduan tourguide yang professional pada kelompok sadar wisata (Kopdarwis). Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan pemahaman siswa dalam memahami potensi wisata yang ada di Nagari Kampung Batu Dalam.
Pembangunan Pariwisata di Sekitar Slum Area Perkotaan:Dari Marginalisasi Menuju Transformasi Delmira Syafrini; Nurlizawati Nurlizawati; Wirdanengsih Wirdanengsih; Bunga Dinda Permata
Jurnal Kawistara Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.78942

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pengembangan pariwisata yang dilakukan di sekitar kawasan Slum Area perkotaan, serta dampaknya terhadap transformasi kawasan dan komunitas lokal, dengan studi kasus kawasan pemukiman kumuh yang dihuni komunitas Nelayan di Pantai Purus Kota Padang. Hal ini menarik, karena kawasan di sekitar Pantai Purus dulunya diidentikkan dengan slum area yang dihuni oleh komunitas nelayan dengan streotipe yang negative, namun saat ini tumbuh menjadi lokasi pariwisata pantai andalan Kota Padang, bahkan nelayan menjadi bagian penting pembentuk dayatarik dan sense of place dalam pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan tipe studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mengamati proses interaksi yang terjadi antara penduduk lokal dengan wisatawan, serta mengamati bagaimana mereka terlibat dalam berbagai aktivitas wisata. Sementara itu wawancara dilakukan dengan 22 informan, yang berasal dari berbagai kalangan, seperti pengambil kebijakan, komunitas yang tinggal di sekitar pantai, pedagang dan wisatawan  untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan pariwisata, yang berdampak pada transformasi kawasan dan komunitas yang tinggal di sekitar Pantai Purus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata telah mengubah kawasan ini, dari kawasan yang kumuh yang dihindari menjadi lokasi yang dikunjungi. Nelayan yang dulunya merasa menjadi kelompok yang menolak pembangunan pariwisata karena menjadi kelompok marginal, namun saat ini bertranformasi menjadi komunitas pendukung pariwisita. Pariwisata tidak hanya mengubah ruang dan fisik kawasan tetapi juga kehidupan sosial ekonomi dan budaya komunitas nelayan yang tinggal di sekitar kawasan. 
Kontruksi Identitas Anak Pada Keluraga Amalgamasi Etnis Melayu dan Jawa di Kelurahan Tanjung Uma Kota Batam Tahun 2022 Permata, Bunga Dinda; Syafrini, Delmira; Fitrisia, Azmi; Erianjoni, Erianjoni
Jurnal Kronologi Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v6i3.910

Abstract

This article discusses how the construction of children's identities in families with amalgamated marriages in the Malay and Javanese ethnic groups in Tanjung Uma Village, Batam City. This study is interesting because the Malay and Javanese ethnic groups are ethnic groups that have different cultural characteristics, so that adjustments are needed in the formation of cultural identities in family members. This study uses the Social Construction theory of Peter L. Berger. The research method used in this study is the historical method which goes through four stages, namely: data collection or heuristics, criticism, interpretation and writing. The data collection process is carried out first by heuristics, where researchers collect relevant historical sources by observing how families with amalgamated marriages of the Malay and Javanese ethnic groups live. The second stage is criticism, at this stage the researcher conducts criticism by assessing the authenticity of documents, the physical condition of the archives of amalgamated marriage data in Tanjung Uma Village. The third stage, the interpretation stage, researchers use a relevant theoretical framework on the formation of children's identities in amalgamated marriage families. The fourth stage of Historiography is presenting the results of the study through the stages of sources, data, and evidence, in this case the researcher took data from Tanjung Uma Village regarding the amalgamation marriage families of Malay and Javanese ethnicities. The research findings show that there are three main factors in the formation of the cultural identity of children from amalgamation marriage families of Malay and Javanese ethnicities in Tanjung Uma Village. First, the locality factor where the dominant Malay culture in Tanjung Uma greatly influences the cultural identity of children. Second, the role of parents in internalizing cultural values ​​to their children. Parents act as the main socialization agents who introduce and teach both cultures. Third, cultural adjustment in amalgamation marriage families of Malay and Javanese ethnicities in Tanjung Uma Village shows a process of adjustment, especially the dominant Malay culture as the local culture.
DAMPAK PERGESERAN KEBIJAKAN KOTA TAMBANG MENJADI KOTA WISATA TAMBANG BERBUDAYA PADA KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KOTA SAWAHLUNTO Syafrini, Delmira; Fernandes, Reno
SOCIUS Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v4i2.23

Abstract

Reproduction of cultural identities among amalgamated Malay and Javanese families: Enculturation, negotiation, and hybrid identities Syafrini, Delmira; Permata, Bunga Dinda; Amelia, Lia; Febriani, Eka Asih; Saputri, Fadilla
ETNOSIA : Jurnal Etnografi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Anthropology, Faculty of Social and Political Sciences, Hasanuddin University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/etnosia.v8i1.25035

Abstract

This article discusses how the reproduction of cultural identity in amalgamated families among Malay and Javanese in Tanjung Uma Village, Lubuk Baja District, Batam, Indonesia. The Malay and Javanese are ethnic groups that have different cultural characteristics, so various forms of negotiation are needed in the formation of cultural identity among family members. This is qualitative research with case study method, using observation and in-depth interviews with 15 informants. We use theory of location of culture by Homi K Bhabha and Stuart Hall's cultural identity to explain that cultural identity is not something rigid and standard but can be produced and reproduced. The research show that in amalgamated families of Malay and Javanese, there is a negotiation of cultural identity, making an impact on the formation of a hybrid identity in which the various elements of the two cultures adapt to each other. Hybrid identity is a form of cultural identity reproduction, the result of negotiations between the innate cultures of the two parents, as well as the dominant culture prevailing in the location where the family internalizes itself. This cultural negotiation is also the reason for the survival of Malay and Javanese amalgamated families, in the midst of high divorce rates among other ethnic amalgamation marriage in Tanjung Uma.
Development of Garuda Mas Tourism Object Based on Educational Tourism in Agam Regency, West Sumatera Arsih, Fitri; Fajrina, Suci; Syafrini, Delmira; Yuanda, Tazkiyah; Salsabila, Ghina
Pelita Eksakta Vol 7 No 2 (2024): Pelita Eksakta, Vol. 7, No. 2
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol7-iss2/255

Abstract

Community training in developing educational tourism is a strategic effort to combine aspects of education and tourism to create an interactive and enjoyable learning experience. Garuda Mas is one of the tourist attractions in Nagari Manggopoh, Lubuk Basung District, Agam Regency, West Sumatra Province. This tourist attraction has the potential to be developed into educational tourism. However, the development of this educational tourism object is faced with various obstacles that need to be overcome, such as the unavailability of human resources. The development of tourist attractions that provide interesting learning experiences requires a fairly large investment, including the provision of quality educational content and training for staff who will become education facilitators. Another obstacle is the lack of understanding or support from the local community regarding the importance of educational tourism. The purpose of this community partnership program is to provide training to tourism awareness groups at the Garuda Mas Tourist Attraction in an effort to develop it into an educational tourism-based tourist attraction. The implementation method for developing the Garuda Mas tourist attraction based on educational tourism used is Oriented-Project Planning (OPP). Based on the results, it can be seen that the training on the development of Garuda Mas Tourism Objects based on educational tourism in Agam Regency, West Sumatra Province was able to increase participants' knowledge about the concept of educational tourism, development and management of educational tourism.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mewujudkan Merdeka Belajar Pada Pembelajaran Sosiologi Nurlizawati, Nurlizawati; Putra, Dendy Marta; Sylvia, Ike; Syafrini, Delmira; Febriani, Eka Asih
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/022593jpgi0005

Abstract

The change of the 2013 curriculum into a “merdeka” curriculum is an unavoidable policy. In West Sumatra there are 36 schools that serve as “penggerak” schools. The “penggerak” schools are a pilot in implementing the curriculum merdeka. The merdeka curriculum emphasizes the thinking of KH Dewantara ing roso sung tulodo, which is a teaching and learning process that must facilitate students to grow according to their nature. In the Merdeka curriculum, this is known as differentiated learning. The implementation of differentiated learning encounters several obstacles, both from teachers as facilitators and students as subjects in education, therefore the authors are interested in researching the application of differentiated learning in realizing independent learning. The method used in this research is qualitative research with data collection techniques through interviews, observation and documentation. The data analysis technique used is the interactive analysis technique by Miles and Hubermans. The results of this study indicate that differentiated learning can be done using varied learning models, varied learning media and assessment techniques based on students' learning styles).
Penggunaan Shopee Paylater di Kalangan Mahasiswa Universitas Negeri Padang Amelia, Rezki; Syafrini, Delmira
Jurnal Perspektif Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i2.757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan shopee paylater di kalangan mahasiswa Universitas Negeri Padang. Hal ini menarik untuk diteliti karena dalam penggunaan shopee paylater bisa belanja sepuasnya dengan sistem beli dulu bayar nanti, dalam menggunakan shopee paylater pengguna memiliki tujuan-tujuan tertentu, hal ini menjadi persoalan yang menarik karena tujuan dari masing-masing pengguna tersebut berbeda. Penelitian ini menggunakan teori pilihan rasional yang dikembangkan oleh James S Colemen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan tipe penelitian studi kasus, pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan 19 orang informan dengan kriteria mahasiswa Universitas Negeri Padang dan pengguna aktif fitur shopee paylater. Pengumpulan data dilakukan secara obsevasi di Universitas Negeri Padang, wawancara mendalam dengan melakukan tanya jawab mengenai penggunaan shopee paylater, studi kepustakaan, dan studi dokumentasi berupa bentuk screenshot penggunaan shopee paylater masing-masing. Untuk mengkaji kredibilitas dari penelitian digunakan teknik tringgualasi. Data di analisis dengan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman dengan cara reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa bentuk penggunaan shopee paylater di kalangan mahasiswa, antaranya: Pertama, Modal Usaha. Kedua, Pemenuhan Gaya Hidup. Ketiga, Pemenuhan Kebutuhan Pribadi. Keempat, Top Up Game dan Chip Judi Online.
Perilaku Merokok Remaja: Kemiskinan dan Sikap Permisif Nurlizawati, Nurlizawati; Harahap, Elina Wasila; Putra, Dendy Marta; Syafrini, Delmira; Sylvia, Ike
Jurnal Perspektif Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i1.862

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perilaku merokok remaja di SMAN 1 Batang Onang. Perilaku merokok pada remaja merupakan suatu perbuatan yang dilarang oleh hukum dan norma yang ada di masyarakat, namun perilaku merokok ini banyak dijumpai pada remaja di Batang Onang. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik validasi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data. Dalam menganalisis data menggunakan analisis interaktif Miles dan Hubermans yaitu dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini peneliti mencari pola perilaku merokok pada remaja sekolah SMAN 1 Batang Onang yang bekerja di perkebunan kelapa sawit, setelah itu peneliti menafsirkan dan menganalisis menggunakan teori tindakan sosial Talcot Parsons yang mempunyai asumsi mean-ends. kerangka. Dari permasalahan penelitian, perilaku merokok pada remaja yang masih duduk di bangku sekolah dapat dianalisis dengan menggunakan kerangka teori tindakan sosial, untuk memahami alasan tindakan remaja dalam melakukan perilaku merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi, pertama, perilaku merokok remaja sebagai upaya pencarian identitas diri remaja, kedua, kebiasaan merokok, dan ketiga, sikap permisif orang tua terhadap anak yang bekerja.
Co-Authors , Siti Nurhaliza Adellia Mutiara Putri Adinda Larashati Azzahra Adiyalmon Adiyalmon Adri Febrianto Adzmy Altha Azkiya Adzmy Altha Azkiya Afriva Khaidir Aget Sapriadi Aget Sepriadi Agus Ramanda Ahmad Yusuf Ahmad Zia Fadelzi Aisyah Zahra Ajeya Tymalfin Radasa Aldya Andhika Adlan Alifia Izmi Azzahra Alifia Izmi Azzahra Aliya Rhamadani Aliya Syaputry Alpin Muhardika Alya Farhani Alycia Safana Milanda Ameydea Nisratil Wahyuni Ananta, Chelly Andrianus Andrianus Andrianus Andrianus, Andrianus Angga Dayu Satria Anggara Surya Pratama Anggita Mutia Sari Ani Agustina Ani Gustina Annisa Febriana Yasmin Annisa Khomsi Rahmawati Annisya Sukma Dewi Ardiani Fadila Arieska Dwi Asmil Arone, Chikita Artha Yudilla Asifa Zahwa Atiqah Mufidah Aulia Agustina W Aulia Agustina Wardianti Aulia Mailiana Aulia Nabila Sarweni Aulia Uzzaki Avisenna Jemika Aziza Zakiah Azmi Fitrsia Baehaqi Bima Hesadiwana Bunga Dinda Permata Bunga Dinda Permata Bunga Dinda Pertama Callista Salma Nathania Carina Rianto Catur Widiatmoko Catur Widiatmoko Daffa Febrian Daffaa Febryan Darwas, Rahmadini Dendy Marta Putra Deo Antoni Pratama Deptiana Sari, Manya Dewi Sartika Nainggolan Dewi, Susi Fitria Diah Handayani Lubis Dian Aulia Purnama Dicky Aulia Perdana Diella Nanda Paramitha Difa Afriani Salsabila Dila Aulia Dimas Alji Prasetyo Dinda Mellnia E Dira April Indria Dwi Kurnia Putri Dwi Sulistia Wati Dwiyuliana Putri Dyanatul Arsyi Eka Asih Febriani Elank Jatadris Elbunia Untari Elsa Putri Hardyanti Elsa Rahayu Elvaririn Elvaririn Elvina Rusma Nengsih Elvira Gustia Ema Oktavia Ramadhani Enjhel Tyara Erda Fitriani Erda Fitriani Eri Sakinah Piliang Erianjoni Erianjoni Erianjoni Eva Dwi Iswari Exelly Ananda Rinzzy Eza Permata Sari Fadilah , Muhyiatul Fadilla Saputri Fadilla Saputri FAJRINA, SUCI Fanny Pratiwi, Fanny Fara Aisyah Zalma Farhan Alhi Linadri Farhan Alhu Linadri Farisa Farisa Aulia Fathia Elkhaira Fatimah Azzahra Fatmariza Fatmariza Fatmariza Fauzanah Fauzan El Muhammady Fauzi Ariansyah Fauziah Nadila Nelson Putri Febi Dwi Lianda Feby Tria Octari Fira Fadila Fitri Arsih Fitri Yanti Fitri Yulianti Fitria Afifah Fitrisia Munir Fitrisia, Azmi Ghina Asyifa Rahmadani Ghina Salsabila Gustila Hasanah Habibi Bil Ma'ruf Hafid Pradana Halimahtusyadiah Liszar Awalni Awalni Hamila Yatursi Hana Thalia Puspita Hanafi Saputra Hanafi Saputra, Hanafi Hanifa Yulia Putri Hanna Alifia Handi Harahap, Elina Wasila Harsellya Humayrrah Havizah Permata. S Hawa Fadillah Islami Husnatul Ayni Ika Sandra Ike Sylvia Ikhwan Ikhwan Ikhwan Indah Syafitri Indrawadi, Junaidi Indriasari, Ratna Intan Afri Yunita Intan Amanda Wulandari Intan Wulan Dari Irvan Rasyid Irwan Saputra Isnarmi Moeis Jannatul Arifa Jessica Devani Jihan Afifah Kartika, Rani Khair, Otti Ilham Khaira Nisa Khairah Fadlah Nasifa Khairul Fahmi Khairul Fahmi Khairul Fahmi Khoirin Yelnisa Kiki Amalia Citra Laras Andira Larasta Agustina Leona Saskia Letta Maharani Lia Amelia Lia Amelia Lia Amelia Lidya Lastuti Lirra Dwinaya Rachma Lovia Phica Yola Emilza M. Arkhan Rodhiah Maitri Pinta Mardhiah, Desy Maria Montesossori Marlina, Yayuk Marsya Fitri Sazali Marwatil Husna Mela Yuliana Melia Susanti Susanti Metra Alvionita Mila Gusnita Mira Hasti Hasmira Mitzy Metaria Situmorang Monatio siregar Mona Monica Putri Muhammad Aidil Muhammad Alfian Muhammad Arif Muhammad David Hendra Muhammad Falih Al Hakim Muhammad Gauvi Al Mustakim Muhammad Hidayat Muhammad Rafif Aradhi Muhammad Raihan Iwata Muhammad Reza Kurnia Muhammad Rif'an Muhammad Rifat Armensyah Muhammad Rivaldo Agriza Muhammad Rizki Alvarizi Muhammad Satria Zaky Muhammad Yahya Muhyiatul Fadilah Muhyiatul Fadilah Muliati Sukma Munir, Fitrisia Mutia Puspita Sari Mutiara Mutiara Mutiara Qolbuna Nabila Zavrilia Nada Nabilah Nada Nafisyah Salsabila Nadinda Jeehan Frischa Nadya Komala Firsty Nadyan Achmad Nafisa Reva Arianto Nahdah Kamilia Nailatul Husna Najwa Izzatul Waafirah Najwa Rosyidah Nara Ramadani Natasya Epriline Alvin Natasya Permata Guselsa Naysila Berliandri Putri Nazifa Neysha Gumanti Nazwa Luthfia Maisa Nazwa Wahyuni Neza Rahma Dianti Niken ayu Pratiwi Nindya Shafwa Ningsih, Tri Zahra Niswani Rahmi Nora Susilawati Nora, Desri Novran Juliandri Bhakti Nur Aini Nur Aisyah Nurhaliza Maharani Nurlizawati Nurlizawati, Nurlizawati Nurul Muthia Afifah Nuwirman Nuwirman Ofianto, Ofianto Oktarina, Sherly OTTI ILHAM KHAIR Permata, Bunga Dinda Priskila Natasia Br. Saragih Pujawulan Dari Puti Syahira Putra Fahrishal Pratama Putra, Dendy Marta Putri Cindy Clarissa Putri Cindy Clarissa Clarissa Putri Fatima Natasha Putri Rahma Dani Qavka Navisa Rahimullaily Rahimullaily Rahma Juita Rahman, Sabar Aulia Rahmat Maulana Kurniawan Rahmat Maulana Kurniawan Rahmi, Ulfia Raihani Sava Alzena Ramadani Fitriyah Harahap Rani Kartika Rara Amanda Rara Indah Mutiara Rasya Dwi Raditia Rasyadah Karimah Ratih Haifa Putri Ratna Indriasari Ratna Juwita Ratu Fitri Aisyah Raudhah Binti Rustam Refni Junita Sari Refny Yanti Rena Asmiranda Renaldi Aprinel Putra Reno Fernandes Reri Damai Gea Restian Oktavia Reza Mai Saputri Saputri Rezki Amelia Rezki Amelia Safitri Rezki Rinaldi Rhavy Ferdyan Rianto Rofendra Nababan Rice Yunica Azkia Ridha Alma Rina Minita Gusliana Rina Rasyada Rasyada Ririn Desti Putri Riva Nasrila Rizki Hardi Nata Rizky Azzrany Roby Syafwar Roni Ramadani Rosalina Mustika Sari Rosidah Rosidah Rosmadi Bin Fauzi Sabar Aulia Rahman Sabrina Asifa U Nabila Sabrina Asyifa U Nabila Sakina Rihadatul ‘Aisa Syasfa Salina Salina Salma Azzahra Nabila Salma Hayati Salsa Martavena Salsabila Luthfiyana Salsabila Muhadi Salsabila Ramadani Sitompul Salsabila Ramadhani Sitompul Salsabila, Ghina Salsabilla Ummara Sandro J.O Tampubolon Saputri, Fadilla Sausan Meilany Putri Selfira Cania Selvia Putri Darni Septrian Ramadhani Shifa Hulqha Andari Shilva Putri Mahendra Shinta Rahmadhani Silfia Rahmi Siti Faizah Atika Maisyah Siti Jasmine Syifa Al-Mira Siti Nurusyifa Yasmin Rinandi Siti Roziana Sonia Sonia Stefani Karina Syafitri Suci Fajrina Sufia Amini Sukma Puspita Sawitri Syadza Hanifa Putri Syahputri, Rima Syahrurozi Maulana Putra Syaiful Wahid Syaluna Nabila Prisyairin Syarah Maulina Putri Syifah Ayu Lia Sabrina Syiva Rezki Tasya Afridani Tasya Martasari Tazkiyah Yuanda Tiara Putri Anggraini Tiara Sabrina Wulandari Tiara Syabrina Wulandari Tommy Adam Tri Sandy Mareta Ufhira Nizea Vioni Siti Nurhadijah Wahyuni, Sri Welasari Welasari Welasari, Welasari Wirdanengsih Wirdanengsih Wirdanengsih Wita, Gusmira Yola Handayani Yolanda, May Nessa Yosi Azari Yuanda, Tazkiyah Yudrison Yulia Rahmadona Zahara Rijani Zahra Najla Zaki Ibnu Rasyid Zaki Mubarok Arrafly Zakiyati Zahra Zhaskiah Amelia Zikri Alfarozi Zil Khairani Zola Fernando Zoya Anandhita Ifwan Zuama Furgani Zusmelia Zusmelia